Kategori: Uncategorized

  • Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

    Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

    CILACAP.KN – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi transformasi
    kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan yang kini berkembang menjadi sentra ketahanan pangan
    sekaligus pusat pembinaan kemandirian Warga Binaan. Apresiasi tersebut disampaikan saat melakukan
    kunjungan kerja ke Nusakambangan, Sabtu (20/6), didampingi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
    (Menimipas), Agus Andrianto.

    Dalam kunjungan tersebut, Titiek meninjau sejumlah program unggulan, mulai dari Workshop Fly Ash
    Bottom Ash (FABA), pertanian dan peternakan, produksi pupuk organik, Balai Latihan Kerja
    Konveksi, pengolahan sampah, budidaya perikanan, tambak udang vaname, hingga budidaya sidat.
    “Atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya
    kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mudah-mudahan usaha ini
    bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” harapnya.

    Menurutnya, Nusakambangan yang selama ini dikenal sebagai kawasan Pemasyarakatan berisiko tinggi
    telah bertransformasi menjadi kawasan produktif yang mampu menghasilkan berbagai komoditas
    pangan dan produk bermanfaat bagi masyarakat. “Nusakambangan yang kita dengar selalu seram,
    bayangannya Alcatraz. Ternyata setelah ke sini, sangat ramah dan bisa menghasilkan begitu banyak
    produk bermanfaat untuk kita semuanya,” puji Titiek.

    Prabowo Bakal ke Konawe, Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Simbol Arah Baru Pesisir
    Sementara itu, Menimipas menyampaikan berbagai masukan dan arahan dari Komisi IV DPR RI akan
    menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program yang telah berjalan. Ia menjelaskan jajaran
    Pemasyarakatan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan idle di seluruh Lapas dan Rutan sebagai
    dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

    “Tadi kami juga mohon beberapa evaluasi dan arahan, serta akan kami tindak lanjuti, termasuk upayaupaya perbaikan dari apa yang sudah kita kerjakan. Kami sudah laporkan kepada beliau bahwa seluruh
    Lapas dan Rrutan memanfaatkan lahan idle yang ada untuk dioptimalkan dalam membangun program
    ketahanan pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dari dalam,” terang Agus.

    Saat ini, Nusakambangan telah memanfaatkan sekitar 135 hektare lahan produktif dan melibatkan
    ratusan Warga Binaan dalam berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan,
    konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya udang dan sidat.

    Transformasi tersebut menjadi wujud
    komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menyiapkan Warga
    Binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

  • Ratu Nurhilma Thalita Kembali Bersinar di Sulawesi Barat, Tembus Top 3 Festival Sutra Mandar

    Ratu Nurhilma Thalita Kembali Bersinar di Sulawesi Barat, Tembus Top 3 Festival Sutra Mandar

    POLMAN.KN— Talenta muda asal Kabupaten Sidrap, Ratu Nurhilma Thalita, kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia catwalk. Gadis muda berbakat tersebut sukses bersinar di ajang Culture Festival Mandar yang digelar di Lapangan Sport Center Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Kamis malam (14/5/2026).

    Pada ajang bertema gaun malam glamor yang dipadukan dengan sutra Mandar itu, Ratu tampil memukau mengenakan balutan gaun sutra Mandar warna ungu blink dengan sentuhan makeup Shakila Hadid yang membuat penampilannya terlihat anggun dan elegan di atas panggung.

    Mewakili Kabupaten Sidrap, Ratu berhasil masuk Top 3 dan menerima apresiasi dari panitia pelaksana berupa trofi, sertifikat, serta uang pembinaan.

    Penampilan Ratu yang percaya diri dengan catwalk yang matang sukses mencuri perhatian dewan juri dan penonton yang memadati arena lomba. Sorakan dukungan pun terdengar sepanjang dirinya tampil di atas panggung.
    Prestasi tersebut kembali membuktikan bahwa talenta muda Sidrap di bidang catwalk mampu diperhitungkan, baik di tingkat regional maupun nasional.

