Penulis: Jumadi

  • Kepergok Saat Beraksi, Pria Asal Pinrang Diamankan Resmob Polres Sidrap

    Kepergok Saat Beraksi, Pria Asal Pinrang Diamankan Resmob Polres Sidrap

    SIDRAP.KN— Aksi pencurian sebuah handphone di rumah kost kawasan Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), berhasil diungkap Tim URC Resmob Sat Reskrim Polres Sidrap.

      Seorang pria berinisial AK (24), warga Kabupaten Pinrang, diamankan polisi pada Minggu (30/8/2026) malam setelah warga mencurigai keberadaannya di sekitar rumah kost.

      Kasus tersebut bermula saat korban, Intan (20), meninggalkan kamar kost untuk berkunjung ke rumah keluarganya. Sebelum pergi, korban memastikan pintu kamar dalam keadaan terkunci.

      Beberapa saat kemudian, seorang saksi yang kembali ke rumah kost melihat cahaya senter dari arah lokasi. Karena curiga, saksi bersama warga kemudian menghubungi Tim URC Resmob Sat Reskrim Polres Sidrap.

      Petugas langsung bergerak ke lokasi dan sekitar pukul 20.30 Wita mengamankan terduga pelaku.

      Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan satu unit handphone Vivo Y19 warna biru milik korban. Handphone tersebut ditemukan terselip di antara tumpukan barang di luar kost.

      Sebelumnya, korban menyimpan handphone tersebut di dalam kamar. Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengakui telah mengambil handphone tersebut dan menyembunyikannya setelah merasa aksinya diketahui oleh saksi.

      Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku juga menyampaikan bahwa aksinya didorong tuntutan ekonomi. Sebagian uang dari hasil pencurian tersebut, menurut keterangannya, rencananya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan narkoba.

      Keterangan tersebut masih merupakan pengakuan awal dari terduga pelaku dan masih perlu didalami oleh penyidik untuk memastikan motif serta rangkaian peristiwa secara keseluruhan.

      Selain handphone, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna hitam tanpa pelat nomor kendaraan.

      Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Welfrick Krisyana Ambarita, Senin, 31 Agustus 2026 menyampaikan bahwa terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

      Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk mengusut keterangan terkait dugaan penggunaan uang hasil pencurian untuk kebutuhan narkoba.

    1. Iming-iming Kerja di Bandara Berujung Penipuan, 3 Orang Rugi Rp19,4 Juta

      Iming-iming Kerja di Bandara Berujung Penipuan, 3 Orang Rugi Rp19,4 Juta

      Makassar.KN— Mencari pekerjaan membuat orang mudah tertarik pada sebuah kesempatan.

      Apalagi ketika lowongan yang ditawarkan membawa nama Bandara Sultan Hasanuddin.

      Namun bagi tiga orang ini, tawaran tersebut justru berakhir dengan kerugian.

      Total uang yang mereka keluarkan mencapai Rp19,4 juta.

      Kasus dugaan penipuan online itu kini ditangani Unit IV Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan.

      Seorang pria berinisial AP (24), warga Kabupaten Mamasa, telah diamankan polisi setelah penyidik menelusuri laporan para korban.

      Kanit Subdit Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan, AKP Andi Reza Pahlawan, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi terpisah katasulsel.com, Minggu, 30 Agustus 2026.

      Ia menyebut, kasus itu bermula dari sebuah akun Instagram.

      Namanya “loker_bandaraaaa”.

      Dari akun tersebut, muncul tawaran pekerjaan di Bandara Sultan Hasanuddin.

      Bagi orang yang sedang mencari pekerjaan, tawaran seperti itu tentu sulit untuk dilewatkan begitu saja.

      Korban kemudian menghubungi akun tersebut melalui DM Instagram.

      Percakapan berlanjut ke WhatsApp.

      Di sana, korban diduga diyakinkan bahwa lowongan tersebut benar-benar tersedia.

      Sejumlah dokumen persyaratan kemudian diminta.

