Penulis: Jumadi

  • AKBP Indra Waspada Yuda Resmi Jabat Kapolres Sidrap

    AKBP Indra Waspada Yuda Resmi Jabat Kapolres Sidrap

    MAKASSAR.KN, Jabatan Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong resmi berganti ke pejabat baru AKBP Indra Waspada Yuda dalam upacara Penyerahan Jabatan, Serah Terima Jabatan (Sertijab), dan Pelantikan Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres jajaran Polda Sulsel berlangsung di Aula Mappaoddang Polda Sulsel, Kamis (30/7/26) pagi

      Upacara yang dipimpin langsung Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi di lingkungan Polda Sulsel guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian serta pelayanan kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lumrah dan menjadi bagian dari dinamika organisasi.

      “Selain sebagai bentuk pembinaan karier, rotasi jabatan juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja serta memberikan penyegaran dalam pelaksanaan tugas guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)”. Ujar Kapolda Sulsel

      Tak lupa Jenderal bintang dua tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas serta mengucapkan selamat kepada para pejabat yang menerima amanah baru.

      “Terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Sulawesi Selatan tetap aman dan kondusif. Kepada pejabat baru, agar segera menyesuaikan diri serta mampu melanjutkan dan meningkatkan kinerja satuan” lanjutnya

      AKBP Indra Waspada sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Parepare Polda Sulsel, sementara AKBP Fantry Taherong mendapat penugasan baru sebagai Kabag Binkar SDM Polda Sulsel. Kehadiran Kapolres baru diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan di Polres Sidrap sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat penegakan hukum yang profesional dan humanis.

      Dengan pengalaman yang dimiliki mantan Kasat Reskrim dan Narkoba Polres Sidrap tahun 2014 silam tersebut diharapkan mampu memperkuat implementasi Polri Presisi, sekaligus meningkatkan sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    1. Komitmen Cegah Stunting Berbuah Prestasi, Sidrap Terbaik I Sulsel dalam Program GENTING

      Komitmen Cegah Stunting Berbuah Prestasi, Sidrap Terbaik I Sulsel dalam Program GENTING

      MAKASSAR.KN—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

      Daerah yang dipimpin Bupati Syaharuddin Alrif meraih penghargaan Terbaik I Kabupaten/Kota dengan Persentase Capaian Penerima Bantuan Tertinggi dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Tahun 2026.

      Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan, Fatmawati, pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Wajo, Rabu (29/7/2026).

      Ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan keberhasilan Kabupaten Sidrap dalam menjalankan Program GENTING. Program ini mendorong keterlibatan berbagai pihak sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.

      Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Dinas PPKB, penyuluh KB, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan, para orang tua asuh, serta masyarakat.

      Penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam membangun keluarga berkualitas dan mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

      Rangkaian Harganas Ke-33 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan diikuti oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Sidenreng Rappang bersama jajaran. Kegiatan berlangsung pada 28–30 Juli 2026 di Kabupaten Wajo.

      Rombongan Sidrap dipimpin Kepala Dinas PPKB, Syahrul Mubarak. Turut hadir Sekretaris Dinas PPKB, Andi Indriyanti, seluruh staf Dinas PPKB, serta Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se-Kabupaten Sidrap.

    2. Wabup Nurkanaah Tinjau Edukasi Kesehatan Mata, Dorong Deteksi Gangguan Penglihatan Sejak Dini

      Wabup Nurkanaah Tinjau Edukasi Kesehatan Mata, Dorong Deteksi Gangguan Penglihatan Sejak Dini

      SIDRAP.KN—Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, meninjau langsung kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan mata di SDN 11 Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Rabu (29/7/2026).

      Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap upaya deteksi dini gangguan penglihatan pada anak usia sekolah sebagai langkah penting untuk menjaga kesehatan sekaligus mendukung proses belajar.

      Dalam kunjungan tersebut, Nurkanaah didampingi Kepala SDN 11 Pangkajene beserta para guru. Ia menyaksikan secara langsung proses edukasi dan pemeriksaan awal kesehatan mata yang dilakukan Duta Donasi MGI (PT Mega Gloryoung Internasional) kepada para siswa.

