Kategori: Sidrap

  • Kasus Kekerasan Seksual di Sidrap, Polisi Pastikan Penanganan Transparan dan Profesional

    Kasus Kekerasan Seksual di Sidrap, Polisi Pastikan Penanganan Transparan dan Profesional

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Polisi terus bergerak memburu pelaku dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 14 tahun di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

    Kasus ini, menjadi perhatian publik lantaran melibatkan anak di bawah umur dan menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban.

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sidrap telah menetapkan seorang pria berinisial UD sebagai tersangka. Saat ini, tim Resmob Polres Sidrap masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

    Peristiwa ini terjadi pada 22 hingga 24 Agustus 2025 di wilayah Kecamatan Watang Pulu.
    Berdasarkan hasil penyelidikan, korban awalnya diajak oleh seorang temannya berinisial CC dengan alasan hendak pergi ke Rappang.

    Sepulangnya dari Rappang, CC meninggalkan korban di luar rumah. Tak lama kemudian, datanglah tersangka yang menawarkan diri untuk mengantar korban pulang menggunakan sepeda motor.

    Namun, alih-alih menuju rumah korban, pelaku justru membawa korban ke tempat lain hingga diduga terjadilah tindak kekerasan seksual.

    Korban yang masih di bawah umur tidak mampu melawan karena ketakutan dan tidak mengenal pelaku sebelumnya.

    Pihak keluarga korban panik setelah sang anak tidak pulang selama tiga hari. Mereka melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan di salah satu rumah warga di Kelurahan Ulu Ale.
    Keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

    Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Setiawan Sunarto, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat menangani laporan tersebut dan telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan hingga penetapan tersangka.

    “Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini dalam pengejaran tim kami di lapangan,” ujar AKP Setiawan kepada katasulsel.com, Senin (13/10/2025).

    “Faktanya, korban tidak disekap. Namun, tetap kami pastikan proses hukum berjalan dan korban mendapatkan perlindungan penuh,” tegasnya.

    AKP Setiawan menambahkan, kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Ia memastikan penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan berkoordinasi dengan lembaga perlindungan anak untuk membantu pemulihan psikologis korban.

    “Kami berkomitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu, sekaligus memastikan korban memperoleh pendampingan yang layak,” katanya.

    Kini, korban telah berada dalam pengawasan keluarga dan pendamping dari instansi terkait. Polisi berharap, keberhasilan penangkapan tersangka nanti dapat memberikan rasa keadilan bagi korban dan keluarganya. (*)

  • Pura-Pura Jadi Kurir Shopee Express, Residivis Sidrap Tipu Pelanggan E-Commerce

    Pura-Pura Jadi Kurir Shopee Express, Residivis Sidrap Tipu Pelanggan E-Commerce

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id — Polres Sidrap, Sulawesi Selatan kembali sukses mengungkap kasus kriminal dengan modus baru di dunia transaksi daring.

    Seorang pria berinisial YSR (31), warga Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, diringkus Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Sidrap setelah terbukti mencuri puluhan paket Shopee Express dan berpura-pura menjadi kurir resmi untuk menipu para penerima barang.

    Kasus ini menjadi sorotan karena memperlihatkan pola kejahatan baru yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pengantaran barang berbasis digital.

    Awal Kejadian: Paket Kurir Hilang, CCTV Jadi Petunjuk

    Kasus bermula pada Selasa, 7 Oktober 2025, di Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, ketika seorang kurir Shopee Express bernama Firman menitipkan satu karung berisi 38 paket di rumah warga setempat karena harus melanjutkan pengantaran lain.

    Namun, saat ia kembali beberapa saat kemudian, karung tersebut telah raib.

    Setelah menelusuri rekaman CCTV di masjid terdekat, terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor mengambil karung berwarna oranye tersebut lalu kabur.

    Perusahaan kemudian mengalami kerugian mencapai Rp 4.234.207.

