Kategori: Headline

  • Penuh Haru dan Cinta, Kapolres Sidrap Dampingi Anak TK Kemala Bhayangkari Sidrap Menuju Jenjang Baru

    Penuh Haru dan Cinta, Kapolres Sidrap Dampingi Anak TK Kemala Bhayangkari Sidrap Menuju Jenjang Baru

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id— Dengan semangat penuh kasih dan kepedulian terhadap dunia pendidikan usia dini, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, selaku Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Sidrap, menghadiri langsung acara Pelepasan dan Pentas Seni Anak Didik TK Kemala Bhayangkari 21 yang digelar di Tathya Dharaka Theater Polres Sidrap, Sabtu (21/6/2025).

    Turut mendampingi, Ketua YKB Cabang Sidrap Ny. Dian Fantry, para Pejabat Utama (PJU) Polres Sidrap, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, Kepala Sekolah, para guru dan guru taman pendidikan Al-Qur’an Al-Ikhlas, serta orang tua/wali murid.

    Acara ini menjadi momen penuh haru dan kebanggaan saat para anak didik TK Kemala Bhayangkari 21 menampilkan berbagai pertunjukan seni dengan ceria dan percaya diri. Selain sebagai ajang perpisahan menuju jenjang pendidikan selanjutnya, kegiatan ini juga menjadi wujud apresiasi terhadap proses belajar-mengajar selama setahun terakhir.

    Dalam sambutannya, Kapolres Sidrap menyampaikan pesan motivasi dan harapan agar anak-anak terus tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan mampu menjadi kebanggaan keluarga serta bangsa.

    “Hari ini saya bangga namun sedih dan akan merindukan langkah kecil, nyanyian pagi dan tawa anak-anaku sekalian yang menghiasi Polres Sidrap. Semoga suatu saat nanti ada dari mereka yang menjadi Kapolres dan Bupati Sidrap, bahkan Presiden,” ungkap Fantry.

    Ketua YKB Cabang Sidrap, Ny. Dian Fantry, juga memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah dengan penuh dedikasi membimbing anak-anak selama menempuh pendidikan di TK Kemala Bhayangkari 21.

    Pelepasan diisi dengan Pentas Seni mulai dari baris-berbaris, Fashion Show, Tari Topi, Tasi Pinguin, Tari Zaman dan tarian kreasi.

    Dalam laporan Kelapa Sekolah TK Kemala Bhayangkari 21 Cabang Sidrap, Nuraidah, S.Pd, menyampaikan penamatan siswa pada tahun ini sebanyak 32 peserta didik dari Kelompok B yang telah menyelesaikan masa belajar selama 2 tahun.

    Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata kepada para siswa yang lulus, menandai berakhirnya sebuah masa dan dimulainya harapan baru di jenjang pendidikan dasar. (*)

  • Semarak Hari Bhayangkara, Sinergitas TNI-Polri dan Pemda Terlihat di Mapolres Sidrap

    Semarak Hari Bhayangkara, Sinergitas TNI-Polri dan Pemda Terlihat di Mapolres Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Sidrap menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung meriah di halaman Mapolres Sidrap pada Jumat pagi (20/6/2025).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong dan dihadiri oleh Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Awaloeddin, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap Andi Rahmat Sale, Kepala BPN Ir. Taufik, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidrap.

    Acara yang diawali dengan jalan sehat dan dilanjutkan dengan senam bersama ini turut diramaikan oleh perwakilan dari berbagai instansi dan satuan kerja, baik TNI-Polri, ASN, maupun lembaga vertikal lainnya di Kabupaten Sidrap. Momen ini menjadi bentuk nyata sinergitas dan soliditas antar lembaga dalam menjaga keharmonisan serta semangat kebersamaan.

    Dalam keterangannya, Kapolres Sidrap menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud hubungan harmonis antar instansi dalam memperingati Hari Bhayangkara Ke-79.

    “Kegiatan ini bukan sekadar Olahraga, tetapi bentuk nyata sinergitas antarinstansi yang harus terus dijaga. Menyambut Hari Bhayangkara Ke-79, kami ingin membangun semangat kebersamaan dan kekompakan dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujar AKBP Fantry.

    Suasana akrab dan penuh semangat tampak sepanjang kegiatan. Jalan sehat mengelilingi area Mapolres Sidrap diiringi senyum dan tawa peserta, dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur profesional.

