Penulis: Jumadi

  • Tiga Pria Misterius Geruduk Rumah Warga di Wettee Sidrap Tengah Malam, Pemilik Dibuat Ketakutan

    Tiga Pria Misterius Geruduk Rumah Warga di Wettee Sidrap Tengah Malam, Pemilik Dibuat Ketakutan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Warga Kelurahan Wettee, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Kabupaten Sidenreng Rappang, digegerkan dengan peristiwa mengejutkan yang dialami seorang perempuan pada Senin dini hari, 2 Maret, sekitar pukul 00.30 WITA.

    I Masse (50), yang tinggal seorang diri di rumahnya, mengaku kaget sekaligus ketakutan saat tiga pria tak dikenal tiba-tiba naik ke atas rumah panggung miliknya tanpa permisi. Ketiga pria tersebut disebut mengenakan pakaian preman, bahkan memakai celana pendek.

    “Yah, tiga orang masuk ke rumah berpakaian biasa dengan celana pendek. Mereka suruh saya bangun. Tidak tahu apa yang mereka cari. Semua kamar dibukanya,” tutur I Masse dengan nada masih trauma.

    Menurutnya, ketiga pria itu langsung membuka pintu dan masuk ke dalam rumah sebelum membangunkannya dari tidur. Tanpa menjelaskan maksud dan tujuan, mereka memeriksa seluruh ruangan, termasuk kamar-kamar yang ada di dalam rumah.

    Tak hanya itu, mereka juga sempat menanyakan keberadaan suami I Masse.

    “Dia juga cari suami saya. Saya bilang tidak adai. Saya tanya kamu dari mana, dia bilang dari Pangkajene,” ungkapnya.

    Setelah beberapa saat melakukan pemeriksaan, dua pria turun dari rumah. Namun satu orang lainnya tetap berada di atas untuk kembali mengecek setiap sudut ruangan sebelum akhirnya ikut meninggalkan lokasi.

    Yang membuat I Masse merasa kesal sekaligus curiga, ketiga pria tersebut tidak menunjukkan identitas maupun surat tugas resmi. Mereka hanya mengaku berasal dari Pangkajene dan datang menggunakan mobil berwarna hitam.

    “Apakah dia petugas atau bukan? Karena tidak menunjukkan juga surat tugas dan hanya mengaku dari Pangkajene,” ujarnya.

    Peristiwa ini pun menimbulkan tanda tanya di kalangan warga sekitar. Hingga kini belum diketahui pasti siapa ketiga pria tersebut dan apa tujuan mereka mendatangi rumah warga di tengah malam tanpa pemberitahuan resmi.

    Warga berharap ada klarifikasi dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan menimbulkan keresahan di masyarakat. (ibe)

  • Pasraman Kilat ROHIN SMAN 6 Sidrap, Bentuk Generasi Muda Hindu Berkarakter dan Berbhakti

    Pasraman Kilat ROHIN SMAN 6 Sidrap, Bentuk Generasi Muda Hindu Berkarakter dan Berbhakti

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Dalam upaya membentuk generasi muda Hindu yang berkarakter, cerdas, terampil, dan berbhakti kepada Dewata Seuwae/Sang Hyang Widhi Wasa, berbagai langkah pembinaan terus dilakukan. Salah satu kegiatan yang digagas oleh Rohani Hindu (ROHIN) SMAN 6 Sidrap adalah Pasraman Kilat yang dilaksanakan pada 23 hingga 27 Februari 2026 di lingkungan sekolah.

    Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala UPT SMAN 6 Sidenreng Rappang, H. Muhammad Arif, S.Pd., M.Si., beserta seluruh civitas akademika. Sebanyak 91 peserta mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Generasi Muda Hindu yang Berkarakter dan Berbhhakti Sesuai Ajaran Dharma.”

