Blog

  • Syaharuddin Alrif Resmikan Lapangan Pickleball Sumbangsih Anggota DPRD

    Syaharuddin Alrif Resmikan Lapangan Pickleball Sumbangsih Anggota DPRD

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, meresmikan lapangan pickleball yang berlokasi di halaman Kantor DPRD Sidrap, Kamis (30/7/2025).

    Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan pertandingan ekshibisi yang melibatkan bupati bersama sejumlah pejabat daerah.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin didampingi Wabup Nurkanaah mengapresiasi tersedianya fasilitas olahraga baru tersebut.

    Ia menilai lapangan pickleball dapat menjadi sarana alternatif bagi anggota DPRD dan masyarakat untuk menjaga kebugaran serta mempererat silaturahmi.

    “Kami sangat mengapresiasi para anggota DPRD yang telah menyediakan lapangan pickleball ini,” ujarnya.

    Syaharuddin juga berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan masyarakat.

    “Semoga lapangan ini bermanfaat untuk meningkatkan minat olahraga dan membangun gaya hidup sehat,” tutupnya.

    Anggota DPRD Sidrap, Fatahuddin, yang juga menjabat Ketua Pickleball Kabupaten Sidrap mengungkapkan, pembangunan lapangan tersebut merupakan hasil sumbangsih para anggota DPRD secara kolektif.

    “Ini bentuk komitmen kami dalam mendukung fasilitas olahraga yang bisa diakses dan dinikmati bersama,” jelasnya.

    Peresmian turut dihadiri unsur Forkopimda, para anggota DPRD, kepala OPD, serta undangan lainnya. Acara berlangsung meriah dan ditutup dengan pertandingan ekshibisi antarpejabat.

  • Pemkab Sidrap Teken MoU dengan Universitas Terbuka untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Pemkab Sidrap Teken MoU dengan Universitas Terbuka untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Peningkatan Mutu Penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, Kamis (31/7/2025) malam.

    Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Penanggung Jawab Wilayah (PJW) UT Sidrap, Jamil. Kegiatan berlangsung di acara Temu Guru PGRI Cabang Maritengngae, di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap.

    Hadir di kesempatan tersebut Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap, Takyuddin Masse, Kakan Kemenag Sidrap, Muhammad Idris Usman, dan Plt. Kadis Pendidikan, Sirajuddin.

    Hadir pula Camat Maritengngae, Andi Surya Praja Hadiningrat, Plt. Kepala BKD, Andi Bustanil, Kabag Kerja Sama, Andi Basse, Danramil Maritengngae, Kapten Arh Ridwan, serta perwakilan Polres Sidrap.

    Bupati Syaharuddin menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

    “MoU ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi. Saya berharap kerja sama ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita,” ujar Syaharuddin.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Universitas Terbuka atas inisiasi kerja sama tersebut.

    “Saya selaku Bupati mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik ini. MoU ini merupakan komitmen kita bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi,” tambahnya.

    Sementara itu, PJW UT Sidrap menjelaskan, sistem pendidikan tinggi jarak jauh yang diterapkan UT memberikan kesempatan luas bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk melanjutkan pendidikan.

    “Pendidikan online di UT memberi peluang bagi semua kalangan, termasuk ASN, wirausaha, lulusan SMA, dan ibu rumah tangga, untuk meningkatkan derajat keilmuan mereka,” ungkap Jamil.

    Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 320 mahasiswa aktif UT di Sidrap, dan ribuan alumni yang tersebar di daerah tersebut.

    “UT masih cukup diminati masyarakat di Sidrap. Karena itu, melalui kerja sama ini, kami ingin lebih mendekatkan UT ke tengah masyarakat, termasuk bagi aparatur pemerintah daerah. Tidak ada lagi alasan untuk tidak kuliah karena keterbatasan waktu, jarak, usia, atau biaya,” ujarnya.

    Jamil menambahkan, status UT kini telah menjadi perguruan tinggi berbadan hukum, setara dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar. Ia berharap kehadiran UT dapat menjadi solusi atas masih rendahnya angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi di Sidrap.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah bergabung maupun yang akan bergabung dengan Universitas Terbuka,” pungkasnya.

