Penulis: Jumadi

  • 10 Laporan Masuk, Kasat Reskrim Sidrap Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Oknum

    10 Laporan Masuk, Kasat Reskrim Sidrap Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Oknum

    SIDRAP.KN— Tekanan dari Aliansi PMII Sidrap bukan sekadar aksi jalanan. Polisi langsung merespons dengan sikap tegas, kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan warga dipastikan jalan, bukan jalan di tempat.

    Dalam audiensi terbuka yang berlangsung panas namun terkontrol, Polres Sidrap memastikan proses hukum sudah berjalan di relnya. Bukan cuma janji, tapi sudah masuk tahap penyelidikan serius.

    Kasat Reskrim, AKP Wefrick Ambarita, mengungkapkan angka yang bikin publik makin awas: 10 laporan resmi sudah masuk ke meja penyidik.

    “Ini bukan perkara kecil. Laporan yang kami terima terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Saat ini sudah 10 pelapor, dan prosesnya sedang berjalan,” tegasnya, Selasa (29/4/2026).

    Wefrick menegaskan, timnya tidak akan gegabah. Semua proses dikawal dengan prinsip due process of law—artinya, setiap langkah berbasis alat bukti, bukan tekanan atau opini.

    Yang menarik, polisi juga membuka pintu lebar-lebar soal tudingan dugaan “main belakang”. Kalau ada oknum yang ikut bermain, dipastikan tidak akan dilindungi.

    “Kalau ada yang bertindak di luar kewenangan, silakan laporkan ke Propam. Kami pastikan ditindak,” ujarnya tegas.

    Pernyataan ini jadi sinyal kuat: institusi dijaga, tapi oknum tetap bisa ditindak.

    Di sisi lain, Ketua PMII Sidrap, Erwin Putra, tak mau setengah-setengah. Ia mendesak agar kasus ini dibuka terang-benderang tanpa tebang pilih.

    “Kami tidak mau ada yang ditutup-tutupi. Semua harus diungkap, siapa pun yang terlibat,” katanya.

    Aksi ini bukan sekadar tekanan, tapi jadi pengingat bahwa publik terus mengawasi. Dan bagi Polres Sidrap, ini jadi momentum untuk membuktikan bahwa penegakan hukum bukan hanya slogan.

    Dengan jumlah pelapor yang terus bertambah, kasus ini kini jadi sorotan. Publik menunggu satu hal: apakah kasus ini benar-benar dibongkar sampai tuntas—atau berhenti di tengah jalan.

    Sejauh ini, polisi memastikan satu hal: proses tetap jalan, hukum tetap ditegakkan, dan kepercayaan publik jadi taruhan utama.(*)

  • Tangani Dugaan Tindak Pidana Perlindungan Anak, Kasat Reskrim: Pedomani Due Process of Law

    Tangani Dugaan Tindak Pidana Perlindungan Anak, Kasat Reskrim: Pedomani Due Process of Law

    SIDRAP. KN—Satuan Reserse Kriminal Polres Sidrap memastikan penanganan kasus  
    Dugaan Tindak Pidana Perlindungan Anak berdasarkan Laporan polisi nomor LPB/791/XII/2025/SPKT yang terjadi tanggal 10 Desember 2025 lalu berjalan sesuai prosedur yang ada

    Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Sidrap Akp Welfrick mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini tengah melakukan proses penyelidikan mengumpulkan beberapa alat bukti

    “Bahwa tim penyelidik kami telah mengumpulkan beberapa alat bukti, namun terhadap alat bukti tersebut tentunya perlu dikoneksikan dan menemukan persesuaiannya sehingga hasilnya objektif dan kami dapat membuat kesimpulan serta mengkonfirmasi peristiwa pidana yang terjadi” ujar Welfrick saat dikonfirmasi Selasa (28/4/26) siang di kantornya

    Ia juga menambahkan bahwa proses penyelidikan perkara tersebut kini ditangani serius oleh unit PPA karena baik korban serta terlapor masih di bawah umur. Kasat Reskrim juga mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya, mulai dari pemeriksaan saksi, pengumpulan alat bukti, hingga koordinasi dengan pihak terkait.

