Kategori: Sidrap

  • BRIN Jajaki Pengembangan Pusat Riset Rawa di Sidrap

    BRIN Jajaki Pengembangan Pusat Riset Rawa di Sidrap

    SIDRAP.KN-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjajaki peluang pengembangan pusat riset pengelolaan rawa di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

    Langkah tersebut ditandai dengan audiensi tim Pusat Kolaborasi Riset Rawa di Kawasan Wallacea BRIN bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo Kendari dengan Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Selasa (14/7/2026).

    Audiensi berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Sidrap dan dihadiri jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

    Rombongan dipimpin Dr. Triyono yang menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi riset antara BRIN, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam mengembangkan kajian ilmiah berbasis potensi wilayah.

    Menurutnya, Kabupaten Sidrap memiliki kawasan rawa yang strategis, khususnya di sekitar Danau Sidenreng, sehingga layak menjadi salah satu lokasi pengembangan pusat studi dan riset pengelolaan rawa di kawasan Wallacea.

    “Melalui kolaborasi ini kami ingin membantu pemerintah daerah menyiapkan pusat studi yang berfokus pada potensi wilayah. Selain itu, kerja sama ini bertujuan menyelaraskan program kerja sekaligus membangun sinergi riset di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya terkait pengelolaan ekosistem rawa,” ujar Dr. Triyono.

    Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas inisiatif BRIN bersama LPPM Universitas Halu Oleo yang memilih Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah pengembangan kolaborasi riset.

    Ia menilai kerja sama tersebut akan memberikan manfaat dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan sekaligus menjadi landasan penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data dan hasil penelitian.

    “Kami menyambut baik rencana kolaborasi ini. Pemerintah Kabupaten Sidrap siap mendukung pelaksanaan riset dan bersinergi dengan BRIN maupun perguruan tinggi. Kami juga berharap mendapat petunjuk dan arahan mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Nurkanaah.

    Usai audiensi, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke Kecamatan Wattang Sidenreng untuk meninjau kawasan rawa di sekitar Danau Sidenreng. Peninjauan tersebut merupakan bagian dari identifikasi awal potensi wilayah yang akan menjadi objek kajian dalam pengembangan pusat riset pengelolaan rawa di kawasan Wallacea.

  • Sidrap Jadi Lokasi Bakti Sosial HMI Kedokteran Unhas, Hadirkan Layanan Kesehatan Dasar Hingga Sunatan Massal

    Sidrap Jadi Lokasi Bakti Sosial HMI Kedokteran Unhas, Hadirkan Layanan Kesehatan Dasar Hingga Sunatan Massal

    SIDRAP.KN—Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Kedokteran Universitas Hasanuddin akan menggelar bakti sosial di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada 25–26 Juli 2026. Lokasi pelaksanaan masih dalam tahap koordinasi.

    Kegiatan tersebut akan menghadirkan berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan dan pelayanan kesehatan dasar, edukasi kesehatan, hingga sirkumsisi atau sunatan massal.

    Rencana pelaksanaan kegiatan itu disampaikan dalam audiensi HMI Komisariat Kedokteran Universitas Hasanuddin dengan Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Pangkajene, Senin (13/7/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, perwakilan HMI, Muhammad Fadhil Arhab, menjelaskan bakti sosial merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan melalui pelayanan yang mudah dijangkau.

    Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyambut baik rencana pelaksanaan bakti sosial tersebut. Ia mengapresiasi kepedulian HMI Komisariat Kedokteran Universitas Hasanuddin yang memilih Kabupaten Sidrap sebagai lokasi kegiatan.

    “Terkait pelaksanaan kegiatan ini, nanti kami akan mengarahkan dinas terkait agar dapat mendampingi dan berkoordinasi sehingga pelaksanaannya berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujar Nurkanaah.

    Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa terus terjalin melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Sidrap.

  • Junaidi Tegas Lawan Sampah Liar, Baliho Larangan Dipasang di Jalan Perinyameng

    Junaidi Tegas Lawan Sampah Liar, Baliho Larangan Dipasang di Jalan Perinyameng

    SIDRAP.KN– Pemerintah Kelurahan Baula, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mengambil langkah sederhana namun tegas dalam mengatasi persoalan sampah liar dengan memasang baliho bertuliskan “Tabe, Dilarang Buang Sampah di Sekitar Ini” di sepanjang Jalan Lingkungan II Perinyameng, Kelurahan Baula.

