Penulis: Jumadi

  • Fokus Kesejahteraan Masyarakat, Pesan Bupati Sidrap Saat Pimpin Rakor APBDes

    Fokus Kesejahteraan Masyarakat, Pesan Bupati Sidrap Saat Pimpin Rakor APBDes

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, memimpin rapat koordinasi terkait perubahan penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), Jumat (1/8/2025) malam.

    Kegiatan berlangsung di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae.

    Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Sutikno, Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Setiawan Sunarto, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palopo Haryanjas Pasang Kamase, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidrap Aminah Arsyad,

    Tampak pula Kepala Dinas Pemdes PPA, Abbas Aras bersama jajarannya, Inspektur Mustari Kadir, Kabag Hukum Andi Kaimal, serta kepala desa se-Kabupaten Sidrap.

    Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin menegaskan pentingnya keselarasan persepsi antara pemerintah daerah dan para kepala desa dalam mengelola anggaran yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

    “Kepala desa adalah pejabat yang dipilih langsung oleh rakyat, seperti halnya saya. Maka kita harus satu persepsi, bahwa model pembangunan 2025–2029 ini lebih sosial dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Syaharuddin.

    Ia menekankan pentingnya pemanfaatan APBDes secara tepat guna dan terukur. Ia juga menjelaskan, proses perencanaan hingga pelaksanaan harus mengikuti alur input, output, dan outcome yang jelas.

    “Input-nya dari musrenbangdes dan usulan masyarakat, lalu dibahas dalam APBDes, kemudian direalisasikan dalam kegiatan. Outcome-nya harus jelas: anggaran desa, sekitar Rp78 miliar untuk seluruh desa di Sidrap, harus terasa manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

    Syaharuddin juga menyoroti pentingnya program jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyebut program tersebut memberi manfaat nyata, seperti santunan kematian dan beasiswa untuk ahli waris.

    “Program seperti ini harus dipikirkan dan disinergikan. APBD kabupaten akan mendukung kebutuhan dana desa, walaupun dana tersebut berasal dari APBD, APBD Provinsi, maupun APBN,” tambahnya.

    Ia juga mengapresiasi program nasional seperti swasembada pangan, koperasi Merah Putih, makan bergizi gratis (MBG), dan Sekolah Rakyat yang telah berjalan di Sidrap. Termasuk, program reforma agraria yang tengah diupayakan bersama Forkopimda.

    Bupati berharap penyusunan perubahan APBDes dilakukan secara terbuka dan transparan, serta meminta gaji kepala desa dibayarkan tepat waktu.

    “Saya ingin gaji kepala desa dibayarkan setiap tanggal 1, tidak boleh menunggu dua bulan,” tegasnya.

    Sementara itu, Kajari Sidrap Sutikno mengingatkan bahwa penyusunan APBDes harus mengacu pada regulasi, terutama terkait alokasi untuk program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

    “Undang-undang mengamanatkan perlindungan kepada rakyat, terutama pekerja rentan seperti petani, buruh, dan nelayan. Mereka harus dilindungi, apalagi jika penghasilannya di bawah standar,” jelas Sutikno.

    Ia meminta para kepala desa didampingi dalam menyusun APBDes agar tidak salah langkah.

    “Mereka adalah ujung tombak pembangunan. Jangan sampai niat baik justru menimbulkan masalah karena kurang bimbingan. Saya titip ke Pak Sekda dan Kabag Hukum untuk membina para kades sebaik mungkin. Jika perlu bantuan, kami siap mendampingi,” pungkasnya.

  • Korupsi Proyek Penimbunan RS Sidrap Terbongkar, Akbar Makmur dan Nasruddin Dijebloskan ke Penjara

    Korupsi Proyek Penimbunan RS Sidrap Terbongkar, Akbar Makmur dan Nasruddin Dijebloskan ke Penjara

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Setelah melalui proses hukum yang panjang, kasus korupsi proyek lanjutan penimbunan Rumah Sakit Pratama tahun anggaran 2020 di Kabupaten Sidenreng Rappang akhirnya mencapai titik akhir.

    Terpidana Akbar Makmur, rekanan/kontraktor proyek tersebut, resmi dieksekusi ke Lapas Kelas 1 Makassar oleh Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Sidrap pada Jumat sore, 1 Agustus 2025.

