Penulis: Jumadi

  • ISSI Sidrap Matangkan Persiapan Cross Country di Dua Pitue

    ISSI Sidrap Matangkan Persiapan Cross Country di Dua Pitue

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, yang juga Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sidrap, memimpin rapat pemantapan kegiatan Sepeda Cross Country Dua Pitue, Kamis (21/8/2025).

    Rapat di ruang kerja Wabup Sidrap tersebut, membahas kesiapan pelaksanaan ajang sepeda lintas alam yang akan digelar 24 Agustus 2025.

    Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Dua Pitue dan dirangkaikan dengan agenda fun bike.

    Hadir mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sidrap, Patriadi. Sekretaris ISSI Sidrap, Sunandar, serta sejumlah pengurus ISSI lainnya juga tampak mengikuti rapat tersebut.

    Dalam arahannya, Nurkanaah menekankan pentingnya persiapan yang matang agar kegiatan berjalan lancar dan mampu memberi kesan positif bagi peserta maupun masyarakat.

    Ia menyebut, event ini juga menjadi ajang promosi olahraga sekaligus pariwisata daerah.

    “Kegiatan cross country dan fun bike di Desa Kalosi akan dilaksanakan pada 24 Agustus 2025. Start di Tanrutedong dan finish di Kalosi, dengan target peserta kurang lebih 1.500 orang ke atas,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia berharap panitia dapat berkoordinasi secara intensif, terutama terkait jalur lintasan, keamanan, dan fasilitas pendukung lainnya.

    “Semua harus diperhatikan, sehingga peserta merasa nyaman dan kegiatan berlangsung sukses,” tambahnya.

    Rapat pemantapan ini juga menjadi momentum konsolidasi bagi ISSI Sidrap untuk mendorong minat masyarakat pada olahraga bersepeda.

    Selain itu, kegiatan cross country diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarpecinta sepeda dan menjadi agenda rutin di Kabupaten Sidrap.

  • Syaharuddin Targetkan Kesejahteraan Petani Lewat Modernisasi Pertanian

    Syaharuddin Targetkan Kesejahteraan Petani Lewat Modernisasi Pertanian

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui modernisasi sektor pertanian.

    Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan demonstration plot (demplot) mesin panen padi combine harvester yang digelar PT Artapadi Multi Sarana Cabang Sidrap di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (21/8/2025).

    Turut hadir Manager PT Artapadi Multi Sarana Cabang Sidrap, Barfin, Kabid Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Sidrap, H. Muhammad Zainal, dan Camat Watang Pulu, H. Hidayatullah Abbas.

    Tampak pula Lurah Batulappa, Lurah Arawa, unsur Forkopimcam, PPK, PPL se-Kecamatan Watang Pulu, ketua kelompok tani, petani, serta undangan lainnya.

    “Terima kasih kepada PT Artapadi Multi Sarana yang telah hadir di Sidrap dan membantu petani dalam memfasilitasi penyediaan alat mesin pertanian. Tahun ini hingga lima tahun ke depan, saya berkomitmen meningkatkan penghasilan masyarakat melalui sektor pertanian. Jika sebelumnya petani hanya menanam dua kali setahun, kini dengan sistem IP 300 dapat menanam hingga tiga kali setahun,” ungkapnya.

    Ia juga menuturkan sedang mengupayakan kerja sama dengan PT Semen Indonesia terkait pemanfaatan sampah dan jerami sebagai bahan bakar alternatif.

    “Semoga langkah ini berhasil, agar petani kita semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

    Sementara itu, Direktur PT Artapadi Multi Sarana Cabang Sidrap, Nasruddin Anas, menyebut kehadiran perusahaan ini di Sidrap merupakan langkah strategis mendukung modernisasi pertanian.