    Pasraman Kilat tersebut secara resmi dibuka oleh Pembina ROHIN SMAN 6 Sidrap, Jufri P., S.Pd., Gr. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya wadah pembinaan intensif bagi generasi muda Hindu agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, terampil, dan memiliki landasan spiritual yang kuat dalam menghadapi kehidupan modern.

    “Wadah seperti Rohani Hindu (ROHIN) sangat penting karena berperan langsung dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan, khususnya di lingkungan sekolah seperti pasraman kilat ini. Kegiatan pasraman tidak hanya disajikan secara teori semata, tetapi juga mengasah keterampilan dan pemahaman tentang tradisi agar terus berkembang dan dapat dilestarikan oleh generasi selanjutnya,” ujarnya.
    Sejalan dengan itu, Ketua ROHIN SMAN 6 Sidrap periode 2025/2026, Holyfhia, menyampaikan bahwa pasraman kilat bukan sekadar pembelajaran teori, tetapi juga melatih disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab.

    “Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya belajar teori, tetapi juga membentuk sikap dan karakter. Semoga pasraman kilat ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua. Ilmu yang diperoleh diharapkan menjadi pedoman dalam bertingkah laku serta membentuk budi pekerti yang luhur,” tuturnya.

    Kegiatan Pasraman Kilat dikemas secara menarik, menyenangkan, aplikatif, dan edukatif. Berbagai rangkaian kegiatan seperti story telling, ice breaking, penyampaian materi keagamaan Hindu, hingga permainan sambung kata membuat peserta antusias dan bersemangat. Konsep ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami ajaran Hindu secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Inti dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta terkait keyakinan beragama towani melalui diskusi interaktif bersama tokoh umat, Wa Samang, S.H., M.Kn. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tentang Panca Sradha sebagai dasar keyakinan umat Hindu secara umum, serta sejarah dan perjuangan leluhur dalam mempertahankan serta melestarikan adat dan tradisi towani.

    Selain itu, Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Sidrap, Ni Dhewi Ratih, S.Pd.H., membawakan materi tentang Catur Asrama, yakni empat tahapan kehidupan dalam ajaran Hindu: Brahmacari, Grhasta, Wanaprasta, dan Sanyasin. Materi ini memberikan pemahaman tentang pentingnya menjalani kehidupan sesuai tahapan usia dan perkembangan spiritual demi mencapai keseimbangan duniawi dan rohani.

    Materi lainnya disampaikan oleh Petrus Kamase mengenai Moderasi Beragama. Ia mengajak peserta untuk memiliki cara pandang, sikap, dan perilaku yang tidak ekstrem, serta mampu merawat kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.

    Melalui kegiatan Pasraman Kilat ini, diharapkan lahir generasi muda Hindu yang berkarakter kuat, berbhakti sesuai ajaran dharma, serta siap menjadi penerus dan pelestari budaya Hindu di masa depan.

  • Ilham Junaedy: AMPI Harus Hadir Bantu Pemerintah Bangun Daerah

    Ilham Junaedy: AMPI Harus Hadir Bantu Pemerintah Bangun Daerah

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. id— Ketua DPD I Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulawesi Selatan, Andi Nurhaldin Halid, bersama rombongan melakukan silaturahmi dengan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Saharuddin Alrif, menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) AMPI Sidrap.

    Dalam kunjungan tersebut, Andi Nurhaldin Halid didampingi mantan Ketua AMPI Sidrap, Ilham Junaedy. Selain bersilaturahmi, rombongan juga secara resmi mengundang Bupati Sidrap untuk menghadiri Musda dan pelantikan pengurus baru AMPI Sidrap.

    Musda AMPI Sidrap dijadwalkan berlangsung pada 2 Maret 2026 di Hotel Grand Sidny, Pangkajene. Agenda tersebut menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepengurusan AMPI di Kabupaten Sidrap.

    Bupati Sidrap, H. Saharuddin Alrif, menyambut baik rencana pelaksanaan Musda AMPI tersebut. Ia mengapresiasi langkah AMPI dalam memperkuat peran kepemudaan di daerah dan menyatakan kesiapannya untuk hadir. Bahkan, Bupati telah menyiapkan waktu khusus guna menghadiri kegiatan tersebut.