      Sampai pada tahap itu, semuanya masih terlihat seperti proses pendaftaran kerja biasa.

      Tetapi kemudian muncul permintaan uang.

      Korban diminta mentransfer sejumlah dana dengan alasan biaya administrasi penerimaan kerja.

      Uang dikirim.

      Setelah itu muncul lagi permintaan pembayaran.

      Alasannya kali ini disebut berkaitan dengan perbedaan biaya penerimaan untuk maskapai Pelita Air dan AirAsia.

      Korban kembali mentransfer uang.

      Namun pekerjaan yang dijanjikan tidak kunjung jelas.

      Ketika korban mencoba menanyakan jadwal tes dan proses penerimaan selanjutnya, komunikasi justru terputus.

      Nomor WhatsApp korban disebut telah diblokir.

      Kontak yang sebelumnya aktif memberikan informasi mengenai lowongan kerja tiba-tiba tidak bisa lagi dihubungi.

      Di situlah korban mulai sadar.

      Tawaran pekerjaan yang mereka kira menjadi jalan mendapatkan penghasilan diduga justru merupakan modus untuk mengambil uang.

      Laporan kemudian dibuat.

      Tidak hanya satu laporan.

      Polisi mencatat sedikitnya tiga laporan polisi dalam perkara tersebut.

      Jika seluruh kerugian digabungkan, nilainya mencapai Rp19.400.000.

      Penyidik kemudian bergerak menelusuri informasi yang diperoleh dari para korban.

      Jejak komunikasi dan transaksi dikembangkan.

      Koordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah tempat keberadaan terduga pelaku juga dilakukan.

      Hasilnya, AP berhasil ditemukan dan diamankan di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa.

      Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti.

      Di antaranya satu unit HP OPPO A92 dan satu buah buku rekening yang diduga berkaitan dengan aktivitas dalam perkara tersebut.

      Meski AP telah diamankan, cerita kasus ini belum sepenuhnya selesai.

      Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.

      Kemungkinan keterlibatan pihak lain juga masih ditelusuri.

      Sebab modus semacam ini sebenarnya sederhana.

      Pelaku tidak perlu mendatangi korban.

      Tidak perlu menyewa kantor.

      Cukup membuat akun media sosial, menawarkan pekerjaan yang terlihat meyakinkan, memindahkan komunikasi ke WhatsApp, lalu meminta uang dengan berbagai alasan.

      Bagi pencari kerja, nama besar seperti bandara atau maskapai tentu bisa membuat tingkat kepercayaan meningkat.

      Di sinilah masyarakat perlu lebih berhati-hati.

      Informasi lowongan kerja sebaiknya diperiksa melalui kanal resmi perusahaan atau instansi yang bersangkutan.

      Jangan hanya percaya karena sebuah akun menggunakan nama perusahaan besar.

      Apalagi jika calon pelamar mulai diminta mengirim uang.

      Lowongan kerja yang seharusnya menjadi jalan menuju penghasilan jangan sampai justru membuat pencari kerja kehilangan tabungan.

      Dalam kasus ini, tiga orang sudah merasakan akibatnya.

      Mereka kehilangan total Rp19,4 juta.

      Sementara pekerjaan yang dijanjikan tidak pernah mereka dapatkan.

      Atas dugaan perbuatannya, AP dipersangkakan melanggar Pasal 45A Ayat (1) Jo. Pasal 28 Ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

      Perkara tersebut masih dalam proses penanganan dan pendalaman oleh Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel.

      Bagi para pencari kerja, kasus ini menyisakan pesan sederhana: kalau pekerjaan belum didapat tetapi uang sudah diminta, berhenti sejenak dan periksa kembali.

      Sebab bisa jadi, yang sedang ditawarkan bukan pekerjaan.

      Melainkan jebakan.(*)

    2. Kapolres Sidrap Lepas Secara Resmi Peserta Bhayangkara Off Road 2026

      Kapolres Sidrap Lepas Secara Resmi Peserta Bhayangkara Off Road 2026

      SIDRAP.KN—Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda didampingi para pejabat utama Polres Sidrap secara resmi melepas Peserta Off Road Sidrap yang akan mengikuti Bhayangkara Off Road Merdeka tahun 2026. Sebanyak 28 peserta dilepas menuju titik start di SPN Polda Sulsel Kota Makassar.