    “Acara ini menjadi momen penting bagi kami untuk memperkenalkan PT Artapadi Multi Sarana sebagai dealer resmi mesin pertanian Zoomlion. Setelah peresmian cabang kemarin, hari ini kami langsung menggelar demo unit perdana. Alsintan modern ini mampu meminimalisir penggunaan tenaga kerja, bahkan sekali jalan tanpa jeda bisa menampung lebih dari satu ton gabah,” jelasnya.

    Sebagai informasi, kantor PT Artapadi Multi Sarana Cabang Sidrap berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae.

  • Rakor Bersama Dinas Pendidikan, Wabup Sidrap Minta Kualitas Terus Ditingkatkan

    Rakor Bersama Dinas Pendidikan, Wabup Sidrap Minta Kualitas Terus Ditingkatkan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, memimpin rapat koordinasi dengan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap di Aula Dinas Pendidikan, Jalan Harapan Baru Blok C Nomor 22 Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (21/8/2025).

    Rapat tersebut membahas strategi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidrap.

    Nurkanaah didampingi Asisten Administrasi Umum, Nasruddin Waris, Kabag Pemerintahan, Fandy Anshary, serta Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Sirajuddin.

    Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan, Irma Fitriani, Kabid Ketenagaan, Syamsuddin, Kabid Kebudayaan, Takwa, dan jajaran pegawai Dinas Pendidikan Sidrap.

    Dalam arahannya, Nurkanaah menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan.

    Ia menyebut, keberhasilan visi, misi, dan program prioritas pemerintah daerah salah satunya bergantung pada sektor pendidikan.

    “Hari ini kita bersama-sama bertemu untuk berbicara terkait pendidikan kita, dan ini sangat bergantung pada keberhasilan visi misi dan program prioritas kami. Salah satu program utama kami adalah pendidikan unggul,” ungkapnya.

    Nurkanaah juga menegaskan perlunya pemetaan tenaga pendidik di setiap sekolah. Menurutnya, pemerataan guru menjadi hal mendesak mengingat rekrutmen tenaga honorer kini semakin ketat.

    “Persiapkan data kebutuhan guru per sekolah secara jelas. Misalnya SD 1 Rappang jumlah guru 15 orang, kebutuhan 11 orang, berarti kelebihan 4 orang. Dengan data itu akan tergambar sekolah mana yang lebih, sekolah mana yang kurang. Itu dasar kita untuk pemerataan guru,” jelasnya.

    Selain tenaga pendidik, ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan sarana dan prasarana sekolah secara efisien.

    Nurkanaah berharap data kebutuhan sekolah dapat diperbarui agar pemerintah daerah lebih mudah mengusulkan bantuan ke pusat.

    “Selama ini kita sangat sedikit dapat bantuan karena data kita tidak masuk pendataan. Padahal penilaian semua kegiatan sekarang berbasis data. Saya minta operator sigap, kalau bukan tugasnya lapor ke kepala dinas supaya ada yang bertanggung jawab,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan agar realisasi program kerja Dinas Pendidikan dikawal secara ketat.

    “Kita ingin lihat sejauh mana pelaksanaan program di RK. Kalau tidak sesuai target, segera lakukan langkah percepatan karena kinerja kita akan diukur sampai semester pertama ini,” tambahnya.

    Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, Sirajuddin, mengaku bangga atas kehadiran Wakil Bupati dalam rapat tersebut.

    “Rapat dengan Ibu Wakil Bupati membuat kami merasa bangga dan berbahagia. Meski dengan rutinitas yang sibuk, beliau hadir karena memiliki hubungan emosional dengan kita, pernah bersama kurang lebih 15 tahun. Kehadiran beliau tentu memberi semangat baru bagi Dinas Pendidikan,” ujar Sirajuddin.

  • Cek Ruang Tahanan, Tim Dit Tahti Polda Sulsel Apresiasi Kinerja Sat Tahti Polres Sidrap

    Cek Ruang Tahanan, Tim Dit Tahti Polda Sulsel Apresiasi Kinerja Sat Tahti Polres Sidrap

      SIDRAP – Dit Tahti Polda Sulsel melaksanakan supervisi di ruang tahanan mako Polres Sidrap, Rabu (20/08/2025).