    Eksekusi dilakukan usai Mahkamah Agung mengabulkan kasasi jaksa penuntut umum Kejari Sidrap dan membatalkan putusan bebas yang sebelumnya dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Makassar.

    Melalui putusan kasasi Nomor 3182 K/Pid.Sus/2025 tertanggal 7 Mei 2025, Akbar Makmur divonis 4 tahun penjara, denda Rp200 juta, serta membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp613.098.991,65.

    Kepala Kejari Sidrap melalui Kasi Intelijen Muslimin Lagalung, SH, membenarkan pelaksanaan eksekusi tersebut, Jumat, 1 Agustus 2025.

    Ia menyebut, meskipun vonis kasasi lebih ringan dari tuntutan lima tahun penjara yang diajukan jaksa, pihaknya menghormati dan mengapresiasi putusan Mahkamah Agung yang telah menerima permohonan kasasi penuntut umum.

    Sebelumnya, kasus ini juga menjerat Nasruddin, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yang telah lebih dulu dieksekusi pada 3 Juli 2025.

    Keduanya terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dalam proyek senilai Rp2 miliar itu, yang menyebabkan kekurangan volume pekerjaan dan kerugian negara mencapai Rp914.214.285 berdasarkan hasil audit BPK RI.

    Proses eksekusi Akbar Makmur dipimpin langsung oleh Kasi Pidsus Hendarta, SH, MH, dengan pengamanan dari tim gabungan Intelijen dan Pidsus Kejari Sidrap. Eksekusi berlangsung lancar dan tanpa hambatan hingga terpidana tiba di Lapas Kelas 1 Makassar.

    Kasi Intel Muslimin Lagalung menegaskan bahwa pelaksanaan eksekusi ini merupakan bentuk nyata ketegasan Kejari Sidrap dalam menindak pelaku korupsi.

    “Tidak ada tempat aman bagi koruptor untuk menghindari putusan pengadilan yang telah inkrah,” tegasnya.

    Kasus ini sendiri bermula dari hasil penyidikan Kejari Sidrap pada 2024, yang mengungkap penyimpangan dalam pelaksanaan proyek lanjutan penimbunan RS Pratama oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Sidrap.

    Setelah berbagai tahapan hukum, Mahkamah Agung akhirnya membuktikan keterlibatan Akbar Makmur sebagai kontraktor yang bertanggung jawab atas kerugian negara tersebut.

  • Perkuat Program Pendidikan, Nurkanaah Hadiri Konferensi Kerja PGRI Sulsel

    Perkuat Program Pendidikan, Nurkanaah Hadiri Konferensi Kerja PGRI Sulsel

    MAKASSAR. KOMPAKNEWS. My. Id— Wakil Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidrap, Nurkanaah, menghadiri Konferensi Kerja Provinsi I PGRI Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Jumat (1/8/2025).

    Kehadiran Nurkanaah didampingi sejumlah pengurus PGRI Sidrap dalam kegiatan yang akan berlangsung hingga Ahad, 3 Agustus 2025. Forum tersebut menjadi konferensi kerja perdana PGRI Sulsel untuk masa bakti 2024–2029.

    Konferensi ini diikuti oleh pengurus besar PGRI, pengurus provinsi, serta delegasi dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Adapun agenda utama konferensi meliputi penyampaian program kerja, konsolidasi organisasi, dan penguatan peran PGRI dalam pembangunan pendidikan di daerah.

    Dalam pernyataannya, Nurkanaah menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai ruang strategis dalam menyelaraskan visi serta memperkuat kolaborasi antarpengurus PGRI untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

    “Melalui forum ini, kita ingin menjalin sinergi antarpengurus PGRI dalam memperkuat program pendidikan,” ujar Nurkanaah.

    Ia juga menambahkan bahwa guru memegang peran sentral dalam menciptakan perubahan, sehingga penting bagi organisasi seperti PGRI untuk terus berinovasi dan solid dalam mendorong kualitas pendidikan yang lebih baik di Sulawesi Selatan.

