Blog

  • Penemuan Mayat di Irigasi Sereang-Allakuang, Identitas Belum Diketahui

    SIDRAP. KOMPAKNEWS– Warga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di saluran irigasi yang menghubungkan wilayah Sereang dan Allakuang, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Kamis (15/5). Hingga saat ini, mayat tersebut belum berhasil diidentifikasi.

    Penemuan mayat tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim dari Polres Sidrap bersama tenaga medis,TNI dan dibantu warga setempat langsung melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nene Mallomo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    “Kami masih menunggu hasil visum dan identifikasi. Belum ada tanda pengenal atau ciri-ciri yang bisa mengarah pada identitas korban,” ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.

    Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera mendatangi RSUD Nene Mallomo guna melakukan pengecekan.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang mengenali jenazah tersebut. Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian dan identitas korban.(*)

  • Penemuan Mayat Balita Gegerkan Warga di Irigasi Wae Sellue, Sidrap

    SIDRAP. KOMPAKNEWS—15 Mei 2025 – Warga Desa Allakuang, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), digemparkan dengan penemuan sesosok mayat balita di saluran irigasi Wae Sellue, Kamis pagi (15/5).

    Mayat yang diperkirakan berusia antara 1 hingga 3 tahun itu ditemukan oleh seorang warga yang tengah berjalan kaki menuju sawahnya. Saksi mata mengaku kaget saat melihat tubuh kecil tersebut berada di tumpukan sampah di aliran irigasi.

    “Saya awalnya kira boneka, tapi pas saya dekati ternyata itu mayat anak kecil. Saya langsung panggil warga lain,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

    Hingga saat ini, identitas mayat tersebut belum diketahui.
    Penemuan ini mengundang keprihatinan mendalam dari warga sekitar yang berharap kasus ini segera terungkap dan keluarga korban bisa segera ditemukan.(*)

  • Apresiasi Warga atas Kolaborasi Polsek Baranti, SPKT, dan Basarnas Tangani Penemuan Mayat di Irigasi

    SIDRAP.KOMPAKNEWS– Polsek Baranti bersama SPKT dan tim Basarnas Kabupaten Sidrap berkolaborasi dalam proses pencarian dan evakuasi terhadap orang hilang yang diduga tenggelam di saluran irigasi Baranti, Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti, Senin pagi (12/5/2025).

    Berdasarkan laporan keluarga korban pada Minggu (11/5/2025) yang menyampaikan anggota keluarganya a.n. Ahmad hilang, Polsek Baranti bersama Basarnas bergegas melakukan pencarian dibantu masyarakat

    Keesokan harinya Senin (12/05/25) korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 50 meter dari lokasi awal diduga tenggelam selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Baranti dengan bantuan tim Basarnas Sidrap

    Kapolsek Baranti, AKP Zakaria bersama IPDA Eka Sastri dan personel Sat Intelkam Polres Sidrap saat di rumah duka menyampaikan belasungkawa. Keluarga korban dengan sukarela menerima kematian anggota keluarganya dan tidak bersedia untuk dilakukan autopsi terhadap korban dengan menandatangani Surat Penolakan Autopsi.

    Salah satu anggota keluarga korban menyampaikan, “Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian dan Basarnas yang telah bergerak cepat membantu pencarian keluarga kami,” ucapnya

    Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar saluran irigasi, terutama ketika debit air tinggi atau kondisi tidak memungkinkan. (*)

  • Babinsa Majelling Wattang Bersama Warga Bersihkan Selokan, Antisipasi Banjir dan Penyakit

    SIDRAP.KOMPAKNEWS— Dalam upaya mencegah banjir dan penyebaran penyakit, Babinsa Kelurahan Majelling Wattang, Koramil 1420-03/Maritengngae, Sertu Muliadi, bersama warga setempat, melaksanakan karya bakti membersihkan selokan pada Rabu (14/5/2025).

    Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pembersihan selokan yang tersumbat di sejumlah titik rawan genangan. Sertu Muliadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat.

    “Kerja bakti ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan antara Babinsa dan warga,” ujarnya.

    Warga pun menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap agar kerja bakti seperti ini dapat rutin dilakukan, terlebih saat musim hujan tiba.

    Dengan keterlibatan aktif aparat TNI dan masyarakat, diharapkan wilayah Majelling Wattang dapat terhindar dari potensi banjir dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak bersih.

  • Plt Danramil 1420-04/Watang Pulu Pimpin Karya Bakti di Saluran Irigasi Maccorawalie

    Sidrap.Kompaknews– Pelaksana Tugas (Plt) Danramil 1420-04/Watang Pulu Pelda Laka memimpin langsung kegiatan karya bakti pembersihan saluran irigasi Maccorawalie di Dusun Cenrana, Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Kamis (15/5/2025).