    Pemasangan baliho tersebut dilakukan sebagai upaya mengingatkan masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan di lokasi yang selama ini kerap dijadikan tempat pembuangan sampah, termasuk sampah plastik hingga bangkai hewan.

    Salah seorang warga setempat, Madi, mengapresiasi langkah yang dilakukan Lurah Baula. Menurutnya, persoalan sampah di kawasan Perinyameng sudah cukup lama meresahkan warga.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Lurah Baula yang peduli terhadap masalah sampah di wilayah ini. Selama ini masih ada oknum yang tidak sadar membuang sampah plastik bahkan bangkai hewan di pinggir jalan, terutama di sekitar area pemakaman Perinyameng,” ujarnya.

    Madi mengungkapkan, belum lama ini warga bahkan terpaksa bangun tengah malam untuk membakar bangkai hewan yang dibuang dalam karung karena menimbulkan bau menyengat sehingga mengganggu kenyamanan dan waktu istirahat warga.

    Sementara itu, Lurah Baula, Junaidi, mengatakan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
    “Kalau bukan kesadaran kita sendiri, siapa lagi yang peduli terhadap masalah sampah.

    Selama ini pihak kelurahan bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat terus melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan. Namun masih ada saja oknum yang membuang sampah sembarangan,” katanya.

    Junaidi secara khusus mengimbau para peternak ayam ras agar tidak membuang bangkai ayam di sepanjang Jalan Perinyameng karena sangat mengganggu warga yang tinggal di sekitar lokasi.

    “Kami mohon kepada warga yang memiliki usaha ternak ayam ras dan pemotongan ayam supaya bulu ayamnya jangan di buang sembarangan serta bangkai ayamnya jangan dibuang di sepanjang Jalan Perinyameng.

    Warga di sana selalu bergotong royong membersihkan lingkungan, tetapi masih ada yang membuang sampah di lokasi tersebut.

    Mari kita jaga kampung kita agar tetap bersih dan bercahaya sesuai instruksi Bapak Bupati Sidrap,” ajaknya.

    Ia berharap keberadaan baliho larangan membuang sampah tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

    Selain itu, Junaidi juga mengingatkan bahwa saat ini Kecamatan Tellu Limpoe telah memiliki layanan mobil pengangkut sampah.

    Warga cukup mendaftarkan diri, kemudian menempatkan sampah di depan rumah sesuai jadwal, sehingga petugas dapat mengangkutnya.

    “Dengan adanya layanan mobil sampah ini, tidak ada lagi alasan untuk membuang sampah di pinggir jalan.

    Semoga masyarakat semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan Kelurahan Baula yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua,” tutupnya.(*)

  • Sidrap Berjaya di MIMFEST 2026, MB Sorva dan The Fire Amparita Ukir Prestasi Gemilang

    Sidrap Berjaya di MIMFEST 2026, MB Sorva dan The Fire Amparita Ukir Prestasi Gemilang

    SIDRAP.KN—Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua marching band kebanggaan daerah, Marching Band Sidrap Oriza Sativa (MB Sorva) dan The Fire Amparita, meraih gelar juara umum pada Makassar International Marching Fest (MIMFEST) 2026.

    Prestasi itu diumumkan pada penutupan MIMFEST 2026 di Lapangan Karebosi, Makassar, Ahad malam (5/7/2026). MB Sorva menjadi Juara Umum Open Class, sedangkan The Fire Amparita meraih Juara Umum Junior Class.

    Keberhasilan tersebut mempertegas kualitas pembinaan marching band di Sidrap. Kedua tim mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

    Sepanjang kompetisi, MB Sorva tampil memikat. Penampilan pada nomor Marching Street Parade menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian.

    Mengusung lagu legendaris “Thriller” yang dipopulerkan Raja Pop Michael Jackson, MB Sorva menghadirkan konsep teatrikal. Kostum bertema zombie dipadukan dengan permainan musik, koreografi, dan visual yang menarik.

    Penampilan itu mengantarkan MB Sorva menjadi juara Marching Street Parade. Mereka juga meraih penghargaan The Best Performance Open Class.