    Tim PPJP Resmob Bergerak Cepat

    Bermodalkan rekaman CCTV, Tim Resmob “Papa Jarang Pulang” (PPJP) yang dipimpin oleh IPTU Junaedy Khadafi, SH, MH langsung melakukan penyelidikan intensif.

    Empat hari kemudian, pada Sabtu, 11 Oktober 2025, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku YSR di kediamannya di Desa Sereang.

    Hasil interogasi mengungkap fakta mengejutkan: YSR tidak hanya mencuri paket, tetapi juga menipu para penerima barang dengan berpura-pura sebagai kurir resmi Shopee Express.

    Modus Licik: Pura-Pura Jadi Kurir, Minta Uang Ongkir

    Dalam pengakuannya, YSR mengaku sempat mengantarkan sebagian paket kepada alamat yang tertera dan meminta uang jasa pengiriman (ongkir) dari para penerima.

    Sementara itu, paket lain yang belum diserahkan disembunyikan di kandang ayam miliknya.

    Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Setiawan Suratno,SIK,SH, membenarkan bahwa pelaku adalah residivis kasus pencurian yang sudah beberapa kali keluar-masuk penjara.

    “Pelaku kita amankan dengan barang bukti paket Shopee Express dan sebagian uang hasil kejahatan. Modusnya cukup baru dan menipu banyak pihak, termasuk konsumen,” ungkapnya.

    Kepolisian Peringatkan: Waspadai Kurir Palsu

    Sementara Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, SH, SIK, MH, menyampaikan imbauan keras kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima paket, terutama jika ada kurir yang meminta pembayaran tunai di luar sistem aplikasi.

    “Kami minta masyarakat tidak langsung percaya jika ada kurir yang meminta uang tanpa bukti resmi dari platform. Pastikan transaksi hanya melalui aplikasi, dan periksa identitas kurir dengan cermat,” tegas Fantry.

    Pihak kepolisian juga mengingatkan bahwa kasus ini bukan semata pencurian biasa, melainkan bentuk penipuan terencana yang memanfaatkan celah dalam rantai distribusi logistik daring.

    Ada Celah Keamanan Dimanfaatkan Pelaku dalam Sistem Pengiriman

    Dari hasil penelusuran dan keterangan sejumlah sumber di lapangan, kasus seperti ini menunjukkan adanya kerentanan pada sistem pengantaran pihak ketiga (ekspedisi).

    Kelemahan terletak pada minimnya pengawasan terhadap pergerakan paket di lapangan serta tidak adanya sistem pelacakan real-time untuk setiap karung berisi paket yang dipegang kurir.

    Beberapa narasumber internal Shopee Express yang enggan disebutkan namanya mengakui bahwa penitipan paket di rumah warga sering dilakukan karena kendala operasional di lapangan, seperti jarak tempuh, cuaca, atau beban kiriman berlebih.

    Namun, kebiasaan itu ternyata menjadi celah empuk bagi pelaku kriminal seperti YSR untuk memanfaatkan situasi.

    “Ini seolah kejahatan kecil, tapi dampaknya besar terhadap reputasi e-commerce dan kepercayaan masyarakat. Satu paket hilang saja bisa menurunkan kepercayaan ratusan pelanggan,” ujar salah satu pakar keamanan digital asal Makassar.

    Pelajaran untuk Perusahaan Logistik dan Konsumen

    Kasus ini menjadi peringatan keras bagi perusahaan logistik nasional untuk meningkatkan pengawasan internal.

    Sistem pelacakan digital perlu diperkuat agar setiap paket dapat dipantau dari tangan ke tangan.

    Selain itu, kurir lapangan juga perlu dibekali SOP ketat agar tidak meninggalkan paket di tempat umum atau rumah warga tanpa pengawasan.

    Bagi konsumen, langkah pencegahan paling sederhana adalah:

    Pastikan hanya menerima paket dari kurir resmi dengan atribut dan ID terverifikasi.
    Hindari memberikan uang tunai langsung tanpa konfirmasi melalui aplikasi resmi.
    Segera laporkan ke pihak berwenang jika ada kurir mencurigakan atau pengiriman di luar prosedur.
    Penegakan Hukum

    Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana lima tahun penjara.
    Penyidik juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk apakah pelaku memiliki jaringan yang memanfaatkan data pengiriman untuk melancarkan aksi serupa.