        Kegiatan pelepasan Peserta Off Road Polres Sidrap berlangsung di Halaman Mapolres Sidrap, Jl. Bau Massepe No.1, Kel. Pangkajene, Kec. Maritengngae, Kab. Sidrap. Rabu (21/6/2023) sekitar pukul 09.00 Wita.

        Pada kesempatan tersebut, Kapolres Sidrap menyampaikan bahwa, event ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Tahun ke 81 tahun 2026.

        “Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan memeriahkan HUT RI 17 Agustus 2026 lalu dan juga sebagai ajang silaturahmi serta untuk mempererat persatuan dan kesatuan antara Polri bersama Pecinta Off Road yang ada di Sulawesi maupun dari luar Sulawesi”, Ujar Kapolres Sidrap.

        Kapolres Sidrap juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Off Road Sidrap yang sangat antusias dalam mengikuti event tersebut.

        “Tetap solid dan jaga nama baik Polres Sidrap. Mari menjadi pelopor keselamatan di jalan saat mengikuti kegiatan nantinya baik overland maupun extreem”, Ajak Kapolres Sidrap

      1. Puluhan Jurnalis dan Pengusaha Bersinergi dengan Kapolres Sidrap Demi Daerah Aman dan Maju

        Puluhan Jurnalis dan Pengusaha Bersinergi dengan Kapolres Sidrap Demi Daerah Aman dan Maju

        SIDRAP.KN– Pengusaha dan puluhan jurnalis yang tergabung dalam berbagai organisasi pers yaitu ISMI, PWI, KJI, JMSI, FPII, KWRI, dan HIPSI, menggelar acara Temu Sinergi bersama Kapolres Sidenreng Rappang, AKBP Indra Waspada Yudha. Rabu, 26 Agustus 2026.

        Kegiatan ini digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi, sekaligus membangun sinergi yang kuat demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Sidrap, serta bersama-sama mendorong Sidrap menjadi daerah yang semakin maju.

        Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yudha menyambut baik inisiatif tersebut, menekankan bahwa sinergi antara kepolisian, dunia usaha, dan insan pers sangatlah penting.

        “Kepolisian tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan dan kerja sama dengan pengusaha serta rekan-rekan jurnalis sangat kami butuhkan.

        Mari kita bahu-membahu menjaga kondusivitas daerah, karena Sidrap yang aman dan damai adalah kunci utama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres Sidrap.

        Sementara itu, perwakilan organisasi pers dan pengusaha menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan dukungan Kapolres Sidrap terhadap dunia jurnalistik dan dunia usaha.

        Mereka berkomitmen untuk terus bersinergi, menjaga keseimbangan informasi, serta mendukung upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sidrap.

        Diharapkan, temu sinergi ini menjadi langkah awal kerja sama yang lebih erat, saling mendukung, dan bersinergi membangun Sidrap yang aman, damai, dan semakin maju di masa mendatang.

      2. Ramai Dibahas di Media Sosial, Kapolres Sidrap Jelaskan Kedatangan Polda Jabar

        Ramai Dibahas di Media Sosial, Kapolres Sidrap Jelaskan Kedatangan Polda Jabar

        SIDRAP. KN— Kedatangan tim Polda Jawa Barat (Polda Jabar) ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

        Sejumlah netizen mempertanyakan alasan Polda Jabar turun langsung ke Sidrap, termasuk soal keterlibatan personel Polres Sidrap dalam penanganan kasus yang dikaitkan dengan istilah “sobis”.

        Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda akhirnya memberikan penjelasan.

        Penjelasan itu disampaikan Indra di hadapan pengusaha dan jurnalis dalam forum temu sinergi di Hotel Grand Sidny Pangkajene, Rabu (26/8/2026).