    Ratu yang merupakan gadis berdarah Bugis, Sunda, dan Jawa Barat ini adalah putri tunggal pasangan Lukman dan Sumiati asal Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu. Meski masih duduk di bangku kelas 7, Ratu telah mengoleksi berbagai prestasi di bidang seni maupun olahraga taekwondo.

    Adapun sederet prestasi yang pernah diraihnya antara lain:
    Medali emas taekwondo putri kategori pracadet tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada Open Tournament Poltek tahun 2023.

    Medali emas taekwondo putri kategori pracadet tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada Open Tournament Tamarunang tahun 2024.
    Medali emas Turnamen Unhas Cup tingkat nasional di Makassar tahun 2024.
    Bersama tim meraih juara harapan 1 Pocil tingkat Polda Sulawesi Selatan tahun 2024.
    Juara harapan 1 Ana Dara Malebbi Kabupaten Sidrap tahun 2025.

    Juara The Best Make Up Ana Dara Malebbi Sulawesi Selatan di Makassar tahun 2025.
    Runner Up 1 Wonderful Model Indonesia tingkat nasional di Jakarta tahun 2025.
    Runner Up 1 Wadah Kreasi Seni Sidrap tahun 2025.

    Runner Up 1 Model Colour Full UMKM Saromase Sidrap tahun 2025.
    Winner atau juara 1 Fashion Show MTsN 2 Sidrap.

    Runner Up 1 Anniversary Gemmes Squad Sidrap tahun 2026.
    Runner Up 2 Pemilihan Putra Putri Sutra Mandar Sulawesi Barat tahun 2026.

    Meski terbilang baru di dunia catwalk, Ratu membuktikan bahwa kerja keras dan kemauan kuat mampu membuka jalan menuju prestasi.
    “Ini salah satu hal positif yang bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak yang ingin berprestasi agar tetap optimistis,” ujar Ratu di sela kegiatan tadi malam di Polman.

    Selain aktif di dunia modeling dan olahraga, Ratu juga dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah, baik di bidang olahraga, seni, maupun memperdalam kemampuan bahasa Inggris.

    Ratu mengaku tidak menyangka bisa masuk Top 3 pada ajang tersebut karena baru pertama kali mengikuti event Sutra Mandar yang diikuti banyak peserta berbakat dari Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

    “Saya tidak menyangka bisa tembus Top 3. Awalnya sempat ragu ikut, tapi berkat dukungan Bee Manajemen dan Kak Oji yang selalu memberikan semangat, akhirnya saya siap bersaing dengan model-model berprestasi di Sulawesi Barat. Terima kasih Kak Oji,” ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang selama ini terus memberikan dukungan penuh, baik waktu maupun materi.
    “Terima kasih juga untuk kedua orang tua saya yang tidak henti-hentinya mendukung saya. Semoga ke depan saya bisa lebih sukses lagi,” tutup Ratu.

  • Komunitas Reval-X Generation Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama di Pitu Riase

    Komunitas Reval-X Generation Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama di Pitu Riase

    SIDRAP KOMPAKNEWS. My. id– Komunitas Reval-X Generation yang terdiri dari generasi muda Barukku, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama pada Minggu (15/3/2025).

    Kegiatan yang dipusatkan di depan Kantor Camat Pitu Riase tersebut berlangsung penuh kebersamaan dan mendapat antusias dari masyarakat serta para pengendara yang melintas.

    Aksi sosial ini menjadi agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh para pemuda yang tergabung dalam komunitas Reval-X Generation sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya di bulan suci Ramadan.

    Selain mempererat silaturahmi antaranggota, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat sekitar.

    Koordinator kegiatan, Dedy Ramsya Pratama, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya membagikan sekitar 1.000 bungkus takjil kepada para pengendara dan warga yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Setelah pembagian takjil, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti para anggota komunitas dan masyarakat.

    Ia menjelaskan, suasana kegiatan semakin semarak dengan hadirnya hiburan Patrol PLT yang berasal dari Kabupaten Pinrang. Penampilan hiburan tersebut memberikan nuansa kebersamaan sekaligus menambah semangat para peserta yang hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut.

