Blog

  • Operasi Pekat Digelar, Polres Sidrap Ungkap Peredaran Miras Tanpa Izin

    SIDRAP.KOMPAKNEWS— Dalam rangka pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2025, Polres Sidrap kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Ratusan botol minuman keras (miras) berhasil diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Sidrap. Selasa (13/05/25)

    Operasi yang digelar secara intensif sejak awal Mei ini menyasar tempat-tempat yang diduga menjadi pusat peredaran miras tanpa izin, seperti warung remang-remang, kios kelontong, serta gudang penyimpanan miras ilegal. Hasilnya, ratusan botol miras berbagai merek berhasil disita oleh petugas.

    Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong melalui Kasat Reskrim AKP Setiawan menjelaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan angka kriminalitas yang kerap terjadi karena dipicu oleh konsumsi miras.

    “Miras sering menjadi pemicu terjadinya tindak pidana, seperti penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga kecelakaan lalu lintas. Operasi Pekat ini merupakan langkah konkret kami untuk mencegah hal-hal tersebut,” ungkap Kasat Reskrim.

    Barang bukti miras diamankan di Mapolres Sidrap untuk proses hukum lebih lanjut. Para pemilik usaha yang kedapatan menjual miras tanpa izin juga telah dimintai keterangan dan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Warga masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Sidrap atas keberhasilan pengungkapan peredaran minuman keras (miras) dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).

    “Kami sangat mengapresiasi langkah sigap pihak kepolisian. Dengan adanya penertiban miras, lingkungan kami bisa jadi lebih aman dan nyaman,” ujar salah seorang Tokoh Masyarakat Kecamatan Maritengngae

    Sementara AKBP Fantry menegaskan bahwa kegiatan razia miras ini akan terus dilakukan secara berkala, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kabupaten Sidrap.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Sidrap tetap aman dan kondusif. Laporkan jika ada aktivitas mencurigakan, khususnya terkait peredaran miras ilegal,” tutup Kapolres. (*)

  • Prostitusi Online Terbongkar di Sidrap, Masyarakat: Terima Kasih Pak Polisi

    Prostitusi Online Terbongkar di Sidrap, Masyarakat: Terima Kasih Pak Polisi

    SIDRAP – Kepolisian Resor (Polres) Sidrap kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan mengungkap tindak pidana prostitusi online dalam Operasi Pekat 2024.

    Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi dari masyarakat bahwa disalah satu kos di Kel. Rijang Pittu, Kec. Maritengngae dan Home Stay di Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue kerap diduga dijadikan tempat Prostitusi Online. Setelah dilakukan pendalaman dan penyelidikan di dua lokasi tersebut, polisi berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga sebagai pelaku penyedia layanan prostitusi berbasis daring.

    Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong melalui Kasat Reskrim AKap Setiawan mengungkapkan bahwa modus operandi pelaku adalah menawarkan jasa seksual melalui media sosial dengan tarif tertentu. Transaksi dilakukan secara online, dan pelaku mengatur pertemuan di lokasi yang telah disepakati.

    “Pelaku kita amankan di dua lokasi yang berbeda yakni di wilayah Kecamatan Maritengngae dan Dua Pitue. Saat diamankan, pelaku tengah menunggu tamu yang sebelumnya telah melakukan komunikasi melalui aplikasi pesan instan,” ujar Kasat Reskrim, Selasa (13/5/2025).

    Dalam operasi ini, turut diamankan sejumlah barang bukti berupa tujuh unit ponsel yang digunakan untuk transaksi dan bukti percakapan dan transfer pembayaran. Pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Sidrap.

    “Kami akan terus mengembangkan kasus ini dan tidak akan ragu menindak tegas pelaku-pelaku lain yang terlibat dalam praktik Prostitusi Online. Ini bagian dari komitmen Polres Sidrap dalam mendukung Visi Misi Bupati Sidrap dan menjaga ketertiban serta moralitas masyarakat,” tegasnya AKP Setiawan.