  • Polres Sidrap Bantah Keras Isu Murahan Soal Kasus Narkoba Kades Bone: “Proses Jalan Terus Sampai Meja Hijau!”

    Polres Sidrap Bantah Keras Isu Murahan Soal Kasus Narkoba Kades Bone: “Proses Jalan Terus Sampai Meja Hijau!”

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sidenreng Rappang (Sidrap) membantah keras isu liar yang menyebut kasus penangkapan kepala desa asal Kabupaten Bone terkait narkoba akan dihentikan atau “diatur”. Isu ini dinilai sebagai upaya murahan untuk menjatuhkan kredibilitas dan integritas institusi kepolisian, khususnya jajaran Resnarkoba.

    Kasat Resnarkoba Polres Sidrap, IPTU Didit Sutikno Mugiarno, menegaskan bahwa pihaknya tetap konsisten dan tegak lurus dalam menindak kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.

    “Isu itu tidak berdasar dan tidak patut dipercaya. Tidak ada main kata, tidak ada intervensi. Saya jamin kasus ini lanjut hingga vonis di pengadilan. Kami bekerja sesuai fakta dan bukti, bukan opini liar,” tegas IPTU Didit, Kamis (31/7/2025).

    Penegasan itu sekaligus menjawab spekulasi publik yang berkembang usai tertangkapnya AT (36) dan AA (41)—salah satunya diketahui merupakan kepala desa aktif dari Kabupaten Bone—yang diamankan pada Sabtu malam, 26 Juli 2025, di Jalan Pengairan, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae.

    Operasi senyap yang dipimpin langsung oleh IPTU Didit dan Kanit Lidik IPDA Azriel Munandar tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait kendaraan mencurigakan yang membawa narkotika dari arah Rappang menuju Pangkajene. Setelah pembuntutan dan penyergapan, ditemukan barang bukti sabu-sabu siap edar dalam jumlah signifikan, dua unit ponsel, dan satu kendaraan operasional.

    Kedua pelaku kini ditahan di ruang Satresnarkoba Polres Sidrap untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 114 dan 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

    “Kami tidak main-main. Tidak peduli siapa pelakunya, jabatan tidak menjadi tameng. Kami pastikan proses hukum berjalan transparan dan tuntas,” tambah Kasat Narkoba.

    Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong melalui IPTU Didit juga menyampaikan komitmen jajarannya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Sidrap secara konsisten dan intensif.

    Penangkapan ini tidak hanya menggagalkan upaya peredaran narkoba lintas kabupaten, tetapi juga menjadi penegasan bahwa Polres Sidrap tidak akan tunduk pada tekanan apa pun. Apalagi jika itu hanya isu murahan yang mencoba mengaburkan proses hukum demi kepentingan segelintir pihak. (*)

  • Bupati Sidrap Hadiri Paripurna Penandatanganan KUPA-PPAS Perubahan 2025

    Bupati Sidrap Hadiri Paripurna Penandatanganan KUPA-PPAS Perubahan 2025

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif menghadiri rapat paripurna DPRD dalam rangka penandatanganan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun 2025.

    Rapat berlangsung di Gedung DPRD Sidrap, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 324, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kamis (31/7/2025).

    Turut hadir Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Awaloeddin, Wakapolres Sidrap Kompol Zulkarnain, Kasi Datun Kejari Juanda M. Akbar, Sekda Andi Rahmat Saleh, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, serta sejumlah kepala sekolah.

    Rapat dipimpin Ketua DPRD Sidrap, Takyuddin Masse, didampingi Wakil Ketua Muhammad Rasyid Ridha Bakri dan Arifin Damis.

    Dalam sambutannya, Takyuddin Masse mengapresiasi kehadiran seluruh pihak yang berpartisipasi dalam rapat tersebut. Ia berharap proses pembahasan dan kesepakatan berjalan aman dan lancar.

    “Dengan ini dinyatakan bahwa penyusunan KUPA dan PPAS Perubahan Tahun 2025 telah disepakati bersama antara DPRD dan Pemerintah Daerah,” ujarnya.

    Kesepakatan tersebut akan menjadi dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2025.

    Bupati dan Ketua DPRD sepakat terhadap KUPA yang mencakup asumsi dasar penyusunan R-APBD, serta kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah. Seluruh poin tersebut menjadi landasan penyusunan PPAS Perubahan Tahun 2025.