    Dedy berharap kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya. Ia juga berharap komunitas Reval-X Generation ke depan dapat terus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar serta menjadi wadah bagi generasi muda untuk melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

  • Safari Ramadan di Watang Pulu, Bupati Sidrap Ajak Warga Manfaatkan Usaha Lokal

    Safari Ramadan di Watang Pulu, Bupati Sidrap Ajak Warga Manfaatkan Usaha Lokal

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Agenda Safari Ramadan dan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) digelar di Catering Ukhuwah, Desa Ciro-ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Ahad (22/2/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Ketua Baznas Sidrap Mustari Kadir, Anggota DPRD Sidrap Agus Syamsuddin, dan Ketua DWP Sidrap Andi Rieskha Rahmat.

    Tampak pula para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD Pemkab Sidrap, Kapolres Sidrap yang diwakili Kasat Intel Iptu Andi Aswan, perwakilan Dandim 1420 Sidrap, Owner Catering Ukhuwah, Camat Watang Pulu Mansyur, para lurah dan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk melaksanakan buka puasa bersama di Catering Ukhuwah.

    Ia selanjutnya mengajak masyarakat untuk mendukung dan memanfaatkan usaha lokal sebagai bentuk penguatan ekonomi daerah.

    “Masyarakat Sidrap yang bikin acara harus menggunakan usaha lokal agar perputaran ekonomi tetap di daerah kita,” ujarnya.

    Bupati juga mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

    “Bagaimana kita berkontemplasi mengembangkan usaha sendiri dan mendukung usaha di daerah kita sendiri. Saya inginkan masyarakat Sidrap dapat mengembangkan usaha sendiri, namun jangan berfokus dalam satu usaha. Bila usaha yang satu sudah berhasil, cari usaha lagi untuk dikembangkan,” pesannya.

    Pada kesempatan tersebut, ia turut memaparkan capaian pembangunan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Nurkanaah. Menurutnya, berbagai program telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, kesehatan, pendidikan, dan keagamaan.

    “Selama saya bersama Wakil Bupati memimpin di Kabupaten Sidrap sudah berdampak kepada masyarakat, mulai dari pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga ibadah,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, sejumlah program prioritas telah terealisasi, di antaranya BPJS gratis, ketersediaan pupuk yang lancar, listrik masuk sawah, peningkatan mutu pendidikan, stabilitas harga komoditas pangan, serta kemajuan di sektor perikanan dan pertanian.

    “Semua yang sudah saya janjikan Alhamdulillah sudah terealisasi, tapi kita masih memantapkan di tahun 2026 ini,” katanya.

    Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, termasuk OPD, Polres, dan TNI, yang telah bekerja maksimal demi kemajuan masyarakat Sidrap.

    “Alhamdulillah berkat doa kita semuanya, saya bersama Wakil Bupati dan tim kepala OPD pemerintah daerah Sidrap, tim Polres, tim dari TNI semuanya bekerja maksimal dengan tujuan hanya untuk kemajuan masyarakat Sidrap,” ujarnya.

    Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya mengentaskan kemiskinan dan mendorong masyarakat menuju taraf hidup yang lebih sejahtera.

    “Kita juga berusaha bagaimana masyarakat kita keluar dari zona kemiskinan beranjak menjadi zona yang nyaman. Alhamdulillah semua program kami sudah berjalan dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

    Berdasarkan hasil survei yang dipaparkannya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sidrap mencapai 87,7 persen.

    Rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim Puskesmas, penyerahan bantuan dari Baznas Sidrap kepada masyarakat yang membutuhkan, serta peresmian Masjid Birrul Walidain.

    Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.

  • Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Muhammadiyah Rappang di Hari Jadi ke-682 Sidrap

    Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Muhammadiyah Rappang di Hari Jadi ke-682 Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Peringatan Hari Jadi Kabupaten ke-682 Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi momentum spesial bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Panca Rijang.

    Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah, meresmikan ruas Jalan Muhammadiyah di Kota Rappang, Senin (16/2/2026).

    Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti di lokasi jalan yang telah rampung direhabilitasi.

