Kategori: Sidrap

  • Resmikan dan Uji Coba JIAT, Syaharuddin Alrif: Solusi Konkret Petani

    Resmikan dan Uji Coba JIAT, Syaharuddin Alrif: Solusi Konkret Petani

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri peresmian sekaligus uji pengaliran Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Program Instruksi Presiden (Inpres) di Desa Rijang Panua, Kecamatan Kulo, Selasa (12/5/2026).

    Kegiatan ini dirangkaikan dengan serah terima JIAT dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap.

    Syaharuddin menyampaikan apresiasi atas pembangunan delapan unit JIAT yang tersebar di wilayah Kabupaten Sidrap. Ia menilai fasilitas ini merupakan solusi konkret bagi petani, khususnya yang mengelola lahan sawah tadah hujan.

    “Terima kasih kepada BBWS yang telah membangun delapan unit JIAT di Sidrap. Program ini sangat bermanfaat karena persoalan air yang selama ini menjadi kendala utama petani kini mulai teratasi,” ujar Syaharuddin.

    Dengan optimalnya pengairan melalui JIAT, Bupati Sidrap menetapkan target strategis bagi sektor pertanian setempat. Ia mendorong implementasi program IP300 (tiga kali tanam dalam setahun) dengan target produktivitas mencapai 10 ton per hektare.

    “Kami ingin produksi pertanian meningkat. Program IP300 harus berjalan, dan target 10 ton per hektare harus dapat dicapai oleh para petani,” tegasnya.

    Selain ketersediaan air, ia menekankan pentingnya penggunaan benih yang seragam serta kekompakan petani dalam mengatur pola tanam guna memaksimalkan hasil panen.

    Di hadapan para petani, Syaharuddin juga menyinggung stabilitas harga gabah yang saat ini berada di angka Rp7.300 hingga Rp7.500 per kilogram. Ia berkomitmen bahwa pemerintah daerah akan terus memantau pasar agar harga tetap menguntungkan bagi produsen.

    “Kami berkomitmen menjaga masyarakat dan petani Sidrap dari berbagai permasalahan. Insya Allah, kesejahteraan petani akan terus kami perjuangkan,” tambahnya.

    Sementara itu, PPK Pendayagunaan Air Tanah BBWS Pompengan Jeneberang, Trisno Widodo, menjelaskan pembangunan sumur JIAT ini memang diprioritaskan untuk kawasan tadah hujan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat perdesaan.

    Acara tersebut diakhiri dengan peninjauan langsung sumur JIAT oleh Bupati beserta rombongan, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para petani mengenai kondisi pengairan di lapangan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Sekretaris Dinas Pertanian Suriyanto, Camat Kulo Arisal Asad, serta jajaran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

  • Pantau Progres, Bupati Syaharuddin Alrif Pimpin Rakor Evaluasi Koperasi Merah Putih

    Pantau Progres, Bupati Syaharuddin Alrif Pimpin Rakor Evaluasi Koperasi Merah Putih

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Koperasi Merah Putih tingkat kelurahan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidrap, Jalan Daeng Lanto Pasewang, Kelurahan Pangkajene, Senin malam (11/5/2026).

    Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Wakil Bupati Nurkanaah, Dandim 1420 Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, Kajari Adhy Kusumo Wibowo, Sekda Andi Rahmat Saleh, serta jajaran perwakilan Forkopimda lainnya. Hadir pula Kepala Kantor Pertanahan Sidrap Taufik, para kepala OPD, camat, lurah se-Kabupaten Sidrap, babinsa, hingga pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

    Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa rakor tersebut bertujuan untuk memantau sejauh mana progres perkembangan Koperasi Merah Putih di wilayah kelurahan sebelum berlanjut ke tingkat desa.

    “Koperasi Merah Putih ini merupakan program prioritas Presiden. Oleh karena itu, kita harus memberikan dukungan penuh secara bersama-sama,” ujar Syaharuddin. Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena hasil koordinasi malam itu menunjukkan pencapaian yang melebihi target persiapan pembangunan.