    Street Parade berlangsung dari Jalan Slamet Riyadi hingga Lapangan Karebosi. Agenda tersebut menjadi salah satu rangkaian utama MIMFEST 2026.

    The Fire Amparita juga tampil konsisten di kategori junior. Marching band asal Amparita itu berhasil menjadi Juara Umum Junior Class.

    Selain gelar juara umum, The Fire Amparita juga meraih prestasi di berbagai kategori, termasuk nomor individu. Secara keseluruhan, kedua marching band asal Sidrap memborong puluhan gelar, baik beregu maupun individu.

    MIMFEST 2026 berlangsung pada 2–5 Juli 2026 di Lapangan Karebosi, Makassar. Festival ini diikuti peserta dari Makassar, Bone, Pangkep, Jayapura, Samarinda, Gorontalo, Nunukan, serta sejumlah peserta dari luar negeri.

  • Bupati dan Wabup Sidrap Saksikan Semangat Sportivitas Guru di Arena Porsenijar

    Bupati dan Wabup Sidrap Saksikan Semangat Sportivitas Guru di Arena Porsenijar

    SIDRAP.KN—Semangat sportivitas dan kekompakan para guru mewarnai pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

    Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah, memantau langsung pertandingan cabang olahraga bulu tangkis di Gedung Masyarakat Pangkajene, Ahad (5/7/2026).

    Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati disambut antusias ratusan peserta, panitia, dan suporter dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Sorak sorai menggema saat keduanya memasuki arena pertandingan.

    Di sela peninjauan, Syaharuddin mengapresiasi PGRI yang terus menghadirkan Porsenijar sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus membangun semangat hidup sehat di kalangan guru.

    “Porsenijar ini bukan hanya soal menang kalah. Ini adalah ajang silaturahmi, ajang menjaga kesehatan, dan ajang membuktikan bahwa guru tidak hanya hebat di kelas, tapi juga hebat di lapangan,” ujarnya.

    Syaharuddin juga memuji semangat para guru yang tetap aktif berolahraga.

    “Guru yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Karena itu olahraga harus jadi bagian dari gaya hidup kita,” tambahnya.

    Sementara itu, Wakil Bupati Nurkanaah menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidrap akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Porsenijar sebagai wadah mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat berprestasi di kalangan guru.

  • Keliling Arena Porsenijar, Wabup Nurkanaah Pastikan Sidrap Jadi Tuan Rumah yang Ramah

    Keliling Arena Porsenijar, Wabup Nurkanaah Pastikan Sidrap Jadi Tuan Rumah yang Ramah

    SIDRAP.KN—Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, berkeliling meninjau sejumlah arena Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (3/7/2026).

    Selain memberikan dukungan kepada peserta, ia memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar sekaligus memperkuat citra Sidrap sebagai tuan rumah yang ramah, tertib, dan siap melayani tamu dari seluruh daerah.

    Nurkanaah yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Sidrap mengunjungi sejumlah lokasi pertandingan dan perlombaan, di antaranya tenis meja di Kampus Universitas Ichsan Sidenreng Rappang, tenis lapangan di Lapangan PELTI Sidrap, lomba melukis, serta berbagai cabang seni lainnya yang berlangsung di sejumlah titik di Kabupaten Sidrap.

    Di setiap arena, ia menyapa peserta dan memberikan semangat, khususnya kepada kontingen PGRI Kabupaten Sidrap yang sedang berjuang meraih prestasi.

    Nurkanaah mengapresiasi semangat sportivitas, kebersamaan, dan kreativitas yang ditunjukkan seluruh peserta selama mengikuti Porsenijar.

    Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarguru se-Sulawesi Selatan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.

    “Teruslah bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Raih prestasi terbaik, namun yang lebih penting adalah menjaga persaudaraan dan kebersamaan sebagai keluarga besar PGRI,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan Porsenijar di Kabupaten Sidrap.

    Nurkanaah berharap Porsenijar 2026 menjadi momentum memperkuat sinergi antarpendidik sekaligus mengangkat citra Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah yang ramah, tertib, dan sukses menyelenggarakan kegiatan berskala provinsi.

    Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidrap diikuti oleh puluhan ribu peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Ajang tersebut mempertandingkan berbagai cabang olahraga, seni, serta kegiatan pembelajaran.