    Konferensi ini diharapkan menghasilkan rumusan strategis dan program konkret yang akan menjadi pedoman kerja PGRI Sulsel lima tahun ke depan.(*)

  • Bupati Sidrap dan Dandim Panen Perdana di Takkalasi, Siapkan Dukungan untuk Musim Tanam Ketiga

    Bupati Sidrap dan Dandim Panen Perdana di Takkalasi, Siapkan Dukungan untuk Musim Tanam Ketiga

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, bersama Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Awaloeddin, melaksanakan panen perdana padi di Dusun III Kampung Dara, Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Jumat (1/8/2025).

    Kegiatan berlangsung di tengah antusias petani yang menyambut musim panen dengan semangat.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin mengingatkan masyarakat senantiasa bersyukur atas hasil panen dan terus menjaga kebersamaan serta spiritualitas.

    “Kami harap yang muslim jangan lupa ke masjid, jangan lupa bersedekah. Semoga tanam ketiga nanti hasilnya lebih banyak lagi,” ucapnya.

    Ia menyebut, harga padi saat ini cukup menggembirakan, yakni Rp7.000 per kilogram. Pemerintah daerah, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah dukungan untuk mendorong keberhasilan musim tanam ketiga.

    Desa Takkalasi akan mendapatkan program listrik masuk sawah, yang diharapkan memperlancar proses budidaya pertanian.

    Selain itu, benih super Genjah dengan umur tanam 75–80 hari akan disalurkan, sementara pupuk telah tersedia dan dapat diakses petani secara lebih mudah.

    “Untuk mengantisipasi serangan tikus, pemerintah juga menyiapkan racun tikus yang dapat diperoleh melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian,” ujarnya.

    Syaharuddin juga mewanti-wanti agar tidak ada potongan timbangan yang merugikan petani, dan harga tetap sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

    “Pemerintah turut mendukung penyediaan alat pertanian guna mempercepat persiapan lahan,” tandasnya.

    Usai panen, kegiatan dilanjutkan dengan “madompeng” dan penimbangan langsung hasil gabah.

    Turut hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Sidrap H. Faisal, Camat Maritengngae Andi Surya, Kabid Perkebunan Dinas Hortikultura, Perkebunan dan Tanaman Pangan Gazali, Kepala Desa Takkalasi Ibrahim, para penyuluh pertanian se-Kecamatan Maritengngae, mahasiswa KKN Unhas dan IAIN, serta Kelompok Tani Sipodeceng IV.

  • Tim Sepak Bola Pra Porprov Sidrap Menuju Sinjai, Bupati Tekankan Mental Juara

    Tim Sepak Bola Pra Porprov Sidrap Menuju Sinjai, Bupati Tekankan Mental Juara

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, melepas Tim Sepak Bola Pra Porprov Askab PSSI Sidrap di ruang kerjanya, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Jumat (1/8/2025). Tim akan berlaga di Kabupaten Sinjai pada 5–12 Agustus mendatang.

    Sebanyak 30 pemain dan 7 ofisial yang tergabung dalam tim tersebut mendapat suntikan motivasi langsung dari bupati. Dalam sambutannya, Syaharuddin menekankan pentingnya menjaga semangat juang dan menjunjung tinggi sportivitas.

    “Porprov bukan sekadar kompetisi, tetapi panggung kehormatan untuk menunjukkan kualitas dan kekompakan tim. Bertandinglah dengan sepenuh hati, tampil maksimal, dan ukir prestasi,” pesannya.

    Ia juga mengingatkan pentingnya mental juara sebagai bekal utama. “Kalau tidak siap juara, lebih baik tidak usah berangkat. Tapi kalau siap, maka pemerintah total mendukung. Mental juara harus di atas segalanya, baru menyusul skill, kepercayaan diri, dan pengendalian emosi,” tegasnya.

    Syaharuddin menyatakan, melalui semangat baru, persiapan yang lebih matang, serta dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, capaian Sidrap bisa lebih baik dari ajang sebelumnya.

    “Harapan saya, tim bisa lolos dari Pra Porprov dan menembus tiga besar di Porprov. Ini momentum untuk mengangkat nama Sidrap di pentas Sulsel dan membuka jalan karier para pemain muda,” ucapnya.