    Kebijakan umum anggaran secara lengkap tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tak terpisahkan dari nota kesepakatan tersebut. Nota ini selanjutnya dijadikan dasar dalam penyusunan PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2025.

  • Bupati dan Wabup Sidrap Hadiri Temu Guru PGRI Dua Pitue

    Bupati dan Wabup Sidrap Hadiri Temu Guru PGRI Dua Pitue

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati yang juga Ketua PGRI Sidrap, Nurkanaah, menghadiri Temu Guru se-Kecamatan Dua Pitue, Kamis (31/7/2025).

    Kegiatan berlangsung di halaman SMP Negeri 1 Dua Pitue, Kelurahan Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue.

    Hadir pula Anggota DPRD Sidrap, Abdul Rahman, Kepala Kemenag Sidrap, Muhammad Idris Usman, Plt. Kadis Pendidikan, Sirajuddin, Camat Dua Pitue, Andi Sammang, Kapolsek Dua Pitue, Iptu Amiruddin, Danramil Dua Pitue, serta para kepala sekolah se-Kecamatan Dua Pitue.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menekankan pentingnya peran guru dalam mewujudkan pendidikan unggul di Kabupaten Sidrap.

    “Menyusun program itu mudah. Kita, mulai dari bupati, wakil bupati, DPRD, dan dinas pendidikan, semua bisa membuat program unggulan. Tapi di lapangan, tantangan sesungguhnya ada di para guru dan kepala sekolah. Kalau mereka tidak mendukung, maka program tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

    Menurut Syaharuddin, guru adalah ujung tombak pendidikan. Karena itu, ia berharap guru-guru di Sidrap mampu menjadi pribadi yang inovatif, kreatif, dan cerdas untuk mencetak generasi emas 2045.

    “Kepala sekolah harus memberi ruang kepada guru untuk berkreasi. Sebaliknya, guru harus menjalankan tugas dan fungsinya dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan pentingnya manajemen sekolah yang kompak dan solid agar tujuan bersama mencetak generasi unggul bisa tercapai.

    “Kalau sekolah kompak, punya satu arah, saya yakin anak-anak kita dari Dua Pitue bisa sukses. Dari TK hingga SMA, semua harus ditanamkan nilai mental, akhlak, etika, dan semangat belajar sejak dini. Guru jadi panutan, orang tua pasti akan mendukung,” tambahnya.

    Bupati juga menyampaikan rencananya untuk mengunjungi seluruh sekolah di wilayah Dua Pitue.

    “Saya dan Ibu Wakil Bupati akan keliling ke semua sekolah. Kalau saya lewat, anak-anak harus senang, merasa diperhatikan. Itu bentuk kepedulian kami untuk menyiapkan generasi masa depan,” tandasnya.

    Sementara itu, Wakil Kepala SMPN 1 Dua Pitue menyampaikan apresiasinya kepada Bupati dan Wakil Bupati.

    “Kami sangat bersyukur kegiatan ini berjalan lancar. Terima kasih atas perhatian besar Bapak Bupati terhadap dunia pendidikan, khususnya di Dua Pitue. Terlebih beliau bersedia mendengarkan dan menanggapi langsung aspirasi para guru,” ucapnya.

    Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di wilayah tersebut, bahkan menjadikan Sidrap sebagai kabupaten pendidikan di Sulawesi Selatan.

  • Wujudkan Program SIGAP, Polres Sidrap Gelar Yasinan Bersama

    Wujudkan Program SIGAP, Polres Sidrap Gelar Yasinan Bersama

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My id- Guna meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT serta menguatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Polres Sidrap menggelar yasinan rutin dan bimbingan rohani dan mental (Binrohtal) di Masjid Al Ikhlas Polres Sidrap, Kamis (31/7/25) pagi

    Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personil Polres Sidrap termasuk ASN. Kapolres Sidrap melalui Kasi Humas Akp Supiadi Ummareng mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan spiritual bagi seluruh anggota Polri di lingkungan Polres Sidrap

    “Kegiatan Yasinan rutin ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta membentuk karakter personel Polri yang lebih humanis dalam melayani masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan program Kapolres Sidrap dalam mendekatkan diri personil kepada sang pencipta” ujar Kasi Humas Polres Sidrap

