Kategori: Sidrap

  • Tak di Makassar, KJI Sulsel Pilih Sidrap: Edy Basri Bawa Pelantikan Pulang ke “Kota Beras”

    Tak di Makassar, KJI Sulsel Pilih Sidrap: Edy Basri Bawa Pelantikan Pulang ke “Kota Beras”

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Secara logika organisasi, pelantikan pengurus tingkat provinsi idealnya digelar di Makassar. Ibu kota Sulawesi Selatan itu adalah episentrum pemerintahan, bisnis, dan tentu saja—media. Tapi Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulsel memilih jalan berbeda. Sabtu siang, 14 Februari 2026, pelantikan justru dipusatkan di Aula Taman Wisata Puncak Bila, Sidrap.

    Pilihan itu bukan tanpa alasan. Ada faktor history yang tak bisa dilepaskan.

    KJI Sulsel di bawah kepemimpinan Edy Basri—bersama Muh Tohir (Sekretaris) dan Ersan (Bendahara)—memang sengaja “pulang kampung”. Edy lahir dan besar di Kabupaten Sidenreng Rappang, daerah yang dikenal dengan julukan “Kota Beras”. Di sanalah jejak awal perjalanan jurnalistiknya tumbuh.

    “Alhamdulillah, Pak Ketum DPP dan Pak Ketua KJI Nasional sudah mendarat di Makassar malam ini. Besok siang keduanya langsung ke Puncak Bila dijemput oleh panitia pelantikan,” ujar Edy Basri, Kamis malam, 12 Februari 2026.

    Yang datang bukan nama sembarangan. Ketua Umum DPP KJI Andarizal akan melantik langsung kepengurusan KJI Sulsel, didampingi Ketua KJI Nasional Nurfandri. Keduanya juga didaulat sebagai pembicara utama dalam sesi talkshow yang menjadi pembuka acara. Format ini memberi sinyal: KJI Sulsel ingin lebih dari sekadar seremoni—mereka ingin diskursus.

    Persiapan disebut sudah 90 persen. Artinya, panggung sudah hampir siap. Tinggal hitung jam.

    Tema yang diusung pun cukup “berisi”: Jurnalisme Kolaboratif untuk Sulsel yang Transparan dan Berkemajuan. Di tengah lanskap media yang kian kompetitif dan fragmentatif, diksi kolaboratif terasa seperti tawaran jalan tengah—mengurangi ego sektoral, memperkuat jejaring, dan membangun trust publik.

    Sebelumnya, DPP KJI memberikan mandat kepada Edy Basri untuk membentuk kepengurusan di Sulawesi Selatan. Mandat itu kini menjelma menjadi struktur resmi yang siap bekerja.

    Memilih Sidrap ketimbang Makassar adalah pesan simbolik. Bahwa pusat bukan selalu soal geografis. Bahwa energi perubahan bisa dimulai dari daerah. Dari “Kota Beras” itulah, KJI Sulsel ingin menanam benih kolaborasi—untuk kemudian tumbuh menjangkau seluruh penjuru provinsi.

    Sabtu nanti, Puncak Bila bukan hanya menjadi lokasi pelantikan. Ia bisa menjadi titik tolak—bahwa jurnalisme Sulsel sedang mencari format baru: lebih cair, lebih terbuka, dan tentu saja, lebih berkemajuan. (*)

  • PAPPRI Sidrap Berdendang, Puncak Bila Bakal Auto Pecah!

    PAPPRI Sidrap Berdendang, Puncak Bila Bakal Auto Pecah!

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Fix, perayaan HUT Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ke-682 tahun ini bakal naik level. Pengelola Taman Wisata Puncak Bila barengan sama PAPPRI Sidrap lagi nyiapin event musik yang vibes-nya nggak kaleng-kaleng, bertajuk “Konser Musik PAPPRI Sidrap Berdendang.”