    Pengungkapan ini disambut positif oleh masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas kesigapan polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

    “Terima kasih Pak Polisi, kami merasa lebih aman. Semoga Sidrap bersih dari penyakit masyarakat,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

    Polres Sidrap mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya di media sosial serta segera melapor apabila mengetahui adanya praktik-praktik yang mencurigakan. (*)

  • Operasi Kewilayahan Pekat Lipu 2025 Polda Sulsel: Pengungkapan Kasus Premanisme Terus Berlanjut

    Operasi Kewilayahan Pekat Lipu 2025 Polda Sulsel: Pengungkapan Kasus Premanisme Terus Berlanjut

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS—Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Polres jajarannya terus mengintensifkan patroli kewilayahan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., pada hari Rabu, (14/05/2025).

    Dalam upaya rutin tersebut, Polda Sulsel berhasil mengungkap sejumlah kasus yang meresahkan warga, dengan salah satunya adalah premanisme yang masih marak di berbagai wilayah. Berdasarkan laporan terbaru, Polda Sulsel telah menetapkan 120 Target Operasi (TO), dan hingga saat ini, sebanyak 105 TO telah berhasil diungkap. Total pengungkapan kasus tercatat mencapai 607 kasus, dengan rincian 105 TO dan 502 non-TO.

    Fokus utama dalam patroli kewilayahan kali ini adalah kasus premanisme, yang telah menjadi perhatian besar bagi Polda Sulsel. Dalam pengungkapan kasus ini, Polda Sulsel berhasil menangkap 6 tersangka (TSK) yang kini sedang menjalani proses hukum. Di wilayah Makassar Raya, tercatat sebanyak 59 tersangka premanisme, dengan 32 orang di antaranya sedang diproses secara hukum, sementara 27 lainnya mendapat pembinaan. Di wilayah Polres Jajaran, sebanyak 54 tersangka juga berhasil diamankan, dengan 27 orang dalam proses hukum dan 27 orang lainnya diberikan pembinaan.

    Secara keseluruhan, Polda Sulsel telah menangani 113 kasus premanisme, yang terdiri dari 57 kasus yang sedang diproses hukum dan 56 kasus lainnya yang mengedepankan pembinaan bagi para pelaku. Kombes Pol Didik Supranoto menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sulsel untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya.

    “Patroli kewilayahan ini adalah langkah proaktif kami untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Kami akan terus menegakkan hukum dan memberikan pembinaan kepada para pelaku agar mereka tidak mengganggu lagi ketenangan warga,” tegas Kombes Pol Didik Supranoto.

    Dengan terus melaksanakan patroli kewilayahan dan penindakan terhadap premanisme, Polda Sulsel berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Selatan, serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang berada di wilayah tersebut.

  • Baru Dilantik, Syahar Langsung Bikin Sidrap Mentereng, Gub Bilang Luar Biasa

    Baru Dilantik, Syahar Langsung Bikin Sidrap Mentereng, Gub Bilang Luar Biasa

    Sidrap, Kompaknews — BELUM genap tiga bulan menduduki kursi Bupati, Syaharuddin Alrif menunjukkan performa yang tak biasa.

    Ia tidak memulai masa jabatannya dengan janji kosong atau retorika politis. Ia memilih bekerja—dan hasilnya mulai terlihat.

    Pantas, ia mengaku sedikit ‘terganggu’ sedikit dengan aksi Nathalie Holscher beberapa waktu lalu. Publik heboh kala itu, padaha ia (Syahar) sudah fokus.

    Kembali lagi. Dalam rentang waktu Januari hingga April 2025, Sidrap mencatatkan diri sebagai daerah dengan rasio realisasi pendapatan tertinggi di Sulawesi Selatan.

    Sebuah pencapaian yang bukan hanya menggembirakan, tetapi juga menunjukkan kapasitas fiskal dan kematangan tata kelola yang patut diapresiasi.

    Tidak main-main loh. Capaian itu diumumkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam forum strategis; Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulsel di Makassar, Sabtu, 10 Mei 2025.

    Dari ujung pembesar suara, gubernur mempertegas, Sidrap adalah daerah yang mampu mengelola potensi dan anggaran secara efektif, terbukti dari capaian pendapatannya yang menempati posisi tertinggi saat ini, “Ini luar biasa,” ujarnya.