    “Proses penanganan yang kami lakukan tentunya berpedoman pada prinsip “due process of law”, sehingga tim penyelidik kami bekerja secara objektif bukan subjektif dalam menentukan terjadinya peristiwa pidana dengan menghormati hak-hak perlindungan hukum yang dimiliki oleh kedua belah pihak. Untuk itu juga dalam melakukan langkah-langkah kami perlu berkoordinasi dan mendapat penguatan dari pihak dan unsur-unsur terkait.” Lanjutnya

    Welfrick juga berjanji akan menuntaskan perkara tersebut dan berharap pihak keluarga korban bersabar menunggu hasil penyelidikan yang saat ini masih sementara berlangsung

    “Untuk memaksimalkan hasil penyelidikan, tim kami telah melakukan pemeriksaan tambahan terhadap kedua belah pihak. Dari hasil penyelidikan nantinya kami akan lakukan gelar perkara sebagai penentu langkah hukum selanjutnya.” Sambungnya

  • Terima 75 Siswa Latja SPN Polda Sulsel, Kapolres Sidrap Tekankan Etika dan Disiplin

    Terima 75 Siswa Latja SPN Polda Sulsel, Kapolres Sidrap Tekankan Etika dan Disiplin

    SIDRAP.KN—Kepolisian Resort Sidrap menggelar upacara pembukaan Latihan Kerja (Latja) Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Angkatan 54 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Presisi Polres Sidrap, Selasa (28/4/26) pagi.

    Upacara berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong dihadiri Wakapolres, Para pejabat utama, Personel Polres Sidrap, pembina pengasuh dari SPN Polda Sulsel serta para siswa latja SPN Polda Sulsel

    Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan kepada 75 siswa SPN Polda Sulsel bahwa Latihan Kerja (latja) merupakan rangkaian proses pendidikan dan pelatihan yang terstruktur dan spesifik.

    “Kegiatan yang adik-adik jalani saat ini merupakan proses pembulatan, sinkronisasi, dan kolaborasi antara teori yang telah diperoleh di ruang kelas dengan praktik lapangan selama 15 hari ke depan. Diharapkan, pengalaman ini dapat sejalan dengan ilmu yang telah adik-adik peroleh di lembaga pendidikan, baik di SPN Polda Sulsel maupun SPN lainnya.” Ujar Kapolres Sidrap

    Fantry sapaan Kapolres Sidrap berharap para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latja dengan baik dan tuntas. Ia juga mengimbau siswa bersungguh-sungguh dalam menggali ilmu kepolisian di Polres Sidrap

    “Adik-adik yang telah terpilih menjadi anggota Polri diharapkan menjadi generasi yang lebih cerdas dan lebih baik dari generasi sebelumnya. Pola pembinaan yang diterapkan oleh Lemdiklat Polri adalah pola asah, asih, dan asuh yang presisi, sehingga diharapkan adik-adik dapat menjadi sosok polisi yang diharapkan masyarakat sebagai pengayom, pelindung, dan penegak hukum yang berperikemanusiaan.” Lanjutnya

    Alumni Akademi Kepolisian tahun 2005 tersebut juga menyampaikan agar para siswa terus belajar dan tidak berhenti sampai kegiatan latja ini saja, menurutnya proses belajar adalah proses dari tidak tahu menjadi tahu.

    “Jangan pernah berhenti belajar dan berlatih. Seperti yang disampaikan oleh Albert Einstein, “Once you stop learning, you start dying.” Maka dari itu, teruslah belajar agar menjadi polisi yang diharapkan oleh bangsa, pimpinan, dan masyarakat.” Tambah Fantry

    Di akhir arahannya, Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta menjaga sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latihan kerja.