    Sementara itu, Ilham Junaedy selaku senior AMPI Sidrap menegaskan bahwa AMPI harus mampu menciptakan kader-kader yang dapat turut serta membantu pemerintah dalam menjalankan pembangunan daerah.

    “AMPI memiliki banyak kader yang siap bersinergi demi kepentingan daerah. Tanggung jawab pembangunan bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk AMPI,” ujarnya.

    Ia berharap melalui Musda ini, AMPI Sidrap semakin solid dan mampu melahirkan kepengurusan yang visioner serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.

  • Ilham Junaidy Manfaatkan Momentum Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Pemkab Sidrap

    Ilham Junaidy Manfaatkan Momentum Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Pemkab Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Memasuki awal bulan Maret, momentum Ramadan dimanfaatkan salah satu tokoh masyarakat Kabupaten sidrap, Ilham Junaidy untuk mempererat tali silaturahmi dengan jajaran pemerintah daerah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

    Pada Ahad, 1 Maret 2026, Ilham Junaidy tampak hadir dalam acara Buka Puasa Bersama yang digelar di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah. Ia hadir bersama para tamu undangan yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat serta pejabat lingkup Pemkab Sidrap.

    Acara yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan tausiyah singkat menjelang azan magrib, dilanjutkan dengan doa bersama untuk keberkahan Bumi Nene Mallomo.

    Sehari sebelumnya, yakni pada Sabtu, 28 Februari 2026, Ilham juga memenuhi undangan Buka Puasa Bersama di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

    Kehadiran Ilham Junaidy di kedua kediaman pimpinan daerah tersebut menunjukkan kedekatan personal sekaligus komitmennya dalam menjaga komunikasi yang harmonis dengan para pemangku kebijakan di Sidrap.

    “Momen buka puasa bersama seperti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah untuk memperkuat kebersamaan dan sinergi demi kemajuan daerah kita tercinta,” ujar Mantan Ketua AMPI Sidrap itu di lokasi acara.

    Melalui safari silaturahmi ini, diharapkan semangat kolaborasi antara tokoh masyarakat dan pemerintah terus terjaga, khususnya dalam menjalani bulan suci Ramadan dengan penuh kedamaian.

  • KJI Hadir di Sulsel, Edy Basri Ajak Jurnalis Bentuk Kepengurusan di 24 Kabupaten/Kota

    KJI Hadir di Sulsel, Edy Basri Ajak Jurnalis Bentuk Kepengurusan di 24 Kabupaten/Kota

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS.My.id– Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) resmi hadir di Sulawesi Selatan dan langsung membuka ruang besar bagi insan pers untuk ambil bagian. Usai dilantik pada 14 Februari 2026, Pengurus Wilayah (PW) KJI Sulsel kini fokus mengajak jurnalis bergabung sekaligus membentuk kepengurusan di setiap kabupaten/kota.

    Ketua KJI Sulsel, Edy Basri., S.H., menegaskan bahwa ini adalah momentum emas bagi jurnalis di Sulsel untuk bersatu dalam wadah yang kolaboratif, progresif, dan profesional.

    “Kami mengundang seluruh jurnalis—baik media cetak, online, televisi maupun multimedia—untuk bergabung dan bersama-sama membentuk kepengurusan di daerah masing-masing. Ini gerakan bersama, bukan milik segelintir orang,” tegas Edy.

    Menurutnya, struktur kepengurusan di tiap kabupaten/kota akan meliputi Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta anggota. Dengan struktur yang jelas, KJI ingin memastikan organisasi berjalan solid, terarah, dan punya program nyata di daerah.

    “Kita ingin di setiap kabupaten/kota ada kepengurusan lengkap: ketua sebagai motor penggerak, sekretaris yang mengelola administrasi dan koordinasi, bendahara yang transparan dalam pengelolaan keuangan, serta anggota yang aktif dan produktif. Semua punya peran,” jelasnya.