      Di hadapan para peserta didik, Nurkanaah mengajak mereka agar tidak takut mengikuti pemeriksaan kesehatan mata. Menurutnya, pemeriksaan sejak dini akan membantu mengetahui kondisi penglihatan anak sehingga dapat segera ditangani apabila ditemukan gangguan.

      “Anak-anakku tidak perlu takut mengikuti kegiatan ini. Program ini bertujuan membantu anak-anak yang mengalami gangguan kesehatan mata. Melalui pemeriksaan ini, anak-anakku akan mengetahui kondisi penglihatannya, apakah mengalami rabun jauh, rabun dekat, atau gangguan lainnya sehingga dapat ditangani sejak dini,” ujar Nurkanaah.

      Ia mengapresiasi kepedulian Duta Donasi MGI bersama PT Mega Gloryoung Internasional yang menghadirkan program edukasi kesehatan mata di lingkungan sekolah. Menurutnya, kesehatan mata menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kenyamanan dan keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

      Sementara itu, Duta Donasi MGI, Nikita, menjelaskan bahwa selain memberikan sosialisasi dan edukasi, timnya juga melaksanakan pemeriksaan awal serta pengambilan sampel terhadap para siswa.

      “Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan, kami menemukan beberapa adik-adik yang mengalami gangguan penglihatan. Temuan ini menjadi langkah awal agar mereka dapat memperoleh penanganan yang tepat sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar mereka,” jelas Nikita.

      Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa dan guru. Melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan mata sejak dini, diharapkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan penglihatan terus meningkat sehingga gangguan mata dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara tepat.

    3. Soroti Status Kepegawaian dan Hak Finansial, Kaprodi Universitas Muhammadiyah Barru Tempuh Jalur Organisasi

      Soroti Status Kepegawaian dan Hak Finansial, Kaprodi Universitas Muhammadiyah Barru Tempuh Jalur Organisasi

      BARRU.KN– Seorang dosen tetap sekaligus Ketua Program Studi (Kaprodi) berinisial RK di lingkungan Universitas Muhammadiyah Barru menyampaikan klarifikasi terkait status kepegawaiannya. RK menyatakan hingga saat ini dirinya belum pernah menerima Surat Keputusan (SK) pemberhentian, surat panggilan pemeriksaan, maupun surat peringatan tertulis dari pihak universitas, meskipun beredar informasi mengenai perubahan penugasan jabatannya.