        Menurut Indra, kedatangan Polda Jabar berkaitan dengan laporan korban yang berada di wilayah hukum Polda Jabar. Karena itu, penanganan perkara menjadi kewenangan Polda Jabar.

        “Koordinasi ada kok, yang pimpin teman seangkatan saya. Itu biasa. Namun melibatkan anggota kami dalam rangkaian kegiatan Polda Jabar itu tidak mesti, karena mereka punya tim sendiri dan sudah siap,” kata Indra.

        Pernyataan tersebut sekaligus menjawab perdebatan yang berkembang di media sosial.

        Indra menjelaskan, dalam penanganan perkara lintas wilayah, koordinasi antar-kepolisian menjadi hal yang penting. Namun, koordinasi tidak berarti personel kepolisian di wilayah setempat wajib ikut dalam setiap rangkaian kegiatan.

        Dengan kata lain, Polda Jabar dapat menjalankan tugasnya di Sidrap dengan tim sendiri setelah melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian setempat.

        “Kalau kami punya target di luar Sidrap, prinsipnya juga sama. Koordinasi dulu. Kalau perlu bantuan, baru minta back up,” jelasnya.

        Lalu, Apa Itu “Sobis”?

        Istilah “sobis” juga ikut ramai setelah kasus tersebut menjadi pembicaraan di media sosial.

        Di Sidrap, “sobis” dikenal sebagai istilah yang digunakan masyarakat untuk menyebut praktik atau modus penipuan. Namun, istilah tersebut bukan istilah hukum atau nama tindak pidana yang berdiri sendiri dalam undang-undang.

        Dalam proses penegakan hukum, polisi tetap melihat perbuatan dan unsur pidananya. Jika memenuhi unsur, perbuatan tersebut dapat diproses sebagai tindak pidana penipuan atau tindak pidana lain sesuai modus dan ketentuan hukum yang berlaku.

        Karena laporan korban berada di Polda Jabar, maka kewenangan penanganan perkara tersebut berada pada Polda Jabar.

        Sementara itu, Polres Sidrap tetap dapat melakukan koordinasi dan memberikan bantuan apabila memang diperlukan dalam proses penanganan perkara.

        Penjelasan Kapolres Sidrap ini sekaligus meluruskan anggapan yang berkembang di media sosial bahwa setiap operasi kepolisian dari luar daerah harus selalu melibatkan personel polisi setempat.

        Faktanya, yang menjadi prinsip adalah koordinasi dan kewenangan penanganan perkara, sedangkan pelibatan personel setempat bergantung pada kebutuhan di lapangan.

        Kini, kasus yang ramai disebut “sobis” tersebut masih menjadi perhatian publik, terutama setelah tim Polda Jabar datang langsung ke Sidrap untuk menjalankan proses penanganan perkara sesuai kewenangannya.

      3. CV Harapan Baru Farm Sambut Baik Kerja Sama dengan Fakultas Vokasi Unhas

        CV Harapan Baru Farm Sambut Baik Kerja Sama dengan Fakultas Vokasi Unhas

        SIDRAP. KN—Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin menjalin kerja sama dengan CV Harapan Baru Farm melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan dunia usaha.

        Penandatanganan PKS ini diharapkan membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, praktik kerja lapangan, serta berbagai kegiatan yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai dunia kerja.

        Pimpinan CV Harapan Baru Farm, Marjono Malik, menyampaikan rasa senang dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin untuk menjalin kerja sama.

        “Kami sangat senang atas kepercayaan yang diberikan oleh Fakultas Vokasi sehingga CV Harapan Baru Farm dapat bekerja sama. Mudah-mudahan kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pengalaman mahasiswa,” ujar Marjono Malik.

        Sementara itu, Owner CV Harapan Baru Farm, H. Abdul Malik, juga menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan dunia usaha sangat penting untuk menciptakan sinergi, khususnya dalam memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal dan memahami dunia kerja secara lebih dekat.

