Blog

  • Lakalantas di Sidrap: Kasus Dimediasi, Namun Komitmen Perbaikan Motor Masih Dipertanyakan

    Lakalantas di Sidrap: Kasus Dimediasi, Namun Komitmen Perbaikan Motor Masih Dipertanyakan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—30 Mei 2025 — Kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Jumat sore (30/5/2025) sekitar pukul 17.45 WITA di jalan perempatan belakang Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kini memasuki babak baru. Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Mitsubishi Expander dan sepeda motor Honda Beat yang ditumpangi dua orang.

    Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara motor mengalami luka serius. Satu korban mengalami luka robek pada lutut kaki kiri, dua gigi patah, serta luka gores di beberapa bagian wajah dan tubuh. Sementara korban lainnya mengalami retak tulang kaki kiri dan harus dirujuk ke RS Andi Makkasau Parepare untuk menjalani operasi.

    Awalnya, kasus ini ditangani secara hukum oleh pihak kepolisian. Namun, kemudian dilakukan mediasi yang difasilitasi oleh pihak Satlantas Polres Sidrap. Surat pernyataan damai resmi dibuat pada Senin, 14 Juli 2025, sekitar pukul 10.56 WITA, bertempat di ruang kerja Satlantas Polres Sidrap. Proses tersebut dihadiri oleh kedua belah pihak.

    Dalam kesempatan itu, dari pihak mobil hadir seorang perempuan bernama Haja Nafsiah, yang mengaku sebagai tante dari pengemudi mobil dan menjadi pihak yang diberi kuasa serta bertanggung jawab atas segala kesepakatan yang tercantum dalam surat pernyataan damai. Dalam pernyataan tersebut, disepakati bahwa pihak mobil akan memberikan santunan biaya pengobatan sebesar Rp7 juta, serta bertanggung jawab penuh untuk memperbaiki sepeda motor korban.

    Namun, janji perbaikan dalam waktu satu minggu yang disampaikan saat mediasi ternyata belum terealisasi hingga kini. Sepeda motor masih dalam kondisi rusak, dan menurut pihak bengkel, proses perbaikan terhambat karena kap motor diklaim kosong di Parepare dan harus dipesan dari Makassar. Padahal, diketahui bahwa pengiriman dari Makassar ke Sidrap hanya memakan waktu sekitar 1×24 jam dan akses jalan juga tidak mengalami hambatan.

    Ironisnya, saat dikonfirmasi kembali melalui pesan WhatsApp, Haja Nafsiah yang sebelumnya bertanggung jawab atas kesepakatan justru memilih diam dan tidak memberikan respon sama sekali. Sikap tersebut menimbulkan kekecewaan dan kecurigaan dari pihak korban, yang menilai bahwa perjanjian damai ini tidak dijalankan secara serius.

    Pihak korban berharap agar itikad baik yang dijanjikan benar-benar diwujudkan. Jika dalam waktu dekat tidak ada penyelesaian, maka besar kemungkinan kasus ini akan kembali diproses melalui jalur hukum.(ersan)

  • Lakalantas di Sidrap: Kasus Dimediasi, Namun Komitmen Perbaikan Motor Masih Dipertanyakan

    Lakalantas di Sidrap: Kasus Dimediasi, Namun Komitmen Perbaikan Motor Masih Dipertanyakan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—30 Mei 2025 — Kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Jumat sore (30/5/2025) sekitar pukul 17.45 WITA di jalan perempatan belakang Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kini memasuki babak baru. Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Mitsubishi Expander dan sepeda motor Honda Beat yang ditumpangi dua orang.

    Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara motor mengalami luka serius. Satu korban mengalami luka robek pada lutut kaki kiri, dua gigi patah, serta luka gores di beberapa bagian wajah dan tubuh. Sementara korban lainnya mengalami retak tulang kaki kiri dan harus dirujuk ke RS Andi Makkasau Parepare untuk menjalani operasi.

    Awalnya, kasus ini ditangani secara hukum oleh pihak kepolisian. Namun, kemudian dilakukan mediasi yang difasilitasi oleh pihak Satlantas Polres Sidrap. Surat pernyataan damai resmi dibuat pada Senin, 14 Juli 2025, sekitar pukul 10.56 WITA, bertempat di ruang kerja Satlantas Polres Sidrap. Proses tersebut dihadiri oleh kedua belah pihak.