      1. Selain mempertanyakan kejelasan status administrasi, RK juga menyoroti persoalan hak kepegawaiannya. Menurutnya, penghasilan yang diterima selama menjalankan tugas belum sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK) kepegawaian yang menjadi dasar penugasannya.
      2. RK menjelaskan bahwa persoalan tersebut berawal dari pembinaan terhadap seorang mahasiswa di dalam grup kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Teguran itu berkaitan dengan kedisiplinan penggunaan atribut saat mengikuti kegiatan senam kampus. Sebagai Ketua Program Studi, RK menilai langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dan pembinaan karakter mahasiswa.
      3. Menurut RK, dinamika yang kemudian berkembang di lingkungan internal kampus berujung pada pembahasan mengenai posisinya sebagai Kaprodi.
      4. Dalam upaya mencari penyelesaian secara kelembagaan, RK mengungkapkan telah melakukan audiensi dengan Badan Pembina Harian (BPH) serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan. Audiensi tersebut didampingi Aliansi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Barru sebagai bentuk ikhtiar menyelesaikan persoalan melalui mekanisme organisasi.
      5. RK menegaskan bahwa hingga kini dirinya belum menerima dokumen resmi yang menyatakan adanya pemberhentian ataupun perubahan status kepegawaiannya.
      6. “Sampai saat ini, saya belum menerima dokumen tertulis berupa SK pemberhentian, surat panggilan pemeriksaan, maupun teguran tertulis. Dalam tata kelola perguruan tinggi dan ketentuan ketenagakerjaan, setiap perubahan status hubungan kerja seharusnya didasarkan pada keputusan administratif yang sah dan tertulis,” ujar RK.
      7. Ia menyebut masih tetap menjalankan tugas sebagai dosen sesuai tanggung jawab akademiknya sambil menunggu kejelasan administrasi dari pihak universitas.
      8. RK juga menyoroti persoalan hak finansial yang menurutnya perlu mendapat perhatian. Ia menyampaikan bahwa gaji yang diterimanya belum sesuai dengan ketentuan dalam SK kepegawaian dan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku.
      9. Lebih lanjut, RK menekankan pentingnya penghormatan terhadap hak prosedural setiap pegawai. Ia mengacu pada prinsip audi et alteram partem, yaitu setiap pihak yang terdampak berhak didengar keterangannya sebelum suatu keputusan diambil.
      10. Menurut RK, penyelesaian persoalan sebaiknya mengedepankan dialog, musyawarah, transparansi, kepastian administrasi, serta nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah yang menjunjung tinggi keadilan.
      11. RK menambahkan bahwa kepastian administrasi merupakan bagian penting dari prinsip good university governance, sehingga setiap kebijakan yang berkaitan dengan status kepegawaian maupun hak pegawai seyogianya dilaksanakan secara tertib administrasi dan sesuai regulasi yang berlaku.
      12. Hak Jawab
      13. Informasi dalam pemberitaan ini merupakan pernyataan dan klaim yang disampaikan oleh RK terkait status kepegawaian serta hak-haknya sebagai dosen dan Ketua Program Studi.
      14. Hingga siaran pers ini diterbitkan, pihak Universitas Muhammadiyah Barru belum memberikan keterangan resmi terkait substansi yang disampaikan. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pimpinan Universitas Muhammadiyah Barru maupun pihak terkait sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.
    4. Stadion Ganggawa Dipenuhi Jemaah, Warga Sidrap Satukan Doa dalam Salat Istisqa

      Stadion Ganggawa Dipenuhi Jemaah, Warga Sidrap Satukan Doa dalam Salat Istisqa

      SIDRAP.KN—Stadion Ganggawa, Pangkajene, dipenuhi jemaah dari berbagai penjuru Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (30/7/2026). Mereka mengikuti Salat Istisqa sebagai ikhtiar bersama memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di tengah musim kemarau yang masih melanda.

      Salat Istisqa yang diikuti belasan ribu warga ini menjadi ikhtiar spiritual yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama masyarakat sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT di tengah kemarau yang berdampak pada ketersediaan air dan aktivitas pertanian.

      Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif hadir bersama Wakil Bupati Nurkanaah mengikuti salat berjemaah. Turut hadir Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Sidrap Andi Rieskha Rahmat, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kakan Kemenag, para kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta segenap elemen warga.

      Salat dipimpin Imam Besar Masjid Agung Sidrap, H. Irwan Ali, sedangkan khutbah disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidrap, K.H. Malik Tibe. Dalam khutbahnya, ia mengajak seluruh jemaah memperbanyak istigfar, bertaubat, meningkatkan ketakwaan, serta menjadikan ujian yang dihadapi sebagai momentum memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

      Bupati Syaharuddin Alrif mengatakan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar batin yang harus menyertai berbagai langkah nyata pemerintah dalam menghadapi dampak musim kemarau.

      “Ikhtiar kita sebagai manusia adalah memperbaiki jalur irigasi, mendistribusikan air secara merata, desa per desa, dusun per dusun, sampai petak per petak, diatur dengan baik. Apa pun upaya sebagai manusia, kita harus tetap berdoa, berikhtiar, dan bertawakal kepada Allah SWT,” ujarnya.

      Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua yang hadir mengikuti Salat Istisqa. Menurutnya, kebersamaan tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam menghadapi tantangan yang sedang dihadapi daerah.