    Dengan kegiatan ini, Polres Sidrap berharap semangat Hari Bhayangkara Ke-79 yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, menjadi penguat bagi seluruh elemen daerah dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Sidrap. (*)

  • Aksi Kemanusiaan Polres Sidrap: Setetes Darah, Sejuta Harapan

    Aksi Kemanusiaan Polres Sidrap: Setetes Darah, Sejuta Harapan

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id— Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-79, Polres Sidrap menggelar kegiatan Donor Darah sebagai bentuk perhatian kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini dilaksanakan di Rupatama Tahtya Dharaka Polres Sidrap pada Jumat (20/6/2025) dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sidrap sebagai mitra pelaksana.

    Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong, menyampaikan bahwa Aksi Donor Darah ini merupakan wujud nyata dari semangat Polri untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, namun juga sebagai pelayan dan pelindung yang humanis.

    “Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri peduli dan siap membantu masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan darah untuk menyelamatkan nyawa,” ujar AKBP Fantry.

    Kegiatan Donor Darah ini diikuti oleh personel Polres Sidrap, TNI, Media, Bhayangkari dan ASN serta masyarakat umum yang dengan antusias turut berpartisipasi. Proses pengambilan darah dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan diawasi langsung oleh tim medis PMI Sidrap.

    Sementara itu, Ketua PMI Sidrap menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Sidrap yang terus konsisten melaksanakan kegiatan sosial seperti donor darah. “Kebutuhan darah di rumah sakit selalu tinggi. Kegiatan seperti ini sangat membantu stok darah yang ada di PMI,” ujarnya.

    Dengan semangat Hari Bhayangkara Ke-79 yang mengusung nilai-nilai pengabdian dan dedikasi kepada masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memberi manfaat nyata bagi kemanusiaan. (*)

  • KRYD Berkelanjutan, Polres Sidrap Tegaskan Komitmen Wujudkan Lingkungan Kondusif

    KRYD Berkelanjutan, Polres Sidrap Tegaskan Komitmen Wujudkan Lingkungan Kondusif

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Polres Sidrap Polda Sulawesi Selatan terus mengintensifkan pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga dan menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukumnya.

    KRYD yang dilaksanakan secara berkelanjutan dengan fokus pada pencegahan gangguan kamtibmas seperti balap liar, premanisme, peredaran miras, narkoba, hingga tindak kriminalitas lainnya yang meresahkan masyarakat.

    Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong melalui Kabag Ops Kompol Galigo Suriyadi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    “KRYD ini kami laksanakan secara intens dan terukur, menyasar titik-titik rawan kriminalitas maupun lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya masyarakat pada malam hari,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).

    Selain patroli dialogis, personel juga melaksanakan razia di tempat hiburan malam, warung remang-remang, serta lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi atau penyalahgunaan narkoba.

    Tokoh masyarakat dan pelaku usaha menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran rutin personel kepolisian. “Kami merasa lebih tenang. Kehadiran polisi membuat aktivitas warga lebih nyaman, terutama di malam hari,” ujar H. Arman, salah satu warga Pangkajene.

    Dengan adanya KRYD yang berkesinambungan, Polres Sidrap optimis dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tertib demi mendukung pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. (*)

  • Bareskrim Gagalkan Penjualan Sisik Trenggiling

    Bareskrim Gagalkan Penjualan Sisik Trenggiling

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id—Penyidik Bareskrim Polri mengungkap kasus penjualan satwa dilindungi, yaitu sisik trenggiling. Dalam kasus ini telah ditetapkan tersangka RK selaku pencari dan penyedia sisi terenggiling dan A selaku penjual.

    “Penyidik telah melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka,“ ujar Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin, Rabu (11/6/25).

    Sisik terenggiling, ujar Brigjen Pol. Nunung, memiliki nilai jual sangat tinggi karena diminati untuk pengobatan tradisional dan juga dapat disalahgunakan sebagai bahan pembuatan narkotik jenis sabu. Namun, pada saat pelaku hendak menjual ke jaringan narkoba, sudah lebih dahulu digagalkan.

    “Modus operandi yang dilakukan para pelaku adalah memperjualbelikan secara ilegal sisi terenggiling yang dilindungi dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan pribadi, tanpa memperhatikan keberlangsungan ekosistem alam dan lingkungan,” jelas Direktur.

