Kategori: Uncategorized

  • Penyuluh Agama Hindu Kemenag Sidrap Gelar Yoga Bersama Warga Binaan yang Beragama Hindu di Rutan Sidrap

    SIDRAP. KOMPAKNEWS—14 Mei 2025 — Penyuluh Agama Hindu dari Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melaksanakan kegiatan yoga bersama warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Sidrap yang beragama Hindu. Kegiatan ini berlangsung di aula Rutan Sidrap yang berlokasi di Galung Asera, Rabu (14/5), sebagai bentuk perhatian dan keseriusan penyuluh dalam membina umatnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

    Kegiatan yoga tersebut dipandu oleh instruktur Ibu Ni Dhewi Ratih, S.Ag. Menurutnya, yoga merupakan salah satu bentuk olahraga yang tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat menenangkan pikiran dan meningkatkan kesadaran diri. Pelaksanaan yoga ini juga merupakan inisiatif dari warga binaan yang menginginkan adanya aktivitas pembinaan rohani yang menyehatkan jasmani.

    Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap, Soefarto, S.Ag., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Kami sangat mendukung kegiatan positif ini. Kami berharap para penyuluh agama Hindu dapat terus menjalankan program kerja pembinaan secara maksimal, sehingga warga binaan bisa mendapatkan manfaat secara spiritual maupun fisik,” ujarnya.

    Kepala Rutan Sidrap, Muhammad Syahrir, turut memberikan dukungannya terhadap kegiatan yoga ini. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbuka dan mendukung setiap kegiatan pembinaan keagamaan yang memberikan dampak positif. “Kegiatan yoga ini sangat baik untuk menggerakkan otot-otot tubuh dan juga sebagai bentuk pembinaan mental warga binaan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan dimanfaatkan secara optimal oleh penyuluh,” pungkasnya.

    Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Kemenag dan Rutan Sidrap dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, seimbang antara jasmani dan rohani bagi warga binaan.(MD)

  • Wabup Sidrap Paparkan “Saromase Pappaseng” di Konferensi Pendidikan Indonesia di Jakarta

    JAKARTA.KOMPAKNEWS—Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, tampil sebagai salah satu pembicara dalam Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2025, di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Rabu (14/5/2025) sore.

    Nurkanaah memaparkan materinya dalam dialog bertema “Mendidik dengan Hati: Membangun Pembelajaran Berkualitas bagi Setiap Anak”.

    Dalam forum nasional ini, ia membawakan materi tentang “Saromase Pappaseng”, sebuah pendekatan pendidikan dari hati yang mengedepankan keberpihakan kepada anak dan berakar pada kearifan lokal.

    Materi tersebut menjadi salah satu sorotan dalam konferensi dua tahunan yang kali ini mengusung tema “Berdaya Bersama untuk Keberlanjutan Pendidikan yang Berpihak Kepada Anak”.

    “Saromase Pappaseng adalah cara kami mendidik dari hati. Kami ingin pendidikan tidak hanya mengajar, tetapi juga mendengar dan memahami kebutuhan anak,” tegas Nurkanaah di hadapan peserta konferensi.

    Ia mengungkap, “Saromase Pappaseng” merupakan perwujudan visi dan misi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap dalam membangun pendidikan yang unggul dan inklusif.

    Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Vokasi Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, turut hadir sebagai penanggap dalam sesi diskusi.

    Ia memberikan apresiasi atas berbagai inovasi dan program yang dijalankan, khususnya dalam upaya penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), penguatan literasi, serta inisiatif guru belajar sekali sepekan yang sejalan dengan anjuran Kemendikdasmen.

    “Selamat bekerja untuk Bapak Bupati Sidrap bersama Ibu Wakil Bupati Sidrap,” ucap Tatang.

    Sementara Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Sidrap, Rahmat Ahmad, yang mendampingi Nurkanaah menambahkan, kearifan lokal menjadi landasan semangat dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan.

    “Hal ini mendorong kapasitas guru yang menjadi pembelajar sepanjang hayat,” ujar Rahmat.

    Ia juga menuturkan, Wakil Bupati Nurkanaah sangat memahami persoalan pendidikan di Kabupaten Sidrap karena pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, di mana ia terbiasa mendengar, mengamati, dan terjun langsung melihat kondisi di lapangan.

    Sebagai informasi, konferensi yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan bekerja samaLingkar Daerah Belajar (LDB) ini, mempertemukan para menteri, gubernur, bupati/wali kota, serta para penggerak pendidikan dari seluruh Indonesia.