    “Selama berada di sini, tidak diperkenankan melakukan pelanggaran, baik disiplin, kode etik, maupun pidana. Dilarang memasuki tempat hiburan atau bepergian di luar ketentuan. Seluruh kegiatan adik-adik menjadi tanggung jawab saya sebagai Kapolres, termasuk keselamatan, keamanan, dan kesehatan hingga kembali ke SPN” tutupnya

  • Kolaborasi SAR & IJ Sukseskan Audisi DA8 Indosiar di Sidrap, 42 Peserta Lolos Tahap Lanjut

    Kolaborasi SAR & IJ Sukseskan Audisi DA8 Indosiar di Sidrap, 42 Peserta Lolos Tahap Lanjut

    SIDRAP.KN— Kolaborasi antara Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Ilham Juneydi selaku pengusaha lokal sukses menyukseskan pelaksanaan audisi D’Academy 8 (DA8) yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan ini menjadi salah satu titik audisi yang dipercaya oleh Indosiar di antara sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
    Meski persiapan terbilang singkat, hanya sekitar tiga minggu, pelaksanaan audisi berjalan sukses dan lancar. Hal ini tidak terlepas dari respons cepat dan dukungan penuh Bupati Sidrap dalam menyiapkan berbagai kebutuhan teknis maupun non-teknis yang diperlukan oleh pihak penyelenggara.

    Dari hasil audisi tersebut, Sidrap berhasil melahirkan sebanyak 42 peserta yang lolos ke tahap selanjutnya. Para peserta ini kini tinggal menunggu panggilan resmi dari pihak Indosiar untuk melanjutkan ke proses berikutnya.

    Menariknya, Sidrap disebut sebagai salah satu daerah dengan jumlah peserta lolos terbanyak dibandingkan lokasi audisi lainnya. Hal ini menjadi indikator kuat tingginya potensi dan kualitas talenta dangdut dari daerah tersebut.

    Perwakilan Indosiar,Verno Nitiprodjo
    Kepala Departemen Program Communication Indosiar, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai koordinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama berbagai elemen, baik organik maupun ad hoc, berlangsung sangat intensif sejak tahap persiapan hingga hari pelaksanaan.
    “Pelaksanaan audisi DA8 di Kabupaten Sidrap bisa menjadi role model kolaborasi antara Indosiar dengan pemerintah daerah ke depannya,” ujarnya.

    Sementara itu, kolaborasi antara SAR dan IJ juga dinilai sebagai kunci keberhasilan kegiatan ini. Keduanya menunjukkan kinerja yang cepat, disiplin waktu, serta mampu membangun sinergi yang efektif dalam menyukseskan audisi berskala nasional tersebut.

    Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi Sidrap sebagai salah satu daerah yang potensial dalam melahirkan talenta-talenta berbakat di dunia musik dangdut nasional.(*)

  • Pengakuan Baru MS: Hasil “Passobis” Disebut Hanya Rp300 Juta, Namun Diminta Bayar Rp600 Juta untuk Bebas

    Pengakuan Baru MS: Hasil “Passobis” Disebut Hanya Rp300 Juta, Namun Diminta Bayar Rp600 Juta untuk Bebas

    SIDRAP.KN— Fakta baru kembali terungkap dalam kasus dugaan penipuan online atau “passobis” yang mencuat pasca penggerebekan di BTN Arawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Salah satu pihak yang sempat diamankan, MS, menyampaikan pengakuan lanjutan yang semakin mempertegas adanya dugaan praktik di luar prosedur hukum.

    Dalam keterangannya, MS mengakui bahwa dirinya memang pernah terlibat dalam aktivitas “passobis”. Namun, ia menegaskan bahwa hasil terbesar yang pernah diperoleh hanya sekitar Rp300 juta, jauh di bawah angka yang kemudian diminta dalam proses yang ia sebut sebagai “barter kebebasan”.

    “Saya akui pernah dapat hasil, tapi paling besar sekitar Rp300 juta. Tidak pernah sampai miliaran,” ujar MS.

    Yang menjadi sorotan, lanjutnya, justru munculnya permintaan uang sebesar Rp600 juta sebagai syarat untuk dibebaskan setelah diamankan. Nilai tersebut bahkan dua kali lipat dari pengakuan hasil yang pernah ia peroleh.

    “Ini yang saya tidak pahami. Hasil yang pernah saya dapat tidak sampai segitu, tapi diminta bayar Rp600 juta supaya dilepas,” katanya.