      “Terima kasih kepada seluruh masyarakat. Saya senang, terharu, dan gembira melihat masyarakat berkumpul. Mari kita senantiasa berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT,” tandasnya.

      Sebelum pelaksanaan Salat Istisqa ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap telah mengimbau masyarakat memperbanyak amalan, seperti puasa sunnah, istigfar, zikir, doa, dan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar memohon turunnya hujan.

    5. Raker Perdana KJI Sulsel, Menata Arah Jurnalisme Bermartabat dari Sidrap

      Raker Perdana KJI Sulsel, Menata Arah Jurnalisme Bermartabat dari Sidrap

      SIDRAP.KN— Sebuah organisasi tidak diukur dari seberapa sering menggelar rapat. Organisasi dinilai dari sejauh mana rapat itu melahirkan arah, gagasan, dan kerja nyata. Filosofi itulah yang mewarnai Rapat Kerja (Raker) I Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan yang digelar di Rest Area Datae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (25/7/2026).

      Mengusung tema “Kolaborasi Kuat, Organisasi Hebat, Jurnalis Bermartabat”, forum tersebut menjadi rapat kerja perdana sejak kepengurusan KJI Sulsel dilantik beberapa bulan lalu. Lebih dari sekadar agenda rutin organisasi, raker ini menjadi titik awal penyusunan arah kebijakan KJI Sulsel untuk dua tahun ke depan.

      Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua KJI Sulsel, Edy Basri, S.H., serta dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Bupati Sidrap diwakili Asisten III Setda Sidrap, Nasruddin Waris, didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sidrap, M. Arsul, serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidrap, Mursalim Halim.

      Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan bahwa hubungan antara pers dan pemerintah tidak semestinya dibangun dalam suasana saling curiga. Demokrasi justru tumbuh ketika keduanya menjalankan fungsi masing-masing secara profesional.

      Dalam sambutan yang dibacakan Asisten III, Bupati Sidrap menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran strategis di tengah derasnya arus informasi digital. Di era media sosial yang memungkinkan siapa saja menjadi penyebar informasi, media profesional dituntut menjadi benteng penyaji fakta yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

      Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap insan pers, khususnya KJI Sulsel, mampu menjadi bagian dari upaya memerangi disinformasi dan hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat.

      Tak hanya itu, Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah memandang media bukan sekadar pihak yang melakukan kontrol sosial, tetapi sebagai mitra strategis pembangunan. Pers diharapkan mampu mengawal berbagai program prioritas daerah secara objektif, memberikan kritik yang konstruktif, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

      “Melalui Rapat Kerja KJI ini, kita berharap lahir sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” ujar Nasruddin Waris membacakan sambutan Bupati.

      Sementara itu, Ketua KJI Sulsel, Edy Basri, menegaskan bahwa rapat kerja ini merupakan momentum menentukan fondasi organisasi. Menurutnya, program yang disusun tidak boleh hanya memenuhi agenda administratif, tetapi harus memiliki manfaat nyata bagi anggota, organisasi, dan masyarakat luas.

      Ia mengingatkan seluruh peserta agar melahirkan program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kompetensi jurnalistik, penegakan etika profesi, serta memperluas kontribusi organisasi terhadap pembangunan daerah.

      Bagi Edy, organisasi pers yang besar bukan ditentukan oleh banyaknya anggota atau megahnya kegiatan seremonial, melainkan oleh kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan serta integritas para anggotanya.

      Raker I KJI Sulsel pun menjadi penanda bahwa organisasi ini tidak ingin sekadar hadir sebagai wadah berhimpun para jurnalis. Lebih jauh, KJI Sulsel ingin membangun kultur kolaborasi yang sehat, memperkuat profesionalisme, dan memastikan pers tetap berdiri sebagai pilar demokrasi yang independen sekaligus bertanggung jawab.