    Dalam kesempatan itu, dari pihak mobil hadir seorang perempuan bernama Haja Nafsiah yang mengaku sebagai tante dari pengemudi mobil, sekaligus pihak yang diberi kuasa dan bertanggung jawab atas segala kesepakatan yang tercantum dalam surat pernyataan. Dalam pernyataan tersebut, disepakati bahwa pihak mobil akan memberikan santunan biaya pengobatan sebesar Rp7 juta, serta bertanggung jawab penuh untuk memperbaiki sepeda motor korban.

    Namun, janji perbaikan dalam waktu satu minggu yang disampaikan saat mediasi ternyata belum terealisasi hingga kini. Sepeda motor masih dalam kondisi rusak, dan menurut pihak bengkel, proses perbaikan terhambat karena kap motor diklaim kosong di Parepare dan harus dipesan dari Makassar. Padahal, diketahui bahwa pengiriman dari Makassar ke Sidrap hanya memakan waktu sekitar 1×24 jam dan akses jalan tidak mengalami hambatan.

    Situasi ini memunculkan dugaan bahwa pihak mobil tidak komitmen terhadap perjanjian damai yang telah dibuat, bahkan terkesan mempermainkan proses hukum yang sebelumnya telah difasilitasi secara kekeluargaan.

    Pihak korban berharap agar itikad baik yang dijanjikan benar-benar diwujudkan. Jika dalam waktu dekat tidak ada penyelesaian, maka besar kemungkinan kasus ini akan kembali diproses melalui jalur hukum.

  • Kejari Sidrap Gelar Syukuran HBA ke-65, Teguhkan Pelayanan Berkeadilan

    Kejari Sidrap Gelar Syukuran HBA ke-65, Teguhkan Pelayanan Berkeadilan

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id— Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-65, Selasa (22/7/2025).

    Digelar secara sederhana namun penuh khidmat, acara ini tetap sarat makna tanpa mengurangi semangat refleksi dan kebersamaan seluruh insan Adhyaksa.

    Bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang, tasyakuran dihadiri jajaran pejabat struktural dan fungsional, mulai dari para Kasi, Kasubag, Kasubsi, Kaur, jaksa fungsional, pegawai, PPNPN, hingga pengurus dan anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD).

    Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang, Sutikno, S.H., M.H., menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan kolaborasi dalam tubuh Korps Adhyaksa.

    Ia juga mendorong seluruh jajaran untuk terus berpikir kreatif dan inovatif demi mewujudkan institusi Kejaksaan yang lebih adaptif dan profesional.

    “Momen HBA ke-65 ini menjadi saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Saya mengajak kita semua saling mendukung, berbagi ide, dan berkreasi demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kajari.

    Rangkaian acara diawali dengan laporan ketua panitia, dilanjutkan sambutan Kajari, dan puncaknya adalah pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

    Potongan tumpeng secara simbolis diserahkan kepada pegawai termuda dan paling senior, menandai jembatan generasi dalam keberlangsungan pengabdian di institusi penegak hukum tersebut.

    Suasana keakraban juga tergambar dalam sesi foto bersama, sebagai dokumentasi semangat kolektif seluruh jajaran Kejari Sidrap dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.

    Melalui peringatan HBA ini, Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang meneguhkan komitmennya untuk terus berbenah, memperkuat integritas, serta meningkatkan mutu pelayanan hukum kepada masyarakat.

    Semangat evaluasi diri yang digaungkan dalam perayaan ini menjadi pemacu bagi seluruh insan Adhyaksa di Sidrap untuk menjalankan tugas secara berkeadilan, profesional, dan terpercaya. (*)

  • Stikes Panakukang Sosialisasi RPL di Sidrap, Wabup: Peluang Tingkatkan SDM Kesehatan

    Stikes Panakukang Sosialisasi RPL di Sidrap, Wabup: Peluang Tingkatkan SDM Kesehatan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Panakukang Makassar menggelar sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (22/7/2025).

    Kegiatan berlangsung di Aula Puskesmas Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, dibuka Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, Jufri Lande.

    Sosialisasi ini diikuti tenaga kesehatan dari rumah sakit dan puskesmas se-Sidrap, serta dihadiri jajaran Stikes Panakukang Makassar.