    MS menyebut, permintaan tersebut awalnya dipatok Rp700 juta sebelum akhirnya “diturunkan” menjadi Rp600 juta. Ia menilai kondisi tersebut sebagai tekanan yang membuat dirinya tidak memiliki pilihan selain menyanggupi.

    Proses pembayaran, menurut pengakuannya, dilakukan secara bertahap melalui beberapa rekening berbeda dengan melibatkan pihak keluarga. Setelah dana dinyatakan terpenuhi, MS bersama dua rekannya, FD dan US, kemudian dilepaskan pada malam hari di wilayah perbatasan Pinrang–Rappang.

    Selain dugaan pemerasan, MS juga kembali menyoroti persoalan barang bukti yang dinilai tidak transparan. Ia mengaku sejumlah ponsel miliknya dan rekan-rekannya tidak seluruhnya dikembalikan.

    “Ada puluhan HP yang diambil, tapi tidak semua kembali. Padahal itu barang pribadi dan ada yang nilainya mahal,” ujarnya.

    Kasus ini sendiri disebut berkaitan dengan pengembangan perkara penipuan online sejak Februari 2026, dengan dugaan korban berada di wilayah Palu, Sulawesi Tengah.

    Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak aparat terkait atas pengakuan MS, termasuk soal dugaan permintaan uang, selisih barang bukti, serta prosedur penanganan yang dipersoalkan.

    Redaksi membuka ruang konfirmasi bagi seluruh pihak untuk memberikan penjelasan resmi demi menjaga keberimbangan informasi.

    Perkembangan ini semakin memperkuat desakan publik agar dilakukan penelusuran menyeluruh terhadap kasus tersebut, guna memastikan tidak ada penyalahgunaan kewenangan dalam proses penegakan hukum. (*)

  • 42 Peserta Lolos Video Booth, Siap Berebut Tiket ke Jakarta di Audisi DA8 Sidrap

    42 Peserta Lolos Video Booth, Siap Berebut Tiket ke Jakarta di Audisi DA8 Sidrap

    SIDRAP. KN— Pelaksanaan audisi D’Academy 8 (DA8) yang digelar oleh Indosiar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berlangsung sukses dan penuh antusias. Kegiatan ini dilaksanakan di lobi Kantor Bupati Sidenreng Rappang pada Sabtu, 25 April 2026.

    Dari ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah, sebanyak 42 orang dinyatakan lolos ke tahap penjurian akhir melalui proses seleksi video booth bersama dewan juri, termasuk penampilan spesial dari Selfi Yamma serta juri dari Indosiar.

    Ke-42 peserta yang lolos ini selanjutnya masih harus menunggu panggilan resmi dari pihak Indosiar untuk menentukan siapa saja yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya di Jakarta. Pengumuman panggilan terakhir dijadwalkan pada 31 Mei 2026.

    Liaison Officer (LO) DA8 Sidrap, Ilham Junaedy, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Indosiar dan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari Bupati Sidrap, Forkopimda, jajaran Pemerintah Daerah, tim LO Sidrap, serta tim media lokal yang terlibat langsung dalam menyukseskan pelaksanaan audisi.

    “Terima kasih tak terhingga kepada semua pihak, khususnya Bapak Bupati Sidrap, Indosiar, Forkopimda, Pemda Sidrap, tim LO, dan media lokal yang telah bekerja maksimal sehingga kegiatan ini berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Ilham.

    Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Bagian Umum beserta seluruh jajaran yang aktif selama 24 jam dalam membantu menyiapkan berbagai kebutuhan teknis selama audisi berlangsung.

    Tak lupa, Ilham Junaedy menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta audisi yang hadir dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sulawesi Selatan, tetapi juga dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga Bengkulu.

    Antusiasme tinggi ini menjadi bukti bahwa ajang D’Academy tetap menjadi magnet bagi talenta dangdut muda dari berbagai penjuru Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indosiar sebagai rumah bagi pencarian bakat terbaik di Tanah Air.

