Blog

  • Bupati Kumpul Panitia, Kades, dan Lurah se-Maritengngae, Satukan Visi untuk Porsenijar PGRI

    Bupati Kumpul Panitia, Kades, dan Lurah se-Maritengngae, Satukan Visi untuk Porsenijar PGRI

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, mengumpulkan panitia pelaksana, kepala desa, serta lurah se-Kecamatan Maritengngae untuk menyatukan visi menjelang Pekan Olahraga dan Seni Belajar (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

    Pertemuan strategis ini berlangsung di Sekretariat Porsenijar PGRI, Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap, Pangkajene, Selasa malam (14/4/2026).

    Rapat juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, yang menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Sidrap, Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Nasruddin Waris, Camat Maritengngae, Firman, serta para pengurus PGRI.

    Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin Alrif menekankan bahwa Porsenijar merupakan ajang penting yang memiliki dimensi luas bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah.

    “Pekan Olahraga dan Seni Belajar (Porsenijar) merupakan ajang penting dalam membangun karakter, sportivitas, serta kreativitas generasi muda di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujar Syaharuddin di hadapan para peserta rapat.

    Ia menegaskan, kesuksesan acara yang dipusatkan di Kecamatan Maritengngae awal Juli mendatang memerlukan kerja kolektif dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

    “Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dan bekerja maksimal demi menyukseskan kegiatan ini,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Bupati menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk meningkatkan standar pelaksanaan Porsenijar tahun ini agar lebih impresif dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

    “Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen menjadikan Porsenijar tahun ini berlangsung lebih meriah dan berkualitas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” cetus Syaharuddin.

    Menurutnya, kegiatan akan dikemas semeriah mungkin, tanpa mengurangi nilai edukatif dan sportif yang menjadi tujuan utama.

    “Saya ingin Porsenijar ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi hiburan yang membanggakan bagi masyarakat,” tegas Syaharuddin.

    Wakil Bupati Nurkanaah menambahkan bahwa tolok ukur keberhasilan kegiatan juga terletak pada kesiapan pelayanan Sidrap selaku tuan rumah.

    “Keberhasilan dan kesuksesan acara kita nanti sangat ditentukan oleh bagaimana kita mempersiapkan penyambutan tamu dan pelaksanaan pembukaan,” jelasnya.

    Rapat tersebut selanjutnya membahas berbagai aspek teknis secara mendalam, termasuk kesiapan penanggung jawab setiap cabang lomba, pengecekan kondisi dan kelayakan lapangan, hingga penentuan lokasi spesifik pelaksanaan masing-masing lomba.

    Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan kesan positif bagi seluruh kontingen se-Sulawesi Selatan yang akan hadir.

    Pewarta: REZKY MUBARAK
    Editor: NURYADIN SUKRI

  • Aksi Unik Bupati Sidrap, Ajak Anak-Anak Belajar Operasikan Alsintan di Sawah Mojong

    Aksi Unik Bupati Sidrap, Ajak Anak-Anak Belajar Operasikan Alsintan di Sawah Mojong

    SIDRAP.KN— Di tengah kesibukannya menghadiri panen perdana cetak sawah baru, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyempatkan diri berbagi pengalaman dengan anak-anak di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa, 14 April 2026.

    Momen tersebut menjadi pemandangan menarik ketika orang nomor satu di Sidrap itu tampak akrab dan santai bersama anak-anak di area persawahan.

    Ia bahkan mengajak mereka naik alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk melihat langsung sekaligus mencoba cara pengoperasiannya.

    Syahar, sapaan akrabnya, dikenal dekat dengan berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Dalam kesempatan itu, ia tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kerja keras sejak dini.

    “Ini kita didik anak-anak sejak dini untuk menjadi pekerja keras,” ujarnya.

    Dengan penuh antusias, anak-anak tampak senang mengikuti arahan Syaharuddin saat diperkenalkan pada teknologi pertanian modern.

    Ia berharap, generasi muda di Sidrap dapat tumbuh dengan semangat membangun sektor pertanian yang kini semakin maju dan modern.

    Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dunia pertanian sejak usia dini, agar anak-anak tidak hanya mengenal, tetapi juga tertarik untuk mengembangkan sektor tersebut di masa depan.

    Di tengah arus modernisasi, langkah sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa pembangunan pertanian tidak hanya soal hasil, tetapi juga tentang menyiapkan generasi penerus yang tangguh dan siap bekerja.

  • Untuk Pertama Kalinya, Audisi D’Academy Digelar di Sidrap

    Untuk Pertama Kalinya, Audisi D’Academy Digelar di Sidrap

    SIDRAP.KN— Kabupaten (lSidrap resmi menjadi salah satu dari empat daerah di Indonesia yang dipercaya menggelar audisi ajang pencarian bakat dangdut bergengsi D’Academy 8 atau DA8.

    Audisi di Sidrap dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026, bertempat di Lobby VIP Kantor Bupati Sidrap, dengan menghadirkan Selfi Yamma sebagai dewan juri dan Andi Syaqirah sebagai bintang tamu.

    Kepercayaan yang diberikan oleh Indosiar ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sidrap, mengingat selama ini audisi D’Academy untuk wilayah Sulawesi Selatan selalu dipusatkan di Makassar.

    Tahun inipula menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya digelar di luar Kota Makassar.

    Empat Kota Audisi DA8
    Selain Sidrap, tiga lokasi lainnya yang menjadi pusat audisi nasional, yakni:

    18 April 2026 di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tepatnya di Kantor Bupati (OPP Room), dengan juri Lady Rara dan bintang tamu Sridevi.
    19 April 2026 di Medan Sumatera Utara, Kampus 2 Universitas Medan Area, menghadirkan Fildan dan Arbil.
    10 Mei 2026 di Emtek City, Jakarta, dengan juri Melly Lee dan bintang tamu Tasya Rosmala DA7.
    Persiapan Sidrap Capai 95 Persen
    Koordinator sekaligus Event Organizer, H.Ilham Junaedi, mengungkapkan bahwa kesiapan Sidrap sebagai tuan rumah sudah hampir rampung.

    “Persiapan sudah mencapai 95 persen, mulai dari lokasi, kelengkapan teknis, akomodasi perhotelan hingga akses transportasi menuju lokasi. Panitia lokal juga sudah siap sepenuhnya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sidrap menjadi kunci sukses penyelenggaraan event nasional ini.

    Dukungan Penuh Pemkab Sidrap
    Sementara itu, Bupati Sidrap, H.Syaharuddin Alrif, menyambut baik pelaksanaan audisi DA8 di daerahnya.

    Mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini menilai momentum ini sangat strategis untuk memperkenalkan Sidrap di tingkat nasional.

    “Ini bukan sekadar ajang pencarian bakat, tetapi juga peluang besar untuk mempromosikan daerah, meningkatkan kunjungan, serta menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM, perhotelan, dan jasa lainnya,” ungkapnya.

    Kesiapan itu, katanya dimatangkan setelah Bupati H.Syaharuddin memimpin langsung rapat yang dihadiri OPD terkait pada Senin (13/04/2026) sore kemarin di ruang kerjanya dan melaporkan progres kesiapan sejauh ini.

    Dengan kesiapan yang hampir maksimal dan dukungan lintas sektor, Sidrap optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus melahirkan talenta-talenta dangdut berbakat dari wilayah timur Indonesia.

    Mengingat letak geografis kabupaten Sidrap berada di titik tengah Sulawesi Selatan dan berada ditengah-tengah sejumlah daerah di Ajatappareng khususnya dan umumnya kabupaten kita di Sulawesi Selatan, Tenggara dan Sulawesi Barat. (*)

  • Sawah Baru Sidrap Cetak Prestasi, Hasil Panen 7,2 Ton per Hektare Dorong Lumbung Pangan Nasional

    Sawah Baru Sidrap Cetak Prestasi, Hasil Panen 7,2 Ton per Hektare Dorong Lumbung Pangan Nasional

    SIDRAP.KN— Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menunjukkan tajinya sebagai daerah unggulan pertanian. Panen perdana program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, mencatat hasil menggembirakan dengan produktivitas mencapai 7,2 ton per hektare.

