Kategori: Sidrap

  • Diduga Keburu Dikosongkan, Gudang Rokok Ilegal di Sidrap Tak Sisakan Barang Bukti

    Diduga Keburu Dikosongkan, Gudang Rokok Ilegal di Sidrap Tak Sisakan Barang Bukti

    SIDRAP.KN– Upaya pengungkapan dugaan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus dilakukan aparat kepolisian. Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Sidrap mendatangi sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penampungan rokok ilegal, Sabtu (6/6/2026).

    Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Tipiter Satreskrim Polres Sidrap, IPDA Muhammad Abel Mirzan. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penyisiran di sejumlah ruangan yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan rokok.

    Namun, hasil pemeriksaan tidak menemukan rokok yang dimaksud. Polisi hanya mendapati sisa-sisa dos bekas yang diduga sebelumnya digunakan sebagai tempat penyimpanan rokok.

    Petugas kemudian melakukan pengecekan menyeluruh pada beberapa bagian bangunan untuk memastikan tidak ada barang bukti yang masih tersimpan di dalam gudang tersebut.

    Menurut keterangan warga sekitar, aktivitas di lokasi sudah tidak terlihat dalam dua hari terakhir. Sebelum itu, warga mengaku sempat melihat mobil boks mengangkut sejumlah dos dari dalam rumah yang diduga digunakan sebagai gudang penampungan.

    “Terakhir kemarin dulu ada aktivitas. Kalau tidak salah dua hari lalu. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang kami lihat,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

    Kanit Tipiter Polres Sidrap, IPDA Muhammad Abel Mirzan, menduga pihak yang menggunakan gudang tersebut telah mengetahui adanya informasi terkait pemeriksaan polisi sehingga lokasi lebih dulu dikosongkan.

    “Kemungkinan sudah tercium sama pemilik sehingga kontrakan gudang penampungan rokoknya itu dikosongkan. Hanya menyisakan dos-dos bekas rokok,” ungkapnya.

    Meski belum menemukan barang bukti berupa rokok, pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti setiap informasi yang diterima dari masyarakat terkait dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah Sidrap.

    IPDA Abel menegaskan bahwa pihaknya akan bergerak lebih cepat dan intensif dalam merespons laporan masyarakat agar praktik peredaran barang ilegal dapat ditekan.

    “Kedepan kami akan lebih intens dan bergerak cepat apabila ada laporan masuk terkait gudang-gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan rokok ilegal,” tegasnya.

    Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Sidrap dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara sekaligus menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. (*)

  • Polisi Sidrap Hadirkan Senyum di Hari Jumat

    Polisi Sidrap Hadirkan Senyum di Hari Jumat

    Sidrap.KN—Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Satuan Reskrim Polres Sidrap melaksanakan kegiatan sambang sekaligus menyalurkan bantuan sembako berupa beras dan telur kepada warga kurang mampu di wilayah Kelurahan Majjelling Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Jumat (5/6/26) siang

      Aksi humanis tersebut dilaksanakan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga yang membutuhkan bantuan. Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong mengatakan kegiatan ini sebagai wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat.

      “Salah satu program unggulan kami adalah “Jumat Berkah” yang digelar secara kontinyu, bagian dari upaya Polres Sidrap untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat serta memberikan manfaat secara langsung kepada warga yang membutuhkan” ujarnya

      Selain menyalurkan bantuan sembako, polisi juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga, mendengarkan berbagai aspirasi, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan kerukunan di lingkungan masing-masing.

      Di tempat berbeda, ibu Asniar (55) janda dua orang anak yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan sangat berterima kasih atas kepedulian Polres Sidrap, ia berharap kegiatan tersebut terus berlanjut guna meringankan beban ekonomi warga

      “Alhamdulillah, terima kasih bapak Polisi semoga ini berkah dan menjadi ladang pahala bagi bapak” ujar Asniar  

    1. Lantik Empat Kepala OPD Baru, Syaharuddin Alrif: Fokus Pengabdian ke Masyarakat

      Lantik Empat Kepala OPD Baru, Syaharuddin Alrif: Fokus Pengabdian ke Masyarakat

      SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama dalam rangkaian pelantikan 91 pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap, Jumat (5/6/2026).

      Pelantikan yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Sidrap, Kecamatan Maritengngae, ini diharapkan menjadi penggerak utama dalam percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

      Empat kepala OPD baru itu yakni Andi Bustanil sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sunandar Priyoatmojo sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Ishak Kenre sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Muhammad Aris Yasin sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).