        “Kerja sama antara institusi pendidikan dan dunia usaha sangat penting. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman serta memahami kondisi dunia kerja secara langsung,” ungkap H. Abdul Malik.

        Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, Fakultas Vokasi Universitas Hasanuddin dan CV Harapan Baru Farm diharapkan dapat terus mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan.

        Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.(*)

      4. Kapolres Sidrap Paparkan Arah Kebijakan Melalui 3 Program Commander Wish

        Kapolres Sidrap Paparkan Arah Kebijakan Melalui 3 Program Commander Wish

        SIDRAP.KN—Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, menyampaikan visi dan arahannya melalui paparan commander wish kepada para Perwira jajaran Polres Sidrap. Kegiatan tersebut berlangsung di Tathya Dharaka Teather pada Senin (24/8/2026) siang.

          Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memaparkan konsep kepemimpinannya yang dirangkum dalam 3 “P” yakni Polisi yang memberi rasa aman, Polisi yang melayani, dan Polisi yang mendukung pembangunan.

          Menurut Kapolres, rasa aman adalah harga mati yang wajib dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, menurutnya seluruh aktivitas akan berjalan dengan lancar jika polisi mampu menciptakan rasa aman kepada warganya.

          “Polisi yang memberi rasa aman adalah wujud nyata kehadiran negara melalui pendekatan yang humanis, responsif, dan preventif. Hal ini diwujudkan lewat patroli rutin di area publik, pelayanan cepat tanpa pandang bulu, serta komunikasi yang dekat dengan masyarakat sehari-hari.” ujarnya

          Indra sapaan Kapolres Sidrap juga mengingatkan kepada seluruh personelnya bahwa tugas utama Polri adalah melindungi, mengayomi, melayani masyarakat dan menegakkan hukum, Polri tentunya harus memberikan contoh teladan yang baik kepada masyarakat

          “Pelayanan ini mencakup patroli di jalan raya, penerimaan laporan kejahatan, hingga bantuan darurat 24 jam yang bisa diakses kapan saja oleh warga.” Lanjutnya

          Diakhir paparannya, Kapolres juga mengatakan bahwa pihaknya akan senantiasa mendukung program prioritas baik tingkat daerah, regional hingga nasional.Keterlibatan Polri adalah memastikan negara aman dari beragam macam konflik dan segala sentimen negatif terkait keamanan dan hukum.

          “Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terkhusus Polres Sidrap mendukung pembangunan nasional melalui penjagaan stabilitas keamanan, pengawalan investasi, serta program langsung seperti pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, dukungan terhadap ketahanan pangan, dan pengamanan program strategis pemerintah di berbagai daerah.” Tutupnya

        1. Kabid Dikdasmen Sidrap Hadiri Guru Tamu Kejari, Edukasi Hukum Diberikan Sejak Dini

          Kabid Dikdasmen Sidrap Hadiri Guru Tamu Kejari, Edukasi Hukum Diberikan Sejak Dini

          SIDRAP.KN– Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidenreng Rappang (Sidrap) terus mendorong edukasi dan pemahaman hukum sejak dini di kalangan pelajar sekolah dasar (SD). Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Guru Tamu dengan tema Penyuluhan dan Bimbingan Hukum yang digelar di UPT SDN 14 Pangkajene, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidrap, Senin (24/8/2026).

          Kegiatan tersebut diikuti murid-murid sekolah dasar dari Kecamatan Watang Sidenreng dan Kecamatan Maritengae. Sejumlah jaksa Kejari Sidrap hadir langsung memberikan edukasi kepada para siswa mengenai berbagai persoalan hukum yang penting dipahami sejak usia dini.

          Materi yang disampaikan antara lain mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, bullying atau perundungan, serta kekerasan seksual terhadap anak. Para siswa diberikan pemahaman agar mampu mengenali berbagai bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain serta mengetahui pentingnya menjaga diri dan berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang tidak semestinya.

          Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kabupaten Sidrap, Musyafir, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama sejumlah anggota dari Dinas Pendidikan.