    Ia juga meminta Ketua Askab PSSI, Kadis Pemuda dan Olahraga, serta para ofisial untuk melayani para pemain dengan sebaik-baiknya.

    “Anak-anak ini masih berusia 15 sampai 18 tahun, mereka sedang meniti karier. Tugas kita memberi ruang dan perhatian agar mereka bisa tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

    Kegiatan pelepasan turut dihadiri Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Awaloeddin, Kapolres Kompol Zulkarnain, Kajari Sutikno, Sekda Andi Rahmat Saleh, Ketua Askab Abdul Rahman, Kadispora Patriadi, Plt KONI Sahabuddin Pakaja, Sekretaris KONI Yudi Marto Muktar, serta para orang tua pemain.

  • Baru Menjabat, Kapolres Parepare Bongkar Peredaran Sabu Besar-Besaran

    Baru Menjabat, Kapolres Parepare Bongkar Peredaran Sabu Besar-Besaran

    PAREPARE.KOMPAKNEWS.My.id– Gebrakan luar biasa ditunjukkan Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda dalam waktu kurang dari sebulan menjabat, tepatnya pada 8 Juli 2025 dilantik.

    Hanya berselang sekitar 20 hari, perwira dua bunga dipundak itu langsung tancap gas mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba.

    Terbukti pada, pada Minggu pagi, 27 Juli 2025, sekitar pukul 09.30 WITA, tim gabungan dari Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) dan Satresnarkoba Polres Parepare berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat hampir 20 kilogram di Pelabuhan Nusantara Parepare.

    Dalam pengamanan rutin terhadap penumpang kapal KM Dharma Ferry III yang datang dari Batulicin, Kalimantan Selatan, petugas menemukan sebuah koper biru navy mencurigakan milik seorang penumpang berinisial SH.

    Setelah diperiksa, koper tersebut ternyata berisi 20 bungkus besar sabu seberat 19.756,06 gram dengan kemasan bertuliskan “naga api”, sebuah merek yang kerap diasosiasikan dengan sindikat narkoba lintas daerah.

    Dari pengakuan tersangka SH, ia diarahkan oleh seseorang bernama “Mandor” melalui aplikasi pesan terenkripsi Signal. SH mengaku mengambil paket haram tersebut dari sebuah hotel di Palangkaraya, lalu menempuh perjalanan darat menuju Batulicin sebelum akhirnya naik kapal menuju Parepare.

    “Target akhirnya adalah Makassar, tempat sabu itu akan diserahkan kepada seseorang berinisial M (DPO), yang menjanjikan upah sebesar Rp8 juta per bungkus total Rp160 juta,” ucap AKBP Indra Waspada Yuda, Jumat, 1 Agustus 2025.

    Mantan Kasat Narkoba Polres Sidrap itu mengaku, modus yang digunakan cukup rapi. SH dibekali empat KTP palsu dengan identitas berbeda namun menggunakan foto yang sama. Ia juga menerima dana operasional dalam bentuk kripto melalui platform BYBIT.

    Namun sebelum misi terselesaikan, aparat telah lebih dulu meringkusnya bersama barang bukti senilai sekitar Rp16 miliar.

    Laboratorium forensik Polda Sulsel mengonfirmasi bahwa kristal bening dalam 20 bungkus tersebut positif mengandung metamfetamina.

    Meskipun hasil urine tersangka negatif, ia tetap dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

    Kapolres Parepare menyebut bahwa dari pengungkapan ini, diperkirakan sekitar 98.780 jiwa terselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba. Saat ini pihak kepolisian masih menelusuri lebih lanjut jaringan di balik kasus ini, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan sindikat internasional.

    Prestasi luar biasa ini menunjukkan komitmen kuat jajaran Polres Parepare dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. (*)

  • Pesan Bupati Sidrap Saat Serahkan SK PPPK, Gaji Pertama untuk Orang Tua, Keluarga, dan Zakat

    Pesan Bupati Sidrap Saat Serahkan SK PPPK, Gaji Pertama untuk Orang Tua, Keluarga, dan Zakat

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, mengingatkan para PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang baru menerima SK agar memanfaatkan gaji pertama mereka untuk hal-hal yang bernilai.

    Pesan itu disampaikannya saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Aula Kantor SKPD Sidrap, Jumat (1/8/2025).