      Dari Sidrap, sebuah pesan kembali ditegaskan: di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, jurnalisme yang bermartabat bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. (*)

    6. UPT SDN 1 Mojong Peringati Hari Anak Nasional, Tanamkan Semangat Berbagi dan Peduli Sesama

      UPT SDN 1 Mojong Peringati Hari Anak Nasional, Tanamkan Semangat Berbagi dan Peduli Sesama

      SIDRAP.KN– UPT SDN 1 Mojong memperingati Hari Anak Nasional (HAN) dengan penuh semangat melalui berbagai kegiatan edukatif dan sosial mengusung tema “Maju Bergerak untuk Melahirkan Pendidikan Unggul, Sidrap Maju dan Sejahtera.”

      Peringatan Hari Anak Nasional di lingkungan UPT SDN 1 Mojong diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang diikuti seluruh warga sekolah.

      Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam sehat, aksi membersihkan lingkungan sekolah dan sekitarnya, serta berbagai permainan tradisional yang mengajak siswa untuk melestarikan budaya sekaligus mempererat kebersamaan.

      Tidak hanya itu, momentum Hari Anak Nasional juga dimanfaatkan untuk menanamkan nilai kepedulian dan empati kepada sesama.

      Seluruh warga sekolah melaksanakan aksi donasi bagi korban kebakaran, salah satunya rumah milik seorang siswa yang berada di Dusun Tellang, Desa Talumae. Dari kegiatan tersebut berhasil terkumpul dana hingga jutaan rupiah yang rencananya akan disalurkan kepada keluarga korban pada hari Jumat.

      Kepala UPT SDN 1 Mojong, Ilham R., S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memberikan pendidikan karakter kepada peserta didik.

      “Tujuan utama Hari Anak Nasional adalah sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

      Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mengajarkan kepada anak-anak tentang indahnya berbagi, saling membantu, serta menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama,” ujarnya.

      Ia menambahkan, peringatan Hari Anak Nasional juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah akan pentingnya menjaga kesejahteraan anak sebagai generasi penerus bangsa dan negara.

      Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UPT SDN 1 Mojong berharap dapat membentuk peserta didik yang sehat, peduli lingkungan, berkarakter, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi demi mewujudkan pendidikan unggul dan Sidrap yang semakin maju dan sejahtera.(*)

    7. Sekda Sidrap Hadiri Raker UKPBJ Sulsel, Perkuat Komitmen Transformasi Digital Pengadaan

      Sekda Sidrap Hadiri Raker UKPBJ Sulsel, Perkuat Komitmen Transformasi Digital Pengadaan

      MAKASSAR.KN—Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Andi Rahmat Saleh, menghadiri Sosialisasi dan Rapat Kerja Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) se-Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Gedung B Lantai 2, Kamis (23/7/2026).

      Kegiatan yang diselenggarakan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut mengusung tema “Transformasi Digital Pengadaan yang Inklusif dalam Mewujudkan Demokrasi Ekonomi Lokal”.

      Sekda Andi Rahmat Saleh didampingi Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ) Musafir Tajuddin beserta pejabat teknis yang membidangi pengelolaan pengadaan secara elektronik. Turut hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah, Herwin.

      Acara dibuka dengan penayangan pengarahan strategis Gubernur Sulawesi Selatan yang menekankan pentingnya komitmen peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) serta penguatan partisipasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pengadaan pemerintah.

      Dalam rangkaian kegiatan, peserta menerima pemaparan dari Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital sekaligus Direktur Pasar Digital Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengenai penguatan belanja -purchasing melalui platform marketplace.

      Selain itu, Biro PBJ Provinsi Sulawesi Selatan memperkenalkan inovasi aplikasi pengadaan lokal BajuBodo sebagai sarana mengoptimalkan potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat ekonomi berbasis lokal.

      Kehadiran Sekda Sidrap bersama jajaran UKPBJ Kabupaten Sidrap pada rapat kerja dan sosialisasi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung percepatan digitalisasi pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, inklusif, serta berpihak pada pemberdayaan UMKM lokal.

      Melalui penerapan e-purchasing dan pemanfaatan sistem pengadaan digital secara optimal, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan efisien.