    Penanganan infrastruktur ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah melalui dukungan Bantuan Keuangan Provinsi.

    Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap atas pemanfaatan bantuan keuangan provinsi untuk rehabilitasi Jalan Muhammadiyah yang dinilai berjalan baik dan tuntas.

    “Terima kasih Bapak Bupati dan jajarannya, amanah bantuan keuangan provinsi dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

    Andi Sudirman mengungkapkan, tahun 2025 Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran Rp17 miliar yang telah diselesaikan dengan baik.

    “Tahun kemarin Rp17 miliar diselesaikan dengan tuntas. Tahun ini, dukungan kembali dilanjutkan guna mempercepat perbaikan ruas jalan lainnya,” jelasnya.

    Menurut Gubernur, pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk di wilayah yang dilaluinya saat kunjungan kerja.

    “Sejumlah ruas telah dalam kondisi baik, sementara sisanya akan dituntaskan secara bertahap,” ujarnya.

    Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas dukungan Bantuan Keuangan Provinsi untuk penanganan jalan tersebut.

    Ia berharap ruas yang kini lebih mulus itu meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus menekan angka kecelakaan.

    Hadir dalam kegiatan itu mantan Bupati Sidrap Rusdi Masse Mapessesu, Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Ketua DWP Andi Rieskha Rahmat, Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh, serta unsur forkopimda.

    Turut hadir para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, kepala bagian Setda, Camat Panca Rijang, Forkopimcam Panca Rijang, serta tokoh masyarakat.

    L

  • Pawai Tarhib Ramadan Bangun Semangat Ibadah dan Kebersamaan Masyarakat Sidrap

    Pawai Tarhib Ramadan Bangun Semangat Ibadah dan Kebersamaan Masyarakat Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Sebanyak 2.137 peserta dari 71 kontingen ambil bagian dalam Pawai Tarhib Ramadan 1447 Hijriah yang membangkitkan semangat ibadah dan mempererat kebersamaan warga Sidrap, Senin (16/2/2026).

    Kegiatan yang digelar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Sidrap ini dilepas Bupati Syaharuddin Alrif di Rumah Jabatan Bupati.

    Dari Rumah Jabatan Bupati, peserta melintasi Jalan Lanto Daeng Pasewang dan berakhir di pelataran Monumen Ganggawa.

    Sepanjang rute, peserta menampilkan atribut Islami, spanduk dakwah, serta yel-yel yang mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan penuh sukacita.

    Peserta berasal dari TPA unit LPPTKA-BKPRMI, remaja masjid unit LPPRM-BKPRMI, SD di bawah naungan Korwil Disdikbud Maritengngae, serta TK dan SD yang mendaftar secara mandiri.

    Turut hadir Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Muhmud Lakaiyya, Ketua BKPRMI Sulsel Ali Hafid, Ketua BKPRMI Sidrap Nidaul Islam, dan Staf Ahli Bupati Bachtiar.

    Tampak pula para kepala OPD, camat dan lurah, Danramil Maritengngae, pengurus LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Sidrap, serta undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif mengapresiasi BKPRMI yang untuk pertama kalinya menggelar Tarhib Ramadan dan dihadiri langsung Bupati serta Wakil Bupati di Rumah Jabatan.

    “Mari sambut Ramadan dengan semangat berpuasa, rajin belajar, dan memakmurkan masjid. Sejalan dengan program pemerintah yang aman dan religius, anak-anak kita harus dibiasakan dekat dengan masjid,” pesannya.

    Kegiatan ini diharapkan mempererat ukhuwah Islamiyyah, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap masjid, serta membangun karakter religius masyarakat Sidrap dalam menyambut bulan suci Ramadan.

  • Misi Kemanusiaan Perifer Makassar: Dari Kuala Simpang Hingga Tenggulun Aceh Tamiang

    Misi Kemanusiaan Perifer Makassar: Dari Kuala Simpang Hingga Tenggulun Aceh Tamiang

    Aceh.Kompaknews.My.id— Perifer Makassar bergerak cepat merespons bencana yang melanda Aceh dengan menurunkan tim relawan pada Minggu, 7 Desember 2025. Ketua Perifer Makassar dr. Nurhayati Bahrin (dr. Nuri) memimpin langsung rombongan relawan menuju lokasi terdampak untuk memastikan bantuan berjalan efektif.