          Musyafir mengharapkan seluruh murid yang mengikuti kegiatan dapat menyimak dengan baik setiap materi yang disampaikan oleh para jaksa.

          “Kami berharap anak-anak mendengarkan dengan baik penjelasan yang disampaikan oleh jaksa. Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman hukum kepada murid sejak dini, sehingga mereka dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang salah serta mampu menjaga diri dari berbagai tindakan yang dapat merugikan,” ujarnya.

          Menurutnya, kegiatan edukasi hukum seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah. Dengan pemahaman yang diberikan secara dini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab dan memahami hak serta kewajibannya.

          Turut hadir dalam kegiatan tersebut Korwil Disdikbud Kecamatan Maritengae dan Korwil Disdikbud Kecamatan Watang Sidenreng, bersama para guru pendamping dari masing-masing sekolah.

          Kegiatan Guru Tamu Kejari Sidrap ini mendapat perhatian dari para peserta didik yang mengikuti penyuluhan dengan antusias. Edukasi hukum sejak dini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam melindungi anak sekaligus membangun budaya sadar hukum di lingkungan sekolah.

        2. Jaksa Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SD di Sidrap tentang Bahaya Narkoba dan Kekerasan

          Jaksa Masuk Sekolah, Edukasi Siswa SD di Sidrap tentang Bahaya Narkoba dan Kekerasan

          SIDRAP. KN– Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidenreng Rappang (Sidrap) memberikan edukasi dan pemahaman hukum sejak dini kepada murid-murid sekolah dasar (SD) melalui kegiatan Guru Tamu dengan tema Penyuluhan dan Bimbingan Hukum.

          Kegiatan tersebut dilaksanakan di UPT SDN 14 Pangkajene, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidrap, Senin (24/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh murid-murid SD dari Kecamatan Watang Sidenreng dan Kecamatan Maritengae.

          Dalam kegiatan tersebut, sejumlah jaksa hadir langsung ke sekolah untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai berbagai hal yang penting diketahui sejak dini, khususnya terkait bahaya narkoba, bullying (perundungan), serta kekerasan seksual terhadap anak.

          Magfira, selaku Kasi/Kasubsi Intelijen Kejaksaan Negeri Sidrap, menyampaikan bahwa kegiatan Jaksa Masuk Sekolah merupakan salah satu upaya memberikan edukasi hukum kepada anak-anak sejak usia dini.

          Menurutnya, pemahaman mengenai hukum sangat penting diberikan kepada anak-anak agar mereka mengetahui hak dan kewajibannya serta mampu menjaga diri dari berbagai tindakan yang dapat membahayakan masa depan mereka.

          Sementara itu, Jaksa Jemmi memberikan penjelasan khusus mengenai perlindungan diri dari kekerasan seksual. Ia mengingatkan para siswi agar tidak membiarkan orang lain menyentuh bagian tubuh yang bersifat sensitif.

          “Jangan mau disentuh bagian sensitif. Kalau ada yang melakukan hal tersebut, segera laporkan kepada ibu guru apabila berada di lingkungan sekolah, dan sampaikan kepada orang tua apabila terjadi di luar sekolah,” pesannya kepada para siswa.

          Selain itu, para jaksa juga mengingatkan murid-murid agar menjauhi narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan orang lain. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bullying agar tidak melakukan perundungan terhadap teman maupun menjadi korban perundungan.

          Kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran hukum sejak dini sekaligus memberikan keberanian kepada anak-anak untuk berbicara dan melaporkan apabila mengalami atau melihat tindakan yang tidak semestinya.

          “Anak-anak harus fokus belajar di sekolah masing-masing untuk menggapai cita-citanya. Kami hadir untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada anak-anak di jenjang SD,” ujar Jemmi.