      Tim yang di pimpin oleh Kanit Pambarbuk Dit Tahti Polda Sulsel Ipda Ropi Okries, S.Sos beranggotakan staf Dit tahti Polda Sulsel diterima Kapolres Sidrap dengan diwakili oleh Wakapolres Kompol Sulkarnain, S.K.M.,MA

      Kegiatan tersebut bertujuan memeriksa manajemen operasional tahanan dan barang bukti yang telah di laksanakan oleh Polres jajaran Polda Sulsel serta mengecek langsung jumlah dan kondisi tahanan termasuk di Polres Sidrap.

      Sasarannya yaitu SOP, kelayakan ruang tahanan, administrasi, barang bukti, ruang tunggu/besuk hingga perlengkapan pendukung lainnya

      menghadapi supervisi, Kasat Tahti Polres Sidrap Iptu Lawaru, Sh menjelaskan
      Pihaknya telah memastikan para tahanan di perlakukan secara humanis dengan berpatokan pada HAM dan SOP yang ada

      Dari tim supervisi Dit Tahti Polda Sulsel setelah melakukan pemeriksaan dan pengecekan fisik baik administrasi, pelayanan maupun ruang tahanan Polres Sidrap dinilai cukup baik, bersih dan terawat. Demikian juga pengawasan dan penjagaan tahanan telah sesuai dengan SOP yang telah di tetapkan

      “Kami mengharap tatakelola Ruang Tahanan yang telah dimaksimalkan oleh Sat Tahti Polres Sidrap dapat dipertahankan
      dan bila perlu lebih ditingkatkan lagi” ujar Ipda Ropi

      Menutup kegiatan, Ketua Tim berterimakasih atas sambutan dari polres Sidrap dan berpesan kepada personil yang melaksanakan piket jaga agar tetap waspada dan tiap saat mengontrol tahanan demi menghindari hal yang tak di inginkan (**)

    1. Polres Sidrap Perketat Pengawasan Senpi, Personil Wajib Patuhi

      Polres Sidrap Perketat Pengawasan Senpi, Personil Wajib Patuhi

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Polres Sidrap melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) organik yang dipegang oleh personil

      Hal ini untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dan memastikan kelengkapan  surat-surat, kebersihan, dan kelayakan bagi personil pengguna senpi

      Kapolres Sidrap melalui Wakapolres Kompol Sulkarnain, S.K.M.,MA mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan secara menyeluruh terhadap personil pemegang senpi di jajaran polres Sidrap

      “Ini kami lakukan sebagai pengawasan dan pengendalian terhadap pengguna senjata api sekaligus memeriksa kondisinya,” kata Waka dilapangan Apel, Rabu (20/8/2025).

      Pihaknya ingin memastikan senpi organik tersebut dalam kondisi terawat dan siap pakai

      Sembari mengecek satu persatu, orang nomor dua dipolres sidrap itu juga memberikan arahan  kepada seluruh pemegang senpi untuk mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) sebelum memanfaatkannya.

      “Anggota kami wajib mematuhi Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian,” imbuhnya.

      Beliau menegaskan bahwa senjata yang tidak memenuhi standar administrasi akan digudangkan sementara waktu. Sedangkan bagi personel yang lalai merawat senjatanya akan diberikan sanksi untuk meningkatkan disiplin.