    Wakil Bupati Nurkanaah dalam sambutannya mengapresiasi langkah Stikes Panakukang yang menggagas program RPL bagi tenaga kesehatan di Sidrap.

    “Pemerintah daerah sangat mendukung dan berharap program RPL ini membuka peluang peningkatan kapasitas SDM di bidang kesehatan secara lebih luas dan merata,” ujarnya.

    Ia menambahkan, melalui program ini, tenaga kesehatan yang telah lama mengabdi dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tempat tugas.

    “Ini sangat penting untuk peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah kita,” tambah Nurkanaah.

    Sementara itu, Wakil Ketua III Stikes Panakukang Makassar, Dr. Yusuf, menjelaskan, RPL menjadi peluang bagi tenaga kesehatan untuk kuliah sambil tetap bertugas.

    “Apalagi profesi rekam medis dan keperawatan merupakan profesi vital di puskesmas dan rumah sakit, terutama dalam pemenuhan akreditasi,” jelasnya.

    Program RPL ini, sambungnya, diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di Sidrap melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

  • Guru Harus Bergerak, Bupati Sidrap Tekankan Pendidikan Berkarakter

    Guru Harus Bergerak, Bupati Sidrap Tekankan Pendidikan Berkarakter

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menekankan pentingnya pendidikan berkarakter dalam membentuk generasi unggul di Sidrap.

    Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Temu Guru PGRI Cabang Panca Rijang, Selasa (22/7/2025) di Auditorium Kampus Universitas Muhammadiyah Sidrap (UMS) Rappang.

    Kegiatan bertema “Mewujudkan Pendidikan Unggul di Kabupaten Sidrap” itu dihadiri Wakil Bupati sekaligus Ketua PGRI Sidrap, Nurkanaah, Wakil Rektor UMS, Dr. Andi Astina, serta para undangan.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin mengajak para guru untuk bergerak bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

    Ia menekankan bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk anak-anak Sidrap menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan sukses.

    “Saya berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar acara biasa. Setelah ini, mari kita ubah sikap lalai atau masa bodoh menjadi tanggung jawab bersama demi menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” ujar Syaharuddin.

    Pada kegiatan tersebut, juga dilaksanakan pelantikan pengurus PGRI Kecamatan Panca Rijang oleh Ketua PGRI Kabupaten Sidrap, Nurkanaah.

    Ketua PGRI Panca Rijang, H. Dr. Rustam Efendy, melaporkan jumlah guru di wilayahnya mencapai 721 orang, terdiri atas ASN, PPPK, dan honorer, dari tingkat TK/PAUD hingga SMA, baik di sekolah negeri maupun swasta.

    Selain itu, diluncurkan program Bio Edu (Biologi Education) untuk mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan hidup, yang dilanjutkan dengan dialog bersama para guru.

  • IAD Sidrap Tunjukkan Kepedulian Lewat Santunan dan Kebersamaan di HUT ke-25

    IAD Sidrap Tunjukkan Kepedulian Lewat Santunan dan Kebersamaan di HUT ke-25

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id— Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Sidenreng Rappang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XXV dengan semangat kebersamaan dan dedikasi nyata. Bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang lantai 2, peringatan yang digelar pada Selasa (22/7/2025) ini mengusung slogan inspiratif: “Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sebagai Cerminan Diri Dalam Menjalankan Program Kerja Yang Nyata.”

    Upacara dimulai pukul 09.15 WITA dengan khidmat, diawali lagu kebangsaan dan Mars IAD yang menggema penuh semangat. Suasana haru menyelimuti ruangan saat IAD memberikan santunan pendidikan bagi anak-anak berprestasi, dari jenjang SD hingga SMA. Mereka adalah putra-putri pegawai Kejaksaan Negeri Sidrap yang telah menunjukkan semangat belajar tinggi—sebuah bentuk kepedulian IAD terhadap masa depan generasi penerus Adhyaksa.

    Sebagai simbol rasa syukur dan kekompakan, dilakukan pemotongan tumpeng dan sesi foto bersama. Kebersamaan ini menjadi penanda kuatnya solidaritas di antara keluarga besar Kejaksaan.

    Ketua IAD Daerah Sidenreng Rappang, Ny. Fitri Eka Sutikno, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas capaian IAD selama seperempat abad.

