Blog

  • UPT SDN 4 Passeno Gelar Pesantren Kilat Ramadan, Siswa Antusias Ikuti Salat Dhuha dan Dzikir

    UPT SDN 4 Passeno Gelar Pesantren Kilat Ramadan, Siswa Antusias Ikuti Salat Dhuha dan Dzikir

    SIDRAP.SUARAGURUSULSELNEWS.COM— UPT SDN 4 Passeno menggelar kegiatan pembukaan Pesantren Ramadan yang dirangkaikan dengan salat Dhuha dan dzikir bersama di Masjid Nurussalam Dea, yang terletak di depan sekolah, Senin (23/2/2026).

    Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan peningkatan keimanan selama bulan suci Ramadan. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai jalannya acara sejak awal hingga selesai.

    Pembukaan Pesantren Ramadan secara resmi dilakukan oleh Kepala UPT SDN 4 Passeno, Syahrir Sidik. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan pesantren Ramadan merupakan momentum penting untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, berakhlak mulia, serta meningkatkan pemahaman keagamaan.

    “Melalui pesantren Ramadan ini, kita berharap para siswa tidak hanya memahami ajaran agama secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
    Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Dhuha berjamaah dan dzikir bersama di Masjid Nurussalam Dea. Para siswa tampak antusias dan tertib mengikuti rangkaian ibadah tersebut.

    Dalam kegiatan ini, materi keagamaan dibawakan oleh Hartati Hatta, S.Pd. dan Hasmiati, S.Pd.SD. Keduanya memberikan pembelajaran seputar keutamaan Ramadan, pentingnya menjaga ibadah, serta pembiasaan akhlak terpuji di lingkungan sekolah maupun di rumah.

  • Bupati Paparkan Kemajuan Sidrap saat Tarawih di Masjid Babul Jannah

    Bupati Paparkan Kemajuan Sidrap saat Tarawih di Masjid Babul Jannah

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan berbagai capaian dan arah pembangunan daerah saat melaksanakan salat tarawih di Masjid Babul Jannah, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Ahad (25/2/2026).

    Ia menegaskan, program Pemerintah Kabupaten Sidrap selama satu tahun terakhir berjalan baik dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

    Menurutnya, pemerintah daerah terus bekerja keras meningkatkan kesejahteraan warga melalui perubahan pola kerja dan penguatan etos kerja aparatur sipil negara.

    “Perubahan sudah mulai terlihat, terutama pada etos kerja dan cara kerja ASN yang semakin berorientasi pelayanan,” ujarnya.

    Syaharuddin memprioritaskan tiga sektor utama, yaitu pendidikan, ekonomi, dan keagamaan. Pendidikan dipacu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sektor ekonomi diperkuat guna mendorong kesejahteraan, sementara bidang keagamaan diarahkan untuk memperkokoh keimanan masyarakat.

    Ia menyebut, dalam setahun terakhir Sidrap mencatat sejumlah kemajuan, di antaranya peningkatan hasil panen padi, penurunan angka kemiskinan, serta pertumbuhan ekonomi yang terus membaik.

    Syaharuddin juga menyampaikan Sidrap kini termasuk daerah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi di Sulawesi Selatan.

    Ia menekankan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen terus menjaga kolaborasi demi mendorong kemajuan dan kesejahteraan Sidrap.

  • Safari Ramadan di Watang Pulu, Bupati Sidrap Ajak Warga Manfaatkan Usaha Lokal

    Safari Ramadan di Watang Pulu, Bupati Sidrap Ajak Warga Manfaatkan Usaha Lokal

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Agenda Safari Ramadan dan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) digelar di Catering Ukhuwah, Desa Ciro-ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Ahad (22/2/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Ketua Baznas Sidrap Mustari Kadir, Anggota DPRD Sidrap Agus Syamsuddin, dan Ketua DWP Sidrap Andi Rieskha Rahmat.

    Tampak pula para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD Pemkab Sidrap, Kapolres Sidrap yang diwakili Kasat Intel Iptu Andi Aswan, perwakilan Dandim 1420 Sidrap, Owner Catering Ukhuwah, Camat Watang Pulu Mansyur, para lurah dan kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk melaksanakan buka puasa bersama di Catering Ukhuwah.

    Ia selanjutnya mengajak masyarakat untuk mendukung dan memanfaatkan usaha lokal sebagai bentuk penguatan ekonomi daerah.