    Terhadap kedua tersangka dijerat Pasal 40 Ayat 1, huruf F jo Pasal 21 Ayat 2, huruf C Undang-Undang No. 32 tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp5 miliar.

  • BNNK Gandeng Pemkab Sidrap, Program Anti-Narkoba Kuatkan Sentuhan Agama dan Kesehatan

    BNNK Gandeng Pemkab Sidrap, Program Anti-Narkoba Kuatkan Sentuhan Agama dan Kesehatan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan kini memasuki babak baru.

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidrap menjalin kolaborasi strategis dalam rangka penguatan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

    Kepala BNNK Sidrap, Syahril Said, mengungkapkan bahwa keberadaan BNNK di Sidrap bertujuan utama untuk menekan laju penyalahgunaan narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

    “Alhamdulillah, Pak Bupati, Syaharuddin Aktif sangat merespon dan mendukung penuh seluruh program BNNK ke depan,” ujarnya usai bertemu Bupati Sidrap di rujab, Rabu malam, 11 Juni 2025.

    Tak hanya fokus pada penindakan, BNNK Sidrap juga akan menggencarkan penyuluhan pencegahan di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan.

    Sementara bagi warga yang telah terjerat kecanduan, pemerintah menyiapkan jalur rehabilitasi yang terintegrasi secara medis dan spiritual.

    Kepala Kesbangpol Sidrap, Arsul, menegaskan bahwa penanganan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dengan tindakan hukum.

    “Kita akan perkuat sisi pencegahan dan rehabilitasi. Ada dua pendekatan yang akan dilakukan, yaitu medis dan agama,” jelasnya.

    Salah satu langkah konkret adalah kerja sama dengan RSUD Tanru Tedong sebagai fasilitas rehabilitasi medis.

    Selain itu, rencana pengembangan rehabilitasi berbasis pesantren juga tengah disiapkan, mengingat banyak kasus pecandu yang berhasil pulih melalui pendidikan agama.

    Langkah ini menunjukkan komitmen Sidrap untuk tidak hanya menghukum, tetapi juga menyembuhkan.

    Dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan komprehensif, diharapkan Sidrap bisa menjadi kabupaten yang lebih bersih dan tangguh dalam menghadapi ancaman narkoba. (*)

  • Polda Sulsel Terus Mengungkap Kasus Premanisme Dalam Operasi Kewilayahan Pekat Lipu 2025

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS—Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) bersama seluruh Polres jajarannya terus menggencarkan patroli dan penegakan hukum dalam rangka Operasi Kewilayahan Pekat Lipu 2025. Operasi ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif menjelang momentum penting nasional.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa hingga Kamis (15/5/2025), operasi tersebut telah berhasil mengungkap total 665 kasus, yang terdiri dari 111 Target Operasi (TO) dan 554 Non-TO.

    “Operasi ini kami gelar serentak bersama jajaran Polres untuk menekan angka kriminalitas yang meresahkan masyarakat, khususnya premanisme, narkoba, prostitusi, judi, dan berbagai penyakit masyarakat lainnya,” ujar Kombes Pol Didik Supranoto.

    Salah satu fokus utama dalam operasi kali ini adalah pemberantasan premanisme. Dari total 120 Target Operasi di bidang ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan 118 orang pelaku. Dari jumlah tersebut, 64 orang ditahan, sementara 54 lainnya dibina karena tidak terbukti melakukan tindak pidana namun dinilai meresahkan masyarakat.

    “Premanisme adalah salah satu bentuk penyakit masyarakat yang kerap membuat warga tidak nyaman. Oleh karena itu, kami tindak tegas, baik melalui penegakan hukum maupun pembinaan terhadap mereka yang tidak terbukti melanggar hukum namun perlu dilakukan pembinaan sosial,” tambahnya.

    Polda Sulsel menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya melalui upaya preventif dan represif yang terukur. Operasi Pekat Lipu ini akan terus berlangsung dalam rangka menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

  • Baru Dilantik, Syahar Langsung Bikin Sidrap Mentereng, Gub Bilang Luar Biasa

    Baru Dilantik, Syahar Langsung Bikin Sidrap Mentereng, Gub Bilang Luar Biasa

    Sidrap, Kompaknews — BELUM genap tiga bulan menduduki kursi Bupati, Syaharuddin Alrif menunjukkan performa yang tak biasa.