    Bangun Jaringan di 24 Kabupaten/Kota

    PW KJI Sulsel menargetkan pembentukan kepengurusan di seluruh 24 kabupaten/kota, yakni:

    Kota Makassar, Kota Parepare, Kota Palopo, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang, Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja Utara, Tana Toraja, Barru, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Maros, dan Kepulauan Selayar.

    Edy optimistis, dengan terbentuknya kepengurusan di setiap daerah, KJI akan menjadi jaringan jurnalis yang kuat dan saling terkoneksi.

    “Kita ingin membangun networking yang sehat. Dari Makassar sampai Selayar, dari Luwu Raya hingga Toraja, semua jurnalis punya wadah untuk berkembang dan berkolaborasi,” katanya.

    Wadah Penguatan Profesionalisme

    KJI Sulsel menyiapkan berbagai program strategis, mulai dari pelatihan jurnalistik, peningkatan kapasitas digital, forum diskusi publik, hingga advokasi bagi jurnalis.

    “Ini bukan organisasi papan nama. Kita ingin anggota punya nilai tambah—skill meningkat, relasi meluas, dan tetap menjaga integritas,” tegas Edy.

    Ia menambahkan, di tengah tantangan industri media dan derasnya arus informasi, jurnalis membutuhkan solidaritas dan organisasi yang adaptif.

    Bagi jurnalis yang ingin bergabung dan membentuk kepengurusan di kabupaten/kota masing-masing, dapat menghubungi WhatsApp: 082348981986.

    Untuk gambaran lebih lengkap mengenai KJI Sulsel, visi-misi, serta program kerja, dapat mengakses situs resmi: kjiSulsel.org.

    “KJI adalah rumah bersama. Mari kita bentuk, kita besarkan, dan kita kuatkan di seluruh Sulawesi Selatan,” pungkas Edy Basri. (*)

  • Balapan Lari Bertaruh Uang Tutup Jalan Poros Amparita–Massepe, Pengendara Terpaksa Mengalah

    Balapan Lari Bertaruh Uang Tutup Jalan Poros Amparita–Massepe, Pengendara Terpaksa Mengalah

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Aksi Remaja Gerombolan di Tengah Jalan Picu Kemacetan di Tellu Limpoe

    Taruhan Balapan Lari Dini Hari Ganggu Arus Lalu Lintas Sidrap, Warga Minta Polisi Bertindak

    Taruhan Balapan Lari Resahkan Pengguna Jalan Massepe–Amparita Sidrap

    SIDRAP – Aksi balapan lari dengan taruhan uang meresahkan pengguna jalan di poros Amparita–Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Minggu dini hari, 1 Maret 2026, sekitar pukul 01.43 wita.

    Sejumlah remaja terlihat mengambil titik kumpul di sepanjang badan jalan dan menutup akses lalu lintas dengan cara bergerombol di tengah jalan untuk membuat jalur balapan.

    Tak hanya itu, sepeda motor mereka diparkir di sisi kiri dan kanan badan jalan sehingga mempersempit ruang kendaraan yang hendak melintas.

    Akibatnya, pengendara dari arah Pangkajene maupun Soppeng terpaksa berhenti dan menunggu aksi tersebut selesai.

    Kondisi ini sempat memicu kemacetan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

    Warga setempat menyebut aksi balapan lari tersebut disertai taruhan uang, sehingga menarik perhatian banyak remaja untuk berkumpul dan menonton di lokasi.

    “Kami yang mau lewat terpaksa berhenti karena jalan ditutup. Motor mereka parkir di kiri kanan, lalu mereka masuk ke tengah jalan untuk balapan,” ungkap salah seorang pengendara.

    Situasi tersebut dinilai sangat mengganggu ketertiban umum dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama karena berlangsung pada dini hari saat penerangan jalan terbatas.