    Tim membawa berbagai kebutuhan darurat, termasuk obat-obatan, perlengkapan medis, paket logistik keluarga, tenda, selimut, dan perlengkapan evakuasi. Setiba di Aceh, dr. Nuri mengoordinasikan penilaian cepat, layanan medis, serta pendistribusian bantuan kepada warga terdampak.

    “Kami hadir langsung untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan cepat, tepat sasaran, dan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan,” ujar dr. Nuri.

    Dr. Nuri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur atas dukungan dalam misi kemanusiaan ini.

    “Dukungan para donatur sangat berarti bagi masyarakat Aceh yang sedang menghadapi masa sulit,” tambahnya.

    Pergerakan Tim di Lapangan: Menjangkau Wilayah Terdampak

    Tim Perifer Medis Logistik memulai perjalanan dari Kota Aceh Tamiang, Kuala Simpang, menuju Rantau untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan mendistribusikan bantuan. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Desa Simpang Kiri, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang membutuhkan layanan medis cepat.

    Di setiap titik yang dikunjungi, tim melakukan pemeriksaan kesehatan, pembagian logistik, serta identifikasi kebutuhan mendesak masyarakat setempat.

    Titipan Amanah Para Donatur

    Tim Perifer Makassar berangkat bukan hanya membawa perlengkapan medis, tetapi juga membawa titipan kasih dan amanah dari para donatur. Setiap rupiah yang diberikan dan setiap doa yang dikirimkan kini mengalir menuju saudara-saudara kita yang sedang berjuang bangkit.

    Setiap langkah para relawan adalah harapan baru, meski beban penderitaan masyarakat Aceh begitu berat.

    Walau donasi yang terkumpul belum mencukupi seluruh kebutuhan lapangan, tim tetap memilih berangkat.
    “Menolong tidak harus menunggu semuanya sempurna yang penting niatnya tulus dan langkahnya dimulai,” menjadi semangat yang mereka bawa.

    Ada luka yang harus segera dirawat, ada anak-anak yang perlu diselamatkan, dan ada keluarga yang menunggu uluran tangan.

    Ayo Bantu Menyempurnakan Misi Kemanusiaan ini

    Perifer Makassar percaya bahwa kebaikan itu menular, dan perjuangan ini belum selesai. Masih banyak kebutuhan mendesak di daerah terdampak.

    Karena itu, masyarakat diajak untuk ikut membantu.
    Meski hanya Rp10.000, bisa menjadi penyambung napas bagi mereka yang kehilangan segalanya.

    Salurkan donasi melalui:
    BRI — 7291 01 992020 566
    a.n. Perifer Relawan Medis Logistik

  • Cegah Kebakaran Akibat Listrik, Pemkab Jeneponto dan PLN Luncurkan Program Pemeriksaan Instalasi Rumah Tangga

    Cegah Kebakaran Akibat Listrik, Pemkab Jeneponto dan PLN Luncurkan Program Pemeriksaan Instalasi Rumah Tangga

    JENEPONTO.KOMPAKNEWS.My.id— Manajemen Unit Pelaksana Transmisi (UPT) PLN Makassar melakukan kunjungan silaturahmi ke Bupati Jeneponto, Paris Yasir, di Kantor Bupati Jeneponto.

    Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan proses bisnis PLN, mensosialisasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) — baik yang telah berjalan maupun yang direncanakan — serta membahas penguatan keamanan instalasi transmisi dan pemanfaatan aplikasi PLN Mobile.

    Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit itu berjalan hangat dan produktif. Turut hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Perhubungan Jeneponto Dr. Aspa Muji, S.STP, M.Si.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Paris Yasir menyambut positif paparan manajemen PLN UPT Makassar. Ia menilai program TJSL PLN sangat sejalan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Pemkab Jeneponto, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keselamatan kelistrikan.