    Ia juga menambahkan bahwa selain untuk meningkatkan keimanan, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan rasa kebersamaan, kekompakan, dan memperkuat semangat dalam menjalankan tugas sehari – hari

    “Dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih, insya Allah pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” tambahnya

    Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja yang positif di lingkungan Polres Sidrap, serta berdampak langsung pada kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat

  • Panca Rijang dan Pitu Riase Sabet Juara GSI Sidrap 2025

    Panca Rijang dan Pitu Riase Sabet Juara GSI Sidrap 2025

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Tim Kecamatan Panca Rijang dan Pitu Riase berhasil meraih juara pertama masing-masing di kategori putra dan putri dalam ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Kabupaten Sidrap Tahun 2025.

    Turnamen yang mempertemukan pelajar SMP se-Sidrap itu resmi ditutup Wakil Bupati Nurkanaah di Lapangan Andi Cammi Rappang, Rabu (30/7/2025).

    Pada kategori putra, Panca Rijang keluar sebagai juara setelah tampil konsisten sepanjang turnamen. Sementara di kategori putri, tim Pitu Riase menunjukkan dominasinya hingga mengamankan gelar juara.

    Selain tim terbaik, GSI Sidrap 2025 yang berlangsung sejak 26 Juli lalu juga menganugerahkan penghargaan individu kepada para pemain berprestasi.

    Dalam sambutannya, Wabup Nurkanaah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, guru pendamping, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap atas suksesnya pelaksanaan GSI tahun ini.

    “Kegiatan ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang semangat sportivitas, kerja sama, dan membentuk karakter siswa yang tangguh,” ujar Nurkanaah.

    Ia juga berharap para siswa terus mengembangkan bakat agar kelak mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

    “Perbanyak lagi latihannya agar menjadi atlet yang bisa membawa nama baik Sidrap ke tingkat provinsi hingga nasional,” tutupnya.

    Acara penutupan turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, Sirajuddin, para kepala sekolah, guru pembina, orang tua siswa, serta masyarakat yang memadati lapangan untuk menyaksikan laga final.

    Hasil Lengkap GSI Sidrap 2025:

    Kategori Putra
    Juara 1: Kecamatan Panca Rijang
    Juara 2: Kecamatan Baranti
    Juara 3 Bersama: Kecamatan Baranti dan Kecamatan Maritengngae

    Kategori Putri
    Juara 1: Kecamatan Pitu Riase
    Juara 2: Kecamatan Panca Lautang
    Juara 3 Bersama: Kecamatan Dua Pitue dan Kecamatan Baranti

    Penghargaan Individu Putra
    Pencetak Gol Terbanyak: Rendi (Panca Rijang)
    Pemain Terbaik: Ridho (Baranti)
    Kiper Terbaik: Reza Dirman (Pitu Riawa)

    Penghargaan Individu Putri
    Pencetak Gol Terbanyak: Nuraqidah Gufran (Pitu Riase)
    Pemain Terbaik: Nurul Sitti Khadijah (Panca Lautang)
    Kiper Terbaik: Azzahrah Muslimah

  • BPJamsostek Sidrap Imbau Peserta Tak Gunakan Jasa Calo dalam Pencairan JHT

    BPJamsostek Sidrap Imbau Peserta Tak Gunakan Jasa Calo dalam Pencairan JHT

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) mengimbau peserta untuk tidak menggunakan jasa calo atau pihak ketiga saat mengurus pencairan Jaminan Hari Tua (JHT).

    Hal itu disampaikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidrap, Aminah Arsyad, Rabu (30/7/2025).

    Aminah menjelaskan, saat ini proses pencairan JHT tergolong mudah dan tidak dipungut biaya.

    “Dengan kemudahan ini, kami mengimbau peserta untuk tidak menggunakan jasa pihak ketiga atau calo dalam pengajuan pencairan JHT. Proses layanan kami tidak memungut biaya sama sekali,” jelasnya.

    Ia mengatakan, sejak akhir Maret 2020, BPJS Ketenagakerjaan telah menerapkan layanan tanpa kontak fisik melalui kanal Lapak Asik. Layanan ini mempermudah proses klaim JHT secara digital melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).