    Sementara itu, Kapolsek Tellu Limpoe, IPTU Suharman Tahir, saat dihubungi terkait aksi tersebut belum memberikan tanggapan.

    Warga berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti kejadian tersebut agar tidak terulang kembali dan tidak terus mengganggu serta membahayakan pengguna jalan di poros Amparita–Massepe. (*)

  • Ramadan, Tim RMS Berbagi Blusukan di Amparita

    Ramadan, Tim RMS Berbagi Blusukan di Amparita

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id- Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, RMS Berbagi X TEAM kembali menggelar kegiatan sosial kemanusiaan, Jumat berkah. Kali ini, Jumat (27/2/2026), tim RMS berbagi kembali membagikan puluhan paket sembako kepada warga di Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe.

    Koordinator Tim RMS Berbagi Sidrap, Shepa Wela mengatakan, RMS Berbagi merupakan gerakan sosial yang telah berjalan secara konsisten sejak kurang lebih 7 tahun terakhir, sebagai bentuk program kepedulian bapak H Rusdi Masse.

    “Ini adalah gerakan rutin yang telah kita lakukan bersama-sama sejak 2019 lalu. Semoga bisa mendorong elemen lain untuk terus melakukan aksi sosial, berbagi rejeki untuk meringankan beban warga,” katanya.

    Shepa mengaku bangga sekaligus haru dengan adanya program Berbagi Jumat Berkah dari H. Rusdi Masse ini karena dapat melihat sekeliling untuk berbagi. Menurutnya, ini akan menumbuhkan rasa empati dan pengingat mereka bahwa masih banyak keluarga yang perlu dibantu.

    “Hari ini, kami berbagi bersama puluhan warga Amparita khususnya Komunitas Family Muallaf Bersama (FMB),” tandansya.

    Perwakilan warga, Riska Sunarto, mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim RMS Berbagi yang telah berkunjung ke rumahnya dan memberikan bingkisan sembako kepada warga.

    Menurutnya, ini sangat berharga dan membantu keluarganya untuk mencukupi keperluan sehari-hari. Terlebih saat ini masih bulan Ramadan yang tentunya kebutuhan rumah tangga juga turut membengkak.

    “Terima kasih sekali. Sangat membantu kami dan keluarga,” ucapnya sembari tersenyum. (*)

  • Kolaborasi dengan KJI: Biar Perusahaan Tangguh, Dipercaya Publik

    Kolaborasi dengan KJI: Biar Perusahaan Tangguh, Dipercaya Publik

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Di zaman informasi bergerak lebih cepat daripada kopi habis di kantor, reputasi perusahaan itu seperti kaca. Sekali retak, langsung terlihat. Hoaks, berita miring, atau opini ngawur bisa membuat citra yang dibangun bertahun-tahun hancur sekejap.

    Nah, di sinilah Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) masuk sebagai “tali pengaman”. Bukan sekadar kumpulan wartawan, mereka adalah mitra strategis yang bisa bikin perusahaan tampil tangguh, kredibel, dan tentu saja, dipercaya publik.

    “Kita bukan cuma menulis berita. Kita membangun kepercayaan,” kata salah satu perwakilan KJI. Nada bicaranya tegas, tapi hangat—seakan mengajak perusahaan untuk ikut turun tangan di medan informasi, bukan cuma diam menunggu isu meluas.

    Apa untungnya? Jaringan KJI luas, lintas platform, dari cetak, elektronik, sampai digital. Perusahaan bisa menyampaikan pesan langsung ke audiens yang relevan, tanpa takut distorsi. Setiap berita yang keluar? Dijamin akurat, berimbang, dan profesional. Tidak ada yang dilebih-lebihkan, tapi semua fakta dikemas dengan gaya yang menarik.

    Selain itu, KJI juga mengajari perusahaan cara bermain di dunia media. Melalui pelatihan dan workshop, perusahaan belajar berinteraksi dengan jurnalis, menyampaikan informasi dengan tepat, dan memanfaatkan momentum media untuk membangun citra positif.