          Melalui kegiatan Guru Tamu ini, Kejari Sidrap berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, memahami hukum, serta mampu melindungi diri dari narkoba, bullying, dan berbagai bentuk kekerasan.(Madi)

        3. Kepala UPT SDN 9 Pangkajene Apresiasi Prestasi Peserta Didik, Raih Juara 1 Gerak Jalan Indah Putri

          Kepala UPT SDN 9 Pangkajene Apresiasi Prestasi Peserta Didik, Raih Juara 1 Gerak Jalan Indah Putri

          SIDRAP.KN– UPT SDN 9 Pangkajene kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

          Dalam lomba Gerak Jalan Indah tingkat Kabupaten Sidrap, peserta didik UPT SDN 9 Pangkajene berhasil meraih Juara 1 Gerak Jalan Indah Putri. Tim putri yang tampil dengan nomor dada 10.A tersebut berhasil menunjukkan penampilan terbaik dan mengungguli peserta dari sejumlah sekolah lainnya.

          Lomba Gerak Jalan Indah tingkat kabupaten merupakan ajang lanjutan setelah para juara dari tingkat kecamatan dipertandingkan kembali di tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

          Kepala UPT SDN 9 Pangkajene, Abdul Hajir Hamsah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan peserta didiknya tersebut.

          Menurutnya, prestasi ini memiliki makna tersendiri bagi keluarga besar sekolah karena UPT SDN 9 Pangkajene akhirnya kembali meraih juara di tingkat kabupaten setelah kurang lebih 20 tahun menantikan pencapaian serupa.

          «“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih peserta didik kami. Setelah kurang lebih 20 tahun, akhirnya kami kembali meraih juara di tingkat kabupaten. Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama, baik bagi peserta didik, guru, maupun masyarakat,” ujar Abdul Hajir Hamsah.»

          Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta kekompakan antara peserta didik, guru pendamping, orang tua dan seluruh pihak yang memberikan dukungan.

          “Prestasi ini tidak diraih dengan mudah. Anak-anak telah menjalani latihan dengan penuh disiplin dan semangat. Kami sangat mengapresiasi perjuangan mereka serta kerja keras para guru pendamping yang terus memberikan arahan dan motivasi,” tambahnya.

          Abdul Hajir Hamsah berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik UPT SDN 9 Pangkajene untuk terus mengembangkan potensi dan berani tampil dalam berbagai ajang perlombaan.

          Menurutnya, prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kembali semangat berprestasi di kalangan peserta didik.

          “Semoga Juara 1 ini menjadi penyemangat bagi anak-anak kami untuk terus berprestasi. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada guru pendamping, orang tua, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga perjuangan anak-anak kita membuahkan hasil yang membanggakan,” tutup Abdul Hajir Hamsah.

        4. Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Mattirotasi, Api Berhasil Dipadamkan

          Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Mattirotasi, Api Berhasil Dipadamkan

          SIDRAP.KN— Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu malam, 22 Agustus 2026, mendapat penanganan cepat dari tim gabungan.


          Sebanyak delapan personel dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bila Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Selatan serta Manggala Agni Daops Sulawesi I/Gowa diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.


          Personel KPH Bila yang terlibat masing-masing Zainuddin, S.Hut., M.A.P., selaku Kasi Perlindungan Hutan dan Masyarakat; Syamsuddin A., SH., Ka.RPH Bila Boya sekaligus Koordinator Polhut; Syamsuriadi, Ka.RPH Alekaraja dan Ladoma; A. Taufan K. Jaya, Ka.RPH Nepo-Nepo; serta Hendra dan Ruslan dari Manggala Agni KPH Bila.


          Sementara dari Manggala Agni Daops Sulawesi I/Gowa, personel yang diterjunkan yakni Musyafir selaku Danru 2 dan Fery Razak sebagai mekanik/logistik.


          Tim kehutanan tersebut bergabung dengan personel Kodim 1420 Sidrap yang dipimpin langsung Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar bersama Kapolsek Watang Pulu IPTU Jamaluddin Halim, SH.


          Setibanya di lokasi, Dandim 1420 Sidrap langsung menuju titik kebakaran yang berada di lokasi cukup tinggi, sekitar setengah kilometer dari permukaan jalan. Medan yang sulit membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan peralatan seadanya.