  • Wakil Bupati Sidrap Sambut Kedatangan Kontingen Porsenijar Sulsel, Ajak Junjung Persaudaraan dan Sportivitas

    Wakil Bupati Sidrap Sambut Kedatangan Kontingen Porsenijar Sulsel, Ajak Junjung Persaudaraan dan Sportivitas

    SIDRAP.KN—Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Nurkanaah menyambut kedatangan sejumlah kontingen Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap yang difungsikan sebagai Sekretariat Porsenijar, Rabu (1/7/2026).

    Penyambutan tersebut menjadi bagian dari kesiapan Pemerintah Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah dalam memberikan pelayanan kepada peserta, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah yang akan mengikuti ajang Porsenijar Sulsel Tahun 2026.

    Dalam sambutannya, Nurkanaah yang juga merupakan Ketua PGRI Sidrap menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen yang telah tiba di Kabupaten Sidrap.

    “Selamat datang di Bumi Nene Mallomo. Kami merasa bangga dan terhormat dapat menjadi tuan rumah. Semoga seluruh peserta merasa nyaman selama berada di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

    Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, serta menjadikan Porsenijar sebagai sarana mempererat silaturahmi antarpelajar se-Sulawesi Selatan.

    “Kalah atau menang adalah hal biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah tetap menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kebersamaan, dan menampilkan kemampuan terbaik,” pesan Nurkanaah.

    Setiba di Sekretariat Porsenijar, para kontingen disambut oleh asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertindak sebagai penanggung jawab masing-masing kontingen. Mereka turut memperkenalkan berbagai potensi dan keramahan Kabupaten Sidrap kepada para tamu.

    Sebagai bentuk penghormatan, setiap kontingen menerima kartu identitas serta buah tangan khas Kabupaten Sidrap berupa beras dan telur yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.

    Penyambutan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen Porsenijar Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.

  • Keren! Dirayanti, Putri Asal Sidrap Lolos Beasiswa LPDP S3 di University College London Inggris

    Keren! Dirayanti, Putri Asal Sidrap Lolos Beasiswa LPDP S3 di University College London Inggris

    SIDRAP. KN– Prestasi membanggakan kembali diukir oleh salah satu putri terbaik asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan di kancah internasional. Dirayanti, seorang akademisi muda berprestasi, sukses mengamankan beasiswa bergengsi dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2026 untuk melanjutkan studi Doktoral (S3) di University College London (UCL), Inggris.Sabtu (4/7/2026)

    Rekam Jejak Akademik yang Gemilang
    Keberhasilan Dirayanti menembus kampus elit dunia merupakan buah dari konsistensi dan dedikasinya di dunia akademik. Sejak menempuh pendidikan tinggi, ia menunjukkan kecintaan yang besar pada rumpun ilmu sains. Perjalanan tersebut ia awali dengan menempuh pendidikan S1 Jurusan Kimia di Universitas Hasanuddin (Unhas) pada tahun 2016 hingga lulus pada 2020.

    Bakat dan fokusnya di bidang sains kemudian membawa Dirayanti terbang ke luar negeri. Pada tahun 2021, ia berhasil mendapatkan beasiswa penuh untuk menempuh studi S2 di Kasetsart University, Thailand. Di sana, ia mengambil fokus pada bidang Sustainable Energy and Resources Engineering (Chemical Engineering) dan menyelesaikannya dengan baik pada tahun 2023.

    Setelah melalui persiapan matang dan perjuangan panjang selama dua tahun terakhir, impiannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang tertinggi (Ph.D) di bidang Chemical Engineering di UCL Inggris akhirnya resmi terwujud melalui pendanaan LPDP 2026. Dirayanti dijadwalkan akan memulai perkuliahan doktoralnya pada Oktober 2026 mendatang.

    Pesan dan Harapan Orang Tua: “Setiap Insan Harus Memberi Kembali untuk Bangsa”
    Keberhasilan besar yang diraih Dirayanti ini disambut haru dan penuh rasa syukur oleh kedua orang tuanya. Di tengah kebahagiaan tersebut, orang tua Dirayanti menitipkan sebuah pesan mendalam yang sarat akan nilai nasionalisme dan cinta tanah air.