    Contoh nyata? Sebuah perusahaan internet pernah berkolaborasi dengan KJI untuk program literasi digital di daerah terpencil. Jurnalis KJI meliput kegiatan itu dengan teliti, menyebarkan berita ke berbagai media. Hasilnya? Citra perusahaan sebagai entitas yang peduli masyarakat langsung melejit.

    Intinya, kalau perusahaan ingin tangguh di mata publik, tidak cukup hanya logo bagus atau slogan manis. Dibutuhkan strategi, kredibilitas, dan kerja sama yang tepat dengan mereka yang mengerti medan berita. KJI menawarkan itu.

    Kalau ingin mencoba, KJI membuka pintu lebar-lebar:
    📧 Email: kolaborasijurnalisindonesia@gmail.com

    📱 WhatsApp: 0811-6699-94

    Mari bicara fakta, membangun kepercayaan, dan menjadikan perusahaan Anda tak tergoyahkan di mata publik. (*)

  • Bupati Syaharuddin Sapa Warga di Safari Ramadan Watang Sidenreng

    Bupati Syaharuddin Sapa Warga di Safari Ramadan Watang Sidenreng

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyapa warga saat safari Ramadan dan buka puasa bersama di Masjid Nurul Amin, Kelurahan Empagae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kamis (26/2/2026).

    Kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, anggota DPRD Abdul Rahman, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Fitriadi, Ketua Baznas Sidrap Mustari Kadir, Kepala KP2KP Sidrap Haerul, serta tim Metro TV.

    Hadir pula para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, kepala bagian Sekda, Camat Watang Sidenreng, Forkopimcam Watang Sidenreng, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan rasa syukur atas capaian selama satu tahun kepemimpinannya.

    Ia menyebut 14 program unggulan yang dijanjikan telah terealisasi, termasuk program jalan mulus. Beberapa proyek jalan sedang dikerjakan di Talumae, Empagae, dan Salobompong, dengan total anggaran sekitar Rp15 miliar.

    Syaharuddin berharap proyek-proyek tersebut dapat segera selesai dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada warga Watang Sidenreng atas partisipasinya dan berharap harga gabah di daerah tersebut meningkat. Ia menegaskan akan terus bekerja keras untuk kesejahteraan masyarakat Sidrap.

    “Saya semaksimal mungkin bekerja, waktu tidur sangat sedikit, yang penting orang Sidrap maju dan sejahtera,” tandasnya.

  • Edy Basri: KJI Sulsel Berkomitmen Kawal Kepemimpinan Kapolres Sidrap

    Edy Basri: KJI Sulsel Berkomitmen Kawal Kepemimpinan Kapolres Sidrap

    Sidrap.Kompaknews.my.id- Ramadan di Aula Tathya Dharaka Polres Sidrap sore itu, bukan hanya tentang santunan anak yatim dan buka puasa bersama. Ada pernyataan yang lebih dalam dari sekadar seremoni.

    Setelah Wakapolres Sidrap Kompol Sumardi SH menyampaikan sambutan mewakili Kapolres, suasana ruangan sudah hangat. Namun ketika MC memanggil Ketua Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulsel, Edy Basri, atmosfer berubah lebih personal.

    Edy tidak berbicara panjang. Tapi yang ia sampaikan membuat ruangan hening—lalu bertepuk tangan.

    Ia menegaskan, KJI Sulsel berkomitmen mengawal kepemimpinan Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong. Bukan mengawal dalam arti membela tanpa kritik. Tetapi mengawal dalam koridor profesional: mendukung yang baik, mengingatkan jika perlu.

    Menurut Edy, sosok Fantry bukan orang baru dalam relasi jurnalis dan kepolisian.
    “Saya kenal Pak Fantry sejak sekitar 2014. Waktu itu pangkatnya masih Ajun Komisaris Polisi (AKP). Kami biasa bertugas bersama di lapangan, jurnalis dan polisi,” ujar Edy.