    ​Sementara itu, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, memaparkan berdasarkan agenda nasional, pada 16 Mei 2026, Presiden Prabowo direncanakan meresmikan 1.000 titik Koperasi Merah Putih yang terfokus di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selanjutnya, pada 1 Agustus 2026, ditargetkan sebanyak 35.000 titik akan diresmikan secara serentak di seluruh Indonesia.

    Ia selanjutnya ​mengungkapkan, Kabupaten Sidrap ditargetkan menyumbang sebanyak 39 titik. Saat ini, 31 lokasi sudah siap, di mana 6 titik di antaranya telah rampung 100 persen, termasuk di Desa Buntu Buangin. Sementara untuk wilayah Betao, progresnya sudah mencapai 95 persen.

    ​​”Kami masih membutuhkan 7 lokasi tambahan agar mencapai target 39 titik. Kami sangat berharap kepada rekan-rekan Lurah dan Camat untuk bersinergi mencari lokasi sisa tersebut demi menyukseskan program pemerintah pusat dalam memeratakan ekonomi, khususnya di Sidenreng Rappang,” harap Dandim.

    Dandim selaku pihak yang bertanggung jawab terhadap pembangunan fisik menegaskan telah menginstruksikan jajaran Danramil dan Babinsa untuk bekerja ekstra. Ia juga mengapresiasi respons positif Bupati yang telah memfasilitasi ruang diskusi bagi seluruh pihak.

  • Mahasiswa Polbangtan Gowa Ubah Limbah Batang Pisang Jadi Pupuk Organik Cair di Desa Teppo

    Mahasiswa Polbangtan Gowa Ubah Limbah Batang Pisang Jadi Pupuk Organik Cair di Desa Teppo

    SIDRAP.KN— Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar batang pisang di Desa Teppo, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di kelompok tani (Poktan) Mamminasae dengan pengurus kelompok, Abd. Basit, sebagai tuan rumah kegiatan.Senin, 11/5/2026.

    Pelaksanaan kegiatan ini turut didampingi oleh Penyuluh Pertanian Desa Teppo, Bapak Mursalim, S.Pt, serta Mantri Tani Kecamatan Tellulimpoe, Yanto Arbanu, SP.Kehadiran para pendamping pertanian tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang bernilai guna bagi petani.

    Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Polbangtan Gowa memberikan edukasi kepada para petani mengenai manfaat batang pisang yang selama ini sering dianggap limbah, padahal memiliki kandungan unsur hara yang tinggi dan dapat diolah menjadi pupuk organik cair.

    Batang pisang diketahui mengandung unsur N, P, dan K, terutama kalium yang sangat baik untuk merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman. Selain itu, batang pisang juga memiliki hormon tumbuh alami seperti giberelin dan sitokinin yang membantu pertumbuhan tunas dan akar tanaman, serta mikroorganisme alami yang mampu mempercepat penguraian bahan organik di tanah.

    Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperagakan secara langsung cara pembuatan POC batang pisang sederhana dengan menggunakan bahan-bahan seperti batang pisang segar, gula merah atau molase, air cucian beras atau air kelapa, serta EM4 sebagai aktivator fermentasi.

    Proses pembuatannya dimulai dengan mencacah batang pisang hingga halus, kemudian mencampurkan seluruh bahan ke dalam ember atau jerigen untuk difermentasi selama 14 hingga 21 hari di tempat teduh. POC yang telah jadi ditandai dengan aroma asam segar seperti tape dan warna coklat tua.

    Penyuluh Pertanian Desa Teppo, Mursalim, S.Pt, mengapresiasi semangat mahasiswa Polbangtan Gowa yang menghadirkan inovasi sederhana namun bermanfaat bagi petani.

    “Kegiatan seperti ini sangat positif karena mengajarkan petani memanfaatkan bahan yang ada di sekitar menjadi pupuk organik yang murah, ramah lingkungan, dan bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanaman,” ujarnya.