    “Selain itu, jika saldo di bawah Rp15 juta, peserta bisa melakukan proses klaim secara mandiri lewat aplikasi JMO,” tambahnya.

    Aminah menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, termasuk layanan klaim yang mudah, cepat, dan dapat diakses kapan saja serta di mana saja.

    Bagi peserta yang ingin mengajukan klaim, mengecek saldo, atau memperoleh informasi lainnya, dapat langsung mengunjungi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat atau menghubungi call center Tanya BPJAMSOSTEK 175.

  • Ungkap Penyalahgunaan BBM, Sat. Reskrim Polres Sidrap Amankan 2 Orang Tersangka

    Ungkap Penyalahgunaan BBM, Sat. Reskrim Polres Sidrap Amankan 2 Orang Tersangka

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id- Satuan Reskrim Polres Sidrap menggelar press conference pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM subsidi jenis bio solar di Aula Tathya Dharaka Polres Sidrap, Rabu (30/7/25) siang. Kasus ini melibatkan sejumlah tersangka yang diduga kuat telah memanipulasi distribusi solar bersubsidi untuk meraup keuntungan pribadi.

    Kapolres Sidrap melalui Kasat Reskrim Akp Setiawan Sunarto mengatakan telah mengamankan dua orang tersangka diduga terlibat tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis bio solar.

    “Pada kesempatan ini, kami menyampaikan hasil penindakan yang dilakukan oleh tim penyidik Tipidter Sat Reskrim Polres Sidrap, bahwa kami mengamankan 2 orang tersangka di Desa Damai Kecamatan Watang Sidenreng Kabupaten Sidrap yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan BBM bersubsidi.” ujar Kasat Reskrim

    Adapun inisial kedua tersangka yang diamankan yakni AW (39) selaku pembeli dan LP (44) selaku penjual. Setiawan menambahkan bahwa penyidik mulai menyelidiki kasus ini setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis bio solar di daerah tersebut, selanjutnya kedua tersangka diamankan pada tanggal 27 juli 2025 bersama barang bukti berupa 775 liter BBM jenis solar

    Selain BBM jenis solar, penyidik juga berhasil mengamankan 1 unit kendaraan truck Toyota Dyna dengan nomor polisi DD 8148 SY berwarna merah yang diduga hendak digunakan untuk mengangkut BBM serta 1 unit mesin pompa dan 1 timbangan analog

    “Barang bukti yang kami sita sangat beragam, mulai dari kendaraan yang digunakan untuk mengangkut BBM, hingga berbagai peralatan yang menunjang praktik ilegal ini.” lanjut Kasat

    Sebanyak 23 jerigen masing-masing berisi sekitar 31 liter solar disita di lokasi. LP diketahui sebagai pemilik kendaraan sekaligus pelaku utama penjualan solar, sementara AW bertindak sebagai pembeli.

    “LP menjual solar subsidi tersebut dengan harga Rp260 ribu per jeriken, mengambil untung Rp10 ribu dari setiap jeriken. Modus operandi mereka cukup canggih: mobil dimodifikasi, pelat nomor diganti, dan mereka menggunakan lebih dari satu barcode untuk mengelabui sistem SPBU,” jelas AKP Setiawan.

    Kedua orang tersangka dijerat Pasal 55 Undang Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi tentang penimbunan minyak bumi dan gas, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.​

  • Petani di Pemantingan Khawatir Gagal Panen, Sungai Mengering dan Tak Lagi Mampu Suplai Air

    Petani di Pemantingan Khawatir Gagal Panen, Sungai Mengering dan Tak Lagi Mampu Suplai Air

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Para petani di Lingkungan III Pemantingan, Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diliputi kekhawatiran akan ancaman gagal panen. Pasalnya, sawah mereka yang tengah memasuki masa penting, yakni saat padi mulai keluar malai, kini terancam kekeringan karena sumber air utama mengalami penurunan drastis.Rabu, 30/7/2025.

    Biasanya, petani memanfaatkan air dari sungai sekitar untuk dipompa ke area persawahan. Namun kini, aliran sungai tersebut nyaris kering. “Kami harus menunggu sampai lima jam hanya untuk bisa memompa air selama sekitar sepuluh menit. Setelah itu airnya habis lagi,” ungkap Madi, salah satu petani setempat, dengan nada cemas.