    Ia menggambarkan hubungan itu bukan hubungan formal belaka. Ada proses panjang di lapangan—di tengah tugas, peristiwa, dan dinamika pemberitaan.

    Bagi Edy, kepemimpinan tidak lahir tiba-tiba. Ia ditempa waktu. Dan Fantry, kata dia, tumbuh dalam proses yang ia saksikan sendiri.

    Karena itu, KJI Sulsel melihat kepemimpinan Kapolres saat ini sebagai sesuatu yang patut dijaga bersama. Sinergi yang sudah terbangun antara insan pers dan Polres Sidrap dinilai berada dalam jalur yang sehat.

    “Faktanya, hubungan jurnalis dan Polres Sidrap sudah sangat bersinergi. Kritik itu pasti ada. Tapi itu hanya sebagian kecil. Selebihnya, kami mendukung dan mengakomodir kegiatan-kegiatan kepolisian yang memang untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
    Pernyataan itu bukan basa-basi forum. Itu sikap organisasi.

    Di tengah derasnya arus informasi dan cepatnya opini berkembang, relasi yang dibangun atas dasar saling percaya menjadi penting. Polisi butuh pers untuk menyampaikan kerja-kerja institusi secara utuh. Pers butuh keterbukaan agar informasi tetap berimbang.

    Malam itu, santunan anak yatim menjadi simbol empati. Tetapi komitmen sinergi menjadi pesan utama.

    Ramadan menghadirkan kebersamaan. Dan di Sidrap, kebersamaan itu bukan hanya di meja berbuka—melainkan dalam komitmen menjaga daerah tetap aman, informasi tetap jernih, dan kepemimpinan tetap berada dalam pengawalan yang profesional. (*)

  • Bupati Syaharuddin Alrif Terima Audiensi PLN UP3 Parepare, Optimalkan Listrik Masuk Sawah dan Swasembada Pangan

    Bupati Syaharuddin Alrif Terima Audiensi PLN UP3 Parepare, Optimalkan Listrik Masuk Sawah dan Swasembada Pangan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menerima audiensi PLN UP3 Parepare yang dipimpin Manajer Muhammad Akbar di Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Rabu (25/2/2026).

    Turut mendampingi Bupati, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kadis PSDA Andi Safari Renata, Kadis TPHPKP Ibrahim, Plt Kepala BKAD Sunandar, Kabag Ekonomi Haris Alimin, serta jajaran terkait.

    Dari pihak PLN hadir Assistant Manager Jaringan dan Konstruksi Andi Selle, Assistant Manager Transaksi Energi Achmad Yusuf Hadiputra, Assistant Manager Keuangan dan Umum Ali Nu’man Avif, Manager ULP Pangsid Peri Indriyanto, dan Manager ULP Tanru Tedong Ardiansyah Amin.

    Bupati Syaharuddin berharap dukungan PLN untuk menjalankan program pemerintah, khususnya listrik masuk sawah dan swasembada pangan. Program listrik masuk sawah telah terpasang di 6.300 titik kWh, dan Bupati berharap ini menjadi contoh nasional sekaligus meningkatkan produksi pertanian di Sidrap.

    “Kita juga mendorong peningkatan produksi peternakan, khususnya ayam petelur dan pedaging, melalui pembangunan kandang close house yang membutuhkan listrik besar,” sambungnya.

    Ia menekankan pentingnya listrik untuk mendukung kandang ayam, gudang Bulog, dan kolam ikan, serta meminta bantuan PLN dalam pemasangan listrik untuk program-program tersebut.

    “Dengan dukungan ini, Insya Allah produksi pertanian dan peternakan meningkat, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin.

    Manager PLN UP3 Parepare Muhammad. Akbar menegaskan kesiapan PLN mendukung program pemerintah Sidrap. Ia menyebut prioritas program meliputi listrik masuk sawah, kandang ayam petelur dan pedaging, peternakan ikan, dan gudang gabah.