    “Mulai hari ini Anda akan ditempatkan di OPD masing-masing, dan anda akan mendapatkan gaji. Gaji pertama kasihlah ke orang tua, istri, anak, jangan lupa bersedekah, keluarkan zakatnya,” pesan Syaharuddin.

    Menurutnya, keberhasilan menjadi PPPK bukan semata hasil kerja keras pribadi, melainkan juga doa dan pengorbanan banyak pihak yang patut dihargai dan dibalas dengan ketulusan.

    “Jangan lupakan peran orang tua dan keluarga anda yang telah berkorban banyak, balaslah kebaikan mereka,” sambungnya.

    Syaharuddin juga menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara (ASN).

    “Bekerja dengan tulus dan ikhlas, tingkatkan etos kerja, serta bangun kekompakan dalam lingkungan kerja,” titip Syaharuddin.

    Dalam kesempatan itu sebanyak 310 SK PPPK diserahkan secara simbolis kepada pegawai dari tiga kategori jabatan fungsional, yaitu tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis formasi tahun 2024.

    Penyerahan turut dihadiri Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kajari Sidrap Sutikno, Dandim 1420 Letkol Inf. Awaloeddin, Wakapolres Kompol Zulkarnain, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, para asisten, kepala OPD, serta undangan lainnya.

  • Wakapolres Sidrap Hadiri Pembukaan Pemusatan Latihan Calon Paskibraka Sidrap

    Wakapolres Sidrap Hadiri Pembukaan Pemusatan Latihan Calon Paskibraka Sidrap

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id- Dalam semangat mendukung pembentukan karakter dan kedisiplinan generasi muda, Wakapolres Sidrap Kompol Sulkarnain turut serta menghadiri upacara pembukaan pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidrap 2025 yang berlangsung pada Jumat (1/8/25) pagi di Aula kantor SKPD Jalan Harapan Baru Kelurahan Batu Lappa, Sidrap

    Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif yang dalam Perayaannya menyampaikan harapan agar para calon paskibraka dapat mengikuti pelatihan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi kedisiplinan, dan menanamkan rasa cinta tanah air.

    Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan laporan persiapan, penghormatan kepada pembina upacara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyematan tanda peserta latihan, berbagai pembina upacara, penyerahan simbolis, hingga penandatanganan berita acara dan doa.

    Kapolres Sidrap melalui Wakapolres menyatakan bahwa Polres Sidrap siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan paskibraka. “Kami hadir bukan hanya sebagai bentuk dukungan keamanan, tetapi juga komitmen untuk terus mendorong generasi muda Kabupaten Sidrap menjadi pribadi yang disiplin dan berintegritas tinggi, ” ungkapnya.

    Wakapolres juga menyampaikan bahwa setelah pembukaan, adik-adik paskibraka ini akan melakukan pendidikan dan pelatihan yang dibimbing oleh pembina dan para pelatih. Ia meminta agar para peserta pelatihan menghilangkan sifat rasa malas, bosan, jenuh dan tetap sabar ketika kepanasan mengingat cuaca saat ini cukup ekstrem

    ”Dimulai pada hari ini sampai nanti pengibaran bendera, sukses atau tidak itu tergantung adik-adik semua. Rasa malas, bosan, jenuh, kepanasan, itu harus dilawan, dan kalau adik-adik berhasil nanti dalam pengobatan bendera merah putih itu adalah kebanggan. Adik-adik adalah kebanggaan masyarakat Sidrap dan teruslah untuk berbuat yang terbaik. Ingat, lawan terberat adalah diri sendiri,” katanya.

    Lebih lanjut, Wakapolres menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan semangat dan disiplin tinggi.

    “Semoga para calon Paskibraka dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta dapat menjadi contoh teladan bagi generasi muda lainnya,” tutupnya

  • Pengurus PGRI Maritengngae Resmi Dilantik, Bupati Sidrap Ajak Guru Cetak Generasi Berprestasi

    Pengurus PGRI Maritengngae Resmi Dilantik, Bupati Sidrap Ajak Guru Cetak Generasi Berprestasi

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Maritengngae resmi dilantik oleh Ketua PGRI Kabupaten Sidenreng Rappang, Nurkanaah, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sidrap. Pelantikan berlangsung di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (31/7/2025) malam, dalam suasana yang khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

    Kegiatan pelantikan turut dirangkaikan dengan dialog interaktif bersama para guru, yang turut dihadiri Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, serta Penanggung Jawab Wilayah Universitas Terbuka (UT) Sidrap, Jamil.