    Sementara itu, Mantri Tani Kecamatan Tellulimpoe, Yanto Arbanu, SP, berharap inovasi pembuatan POC ini dapat terus dikembangkan oleh kelompok tani sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

    POC batang pisang ini dinilai sangat cocok diaplikasikan pada tanaman cabai, tomat, terong, hingga tanaman buah karena kandungan kaliumnya yang tinggi mampu membantu meningkatkan kualitas buah agar lebih manis dan tahan simpan.(*)

  • Pemberian Makanan Tambahan di Rumah Gizi Lanrang, Wabup Tekankan Pentingnya Gizi Bebas Pengawet

    Pemberian Makanan Tambahan di Rumah Gizi Lanrang, Wabup Tekankan Pentingnya Gizi Bebas Pengawet

    SIDRAP.KN—Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), memimpin Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Rumah Gizi, Desa Timoreng Panua (Lanrang), Kecamatan Panca Rijang, Senin (11/5/2026).

    Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sidrap. Sasaran utama pemberian makanan tambahan ini meliputi anak balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.

    Dalam arahannya, Nurkanaah mengimbau para orang tua agar lebih selektif dan memperhatikan asupan gizi anak sesuai dengan usia serta kebutuhannya. Ia memberikan peringatan keras terkait makanan yang mengandung zat berbahaya.

    “Berikan anak kita makanan yang sesuai dengan usianya. Hindari makanan yang mengandung pengawet dan pewarna buatan,” tegas Nurkanaah.

    Ia selanjutnya menambahkan, penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergisitas dari berbagai pihak, mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, hingga seluruh lapisan masyarakat.

    Melalui keberadaan Rumah Gizi dan program PMT ini, Nurkanaah optimistis kasus stunting di Kabupaten Sidrap dapat ditekan secara signifikan.

    “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, tidak ada lagi muncul kasus stunting baru di Kabupaten Sidrap,” harapnya.

    Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Sidrap Syahrul Mubarak, Camat Panca Rijang Faradilla Bakri, Kepala Puskesmas Panca Rijang, jajaran TP PKK, serta jajaran aparat Kecamatan Panca Rijang.

    Acara ditutup dengan penyerahan bantuan makanan tambahan secara simbolis kepada para penerima manfaat, dilanjutkan dengan sesi edukasi mengenai pola makan sehat dan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita.

  • Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan

    Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan

    SIDRAP.KN—Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, mengikuti video konferensi (vicon) terkait penyusunan dokumen strategis pertahanan wilayah dalam rangka pembentukan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, Senin (11/5/2026).

    Kegiatan diikuti dari di Aula Makodim 1420/Sidrap. Turut hadir Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sidrap Muhammad Arsul, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sunandar Priyoatmojo.

    Video konferensi dipimpin Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Musa David M. Hasibuan. Agenda ini diikuti oleh pemerintah daerah dari Kabupaten Sidrap, Kota Parepare, serta unsur terkait lainnya di bawah naungan Kodam XIV/Hasanuddin.

    Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Pangdam XIV/Hasanuddin Nomor B/974/V/2026 tanggal 4 Mei 2026. Fokus utamanya adalah pengumpulan data melalui pemaparan dan pengisian kuesioner guna memperkuat sistem pertahanan daerah yang terintegrasi.

    Brigjen TNI Musa David M. Hasibuan menjelaskan, pembentukan Brigif TP dan Yonif TP dirancang untuk menyinergikan fungsi pertahanan negara dengan percepatan pembangunan ekonomi, khususnya penguatan ketahanan pangan di Sulawesi.

    “Satuan baru ini tidak hanya menjalankan fungsi tempur infanteri, tetapi juga didukung kompi khusus di bidang pertanian, peternakan, dan konstruksi,” jelas Brigjen TNI Musa David.

    Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan dukungan penuh atas rencana tersebut. Ia menegaskan, kehadiran satuan ini akan memberikan dampak positif bagi stabilitas dan pembangunan di Bumi Nene Mallomo.

    “Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama masyarakat menyambut baik rencana pembentukan Brigif dan Yonif TP ini. Kami siap memberikan dukungan penuh terhadap kehadiran satuan tersebut sebagai bagian dari penguatan pertahanan wilayah,” tegas Syaharuddin.