    Ia tidak memulai masa jabatannya dengan janji kosong atau retorika politis. Ia memilih bekerja—dan hasilnya mulai terlihat.

    Pantas, ia mengaku sedikit ‘terganggu’ sedikit dengan aksi Nathalie Holscher beberapa waktu lalu. Publik heboh kala itu, padaha ia (Syahar) sudah fokus.

    Kembali lagi. Dalam rentang waktu Januari hingga April 2025, Sidrap mencatatkan diri sebagai daerah dengan rasio realisasi pendapatan tertinggi di Sulawesi Selatan.

    Sebuah pencapaian yang bukan hanya menggembirakan, tetapi juga menunjukkan kapasitas fiskal dan kematangan tata kelola yang patut diapresiasi.

    Tidak main-main loh. Capaian itu diumumkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam forum strategis; Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulsel di Makassar, Sabtu, 10 Mei 2025.

    Dari ujung pembesar suara, gubernur mempertegas, Sidrap adalah daerah yang mampu mengelola potensi dan anggaran secara efektif, terbukti dari capaian pendapatannya yang menempati posisi tertinggi saat ini, “Ini luar biasa,” ujarnya.

    Jelas. Capaian ini tak bisa dilepaskan dari strategi yang diterapkan Syaharuddin sejak hari pertama menjabat. Semua tahu, ia langsung tancap gas

    Dengan pendekatan yang menekankan pada transparansi fiskal, good governance, serta penguatan partisipasi publik, ia memulai langkahnya dengan membenahi akar tata kelola.

    Dalam keterangan terpisah, Syahar—sapaan akrab Syaharuddin Alrif—menegaskan bahwa capaian ini bukan hasil kerja individu, melainkan hasil kolaborasi struktural antara pemerintah daerah dan masyarakat.

    Dia berjanji akan menjaga dan bahkan meningkatkan kinerja ini.

    “Prinsip kami sederhana: transparansi, efisiensi, dan optimalisasi potensi lokal. Kami ingin Sidrap dikenal sebagai daerah yang mandiri secara ekonomi dan progresif dalam inovasi kebijakan,” ujarnya tenang, namun tegas.

    Harus diakui. Tak banyak kepala daerah yang mampu mengawali masa jabatan dengan indikator konkret seperti ini.

    Di tengah ekspektasi publik yang tinggi dan tantangan birokrasi yang tak ringan, Syahar justru berhasil mengorkestrasi awal kepemimpinan dengan output terukur.

    Pendapatan daerah bukan sekadar angka dalam laporan. Ia adalah manifestasi dari kepercayaan publik, produktivitas ekonomi lokal, dan kemampuan pemerintah daerah mengkonversi potensi menjadi kekuatan fiskal.

    Syahar tampaknya memahami hal ini secara mendalam. Ia tidak sekadar menjabat, ia mengarahkan. Ia tidak hanya memimpin, ia memformulasi arah.

    Laman: 1 2

  • Pokja Bunda PAUD Sidrap Resmi Dikukuhkan, Siap Sukseskan Pendidikan Unggul

    Pokja Bunda PAUD Sidrap Resmi Dikukuhkan, Siap Sukseskan Pendidikan Unggul

     

     

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-Kabupaten Sidrap masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan di Baruga Rujab Bupati Sidrap, Selasa (13/5/2025).

     

    Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Sidrap, Hj. Haslinda Syaharuddin, disaksikan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

     

    Turut hadir Penjabat Sekda Sidrap, Andi Rahmat Saleh, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Faizal Sehuddin, Kadis Dukcapil Andi Patahanggi, Kadis PMDPPA Abbas Aras, Kadis Kesehatan Mahmuddin, serta sejumlah undangan lainnya.

     

    Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif menyampaikan, terbentuknya Pokja Bunda PAUD menjadi pemicu terwujudnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

     

    Ia menekankan pentingnya membentuk karakter anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia sebagai langkah menuju generasi emas.

     

    “Setelah pengukuhan ini, kita semua punya tanggung jawab bersama untuk menjalankan peran masing-masing,” kata Bupati.

     

    Bupati mengutarakan, Pokja Bunda PAUD memegang tanggung jawab besar terhadap pendidikan anak usia dini.

     

    Di Sidrap, ungkapnya, terdapat 78 kelompok bermain dengan sekitar 3.104 siswa dan 144 taman kanak-kanak dengan sekitar 7.300 siswa.