    Catet baik-baik ya:
    📅 Minggu, 15 Februari 2026
    ⏰ 08.30 – 17.00 WITA
    📍 Taman Wisata Puncak Bila, Sidrap

    Dari pagi sampe sore, Puncak Bila bakal disulap jadi spot paling rame se-Sidrap. Deretan musisi dan penyanyi siap naik panggung dan bikin penonton auto ikut nyanyi. Line up-nya antara lain Alam Mahameru, Nursal Coy, Alif Falenzi, Nindi Purwanto, Ayu Tirta KDI, Riska Kamal, dan Dilla. Genre campur, suara mantap, pokoknya aman buat semua umur.

    Biar suasana makin panas, panggung juga bakal ditemenin tiga keyboardist sekaligus: Bang Fajar, Sul Magenta, dan Yasmin Khadarza. Musik non-stop, vibes naik terus, dan dijamin nggak ada cerita bengong.

    Nggak cuma soal hiburan, konser ini juga jadi ajang kumpulnya seluruh pengurus PAPPRI Sidrap. Jadi selain seru-seruan, event ini juga jadi bukti kalau musisi lokal Sidrap itu punya kelas dan solid.

    Ditambah lagi, lokasi konser ada di Puncak Bila yang udaranya adem dan view-nya cakep. Kombinasi alam + musik + momen ulang tahun daerah, fix jadi pengalaman yang susah dilupain.

    🎶 Intinya gini:

    Ajak temen nongkrong, keluarga, pasangan, atau satu geng sekalian.
    Dateng, nyanyi bareng, joget dikit, foto-foto, terus pulang bawa cerita.
    PAPPRI Sidrap Berdendang.

    Puncak Bila siap goyang.
    HUT Sidrap ke-682? Gaspol! (*)

  • Wakil Ketua DPRD Sidrap Hadiri Rapat Dengar Pendapat Terkait Dana Pengolahan Lahan

    Wakil Ketua DPRD Sidrap Hadiri Rapat Dengar Pendapat Terkait Dana Pengolahan Lahan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang menghadiri kegiatan rapat pendapat bersama Dinas Pertanian, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta para pengurus kelompok tani se-Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Sidrap, Senin, 2 Februari 2026.

    Wakil Ketua DPRD Sidrap, Muhammad Ridha Bakri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa rapat pendapat ini sangat bermanfaat sebagai forum untuk mendengar berbagai persepsi dan masukan dari kelompok tani terkait mekanisme penyaluran dana pengolahan lahan.

    “Kegiatan ini penting untuk menyamakan pemahaman antar kelompok tani. Kami berharap ada kesadaran bersama dari anggota kelompok tani untuk memahami kondisi yang ada, mengingat terdapat laporan dari petani bahwa besaran pembayaran yang diterima tiap kelompok berbeda-beda. Bahkan untuk lahan di bawah satu hektare, dana yang diterima tidak mencapai Rp900 ribu,” ungkapnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sidrap, Bahrul Appas, menegaskan agar pertemuan tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh peserta. Ia menyebutkan bahwa banyak petani mengeluhkan perbedaan dana pengolahan lahan yang diterima.

    “Kami berharap pengurus kelompok tani dapat menyampaikan secara terbuka semua keluhan dalam rapat ini. Kami di DPRD, khususnya Komisi II yang membidangi pertanian, wajib mendengar dan menindaklanjuti aspirasi para petani,” ujarnya.

    Dalam rapat tersebut, salah satu perwakilan pengurus kelompok tani turut memberikan penjelasan bahwa selama ini dana pengolahan lahan umumnya diberikan sebesar Rp900 ribu per hektare. Namun, terdapat tambahan dana transportasi yang bersumber dari kesepakatan anggota dan tidak dicantumkan secara rinci karena disesuaikan dengan keikhlasan masing-masing.

    Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa anggota DPRD Sidrap dari Komisi II, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sidrap beserta jajaran, para kepala BPP, serta perwakilan pengurus kelompok tani dari berbagai kecamatan.

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sidrap, Ibrahim, menegaskan bahwa anggaran pengolahan lahan, bor listrik, serta perpipaan disalurkan langsung ke rekening kelompok tani, bukan melalui kantor Dinas Pertanian.