    Sebagai langkah konkret, Pemkab Sidrap telah menyiapkan lokasi “marshalling area” atau tempat penempatan sementara bagi personel Yonif TP. Lokasi yang disiapkan berada di eks Kantor Perhubungan atau Terminal Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu.

    Usai pelaksanaan vicon, Bupati bersama Dandim 1420/Sidrap meninjau langsung lokasi tersebut untuk memastikan kesiapannya sebelum proses pembangunan infrastruktur permanen dimulai.

  • 46 Santri Tahfidz 30 Juz Resmi Diwisuda, Bupati Syaharuddin Soroti Peran Orang Tua

    46 Santri Tahfidz 30 Juz Resmi Diwisuda, Bupati Syaharuddin Soroti Peran Orang Tua

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri prosesi Wisuda/Penamatan Santri Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz Angkatan XI Lembaga Darul Imam/Madinatul Imam, Ahad malam (10/5/2026)..

    Sebanyak 46 santri dan santriwati dinyatakan resmi lulus dalam penamatan yang dipusatkan di Masjid Agung Sidrap tersebut.

    Para peserta diketahui berasal dari berbagai wilayah, tidak hanya didominasi oleh putra-putri daerah Kabupaten Sidrap dan Sulawesi Selatan, namun juga mencakup santri dari luar daerah seperti Kalimantan Utara.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif secara khusus menyoroti peran vital orang tua dalam keberhasilan para santri.

    Ia menekankan pencapaian menghafal 30 juz merupakan buah dari doa, pengorbanan, dan kerja keras orang tua yang mendampingi anak-anak mereka selama masa pendidikan.

    “Dengan dorongan orang tua, tetesan keringat orang tua, doa orang tua serta kerja keras orang tua, Insya Allah akan dibalas oleh Allah SWT di dunia dan akhirat kelak,” tutur Syaharuddin.

    Ia menambahkan, orang tua yang mendorong anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an akan mendapatkan keutamaan besar berupa kemuliaan di surga dan mahkota di sisi Allah SWT.

    Syaharuddin mengaku bangga atas capaian para santri yang kini menjadi investasi akhirat bagi keluarga masing-masing.

    Di hadapan ratusan keluarga santri dan masyarakat yang hadir, Syaharuddin juga memaparkan visi besar pembangunan Kabupaten Sidrap.

    Ia menegaskan bahwa pemerintahannya tidak hanya berfokus pada sektor fisik seperti pertanian dan peternakan, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia berbasis keagamaan.

    “Di masa pemerintahan kami ada empat visi besar, yakni menjadikan Sidrap sebagai lumbung beras Indonesia, lumbung telur Indonesia, lumbung energi terbarukan, dan lumbung penghafal Al-Qur’an Indonesia,” jelasnya.

    Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Fitriadi, dan Staf Ahli Bupati Bidang Pembinaan Masyarakat Bachtiar.

    Hadir pula Camat Maritengngae Firman, Imam Masjid Agung, jajaran pengurus masjid, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

  • Turnamen Pickleball Jadi Simbol Solidaritas Masyarakat Sidrap

    Turnamen Pickleball Jadi Simbol Solidaritas Masyarakat Sidrap

    SIDRAP.KN—Lebih dari sekadar ajang kompetisi, perhelatan “Sidrap Open Pickleball Tournament Cahaya Mario Cup 2026” resmi berakhir dengan meninggalkan kesan mendalam sebagai simbol solidaritas masyarakat.

    Partai final yang berlangsung di Lapangan Andi Cammi Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Ahad (10/5/2026), menjadi saksi bagaimana olahraga mampu mempererat tali persaudaraan antarwarga di Bumi Nene Mallomo.

    Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, hadir langsung menyaksikan partai puncak tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh jajaran panitia pelaksana, para atlet, serta masyarakat yang memadati lokasi pertandingan.

    Dalam arahannya, Nurkanaah menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat atas suksesnya penyelenggaraan acara ini.