     

    “Total anak usia dini kita kurang lebih 10 ribu. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

     

    Syaharuddin mengingatkan, anak usia dini berada di masa transisi penting dari pengasuhan orang tua menuju lingkungan pendidikan formal.

     

    “Selama 3–4 tahun, mereka menjadi tanggung jawab kita. Bila salah penanganan di tahap ini, maka pondasi masa depan mereka akan goyah,” jelasnya.

     

    Sementara Haslinda Syaharuddin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pengukuhan Pokja Bunda PAUD masa bakti 2025–2030 dapat terlaksana dengan baik.

     

    “Pokja ini sebagai wadah yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

     

    Ditambahkannya, Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini.

     

    “Melalui kolaborasi bersama, pokja ini diharapkan mampu mencapai tujuan bersama dalam peningkatan mutu pendidikan,” sambung Haslindah.

     

    Ia pun menyatakan, program-program Pokja PAUD mendukung 14 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidenreng Rappang, khususnya di bidang pendidikan unggul.

     

    “Marilah kita jadikan forum ini sebagai ruang diskusi, perumusan strategi, serta pelaksanaan program-program inovatif yang berorientasi pada tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya.

  • Ddddddddd

    Ddddddddd

    MAKASSAR — Satgas Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono, M.Si, di Mapolda Sulsel pada selasa 6 Mei 2025.

    Pertemuan ini bertujuan selain menjalin kerjasama dalam bidang Kambitmas (Kemanan dan Ketertiban Masyarakat) juga mencegah peredaran narkoba di Sulawesi Selatan.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya peran Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan untuk meminimalisir peredaran narkoba dan potensi gangguan Kambitmas di sekitar wilayah tempat tinggalnya.

    Mantan Kapolrestabes Makassar ini juga berharap kehadiran Satgas Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan dapat mengubah image pemuda di Sulawesi Selatan menjadi lebih baik melalui pemberdayaan pemuda ke hal-hal yang positif.

    Ketua Satgas Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan, Zulkifli Thahir, berharap sinergitas antara Satgas Karang Taruna dan Kepolisian dapat dituangkan dalam sebuah nota kesepahaman.

    “Agar anggota Karang Taruna memiliki legacy atau payung hukum dan dapat bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi seperti yang diharapkan”, harap Zulkifli Thahir yang juga Ketua IWO Sulsel ini.

    Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa pejabat Polda Sulsel, termasuk Wadir Binmas, Wadir Intelkam, dan Kasubsi Penmas serta pengurus Satgas KT Sulsel. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif di Sulawesi Selatan. (*

  • Fraksi Nasdem Suarakan Keberatan Terkait Tiga Proyek Strategis dalam RPJMD Karimun 2025-2029

    Fraksi Nasdem Suarakan Keberatan Terkait Tiga Proyek Strategis dalam RPJMD Karimun 2025-2029

    Karimun, kompaknews.my.id – DPRD Kabupaten Karimun resmi menyetujui Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dalam sebuah Rapat Paripurna yang berlangsung pada Senin (5/5/2025). Kesepakatan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam merancang pembangunan jangka panjang untuk Kabupaten Karimun.

    Dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Raja Rafiza, bersama Bupati Karimun, Iskandarsyah, menandatangani Nota Kesepakatan yang menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

    Namun, tidak semua pihak sepakat dengan sejumlah rencana yang tercantum dalam RPJMD tersebut. Fraksi Partai NasDem, melalui Sekretarisnya Eri Januardin, mengungkapkan keberatan terhadap kelanjutan tiga proyek strategis yang dianggap tidak memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Ketiga proyek tersebut adalah pembangunan Gedung MPP, Gerbang Kostal Area, dan Dermaga VVIP.

    “Kami dari Fraksi NasDem merasa bahwa ada prioritas yang lebih mendesak yang harus diutamakan. Pembangunan infrastruktur dasar yang benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat harus lebih diutamakan,” ujar Eri Januardin dalam rapat paripurna tersebut.