    Kegiatan ini bertujuan untuk memperlancar aliran air irigasi yang menjadi sumber utama pengairan bagi lahan pertanian masyarakat setempat. Dengan dukungan warga sekitar, aksi gotong royong ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Watang Pulu beserta anggotanya, Camat Watang Pulu dan staf, Kepala Desa Carawali serta perangkat desa, serta sekitar 30 warga yang turut ambil bagian dalam kegiatan.

    Pembersihan saluran irigasi berlangsung aman dan tertib, Kerja sama yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya pelaksanaan karya bakti ini.

    “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat terus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran sektor pertanian di wilayah Watang Pulu,” ujar Pelda Laka.

  • Jaga Kesehatan Personel, Polres Sidrap Laksanakan Medical Check-Up Rutin

    SIDRAP. KOMPAKNEWS– Dalam rangka menjaga kebugaran dan kesiapan personel dalam menjalankan tugas, Polres Sidrap menggelar Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) berkala bagi anggota dan ASN, Rabu (14/5/2025). Kegiatan ini menggandeng Tim Kesehatan dari Biddokkes Polda Sulsel dan berlangsung di Ruang Rupatama Tathya Dharaka Polres Sidrap.

    Pemeriksaan ini meliputi berbagai aspek kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, gigi, rontgen serta pemeriksaan fisik umum oleh tim medis profesional. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya Polres Sidrap untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi kinerja personel.

    Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong melalui Wakapolres KOMPOL Sulkarnain, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mendukung kelancaran tugas-tugas kepolisian yang menuntut kesiapsiagaan fisik dan mental yang prima.

    “Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota Polres Sidrap dalam kondisi sehat, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terima kasih kepada tim Biddokkes Polda Sulsel atas dukungan dan kerja samanya,” ujar Wakapolres.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para personel yang merasa terbantu dengan adanya fasilitas pemeriksaan rutin di lingkungan kerja mereka. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala guna menjaga kualitas kesehatan dan semangat kerja anggota Polres Sidrap. (*)

  • Penyuluh Agama Hindu Kemenag Sidrap Gelar Yoga Bersama Warga Binaan yang Beragama Hindu di Rutan Sidrap

    SIDRAP. KOMPAKNEWS—14 Mei 2025 — Penyuluh Agama Hindu dari Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melaksanakan kegiatan yoga bersama warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Sidrap yang beragama Hindu. Kegiatan ini berlangsung di aula Rutan Sidrap yang berlokasi di Galung Asera, Rabu (14/5), sebagai bentuk perhatian dan keseriusan penyuluh dalam membina umatnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

    Kegiatan yoga tersebut dipandu oleh instruktur Ibu Ni Dhewi Ratih, S.Ag. Menurutnya, yoga merupakan salah satu bentuk olahraga yang tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat menenangkan pikiran dan meningkatkan kesadaran diri. Pelaksanaan yoga ini juga merupakan inisiatif dari warga binaan yang menginginkan adanya aktivitas pembinaan rohani yang menyehatkan jasmani.

    Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap, Soefarto, S.Ag., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Kami sangat mendukung kegiatan positif ini. Kami berharap para penyuluh agama Hindu dapat terus menjalankan program kerja pembinaan secara maksimal, sehingga warga binaan bisa mendapatkan manfaat secara spiritual maupun fisik,” ujarnya.

    Kepala Rutan Sidrap, Muhammad Syahrir, turut memberikan dukungannya terhadap kegiatan yoga ini. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbuka dan mendukung setiap kegiatan pembinaan keagamaan yang memberikan dampak positif. “Kegiatan yoga ini sangat baik untuk menggerakkan otot-otot tubuh dan juga sebagai bentuk pembinaan mental warga binaan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan dimanfaatkan secara optimal oleh penyuluh,” pungkasnya.

    Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Kemenag dan Rutan Sidrap dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, seimbang antara jasmani dan rohani bagi warga binaan.(MD)

  • Wabup Sidrap Paparkan “Saromase Pappaseng” di Konferensi Pendidikan Indonesia di Jakarta

    JAKARTA.KOMPAKNEWS—Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, tampil sebagai salah satu pembicara dalam Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2025, di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Rabu (14/5/2025) sore.

    Nurkanaah memaparkan materinya dalam dialog bertema “Mendidik dengan Hati: Membangun Pembelajaran Berkualitas bagi Setiap Anak”.

    Dalam forum nasional ini, ia membawakan materi tentang “Saromase Pappaseng”, sebuah pendekatan pendidikan dari hati yang mengedepankan keberpihakan kepada anak dan berakar pada kearifan lokal.

    Materi tersebut menjadi salah satu sorotan dalam konferensi dua tahunan yang kali ini mengusung tema “Berdaya Bersama untuk Keberlanjutan Pendidikan yang Berpihak Kepada Anak”.