    Ia menekankan bahwa selain meningkatkan kebugaran, esensi utama dari kegiatan ini adalah memupuk rasa kebersamaan.

    “Kegiatan olahraga seperti ini sangat positif karena tidak hanya meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga mempererat kebersamaan dan persaudaraan antarwarga,” ujar Nurkanaah di hadapan para peserta dan undangan.

    Ia juga berpesan kepada para atlet agar tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan.

    Dukungan serupa juga diberikan kepada para pecinta olahraga petanque yang saat itu tengah melakukan latihan di sekitar arena.

    Nurkanaah menyempatkan diri mengecek langsung proses pelatihan tersebut guna memberikan semangat kepada para atlet dan pelatih petanque agar terus mengembangkan potensi lokal.

  • Pastikan Kualitas Pendidikan, Bupati Sidrap Sidak di SDN 20 Pangkajene

    Pastikan Kualitas Pendidikan, Bupati Sidrap Sidak di SDN 20 Pangkajene

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syahruddin Alrif, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di UPT SDN 20 Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (9/5/2026).

    Langkah ini diambil guna memastikan proses belajar mengajar di sekolah tersebut berjalan optimal.

    Setibanya di lokasi, Bupati langsung mengecek daftar kehadiran para guru dan staf pegawai. Ia menekankan, kedisiplinan tenaga pendidik merupakan kunci utama dalam mencetak “Generasi Emas” di Bumi Nene Mallomo.

    “Saya ingin memastikan para guru hadir tepat waktu dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita,” ujar Syahruddin di sela-sela kegiatannya.

    Selain mengecek kehadiran personel, Syahruddin juga meninjau area lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, hingga fasilitas sanitasi.

    Ia menginstruksikan pihak sekolah untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan sehat.

    Di hadapan para murid, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini.

    Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagrin) Nur Fajrin Salman, Camat Maritengngae Andi Firman, Kapolsek Maritengngae, Kepala SDN 20 Pangkajene, serta jajaran tenaga pendidik setempat.

  • Turnamen Gel Blaster Sidrap: Ajang Kompetisi Sekaligus Peluang Pelaku UMKM

    Turnamen Gel Blaster Sidrap: Ajang Kompetisi Sekaligus Peluang Pelaku UMKM

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, membuka secara resmi Turnamen Gel Blaster Craton Matre & PB Gasma di Taman Usman Isa, Kecamatan Maritengngae, Jumat malam (8/5/2026).

    Perhelatan ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bidang Pembangunan Sudarmin, Kepala Bapperida Herwin, Kepala Dinas Biciptapera Abdul Rasyid, Kabag Ekonomi Haris Alimin, serta Camat Maritengngae Firman.

    Dalam sambutannya, Syaharuddin menekankan bahwa esensi dari turnamen ini melampaui sekadar kompetisi fisik.

    Menurutnya, konsentrasi massa yang tercipta dari peserta dan pengunjung memberikan dampak langsung pada perputaran uang di wilayah Pangkajene.

    “Melalui kegiatan ini, sektor ekonomi masyarakat dapat tumbuh, khususnya UMKM yang ada di sekitar lokasi kegiatan,” ujar Syaharuddin.

    Ia menambahkan, tujuan utama penyelenggaraan ini adalah untuk menghadirkan kegiatan positif yang mampu menarik minat masyarakat lokal maupun pendatang dari luar daerah untuk berkunjung ke Sidrap.

    Selain aspek ekonomi, Bupati juga menyoroti transformasi infrastruktur Taman Usman Isa.

    Kawasan yang dulunya dinilai kurang representatif kini telah ditata ulang dan dilengkapi dengan pencahayaan yang memadai agar dapat dimanfaatkan oleh publik secara produktif.

    “Dulu taman ini gelap, sekarang sudah terang. Harapan kami, semua kegiatan, baik olahraga, budaya, pendidikan, maupun seni, bisa dilaksanakan di tempat ini,” tuturnya.

    Kepada para peserta, Syaharuddin memberikan suntikan semangat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas.