    “Melihatnya berdiri di titik ini setelah perjuangan keras mengejar mimpinya selama dua tahun terakhir adalah kebahagiaan yang tak ternilai bagi kami orang tua. Namun, kami selalu menanamkan prinsip bahwa setiap insan dari bangsa ini harus memberi kembali kepada bangsa dan negara. Pendidikan tinggi yang diraih di Inggris ini adalah sebuah amanah besar, dan kami ingin Dirayanti selalu mengingat bahwa tujuan akhir dari ilmu yang dicarinya adalah untuk kemajuan Indonesia,” ungkap kedua orang tua Dirayanti.

    Lebih lanjut, mereka juga menyampaikan untaian doa terbaik demi kelancaran masa depan akademik anak perempuan mereka selama merantau di negeri orang.

    “Harapan kami, semoga Dirayanti selalu diberikan kelancaran, kesehatan, dan kekuatan selama menuntut ilmu di Inggris kelak. Tetaplah menjadi pribadi yang mandiri, taat, dan selalu rendah hati. Semoga sekembalinya dari Inggris dengan membawa ilmu Chemical Engineering, ia bisa membawa inovasi baru di bidang energi dan sains, serta menjadi inspirasi bagi anak-anak daerah di Sidrap bahwa keterbatasan asal daerah bukanlah penghalang untuk bersaing di tingkat dunia,” pungkas mereka.

    Kisah Dirayanti menjadi bukti nyata bahwa dengan ketekunan, fokus pada bidang yang dicintai, serta dukungan nilai-nilai luhur dari keluarga, anak daerah dari pelosok Sulawesi Selatan pun mampu mengguncang panggung akademik internasional.

  • Puncak Bila Sidrap Jadi Pusat Perhatian, Ratusan Camper Van Akan Padati Wisata Alam 3 Hari Penuh

    Puncak Bila Sidrap Jadi Pusat Perhatian, Ratusan Camper Van Akan Padati Wisata Alam 3 Hari Penuh

    SIDRAP.KN– Taman Wisata Puncak Bila di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali jadi sorotan. Kawasan wisata alam yang berada di dataran tinggi ini akan menjadi pusat pertemuan ratusan pecinta camper van dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Indonesia pada 3–5 Juli 2026.

    Event besar bertajuk Anniversary Camper Van Indonesia South Celebes #27 ini digelar oleh komunitas Camper Van Indonesia (CVI) South Celebes. Ratusan unit camper van dijadwalkan akan memenuhi area Puncak Bila, menjadikannya salah satu titik camping terbesar di Sulawesi Selatan tahun ini.

    Dengan panorama perbukitan, udara sejuk, serta lanskap alam yang terbuka, Puncak Bila memang kerap disebut sebagai “spot favorit baru” bagi wisatawan camping dan komunitas otomotif petualang. Tidak hanya soal alam, tetapi juga suasana yang dinilai cocok untuk kegiatan kebersamaan.

    Ketua CVI South Celebes, Om Troy, menyebut Puncak Bila dipilih bukan tanpa alasan. Menurutnya, lokasi ini memiliki kombinasi lengkap antara akses, pemandangan, dan kenyamanan untuk kegiatan komunitas berskala besar.

    “Puncak Bila itu punya karakter alam yang kuat. Ini bukan sekadar tempat camping, tapi ruang untuk membangun kebersamaan sambil menikmati alam Sidrap,” ujarnya.

    Selama tiga hari kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai agenda seperti camping bersama, api unggun persaudaraan, hiburan malam, hingga kegiatan sosial dan lingkungan. Mereka juga akan mengusung kampanye kebersihan seperti #BawaPulangSampahTa, sebagai bagian dari edukasi wisata bertanggung jawab.

    Ketua Panitia, Dr. Cappo, menegaskan bahwa event ini diharapkan menjadi momentum untuk mengangkat nama Puncak Bila sebagai destinasi unggulan baru di Sulawesi Selatan.

    “Banyak orang belum tahu bahwa Sidrap punya spot seindah ini. Lewat event ini, kami ingin Puncak Bila lebih dikenal luas, bahkan sampai tingkat nasional,” katanya.

    Dari sisi pengelola, Taman Wisata Puncak Bila juga menyiapkan area tambahan untuk menampung lonjakan pengunjung. Kolaborasi dengan komunitas dianggap menjadi langkah penting untuk menghidupkan ekosistem wisata lokal.