    “Semua anggaran tersebut langsung masuk ke rekening kelompok tani sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

    Rapat pendapat ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk menciptakan transparansi dan keadilan dalam penyaluran dana pengolahan lahan bagi para petani di Kabupaten Sidrap.

  • Ribuan Pelari Ramaikan Rappang Run 2026, Magnet Olahraga dan Wisata Sidrap

    Ribuan Pelari Ramaikan Rappang Run 2026, Magnet Olahraga dan Wisata Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Ribuan peserta meramaikan Rappang Run 2026 di Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang, Ahad (1/2/2026).

    Titik start dan finis kegiatan ini berada di kawasan Monumen Bambu Runcing Rappang, yang sejak pagi dipadati pelari dan warga yang menyaksikan jalannya lomba.

    Suasana semakin hidup saat Bupati Sidenreng Rappang H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah dan Ketua TP PKK Sidrap Hj. Haslindah Syaharuddin, secara resmi melepas peserta dari garis start.

    Hadir pula Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse, Kasdim 1420 Sidrap, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kasat Intel Polres Sidrap, Kepala BNNK Sidrap, para pejabat daerah, kepala OPD lingkup Pemkab Sidrap, serta undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Syaharuddin mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rappang Run 2026.

    Ia mengajak para pelari menikmati jalur lari khas Rappang yang menyuguhkan hamparan sawah hijau serta jalur yang dipenuhi lukisan dan kreasi anak-anak sekolah Sidrap.

    “Selamat datang para peserta Rappang Run di Kabupaten Sidrap. Selamat menikmati jalur Rappang Run yang dikelilingi persawahan hijau serta jalur yang dipenuhi lukisan dan kreasi anak-anak sekolah Sidrap,” ucap Syaharuddin.

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana serta seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya Rappang Run 2026 dengan lancar dan antusiasme peserta yang tinggi.

    “Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidrap ke-682,” ujarnya.

    Lebih dari sekadar ajang olahraga, Rappang Run 2026 diharapkan menjadi ruang silaturahmi, sarana promosi potensi daerah, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat setempat melalui sektor sport tourism.

  • Kelompok Tani Pemantingan Pakkawarue II Bagikan Biaya Pengolahan Lahan kepada Petani

    Kelompok Tani Pemantingan Pakkawarue II Bagikan Biaya Pengolahan Lahan kepada Petani

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Kelompok Tani Pemantingan Pakkawarue II melaksanakan kegiatan pembagian biaya pengolahan lahan kepada para petani. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Pajalele, Lingkungan Pemantingan, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu, 31 Januari 2026.

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tellu Limpoe, St. Rawasih. Dalam arahannya, ia mengimbau para petani agar memanfaatkan bantuan biaya pengolahan lahan tersebut dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan produktivitas pertanian.

    “Kami merasa bersyukur atas perhatian pemerintah kepada para petani. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk menunjang pengolahan lahan dan meningkatkan hasil pertanian,” ujar St. Rawasih.

    Selain itu, ia juga mengajak para petani untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial sangat penting bagi petani yang memiliki risiko kerja cukup tinggi. Sebagai penyuluh pertanian sekaligus Kepala BPP, St. Rawasih menegaskan komitmennya untuk terus turun langsung meninjau perkembangan pertanian serta mendengar dan menindaklanjuti berbagai keluhan petani.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Pajalele, Wandi, yang meskipun baru beberapa hari dilantik, langsung menunjukkan kepeduliannya dengan hadir dan bertatap muka bersama masyarakat. Di hari libur sekalipun, ia tetap meluangkan waktu untuk mendengar kebutuhan, keluhan, maupun masukan dari para petani.

    “Apabila ada keluhan atau masukan, mari kita saling membantu demi kemajuan daerah kita,” ujar Wandi, memberikan dukungan penuh kepada para petani.