    Keberhasilan ini disampaikan langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat memimpin kegiatan panen perdana yang dirangkaikan dengan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), Selasa (14/4/2026).

    Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya menjadi simbol keberhasilan pengembangan sawah baru, tetapi juga bukti bahwa sektor pertanian di Sidrap terus berkembang pesat dan mampu menopang ketahanan pangan daerah.

    “Panen raya ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita terus berkembang. Namun, kita tidak boleh berhenti di sini. Integrasi dengan sektor peternakan harus terus didorong agar nilai tambah ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

    Ia menekankan bahwa sinergi antara pertanian dan peternakan menjadi kunci utama dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Selain itu, pengelolaan usaha yang profesional serta pemanfaatan teknologi tepat guna juga dinilai sangat penting untuk meningkatkan produktivitas.

    Program cetak sawah di Desa Mojong sendiri telah membuka sekitar 26 hektare lahan baru sejak 2025. Dari total tersebut, sekitar 18 hektare telah ditanami padi, dan sebagian di antaranya kini telah memasuki masa panen perdana dengan hasil yang memuaskan.

    Keberhasilan ini pun menjadikan Mojong sebagai lokasi percontohan pengembangan sawah baru di Sulawesi Selatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas program tersebut dengan mengoptimalkan lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif.

    Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam mencapai target produksi 4 juta ton beras secara nasional.

    Dengan capaian ini, Sidrap semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, sekaligus mempertegas keberhasilannya setelah sebelumnya meraih peringkat kedua nasional dalam penyerapan beras pada tahun 2025.

  • Petani Di Pemantingan Swadaya Perbaiki Irigasi, Harap Perhatian Pemerintah

    Petani Di Pemantingan Swadaya Perbaiki Irigasi, Harap Perhatian Pemerintah

    SIDRAP.KN— Puluhan petani di wilayah Pemantingan, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menunjukkan semangat gotong royong dengan melakukan perbaikan saluran irigasi secara swadaya. Mereka bahkan mendatangkan alat berat berupa excavator untuk melakukan pengerukan saluran yang selama puluhan tahun tidak pernah tersentuh perbaikan.

    Saluran irigasi tersebut merupakan satu-satunya sumber air yang mengairi persawahan masyarakat di Pemantingan. Kondisi yang rusak dan mengalami pendangkalan membuat aliran air tidak maksimal, sehingga berdampak pada produktivitas pertanian warga.

    Salah seorang petani bernama Baba yang mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian bersama para petani agar lahan pertanian tetap bisa digarap dengan baik.

    “Kami berinisiatif melakukan pengerukan secara swadaya supaya air bisa kembali mengalir ke sawah. Ini sudah lama sekali tidak diperbaiki,” ujarnya.

    Diketahui, panjang saluran irigasi tersebut mencapai kurang lebih 3 kilometer. Namun, hingga saat ini, pengerukan yang dilakukan petani baru mencapai sekitar 500 meter, mengingat keterbatasan biaya dan sarana.

    Para petani pun berharap adanya perhatian dan bantuan dari instansi terkait untuk melanjutkan perbaikan irigasi tersebut secara menyeluruh.

    “Kami berharap pemerintah bisa ikut membantu memperbaiki saluran ini. Kami juga bagian dari masyarakat Sidrap yang mendukung program swasembada pangan nasional,” tambahnya.

    Upaya swadaya yang dilakukan petani ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah, sekaligus harapan besar agar pemerintah dapat hadir memberikan solusi bagi kebutuhan dasar pertanian mereka.(MD)

  • Bupati Syaharuddin Alrif Dorong Integrasi Pertanian dan Peternakan untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

    Bupati Syaharuddin Alrif Dorong Integrasi Pertanian dan Peternakan untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menegaskan, integrasi antara sektor pertanian dan peternakan merupakan salah satu kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Hal tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan panen perdana Cetak Sawah Rakyat (CSR) sekaligus sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa (14/4/2026).

    Agenda ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan swasembada pangan lokal melalui hasil panen yang mencapai 7,2 ton per hektare, tetapi juga menjadi momentum penguatan modal bagi para peternak melalui kolaborasi dengan Bank Sulselbar.