    Owner Taman Wisata Puncak Bila, Ahmad Shalihin, menyebut kehadiran ratusan camper van akan menjadi promosi alami yang sangat kuat bagi Sidrap.

    “Ini bukan hanya event komunitas, tapi promosi besar untuk Puncak Bila. Efeknya pasti terasa untuk pariwisata dan ekonomi warga sekitar,” ujarnya.

    Dengan kombinasi alam yang kuat, komunitas yang solid, dan skala peserta yang besar, Puncak Bila Sidrap kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi camping paling potensial di Sulawesi Selatan (*)

  • Bupati Syaharuddin Pimpin Simulasi Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel, Periksa Satu per Satu Detail Acara

    Bupati Syaharuddin Pimpin Simulasi Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel, Periksa Satu per Satu Detail Acara

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif memimpin simulasi acara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Stadion Ganggawa Sidrap, Rabu pagi (30/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mematangkan persiapan menjelang upacara pembukaan yang akan digelar pada 2 Juli 2026.

    Simulasi melibatkan sekitar 5 ribu peserta yang terdiri atas jajaran ASN dan guru, serta perwakilan kecamatan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengukur kesiapan teknis pelaksanaan, mulai dari alur peserta, estimasi waktu, kapasitas stadion, hingga koordinasi antarunsur yang terlibat.

    Dalam simulasi tersebut, Bupati Syaharuddin memeriksa satu per satu detail pelaksanaan pembukaan. Ia mengecek proses peserta memasuki stadion, pengaturan posisi barisan, alur tamu undangan menuju panggung kehormatan, pelaksanaan upacara, penyerahan penghargaan PGRI kepada kabupaten/kota, penampilan marching band, barisan pembawa bendera kabupaten/kota, hingga defile peserta.

    Tidak hanya memastikan rangkaian utama berjalan sesuai rencana, Bupati juga memperhatikan berbagai detail pendukung. Mulai dari langkah pembawa bendera agar tetap tegap, semangat peserta saat menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, kebersihan area stadion, hingga kesiapan tim kesehatan.

    Setiap temuan selama simulasi langsung diberikan arahan kepada panitia dan pihak terkait untuk dilakukan penyempurnaan. Menurut Bupati, seluruh unsur harus dipersiapkan dengan baik mengingat jumlah peserta yang akan hadir saat pembukaan jauh lebih besar.

    “Kita simulasi hari ini agar pelaksanaan pembukaan nanti bisa berjalan dengan baik. Hari ini baru sekitar 5 ribu peserta yang ikut simulasi, tetapi area parkir sudah penuh. Nanti saat pembukaan ada sekitar 65 ribu peserta, sehingga pengaturan parkir harus dipersiapkan betul,” ujar Syaharuddin.

    Bupati mengajak seluruh masyarakat Sidrap ikut mengambil bagian dalam menyukseskan Porsenijar PGRI Sulsel. Ia meminta dukungan diberikan dengan penuh ketulusan, baik melalui tenaga, pikiran, dukungan akomodasi, keramahan kepada peserta, maupun menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kita menjadi tuan rumah yang baik. Tugas kita belum selesai, mari bahu-membahu menyukseskan acara ini sampai selesai 6 Juli mendatang,” lanjutnya.

    Syaharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam persiapan Porsenijar PGRI Sulsel. Ia berharap kolaborasi dan semangat kebersamaan terus terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

    Turut hadir dalam simulasi tersebut Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah yang juga Ketua PGRI Sidrap, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap, pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, serta panitia Porsenijar.

    Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan kontingen PGRI Sidrap yang akan berlaga pada Porsenijar PGRI Tahun 2026.