      Selain melantik empat kepala OPD tersebut, prosesi ini juga mencakup pelantikan 20 pejabat administrator, 53 pejabat pengawas, lima orang pengukuhan akibat perubahan nomenklatur unit organisasi, serta sembilan orang dalam jabatan fungsional (delapan perpindahan dan satu pengangkatan pertama).

      Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 15 kepala sekolah turut dilantik, dan 77 CPNS formasi tahun 2024 resmi diangkat menjadi PNS.

      Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

      Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan bentuk amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.

      “Keluarkan kemampuan terbaik yang dimiliki. Saya akan menunggu input dan output kerja saudara-saudara sekalian. Tunjukkan kinerja yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Syaharuddin.

      Ia pun meminta seluruh jajaran yang baru dilantik untuk menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian terbaik. Syaharuddin menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme agar birokrasi di Sidrap mampu bergerak cepat serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

      “Bekerjalah dengan rajin dan penuh tanggung jawab. Masyarakat menunggu hasil kerja kita, bukan sekadar program di atas kertas,” tambahnya.

      Melalui penataan birokrasi ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis dapat menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, guna mempercepat kemajuan daerah serta kesejahteraan seluruh masyarakat Sidrap.(*)

    2. Temuan Gudang Rokok di Sidrap Viral, Warga Heran Aparat Belum Turun Tangan

      Temuan Gudang Rokok di Sidrap Viral, Warga Heran Aparat Belum Turun Tangan

      SIDRAP.KN– Sikap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sidrap yang menyatakan belum dapat bergerak karena belum adanya laporan resmi terkait temuan gudang rokok yang diduga ilegal di wilayah Kota Pangkajene, Kabupaten Sidrap, menuai sorotan dari masyarakat dan sejumlah aktivis.

      Pasalnya, keberadaan gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan rokok dalam jumlah besar itu sebelumnya telah ramai diberitakan dan menjadi perbincangan publik.

      Masyarakat pun mempertanyakan mengapa aparat penegak hukum belum melakukan langkah awal untuk memastikan legalitas aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut.

      Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Welfrick Ambarita, saat dikonfirmasi di Mapolres Sidrap, Jumat (5/6/2026), menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan maupun aduan resmi terkait dugaan tersebut.

      “Saya sudah cek belum ada laporan yang masuk. Tadi saya sudah jelaskan bahwa dasar kami melakukan penyelidikan adalah kalau bukan aduan atau laporan polisi,” ujar AKP Welfrick Ambarita.

      Ia menegaskan bahwa masyarakat yang mengetahui, melihat, mendengar, atau memiliki informasi terkait dugaan pelanggaran hukum dipersilakan membuat laporan secara resmi melalui kanal yang tersedia di kepolisian.

      “Kita ada kanal dan SPKT. Kita siap layani,” katanya.

      Pernyataan tersebut memunculkan beragam tanggapan. Salah seorang aktivis di Sidrap, Ahlan, menilai informasi yang telah beredar luas di media massa seharusnya dapat menjadi bahan awal bagi aparat untuk melakukan pendalaman atau pengumpulan informasi di lapangan.

      “Kan bisa menjadi informasi awal untuk mengungkap apakah benar itu rokok ilegal atau bukan. Jangan tunggu laporan resmi baru bergerak,” ujarnya.

      Menurutnya, pemberitaan media dan informasi yang berkembang di tengah masyarakat sering kali menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap dugaan pelanggaran hukum yang meresahkan publik.

      Hal senada juga disampaikan sejumlah warga yang berharap aparat terkait, termasuk Bea Cukai dan instansi penegak aturan lainnya, segera melakukan pengecekan guna memastikan legalitas rokok yang tersimpan di lokasi tersebut.

      “Kalau saya, polisi dan instansi terkait seperti Satpol PP maupun Bea Cukai sebaiknya tidak selalu menunggu laporan untuk bergerak. Informasi dari masyarakat maupun media bisa menjadi pemicu penting dalam melakukan penyelidikan,” kata seorang warga.

      Sebelumnya, sebuah rumah kontrakan di Kabupaten Sidrap ditemukan menyimpan puluhan dos karton berisi rokok yang diduga siap diedarkan ke sejumlah wilayah. Di lokasi juga terlihat sebuah mobil boks yang diduga digunakan untuk aktivitas distribusi.

      Seorang pria bernama Ibrahim yang mengaku sebagai sales sekaligus penjaga gudang mengatakan dirinya hanya bekerja dan tidak mengetahui secara rinci mengenai legalitas produk yang disimpan.