    Puluhan hektare sawah di daerah ini bergantung pada aliran sungai tersebut. Madi menjelaskan bahwa kondisi sungai yang dangkal dan melebar semakin memperparah situasi. “Sungai ini sudah puluhan tahun tidak pernah dikeruk. Selain dangkal, alirannya juga melebar hingga mendekati sawah warga. Jika dibiarkan, bisa-bisa bukan hanya kekeringan, tapi sawah kami juga akan rusak saat musim hujan tiba,” tambahnya.

    Para petani berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat, terutama dalam bentuk normalisasi sungai. Mereka menilai pengerukan sungai menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut.

    “Kami mohon agar sungai ini juga diperhatikan. Pertanian kami bergantung penuh pada air dari sungai Pemantingan,” tutup Madi.

  • Antusiasme Tak Surut, Annur Maarif Catat Keberangkatan Umrah Keempat di Bulan Juli

    Antusiasme Tak Surut, Annur Maarif Catat Keberangkatan Umrah Keempat di Bulan Juli

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id— Komitmen PT Annur Maarif dalam melayani umat kembali ditunjukkan dengan diberangkatkannya 153 jamaah umrah menuju Tanah Suci. Keberangkatan kali ini dilakukan melalui dua maskapai nasional dan internasional, yakni Lion Air dan Scoot Air by Singapore Airlines, menandai semangat kolaborasi lintas lini demi kenyamanan jamaah.Rabu, 30/7/2025.

    Prosesi pelepasan dilaksanakan secara khidmat di pelataran Masjid Agung Pangkajene, Sidrap, dan dilepas langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Sidrap, Dr. H. Muhammad Idris Usman, S.Ag, didampingi oleh Komisaris Utama PT Annur Maarif, Hj. Sitti Suade.

    Dalam sambutannya, Hj. Sitti Suade mengungkapkan bahwa keberangkatan ini merupakan grup keempat yang diberangkatkan selama bulan Juli 2025.

    “Grup 31 Juli ini adalah keberangkatan keempat kami di bulan ini. Sebelumnya telah lebih dulu diberangkatkan grup Umrah Akbar, disusul dengan beberapa grup reguler lainnya,” ungkap Hj. Sitti.

    Ia juga menambahkan bahwa keberangkatan jamaah akan terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan, dengan puncaknya diprediksi terjadi pada bulan September 2025, saat PT Annur Maarif bersama mitra strategisnya, JRW, kembali menggelar Umrah Akbar Jilid II dengan jumlah jamaah yang lebih besar.

    Sementara itu, Kakan Kemenag Sidrap, Dr. H. Muhammad Idris Usman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas profesionalisme dan konsistensi PT Annur Maarif dalam melayani jamaah umrah asal Sidrap dan sekitarnya.

    “Hampir setiap pekan kami ikut dalam pelepasan jamaah yang diberangkatkan Annur dan JRW. Kami menyaksikan sendiri bagaimana PT Annur Maarif menjadi pilihan utama masyarakat. Jamaahnya tak pernah surut, justru semakin bertambah. Ini adalah bukti nyata bahwa mereka dipercaya dan dicintai,” ujarnya.

    Sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan dan efisiensi perjalanan, pada September mendatang, PT Annur Maarif akan kembali memberangkatkan jamaah dalam skema Carter Flight—menggunakan satu penerbangan penuh khusus bagi para jamaah.

    Tidak hanya itu, PT Annur Maarif dan JRW juga menawarkan harga promo spesial untuk program Umrah Akbar mendatang, yakni berkisar antara Rp27 juta hingga Rp28 juta per jamaah, sudah termasuk ziarah gratis ke Kota Thaif, sebagai bonus istimewa dari manajemen.

    Dengan semangat pelayanan yang terus diperkuat dan jaringan kemitraan yang kokoh, PT Annur Maarif menunjukkan komitmennya untuk terus menjadi sahabat setia umat dalam meraih berkah perjalanan suci ke Tanah Haram.