    “Panen raya ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita terus berkembang. Namun, kita tidak boleh berhenti di sini. Kita harus mendorong integrasi dengan sektor peternakan agar nilai tambah ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

    Bupati Syaharuddin menegaskan pentingnya sinergi antara sektor pertanian dan peternakan sebagai pilar utama perekonomian masyarakat. Ia juga menekankan perlunya pengelolaan usaha secara profesional, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.

    “Saya berharap adanya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan masyarakat,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kadis Peternakan dan Perikanan Sidrap Ahmad Dollah mendorong para peternak untuk memanfaatkan program KUR sebagai solusi dalam mengembangkan usaha. Ia menilai akses permodalan yang mudah akan membuka peluang bagi peternak untuk meningkatkan skala produksi dan daya saing.

    “Saya mengajak para peternak untuk tidak ragu memanfaatkan KUR dari Bank Sulselbar. Ini adalah peluang besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produksi telur dan daging serta memperkuat ekonomi keluarga,” terangnya.

    Dalam pemaparannya, pihak Bank Sulselbar menjelaskan kemudahan akses pembiayaan dengan bunga rendah yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha peternakan, mulai dari penambahan populasi ternak hingga peningkatan kualitas pakan dan sarana produksi.

    Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan dihadiri Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Plt. Kasatpol PP Andi Gustianti, Pimpinan Cabang Bulog, pihak Bank Sulselbar, para kades, serta kelompok tani dan peternak setempat.

    Melalui kegiatan panen raya dan sosialisasi KUR ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis mampu menciptakan ekosistem pertanian dan peternakan yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

    Pewarta: REZKY MUBARAK
    Editor: NURYADIN SUKRI

  • Polres Sidrap Amankan Dua Tersangka Kasus Pemerasan Disertai Pengancaman di SPBU Wala

    Polres Sidrap Amankan Dua Tersangka Kasus Pemerasan Disertai Pengancaman di SPBU Wala

    SIDRAP.KN—Satuan Reserse Kriminal Polres Sidrap berhasil mengungkap kasus tindak pidana pemerasan disertai pengancaman dengan menggunakan senjata tajam (sajam) yang terjadi di SPBU Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Selasa (14/4/26) dinihari

    Dari pengungkapan kasus tersebut Polisi mengamankan dua orang tersangka berikut sejumlah barang bukti termasuk senjata tajam berupa badik. Hal itu seperti disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Welfrick saat dikonfirmasi

    “Tersangka sudah kita amankan saudara TS (25) dan MI (44) yang keduanya adalah warga Kabupaten Sidrap, Sementara korban dalam perkara ini adalah (Z) dan (Y)” ungkap Welfrick

    Kasat Reskrim, menjelaskan bahwa peristiwa pemerasan tersebut terjadi pada 14 April 2026 di SPBU Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. Ia pun menambahkan bahwa pelaku kerap melakukan aksi yang sama di beberapa titik berbeda

    “Sebelumnya korban mampir di SPBU Wala dengan maksud mengisi bahan bakar dan beristirahat sejenak, namun tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan meminta sejumlah uang. Awalnya, korban tidak bersedia memberikan uang miliknya, namun pelaku mengeluarkan sebilah badik dan mengancam korban. Karena merasa takut, korban akhirnya pasrah saat pelaku secara leluasa memeriksa dan mengambil paksa seluruh uang milik yang berada dalam kendaraan korban dan selanjutnya pergi meninggalkan lokasi” lanjutnya

    Welfrick menambahkan bahwa pihaknya berhasil mengamankan kedua pelaku usai bersembunyi di kediamannya di Jalan Poros Soppeng Kelurahan Rijang Pittu Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. “Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya dan mengakui bahwa uang hasil pemerasan tersebut digunakan untuk kepentingan foya-foya serta mengkonsumsi sabu” kata Kasat Reskrim

    Kedua pelaku beserta barang bukti berupa sajam, kendaraan bermotor serta uang hasil pemerasan yang dilakukan oleh pelaku kini diamankan di Mapolres Sidrap guna penyidikan lebih lanjut