    Ia menyebutkan bahwa total hadiah yang melimpah menjadi daya tarik tersendiri untuk meningkatkan antusiasme para atlet gel blaster.

    Senada dengan hal tersebut, Camat Maritengngae, Firman, menyampaikan apresiasinya atas pemilihan lokasi turnamen di wilayahnya.

    Ia mengonfirmasi bahwa aktivitas semacam ini sangat membantu meningkatkan pendapatan warga setempat.

    Pembukaan turnamen yang berlangsung meriah tersebut ditutup dengan aksi Bupati Sidrap yang turun langsung ke lapangan untuk mencoba permainan gel blaster bersama para peserta dari berbagai daerah.

  • Bunda PAUD Sidrap Apresiasi PIAUD Expo II sebagai Wadah Kreativitas Anak

    Bunda PAUD Sidrap Apresiasi PIAUD Expo II sebagai Wadah Kreativitas Anak

    SIDRAP.KN—Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Sidrap, Hj. Haslindah Syaharuddin, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya PIAUD Expo II.

    Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan kegiatan yang diinisiasi oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidrap, Sabtu (9/5/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus DDI IAI Sidrap ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menggali potensi dan kreativitas anak sejak usia dini.

    Haslindah menekankan, anak-anak merupakan aset berharga yang membutuhkan ruang ekspresi serta stimulasi yang tepat untuk tumbuh kembang mereka.

    “Kegiatan ini sangat positif untuk mengasah bakat dan keberanian anak sejak dini. Anak-anak PAUD adalah aset kita. Tugas kita adalah membersamai tumbuh kembang mereka dengan cinta dan stimulasi yang tepat,” ujar Haslindah yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap.

    Kehadiran Bunda PAUD menjadi motivasi tambahan bagi puluhan peserta yang berasal dari lembaga PAUD dan TK se-Kabupaten Sidrap.

    Ia pun menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para peserta guna memberikan dorongan moral agar mereka berani tampil di atas panggung dengan rasa gembira.

    Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, Wabup turut mengapresiasi peran semua pihak, termasuk Bunda PAUD, dalam mencetak pendidik dan generasi yang berlandaskan nilai Islam serta karakter yang kuat.

    PIAUD Expo II menyuguhkan berbagai kategori lomba edukatif, seperti menyanyi solo, tari kreasi, peragaan busana muslim anak, dan lomba lainnya.

    Melalui ajang ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan orang tua dapat terus terjalin demi mewujudkan generasi emas Sidrap yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia.

    Turut hadir dalam pembukaan tersebut, perwakilan Rektor IAI DDI Sidrap, Drs. H. Abd. Kadir, M.Ag., Ketua Prodi PIAUD, Dr. Mujahidin, S.Pd.I., M.Pd.I., jajaran dosen, tamu undangan, serta para orang tua peserta lomba.

  • Wujudkan Petani Modern, Bupati Sidrap Tekankan Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi

    Wujudkan Petani Modern, Bupati Sidrap Tekankan Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi

    SIDRAP.KN—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menegaskan kunci utama mewujudkan petani modern adalah melalui sinergi antara penerapan teknologi perlindungan tanaman dan mekanisasi.

    Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peluncuran herbisida Pirazo produksi PT Excel Meg Indo di Kelurahan Majjeling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (9/5/2026).

    Di hadapan ratusan petani dan penyuluh, Bupati Syaharuddin memaparkan bahwa kemajuan sektor pertanian lahir dari kolaborasi empat unsur: pengalaman petani, ilmu penyuluh, dukungan pemerintah, serta inovasi teknologi dari produsen.

    “Hari ini kita mempraktikkan sekaligus meluncurkan produk Pirazo. Jika ada teknologi baru seperti ini, maka petani harus mendengarkan dan mempraktikkannya,” ujar Syaharuddin.

    Bupati menjelaskan, penggunaan herbisida Pirazo sebagai solusi pratumbuh dan purnatumbuh akan menciptakan efisiensi tenaga serta waktu.