    “Dua puluh lima tahun adalah perjalanan penuh arti. Kami mengajak seluruh anggota untuk terus berkarya nyata, memberi kontribusi positif, dan menjadi teladan dalam kehidupan pribadi maupun organisasi,” ujarnya penuh semangat.

    Senada dengan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang, Sutikno, S.H., M.H., selaku Pengawas IAD, turut memberikan apresiasi dan harapan bagi organisasi pendamping Kejaksaan tersebut.

    “Peran IAD sangat vital dalam mendukung tugas dan kinerja Kejaksaan. Semoga IAD terus tumbuh menjadi organisasi solid dan inspiratif,” ujar Kajari.

    Setelah prosesi utama, seluruh anggota IAD mengikuti acara puncak secara virtual yang diselenggarakan oleh IAD Pusat. Dalam momen nasional tersebut, sambutan inspiratif disampaikan oleh Jaksa Agung RI, Dr. ST. Burhanuddin, S.H., M.H., dan Ketua Umum IAD Pusat, Ny. Sruningwati Burhanuddin. Keduanya menekankan pentingnya peran IAD dalam memperkuat pondasi moral dan sosial Korps Adhyaksa serta kontribusi bagi masyarakat luas.

    Peringatan HUT ditutup dengan lomba-lomba seru seperti merangkai balon dan joget balon berpasangan, yang mengundang tawa dan keakraban. Kegiatan ini menjadi pelepas penat sekaligus perekat hubungan antaranggota IAD dan seluruh pegawai Kejari Sidrap.

    Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, meriah, dan penuh kehangatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Kajari Sidrap, Ketua IAD Daerah, para Kasi, Kaur, serta seluruh staf Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang—menunjukkan kekompakan dan semangat kekeluargaan yang kuat di tubuh Adhyaksa. (*)

  • Panggung Hiburan Konser “Stecu” di Sidrap Dipersiapkan, Belum Punya Tiket Bisa Beli Lewat Admin

    Panggung Hiburan Konser “Stecu” di Sidrap Dipersiapkan, Belum Punya Tiket Bisa Beli Lewat Admin

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id— Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersiap menjadi pusat ledakan euforia musik Tanah Air! Sabtu, 26 Juli 2025, Stadion Ganggawa akan disulap menjadi lautan cahaya dan suara dalam gelaran Sidrap Music Concert “Stecu”, yang digadang-gadang sebagai konser terbesar di wilayah Ajatappareng tahun ini.

    Panitia telah mulai tancap gas mempersiapkan panggung megah berstandar nasional untuk menyambut ribuan pasang mata yang akan hadir.

    Tak hanya soal hiburan, konser ini juga menjadi ruang kolaborasi antara seniman lokal, pelaku UMKM, dan masyarakat luas.

    Diprakarsai oleh PT Malomo Enterprise, konser ini menjadi simbol kebangkitan musik lokal dan penguatan ekosistem seni-budaya.

    Ketua panitia, Awaluddin Ahmad alias Alie Bro, menegaskan bahwa konser ini membawa semangat lebih besar dari sekadar tontonan.

    “Ini panggung kebahagiaan, kreativitas, dan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM Sidrap,” katanya, saat ditemani Robby Ukkas Koordinator Tim Work, Selasa (22/6/2025).

    Bintang utama yang paling dinanti tentu saja Faris Adam dengan lagu viral “Stecu” yang sejak dirilis 5 Maret 2025 telah menembus 7,1 juta penayangan di YouTube.

    Lirik ikoniknya, “kalau memang cocok bisa datang ke rumah”, menjelma menjadi anthem generasi muda di TikTok dan Instagram.

    Penampilan Faris akan dilengkapi oleh Jackson Zeran sebagai guest star dan performa enerjik dari Quick Band, didukung tata cahaya dramatis dan sound system kelas atas.

    Dukungan pun mengalir dari tokoh-tokoh penting di balik layar, seperti Bupati dan Wakil Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif dan Nurkanaah, Ketua DPRD, Takyuddin Masse, Alif Zulkarnaen Husain (Ocha HDS), Abdul Rahman (Mr. Lombenk), dan Abdul Rahman Mustafa (Dedi Berdhi).

    Tiket Presale 1 dibanderol hanya Rp110.000 dengan jumlah terbatas. E-ticket dikirim langsung ke email usai pendaftaran di situs resmi kartjis.id/events/sidrapmusicconcert dan ticket offline di harga Rp.125.000. Info ticketing bisa menghubungi nmr admin (082342075345) atau datang langsung ke sekertariat Panitia di Warkop Warna.