    Kegiatan ini juga dihadiri oleh Babinsa Kelurahan Pajalele, Anwar, yang senantiasa membersamai dan memberikan pendampingan kepada para petani sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara petani, pemerintah, dan unsur terkait terus terjalin demi kemajuan sektor pertanian di Kecamatan Tellu Limpoe, khususnya di Kelurahan Pajalele(madi)

  • Hari Libur Tak Jadi Halangan, Lurah Baula Perbaiki Saluran Air yang Terbengkalai Bertahun-tahun

    Hari Libur Tak Jadi Halangan, Lurah Baula Perbaiki Saluran Air yang Terbengkalai Bertahun-tahun

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Lurah Baula, Junaidi, SE., MM, menunjukkan komitmen nyata sejak awal masa jabatannya dengan turun langsung memimpin kerja bakti perbaikan saluran air yang telah bertahun-tahun tidak pernah diperbaiki. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Poros Pemantingan, Kelurahan Baula, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

    Meski dilaksanakan di hari libur, kerja bakti tetap berjalan dengan penuh semangat. Kegiatan ini melibatkan Kepala Lingkungan II Perinyameng, staf kelurahan, warga setempat, serta mahasiswa yang turut berpartisipasi membantu pembersihan dan perbaikan saluran air.

    Saluran tersebut merupakan jalur penghubung antara Kelurahan Baula dan Kelurahan Toddang Pulu. Selama ini, kondisi saluran dipenuhi rumput liar dan endapan tanah sehingga menyebabkan aliran air tersumbat. Akibatnya, saat hujan turun, air tidak mengalir melalui saluran sebagaimana mestinya, melainkan meluap ke jalan poros menuju Perinyameng, yang kerap mengganggu aktivitas warga.

    Lurah Baula, Juneydi, SE., MM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah kelurahan terhadap persoalan lingkungan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Meskipun hari libur, kami tetap melaksanakan kerja bakti sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap ke depan warga semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, sesuai dengan imbauan Bapak Bupati agar kita semua menjaga kebersihan dan lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa pihak kelurahan akan selalu terbuka dan siap merespons setiap keluhan yang disampaikan oleh masyarakat.
    “Kami akan selalu merespon apabila ada masyarakat yang menyampaikan keluhan. Mari kita saling mengingatkan demi kampung kita agar lebih baik ke depannya,” tambahnya.

    Meski belum genap satu bulan dilantik sebagai Lurah Baula, Juneydi mengaku aktif berkeliling memantau kondisi lingkungan, baik Lingkungan I maupun Lingkungan II, guna memastikan permasalahan di lapangan dapat segera ditangani.

    Kegiatan kerja bakti ini pun mendapat apresiasi dari warga yang berharap upaya perbaikan infrastruktur dan kepedulian lingkungan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.(Madi)

  • Jalan Depan SKPD Sidrap Jadi Jalur Jogging Favorit

    Jalan Depan SKPD Sidrap Jadi Jalur Jogging Favorit

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Ruas Jalan Harapan Baru di depan Kompleks SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini menjadi jalur jogging favorit warga.

    Kondisi jalan beton yang nyaman dan kawasan yang terbuka membuat lokasi ini ramai dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, terutama pada sore hari.

    Aktivitas warga tersebut dipantau langsung oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif saat menyusuri jalan itu, Senin sore (26/1/2026). Ia berjalan kaki dari arah timur menuju ke arah barat hingga kawasan depan Kompleks SKPD.

    Bupati didampingi Asisten Administrasi Umum yang juga Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Porapar) Sidrap, Nasruddin Waris, serta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

    Di sepanjang perjalanan, Bupati Syaharuddin Alrif tampak santai dan penuh keakraban. Ia beberapa kali berhenti menyapa warga yang sedang berolahraga, berbincang ringan, hingga melayani permintaan foto bersama.

    Suasana semakin hangat ketika Bupati mencoba bermain sepatu roda inline skating. Aksi spontan tersebut disambut antusias oleh warga yang ikut tersenyum dan memberi semangat.

    Bupati Syaharuddin Alrif mengajak masyarakat memanfaatkan jalan yang baru diperbaiki tersebut sebagai ruang olahraga dan rekreasi.

    “Ayo yang mau berolahraga silakan datang ke depan SKPD, sekaligus menikmati pemandangan,” ujarnya.