    Tujuannya untuk membagikan praktik baik kebijakan dan transformasi pendidikan sebagai rekomendasi nasional.

    Selain itu, acara yang dijadwalkan hingga 15 Mei 2025 ini memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan guna mendorong perubahan sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

  • Syaharuddin Alrif Hadiri RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa PT Bank Sulselbar

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2025 PT Bank Sulselbar di Hotel Claro Makassar, Rabu (14/5/2025).

    Acara tersebut dipimpin Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, yang hadir sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP).

    Hadir pula Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebagai pemegang saham Bank Sulselbar.

    Dalam RUPS Tahunan, sejumlah keputusan strategis berhasil disepakati, termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2024, serta pembahasan rencana kerja perseroan untuk tahun 2025.

    Salah satu poin penting yang disetujui adalah peningkatan Dividend Payout Ratio (DPR) dari 60% menjadi 65,13%, yang mencerminkan kinerja keuangan Bank Sulselbar yang solid dan semakin dipercaya oleh para pemegang saham.

    Selain itu, forum juga menyetujui penggunaan laba tahun buku 2024 dan penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025, yang memperkuat kontribusi sosial Bank Sulselbar terhadap pembangunan daerah.

    Pada RUPS Luar Biasa, salah satu keputusan utama adalah pengangkatan Jufri Rahman sebagai Komisaris Utama PT Bank Sulselbar periode 2025–2029, yang akan efektif setelah dinyatakan lulus uji Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh otoritas terkait.

  • Sentuhan Manis Polisi Lalu Lintas: Tiga Anak Dibawah Umur Diberi Pembinaan Humanis oleh Dirlantas Polda Sulsel

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS—Tiga anak di bawah umur yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas saat melintas di Jalan AP. Pettarani, Kota Makassar, mendapatkan sentuhan pembinaan yang humanis dari jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan.

    Ketiga anak tersebut diketahui datang dari Kabupaten Bulukumba dan tengah berboncengan tiga tanpa mengenakan helm. Petugas Ditlantas yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas pagi segera menghentikan dan mengamankan mereka demi keselamatan.

    Setelah diberi penjelasan mengenai bahaya berkendara tanpa perlengkapan keselamatan dan pelanggaran yang dilakukan, mereka kemudian dibawa ke kantor Ditlantas Polda Sulsel. Di sana, mereka berkesempatan bertemu langsung dengan Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol. Karsiman, S.I.K., M.M. di Masjid Ma’ruf yang berada di lingkungan kantor tersebut.

    Sebagai bentuk pendekatan humanis, Kombes Karsiman bahkan mengajak ketiga anak tersebut makan siang bersama di ruang kerjanya. Tindakan ini bukan hanya sebagai pembinaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian agar anak-anak tersebut memahami pentingnya keselamatan berkendara sejak usia dini.

    “Kami tidak hanya menindak, tapi juga mendidik. Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus paham bahwa keselamatan di jalan adalah hal utama,” ujar Kombes Pol. Karsiman.

    Dirlantas juga berharap agar orang tua lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama dalam hal berkendara di jalan raya, upaya ini menjadi contoh pendekatan persuasif dan penuh kasih dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini.

  • Pokja Bunda PAUD Sidrap Resmi Dikukuhkan, Siap Sukseskan Pendidikan Unggul

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-Kabupaten Sidrap masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan di Baruga Rujab Bupati Sidrap, Selasa (13/5/2025).

    Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Sidrap, Hj. Haslinda Syaharuddin, disaksikan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

    Turut hadir Penjabat Sekda Sidrap, Andi Rahmat Saleh, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Faizal Sehuddin, Kadis Dukcapil Andi Patahanggi, Kadis PMDPPA Abbas Aras, Kadis Kesehatan Mahmuddin, serta sejumlah undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif menyampaikan, terbentuknya Pokja Bunda PAUD menjadi pemicu terwujudnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

    Ia menekankan pentingnya membentuk karakter anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia sebagai langkah menuju generasi emas.

    “Setelah pengukuhan ini, kita semua punya tanggung jawab bersama untuk menjalankan peran masing-masing,” kata Bupati.

    Bupati mengutarakan, Pokja Bunda PAUD memegang tanggung jawab besar terhadap pendidikan anak usia dini.

    Di Sidrap, ungkapnya, terdapat 78 kelompok bermain dengan sekitar 3.104 siswa dan 144 taman kanak-kanak dengan sekitar 7.300 siswa.

    “Total anak usia dini kita kurang lebih 10 ribu. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

    Syaharuddin mengingatkan, anak usia dini berada di masa transisi penting dari pengasuhan orang tua menuju lingkungan pendidikan formal.