      “Pemeriksaan meliputi validasi dokumen kepemilikan senjata, pengecekan izin pemegang, pemeriksaan kebersihan, hingga uji kelayakan terhadap pengguna senpi,” lanjutnya

      Kegiatan ini menjadi prosedur rutin demi memastikan senjata api tetap aman, layak pakai, dan tidak terjadi kelalaian maupun penyalahgunaan senpi sehingga polres sidrap secara optimal dapat melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta penegakan hukum (**)

    2. Tergugat Perkumpulan Wartawan Online ‘Mangkir’, Sidang Gugatan Merek IWO Dilanjutkan 3 September 2025

      Tergugat Perkumpulan Wartawan Online ‘Mangkir’, Sidang Gugatan Merek IWO Dilanjutkan 3 September 2025

      MEDAN. KOMPAKNEWS.My.id- Setelah menunggu hingga batas waktu yang telah ditentukan, sidang perdana gugatan yang dilakukan Teuku Yudhistira (tergugat) terkait nama dan logo Ikatawan Wartawan Online (IWO) yang dipatenkan sebagai merek oleh pihak Perkumpulan Wartawan Online (tergugat) di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (20/8/2025), akhirnya urung dilaksanakan.

      Hal tersebut terjadi karena pihak tergugat ‘mangkir’. Ketua majelis hakim Vera Yetti Magdalena, SH, MH yang didampingi hakim anggota As’ad Rahim, SH, MH l serta Panitera Pengganti Artanta Sihombing, SH akhirnya memutuskan akan melanjutkan persidangan pada 3 September 2025 mendatang.

      Terkait hal ini, kuasa hukum penggugat Arfan, SH didampingi Rudi Hasibuan, SH menyampaikan gugatan yang terdaftar dengan nomor perkara; 5/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2025/PN Niaga Mdn ini merupakan bentuk langkah konkrit yang diambil kliennya untuk membuktikan secara yuridis bahwa nama dan logo IWO merupakan milik kliennya.

      “Apalagi sejak awal nama dan logo IWO itu telah terdaftar dalam HAKI atas nama pemilik klien kami Teuku Yudhistira yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum IWO,” tegasnya.

      Dijelaskan Arfan, hak cipta yang dimiliki kliennya tersebut jelas terdaftar dengan nomor pencatatan 00052188 setelah sebelumnya klien kami mengajukan permohonan dengan nomor EC002023119233 tertanggal 27 November 2023. Hak Cipta tersebut juga berlaku seumur hidup.

      Terkait sidang perdana yang urung dilaksanakan tersebut, Arfan mengaku cukup kecewa karena pihak tergugat seolah tidak kooperatif dan taat hukum.

      “Harusnya, jika memang pihak tergugat merasa sebagai pemilik sah nama dan logo IWO, silahkan hadir di persidangan, kita buktikan hal tersebut secara yuridis di depan pengadilan,” tegasnya.

      Dalam penjelasannya, Arfan juga kembali menyatakan bahwa nama Ikatan Wartawan Online beserta logonya adalah milik kliennya sesuai dengan Surat Pencatatan Ciptaan yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia sesuai dengan Pasal 72 Undang-Undang No 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta yang ditandatangani Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Anggoro Dasananto.

      Karena itu, ia sangat menyesalkan ada pihak yang menjadikan IWO yang notabene bukanlah organisasi non profit, tapi didaftarkan sebagai merek dengas kelas menyediakan barang dan jasa, seperti apa yang tercantum di lama resmi Kementerian Hukum.

      “Kok IWO dijadikan merek dagang penyedia sejumlah produk. Ini fatal. Kan AHU yang dirilis IWO merupakan bagian dari Organisasi Kemasyarakatan. Karena itu, gugatan ini cara kami untuk meluruskan fakta dan ke depan tidak ada lagi pihak lain yang menyelewengkan nama organisasi yang sudah berdiri sejak 2012 ini,” pungkasnya

    3. Lewat Rehabilitasi, KBN Polres Sidrap Jadi Harapan Baru Bagi Pecandu untuk Pulih

      Lewat Rehabilitasi, KBN Polres Sidrap Jadi Harapan Baru Bagi Pecandu untuk Pulih

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Kampung Bebas Narkoba (KBN) binaan Sat Resnarkoba Polres Sidrap kembali memperlihatkan komitmennya dalam upaya memerangi penyalahgunaan Narkotika, khususnya terhadap para pecandu yang membutuhkan penanganan serius. Rabu (20/08/25).