    Kehadiran Bupati di tengah aktivitas masyarakat ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas publik sekaligus ajakan kepada warga untuk memanfaatkan ruang terbuka sebagai sarana olahraga dan interaksi sosial.

    Sementara itu, sikap humanis H. Syaharuddin Alrif kembali terlihat dalam kegiatan tersebut. Ia berbaur tanpa jarak dengan warga, menjadikan kepemimpinan terasa lebih dekat dan membumi.

  • Pimpin Apel Gabungan ASN, Bupati Sidrap Serukan Motto “Tanam, Panen, Hilirisasi”

    Pimpin Apel Gabungan ASN, Bupati Sidrap Serukan Motto “Tanam, Panen, Hilirisasi”

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (26/1/2026).

    Dalam apel tersebut, Bupati Syaharuddin didampingi Wakil Bupati Nurkanaah menyerukan dan memimpin yel-yel “Tanam, Panen, Hilirisasi” yang diikuti serentak oleh ribuan ASN sebagai simbol semangat membangun ekonomi daerah berbasis pertanian dan industri pengolahan.

    Yel-yel itu menegaskan komitmen Pemkab Sidrap untuk mendorong produktivitas dari hulu ke hilir, mulai dari proses tanam, panen, hingga pengolahan hasil agar memberi nilai tambah bagi masyarakat.

    Hadir dalam apel gabungan, para staf ahli bupati, asisten, kepala OPD, kepala bagian, camat, lurah, kepala puskesmas, serta jajaran ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

    Bupati Syaharuddin juga mengajak seluruh ASN meningkatkan etos kerja, disiplin, dan kualitas pelayanan publik. Ia mengapresiasi kinerja ASN yang menunjukkan tren positif.

    “Alhamdulillah, kinerja ASN kita sudah mulai meningkat. Ini patut kita syukuri dan terus kita tingkatkan,” ujarnya.

    Bupati kemudian meminta seluruh ASN menunjukkan kesiapan mereka untuk meningkatkan etos kerja. Serentak, para pegawai menyatakan kesiapannya, menegaskan komitmen mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Bupati Syaharuddin selanjutnya menyampaikan capaian positif daerah, di antaranya penurunan angka stunting yang menempatkan Sidrap pada peringkat kedua terendah di Sulawesi Selatan, serta tren penurunan angka kemiskinan.

    Selain itu, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sidrap tercatat tertinggi di antara 24 kabupaten/kota se‑Sulawesi Selatan, yakni sekitar 13 persen pada kuartal I, 9,5 persen pada kuartal II, dan 8,02 persen pada kuartal III. Tren ini menempatkan Sidrap secara konsisten di posisi teratas pertumbuhan ekonomi provinsi.

    “Kita masih menunggu pemutakhiran data kuartal keempat dari BPS. Namun capaian ini sangat luar biasa karena melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan sebesar 6 persen,” tegas Syaharuddin.

    Ia juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh OPD agar terus meningkatkan kinerja dan inovasi. “Saya berharap seluruh ASN terus meningkatkan etos kerja. Mari kita berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Sidrap,” pesannya.

    Selain itu, Syaharuddin mengajak ASN untuk memiliki semangat biopreneur, yakni mampu melihat peluang dan berinovasi dalam mendukung pembangunan daerah.

    Menutup arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran OPD atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan. “Atas nama masyarakat Sidrap, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD. Kita bekerja bersama, kita bangun Sidrap lebih baik,” tutupnya.

  • KNPI Pitu Riase Gelar Turnamen Sepak Bola U-12, Cetak Bibit Unggul Sejak Dini

    KNPI Pitu Riase Gelar Turnamen Sepak Bola U-12, Cetak Bibit Unggul Sejak Dini

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—KNPI Kecamatan Pitu Riase menggelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini (U-12) yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Arifin Nu’man Barukku, Kelurahan Batu, dan menjadi salah satu ajang pembinaan olahraga anak-anak yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

    Turnamen ini dihadiri oleh Ketua KNPI Kabupaten Sidrap, Azwagino Ambo Asse, beserta sejumlah pengurus DPD KNPI Sidrap. Turut hadir Lurah Batu, Jamaluddin, SE, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin angkatan 115, serta berbagai unsur masyarakat seperti tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan lapisan masyarakat Pitu Riase.