    Sabtu malam nanti, Sidrap tak sekadar menjadi tempat konser tapi panggung sejarah bagi musik, budaya, dan semangat baru. Jangan sampai ketinggalan. Datang dan jadilah bagian dari malam tak terlupakan ini! (*)

  • Kakanwil Kemenkumham Sulsel Koordinasi Pembentukan Kampung Redam di Sidrap

    Kakanwil Kemenkumham Sulsel Koordinasi Pembentukan Kampung Redam di Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Daniel Rumsowek, bersama jajarannya, melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (22/7/2025).

    Kunjungan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di ruang kerjanya lantai II.

    Dalam pertemuan itu, turut hadir Kepala Inspektorat Mustari Kadir, Kabag Hukum, Andi Kaimal, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Bapperida A. Soeharto, serta instansi terkait lainnya.

    Daniel menjelaskan kunjungan ini sebagai ajang silaturahmi dan memperkenalkan diri, sekaligus membahas rencana kerja sama terkait pembentukan Kampung Redam (Rekonsiliasi dan Perdamaian) di Kabupaten Sidrap.

    “Kami ingin meminta satu desa di Sidrap untuk menjadi Kampung Redam, yang akan dikoordinasikan lebih lanjut ke depannya,” ujar Daniel.

    Sementara itu, Wabup Sidrap menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program-program Kemenkumham, termasuk edukasi HAM dan pembentukan produk hukum daerah.

    “Kami menyambut baik kolaborasi ini. Pemerintah daerah tentu siap bersinergi dalam mewujudkan masyarakat yang sadar hukum dan berkeadilan,” ungkap Nurkanaah.

    Pertemuan berlangsung hangat dan diakhiri dengan penyerahan cinderamata serta foto bersama.

  • Tiga Pesan Bupati Sidrap Saat Lantik Dewas dan Direksi Perumda Tirta Saromase

    Tiga Pesan Bupati Sidrap Saat Lantik Dewas dan Direksi Perumda Tirta Saromase

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, melantik dan mengambil sumpah Dewan Pengawas serta Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Saromase di Aula Kompleks SKPD, Senin malam (21/7/2025).

    Dewan Pengawas Perumda Tirta Saromase Sidrap untuk masa jabatan 2025–2029, diketuai Drs. Nasruddin Waris, M.Si dengan Syamsudin, M.S sebagai anggota.

    Sementara itu, posisi Direksi untuk periode 2025–2030 dipercayakan kepada Andi Hindi Tongkeng, ST., M.Adm.KP.

    Mengawali sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan ucapan selamat, dan berharap para pejabat yang baru dilantik amanah menjalankan tugas.

    Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Ia menekankan tiga hal utama yang menjadi harapan masyarakat Sidrap terhadap Perumda Tirta Saromase.

    “Pertama, kualitas layanan air bersih harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kedua, kuantitas atau debit air perlu dimaksimalkan. Ketiga, sumber-sumber mata air yang belum terkelola dengan baik harus segera dimanfaatkan. Masih ada wilayah-wilayah yang belum terjangkau layanan PDAM, ini harus menjadi prioritas,” tuturnya.

    Syaharuddin juga mendorong jajaran direksi untuk memperluas cakupan pelanggan dan memastikan perusahaan daerah ini tidak hanya melayani masyarakat, tetapi juga mampu memberikan keuntungan secara korporatif.

    “Saya berharap PDAM Tirta Saromase dapat menambah jumlah pelanggan dan menjadi perusahaan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menguntungkan secara bisnis,” pungkasnya.

    Pelantikan ini turut dihadiri Kejari Sidrap Sutikno, Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf. Awaloeddin, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Kepala Bank Sulselbar Cabang Sidrap Andi Trisna Wardani, sejumlah Kepala OPD, serta undangan lainnya.