    Bupati juga menginisiasi program pengecekan instalasi listrik rumah tangga, khususnya bagi pelanggan daya 900 VA dan 450 VA, sebagai langkah mitigasi untuk mencegah potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang sudah tidak layak pakai.

    “Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami ingin memastikan setiap rumah tangga memiliki instalasi listrik yang aman dan sesuai standar,” ujar Paris Yasir.

    Sementara itu, Manager UPT Makassar, Kamran, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus memperluas dampak sosial program TJSL.

    “Kami berharap sinergi antara PLN dan Pemerintah Daerah dapat terus terjalin dengan baik. Program TJSL tidak hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga memastikan aspek keselamatan dan keandalan kelistrikan tetap terjaga,” ungkap Kamran.

    Melalui kegiatan silaturahmi ini, PLN dan Pemkab Jeneponto menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama di bidang kelistrikan, peningkatan keselamatan masyarakat, serta pemberdayaan sosial ekonomi melalui program berkelanjutan yang berpihak pada masyarakat. (*)

  • Pelantikan Pengurus IWO Soppeng Digelar Besok, Dr. Tengku Yudhistira Turut Hadir

    Pelantikan Pengurus IWO Soppeng Digelar Besok, Dr. Tengku Yudhistira Turut Hadir

    SOPPENG. KOMPAKNEWS. My. Id– Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO), Dr. Tengku Yudhistira, M.I.Kom, bersama Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Tahir, S.E, dijadwalkan menghadiri secara langsung pelantikan Pengurus Daerah (PD) IWO Kabupaten Soppeng yang akan berlangsung besok, Selasa, 16 September 2025, di Aula Kantor DPRD Soppeng.

    Acara ini menjadi momen penting bagi perkembangan organisasi kewartawanan di Sulawesi Selatan, karena sejumlah pengurus daerah IWO dari berbagai kabupaten akan turut hadir untuk menyaksikan pengukuhan kepengurusan terbaru.

    Kamaruddin resmi ditetapkan sebagai Ketua PD IWO Kabupaten Soppeng, menandai era kepemimpinan baru yang diharapkan mampu mendorong profesionalisme dan integritas wartawan online di wilayah tersebut. Kehadiran Ketua Umum IWO sekaligus menjadi simbol dukungan penuh organisasi pusat terhadap pengembangan pengurus daerah di Soppeng.

    Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Tahir, S.E, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya penguatan jaringan dan sinergi wartawan online di tingkat lokal. “Dengan terbentuknya pengurus baru, kami berharap IWO Soppeng mampu menjadi motor penggerak informasi yang kredibel, akurat, dan profesional,” ujarnya.

    Selain pengurus IWO Sulsel, beberapa tokoh pers lokal dan anggota IWO dari kabupaten lain dipastikan hadir, menjadikan acara ini juga sebagai forum silaturahmi dan konsolidasi organisasi.

    Pelantikan PD IWO Soppeng menjadi bagian dari agenda besar IWO Sulsel dalam meningkatkan kualitas jurnalisme online, memperluas jaringan, serta memperkuat kolaborasi antarwartawan. Dengan demikian, masyarakat Soppeng diharapkan mendapatkan informasi yang lebih cepat, akurat, dan terpercaya melalui media digital.(*)

  • Ratusan Calon PPPK Paruh Waktu Kecewa, Sistem Online SKCK Polres Sidrap Sulit Diakses

    Ratusan Calon PPPK Paruh Waktu Kecewa, Sistem Online SKCK Polres Sidrap Sulit Diakses

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id— Ratusan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengeluhkan sistem online aplikasi Presisi Polri yang dinilai tidak bersahabat saat pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

    Sejak kemarin pagi, banyak calon PPPK mencoba berkali-kali mengakses aplikasi tersebut untuk mengurus SKCK, namun tetap gagal. Salah satu calon PPPK bahkan mengaku hampir seharian penuh menatap layar laptop dan ponsel, tanpa henti mengecek aplikasi, namun hasilnya tetap nihil.