    Dengan terkendalinya gulma, nutrisi pupuk dan pertumbuhan benih dipastikan tidak akan terganggu.

    Selain teknologi herbisida, Bupati mendorong peralihan metode tanam dari tradisional ke mekanisasi menggunakan rice transplanter.

    Dengan kombinasi herbisida Pirazo dan mesin tanam, ia optimistis produktivitas lahan di Sidrap mampu mencapai target 10 ton ke atas per hektare.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan respons positif terhadap harga gabah saat ini yang mencapai Rp7.300 per kilogram, yang dinilai sangat membantu kesejahteraan petani.

    Perwakilan PT Excel Meg Indo, Ode Khalik, menjelaskan Pirazo hadir sebagai solusi atas kendala rumput yang sering dihadapi petani, baik pada metode tabela maupun tanam pindah.

    Produk ini dirancang untuk mengendalikan gulma berdaun lebar, teki, hingga golongan rumput endemik yang saat ini menjadi tantangan di Sulawesi Selatan.

    “Kami akan selalu mendampingi petani untuk memberikan informasi teknologi terkait penggunaan Pirazo agar pengendalian gulma lebih efektif dan hasil panen maksimal,” kata Ode Khalik.

    Kegiatan ini dirangkaikan dengan penanaman padi menggunakan Rice Transplanter oleh Bupati Sidrap didampingi para pejabat daerah.

    Turut hadir dalam acara tersebut, Kadis TPHPKP (Pertanian) Ibrahim, Kadisdagrin Fajrin Salman, Camat Maritengngae Firman, Kapolsek Maritengngae, Ketua KTNA Sidrap Abdul Samad, serta perwakilan tokoh masyarakat dan pelajar setempat.

  • Kades Talumae Terjun Langsung Bersihkan Lapangan Sambut Gerak Jalan Santai PGRI

    Kades Talumae Terjun Langsung Bersihkan Lapangan Sambut Gerak Jalan Santai PGRI

    SIDRAP.KN— Kepala Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Satry, terjun langsung memimpin kegiatan pembersihan Lapangan Sepak Bola Talumae, Sabtu (9/5/2026).

    Bahkan, ia terlihat menggendong sendiri mesin pemotong rumput sebagai bentuk semangat dan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan desa.

    Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan sebagai persiapan menyambut kegiatan Gerak Jalan Santai PGRI tingkat Kecamatan Watang Sidenreng yang direncanakan berlangsung pada 17 Mei 2026 mendatang di Desa Talumae.

    Dalam kegiatan itu, Pemerintah Desa Talumae berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Mojong serta para tenaga pendidik se-Kecamatan Watang Sidenreng untuk melakukan pembersihan di area lapangan dan sekitarnya agar nantinya nyaman digunakan saat pelaksanaan kegiatan.

    “Kegiatan ini kami lakukan bersama Kepala Desa Mojong dan tenaga pendidikan se-Kecamatan Watang Sidenreng untuk membersihkan lapangan yang nantinya akan digunakan pada kegiatan gerak jalan santai PGRI,” ujar Satry.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Wilayah (Koorwil) Kecamatan Watang Sidenreng bersama sejumlah tenaga pendidik dari berbagai sekolah dasar yang ikut ambil bagian dalam kerja bakti dan pembersihan lapangan.

    Satry juga menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan yang dilakukan bukan semata-mata karena rencana kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Sidrap dalam kegiatan tersebut, melainkan sudah menjadi bagian dari komitmen bersama menjaga kebersihan lingkungan.

    “Rencananya Bapak Bupati dan Wakil Bupati akan hadir langsung nantinya. Namun kami bersama jajaran memang setiap saat melaksanakan pembersihan, bukan karena mau datang Bapak Bupati baru kami lakukan ini,” tambahnya.

    Semangat gotong royong yang ditunjukkan pemerintah desa bersama tenaga pendidik diharapkan menjadi contoh positif dalam menjaga kebersihan dan mempererat kebersamaan antarinstansi di Kecamatan Watang Sidenreng.(MD)