    Sebanyak 20 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Selama pertandingan, para pemain usia dini tidak hanya dituntut untuk menunjukkan kemampuan teknik bermain, tetapi juga diajarkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim sejak usia muda.

    Ketua KNPI Pitu Riase sekaligus Ketua Panitia, Bung Dedy Ramsyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan bakat sepak bola usia dini sekaligus menjadi wadah kegiatan positif, sehat, dan edukatif bagi anak-anak. Selain itu, turnamen ini juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar-SSB dan memperkuat peran KNPI di tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Pitu Riase.

    “Harapan kami, melalui turnamen ini akan lahir bibit-bibit unggul pemain sepak bola masa depan Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini juga kami rancang agar bisa menjadi agenda tahunan KNPI Pitu Riase, sebagai bentuk komitmen kami dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga,” ujar Bung Dedy Ramsyah.

  • Satu Paket Sembako, Satu Sentuhan Kemanusiaan dari Kapolres Sidrap

    Satu Paket Sembako, Satu Sentuhan Kemanusiaan dari Kapolres Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Sebuah momen sederhana namun sarat makna mendadak menyentuh hati banyak orang. Kapolres Sidrap, AKBP Dr Fantry Taherong, “terciduk” kamera saat membagikan paket sembako kepada seorang pemulung perempuan di pinggir jalan.

    Tanpa pengawalan berlebihan, tanpa panggung, hanya ketulusan yang berbicara.

    Dalam sebuah gambar Jumat, 23 Januari 2026, AKBP Dr Fantry Taherong tampak jongkok di hadapan sang pemulung yang tengah beristirahat di bawah teriknya matahari.

    Dengan pakaian dinas yang masih melekat, perwira menengah Polri itu menyerahkan sembako secara langsung, sembari menundukkan badan agar sejajar, seolah ingin menegaskan bahwa kemanusiaan tidak mengenal jabatan.

    Perempuan pemulung itu terlihat terdiam, matanya menatap penuh haru. Di tengah kerasnya hidup yang dijalani di jalanan, uluran tangan tersebut menjadi pengingat bahwa masih ada kepedulian yang tumbuh dari hati.

    Sosok AKBP Dr Fantry Taherong memang dikenal memiliki sisi humanis. Bagi perwira bergelar doktor ini, tugas sebagai anggota Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, terutama mereka yang berada di lapisan paling bawah.

    Aksi berbagi itu disebut terjadi secara spontan. Saat melintas dan melihat seorang pemulung perempuan kelelahan di pinggir jalan, AKBP Fantry memilih berhenti sejenak, menghampiri, lalu memberikan bantuan seadanya yang ia miliki. Tidak ada sorotan kamera resmi, tidak ada agenda seremonial.

    “Kadang, yang dibutuhkan masyarakat bukan pidato panjang, tapi kehadiran dan kepedulian,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

    Momen kecil itu kini menjadi perbincangan hangat. Banyak warga menilai tindakan tersebut mencerminkan wajah Polri yang lebih dekat, hangat, dan berempati.

    Di tengah rutinitas tugas yang padat, AKBP Dr Fantry Taherong menunjukkan bahwa kemanusiaan tetap harus menjadi yang utama.

    Karena sejatinya, jabatan hanyalah titipan. Namun kebaikan, sekecil apa pun, akan selalu menemukan jalannya untuk hidup lebih lama di hati mereka yang menerimanya. (ibe)

  • Wujud Solidaritas, PGRI Sidrap Salurkan Rp117 Juta untuk Korban Kebakaran di Panreng

    Wujud Solidaritas, PGRI Sidrap Salurkan Rp117 Juta untuk Korban Kebakaran di Panreng

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menyalurkan bantuan senilai Rp117.182.500 kepada korban kebakaran di Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Jumat (23/1/2026).