    “Kebanyakan kami gagal masuk di bagian upload foto. Padahal SKCK ini sangat dibutuhkan untuk kelengkapan berkas seleksi PPPK. Waktu sudah mepet, sementara sistemnya sulit diakses,” ungkap seorang calon PPPK paruh waktu yang enggan dipublikasikan namanya, Kamis (11/9/2025).

    Ia juga menuturkan, akibat kondisi ini, dirinya sampai kurang memperhatikan keluarga karena fokus memantau aplikasi SKCK. Hal ini membuat para calon PPPK semakin resah.

    Para pendaftar berharap ada kebijakan khusus dari pihak kepolisian, khususnya Polres Sidrap di bagian pelayanan SKCK, agar proses pengambilan SKCK bisa lebih mudah dan cepat.

    “Kami berharap ada solusi segera, supaya pengurusan SKCK ini tidak menghambat tahapan seleksi PPPK,” pungkasnya.(*)

  • Tergugat Perkumpulan Wartawan Online ‘Mangkir’, Sidang Gugatan Merek IWO Dilanjutkan 3 September 2025

    Tergugat Perkumpulan Wartawan Online ‘Mangkir’, Sidang Gugatan Merek IWO Dilanjutkan 3 September 2025

    MEDAN. KOMPAKNEWS.My.id- Setelah menunggu hingga batas waktu yang telah ditentukan, sidang perdana gugatan yang dilakukan Teuku Yudhistira (tergugat) terkait nama dan logo Ikatawan Wartawan Online (IWO) yang dipatenkan sebagai merek oleh pihak Perkumpulan Wartawan Online (tergugat) di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (20/8/2025), akhirnya urung dilaksanakan.

    Hal tersebut terjadi karena pihak tergugat ‘mangkir’. Ketua majelis hakim Vera Yetti Magdalena, SH, MH yang didampingi hakim anggota As’ad Rahim, SH, MH l serta Panitera Pengganti Artanta Sihombing, SH akhirnya memutuskan akan melanjutkan persidangan pada 3 September 2025 mendatang.

    Terkait hal ini, kuasa hukum penggugat Arfan, SH didampingi Rudi Hasibuan, SH menyampaikan gugatan yang terdaftar dengan nomor perkara; 5/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2025/PN Niaga Mdn ini merupakan bentuk langkah konkrit yang diambil kliennya untuk membuktikan secara yuridis bahwa nama dan logo IWO merupakan milik kliennya.

    “Apalagi sejak awal nama dan logo IWO itu telah terdaftar dalam HAKI atas nama pemilik klien kami Teuku Yudhistira yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum IWO,” tegasnya.

    Dijelaskan Arfan, hak cipta yang dimiliki kliennya tersebut jelas terdaftar dengan nomor pencatatan 00052188 setelah sebelumnya klien kami mengajukan permohonan dengan nomor EC002023119233 tertanggal 27 November 2023. Hak Cipta tersebut juga berlaku seumur hidup.

    Terkait sidang perdana yang urung dilaksanakan tersebut, Arfan mengaku cukup kecewa karena pihak tergugat seolah tidak kooperatif dan taat hukum.

    “Harusnya, jika memang pihak tergugat merasa sebagai pemilik sah nama dan logo IWO, silahkan hadir di persidangan, kita buktikan hal tersebut secara yuridis di depan pengadilan,” tegasnya.

    Dalam penjelasannya, Arfan juga kembali menyatakan bahwa nama Ikatan Wartawan Online beserta logonya adalah milik kliennya sesuai dengan Surat Pencatatan Ciptaan yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia sesuai dengan Pasal 72 Undang-Undang No 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta yang ditandatangani Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Anggoro Dasananto.

    Karena itu, ia sangat menyesalkan ada pihak yang menjadikan IWO yang notabene bukanlah organisasi non profit, tapi didaftarkan sebagai merek dengas kelas menyediakan barang dan jasa, seperti apa yang tercantum di lama resmi Kementerian Hukum.