    Jelas. Capaian ini tak bisa dilepaskan dari strategi yang diterapkan Syaharuddin sejak hari pertama menjabat. Semua tahu, ia langsung tancap gas

    Dengan pendekatan yang menekankan pada transparansi fiskal, good governance, serta penguatan partisipasi publik, ia memulai langkahnya dengan membenahi akar tata kelola.

    Dalam keterangan terpisah, Syahar—sapaan akrab Syaharuddin Alrif—menegaskan bahwa capaian ini bukan hasil kerja individu, melainkan hasil kolaborasi struktural antara pemerintah daerah dan masyarakat.

    Dia berjanji akan menjaga dan bahkan meningkatkan kinerja ini.

    “Prinsip kami sederhana: transparansi, efisiensi, dan optimalisasi potensi lokal. Kami ingin Sidrap dikenal sebagai daerah yang mandiri secara ekonomi dan progresif dalam inovasi kebijakan,” ujarnya tenang, namun tegas.

    Harus diakui. Tak banyak kepala daerah yang mampu mengawali masa jabatan dengan indikator konkret seperti ini.

    Di tengah ekspektasi publik yang tinggi dan tantangan birokrasi yang tak ringan, Syahar justru berhasil mengorkestrasi awal kepemimpinan dengan output terukur.

    Pendapatan daerah bukan sekadar angka dalam laporan. Ia adalah manifestasi dari kepercayaan publik, produktivitas ekonomi lokal, dan kemampuan pemerintah daerah mengkonversi potensi menjadi kekuatan fiskal.

    Syahar tampaknya memahami hal ini secara mendalam. Ia tidak sekadar menjabat, ia mengarahkan. Ia tidak hanya memimpin, ia memformulasi arah.

    Laman: 1 2

  • Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Sulsel Lepas 20 Ribu Ekor Bibit Ikan Nila

    Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Sulsel Lepas 20 Ribu Ekor Bibit Ikan Nila

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS—Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., bersama Pejabat Utama Polda Sulsel melakukan pelepasan sebanyak 20 ribu ekor bibit ikan nila di lahan milik Polda Sulsel yang terletak di kawasan Paccerakkang, Rabu (14/05/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Polda Sulsel dalam mendukung ketahanan pangan melalui sektor perikanan. Melalui budidaya ikan air tawar seperti ikan nila, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan gizi masyarakat serta mendorong kemandirian pangan di wilayah Sulawesi Selatan.

    Kapolda Sulsel menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk konkret peran aktif Polri, khususnya Polda Sulsel, dalam mendukung program pemerintah di luar tugas pokok penegakan hukum.

    “Budidaya ikan ini bukan hanya bermanfaat bagi lingkungan dan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar,” ujar Irjen Pol. Rusdi Hartono.

    Selain pelepasan bibit ikan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta menciptakan ketahanan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

    Polda Sulsel terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan berkelanjutan.

  • Babinsa Kodim 1420/Sidrap Dampingi Ribuan Siswa Nikmati Makan Bergizi Grati

    Babinsa Kodim 1420/Sidrap Dampingi Ribuan Siswa Nikmati Makan Bergizi Grati

    Sidrap. Kompaknews— Suasana ceria tampak di puluhan sekolah di Kabupaten Sidrap pada Rabu, (14/5/2025). Ribuan siswa tampak antusias menyambut Program Makan Bergizi Gratis yang digelar serentak oleh dua yayasan sosial, dengan pendampingan penuh dari Babinsa Kodim 1420/Sidrap.

    Program yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak-anak ini menjangkau total 6.427 siswa dari 28 sekolah di dua kecamatan: Watang Pulu dan Maritenggae.

    Di Kecamatan Watang Pulu, Yayasan Bunayya Abu Afnan Almandary menyajikan makanan sehat kepada 3.236 siswa di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari RA, TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga santri Pondok Pesantren.

    Sementara itu, di Kecamatan Maritenggae, Yayasan Pemimpin Muda Berkarya tak kalah semangatnya. Sebanyak 3.191 siswa dari TK, MI, SD, SMP, MTs, hingga MA juga menikmati sajian makanan bergizi yang penuh manfaat.