      Melalui rehabilitasi, KBN Sat Resnarkoba Polres Sidrap memberikan pendampingan bagi pecandu agar bisa lepas dari jeratan Narkotika dan kembali menjalani kehidupan normal. Kegiatan ini melibatkan KBO Satresnarkoba IPDA As’ad Usaman, Kaurmintu Satresnarkoba AIPTU Hendra, Baurmin BRIPDA Akbar Idam, tenaga medis, konselor, serta tokoh masyarakat sebagai bagian dari sinergi pencegahan dan penanggulangan narkoba di Kabupaten Sidrap.

      Kasat Resnarkoba Polres Sidrap IPTU Didi Sutikno Mugiarno menegaskan bahwa penanganan kasus Narkotika tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga memberikan jalan keluar melalui rehabilitasi bagi pengguna yang benar-benar ingin sembuh.

      “Kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya melakukan penegakan hukum terhadap pengedar, namun juga memberi ruang penyelamatan bagi para pecandu,” ujarnya.

      Selain rehabilitasi, KBN juga rutin melakukan sosialisasi, edukasi bahaya Narkotika, serta membangun kesadaran bersama agar lingkungan masyarakat bebas dari peredaran gelap Narkotika.

      Program ini mendapat apresiasi dari warga sekitar karena mampu memberikan harapan baru bagi keluarga pecandu, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polres Sidrap serius dalam menciptakan Sidrap yang sehat dan terbebas dari Narkotika. (*)

    4. Siswi UPT SMPN 1 Tellu Limpoe Raih Juara Pertama Nyanyi Solo Tingkat Kecamatan

      Siswi UPT SMPN 1 Tellu Limpoe Raih Juara Pertama Nyanyi Solo Tingkat Kecamatan

      SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id– UPT SMP Negeri 1 Tellu Limpoe kembali mengukir prestasi membanggakan dalam ajang lomba nyanyi solo tingkat SMP se-Kecamatan Tellu Limpoe. Kegiatan yang digelar di Lapangan Massepe ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

      Wulan, siswi berbakat dari sekolah tersebut, berhasil meraih juara pertama setelah tampil memukau di panggung kesenian. Suara lembutnya tidak hanya memikat para juri, tetapi juga menarik perhatian masyarakat, bahkan hingga di media sosial.

      Wulan sendiri merupakan alumni UPT SDN 4 Watang Sidenreng yang kini melanjutkan pendidikannya di SMPN 1 Tellu Limpoe. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia sudah menunjukkan bakat dan prestasi luar biasa di bidang tarik suara. Salah satu gurunya di SDN 4 Watang Sidenreng, Ilham, yang juga menjadi pembimbingnya, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

      “Selama sekolah di SDN 4 Watang Sidenreng, Wulan selalu aktif mengikuti lomba dan sering meraih juara, bahkan pernah mewakili Kecamatan Watang Sidenreng ke tingkat kabupaten dan berhasil meraih juara tiga. Saat itu, juara pertama diraih oleh A. Syaqirah dalam ajang FLS2N,” ujar Ilham.

      Kepala UPT SMPN 1 Tellu Limpoe, H. Ali Majid, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung siswinya hingga mampu meraih prestasi gemilang.

      “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua yang terlibat, baik guru pembimbing maupun orang tua. Semoga di masa mendatang penampilan anak-anak kita bisa lebih baik lagi,” ungkap H. Ali Majid.