  • Jelang Hari Bhayangkara 80, Polres Sidrap Gelar Anjangsana Sambangi Panti Asuhan dan Personel Sakit

    Jelang Hari Bhayangkara 80, Polres Sidrap Gelar Anjangsana Sambangi Panti Asuhan dan Personel Sakit

      SIDRAP.KN—Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sidrap menggelar kegiatan anjangsana di beberapa titik diantaranya Purnawirawan, Panti Asuhan dan Personel yang sakit menahun. Kegiatan tersebut digelar sebagai wujud kepedulian dan perhatian Polri khususnya Polres Sidrap baik terhadap warga maupun anggotanya

      Kegiatan yang berlangsung serentak di empat titik lokasi berbeda tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Sidrap Ny. Dian Fantry beserta jajaran pejabat utama Polres Sidrap

      Kunjungan anjangsana pertama dilaksanakan di kediaman Ipda (Purn) Sarbini di Jalan Pramuka Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres bersama rombongan menyerahkan tali asih sekaligus memberikan dukungan moril kepada personel yang telah menjalani masa pensiun.

      Kegiatan anjangsana juga dilaksanakan di Panti Asuhan Rappang dengan bertatap dan berkomunikasi langsung bersama puluhan anak yatim piatu, kedatangan rombongan Kapolres langsung disambut hangat oleh pimpinan bersama pangasuh panti asuhan, Kapolres bersama rombongan juga menyerahkan paket sembako berupa beras, telur dan mie instan yang nantinya dapat dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari

      Sementara itu, kunjungan terakhir dilakukan di kediaman Aiptu Agustan dan ASN Nurdiati yang mengalami sakit menahun, dalam kunjungannya Kapolres Sidrap dan Ibu memberikan dukungan moril kepada kedua personelnya yang tengah menjalani pemulihan kesehatan. Dengan penuh kehangatan, Kapolres menyampaikan pesan agar personelnya tetap semangat dan tidak pernah berhenti ikhtiar berdoa untuk kesembuhan.

      “Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dan perhatian kita kepada anggota yang sedang membutuhkan semangat serta motivasi dalam proses pemulihan. Jangan pernah patah semangat atau lelah untuk berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin apabila Tuhan telah berkehendak. Kehadiran kami disini adalah bentuk kasih sayang dan empati keluarga besar Polres Sidrap” ujarnya

      Kapolres Sidrap menegaskan bahwa kegiatan anjangsana merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kekeluargaan, kepedulian, dan solidaritas di lingkungan Polri.

      “Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota merasakan kehadiran dan perhatian dari keluarga besar Polres Sidrap. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya

    1. Sidrap Catatkan Kemiskinan Ekstrem Terendah di Sulawesi Selatan.Kemiskinan Ekstrim Turun, Rakyat Makin Sejahtera

      Sidrap Catatkan Kemiskinan Ekstrem Terendah di Sulawesi Selatan.Kemiskinan Ekstrim Turun, Rakyat Makin Sejahtera

      SIDRAP.KN—Kabupaten Sidenreng Rappang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik R.I, pada tahun 2025 Kabupaten Sidenreng Rappang berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem menjadi 0,94 persen, turun signifikan dari 1,57 persen pada tahun 2024 atau mengalami penurunan sebesar 0,63 persen.

      Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai kabupaten/kota dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di Provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi salah satu yang terendah di Regional Pulau Sulawesi. Prestasi ini menjadi indikator kuat bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

      Keberhasilan ini merupakan hasil dari kepemimpinan yang kuat dan kolaboratif di bawah arahan Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, yang secara konsisten mendorong percepatan pengentasan kemiskinan melalui berbagai program strategis, mulai dari penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, perlindungan sosial yang tepat sasaran, hingga pengembangan infrastruktur pendukung ekonomi masyarakat.

      Prestasi tersebut semakin memperkuat pengakuan yang telah diterima Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang di tingkat nasional. Sebelumnya, Kabupaten Sidenreng Rappang memperoleh penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai Kabupaten Terbaik I Regional Sulawesi dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan tidak hanya mampu menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

      Keberhasilan menekan kemiskinan ekstrem hingga mencapai angka di bawah satu persen menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Sidenreng Rappang telah berjalan secara inklusif dan tepat sasaran. Bupati H. Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa capaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan gambaran nyata dari kerja keras seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam membangun Sidrap yang lebih maju dan sejahtera.

      “Penurunan kemiskinan ekstrem ini adalah bukti bahwa pembangunan yang terarah, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan masyarakat mampu menghasilkan perubahan nyata. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.”

      Dengan capaian tersebut, Kabupaten Sidenreng Rappang semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di wilayah Regional Sulawesi, sekaligus menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama dalam setiap langkah pembangunan daerah.