    “Masyarakat Sidrap yang bikin acara harus menggunakan usaha lokal agar perputaran ekonomi tetap di daerah kita,” ujarnya.

    Bupati juga mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

    “Bagaimana kita berkontemplasi mengembangkan usaha sendiri dan mendukung usaha di daerah kita sendiri. Saya inginkan masyarakat Sidrap dapat mengembangkan usaha sendiri, namun jangan berfokus dalam satu usaha. Bila usaha yang satu sudah berhasil, cari usaha lagi untuk dikembangkan,” pesannya.

    Pada kesempatan tersebut, ia turut memaparkan capaian pembangunan selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Nurkanaah. Menurutnya, berbagai program telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, kesehatan, pendidikan, dan keagamaan.

    “Selama saya bersama Wakil Bupati memimpin di Kabupaten Sidrap sudah berdampak kepada masyarakat, mulai dari pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga ibadah,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, sejumlah program prioritas telah terealisasi, di antaranya BPJS gratis, ketersediaan pupuk yang lancar, listrik masuk sawah, peningkatan mutu pendidikan, stabilitas harga komoditas pangan, serta kemajuan di sektor perikanan dan pertanian.

    “Semua yang sudah saya janjikan Alhamdulillah sudah terealisasi, tapi kita masih memantapkan di tahun 2026 ini,” katanya.

    Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, termasuk OPD, Polres, dan TNI, yang telah bekerja maksimal demi kemajuan masyarakat Sidrap.

    “Alhamdulillah berkat doa kita semuanya, saya bersama Wakil Bupati dan tim kepala OPD pemerintah daerah Sidrap, tim Polres, tim dari TNI semuanya bekerja maksimal dengan tujuan hanya untuk kemajuan masyarakat Sidrap,” ujarnya.

    Ia menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya mengentaskan kemiskinan dan mendorong masyarakat menuju taraf hidup yang lebih sejahtera.

    “Kita juga berusaha bagaimana masyarakat kita keluar dari zona kemiskinan beranjak menjadi zona yang nyaman. Alhamdulillah semua program kami sudah berjalan dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

    Berdasarkan hasil survei yang dipaparkannya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sidrap mencapai 87,7 persen.

    Rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tim Puskesmas, penyerahan bantuan dari Baznas Sidrap kepada masyarakat yang membutuhkan, serta peresmian Masjid Birrul Walidain.

    Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.

  • KJI Sulsel Hadirkan Rumah Digital, Publik Bisa Akses Informasi Resmi

    KJI Sulsel Hadirkan Rumah Digital, Publik Bisa Akses Informasi Resmi

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan resmi memasuki babak baru. Organisasi profesi ini kini memiliki situs resmi: https://kjisulsel.org
    sebagai pusat informasi dan konsolidasi digital.

    Sekretaris Kolaborasi Jurnalis Indonesia Sulawesi Selatan, Muh Tohir, menegaskan bahwa kehadiran website tersebut menjadi langkah strategis memperkuat transparansi dan profesionalisme organisasi.

    “Website ini menjadi pusat informasi resmi KJI Sulsel. Masyarakat bisa mengakses program kerja, kegiatan, hingga struktur kepengurusan secara terbuka,” ujar Muh Tohir di Pangkajene, Minggu, 22 Februari 2026.

    Menurutnya, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Organisasi jurnalis harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi agar tetap relevan dan dipercaya publik.

    Ia menambahkan, situs tersebut juga berfungsi sebagai sarana dokumentasi dan penguatan konsolidasi internal. Seluruh agenda organisasi kini terdigitalisasi, memudahkan anggota dalam mengakses informasi.

    “Kami ingin membangun organisasi yang akuntabel dan adaptif. Jurnalis setiap hari berbicara soal keterbukaan, maka organisasi pun harus memberi contoh,” tegasnya.

    Kehadiran kjisulsel.org diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara KJI Sulsel dan masyarakat luas. Tak hanya sebagai etalase kegiatan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan.

    Langkah ini sekaligus menandai komitmen KJI Sulsel untuk terus berkembang di tengah dinamika dan tantangan dunia pers yang semakin kompleks.

    Dari Pangkajene, Sidrap pesan itu ditegaskan: jurnalis harus solid, organisasi harus modern. (*)

  • Panen Raya Padi di Otting, Bupati Sampaikan Langkah Strategis Perkuat Pertanian

    Panen Raya Padi di Otting, Bupati Sampaikan Langkah Strategis Perkuat Pertanian

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif melakukan panen raya padi di hamparan persawahan Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Ahad (22/2).

    Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di Bumi Nene Mallomo.

    Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Abdul Rahman dan Basri, Kepala Dinas TPHPKP, Ibrahim, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Bulog Sidrap Ivan Faisal, Camat Pitu Riawa Ali Husain, serta Sekretaris Dinas Kominfo Mursalim Halim.

    Hadir pula Kepala Desa Otting, para penyuluh pertanian, guru se-Desa Otting, serta puluhan anggota kelompok tani.

    Prosesi panen raya ditandai dengan pengoperasian alat mesin pertanian (alsintan) modern jenis combine harvester oleh Bupati Sidrap untuk mempercepat proses panen.

    Dalam sambutannya, Bupati Sidrap menyampaikan sejumlah capaian dan program strategis untuk kesejahteraan petani.

    Ia menyebutkan, luas sawah di Desa Otting mencapai kurang lebih 1.200 hektar, terdiri atas sawah tadah hujan dan sawah irigasi.

    “Sawah tadah hujan seluas 1.200 hektar berada di wilayah Elle Otting, sedangkan sawah irigasi berada di Otting, Jampu, dan sekitarnya,” jelasnya.

    Bupati juga mengungkapkan produktivitas padi di wilayah tersebut mencapai lebih dari 10 ton per hektar.

    “Harga gabah hari ini Rp7.400 per kilogram. Saya senang jika ada yang membeli di atas harga yang ditetapkan Bulog, yaitu Rp6.500 hingga Rp6.800. Sebagai pemerintah, saya ingin petani Sidrap semakin makmur,” ujarnya.

    Ia menambahkan, berbagai bantuan telah diberikan kepada petani di Kecamatan Pitu Riawa. Sebanyak 173 hektar lahan di Otting mendapat bantuan pompa air untuk lahan nonrawa.

    Sementara di seluruh Pitu Riawa yang memiliki luas lahan kurang lebih 3.000 hektar, telah diberikan bantuan sumur bor bertenaga listrik.

    “Sekarang sudah masuk tahap pemasangan listrik, sehingga musim tanam berikutnya tidak ada lagi kendala air,” katanya.

    Bupati juga memastikan ketersediaan benih, pupuk, dan obat-obatan pertanian dalam kondisi aman. Selain itu, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk perbaikan irigasi Bulu Cenrana.

    “Kami juga menyiapkan 16 brigade pangan untuk Kecamatan Pitu Riawa, termasuk dua unit untuk Desa Otting. Ini adalah sarana yang kita siapkan untuk mempermudah petani,” tambahnya.

    Di akhir sambutannya, Bupati mengajak warga Pitu Riawa untuk bekerja dengan baik, menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta menghidupkan lampu jalan di wilayah Otting.

  • Sidrap Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah Porsenijar PGRI Sulsel 2026

    Sidrap Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah Porsenijar PGRI Sulsel 2026

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Menyongsong pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang terus mematangkan berbagai kesiapan.

    Kabupaten Sidrap dipercaya menjadi tuan rumah pada ajang yang dijadwalkan berlangsung awal Juli mendatang tersebut.

    Sebagai langkah persiapan, Wakil Bupati Nurkanaah memimpin rapat pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Sabtu (21/2/2026).

    Ia didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Iqbal, Camat Maritengngae Firman, jajaran pengurus PGRI Sidrap, serta para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Maritengngae.

    Dalam arahannya, Nurkanaah selaku Ketua PGRI Sidrap menegaskan panitia harus bekerja maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

    “Saya minta seluruh panitia memastikan kesiapan teknis dan pelayanan bagi peserta maupun tamu yang akan hadir,” ujarnya.

    Nurkanaah juga mengingatkan setiap kebutuhan harus dipersiapkan secara detail dan terkoordinasi.

    “Mulai dari akomodasi tamu, kesiapan lokasi lomba, hingga koordinasi antar panitia harus benar-benar matang,” tambahnya.

    Pelaksanaan Porsenijar dinilai memberi manfaat luas, tidak hanya mempererat silaturahmi dan meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga menjadi ruang pengembangan bakat dan kreativitas pelajar.

    Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor jasa, kuliner, dan akomodasi.

    Rapat diakhiri dengan sesi saran dan masukan dari peserta untuk memantapkan persiapan pelaksanaan kegiatan.