    Yang menarik, kehadiran Babinsa Kodim 1420/Sidrap bukan sekadar mendampingi. Mereka juga memberi semangat kepada para siswa, membantu kelancaran kegiatan, hingga mengedukasi pentingnya gizi seimbang untuk tumbuh kembang anak.

    “Ini bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masa depan generasi muda. Kami siap mendukung program-program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ujar salah satu Babinsa yang turut hadir.

    Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Sidrap — karena masa depan bangsa dimulai dari perut yang kenyang dan pikiran yang sehat.

  • Babinsa Turun ke Pasar! Pantau Harga Sembako di Amparita, Pastikan Rakyat Tenang

    Babinsa Turun ke Pasar! Pantau Harga Sembako di Amparita, Pastikan Rakyat Tenang

    Sidrap,Kompaknews  – Suasana Pasar Sentral Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, pagi ini terasa sedikit berbeda. Dua sosok berseragam loreng tampak menyusuri deretan lapak pedagang sambil mencatat dan berdialog dengan ramah. Mereka adalah Sertu Rusli dan Koptu Parondongan, Babinsa Koramil 1420-01/Tellu Limpoe, yang tengah melaksanakan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok. Rabu (14/5/2025).

    Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

    “Tujuan kami memastikan kebutuhan pokok tersedia dan harganya tetap wajar, agar masyarakat merasa tenang,” ujar Sertu Rusli sambil berbincang dengan salah satu pedagang beras.

    Harga-Harga Terkini di Pasar Amparita:

    Beras: Biasa Rp12.000, Kepala Rp13.000, Premium Rp14.000 per Kg

    Ketan: Hitam Rp27.000, Putih Rp15.000 per Liter

    Ayam: Potong Rp50.000, Broiler Rp55.000, Kampung Rp65.000 per Ekor

    Ikan: Bandeng Rp10.000, Cakalang Tuna Rp20.000, Layang Rp8.000 per Ekor

    Telur: Ayam Ras Rp50.000, Ayam Kampung & Bebek Mentah Rp55.000, Bebek Asin Rp60.000 per Rak

    Daging Sapi: Rp135.000 per Kg

    Sayur dan Bumbu: Bawang Merah Rp30.000, Bawang Putih Rp45.000, Cabe Rawit Rp60.000, Cabe Merah Besar Rp35.000, Tomat Rp5.000 per Kg

    Lain-lain: Tempe & Sayur Rp5.000, Gula Pasir Rp17.500, Gula Merah Rp30.000, Terigu Rp12.000 per Kg

    Minyak Goreng: Sedap & Sania Rp27.000, Kita Rp17.000 per Liter

    Pedagang menyambut baik kehadiran Babinsa. “Kami senang TNI ikut turun ke pasar, jadi pembeli juga yakin harga nggak dimainkan,” ucap Salah satu pedagang.

    Kegiatan berlangsung aman dan lancar, dengan suasana pasar tetap ramai dan kondusif. Kehadiran Babinsa menjadi angin segar yang menunjukkan bahwa aparat TNI siap hadir dan terlibat langsung dalam menjaga stabilitas sosial-ekonomi masyarakat.

    Koramil 1420-01/Tellu Limpoe memastikan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin, sebagai bentuk sinergi nyata antara TNI dan rakyat.

  • Pokja Bunda PAUD Sidrap Resmi Dikukuhkan, Siap Sukseskan Pendidikan Unggul

    Pokja Bunda PAUD Sidrap Resmi Dikukuhkan, Siap Sukseskan Pendidikan Unggul

     

     

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-Kabupaten Sidrap masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan di Baruga Rujab Bupati Sidrap, Selasa (13/5/2025).

     

    Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Sidrap, Hj. Haslinda Syaharuddin, disaksikan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

     

    Turut hadir Penjabat Sekda Sidrap, Andi Rahmat Saleh, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Faizal Sehuddin, Kadis Dukcapil Andi Patahanggi, Kadis PMDPPA Abbas Aras, Kadis Kesehatan Mahmuddin, serta sejumlah undangan lainnya.