  • Media Ambil Jeda, Evaluasi Liputan Audisi D’Academy 8 di Sidrap Tetap Berjalan

    Media Ambil Jeda, Evaluasi Liputan Audisi D’Academy 8 di Sidrap Tetap Berjalan

    SIDRAP.KN– Di tengah padatnya jadwal rangkaian audisi dan persiapan produksi D’Academy 8 (DA8) di Kabupaten Sidenreng Rappang, tim media yang bertugas terpantau mengambil jeda istirahat sejenak pada Sabtu (25/04).

    Momen ini menjadi titik evaluasi sementara di tengah tingginya tensi pemberitaan terkait ajang pencarian bakat bergengsi tersebut.

    Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sidrap, Syafruddin Wela, yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan, memberikan pernyataannya di sela-sela waktu istirahat tersebut.

    Ia menyoroti betapa krusialnya sinergi antara penyelenggara nasional dengan simpul-simpul informasi di daerah.

    Peran Strategis Media Lokal
    Dalam keterangannya, Shepa mengungkapkan bahwa kesuksesan event berskala nasional di daerah sangat bergantung pada bagaimana media lokal mengemas narasi dan menjaga antusiasme publik.

    “Peran media lokal sangat penting dalam mengawal jalannya kegiatan ini. Kami bukan sekadar pelapor, tapi jembatan informasi yang memastikan pesan dari pusat sampai ke akar rumput dengan akurat,” ujar Shepa.

    Menjaga Kualitas Pemberitaan
    Menurutnya, meskipun tim sedang beristirahat, koordinasi tetap berjalan demi memastikan setiap detail perkembangan DA8 di Sidrap tercover dengan baik. Ia menegaskan bahwa keterlibatan media lokal memberikan sentuhan kedekatan (proximity) yang tidak dimiliki oleh media luar.

    “Media lokal memiliki pemahaman sosiografis yang kuat tentang Sidrap. Inilah yang membuat pemberitaan mengenai D’Academy 8 di sini terasa lebih hidup dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat lokal,” tambahnya.

    TIM INVESTIGASI
    Laporan Langsung dari Lokasi Audisi DA8 – Sidrap

  • Peserta Membludak, Audisi Dangdut Academy 8 di Sidrap Diserbu Talenta dari Berbagai Daerah

    Peserta Membludak, Audisi Dangdut Academy 8 di Sidrap Diserbu Talenta dari Berbagai Daerah

    SIDRAP.KN— Antusiasme masyarakat terhadap ajang pencarian bakat dangdut kembali terlihat dalam pelaksanaan audisi Dangdut Academy 8 (DA8) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Jumlah peserta yang hadir membludak sejak pagi hari, memadati area lobi Kantor Bupati Sidrap yang menjadi lokasi pelaksanaan audisi.

    Peserta tidak hanya berasal dari berbagai kecamatan di Sidrap, tetapi juga datang dari sejumlah kabupaten lain, bahkan dari luar Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka rela datang lebih awal demi mendapatkan kesempatan menunjukkan bakat terbaik di hadapan tim juri.

    Liaison Officer (LO) DA8, Ilham Junaedy, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap, khususnya kepada Bupati Sidrap, atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati Sidrap atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga audisi ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Ilham.

    Ia juga berharap seluruh rangkaian audisi dapat berjalan lancar hingga selesai, serta mampu melahirkan talenta-talenta dangdut berbakat yang dapat bersaing di tingkat nasional.

    “Kami berharap audisi ini berjalan dengan baik. Antusias peserta yang luar biasa, bahkan dihadiri dari berbagai daerah hingga luar Sulsel, menjadi bukti bahwa Dangdut Academy tetap menjadi ajang yang sangat diminati,” tambahnya.

    Pelaksanaan audisi di lobi Kantor Bupati Sidrap ini pun berlangsung tertib dengan pengaturan panitia, meski jumlah peserta terus berdatangan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Sidrap sebagai salah satu daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah audisi ajang bergengsi tersebut.

  • Bupati Sidrap Tinjau Langsung Persiapan Lokasi Audisi D’Academy 8

    Bupati Sidrap Tinjau Langsung Persiapan Lokasi Audisi D’Academy 8

    SIDRAP. KN— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) melakukan peninjauan langsung ke lokasi persiapan audisi D’Academy 8 (DA8) yang akan digelar sabtu. Kunjungan tersebut didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Sidrap.