  • Tak Mau Sekadar Seremoni, KJI Sulsel Kunci Agenda Raker Idul Fitri

    Tak Mau Sekadar Seremoni, KJI Sulsel Kunci Agenda Raker Idul Fitri

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Baru sepekan dilantik, mesin organisasi Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan belum dibiarkan dingin. Ketua KJI Sulsel, Edy Basri, langsung tancap gas.

    “Usai pelantikan 14 Februari kemarin, agenda berikutnya adalah Rapat Kerja setelah Idul Fitri 1447 Hijriah,” kata Edy Basri, Kamis, 19 Februari 2026.

    Tidak ada euforia berkepanjangan. Tidak ada fase bulan madu organisasi. Yang ada justru konsolidasi cepat.

    Menurut Edy, Raker nanti bukan sekadar formalitas tahunan. Itu akan menjadi peta jalan lima tahun kepengurusan KJI Sulsel periode 2026–2031.

    “Struktur sudah terbentuk. Sekarang waktunya menyusun arah gerak. Kita tidak ingin organisasi ini hanya hidup saat pelantikan,” tegasnya.

    Bahasa populernya: jangan cuma launching, tapi harus long lasting.

    Edy sadar, tantangan organisasi wartawan di era digital tidak ringan. Disrupsi media membuat lanskap berubah drastis. Kecepatan informasi sering mengalahkan akurasi. Monetisasi makin kompetitif. Trust publik naik turun.

    Karena itu, Raker nanti akan difokuskan pada penguatan struktur kabupaten/kota, peningkatan kapasitas anggota, serta positioning KJI Sulsel sebagai organisasi yang adaptif dan relevan.

    “Target kita jelas. Kepengurusan lima tahun ini harus meninggalkan legacy, bukan sekadar laporan kegiatan,” ujarnya.

    Ia juga menyebut, momentum pasca-Lebaran dipilih agar seluruh pengurus bisa hadir dengan energi baru. Ramadan dijadikan ruang refleksi. Setelah itu, eksekusi.

    KJI Sulsel ingin bergerak sistematis. Tidak sporadis. Tidak reaktif.

    Dalam pandangan Edy, organisasi profesi hari ini harus punya roadmap. Tanpa itu, ia hanya akan jadi klub diskusi tanpa dampak.

    Raker nanti juga akan membahas ekspansi kepengurusan di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Targetnya, KJI Sulsel tidak berhenti sebagai struktur provinsi, tetapi benar-benar berakar di daerah.

    “Kalau mau besar, jangan main di zona nyaman,” katanya.

    Kepengurusan 2026–2031 ini, lanjut Edy, diharapkan menjadi fase akselerasi. Fase di mana KJI Sulsel naik kelas—bukan hanya dari sisi struktur, tapi juga kualitas program dan pengaruh kebijakan.

    Singkatnya, KJI Sulsel tak ingin jadi organisasi seremonial. Mereka ingin jadi pemain.

    Dan semua itu akan dimulai dari satu meja Rapat Kerja—usai gema takbir Idul Fitri mereda. (*)

  • Sidrap Rawat Warisan Leluhur Lewat Festival Simponi Kecaping 2026

    Sidrap Rawat Warisan Leluhur Lewat Festival Simponi Kecaping 2026

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Sidrap menegaskan komitmennya merawat warisan budaya leluhur di tengah arus modernisasi melalui Festival Simponi Kecaping 2026 yang digelar di Lapangan Andi Sulolipu, Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Rabu (11/2/2026).

    Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah hadir langsung dalam perhelatan seni tradisi yang mempertemukan generasi tua dan muda dalam satu panggung budaya.

    Turut hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse bersama sejumlah anggota DPRD, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, pejabat dan kepala OPD lingkup Pemkab Sidrap, serta tamu undangan lainnya.

    Festival Simponi Kecaping 2026 mengusung tema “Pemajuan Kebudayaan yang Inklusif, Harmonis, dan Berkelanjutan”.

    Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan simponi kecaping merupakan salah satu musik khas Sidrap yang harus terus dilestarikan dan didukung bersama.

    “Simponi kecaping adalah identitas budaya kita. Ini warisan yang harus kita jaga agar anak cucu kita tetap mengenal dan mencintai budaya daerahnya,” ujarnya.

    Syaharuddin juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali mewajibkan pembelajaran simponi kecaping di sekolah-sekolah sebagai bagian dari pelestarian budaya sejak dini.

    Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas terselenggaranya Festival Simponi Kecaping 2026 yang berlangsung meriah dan tertib.