    8. Pengurus KJI Sulsel Gelar Rapat Pemantapan, Raker Perdana Siap Digelar 25 Juli

      Pengurus KJI Sulsel Gelar Rapat Pemantapan, Raker Perdana Siap Digelar 25 Juli

      SIDRAP.KN— Dua hari menjelang pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) I Tahun 2026–2027, Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan terus mematangkan berbagai persiapan.

      Kamis sore, 23 Juli 2026, jajaran pengurus KJI Sulsel menggelar rapat pemantapan di Cafe VOC, kawasan Kantor SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

      Rapat dipimpin langsung Ketua KJI Sulsel, Edy Basri, didampingi Pembina KJI Sulsel Asri serta Bendahara Umum Ersan. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab namun produktif, dengan fokus utama memastikan seluruh rangkaian kegiatan Raker berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi.

      Sejumlah agenda penting dibahas dalam rapat tersebut. Mulai dari kesiapan teknis pelaksanaan kegiatan, susunan acara, mekanisme persidangan, pembagian tugas panitia, hingga finalisasi materi program kerja yang akan dibawa ke forum Raker.

      Ketua KJI Sulsel, Edy Basri, mengatakan Raker merupakan momentum penting untuk menyatukan visi dan memperkuat kolaborasi antaranggota dalam menjalankan roda organisasi.

      “Raker ini bukan sekadar agenda formal tahunan. Ini adalah ruang untuk menyatukan gagasan, mengevaluasi langkah yang telah dilalui, sekaligus merumuskan arah organisasi ke depan agar semakin kuat dan memberi manfaat bagi anggota maupun masyarakat,” ujarnya.

      Selain itu, para pengurus juga melakukan sinkronisasi program dari setiap bidang agar pembahasan saat Raker lebih terarah dan menghasilkan keputusan yang dapat segera direalisasikan.

      Rapat pemantapan berlangsung hingga sore hari dengan sejumlah kesepakatan strategis yang akan menjadi bahan pembahasan dalam forum utama.

      Diketahui, Rapat Kerja I KJI Sulsel periode 2026–2027 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Taman Wisata Data’e, Kabupaten Sidrap. Kegiatan tersebut mengusung semangat memperkuat kolaborasi, memperkokoh organisasi, serta mendorong lahirnya jurnalis yang profesional dan bermartabat.

      Melalui persiapan yang semakin matang, pengurus berharap Raker I KJI Sulsel menjadi titik awal lahirnya program-program nyata yang mampu memperkuat eksistensi organisasi di Sulawesi Selatan. (*)

    9. Bupati Sidrap Datangi Lokasi Kebakaran di Talumae, Serahkan Bantuan dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

      Bupati Sidrap Datangi Lokasi Kebakaran di Talumae, Serahkan Bantuan dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

      SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah milik Nurhidayah dan Saha di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Rabu (22/7/2026).

      Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Akibat kejadian itu, rumah korban mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

      Dalam kunjungan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif didampingi Camat Watang Sidenreng, Kepala Desa Talumae, serta jajaran Dinas Sosial Kabupaten Sidrap.

      Mereka menyerahkan bantuan sementara kepada korban sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah.

      Bupati menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami keluarga tersebut. Ia berharap para korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

      Pada kesempatan itu, Syaharuddin Alrif juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.

      “Di musim kemarau seperti sekarang, masyarakat harus lebih berhati-hati. Pastikan alat-alat elektronik dimatikan saat tidak digunakan. Cabut colokan listrik apabila tidak dipakai untuk menghindari korsleting yang dapat memicu kebakaran,” ujarnya.

      Ia berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan aspek keselamatan di lingkungan rumah masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang.

    10. AKBP Fantry Taherong Pamit, Bupati Syaharuddin: Terima Kasih Sudah Jaga Sidrap Tetap Kondusif

      AKBP Fantry Taherong Pamit, Bupati Syaharuddin: Terima Kasih Sudah Jaga Sidrap Tetap Kondusif

      SIDRAP.KN—Menjelang alih tugas, Kapolres Sidenreng Rappang (Sidrap), AKBP Fantry Taherong berpamitan kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dalam audiensi yang berlangsung hangat di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (21/7/2026).