          Meski demikian, kekompakan tim gabungan bersama warga setempat membuat upaya pemadaman berjalan maksimal. Kehadiran Dandim di lokasi juga mendorong warga untuk ikut membantu menuju titik kebakaran.


          Api sempat membesar dan cepat merambat akibat kondisi angin yang cukup kencang. Tim kehutanan kemudian fokus melakukan penanganan pada sejumlah titik api, termasuk titik yang diperkirakan bergerak dari arah wilayah Kabupaten Pinrang.


          Di sekitar lokasi tersebut terdapat SPBU, sehingga potensi bahaya mendapat perhatian khusus. Dandim 1420 Sidrap telah berkoordinasi dengan manajemen dan pemilik SPBU untuk melakukan langkah antisipasi apabila titik api bergerak semakin mendekat.


          Petugas terus berupaya memutus pergerakan api yang bergerak dari sisi kiri SPBU agar tidak menjalar ke area yang dapat membahayakan fasilitas tersebut.
          Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 22.30 WITA, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan bersama warga.


          Penanganan cepat tersebut menjadi bukti pentingnya sinergi antara TNI, Polri, petugas kehutanan, Manggala Agni dan masyarakat dalam menghadapi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi angin yang dapat mempercepat penyebaran api.

        5. DPD KNPI KABUPATEN SIDRAP MELALUI KETUA UCAPKAN SELAMAT ATAS DILANTIKNYA PIMPINAN CABANG PEMUDA MUHAMMADIYAH SE-KABUPATEN SIDRAP

          DPD KNPI KABUPATEN SIDRAP MELALUI KETUA UCAPKAN SELAMAT ATAS DILANTIKNYA PIMPINAN CABANG PEMUDA MUHAMMADIYAH SE-KABUPATEN SIDRAP

          SIDRAP.KN— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sidenreng Rappang melalui Ketua Aswagino menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Pimpinan Cabang (PC) Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Sidrap.

          Aswagino menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut dan berharap para pengurus yang telah menerima amanah dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta terus memperkuat peran pemuda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan beragama.

          “Selamat kepada seluruh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Sidrap yang telah dilantik. Semoga amanah dalam menjalankan tugas, semakin solid dalam membangun organisasi, serta mampu melahirkan kader-kader muda yang berkarakter, berintegritas dan memiliki kepedulian sosial,” ujar Aswagino.

          Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam membangun generasi muda yang aktif, produktif dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat maupun daerah.

          Ia juga memberikan apresiasi terhadap pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) ITKES Muhammadiyah Sidrap yang dirangkaikan dengan kegiatan pelantikan tersebut.

          “Kami dari DPD KNPI Kabupaten Sidrap menyambut baik terbentuknya UKM KOKAM ITKES Muhammadiyah. Kehadiran KOKAM di lingkungan kampus menjadi ruang positif bagi mahasiswa untuk mengembangkan kedisiplinan, kepemimpinan, solidaritas dan semangat pengabdian,” katanya.

          Aswagino menilai, penguatan kaderisasi pemuda melalui organisasi seperti Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.

          Ia berharap Pemuda Muhammadiyah dapat terus membangun sinergi dengan DPD KNPI Kabupaten Sidrap, organisasi kepemudaan lainnya, pemerintah, TNI-Polri serta seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan program-program yang produktif dan memberikan manfaat nyata.

          “Pemuda harus menjadi kekuatan positif dalam pembangunan daerah. Karena itu, kami berharap Pemuda Muhammadiyah terus bergerak, berkolaborasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Sidenreng Rappang,” lanjutnya.

          Pelantikan PC Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Sidrap tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi awal pengabdian dan momentum memperkuat kaderisasi serta kepemimpinan generasi muda.

          “Sekali lagi, atas nama DPD KNPI Kabupaten Sidrap, saya mengucapkan selamat atas dilantiknya seluruh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Sidrap. Semoga seluruh pengurus diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah dan senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat serta kemajuan daerah,” tutup Aswagino.