    Di tempat berbeda, Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong mengapresiasi atas keberhasilan personelnya dalam mengungkap kasus yang cukup meresahkan masyarakat tersebut, tak lupa Fantry juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sidrap untuk senantiasa berhati-hati dan tidak segan melaporkan jika melihat atau mengalami tindak pidana. “Segera laporkan jika ada warga masyarakat mengalami hal yang sama, kami memiliki call centre 110 gratis dan aktif selama 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat” tutur Kapolres

  • Gebrakan Hukum! Kejati Sulsel Sukses Gagalkan Gugatan Rp 565 Miliar dan Lindungi Aset Negara

    Gebrakan Hukum! Kejati Sulsel Sukses Gagalkan Gugatan Rp 565 Miliar dan Lindungi Aset Negara

    MAKASSAR.KN– Kinerja gemilang kembali ditunjukkan Jaksa Pengacara Negara (JPN) Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) dengan keberhasilan memenangkan dua perkara besar yang berdampak signifikan terhadap penyelamatan keuangan negara.

    Tak tanggung-tanggung, total nilai aset dan keuangan negara yang berhasil diamankan mencapai Rp 565.529.433.289. Angka fantastis ini berasal dari dua perkara gugatan perdata yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah daerah di wilayah Sulawesi Selatan.

    Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata profesionalisme dan kualitas litigasi JPN dalam menghadapi gugatan bernilai besar.

    Perkara pertama melibatkan PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Dalam gugatan yang diajukan CV Nusa Tehnik Cemerlang di Pengadilan Negeri Maros, perusahaan pelat merah tersebut dituntut membayar kerugian materiil dan immateriil dengan total nilai mencapai Rp 18,5 miliar.

    Namun dalam proses persidangan, JPN berhasil membuktikan bahwa gugatan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat karena tidak sesuai dengan kontrak dan addendum yang telah disepakati.

    Puncaknya, melalui putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor 711 K/PDT/2026 tertanggal 2 Maret 2026, permohonan kasasi penggugat ditolak. Dengan putusan ini, negara berhasil menyelamatkan keuangan sebesar Rp 18.529.433.289.

    Sementara itu, perkara kedua memiliki nilai jauh lebih besar dan strategis. JPN mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam sengketa lahan Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang di Makassar.

    Dalam gugatan tersebut, penggugat mengklaim lahan seluas 109.800 meter persegi sebagai warisan keluarga dan menuntut ganti rugi hingga Rp 547 miliar. Padahal, lahan tersebut telah sah menjadi aset Pemprov Sulsel berdasarkan Sertipikat Hak Pakai sejak tahun 1994 hasil pengadaan tanah pemerintah.

    Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar akhirnya menerima eksepsi dari pihak tergugat dan menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijk Verklaard). Putusan ini secara langsung menyelamatkan aset negara senilai Rp 547.000.000.000.

    Soetarmi menegaskan bahwa kemenangan di dua perkara ini menjadi bukti konkret komitmen Kejati Sulsel dalam menjaga dan melindungi aset negara dari klaim yang tidak berdasar.

    “Kami memastikan bahwa setiap aset negara dan daerah di Sulawesi Selatan terlindungi secara maksimal melalui pendampingan hukum yang profesional dan terukur,” tegasnya.

    Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak tinggal diam dalam menghadapi berbagai gugatan, terutama yang berpotensi merugikan keuangan daerah dan nasional.

    Dengan kinerja seperti ini, Kejati Sulsel semakin memperkuat posisinya sebagai garda terdepan dalam menjaga kepentingan hukum negara. (*)

  • Tak Terbendung! Aksi M 7 R Sapu Bersih Podium Drag Race Sidrap 2026

    Tak Terbendung! Aksi M 7 R Sapu Bersih Podium Drag Race Sidrap 2026

    SIDRAP.KN– Aksi panas tersaji di lintasan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 saat mobil berplat M 7 R milik Koordinator M7R X KIDC, Marham, tampil menggila dan sukses mencuri perhatian publik otomotif.