  • Wujud Kolaborasi, Kapolres Sidrap Hadiri Pelantikan Direksi PDAM Sidrap

    Wujud Kolaborasi, Kapolres Sidrap Hadiri Pelantikan Direksi PDAM Sidrap

    SIDRAP KOMPAKNEWS.My.id- Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong bersama jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Sidrap menghadiri acara pelantikan Andi Hindi Tongkeng, ST selaku Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Saromase Kabupaten Sidrap di Aula SKPD Jalan Harapan Kelurahan Batu Lappa Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap Senin (21/7/25) malam

    Pelantikan ditandai dengan penandatangan SK Direktur PDAM oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin alrif yang disaksikan langsung oleh seluruh hadirin termasuk para pegawai PDAM Kabupaten Sidrap

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan keberlangsungan roda pemerintahan yang efektif dan efisien. Dalam sambutannya, Bupati Sidrap menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi untuk mendukung pembangunan daerah

    “Saya berharap kepada direktur yang sudah dilantik beserta jajaran PDAM Kabupaten Sidrap agar terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas produk PDAM. Jangan sampai warga atau pelanggan sering mengeluh terkait masalah pelayanan air bersih maupun lainnya.” Syahar

    Di tempat yang sama, Kapolres Sidrap menyampaikan apresiasi atas momentum penting ini, menurutnya roda pemerintahan harus tetap terus berjalan demi kemajuan sehingga sinergisitas inkait dapat terwujud

    “Kami dari Polres Sidrap mendukung setiap langkah pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik. Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin solid untuk kemajuan Sidrap ke depan,” ujar Fantry

    Fantry juga berharap, dengan dilantiknya Dirut PDAM yang baru, hubungan antara Polres dan PDAM yang selama ini terjalin harmonis, bisa tetap terpelihara dengan baik.

    “Sekali lagi, kami ucapkan selamat bertugas kepada bapak Andi Hindi Tongkeng selaku Dirut PDAM Kabupaten Sidrap yang baru, kiranya Tuhan yang Maha Esa sentiasa memberikan kemudahan dan kesuksesan dalam menjalankan setiap langkah tugasnya” ucap Kapolres Sidrap

  • 27 Sertifikat Bermasalah di Botto, Warga Minta Kejelasan, BPN Sidrap: Sabar, Tunggu Kami Koordinasi Kembali

    27 Sertifikat Bermasalah di Botto, Warga Minta Kejelasan, BPN Sidrap: Sabar, Tunggu Kami Koordinasi Kembali

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dijalankan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sidrap awalnya membawa harapan besar bagi masyarakat Desa Botto, Kecamatan Pitu Riase.

    Antusiasme tinggi sempat mengiringi pelaksanaan program ini karena dinilai mampu membantu warga secara ekonomi dan memberikan kepastian hukum terhadap kepemilikan tanah mereka.

    Namun, seiring waktu, optimisme itu berubah menjadi kegelisahan. Sebanyak 27 sertifikat milik warga ditemukan mengalami berbagai masalah, mulai dari salah letak lokasi, ukuran, hingga kesalahan penulisan nama. Total luas tanah yang terdampak dari kekeliruan ini diperkirakan mencapai 50 hektare lebih.

    Pengajuan perbaikan telah dilakukan secara resmi oleh pemerintah Desa Botto sejak 19 Mei 2025. Sertifikat-sertifikat bermasalah pun telah dikembalikan ke BPN Sidrap. Namun, hingga dua bulan berlalu, belum ada tindak lanjut nyata yang dirasakan masyarakat.

    Salah seorang warga, Andi Sakti Suharto, mengaku kecewa berat atas lambannya proses perbaikan. Menurutnya, berbagai upaya komunikasi sudah dilakukan, namun belum membuahkan hasil.

    “Kami hanya dipingpong dari kantor desa ke BPN. Sudah capek. Bahkan nama saya tertulis di sertifikat orang lain. Ini bukan masalah sepele,” ungkapnya, Selasa (22/7/2025).

    Andi juga mengungkap adanya dugaan intimidasi dari salah satu oknum BPN berinisial AR yang menangani kasus ini.

    “Dia bilang, ‘Sudahmi saya kerja semua, pak,’ lalu menyinggung soal warga yang harus lewat jalannya. Kalimat itu kami anggap mengandung ancaman,” ( Nellemoga molai lalengge / Majai) tambahnya.

    Warga menduga ada praktik pungli tersembunyi, mengingat beberapa dari mereka mengaku telah mengeluarkan dana pribadi untuk mempercepat proses perbaikan sertifikat, meski program PTSL semestinya gratis.