    “Selama 3–4 tahun, mereka menjadi tanggung jawab kita. Bila salah penanganan di tahap ini, maka pondasi masa depan mereka akan goyah,” jelasnya.

    Sementara Haslinda Syaharuddin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pengukuhan Pokja Bunda PAUD masa bakti 2025–2030 dapat terlaksana dengan baik.

    “Pokja ini sebagai wadah yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

    Ditambahkannya, Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini.

    “Melalui kolaborasi bersama, pokja ini diharapkan mampu mencapai tujuan bersama dalam peningkatan mutu pendidikan,” sambung Haslindah.

    Ia pun menyatakan, program-program Pokja PAUD mendukung 14 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidenreng Rappang, khususnya di bidang pendidikan unggul.

    “Marilah kita jadikan forum ini sebagai ruang diskusi, perumusan strategi, serta pelaksanaan program-program inovatif yang berorientasi pada tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya.

  • Operasi Pekat Digelar, Polres Sidrap Ungkap Peredaran Miras Tanpa Izin

    SIDRAP. KOMPAKNEWS— Dalam rangka pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2025, Polres Sidrap kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Ratusan botol minuman keras (miras) berhasil diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Sidrap. Selasa (13/05/25)

    Operasi yang digelar secara intensif sejak awal Mei ini menyasar tempat-tempat yang diduga menjadi pusat peredaran miras tanpa izin, seperti warung remang-remang, kios kelontong, serta gudang penyimpanan miras ilegal. Hasilnya, ratusan botol miras berbagai merek berhasil disita oleh petugas.

    Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong melalui Kasat Reskrim AKP Setiawan menjelaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan angka kriminalitas yang kerap terjadi karena dipicu oleh konsumsi miras.

    “Miras sering menjadi pemicu terjadinya tindak pidana, seperti penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga kecelakaan lalu lintas. Operasi Pekat ini merupakan langkah konkret kami untuk mencegah hal-hal tersebut,” ungkap Kasat Reskrim.

    Barang bukti miras diamankan di Mapolres Sidrap untuk proses hukum lebih lanjut. Para pemilik usaha yang kedapatan menjual miras tanpa izin juga telah dimintai keterangan dan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Warga masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Sidrap atas keberhasilan pengungkapan peredaran minuman keras (miras) dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).

    “Kami sangat mengapresiasi langkah sigap pihak kepolisian. Dengan adanya penertiban miras, lingkungan kami bisa jadi lebih aman dan nyaman,” ujar salah seorang Tokoh Masyarakat Kecamatan Maritengngae

    Sementara AKBP Fantry menegaskan bahwa kegiatan razia miras ini akan terus dilakukan secara berkala, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kabupaten Sidrap.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Sidrap tetap aman dan kondusif. Laporkan jika ada aktivitas mencurigakan, khususnya terkait peredaran miras ilegal,” tutup Kapolres. (*)

  • Operasi Pekat Digelar, Polres Sidrap Ungkap Peredaran Miras Tanpa Izin

    SIDRAP.KOMPAKNEWS— Dalam rangka pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2025, Polres Sidrap kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Ratusan botol minuman keras (miras) berhasil diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Sidrap. Selasa (13/05/25)

    Operasi yang digelar secara intensif sejak awal Mei ini menyasar tempat-tempat yang diduga menjadi pusat peredaran miras tanpa izin, seperti warung remang-remang, kios kelontong, serta gudang penyimpanan miras ilegal. Hasilnya, ratusan botol miras berbagai merek berhasil disita oleh petugas.

    Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong melalui Kasat Reskrim AKP Setiawan menjelaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan angka kriminalitas yang kerap terjadi karena dipicu oleh konsumsi miras.

    “Miras sering menjadi pemicu terjadinya tindak pidana, seperti penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga kecelakaan lalu lintas. Operasi Pekat ini merupakan langkah konkret kami untuk mencegah hal-hal tersebut,” ungkap Kasat Reskrim.

    Barang bukti miras diamankan di Mapolres Sidrap untuk proses hukum lebih lanjut. Para pemilik usaha yang kedapatan menjual miras tanpa izin juga telah dimintai keterangan dan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Warga masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Sidrap atas keberhasilan pengungkapan peredaran minuman keras (miras) dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).