    “Kok IWO dijadikan merek dagang penyedia sejumlah produk. Ini fatal. Kan AHU yang dirilis IWO merupakan bagian dari Organisasi Kemasyarakatan. Karena itu, gugatan ini cara kami untuk meluruskan fakta dan ke depan tidak ada lagi pihak lain yang menyelewengkan nama organisasi yang sudah berdiri sejak 2012 ini,” pungkasnya

  • Remisi Dasawarsa: Ketika Hukuman Berganti Harapan di Balik Jeruji

    Remisi Dasawarsa: Ketika Hukuman Berganti Harapan di Balik Jeruji

    BALIKPAPAN.KOMPAKNEWS.My.id— Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia menjadi momen istimewa bagi 707 warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan.

    Mereka diusulkan menerima Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa, bentuk pengurangan masa pidana yang menjadi cerminan keberhasilan pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan.

    Khusus Remisi Dasawarsa, hanya diberikan satu kali dalam sepuluh tahun sebagai penghargaan dari negara bagi narapidana dan anak binaan yang menunjukkan perubahan perilaku signifikan serta konsistensi dalam mengikuti program pembinaan.

    Pengurangannya mencapai 1/12 dari total masa hukuman yang sedang dijalani, dengan batas maksimal tiga bulan.

    “Remisi bukan sekadar keringanan hukuman. Ini bukti bahwa pembinaan telah berhasil. Mereka yang diusulkan adalah mereka yang telah menunjukkan perubahan sikap nyata dan komitmen menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, Rabu (7/8/2025).

    Menurut Agus, pengusulan remisi didasarkan pada proses evaluasi ketat. Setiap nama yang diajukan telah melewati tahap Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) oleh Pembimbing Kemasyarakatan dan asesmen menyeluruh oleh tim internal rutan. Penilaian mencakup catatan perilaku, keterlibatan aktif dalam program pembinaan, serta bebas dari pelanggaran disiplin.

    “Yang berhak diusulkan adalah mereka yang telah berkekuatan hukum tetap per 17 Agustus 2025, tidak sedang menjalani hukuman disiplin, serta menunjukkan perilaku baik dan keaktifan dalam pembinaan kepribadian maupun kemandirian,” jelasnya.

    Selain Remisi Dasawarsa, ratusan warga binaan juga diusulkan menerima Remisi Umum kategori RU I dan RU II, yang rutin diberikan setiap HUT Kemerdekaan RI sebagai bagian dari sistem penghargaan dalam pemasyarakatan.

    Lebih dari Sekadar Hukuman: Rutan Jadi Pusat Transformasi Sosial

    Di bawah kepemimpinan Agus Salim, Rutan Balikpapan tidak sekadar menjalankan fungsi kuratif dan pengawasan, tetapi telah menjelma menjadi pusat rehabilitasi sosial.

    Program unggulan seperti Rutan Mandiri, pelatihan keterampilan kerja, kewirausahaan, hingga rehabilitasi psikososial menjadi ujung tombak transformasi warga binaan.

    “Kami ingin ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka sudah memiliki bekal keterampilan, kepercayaan diri, dan identitas baru sebagai pribadi produktif. Bukan sekadar mantan napi,” tegas Agus.

    Berbagai karya warga binaan, seperti kerajinan tangan, seni rupa, hingga produk kuliner telah tampil di berbagai ajang lokal dan regional.

    Ini membuktikan bahwa proses pembinaan memiliki daya ungkit sosial yang nyata—bahkan menembus batas tembok rutan.

    Remisi Sebagai Wujud Kehadiran Negara yang Membina

    Agus menekankan bahwa Remisi Dasawarsa bukan sekadar pemangkasan masa pidana, melainkan bagian dari proses reintegrasi sosial.

    “Remisi adalah bentuk pengakuan dan dorongan negara bagi mereka yang mau berubah. Ini bukan sekadar simbol pengampunan, tetapi bentuk nyata negara hadir untuk membimbing,” ujarnya.

    Ia menambahkan, sistem pemasyarakatan Indonesia hari ini bukan lagi bertumpu pada pendekatan represif, tetapi rehabilitatif.

    “Kita tidak hanya menghukum, tapi juga membina. Dan 707 warga binaan yang kami usulkan ini adalah bukti bahwa proses itu berjalan,” pungkas Agus. (*)