    Situasi yang makin memanas membuat Andi Sakti dan warga lainnya menyampaikan peringatan keras. Mereka siap menggelar aksi protes terbuka jika tidak ada solusi segera.

    Selain itu, warga berencana melapor ke aparat kepolisian serta menyurati langsung Kementerian ATR/BPN RI dengan tembusan ke Kanwil BPN Sulawesi Selatan.

    Di sisi lain, Kepala Desa Botto, Jumardi, membenarkan adanya 27 sertifikat bermasalah yang telah diserahkan kembali ke BPN Sidrap.

    “Sudah kami kembalikan untuk diperbaiki. Luasnya sekitar 50 hektare. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut konkret,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala BPN Sidrap, Taufiq, memberikan penjelasan bahwa saat ini seluruh dokumen pertanahan sudah masuk dalam sistem elektronik, sehingga setiap perbaikan harus melalui prosedur resmi, termasuk pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk proses penataan ulang batas.

    “Prosesnya sekarang tidak manual lagi. Semua terdata lewat aplikasi. Kalau ada perbaikan, itu harus lewat penataan batas. Dan itu ada biaya PNBP-nya yang disetor resmi lewat kantor pos. Kami tunggu warga menyelesaikan itu agar bisa diproses lebih cepat,” jelas Taufiq.

    Ia pun menyatakan akan segera menurunkan tim pengukuran kembali setelah dokumen dan pembayaran warga diselesaikan.

    “Saya sudah minta tim pengukuran bersiap, tinggal dilengkapi datanya,” tambahnya.

    Sementara, Kasi Survei dan Pengukuran BPN Sidrap, Hady Arman menjelaskan bahwa baru selesai proses pemetaan permasalahannya.

    “Betul ada 27 sertifikat dari Desa Botto yang bermasalah dan butuh memang perbaikan. Inilah yang kita koordinasikan kembali kepada pemerintah Desa dan masyarakat untuk tindak lanjutnya,” ujarnya.

    Dikatakannya, bahwa dari 27 sertifikat yang bermasalah, ada beberapa sertifikat yang sudah sertifikat elektronik.

    “Inilah yang akan kita koordinasikan lebih lanjut terkait teknis pelaksanaannya. Termasuk PNBPnya,” tandasnya. (ibe)

  • Koperasi Merah Putih Siap Dukung Ekonomi Desa dan Kelurahan di Sidrap

    Koperasi Merah Putih Siap Dukung Ekonomi Desa dan Kelurahan di Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyiapkan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi di desa dan kelurahan. Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Kantor SKPD Sidrap, Senin malam (21/7/2025).

    Rapat dipimpin Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, Muhammad Rohady Ramadhan. Hadir Kajari Sidrap Sutikno, Dandim 1420 Letkol Inf. Awaloeddin, Kapolres AKBP Fantry Taherong, serta Kepala Bank Sulselbar Cabang Sidrap Andi Trisna Wardani.

    Sejumlah kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, dan perwakilan perbankan juga mengikuti kegiatan ini.

    Bupati Syaharuddin menjelaskan, Koperasi Merah Putih dibentuk untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa dan kelurahan secara terintegrasi dari hulu ke hilir.

    “Koperasi ini harus menjadi wadah ekonomi masyarakat, mulai dari produksi hingga pemasaran hasil,” kata Syaharuddin.

    Ia mengungkapkan, Sidrap memiliki 68 koperasi desa dan 38 koperasi kelurahan yang dapat diperkuat melalui potensi lokal, seperti telur, beras, sayuran, dan ikan air tawar.

    “Koperasi Merah Putih harus hadir mengolah dan memasarkan hasil tersebut secara mandiri,” tambahnya.

    Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara program Koperasi Merah Putih, Swasembada Pangan, dan Program Makanan Bergizi Gratis untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

    “Melalui koperasi, hasil produksi akan diolah menjadi bagian dari program Makanan Bergizi Gratis. Ini model ekonomi hulu ke hilir yang konkret,” ujarnya.

    Syaharuddin menargetkan seluruh koperasi Merah Putih mulai berjalan pada Juli ini dan berdiri di semua desa dan kelurahan pada akhir Agustus 2025.

    “Saya minta pengurus koperasi, lurah, kepala desa, dan camat segera menyusun konsep bisnis koperasi sesuai potensi wilayah masing-masing dan menjalin kolaborasi erat,” tutupnya.