    Bantuan ini merupakan wujud solidaritas para guru terhadap Saripa Santi, seorang guru sekolah dasar yang rumahnya terbakar pada 10 Januari 2026 lalu. Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Bupati Sidrap yang juga Ketua PGRI Sidrap, Nurkanaah.

    Turut hadir Kepala Dinas Sosial Sidrap Wahidah Alwi, Kalak BPBD Sidrap Patriadi, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sirajuddin, Camat Baranti Hj. Mastura, serta Camat Panca Rijang Faradilla Bakri.

    Hadir pula Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Bencana Dinas Sosial Sidrap Takdir Ali, Lurah Panreng Andi Zainal Fachruddin, Lurah Manisa Gustiawan, serta jajaran Dinas Sosial, BPBD, dan Korwil PGRI.

    Dalam sambutannya, Nurkanaah menyampaikan, bantuan tersebut merupakan hasil solidaritas para guru yang dikumpulkan secara swadaya untuk membantu warga yang tertimpa musibah kebakaran.

    “Ini wujud kepedulian dan kebersamaan kita. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan, pemerintah daerah selalu hadir di tengah masyarakat saat terjadi musibah, baik melalui penanganan darurat, pendataan korban, hingga penyaluran bantuan lanjutan.

    “Kami ingin menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Sejak awal kejadian, jajaran sudah turun langsung melalui Dinas Sosial dan BPBD,” tegasnya.

    Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan darurat kepada para korban kebakaran untuk memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian. Sementara itu, BPBD melakukan pendataan serta langkah mitigasi lanjutan di lokasi terdampak.

  • Tanpa Karcis dan Atribut, Parkir Mahal di Sidrap Dipertanyakan

    Tanpa Karcis dan Atribut, Parkir Mahal di Sidrap Dipertanyakan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Praktik penarikan biaya parkir di sejumlah titik di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menuai sorotan. Sejumlah pengendara mengeluhkan tarif parkir yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan, bahkan mencapai Rp10 ribu untuk satu kali parkir mobil.

    Salah seorang pengendara, Ahlan, mengungkapkan pengalamannya saat memarkir kendaraan di kawasan Pangker, tepatnya di area samping Kantor Pengadilan. Peristiwa itu terjadi pada Jumat, Januari 2026.

    “Saya dimintai Rp10 ribu saat parkir di lokasi Pangker. Waktu saya minta karcis, tidak ada yang diperlihatkan,” ungkap Ahlan.

    Menurutnya, ketika ia mempertanyakan karcis parkir, juru parkir di lokasi tersebut justru berdalih tidak diberikan karcis oleh Dinas Perhubungan.

    “Saya tanya mana karcisnya, tapi tukang parkir bilang tidak dikasi sama Dinas Perhubungan,” ujarnya.

    Ahlan menambahkan, fenomena juru parkir yang tidak dilengkapi atribut resmi maupun karcis parkir kini kian marak. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi retribusi yang seharusnya masuk ke kas daerah.

    “Harusnya ada karcis yang dikasih ke pengendara. Itu tanda bahwa retribusi benar-benar masuk ke Pemda Sidrap dan dikelola secara transparan,” tegasnya saat dihubungi.

    Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Sidrap, Andi Bahari Parawansa, menjelaskan bahwa pengelolaan parkir di sejumlah lokasi memang dipihakketigakan sebagai salah satu upaya mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap penarikan retribusi parkir wajib disertai karcis resmi.

    “Setiap parkiran itu seharusnya diberikan karcis sebagai bukti retribusi,” katanya.

    Andi Bahari juga menegaskan bahwa tarif parkir yang berlaku telah diatur secara jelas dalam Peraturan Daerah.

    “Untuk mobil itu Rp3.000 sekali parkir, sedangkan motor Rp1.000. Itu sudah sesuai Perda tentang penarikan retribusi parkiran,” tandasnya.

    Sorotan terhadap praktik parkir tanpa karcis ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar penataan parkir berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat. (*)