    Ajang yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Sabtu hingga Minggu (11–12 April 2026) itu menjadi panggung unjuk gigi bagi tim Kinship In Driving. Sejak awal lomba, mobil M 7 R sudah menunjukkan taringnya dengan performa luar biasa yang sulit ditandingi para rival.

    Deru mesin yang bertenaga, akselerasi agresif, serta kestabilan di lintasan menjadikan mobil ini sebagai salah satu yang paling ditakuti. Tak heran, setiap kali meluncur dari garis start, sorak penonton langsung pecah menyaksikan kecepatannya melesat hingga garis finis.

    Didukung strategi matang dan kekompakan tim M7R X KIDC, performa mobil M 7 R terus konsisten sepanjang kompetisi. Hasilnya pun tak main-main podium juara berhasil diamankan, sekaligus mempertegas dominasi mereka di ajang bergengsi tersebut.

    Keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan biasa. Bagi tim Kinship In Driving, ini adalah bukti nyata dari kerja keras, latihan tanpa henti, serta solidaritas tinggi yang menjadi fondasi utama mereka.

    Marham mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil perjuangan bersama seluruh tim yang terus menjaga semangat dan kekompakan di setiap kesempatan.

    Menurutnya, kemenangan di lintasan bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang bagaimana membangun kepercayaan dan persaudaraan dalam tim.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada KIDC Bulukumba yang berhasil meraih juara umum bracket, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan performa terbaiknya di ajang ini.

    “Selamat untuk teman-teman semua yang berhasil meraih prestasi. Terima kasih sudah mengharumkan nama KIDC Indonesia dengan semangat one team one dream, Kinship In Driving. KIDC Indonesia juga berhasil menjadi juara umum bracket,” ungkapnya.

    Kejurprov Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 kembali membuktikan bahwa talenta otomotif daerah tidak bisa dipandang sebelah mata. Aksi gemilang mobil M 7 R menjadi inspirasi sekaligus bukti bahwa pembalap lokal mampu bersaing dan tampil sebagai juara.

    Dengan performa yang semakin matang, Kinship In Driving kini kian diperhitungkan di dunia drag race regional. Lintasan telah menjadi saksi ketika mesin meraung dan lampu start menyala, mereka bukan sekadar ikut balapan, tetapi datang untuk menang. (

  • Dominasi Kinship In Driving! Pembalap Putra Sidrap Kuasai Podium Kejurprov Bupati Sidrap Cup 2026

    Dominasi Kinship In Driving! Pembalap Putra Sidrap Kuasai Podium Kejurprov Bupati Sidrap Cup 2026

    SIDRAP.KN– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar Kinship In Driving Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui kolaborasi tim M7R X KIDC.

    Dalam ajang bergengsi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 yang digelar pada Sabtu-Minggu (11-12/04/2026), mereka tampil luar biasa dan sukses mendominasi jalannya perlombaan.

    Sejak awal kompetisi, Kinship In Driving telah menunjukkan kesiapan yang matang. Mengandalkan para pembalap terbaiknya, tim ini tampil penuh percaya diri dan konsisten dari garis start hingga finis.

    Strategi yang solid serta performa kendaraan yang optimal menjadi kunci keberhasilan mereka dalam menghadapi persaingan ketat. Hasilnya, tim ini mampu menguasai podium juara dan mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan besar di ajang tersebut.

    Keikutsertaan mereka bukan sekadar meramaikan event, melainkan membawa misi besar untuk meraih kemenangan. Upaya tersebut pun membuahkan hasil manis, dengan sejumlah pembalap berhasil menorehkan prestasi gemilang sekaligus mengharumkan nama Sidrap di kancah otomotif regional.

    Koordinator M7R X KIDC, Marham, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan intens, serta kekompakan seluruh anggota tim yang terus terjaga.

    Menurutnya, kemenangan ini tidak hanya soal menjadi yang tercepat di lintasan, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan yang menjadi fondasi utama Kinship In Driving.

    Mare, sapaan akrabnya, juga menyampaikan apresiasi kepada KIDC Bulukumba yang berhasil meraih juara umum bracket pada event tersebut. Ia turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil membawa pulang trofi.