    “PLN siap mendukung dan support program yang ada di Pemkab Sidrap,” tandasnya.

  • Rakor Jaga Desa 2026, Pemkab Sidrap dan Kejari Perkuat Pengawasan Dana Desa

    Rakor Jaga Desa 2026, Pemkab Sidrap dan Kejari Perkuat Pengawasan Dana Desa

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Kejaksaan Negeri Sidrap menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Jaga Desa Tahun 2026 di Aula Saromase Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Rabu (25/2/2026).

    Rakor mengangkat tema “Membangun dari Bawah, Membangun dari Desa untuk Menciptakan Masyarakat Indonesia Sejahtera”, dihadiri Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Kajari Sidrap Adhy Kusumo Wibowo beserta jajaran.

    Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Inspektur Kabupaten Mustari Kadir, Kadis Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Kadis Koperasi UKM Nakertrans Adli Lukman, Plt Kepala BKAD Sunandar Priyoatmojo, Kabag Hukum Ronni Setiawan, para camat, kepala desa dan lurah, kepala BPD, sekretaris desa, serta undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif mengapresiasi pelaksanaan Rakor Jaga Desa. Ia menilai pelayanan pemerintahan di desa dan kelurahan selama ini berjalan baik dan masyarakat tetap terlayani.

    “Pengelolaan dana desa harus senantiasa sesuai aturan. Saya ingatkan kepala desa agar menjalankan program berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan,” tegas Syaharuddin.

    Ia juga menyampaikan pemerintah daerah terus membenahi manajemen keuangan sehingga gaji aparat desa, perangkat lingkungan, serta layanan dasar masyarakat dapat berjalan lancar.

    Bupati selanjutnya mengajak kepala desa dan seluruh perangkat untuk meningkatkan kinerja dan inovasi karena pemerintahan desa merupakan level yang paling dekat dengan masyarakat.

    “Saya berharap Sidrap dapat menjadi daerah rujukan di Sulawesi Selatan dalam pengelolaan pemerintahan desa,” harapnya.

    Sementara itu, Kajari Sidrap Adhy Kusumo Wibowo menyampaikan, Presiden Republik Indonesia telah mencanangkan Program Asta Cita yang mendorong pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan percepatan pengentasan kemiskinan.

    Sejalan dengan itu, lanjut Adhy, Instruksi Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2023 mengamanatkan optimalisasi peran Kejaksaan melalui Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) guna membangun kesadaran hukum masyarakat desa serta mengawal pengelolaan keuangan desa.

    Menurutnya, melalui program tersebut Kejaksaan melakukan pendampingan, pengawalan, pencegahan, penyelesaian masalah hukum, serta sosialisasi kepada pemerintah desa.

    “Oleh karena itu, marilah kita dukung Program Jaga Desa dengan saling bahu membahu supaya cita-cita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Sidenreng Rappang bisa terwujud secara berkesinambungan,” tuturnya.

    Ia juga mengimbau perangkat desa tidak ragu berkonsultasi dengan Kejaksaan dan memanfaatkan aplikasi Jaga Desa. “Hilangkan stigma bahwa jaksa hanya dibutuhkan saat ada masalah hukum. Kita harus lebih akrab demi kemajuan Kabupaten Sidenreng Rappang,” serunya.

    Sementara Kadis Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat melaporkan Rakor Dana Desa dan Kelurahan Tahun 2026 merupakan tindak lanjut audiensi dan koordinasi antara Pemkab Sidrap dan Kejaksaan Negeri Sidrap.

    Ia menjelaskan, rapat bertujuan memperkuat sinergi pemerintah kabupaten, kejaksaan, serta pemerintah desa dan kelurahan dalam pencegahan persoalan hukum pengelolaan dana desa.

    “Melalui rakor ini diharapkan tata kelola pemerintahan desa semakin tertib, transparan, dan akuntabel sehingga pembangunan desa berjalan efektif dan memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang,” tandasnya.