      Keberhasilan Wulan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi serta semangat berkompetisi dalam mengharumkan nama sekolah maupun daerahnya.(MD)

    5. Upt SDN 4 Watang Sidenreng Raih Juara Pertama Lomba Nyanyi Solo HUT RI ke-80

      Upt SDN 4 Watang Sidenreng Raih Juara Pertama Lomba Nyanyi Solo HUT RI ke-80

      SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Prestasi membanggakan diraih UPT SDN 4 Watang Sidenreng pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. Dalam lomba nyanyi solo yang digelar di Desa Mojong, peserta dari UPT SDN 4 Watang Sidenreng yang bernama Idati berhasil keluar sebagai juara pertama dari 14 peserta perwakilan sekolah dasar se-Kecamatan Watang Sidenreng.

      Dengan kemenangan ini, UPT SDN 4 Watang Sidenreng akan mewakili Kecamatan Watang Sidenreng pada ajang serupa di tingkat kabupaten. Kepala UPT SDN 4 Watang Sidenreng, Safruddin Basa, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh guru, khususnya Coach Ilham yang telah membimbing serta melatih teknik bernyanyi peserta hingga meraih hasil maksimal.

      “Terima kasih kepada semua guru yang telah mendukung, dan terkhusus kepada Coach Pak Ilham yang dengan sabar melatih anak kita. Semoga ke depan bisa terus berprestasi hingga ke tingkat lebih tinggi,” ujarnya.

      Peserta Gerak jalan indah putra UPT SDN 4 Watang Sidenreng juga mendapat juara 3 tahun ini semoga tahun depan bisa kita lebih baik lagi

      Sementara itu, Coach Ilham mengaku pencapaian ini di luar dugaan. Ia menyampaikan bahwa awalnya tim hanya berfokus memberikan pengalaman tampil di atas panggung, tanpa menargetkan juara.

      “Ini pertama kalinya kami menurunkan peserta nyanyi solo. Sempat kami tidak yakin bisa juara karena niat awalnya hanya untuk belajar dan melatih keberanian tampil. Soal juara kami pikir belakangan. Alhamdulillah hasilnya luar biasa, semoga bisa membawa nama Kecamatan Watang Sidenreng lebih tinggi di tingkat kabupaten,” tuturnya.

      Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus mengembangkan bakat dan minat di bidang seni, sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Watang Sidenreng.(MD)

    6. Malam Kesenian Tellu Limpoe: Dari Tarian, Goyangan Bupati, hingga Sorak Sorai Rakyat”

      Malam Kesenian Tellu Limpoe: Dari Tarian, Goyangan Bupati, hingga Sorak Sorai Rakyat”

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Lapangan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Selasa (19/8/2025) malam, berubah menjadi lautan manusia. Warga dari berbagai penjuru tumpah ruah menyaksikan penutupan malam kesenian dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Malam itu, udara bukan hanya dipenuhi gemerlap lampu panggung, tetapi juga keceriaan, tawa, dan semangat persatuan.

      Yang membuat suasana makin berbeda, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Hj. Nurkanaah dan jajaran pejabat daerah tidak sekadar hadir sebagai tamu kehormatan. Mereka ikut naik ke panggung, bergoyang, bahkan sempat “nyawer” penari yang menjemput dengan tarian tradisional di gerbang lapangan. Spontan, tepuk tangan dan sorakan warga membahana, menambah riuh malam kebersamaan itu.

      Camat Tellu Limpoe, Asbudi, dalam laporannya menegaskan bahwa perayaan ini merupakan buah sinergi pemerintah kecamatan dengan masyarakat. “Semua rangkaian acara merupakan wujud kebersamaan. Antusiasme warga luar biasa, ini bukti semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat,” ucapnya penuh bangga.

      Bupati Syaharuddin pun memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, kemeriahan HUT RI di Sidrap bukan sekadar hiburan, melainkan momentum mempererat ikatan sosial.

      “Saya bangga dengan semangat masyarakat Tellu Limpoe. Perayaan ini penuh makna kebersamaan. Pemerintah akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini karena menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus menjaga semangat nasionalisme,” tegasnya.