    Hadir pula sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Kantor Kemenag Sidrap Muhammad Idris Usman, Plt. Kadis Pendidikan Sirajuddin, Kadis Sosial Wahidah Alwi, Camat Maritengngae Andi Surya Praja Hadiningrat, Plt. Kepala BKPSDM Andi Bustanil, Kabag Kerja Sama Andi Basse, Danramil Maritengngae Kapten Arh Ridwan, serta perwakilan Polres Sidrap.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan pentingnya perubahan paradigma kerja di kalangan guru demi mencetak generasi yang berprestasi dan berkarakter.

    “Pola kerja kita lima tahun ke depan adalah mencetak anak-anak yang berprestasi. Mari kita ubah karakter anak-anak, dari yang nakal menjadi lebih baik, melalui pendekatan yang tepat,” tegasnya.

    Bupati juga mengimbau para guru untuk aktif mendukung program keagamaan dan menjaga kebersihan lingkungan. Ia mendorong agar siswa-siswi dibiasakan mengunjungi masjid setiap malam Jumat serta menjadikan pembuatan tempat sampah sebagai tugas rumah guna mendukung gerakan Sidrap Bersih.

    Tak hanya itu, Syaharuddin juga menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi di lingkungan pendidikan.

    “Orang tua berharap gurunya adalah guru yang inovatif, kreatif, dan cerdas. Kalau gurunya standar-standar saja, maka Sidrap tidak akan maju. Tapi kalau kita bisa berpikir out of the box, keluar dari zona nyaman, kita bisa menciptakan generasi emas,” ujarnya.

    Menutup sambutannya, Bupati mendorong penguatan manajemen sekolah dan sinergi seluruh elemen pendidikan di Kecamatan Maritengngae, dari PAUD hingga madrasah.

    “Kepala sekolah adalah pemimpin di sekolah. Semua pihak harus bergerak bersama,” tutupnya.

    Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran PGRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di Kabupaten Sidrap.

  • Calon Paskibraka Sidrap Jalani Tes Urine, Seluruhnya Negatif Narkoba

    Calon Paskibraka Sidrap Jalani Tes Urine, Seluruhnya Negatif Narkoba

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Sebanyak 47 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidenreng Rappang menjalani tes urine sebagai bagian dari tahapan seleksi akhir menjelang tugas mereka pada upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

    Kegiatan berlangsung Jumat pagi (1/8/2025) 2025, di Aula Kompleks SKPD Sidrap. Dari total peserta, dua orang merupakan perwakilan untuk tingkat provinsi, sementara 45 lainnya terdiri atas 24 putra dan 21 putri yang akan bertugas di tingkat kabupaten.

    Tes urine ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sidrap bekerja sama dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sidrap.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kesbangpol Muhammad Arsul, Kabid Kesatuan Bangsa Andi Diana Syamsudin, Analis Kebijakan Muda Farawansyah Firdaus, serta Kepala Labkesda Sidrap Sudarmin Saharmi bersama tim.

    Sudarmin menyampaikan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba. Ia menegaskan, hasil ini menjadi indikator keberhasilan pembinaan serta menunjukkan komitmen peserta dalam menjaga integritas dan kedisiplinan.

    Sementara itu, Muhammad Arsul menekankan, pelaksanaan tes urine bukan sekadar formalitas, melainkan langkah edukatif dan preventif agar pelajar menjauhi penyalahgunaan narkoba sejak dini.

    “Generasi muda, terlebih yang akan mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar bendera negara, harus dipastikan bersih dari pengaruh narkoba,” ujarnya.

    Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentuk generasi penerus yang sehat, tangguh, dan berintegritas.