    “Kami sangat mengapresiasi langkah sigap pihak kepolisian. Dengan adanya penertiban miras, lingkungan kami bisa jadi lebih aman dan nyaman,” ujar salah seorang Tokoh Masyarakat Kecamatan Maritengngae

    Sementara AKBP Fantry menegaskan bahwa kegiatan razia miras ini akan terus dilakukan secara berkala, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kabupaten Sidrap.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Sidrap tetap aman dan kondusif. Laporkan jika ada aktivitas mencurigakan, khususnya terkait peredaran miras ilegal,” tutup Kapolres. (*)

  • Wujudkan Lingkungan Bersih, Babinsa Koramil 1420-02/Tellu Limpoe Ajak Warga Kerja Bakti 

    Wujudkan Lingkungan Bersih, Babinsa Koramil 1420-02/Tellu Limpoe Ajak Warga Kerja Bakti 

     

     

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Anggota Koramil 1420-02/Tellu Limpoe Sertu Anwar bersama masyarakat kerja bakti membersihkan saluran air dan rumput disisi jalan Desa Teteaji Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap, Selasa (13/05/2025).

     

    Beragam cara dilakukan Babinsa untuk mempererat kemanunggalan TNI melalui metode komunikasi sosial dengan warga binaan. Apapun yang berkaitan dengan warga binaan harus terus dilakukan.

     

    Sertu Anwar mengaku, dengan kegiatan ini akan menjadi moment yang paling tepat dimana saat ini bisa membantu warga yang membutuhkan tenaga dalam kerja bakti membersihkan saluran air dan rumput di sisi-sisi jalan desa.

     

    Karya bakti yang dilakukan oleh Babinsa bersama warga semata-mata untuk membantu agar nantinya pada saat turun hujan, saluran air (got) bisa lancar kembali, selain bermanfaat untuk melancarkan arus air, melalui kegiatan ini, diharapkan para Ketua RT dan tokoh masyarakat dapat berperan aktif dalam mengajak warga untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih.

     

    Dengan kegiatan bersama ini akan menumbuhkan rasa silaturahmi dan kekompakan yang kuat bagi warga Desa dengan TNI khususnya Babinsa.

     

    Babinsa menghimbau dan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, yang dapat menggangu kelancaran arus air dan juga dapat membuat lingkungan menjadi kumuh.

     

    Dirinya juga berharap semoga dengan kegiatan seperti ini bisa menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah serta terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

  • TDA Kampus Hadir di UMS Rappang, Wabup Sidrap Dukung Penuh

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Komunitas Tangan Di Atas (TDA) resmi meluncurkan TDA Kampus Sidrap di Universitas Muhammadiyah Sidrap (UMS) Rappang, Senin (5/5/2025).

     

    Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, hadir langsung dan menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut sebagai langkah membangun semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

     

    Kegiatan yang berlangsung di lantai III Rektorat UMS Rappang ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Syahrul Mubarak.

    ,

    Hadir pula Rektor UMS Sidrap Prof. Dr. Jamaluddin, Presiden TDA 8.0 Eko Desriyanto, Ketua TDA Wilayah Sulsel 2 Shaiful Haq, Ketua TDA Sidrap Firman Adiansyah, serta sejumlah tamu undangan.

     

    Dalam sambutannya, Wabup Nurkanaah menyebut TDA Kampus sebagai wadah strategis yang membuka jalan bagi mahasiswa untuk menjadi pelaku usaha sejak dini.

     

    “Mahasiswa bukan hanya calon pekerja, tapi juga calon pencipta lapangan kerja. Komunitas TDA Kampus adalah langkah nyata mencetak wirausaha muda yang inovatif dan mandiri,” ujarnya.

     

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas TDA yang terus membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dan saling mendukung.

     

    Pemerintah daerah, kata Nurkanaah, berharap TDA bisa berkolaborasi lebih luas dengan UMKM lokal di Sidrap.

     

    “Sinergi ini penting agar kehadiran TDA tidak hanya berdampak di kampus, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah,” tambahnya.

     

    Sementara itu, Ketua TDA Sidrap Firman Adiansyah dalam sambutannya menjelaskan bahwa komunitas ini telah berdiri sejak 7 Juli 2024 dan kini beranggotakan lebih dari 150 pelaku usaha dari berbagai sektor.

     

    “Kami ingin menciptakan lingkungan usaha yang positif, saling mendukung, dan menunjukkan bahwa di Sidrap, pelaku usaha bisa sukses secara halal,” ungkap Firman.

     

    Ia berharap kehadiran TDA Kampus menjadi pintu masuk lahirnya generasi muda Sidrap yang berani memulai usaha dan berkontribusi membangun daerah dari sisi ekonomi