    “Saromase Pappaseng adalah cara kami mendidik dari hati. Kami ingin pendidikan tidak hanya mengajar, tetapi juga mendengar dan memahami kebutuhan anak,” tegas Nurkanaah di hadapan peserta konferensi.

    Ia mengungkap, “Saromase Pappaseng” merupakan perwujudan visi dan misi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap dalam membangun pendidikan yang unggul dan inklusif.

    Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Vokasi Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, turut hadir sebagai penanggap dalam sesi diskusi.

    Ia memberikan apresiasi atas berbagai inovasi dan program yang dijalankan, khususnya dalam upaya penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), penguatan literasi, serta inisiatif guru belajar sekali sepekan yang sejalan dengan anjuran Kemendikdasmen.

    “Selamat bekerja untuk Bapak Bupati Sidrap bersama Ibu Wakil Bupati Sidrap,” ucap Tatang.

    Sementara Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Sidrap, Rahmat Ahmad, yang mendampingi Nurkanaah menambahkan, kearifan lokal menjadi landasan semangat dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan.

    “Hal ini mendorong kapasitas guru yang menjadi pembelajar sepanjang hayat,” ujar Rahmat.

    Ia juga menuturkan, Wakil Bupati Nurkanaah sangat memahami persoalan pendidikan di Kabupaten Sidrap karena pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, di mana ia terbiasa mendengar, mengamati, dan terjun langsung melihat kondisi di lapangan.

    Sebagai informasi, konferensi yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan bekerja samaLingkar Daerah Belajar (LDB) ini, mempertemukan para menteri, gubernur, bupati/wali kota, serta para penggerak pendidikan dari seluruh Indonesia.

    Tujuannya untuk membagikan praktik baik kebijakan dan transformasi pendidikan sebagai rekomendasi nasional.

    Selain itu, acara yang dijadwalkan hingga 15 Mei 2025 ini memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan guna mendorong perubahan sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

  • Syaharuddin Alrif Hadiri RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa PT Bank Sulselbar

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2025 PT Bank Sulselbar di Hotel Claro Makassar, Rabu (14/5/2025).

    Acara tersebut dipimpin Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, yang hadir sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP).

    Hadir pula Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebagai pemegang saham Bank Sulselbar.

    Dalam RUPS Tahunan, sejumlah keputusan strategis berhasil disepakati, termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2024, serta pembahasan rencana kerja perseroan untuk tahun 2025.

    Salah satu poin penting yang disetujui adalah peningkatan Dividend Payout Ratio (DPR) dari 60% menjadi 65,13%, yang mencerminkan kinerja keuangan Bank Sulselbar yang solid dan semakin dipercaya oleh para pemegang saham.

    Selain itu, forum juga menyetujui penggunaan laba tahun buku 2024 dan penetapan plafon dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025, yang memperkuat kontribusi sosial Bank Sulselbar terhadap pembangunan daerah.

    Pada RUPS Luar Biasa, salah satu keputusan utama adalah pengangkatan Jufri Rahman sebagai Komisaris Utama PT Bank Sulselbar periode 2025–2029, yang akan efektif setelah dinyatakan lulus uji Penilaian Kemampuan dan Kepatutan oleh otoritas terkait.

  • Sentuhan Manis Polisi Lalu Lintas: Tiga Anak Dibawah Umur Diberi Pembinaan Humanis oleh Dirlantas Polda Sulsel

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS—Tiga anak di bawah umur yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas saat melintas di Jalan AP. Pettarani, Kota Makassar, mendapatkan sentuhan pembinaan yang humanis dari jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan.

    Ketiga anak tersebut diketahui datang dari Kabupaten Bulukumba dan tengah berboncengan tiga tanpa mengenakan helm. Petugas Ditlantas yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas pagi segera menghentikan dan mengamankan mereka demi keselamatan.

    Setelah diberi penjelasan mengenai bahaya berkendara tanpa perlengkapan keselamatan dan pelanggaran yang dilakukan, mereka kemudian dibawa ke kantor Ditlantas Polda Sulsel. Di sana, mereka berkesempatan bertemu langsung dengan Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol. Karsiman, S.I.K., M.M. di Masjid Ma’ruf yang berada di lingkungan kantor tersebut.

    Sebagai bentuk pendekatan humanis, Kombes Karsiman bahkan mengajak ketiga anak tersebut makan siang bersama di ruang kerjanya. Tindakan ini bukan hanya sebagai pembinaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian agar anak-anak tersebut memahami pentingnya keselamatan berkendara sejak usia dini.

    “Kami tidak hanya menindak, tapi juga mendidik. Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus paham bahwa keselamatan di jalan adalah hal utama,” ujar Kombes Pol. Karsiman.