      “Ya pak, saya hanya penjaga dan sales di sini. Yang punya rokok pak ID (HE) belum datang. Di sini belum ada setahun pak, jenis rokoknya K dan R,” ujarnya.

      Temuan tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terkait maraknya peredaran rokok yang diduga tidak memenuhi ketentuan cukai. Warga meminta aparat segera melakukan pemeriksaan terhadap pita cukai, dokumen distribusi, serta legalitas produk yang tersimpan di gudang tersebut.

      Berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, pelaku yang menawarkan, menjual, atau menyediakan barang kena cukai berupa hasil tembakau tanpa pita cukai atau menggunakan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya dapat dikenakan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun, serta denda paling sedikit dua kali dan paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayarkan. (*)

    3. Anak SD di Sidrap Jadi Tenang Dibantu Polwan Cantik Nyebrang Jalan

      Anak SD di Sidrap Jadi Tenang Dibantu Polwan Cantik Nyebrang Jalan

        SIDRAP.KN—, Sebagai wujud pelayanan Polri untuk menjamin keselamatan, memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakatnya, personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Sidrap intens melakukan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekolah-sekolah khususnya pada jam yang dianggap rawan macet.

        Sembari mengatur arus lalulintas, para Polwan Polres Sidrap juga peka terhadap keselamatan anak sekolah dengan membantu menyebrangkan di jalan menuju ke sekolah masing-masing. Aksi humanis ini dapat kita jumpai setiap harinya saat jam masuk serta pulang di beberapa sekolah di Wilayah Kabupaten Sidrap

        Saat ditemui awak media, Bripka Eli Ermawati yang merupakan salah satu personel Polwan Lalulintas Polres Sidrap mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rutinitas hariannya dalam bertugas serta wujud implementasi dari program unggulan Kapolres Sidrap guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat

        “Kegiatan tersebut merupakan rutinitas kami, pengaturan arus lalu lintas di titik-titik penyeberangan pelajar, selain itu juga sebagai pendampingan anak untuk memastikan mereka sampai di gerbang sekolah dengan selamat” ujar eli

        Terpisah, Fantry sapaan Kapolres Sidrap menilai langkah ini menjadi jawaban atas kekhawatiran para orang tua terkait keselamatan anak-anak mereka di lingkungan sekolah. “Kehadiran polisi di titik rawan seperti ini dinilai efektif dalam menekan risiko kecelakaan serta menciptakan rasa aman bagi pelajar” Katanya

        Salah satu orang tua siswa, Agus, mengaku merasa terbantu dengan kehadiran polisi di depan sekolah. “Kami sebagai orang tua tentu merasa lebih tenang. Anak-anak jadi lebih aman saat menyeberang, apalagi kondisi jalan cukup ramai saat jam masuk serta pulang sekolah” ungkapnya.

      1. Bupati Syaharuddin Alrif Canangkan Gerakan Tanam Padi Organik di Panreng

        Bupati Syaharuddin Alrif Canangkan Gerakan Tanam Padi Organik di Panreng

        SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, dan Kelompok Tani Karya Bersama melaksanakan gerakan tanam padi organik di Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendorong sektor pertanian guna mendukung swasembada pangan nasional.

        Dalam kegiatan tersebut, Bupati Syaharuddin turun langsung ke sawah untuk melakukan penanaman bibit padi. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (Dinas Pertanian), Ibrahim, serta Camat Baranti, Mastura.

        Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolsek Baranti AKP Zakariah, Danramil Baranti Kapten Infanteri Abdul Muis, perwakilan PSDA, para lurah se-Kecamatan Baranti, jajaran KUA, kepala sekolah, serta kelompok tani dan masyarakat setempat.

        Bupati Syaharuddin Alrif mengungkapkan, total lahan sawah di Kelurahan Panreng mencapai 172 hektare. Sebagian di antaranya masih mengandalkan sistem tadah hujan, sehingga pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan maksimal.

        “Hari ini kita lakukan penanaman di Kelurahan Panreng. Total sawah kita ada 172 hektare. Sebagian masih tadah hujan, maka saya berusaha semaksimal mungkin,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

        Bupati memastikan distribusi pupuk kini lebih lancar dan program “Listrik Masuk Sawah” tengah berjalan tahap penyelesaian jaringan. Ia juga mendorong petani untuk beralih dari metode tradisional ke modern dengan target produktivitas 10 ton per hektare.