    Sementara itu, Wabup Nurkanaah menyebut festival ini sebagai ruang ekspresi dan kreativitas bagi para seniman kecaping sekaligus wadah pelestarian budaya lokal agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

    Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga dan memajukan kebudayaan daerah.

    Selain peserta dari Sidrap, festival ini juga diikuti perwakilan dari sejumlah daerah tetangga, di antaranya Kabupaten Pinrang, Wajo, dan Maros, sehingga menambah semarak kegiatan dan memperkuat jejaring budaya antarwilayah.

  • Karnaval Advansia Dorong Pertanian Modern, Petani Sidrap Dapat Ilmu dan Produk Berkualitas

    Karnaval Advansia Dorong Pertanian Modern, Petani Sidrap Dapat Ilmu dan Produk Berkualitas

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Karnaval Advansia berlangsung semarak di Gedung Beras PB.35, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Rabu (11/2/2026), dalam rangka perayaan Hari Jadi Advansia ke-15.

    Perwakilan petani dari Sidrap, Soppeng, dan Wajo, serta penyuluh pertanian, mengikuti kegiatan yang menjadi sekolah lapang, memberikan pelatihan bertani modern, penggunaan produk pertanian, dan teknologi pertanian terbaru.

    Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, turut hadir dan menekankan manfaat kehadiran Advansia bagi masyarakat petani.

    “Advansia tidak hanya menjual produk, tapi juga memberikan ilmu, teknologi, dan kemudahan bagi petani. Kalau dibandingkan era 80-an dan 90-an, bertani di 2026 sudah sangat mudah dan modern. Kehadiran Advansia adalah berkah bagi petani dan daerah,” katanya.

    Ia selanjutnya menegaskan pentingnya transformasi pertanian modern, untuk menekan biaya produksi namun dapat memberi hasil yang tinggi.

    “Target kami produksi 10 ton per hektar, dan kami yakin itu bisa tercapai. Mulai dari biaya olah tanah, benih, pupuk, herbisida, sampai panen, semuanya harus seragam agar pertanian modern berjalan optimal,” ujarnya.

    Bupati juga menjelaskan dukungan pemerintah untuk petani, termasuk irigasi modern, listrik masuk sawah di 5.200 titik, perbaikan bendung dan irigasi sekunder dari 2 meter menjadi 4 meter, serta pembangunan bendungan di Panca Lautang.

    “Kami wajibkan semua pejabat turun ke sawah. Sebagai anak petani, saya tahu kultur Sidrap, kita harus perkuat pertanian tradisional menjadi modern,” tambahnya.

    Bupati Syaharuddin juga mendorong keberlanjutan sekolah lapang. “Jangan hanya sekali setahun. Buat sekolah lapang rutin bagi semua kelompok tani. Semua program pertanian modern harus menyeluruh, mulai dari benih, pupuk, herbisida, sampai panen. Dengan dukungan pemerintah dan Advansia, petani Sidrap bisa maju dan sejahtera,” tuturnya.

    Brand Ambassador Advansia, Bang Narji, menyampaikan menjadi petani merupakan profesi paling mulia di dunia. “Petani bekerja memberi makan, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk masyarakat seluruh dunia. Saya bangga menjadi petani karena jerih payah kita bisa dinikmati orang lain,” katanya.

    Ia juga mengajak orang tua menyekolahkan anak-anak agar menjadi petani yang baik. “Jangan ragu menyekolahkan anak-anak kita menjadi petani, karena ini profesi yang mulia. Kita harus bangga menjadi petani dan memberi kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Senior Product Manager Advansia, Dinar Murjani, mengatakan PT Advansia Indotani merayakan ulang tahun ke-15. “Kami memiliki kantor di empat negara, yaitu Malaysia, Indonesia, Bangladesh, dan Myanmar, dan saat ini dipimpin oleh National Sales Manager yang baru,” katanya.

    Dinar mengungkapkan, Advansia memiliki produk-produk dengan ciri khas huruf A, yang merupakan filosofi perusahaan. “Kami berharap produk kami menjadi pilihan nomor satu petani Sidenreng Rappang, dan kami siap menyediakan produk-produk terbaik dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjaga,” kuncinya.

  • Wabup Sidrap Buka ToT Stunting, Tekankan Program Harus Berdampak Nyata

    Wabup Sidrap Buka ToT Stunting, Tekankan Program Harus Berdampak Nyata

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, membuka Training of Trainers (ToT) Stunting bertajuk Seminar Berkelanjutan Lintas Program untuk Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Sidrap, Selasa (10/2/2026).