      Malam kesenian itu ditutup dengan penampilan sanggar seni lokal, musik tradisional, hingga tarian daerah. Anak-anak, remaja, orang tua, semua larut dalam keceriaan. Riuh tepuk tangan dan teriakan penonton seolah menjadi bukti nyata bahwa perayaan ini telah menjelma pesta rakyat—hangat, meriah, dan penuh warna.

      Perayaan di Massepe tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian acara HUT RI, tetapi juga mengirimkan pesan kuat: semangat gotong royong, kebersamaan, dan cinta tanah air tetap menjadi denyut nadi masyarakat Sidrap. (*)

    7. “SL Keok di Tengah Malam: Sabu 8 Gram Gagal Selamatkan Langkahnya”

      “SL Keok di Tengah Malam: Sabu 8 Gram Gagal Selamatkan Langkahnya”

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id, — Perburuan panjang seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus narkotika di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) akhirnya menemui titik akhir.

      Jumat (08/08/2025) dini hari, Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, mendadak jadi panggung penangkapan dramatis.

      Seorang pria berinisial SL (38) yang selama ini lihai menghindar dari jeratan hukum, berhasil ditangkap oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sidrap.

      Tak hanya sekadar diamankan, polisi juga mengantongi barang bukti yang berbicara lebih keras dari seribu kata: sabu-sabu seberat 8,07 gram. 

      Awal Jejak: Warga Jadi Radar Pertama

      Semua bermula dari informasi masyarakat. Aktivitas mencurigakan SL ternyata tidak lolos dari mata tajam warga. Bagi polisi, laporan ini ibarat potongan puzzle penting yang membuka jalan menuju penyelidikan lebih dalam.

      Tim Lidik Satresnarkoba di bawah komando Kasat Resnarkoba IPTU Didi Sutikno Mugiarno, S.Tr.K dan Kanit Lidik IPDA Azriel Munandar, S.Tr.K bergerak cepat.

      Pengintaian dilakukan senyap, mengumpulkan data demi memastikan bahwa target yang diburu benar-benar sesuai.

      “Informasi sekecil apapun dari masyarakat itu sangat berharga. Tanpa dukungan mereka, rantai peredaran narkotika akan semakin sulit diputus,” ujar salah satu penyidik.

      Drama Dini Hari: Dari Intai ke Sergap

      Hidup SL barangkali terasa normal beberapa jam sebelum penangkapan. Namun, dunia gelap narkotika memang punya risiko: setiap detik bisa jadi detik terakhir kebebasan.
      Begitu semua data terkunci, tim Satresnarkoba langsung menggelar operasi. Dalam hitungan menit, SL tak punya ruang untuk kabur.

      Penggeledahan dilakukan, dan saat plastik kecil berisi kristal putih ditemukan, semua alasan runtuh.

      8,07 gram sabu mungkin terlihat kecil, tapi bagi aparat penegak hukum, barang haram itu bukan sekadar angka. Beratnya bisa menghancurkan banyak hidup, merusak generasi, dan memperpanjang rantai kriminalitas.

      Narkoba: Racun yang Tak Pernah Tidur

      Kasus SL hanya satu dari potret besar bagaimana narkotika menyusup ke pelosok-pelosok daerah. Sidrap, dengan masyarakat yang dikenal religius dan agraris, ternyata juga jadi incaran peredaran barang haram ini.
      Bagi para pengedar, keuntungan instan jauh lebih menggoda daripada masa depan yang pasti hancur.

      Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong melalui Kasat Narkoba menegaskan komitmen perang melawan narkoba. Ia tidak ingin Sidrap menjadi ladang subur bagi bandar dan kaki tangannya.
      “Bersama kita perangi narkoba demi generasi yang sehat dan bebas dari bahaya Narkotika,” tegasnya.