        Bupati juga menyoroti peningkatan kesejahteraan petani melalui kenaikan harga gabah yang kini menjadi yang tertinggi di Indonesia. Hal ini berkontribusi pada lonjakan pendapatan petani, dari rata-rata Rp70 juta menjadi Rp150 juta per hektare per tahun.

        Terkait ketersediaan air, pemerintah juga telah memproses pengerukan sungai bagi lima kelompok tani melalui program optimalisasi lahan (oplah) non-rawa.

        Selain fokus pada sektor pertanian, Bupati memaparkan capaian selama satu tahun empat bulan memimpin Sidrap. Ia menyebutkan bahwa 14 program unggulan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama program BPJS Kesehatan yang telah menjangkau 99 persen warga, menempatkan Sidrap di peringkat tertinggi di Sulawesi Selatan.

        Di sisi lain, Bupati menegaskan komitmennya dalam perbaikan infrastruktur jalan. “Pekerjaan berat saya mulai dari jalan poros. Insya Allah 2026 ini saya fokus di jalan utama. Setelah jalan utama selesai, seluruh jalan di Kecamatan Baranti akan saya maksimalkan pengerjaannya,” tegas Syaharuddin.

        Sementara itu, Camat Baranti, Mastura, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para kelompok tani atas kerja kerasnya. Upaya ini sangat mendukung program swasembada pangan dan menjaga kesuburan tanah untuk generasi mendatang,” ujarnya.

      2. Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026

        Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026

        SIDRAP.KN—Stadion Ganggawa Pangkajene Kabupaten Sidrap, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat setelah menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen sepak bola Sidrap Cup 2026.

        Pembukaan ajang olahraga bergengsi ini dipimpin langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati, Nurkanaah, Rabu (3/6/2026).

        Kemeriahan tampak menyelimuti stadion kebanggaan masyarakat Sidrap tersebut, dengan antusiasme ribuan penonton yang memadati tribun.

        Kehadiran para anggota DPRD, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran asisten, staf ahli, kepala OPD, pengurus Askab Sidrap, panitia pelaksana, serta tokoh masyarakat turut menambah khidmat dan semarak acara.

        Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Ia menilai terselenggaranya turnamen ini sebagai momentum bersejarah setelah Stadion Ganggawa vakum dari kegiatan olahraga berskala besar.

        “Alhamdulillah, Stadion Ganggawa kembali menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat. Ini bukan sekadar turnamen sepak bola, tetapi momentum untuk menghidupkan kembali stadion yang menjadi kebanggaan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin.

        Ia menegaskan bahwa Sidrap Cup adalah langkah awal kebangkitan sepak bola di Kabupaten Sidenreng Rappang. Menurut Syaharuddin, olahraga berperan krusial dalam membentuk karakter generasi muda serta mempererat tali persaudaraan antardaerah.

        “Kita ingin stadion ini terus hidup dengan berbagai kegiatan positif yang mampu melahirkan talenta-talenta sepak bola berbakat dan mengharumkan nama daerah,” tambahnya.

        Lebih lanjut, Syaharuddin menekankan bahwa maraknya penyelenggaraan berbagai kegiatan di Sidrap menjadi indikator kemajuan daerah. Selain aspek olahraga, gelaran ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal melalui keterlibatan pelaku usaha selama turnamen berlangsung.

        Ketua Panitia Sidrap Cup 2026 melaporkan bahwa turnamen ini diikuti oleh 24 tim sepak bola yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus menyajikan kompetisi yang berkualitas dan kompetitif.

        Sebagai penanda resmi dimulainya kompetisi, Bupati Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah serta unsur Forkopimda melakukan tendangan bola pertama di tengah lapangan. Momen tersebut disambut gemuruh tepuk tangan dari para ofisial tim dan masyarakat yang hadir.

        Pembukaan Sidrap Cup 2026 menjadi simbol bangkitnya gairah olahraga di Bumi Nene Mallomo, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam mendukung pembinaan atlet serta menghadirkan ruang publik yang produktif bagi masyarakat.

      3. Perkuat Ketahanan Pangan, Sidrap Pacu Program Listrik Masuk Sawah

        Perkuat Ketahanan Pangan, Sidrap Pacu Program Listrik Masuk Sawah

        SIDRAP.KN—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui percepatan program “Listrik Masuk Sawah”.

        Langkah ini ditegaskan langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat memimpin rapat koordinasi percepatan program di Ruang Rapat Pimpinan, Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Kompleks SKPD, Rabu (3/6/2026).

        Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Suriyanto, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Haris Alimin, pihak PT PLN, serta jajaran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).

        Syaharuddin Alrif menekankan, kehadiran listrik di sektor pertanian sangat vital untuk meningkatkan efisiensi pengairan serta mendongkrak produktivitas lahan.

        Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan pemasangan sambungan listrik pertanian dengan total daya mencapai 1.500 kVA (kilo volt ampere) yang tersebar merata di berbagai wilayah.

        “Program listrik masuk sawah harus dipercepat karena manfaatnya sangat dirasakan petani. Dengan dukungan listrik, biaya operasional dapat ditekan dan pengelolaan air menjadi lebih efektif,” ujar Syaharuddin.

        Dalam arahannya, Bupati menetapkan beberapa lokasi prioritas yang akan segera dioptimalkan, yaitu kawasan pertanian nonrawa, Irigasi Perpompaan (Irpom), Irigasi Perpipaan (Irpit), serta lahan pertanian swadaya mandiri yang dinilai memiliki potensi produksi tinggi.

        Menanggapi instruksi tersebut, pihak PLN memaparkan sejumlah tantangan teknis di lapangan, seperti progres pengecoran tiang listrik, kesiapan instalasi pelanggan, dan kendala teknis lainnya. Menindaklanjuti hal tersebut, seluruh pihak sepakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor agar seluruh target pemasangan dapat terealisasi tepat waktu.

        Melalui akselerasi ini, Pemkab Sidrap berharap semakin banyak petani yang memperoleh akses energi yang memadai. Hal ini merupakan bagian integral dari komitmen Pemkab Sidrap dalam mendorong modernisasi pertanian, meningkatkan produktivitas lahan, serta mendukung kesejahteraan petani sebagai penopang utama lumbung pangan di Sulawesi Selatan.

      4. Prestasi Membanggakan! Ratna, S.Pd Raih Juara Terbaik II Inovasi Guru SD Kabupaten Sidrap

        Prestasi Membanggakan! Ratna, S.Pd Raih Juara Terbaik II Inovasi Guru SD Kabupaten Sidrap

        SIDRAP.KN– Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang. Guru UPT SD Negeri 3 Sereang, Kecamatan Maritengngae, Ratna, S.Pd, berhasil meraih Juara Terbaik II Kategori Inovasi Guru SD pada ajang Lomba Inovasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang bekerja sama dengan PGRI Kabupaten Sidrap.

        Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang
        Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan inovasi yang ditunjukkan Ratna dalam mengembangkan pembelajaran di sekolah dasar. Piagam penghargaan diserahkan pada rangkaian peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Sidrap.

        Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang
        Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa guru-guru di Kabupaten Sidrap terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.

        Melalui berbagai inovasi yang dikembangkan, diharapkan kualitas pembelajaran semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.

        Ratna, S.Pd mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, dukungan kepala sekolah, rekan guru, serta seluruh warga sekolah yang selalu memberikan motivasi dalam mengembangkan berbagai inovasi pembelajaran.

        “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkarya dan berinovasi demi meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik,” ujarnya.

        Sementara itu, pihak sekolah UPT SD Negeri 3 Sereang turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut

        Sementara itu, Kepala UPT SD Negeri 3 Sereang Erwin,S.Pd turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Prestasi yang diraih Ratna diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lainnya untuk terus berkreasi dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan.

        Ajang Inovasi GTK 2025 sendiri merupakan wadah bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk menunjukkan karya, kreativitas, serta inovasi yang telah diterapkan di lingkungan sekolah.

        Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kegiatan ini dapat terus memacu semangat para pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.(*)

      5. Selamat, Sidrap Raih WTP ke-10 Berturut-turut

        Selamat, Sidrap Raih WTP ke-10 Berturut-turut

        SIDRAP.KN—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

        Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-10 secara berturut-turut yang diraih Kabupaten Sidrap.

        Penyerahan salinan opini WTP dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) berlangsung di Auditorium BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (2/6/2026).

        Dokumen tersebut diterima langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dan diserahkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Franky Halomoan Manalu.

        Turut hadir Ketua DPRD Sidrap, Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, serta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

        Raihan tersebut melanjutkan tren positif pengelolaan keuangan daerah yang konsisten dipertahankan Pemkab Sidrap selama satu dekade terakhir.

        Opini WTP merupakan bentuk pengakuan atas penyajian laporan keuangan yang dinilai wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

        Keberhasilan mempertahankan opini WTP ke-10 secara beruntun menjadi hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan tertib administrasi.