    Dalam peninjauan itu, Bupati mengecek secara menyeluruh kesiapan lokasi, mulai dari area pengambilan formulir peserta hingga ruang utama yang akan digunakan sebagai tempat audisi. Ia memastikan seluruh fasilitas telah siap dan sesuai dengan standar pelaksanaan kegiatan berskala nasional.

    Koordinator lapangan (LO) DA8, Ilham Junaedy, bersama perwakilan Indosiar, Mas Verno, turut mendampingi dalam peninjauan tersebut. Keduanya memastikan sekaligus melaporkan bahwa seluruh persiapan telah rampung. Proses persiapan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) setempat.

    Di sela kunjungan, Bupati juga melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Harsiwi Achmad. Dalam percakapan tersebut, Harsiwi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap atas kesediaannya menjadi tuan rumah pelaksanaan audisi DA8.

    Menutup pembicaraan, Bupati menyampaikan komitmen bahwa Kabupaten Sidrap siap kembali menjadi lokasi pelaksanaan audisi pada tahun 2027 mendatang.

    Peninjauan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung kesuksesan ajang pencarian bakat dangdut terbesar di Indonesia tersebut

  • Stok Beras RI Cetak Rekor 5 Juta Ton, Serapan Petani Dorong Lonjakan

    Stok Beras RI Cetak Rekor 5 Juta Ton, Serapan Petani Dorong Lonjakan

    SIDRAP.KN—Pemerintah mencatat capaian bersejarah dalam sektor pangan nasional setelah stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menembus angka 5.000.198 ton.

    Data tersebut tercatat per 23 April 2026 pukul 08.55 WIB dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, khususnya untuk periode April.

    Menteri Pertanian yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

    Saat meninjau gudang BULOG, ia menegaskan bahwa lonjakan stok ini belum pernah terjadi sebelumnya.

    “Alhamdulillah hari ini tanggal 23 April 2026, sekarang jam 8.55 WIB, stok beras seluruh Indonesia 5.000.198 ton. Ini adalah pertama, tidak pernah terjadi sepanjang sejarah,” ujarnya.

    Seiring dengan peningkatan signifikan tersebut, kapasitas pergudangan Perum BULOG di berbagai daerah kini terisi secara optimal.

    Untuk mengantisipasi lonjakan stok, BULOG juga memanfaatkan gudang tambahan melalui sistem sewa maupun pinjam pakai guna menampung hasil serapan beras dalam negeri.

    Di tingkat daerah, capaian positif juga terlihat di wilayah Sulawesi Selatan. Kantor Cabang BULOG Sidrap mencatat stok CBP telah mencapai lebih dari 115.000 ton. Stok tersebut tersebar di 22 unit gudang milik BULOG serta 60 unit gudang sewa atau pinjam pakai.

    Pimpinan Cabang BULOG Sidrap, Ivan Faisal, Jumat, 24 April 2026 mengungkapkan bahwa seluruh stok dalam kondisi aman dan berkualitas.

    Tingginya realisasi penyerapan beras dari petani lokal turut mendorong optimalisasi kapasitas pergudangan di wilayah tersebut.

    Selain menjaga kualitas, BULOG Sidrap memastikan pengelolaan stok dilakukan secara profesional agar siap disalurkan kapan saja sesuai kebutuhan.

    Pada tahun 2026, cadangan beras ini direncanakan akan disalurkan melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga keterjangkauan harga di pasar.

    Tak hanya itu, penyaluran juga akan dilakukan melalui Program Bantuan Pangan sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial bagi masyarakat.

    BULOG Sidrap pun terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta mendukung pengendalian inflasi daerah.