    Berikut adalah sejumlah pandangan dan rekomendasi yang disampaikan Fraksi NasDem terkait RPJMD 2025-2029:

    1. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat
      Fraksi NasDem mendesak agar pembangunan di Kabupaten Karimun lebih terfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti jaminan kesehatan dan pendidikan bagi warga miskin, serta akses air bersih, terutama di wilayah pesisir.
    2. Bantuan untuk Nelayan dan Petani Kecil
      Mengingat potensi besar sektor perikanan dan pertanian di Karimun, NasDem meminta agar program bantuan lebih difokuskan pada nelayan kecil dan petani. Mereka menekankan pentingnya kejelasan dalam pembagian bantuan agar tidak terjadi tumpang tindih antara kewenangan kabupaten dan provinsi.
    3. Peningkatan Investasi dan Pelatihan Keterampilan
      Fraksi NasDem juga menyarankan agar pemerintah daerah meningkatkan investasi yang dapat membuka lapangan kerja baru. Sebagai langkah awal, mereka meminta program pelatihan keterampilan disesuaikan dengan kebutuhan industri, terutama di sektor galangan kapal.
    4. Konsistensi dalam Realisasi Visi dan Misi
      Dalam menghadapi janji-janji kampanye yang disampaikan pada saat Pemilu, NasDem meminta agar visi dan misi yang telah dituangkan dalam RPJMD dilaksanakan secara konsisten dan terukur. Mereka juga mengingatkan agar janji-janji tersebut dapat terealisasi setiap tahun.
    5. Urgensi Pengelolaan Persampahan yang Efektif
      Mengingat masalah pengelolaan sampah yang semakin menjadi perhatian publik, NasDem mendesak pemerintah untuk segera merumuskan kebijakan strategis untuk mengatasi permasalahan ini.
    6. Evaluasi Kembali Proyek-Proyek Strategis
      NasDem mengusulkan agar anggaran yang dialokasikan untuk proyek-proyek strategis seperti pembangunan Gedung MPP dan Dermaga VVIP diprioritaskan untuk kebutuhan yang lebih mendesak, seperti penyelesaian kegiatan tunda bayar yang mencapai Rp173 miliar dan pembangunan dermaga yang lebih bermanfaat langsung bagi masyarakat.
    7. Peningkatan Pendapatan Daerah Melalui Kebijakan Pajak
      Fraksi NasDem juga menyoroti rendahnya proyeksi pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) dalam RPJMD, yang hanya diperkirakan sebesar 0,01%. Mereka mengusulkan agar tarif pajak dan retribusi daerah ditinjau kembali untuk meningkatkan potensi pendapatan daerah.
    8. Dorongan untuk Melanjutkan Investasi Tertunda
      Mengingat beberapa investasi yang tertunda seperti proyek Goald Coast dan Gracee Marin, NasDem mendesak agar Bupati mendorong para investor untuk segera melanjutkan proyek-proyek tersebut agar tidak menciptakan preseden buruk bagi iklim investasi di Karimun.

    Bupati Karimun, Iskandarsyah, menerima saran dan pertimbangan dari Fraksi NasDem dengan terbuka dan berkomitmen untuk mengkaji ulang sejumlah rekomendasi tersebut. “Kami berterima kasih atas masukan yang diberikan. Tentunya, kami akan mengevaluasi setiap program agar bisa lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

    Iskandarsyah juga mengingatkan bahwa koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah akan terus berjalan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat. (*)

  • Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul

    Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ipsum nunc aliquet bibendum enim facilisis gravida. Fusce ut placerat orci nulla pellentesque dignissim.

    Faucibus a pellentesque sit amet. Semper quis lectus nulla at volutpat diam ut. Sapien eget mi proin sed libero enim sed faucibus turpis. Augue interdum velit euismod in pellentesque massa placerat duis. Dignissim cras tincidunt lobortis feugiat vivamus.

    Enim facilisis gravida neque convallis a cras semper auctor. Viverra tellus in hac habitasse platea. Et malesuada fames ac turpis. Odio tempor orci dapibus ultrices in iaculis nunc sed.

    Dui nunc mattis enim ut tellus elementum. Cras ornare arcu dui vivamus arcu. Feugiat nisl pretium fusce id velit ut tortor pretium viverra. Nec ullamcorper sit amet risus nullam eget. Suspendisse potenti nullam ac tortor vitae purus faucibus ornare.

    Eu tincidunt tortor aliquam nulla facilisi cras. Habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames. Viverra tellus in hac habitasse platea dictumst vestibulum rhoncus est. Eget mi proin sed libero enim. Mollis aliquam ut porttitor leo a.

    Laman: 1 2