    Wakil Bupati didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, Ishak Kenre, bersama jajaran. Kegiatan yang berlangsung di Aula Madising, Kantor Dinas Kesehatan Sidrap itu diikuti para dokter dan tenaga ahli gizi.

    Dalam arahannya, Nurkanaah menegaskan ToT stunting tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan memberi dampak nyata di lapangan.

    “Kegiatan ini bukan sekadar acara formal, tetapi harus menjadi upaya berkelanjutan yang benar-benar mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Sidrap,” ujar Nurkanaah.

    Ia menekankan pentingnya semangat dan komitmen seluruh pihak karena penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor.

    “Mari bekerja lebih semangat dan penuh tanggung jawab. Pencegahan dan penurunan stunting ini adalah tugas kita semua,” tegasnya.

    Selain itu, Nurkanaah mendorong agar sosialisasi kepada masyarakat terus diperluas sehingga pemahaman tentang pencegahan stunting menjangkau seluruh lapisan.

    ToT stunting diisi dengan pemaparan dan lokakarya tata laksana stunting serta pentingnya intervensi gizi spesifik oleh dr. Rusdiana, pemaparan konvergensi dan intervensi penanggulangan stunting oleh Ishak Kenre, serta pemaparan produk pengetahuan oleh Nutricia Sarihusada.

    Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, penyampaian saran dan masukan peserta, serta penyusunan kesimpulan sebagai tindak lanjut hasil ToT stunting di Kabupaten Sidrap.

  • Dari Kantor Bupati, Wabup Sidrap Ikut Rakor Tindak Lanjut Arahan Presiden

    Dari Kantor Bupati, Wabup Sidrap Ikut Rakor Tindak Lanjut Arahan Presiden

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Dari ruang kerjanya di lantai II Kantor Bupati Sidrap, Wakil Bupati Nurkanaah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur Sulsel membahas tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia secara daring, Senin (9/2/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Wabup Sidrap didampingi Asisten II Patahangi, Kepala Dinas Biciptapera Abdul Rasyid, Kadisdagrin Ahmad Dollah, Kepala Dinas Perpustakaan, Plt Kepala BKAD Sunandar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta sejumlah undangan lainnya.

    Rakor ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, serta diikuti para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan dan instansi lainnya.

    Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, dan diikuti secara virtual oleh seluruh kabupaten/kota.

    Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Selatan menegaskan rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya sinergi dan keselarasan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam menjalankan program-program strategis nasional.

    “Kita harus sejalan dengan program Bapak Presiden. Seluruh jajaran pemerintah daerah diharapkan bergerak satu arah untuk mendukung kebijakan dan program nasional,” ujar Gubernur.

    Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, serta mengimplementasikannya sesuai kondisi dan kebutuhan daerah demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • Tarawih Perdana di Masjid Agung, Bupati Ajak Warga Terus Dukung Program Pemerintah

    Tarawih Perdana di Masjid Agung, Bupati Ajak Warga Terus Dukung Program Pemerintah

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri tarawih perdana Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Pangkajene, Rabu malam (17/2/2026).

    Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Fanty Taherong, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, dan Kepala Kemenag Sidrap Fitryadi.

    Tampak pula Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Ketua DWP Andi Rieskha Rahmat, Ketua Pengadilan Agama Andi Muhammad Yusuf, Kepala Kemenhaj, perwakilan Kejari, para asisten, staf ahli, kepala OPD, Forkopimcam Maritengngae, serta jemaah yang memadati masjid.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin mengajak warga memperkuat silaturahmi serta ibadah Ramadhan.

    “Ramadhan menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperbanyak ibadah, dan berharap keberkahan Allah SWT,” ujar Bupati.

    Syaharuddin juga mengajak segenap warga masyarakat untuk senantiasa mendukung program-program pemerintah daerah.

    “Alhamdulillah 14 program prioritas pemerintah telah berjalan dalam setahun terakhir, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat terus mendukung di masa mendatang,” ujarnya.

    Dikatakannya, kesuksesan selama ini tidak lepas dari sinergi tiga kekuatan yakni umara yang kompak, ulama, serta dermawan.

    “Kita bersyukur dapat menjalankan ibadah Ramadhan dalam kerukunan dan kedisiplinan. Dukungan masyarakat menjadi faktor penting agar program pemerintah terus berhasil dan memberikan manfaat nyata,” pungkas Bupati.