    Dengan capaian stok cadangan beras nasional yang kuat, BULOG optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga beras, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan. (*)

  • Rombongan Kedua Crew Indosiar dan A. Syaqirah Tiba di Makassar, Lanjutkan Perjalanan ke Sidrap

    Rombongan Kedua Crew Indosiar dan A. Syaqirah Tiba di Makassar, Lanjutkan Perjalanan ke Sidrap

    MAKASSAR. KN— Rombongan kedua crew Indosiar bersama artis D’Academy 7 (DA7), A. Syaqirah, tiba di Makassar pada Jumat (24/4) sekitar pukul 10.00 WITA. Kedatangan mereka menjadi bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan audisi D’Academy 8 (DA8) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

    Setibanya di Makassar, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Sidrap. Kehadiran tim ini diharapkan semakin mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan audisi yang dinantikan masyarakat.

    Rombongan kedua tersebut dijemput langsung oleh Liaison Officer (LO) Audisi DA8, Aan Wahyu Junaedy, yang telah bersiaga untuk memastikan kelancaran mobilisasi tim dari Makassar ke lokasi kegiatan.

    Dengan bertambahnya jumlah crew dan kehadiran artis DA7, atmosfer persiapan audisi DA8 di Sidrap semakin terasa.

    Masyarakat pun diharapkan dapat menyambut dan memanfaatkan momentum ini untuk menunjukkan bakat terbaik di ajang pencarian bakat dangdut bergengsi tersebut.(*)

  • Sidrap Siap Cetak Bintang: Pemkab Matangkan Persiapan Tuan Rumah Audisi Dangdut Academy 8

    Sidrap Siap Cetak Bintang: Pemkab Matangkan Persiapan Tuan Rumah Audisi Dangdut Academy 8

    SIDRAP, KN– Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mematangkan persiapan teknis sebagai tuan rumah ajang pencarian bakat bergengsi tingkat nasional, Dangdut Academy 8 (DA8).

    Kesiapan ini ditegaskan melalui rapat koordinasi yang digelar di Lobi Kantor Bupati Sidrap pada Kamis, 23 April 2026.

    Rapat yang dipimpin langsung oleh Dr. Abdul Jabbar tersebut fokus membahas detail teknis lokasi serta alur pelaksanaan acara. Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan kenyamanan para calon bintang dangdut yang diprediksi akan memadati Bumi Nene Mallomo dari berbagai penjuru daerah.

    Jadwal Audisi dan Kehadiran Panel Juri Bintang
    Berdasarkan hasil koordinasi, audisi DA8 untuk wilayah Sulawesi Selatan akan dilaksanakan di dua titik strategis:

    Sidrap (25 April 2026): Bertempat di Lobi Kantor Bupati Sidrap. Pemilihan lokasi ini dinilai representatif dan memudahkan akses bagi peserta lokal maupun sekitar wilayah Ajatappareng.

    Makassar (26 April 2026): Bertempat di Swiss-Belinn Panakkukang, menyasar peserta di wilayah ibu kota provinsi.

    Daya tarik utama audisi tahun ini adalah kehadiran Selfi Yamma, jawara Liga Dangdut asal Sulawesi Selatan, yang akan bertindak sebagai juri. Selain itu, Andi Syaqirah dijadwalkan hadir sebagai bintang tamu untuk memberikan motivasi langsung kepada para peserta di kedua lokasi tersebut.

    Sinergi untuk Kesuksesan Nasional
    Pihak penyelenggara menekankan bahwa sinergi antarinstansi merupakan kunci utama agar kegiatan berskala nasional ini dapat memberikan dampak positif bagi citra dan ekonomi daerah.

    Ilham Junaidi, selaku Liaison Officer (LO), menyampaikan optimisme tinggi terhadap kolaborasi seluruh pihak di lapangan.

    “Kami sangat berharap semua pihak dapat bekerja sama dengan baik dan profesional. Dukungan kolektif adalah kunci agar acara ini berjalan lancar dan mencapai kesuksesan yang diharapkan,” tegas Ilham.

    Senada dengan itu, pihak Indosiar selaku penyelenggara utama berharap rangkaian audisi di Sulawesi Selatan dapat menjaring talenta emas yang mampu bersaing di panggung nasional, sekaligus memastikan seluruh prosesi berjalan tertib dan kondusif.

    Dengan persiapan yang kini memasuki tahap akhir di bawah koordinasi Pemkab Sidrap, masyarakat kini menantikan lahirnya idola baru dari Timur Indonesia melalui panggung DA8.(*)