  • Dari Kepolisian ke Kampus: Sidrap Bentuk Barikade Moral di Tengah Ancaman Zat Terlarang

    Dari Kepolisian ke Kampus: Sidrap Bentuk Barikade Moral di Tengah Ancaman Zat Terlarang

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Di bawah kepemimpinan AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H., Polres Sidrap menampilkan wajah yang inklusif dan transformatif: bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai institusi yang hadir membangun masa depan generasi muda. Semangat itu tergambar nyata dalam forum Diskusi Publik bertajuk “Mewujudkan Generasi Bangsa yang Bebas dan Bersih dari Narkoba”, yang digelar Selasa siang (29/7) di Perpustakaan Daerah Sidrap.

    Kegiatan yang diinisiasi oleh aliansi BEM Nusantara Daerah Sulawesi Selatan ini menghadirkan Wakapolres Sidrap, KOMPOL Sulkarnain, S.K.M., M.Adm., SDA, sebagai narasumber mewakili Kapolres. Dalam pemaparannya, KOMPOL Sulkarnain menyampaikan pesan strategis Kapolres bahwa upaya pemberantasan narkoba tak bisa dilakukan sendiri oleh aparat—diperlukan keterlibatan semua unsur masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa, sebagai benteng awal.

    “Kapolres Sidrap sangat menaruh perhatian serius terhadap maraknya penyalahgunaan narkoba yang mulai menyasar usia sekolah. Untuk itu, kami hadir bukan hanya membawa hukum, tapi juga membawa kepedulian, membawa ruang kolaborasi,” tegas KOMPOL Sulkarnain dalam paparannya.

    Ia membeberkan fakta lapangan mengenai peredaran narkoba di wilayah hukum Sidrap—jenis-jenis narkotika yang paling umum ditemukan, area yang rentan, hingga pendekatan hukum dan operasi lapangan yang selama ini dilakukan. Namun penekanan paling kuat justru pada pentingnya edukasi dini, pendampingan psikologis, serta sinergi dengan sekolah dan komunitas kampus.

    Diskusi publik ini juga menghadirkan Kepala BNNK Sidrap yang memaparkan data dan tren penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Ia mengulas berbagai program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) serta upaya mengintegrasikannya ke dalam kegiatan-kegiatan positif pemuda.

    Ketua KNPI Kabupaten Sidrap, dalam kapasitasnya sebagai representasi kepemudaan, menyampaikan tantangan generasi muda di era digital. Ia menekankan bahwa perang terhadap narkoba tak cukup hanya dengan slogan, tetapi memerlukan kehadiran ruang ekspresi sehat bagi pemuda, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

    Suasana forum menjadi hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Seorang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah mengangkat pertanyaan kritis mengenai bentuk konkret dukungan dari BNNK dan Polres kepada mahasiswa dan pelajar. Jawaban yang diberikan menandai keseriusan lintas lembaga: dari penguatan forum anti-narkoba hingga program mentoring rutin dari pihak kepolisian.

    Pertanyaan lainnya datang dari pelajar SMA dan SMK yang mempertanyakan sikap aparat terhadap penyalahgunaan narkoba dan seks bebas di lingkungan sekolah. Jawaban yang diberikan tidak hanya normatif, melainkan reflektif—menunjukkan bahwa institusi negara hari ini bergerak lebih terbuka, komunikatif, dan solutif.

    Tiga penanya terbaik diberi penghargaan simbolik, sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kepedulian mereka. Namun lebih penting dari itu, forum ini menanam benih kesadaran: bahwa memerangi narkoba bukan hanya tanggung jawab lembaga, tetapi juga keputusan pribadi dan kolektif untuk tidak membiarkan generasi ini jatuh dalam kubangan kegelapan.

    Kegiatan berjalan tertib dan sarat antusiasme. Di balik podium dan dialog, Polres Sidrap tampil sebagai institusi yang tidak sekadar hadir untuk mengatur, tapi juga mendengar, memahami, dan menumbuhkan. Di bawah arahan AKBP Dr. Fantry Taherong, institusi ini terus menjelma menjadi mitra sejati masyarakat—terutama generasi muda yang hari ini, bukan esok, harus dibekali untuk menjadi pelindung bagi dirinya sendiri dan lingkungannya.

    Dengan langkah ini, Polres Sidrap tak hanya menjaga hukum, tetapi juga menegakkan harapan. (*)