    Dirlantas juga berharap agar orang tua lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama dalam hal berkendara di jalan raya, upaya ini menjadi contoh pendekatan persuasif dan penuh kasih dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini.

  • Pokja Bunda PAUD Sidrap Resmi Dikukuhkan, Siap Sukseskan Pendidikan Unggul

    SIDRAP.KOMPAKNEWS—Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-Kabupaten Sidrap masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan di Baruga Rujab Bupati Sidrap, Selasa (13/5/2025).

    Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Sidrap, Hj. Haslinda Syaharuddin, disaksikan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

    Turut hadir Penjabat Sekda Sidrap, Andi Rahmat Saleh, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Faizal Sehuddin, Kadis Dukcapil Andi Patahanggi, Kadis PMDPPA Abbas Aras, Kadis Kesehatan Mahmuddin, serta sejumlah undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif menyampaikan, terbentuknya Pokja Bunda PAUD menjadi pemicu terwujudnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

    Ia menekankan pentingnya membentuk karakter anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia sebagai langkah menuju generasi emas.

    “Setelah pengukuhan ini, kita semua punya tanggung jawab bersama untuk menjalankan peran masing-masing,” kata Bupati.

    Bupati mengutarakan, Pokja Bunda PAUD memegang tanggung jawab besar terhadap pendidikan anak usia dini.

    Di Sidrap, ungkapnya, terdapat 78 kelompok bermain dengan sekitar 3.104 siswa dan 144 taman kanak-kanak dengan sekitar 7.300 siswa.

    “Total anak usia dini kita kurang lebih 10 ribu. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” pesannya.

    Syaharuddin mengingatkan, anak usia dini berada di masa transisi penting dari pengasuhan orang tua menuju lingkungan pendidikan formal.

    “Selama 3–4 tahun, mereka menjadi tanggung jawab kita. Bila salah penanganan di tahap ini, maka pondasi masa depan mereka akan goyah,” jelasnya.

    Sementara Haslinda Syaharuddin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pengukuhan Pokja Bunda PAUD masa bakti 2025–2030 dapat terlaksana dengan baik.

    “Pokja ini sebagai wadah yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

    Ditambahkannya, Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini.

    “Melalui kolaborasi bersama, pokja ini diharapkan mampu mencapai tujuan bersama dalam peningkatan mutu pendidikan,” sambung Haslindah.

    Ia pun menyatakan, program-program Pokja PAUD mendukung 14 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidenreng Rappang, khususnya di bidang pendidikan unggul.

    “Marilah kita jadikan forum ini sebagai ruang diskusi, perumusan strategi, serta pelaksanaan program-program inovatif yang berorientasi pada tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya.

  • Operasi Pekat Digelar, Polres Sidrap Ungkap Peredaran Miras Tanpa Izin

    SIDRAP. KOMPAKNEWS— Dalam rangka pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2025, Polres Sidrap kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Ratusan botol minuman keras (miras) berhasil diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Sidrap. Selasa (13/05/25)

    Operasi yang digelar secara intensif sejak awal Mei ini menyasar tempat-tempat yang diduga menjadi pusat peredaran miras tanpa izin, seperti warung remang-remang, kios kelontong, serta gudang penyimpanan miras ilegal. Hasilnya, ratusan botol miras berbagai merek berhasil disita oleh petugas.

    Kapolres Sidrap, AKBP Fantry Taherong melalui Kasat Reskrim AKP Setiawan menjelaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya preventif guna menekan angka kriminalitas yang kerap terjadi karena dipicu oleh konsumsi miras.

    “Miras sering menjadi pemicu terjadinya tindak pidana, seperti penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga kecelakaan lalu lintas. Operasi Pekat ini merupakan langkah konkret kami untuk mencegah hal-hal tersebut,” ungkap Kasat Reskrim.

    Barang bukti miras diamankan di Mapolres Sidrap untuk proses hukum lebih lanjut. Para pemilik usaha yang kedapatan menjual miras tanpa izin juga telah dimintai keterangan dan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

    Warga masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Sidrap atas keberhasilan pengungkapan peredaran minuman keras (miras) dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).

    “Kami sangat mengapresiasi langkah sigap pihak kepolisian. Dengan adanya penertiban miras, lingkungan kami bisa jadi lebih aman dan nyaman,” ujar salah seorang Tokoh Masyarakat Kecamatan Maritengngae

    Sementara AKBP Fantry menegaskan bahwa kegiatan razia miras ini akan terus dilakukan secara berkala, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di Kabupaten Sidrap.

    “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Sidrap tetap aman dan kondusif. Laporkan jika ada aktivitas mencurigakan, khususnya terkait peredaran miras ilegal,” tutup Kapolres. (*)