      Pertemuan tersebut menjadi momen perpisahan sekaligus apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Polres Sidrap selama masa kepemimpinan AKBP Fantry Taherong dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

      Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama yang telah dibangun selama AKBP Fantry Taherong bertugas di Sidrap.

      “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Sidrap mengucapkan terima kasih. Selama beliau bertugas, situasi kamtibmas di Sidrap berjalan aman dan kondusif. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat juga terjalin dengan sangat baik,” ujar Syaharuddin.

      Menurutnya, stabilitas keamanan yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung berbagai agenda pembangunan, pelayanan publik, hingga aktivitas masyarakat di Kabupaten Sidrap.

      Bupati juga mendoakan agar AKBP Fantry Taherong senantiasa diberi kelancaran dan amanah dalam mengemban tugas di tempat yang baru.

      Sementara itu, AKBP Fantry Taherong menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap dan seluruh masyarakat atas dukungan yang diterimanya selama menjabat sebagai Kapolres.

      “Saya pamit. Mohon maaf jika selama bertugas ada hal-hal yang kurang berkenan. Terima kasih atas kerja sama yang luar biasa. Sidrap adalah daerah yang saya cintai,” ucapnya.

      Pada kesempatan itu, AKBP Fantry Taherong juga memperkenalkan dua pejabat baru di lingkungan Polres Sidrap, yakni Kasat Reserse Narkoba AKP Andri Kurniawan dan Kasat Lalu Lintas AKP Mulyadi.

      Sesuai Surat Telegram Kapolri, jabatan Kapolres Sidrap selanjutnya akan diemban oleh AKBP Indra Waspada Yuda, menggantikan AKBP Fantry Taherong.

    11. Wabup Nurkanaah Apresiasi Jejak Pengabdian AKBP Fantry Taherong di Sidrap

      Wabup Nurkanaah Apresiasi Jejak Pengabdian AKBP Fantry Taherong di Sidrap

      SIDRAP.KN—Menjelang alih tugas, Kapolres Sidenreng Rappang (Sidrap), AKBP Fantry Taherong, berpamitan kepada Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Selasa (21/7/2026).

      Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda perpisahan, tetapi juga momentum apresiasi atas sinergi dan kerja sama yang terbangun antara Polres Sidrap dan Pemerintah Kabupaten Sidrap selama AKBP Fantry Taherong menjalankan tugas sebagai Kapolres.

      Dalam suasana penuh keakraban, Wabup Nurkanaah yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Sidrap, didampingi Sekretaris PGRI Kabupaten Sidrap, menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas pengabdian AKBP Fantry Taherong selama bertugas di Kabupaten Sidrap.

      Nurkanaah mengatakan, kolaborasi yang terjalin antara Pemkab Sidrap dan Polres Sidrap telah memberikan dampak positif dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat.

      “Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidrap dan keluarga besar PGRI Sidrap, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik. Semoga Bapak AKBP Fantry Taherong senantiasa diberikan kesuksesan dalam menjalankan amanah di tempat tugas yang baru,” ujar Nurkanaah.

      Ia menilai, sinergi yang terbangun selama ini turut mendukung kelancaran berbagai kegiatan daerah, termasuk pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porsenijar) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Sidrap.

      Nurkanaah secara khusus mengapresiasi peran aktif jajaran Polres Sidrap dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Porsenijar. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

      Sementara itu, AKBP Fantry Taherong menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidrap selama dirinya menjabat sebagai Kapolres Sidrap.

      Ia berharap hubungan baik dan sinergi yang telah terbangun antara Polres Sidrap dan Pemkab Sidrap dapat terus dipertahankan demi kemajuan serta keamanan Kabupaten Sidrap.

      Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran cendera mata dan foto bersama sebagai bentuk penghargaan serta kenang-kenangan atas hubungan baik yang telah terjalin selama masa tugas AKBP Fantry Taherong di Sidrap.