      Peran Publik Jadi Penentu

      Polisi sadar, menangkap satu orang bukan berarti perang selesai. Jaringan narkotika ibarat gurita dengan banyak tentakel. Putus satu, akan tumbuh lagi. Karena itu, partisipasi masyarakat bukan hanya diminta, tapi wajib.
      Setiap informasi, sekecil apapun, bisa jadi pintu untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.

      Game Over untuk SL, Tapi Pertarungan Belum Usai

      Kini, SL harus berhadapan dengan proses hukum. Barang bukti sudah diamankan, dan penyidik tengah mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain di balik aksinya.
      Namun, di balik keberhasilan ini, satu pesan menggaung: narkoba bukan sekadar urusan polisi, tapi masalah bersama.

      Sidrap harus waspada. Karena selagi ada permintaan, selalu ada yang berani jadi pemasok. Dan hanya dengan solidaritas, kewaspadaan, serta kesadaran kolektif, daerah ini bisa benar-benar bebas dari racun bernama narkotika. (*)

    8. Bupati Sidrap Terima Audiensi PT Semen Tonasa, Bahas Kerja Sama Pengelolaan Sampah

      Bupati Sidrap Terima Audiensi PT Semen Tonasa, Bahas Kerja Sama Pengelolaan Sampah

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan silaturahmi jajaran direksi dan manajemen PT Semen Tonasa di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Selasa (19/8/2025).

      Pertemuan berlangsung santai dalam suasana kekeluargaan, dibalut semangat kolaborasi dan dialog terbuka mengenai peluang kerja sama ke depan.

      MSW RDF Expert Semen Indonesia Group, Itasadono, mengatakan pihaknya ingin mengeksplorasi kemungkinan pemanfaatan sampah di Sidrap sebagai bahan bakar alternatif untuk pabrik Semen Tonasa.

      “Jadi acara kita pagi ini adalah mencoba mengeksplor apakah kami dari Semen Indonesia Group bisa membantu menyelesaikan masalah pengelolaan sampah di Sidrap. Hasil pembicaraan tadi dengan Pak Bupati, beliau setuju karena kita memang akan memberikan solusi terbaik untuk pengelolaan sampah di Sidrap,” ungkapnya.

      Ditambahkannya, Semen Indonesia akan memanfaatkan sampah dari Sidrap sebagai bahan bakar alternatif di Pabrik Tonasa.

      “Hasilnya tadi, kita akan segera melakukan MoU dan mengeksplor teknologi apa yang dibutuhkan untuk Sidrap,” ujarnya.

      Sementara itu, Bupati Sidrap melalui Asisten Administrasi Umum Setda Sidrap, Nasruddin Waris, menyampaikan rencana kerja sama ini menjadi solusi jangka panjang penanganan sampah di daerah.

      “Ceritanya, sampah ini akan diubah menjadi uang. Meskipun ke depan butuh pengadaan mesin processing yang nilainya kurang lebih enam sampai tujuh miliar, efek jangka panjangnya cukup bermanfaat bagi masyarakat Sidrap,” tutur Nasruddin.

      Ia mengutarakan, kapasitas TPA saat ini terbatas, sementara timbunan sampah mencapai sekitar 120 ton per hari.

      “Nantinya kerja sama dengan PT Semen Tonasa ini akan memproses sampah dan pihak Tonasa membeli sampah tersebut untuk dijadikan bahan bakar alternatif. Ini akan ditindaklanjuti dengan MoU,” tandasnya.

      Hadir dalam pertemuan, Kadis Lingkungan Hidup Muhammad Yusuf, Kadis Biciptapera Abdul Rasyid, Plt Kepala Bapperida Herwin, Kabag Kerja Sama Andi Besse, serta perwakilan instansi terkait. Dari pihak Tonasa, hadir GM of Energy SIG Iswahyudi, Waste Management Expert Dyah Sitoresmi, dan Direktur Utama PT PKM Tonasa Andi Udin Fahruddin.