        Capaian tersebut diharapkan semakin memotivasi jajaran Pemkab Sidrap untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan publik demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

      6. P2P dan Peresmian Kantor Bawaslu Sidrap Jadi Momentum Penguatan Demokrasi

        P2P dan Peresmian Kantor Bawaslu Sidrap Jadi Momentum Penguatan Demokrasi

        SIDRAP.KN—Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, membuka secara resmi Diskusi Tatap Muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P sekaligus meresmikan Kantor Bawaslu Kabupaten Sidrap di Jalan Ressang, Pangkajene, Kecamatan Maritengae, Selasa (2/6/2026).

        Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat pengawasan partisipatif dan kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029.

        Kegiatan dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Bawaslu Kabupaten Sidrap, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kabag Pemerintahan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

        Dalam sambutannya, Nurkanaah berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersatu dan bersinergi dalam mengawal perhelatan demokrasi di masa mendatang.

        Ia juga memaparkan berbagai capaian dan program unggulan Pemerintah Kabupaten Sidrap yang telah berjalan selama masa kepemimpinan saat ini.

        Nurkanaah mengapresiasi penyelenggaraan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang digagas Bawaslu.

        Menurutnya, program tersebut tidak sekadar memberikan pembekalan ilmu kepemiluan, tetapi juga menjadi upaya mencetak kader-kader visioner yang memiliki wawasan luas dan kepedulian tinggi terhadap masa depan demokrasi daerah.

        “Kami berharap pendidikan ini melahirkan pemikir dan pengawas yang tangguh, yang nantinya menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi kita. Peresmian kantor baru ini adalah simbol komitmen, dan program P2P adalah bukti kesiapan kita bekerja sama membangun Sidrap yang lebih baik, berintegritas, dan berbudaya demokrasi,” ujar Nurkanaah.

        Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sidrap Muhardin menyampaikan Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan solusi dan langkah strategis dalam memperkuat partisipasi masyarakat pada pengawasan pemilu.

        “Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta yang telah mengikuti serangkaian pembelajaran dapat menjadi pengawas simpatisan, mitra, dan kekuatan baru bagi Bawaslu dalam mengawal setiap tahapan demokrasi ke depannya,” ungkapnya.

        Pendidikan Pengawas Partisipatif tahun ini mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”.

        Tema tersebut diharapkan menjadi semangat bersama dalam membangun pengawasan partisipatif yang kuat guna mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

        Di sisi lain, peresmian Kantor Bawaslu Kabupaten Sidrap diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan koordinasi kelembagaan dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

        Kehadiran kantor baru tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Bawaslu sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga demokrasi di Kabupaten Sidrap.

      7. Jamaah Haji Kloter 2 Sidrap Tiba di Kampung Halaman

        Jamaah Haji Kloter 2 Sidrap Tiba di Kampung Halaman

        SIDRAP.KN—WAKILPemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) secara resmi menyambut kepulangan Jamaah Haji Kloter 2 asal Sidrap.

        Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menyerahkan kembali para jamaah kepada keluarga masing-masing dalam acara yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Selasa (2/6/2026).

        Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta sejumlah undangan lainnya.

        Dalam sambutannya, Nurkanaah menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah haji setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

        “Kami sangat bersyukur atas kepulangan jamaah haji Kloter 2 Kabupaten Sidrap. Alhamdulillah seluruh proses ibadah dapat dilalui dengan baik. Meskipun demikian, kita juga turut berduka atas musibah yang dialami oleh dua jamaah haji kita,” ujarnya.

        Nurkanaah berharap seluruh jamaah yang telah kembali meraih predikat haji mabrur dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari.

        “Semoga seluruh jamaah yang kembali dapat menjadi haji yang mabrur. Haji mabrur tidak hanya ditandai dengan selesainya pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga dengan adanya perubahan perilaku yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,” katanya.

        Ia menambahkan, pengalaman spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji hendaknya menjadi pedoman dalam kehidupan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

        Pada kesempatan tersebut, Nurkanaah secara simbolis menyerahkan kembali jamaah haji Kabupaten Sidrap kepada keluarga masing-masing.

        “Dengan ini saya menyerahkan kembali jamaah haji Kabupaten Sidrap kepada keluarga masing-masing. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan dapat menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutupnya.

        Suasana haru dan penuh syukur mewarnai acara penyambutan tersebut. Keluarga yang telah menantikan kepulangan para jamaah menyambut kedatangan mereka dengan penuh kebahagiaan setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.