     

    Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif menyampaikan, terbentuknya Pokja Bunda PAUD menjadi pemicu terwujudnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

     

    Ia menekankan pentingnya membentuk karakter anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia sebagai langkah menuju generasi emas.

     

    “Setelah pengukuhan ini, kita semua punya tanggung jawab bersama untuk menjalankan peran masing-masing,” kata Bupati.

     

    Bupati mengutarakan, Pokja Bunda PAUD memegang tanggung jawab besar terhadap pendidikan anak usia dini.

     

    Di Sidrap, ungkapnya, terdapat 78 kelompok bermain dengan sekitar 3.104 siswa dan 144 taman kanak-kanak dengan sekitar 7.300 siswa.

     

    “Total anak usia dini kita kurang lebih 10 ribu. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

     

    Syaharuddin mengingatkan, anak usia dini berada di masa transisi penting dari pengasuhan orang tua menuju lingkungan pendidikan formal.

     

    “Selama 3–4 tahun, mereka menjadi tanggung jawab kita. Bila salah penanganan di tahap ini, maka pondasi masa depan mereka akan goyah,” jelasnya.

     

    Sementara Haslinda Syaharuddin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pengukuhan Pokja Bunda PAUD masa bakti 2025–2030 dapat terlaksana dengan baik.

     

    “Pokja ini sebagai wadah yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

     

    Ditambahkannya, Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini.

     

    “Melalui kolaborasi bersama, pokja ini diharapkan mampu mencapai tujuan bersama dalam peningkatan mutu pendidikan,” sambung Haslindah.

     

    Ia pun menyatakan, program-program Pokja PAUD mendukung 14 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidenreng Rappang, khususnya di bidang pendidikan unggul.

     

    “Marilah kita jadikan forum ini sebagai ruang diskusi, perumusan strategi, serta pelaksanaan program-program inovatif yang berorientasi pada tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya.

  • Wujudkan Lingkungan Bersih, Babinsa Koramil 1420-02/Tellu Limpoe Ajak Warga Kerja Bakti 

    Wujudkan Lingkungan Bersih, Babinsa Koramil 1420-02/Tellu Limpoe Ajak Warga Kerja Bakti 

     

     

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Anggota Koramil 1420-02/Tellu Limpoe Sertu Anwar bersama masyarakat kerja bakti membersihkan saluran air dan rumput disisi jalan Desa Teteaji Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap, Selasa (13/05/2025).

     

    Beragam cara dilakukan Babinsa untuk mempererat kemanunggalan TNI melalui metode komunikasi sosial dengan warga binaan. Apapun yang berkaitan dengan warga binaan harus terus dilakukan.

     

    Sertu Anwar mengaku, dengan kegiatan ini akan menjadi moment yang paling tepat dimana saat ini bisa membantu warga yang membutuhkan tenaga dalam kerja bakti membersihkan saluran air dan rumput di sisi-sisi jalan desa.

     

    Karya bakti yang dilakukan oleh Babinsa bersama warga semata-mata untuk membantu agar nantinya pada saat turun hujan, saluran air (got) bisa lancar kembali, selain bermanfaat untuk melancarkan arus air, melalui kegiatan ini, diharapkan para Ketua RT dan tokoh masyarakat dapat berperan aktif dalam mengajak warga untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih.

     

    Dengan kegiatan bersama ini akan menumbuhkan rasa silaturahmi dan kekompakan yang kuat bagi warga Desa dengan TNI khususnya Babinsa.

     

    Babinsa menghimbau dan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, yang dapat menggangu kelancaran arus air dan juga dapat membuat lingkungan menjadi kumuh.

     

    Dirinya juga berharap semoga dengan kegiatan seperti ini bisa menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah serta terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

  • Ddddddddd

    Ddddddddd

    MAKASSAR — Satgas Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi dengan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono, M.Si, di Mapolda Sulsel pada selasa 6 Mei 2025.

    Pertemuan ini bertujuan selain menjalin kerjasama dalam bidang Kambitmas (Kemanan dan Ketertiban Masyarakat) juga mencegah peredaran narkoba di Sulawesi Selatan.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya peran Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan untuk meminimalisir peredaran narkoba dan potensi gangguan Kambitmas di sekitar wilayah tempat tinggalnya.