    “Selamat untuk teman-teman semua yang berhasil meraih prestasi. Terima kasih sudah mengharumkan nama KIDC Indonesia dengan semangat one team one dream, Kinship In Driving. KIDC Indonesia juga berhasil menjadi juara umum bracket,” ujarnya.

    Semangat kebersamaan itulah yang menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap tantangan di arena balap.

    Ajang Kejurprov Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda daerah mampu bersaing dan berprestasi di level yang lebih tinggi. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang otomotif secara positif.

    Selamat untuk para pembalap Kinship In Driving, pahlawan kecepatan asal Sidrap. Teruslah melaju, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah di setiap lintasan! (ibe)

  • Tak Sekadar Balapan, Kejurprov Drag Race Jadi Stimulus Ekonomi Masyarakat Sidrap

    Tak Sekadar Balapan, Kejurprov Drag Race Jadi Stimulus Ekonomi Masyarakat Sidrap

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, secara resmi menutup Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Cup II Tahun 2026 pada Ahad malam (12/4/2026).

    Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini ditegaskan sebagai motor penggerak ekonomi bagi masyarakat Bumi Nene Mallomo.

    Acara penutupan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Administrasi Umum yang juga Plt. Kadis Porapar Nasruddin Waris, Inspektur Kabupaten Mustari Kadir, Kadis Perhubungan Andi Bahari Parawansa, serta Kadis Dukcapil Sahabuddin.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menekankan bahwa dampak dari perhelatan otomotif ini melampaui aspek olahraga.

    Kehadiran ribuan peserta dan penonton dinilai memberikan dampak positif langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap.

    “Event ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap,” ujar Syaharuddin di sela-sela prosesi penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara.

    Bupati tak lupa menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam teknis pelaksanaan. Ia berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi agar penyelenggaraan di masa mendatang jauh lebih baik.

    “Kami akan terus melakukan pembenahan ke depan dan memohon maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan,” imbuhnya.

    Apresiasi juga diberikan kepada panitia pelaksana, pihak sponsor, serta masyarakat yang telah menjaga ketertiban.

    Syaharuddin berharap ajang seperti ini dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah penyaluran bakat pembalap sekaligus mendorong kemajuan otomotif di daerah.

    Kejuaraan ini tercatat diikuti oleh 1.139 peserta yang datang dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Sidenreng Rappang, yang membuktikan daya tarik luar biasa dari ajang Bupati Cup II ini.

  • Tim Medis UPT Puskesmas Amparita Siaga di Kejurprov Drag Race Bupati Cup 2026 Sidrap

    Tim Medis UPT Puskesmas Amparita Siaga di Kejurprov Drag Race Bupati Cup 2026 Sidrap

    SIDRAP.KN— UPT Puskesmas Amparita turut ambil bagian sebagai tim medis dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Cup 2026 yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kehadiran tim kesehatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan peserta dan penonton selama kegiatan berlangsung.

    Tim medis dari UPT Puskesmas Amparita telah bersiaga sejak hari Sabtu hingga Minggu di lokasi kegiatan. Ajang ini juga menjadi momen bersejarah karena merupakan pertama kalinya kejuaraan drag race digelar di Kabupaten Sidrap, yang menarik antusiasme besar dari masyarakat dan pecinta otomotif.

    Ketua Tim P3K UPT Puskesmas Amparita, Gayatri, AMK, menyampaikan bahwa keterlibatan tim medis dalam kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat baik antarinstansi.

    “Ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat bagus. Kami bersama tim selalu hadir tepat waktu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan tidak ada korban hingga acara selesai,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Amparita, Sulastri, menegaskan komitmennya dalam mendukung setiap kegiatan pemerintah, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.
    “Kami selalu siap mendukung kegiatan pemerintah. Tim medis kami disiagakan untuk memastikan penanganan kesehatan pada setiap lomba yang dilaksanakan dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim medis yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
    “Terima kasih kepada teman-teman tenaga medis yang telah menunjukkan dedikasi dan tanggung jawabnya dalam mendukung kelancaran acara ini,” tutupnya.