  • Bebas Lewat Restoratif Justice, Pencuri Bebek 500 Ekor Ini Ternyata Tulang Punggung Keluarga

    Bebas Lewat Restoratif Justice, Pencuri Bebek 500 Ekor Ini Ternyata Tulang Punggung Keluarga

    MAKASSAR. KOMPAKNEWS. My. Id— Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Robert M. Tacoy, didampingi Aspidum Rizal Syah Nyaman, Kasi Kamnegtibun Awaluddin, dan Kasi Oharda Alham, resmi menyetujui penyelesaian perkara pencurian dengan pemberatan melalui mekanisme keadilan restoratif (Restoratif Justice/RJ), Kamis (31/7/2025).

    Ekspose perkara ini berlangsung di Kejati Sulsel dan diikuti secara virtual oleh Kajari Pinrang, Agung Bagus Kade Kusimantara bersama jajarannya. Kasus yang diajukan untuk RJ adalah milik tersangka Darman Dama alias Sammang Balo (41), peternak itik asal Kabupaten Sidrap, yang disangkakan mencuri 500 ekor bebek milik Hamzah bin H. Nanrang (47) di Kabupaten Pinrang.

    Peristiwa pencurian terjadi pada 13 Mei 2025, saat Darman menerima tawaran dari buron berinisial Puang Usu untuk membeli bebek. Tanpa menyadari bahwa bebek tersebut hasil curian, Darman bersama rekannya mengangkut ratusan ekor bebek dari kandang korban. Akibat kejadian ini, Hamzah mengalami kerugian sebesar Rp 17,5 juta.

    Namun, proses hukum akhirnya ditempuh dengan pendekatan keadilan restoratif. Darman diketahui bukan residivis, telah meminta maaf, berdamai dengan korban, dan sepenuhnya mengganti kerugian. Korban juga menyatakan tidak keberatan atas penghentian proses hukum.

    “Kita sudah melihat testimoni korban, tersangka, tokoh masyarakat dan penyidik. Telah memenuhi ketentuan Perja 15, korban sudah memaafkan tersangka. Atas nama pimpinan, kami menyetujui permohonan RJ yang diajukan,” tegas Robert Tacoy.

    Darman, yang sehari-hari hanya berpenghasilan sekitar Rp 110.000 sebagai peternak, diketahui merupakan tulang punggung keluarga dengan dua anak yang masih sekolah.

    Setelah menyetujui RJ, Wakajati meminta Kejari Pinrang segera menyelesaikan administrasi perkara dan membebaskan tersangka. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam proses hukum.

    “Saya berharap penyelesaian perkara zero transaksional untuk menjaga kepercayaan pimpinan dan publik,” tutup Robert. (*)

  • Sekda Sidrap Pimpin Rekonsiliasi Data Iuran Jaminan Kesehatan Triwulan II

    Sekda Sidrap Pimpin Rekonsiliasi Data Iuran Jaminan Kesehatan Triwulan II

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id—Sekretaris Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang, Andi Rahmat Saleh, memimpin kegiatan Rekonsiliasi Data Iuran Wajib Pegawai Negeri Sipil (PNS), Iuran Wajib Pemerintah Daerah, dan DPRD, Kamis (31/7/2025).

    Rekonsiliasi juga mencakup iuran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang didaftarkan oleh pemerintah daerah untuk Triwulan II Tahun 2025.

    Andi Rahmat menekankan pentingnya rekonsiliasi ini sebagai bagian dari upaya penertiban administrasi, peningkatan transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan iuran jaminan kesehatan bagi ASN dan PPPK yang ditanggung pemerintah daerah.

    “Ini menjadi perhatian kita karena merupakan salah satu program prioritas Bapak Bupati Sidrap,” tegasnya.

    “Olehnya itu, melalui rekonsiliasi ini, kita ingin memastikan seluruh kewajiban iuran dibayarkan dengan benar dan tepat sasaran, serta seluruh pegawai yang berhak telah terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan,” sambungnya.

    Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta berharap koordinasi dan kolaborasi dengan BPJS Kesehatan terus terjalin dengan baik.

    Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, verifikasi data Triwulan II, dan penandatanganan berita acara rekonsiliasi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dengan BPJS Kesehatan, serta antara BPJS Kesehatan dan pihak rumah sakit.

    Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat sekda ini dihadiri Plt Kepala Bapperida, perwakilan BKAD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, para direktur rumah sakit, serta undangan lainnya.