    Mantan Kapolrestabes Makassar ini juga berharap kehadiran Satgas Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan dapat mengubah image pemuda di Sulawesi Selatan menjadi lebih baik melalui pemberdayaan pemuda ke hal-hal yang positif.

    Ketua Satgas Karang Taruna Provinsi Sulawesi Selatan, Zulkifli Thahir, berharap sinergitas antara Satgas Karang Taruna dan Kepolisian dapat dituangkan dalam sebuah nota kesepahaman.

    “Agar anggota Karang Taruna memiliki legacy atau payung hukum dan dapat bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi seperti yang diharapkan”, harap Zulkifli Thahir yang juga Ketua IWO Sulsel ini.

    Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa pejabat Polda Sulsel, termasuk Wadir Binmas, Wadir Intelkam, dan Kasubsi Penmas serta pengurus Satgas KT Sulsel. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif di Sulawesi Selatan. (*

  • TDA Kampus Hadir di UMS Rappang, Wabup Sidrap Dukung Penuh

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Komunitas Tangan Di Atas (TDA) resmi meluncurkan TDA Kampus Sidrap di Universitas Muhammadiyah Sidrap (UMS) Rappang, Senin (5/5/2025).

     

    Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, hadir langsung dan menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut sebagai langkah membangun semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

     

    Kegiatan yang berlangsung di lantai III Rektorat UMS Rappang ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Syahrul Mubarak.

    ,

    Hadir pula Rektor UMS Sidrap Prof. Dr. Jamaluddin, Presiden TDA 8.0 Eko Desriyanto, Ketua TDA Wilayah Sulsel 2 Shaiful Haq, Ketua TDA Sidrap Firman Adiansyah, serta sejumlah tamu undangan.

     

    Dalam sambutannya, Wabup Nurkanaah menyebut TDA Kampus sebagai wadah strategis yang membuka jalan bagi mahasiswa untuk menjadi pelaku usaha sejak dini.

     

    “Mahasiswa bukan hanya calon pekerja, tapi juga calon pencipta lapangan kerja. Komunitas TDA Kampus adalah langkah nyata mencetak wirausaha muda yang inovatif dan mandiri,” ujarnya.

     

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas TDA yang terus membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dan saling mendukung.

     

    Pemerintah daerah, kata Nurkanaah, berharap TDA bisa berkolaborasi lebih luas dengan UMKM lokal di Sidrap.

     

    “Sinergi ini penting agar kehadiran TDA tidak hanya berdampak di kampus, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah,” tambahnya.

     

    Sementara itu, Ketua TDA Sidrap Firman Adiansyah dalam sambutannya menjelaskan bahwa komunitas ini telah berdiri sejak 7 Juli 2024 dan kini beranggotakan lebih dari 150 pelaku usaha dari berbagai sektor.

     

    “Kami ingin menciptakan lingkungan usaha yang positif, saling mendukung, dan menunjukkan bahwa di Sidrap, pelaku usaha bisa sukses secara halal,” ungkap Firman.

     

    Ia berharap kehadiran TDA Kampus menjadi pintu masuk lahirnya generasi muda Sidrap yang berani memulai usaha dan berkontribusi membangun daerah dari sisi ekonomi

  • Fraksi Nasdem Suarakan Keberatan Terkait Tiga Proyek Strategis dalam RPJMD Karimun 2025-2029

    Fraksi Nasdem Suarakan Keberatan Terkait Tiga Proyek Strategis dalam RPJMD Karimun 2025-2029

    Karimun, kompaknews.my.id – DPRD Kabupaten Karimun resmi menyetujui Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dalam sebuah Rapat Paripurna yang berlangsung pada Senin (5/5/2025). Kesepakatan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam merancang pembangunan jangka panjang untuk Kabupaten Karimun.

    Dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Raja Rafiza, bersama Bupati Karimun, Iskandarsyah, menandatangani Nota Kesepakatan yang menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

    Namun, tidak semua pihak sepakat dengan sejumlah rencana yang tercantum dalam RPJMD tersebut. Fraksi Partai NasDem, melalui Sekretarisnya Eri Januardin, mengungkapkan keberatan terhadap kelanjutan tiga proyek strategis yang dianggap tidak memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Ketiga proyek tersebut adalah pembangunan Gedung MPP, Gerbang Kostal Area, dan Dermaga VVIP.

    “Kami dari Fraksi NasDem merasa bahwa ada prioritas yang lebih mendesak yang harus diutamakan. Pembangunan infrastruktur dasar yang benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat harus lebih diutamakan,” ujar Eri Januardin dalam rapat paripurna tersebut.

    Berikut adalah sejumlah pandangan dan rekomendasi yang disampaikan Fraksi NasDem terkait RPJMD 2025-2029:

    1. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat
      Fraksi NasDem mendesak agar pembangunan di Kabupaten Karimun lebih terfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti jaminan kesehatan dan pendidikan bagi warga miskin, serta akses air bersih, terutama di wilayah pesisir.
    2. Bantuan untuk Nelayan dan Petani Kecil
      Mengingat potensi besar sektor perikanan dan pertanian di Karimun, NasDem meminta agar program bantuan lebih difokuskan pada nelayan kecil dan petani. Mereka menekankan pentingnya kejelasan dalam pembagian bantuan agar tidak terjadi tumpang tindih antara kewenangan kabupaten dan provinsi.
    3. Peningkatan Investasi dan Pelatihan Keterampilan
      Fraksi NasDem juga menyarankan agar pemerintah daerah meningkatkan investasi yang dapat membuka lapangan kerja baru. Sebagai langkah awal, mereka meminta program pelatihan keterampilan disesuaikan dengan kebutuhan industri, terutama di sektor galangan kapal.
    4. Konsistensi dalam Realisasi Visi dan Misi
      Dalam menghadapi janji-janji kampanye yang disampaikan pada saat Pemilu, NasDem meminta agar visi dan misi yang telah dituangkan dalam RPJMD dilaksanakan secara konsisten dan terukur. Mereka juga mengingatkan agar janji-janji tersebut dapat terealisasi setiap tahun.
    5. Urgensi Pengelolaan Persampahan yang Efektif
      Mengingat masalah pengelolaan sampah yang semakin menjadi perhatian publik, NasDem mendesak pemerintah untuk segera merumuskan kebijakan strategis untuk mengatasi permasalahan ini.
    6. Evaluasi Kembali Proyek-Proyek Strategis
      NasDem mengusulkan agar anggaran yang dialokasikan untuk proyek-proyek strategis seperti pembangunan Gedung MPP dan Dermaga VVIP diprioritaskan untuk kebutuhan yang lebih mendesak, seperti penyelesaian kegiatan tunda bayar yang mencapai Rp173 miliar dan pembangunan dermaga yang lebih bermanfaat langsung bagi masyarakat.
    7. Peningkatan Pendapatan Daerah Melalui Kebijakan Pajak
      Fraksi NasDem juga menyoroti rendahnya proyeksi pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) dalam RPJMD, yang hanya diperkirakan sebesar 0,01%. Mereka mengusulkan agar tarif pajak dan retribusi daerah ditinjau kembali untuk meningkatkan potensi pendapatan daerah.
    8. Dorongan untuk Melanjutkan Investasi Tertunda
      Mengingat beberapa investasi yang tertunda seperti proyek Goald Coast dan Gracee Marin, NasDem mendesak agar Bupati mendorong para investor untuk segera melanjutkan proyek-proyek tersebut agar tidak menciptakan preseden buruk bagi iklim investasi di Karimun.

    Bupati Karimun, Iskandarsyah, menerima saran dan pertimbangan dari Fraksi NasDem dengan terbuka dan berkomitmen untuk mengkaji ulang sejumlah rekomendasi tersebut. “Kami berterima kasih atas masukan yang diberikan. Tentunya, kami akan mengevaluasi setiap program agar bisa lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

    Iskandarsyah juga mengingatkan bahwa koordinasi antara DPRD dan pemerintah daerah akan terus berjalan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat. (*)