    Sementara dalam akhir pengungkapan kasus ini, terduga pelaku YSR di Sidrap membuka mata publik bahwa kejahatan digital kini tidak hanya terjadi di dunia maya, tetapi juga di ruang fisik distribusi logistik online.

    Kombinasi antara pencurian konvensional dan penipuan berbasis sistem e-commerce menjadi tantangan baru bagi aparat dan perusahaan pengiriman.

    Dengan meningkatnya volume belanja online, satu celah kecil dalam sistem keamanan bisa menjadi pintu besar bagi pelaku kejahatan terencana. (*)

  • Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Pitu Riawa Pantau Seleksi Catur Tingkat Kecamatan

    Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Pitu Riawa Pantau Seleksi Catur Tingkat Kecamatan

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id– Pengurus PGRI Kecamatan Pitu Riawa melaksanakan seleksi cabang olahraga catur tingkat kecamatan yang berlangsung di UPT SD Negeri 2 Lancirang, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Persiapan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional tahun 2025.

    Seleksi ini diikuti oleh para guru dari berbagai satuan pendidikan di Kecamatan Pitu Riawa. Tujuannya adalah untuk menjaring atlet terbaik yang akan mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten.

    Hadir memantau langsung kegiatan tersebut Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Pitu Riawa, Anwar, S.Pd. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta dan kerja sama antara pengurus PGRI cabang Pitu Riawa dengan pengawas pendidikan dalam menyukseskan kegiatan ini.

    “Semoga yang berhasil menjadi juara dapat membawa nama baik kecamatan dan sekolahnya di tingkat kabupaten. Bagi yang belum berhasil, tetap semangat dan jadikan ini sebagai motivasi untuk lebih baik di tahun berikutnya,” ujar Anwar.

    Adapun peserta seleksi catur antara lain:

    Ulil Amri, S.Pd. SD (SDN 2 Lancirang) vs Muh. Tahir, S.Pd. (SMPN 6 Dua Pitue)

    Baharuddin, S.Ag. (SMPN 6 Dua Pitue) vs Hariadi, S.Pd., M.Pd. (Kepala UPT SDN 5 Otting)

    Hartomo, S.Pd. (UPT SDN 5 Betao) vs Al Gasali, S.Pd. (UPT SDN 4 Lancirang)

    Kegiatan berjalan lancar dan penuh sportivitas. Pihak panitia mengucapkan selamat dan sukses kepada para peserta yang berhasil keluar sebagai juara dan berharap dapat mengharumkan nama Kecamatan Pitu Riawa di ajang Porseni PGRI Kabupaten Sidenreng Rappang mendatang.(*)

  • Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Watang Sidenreng Laksanakan Pendampingan dan Pembinaan di UPT SDN 4 Watang Sidenreng

    Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Watang Sidenreng Laksanakan Pendampingan dan Pembinaan di UPT SDN 4 Watang Sidenreng

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Watang Sidenreng, Muliaty, S.Pd, melaksanakan kegiatan Pendampingan dan Pembinaan guru di UPT SDN 4 Watang Sidenreng, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan ini menyasar administrasi kepala sekolah dan guru kelas sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.

    Dalam arahannya, Muliaty, S.Pd menyampaikan sejumlah hal penting terkait pelaksanaan pembelajaran dan kelengkapan administrasi. Ia juga mengingatkan para guru agar memanfaatkan bantuan televisi dari Bapak Presiden Prabowo secara optimal sebagai alat bantu pembelajaran digital. Selain itu, beliau menekankan pentingnya menanamkan tujuh kebiasaan baik kepada peserta didik sebagai bagian dari pembentukan karakter anak-anak hebat.

    “Alhamdulillah, kami sudah memeriksa administrasi kepala sekolah dan guru, hasilnya sudah lengkap. Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk belajar bersama. Apa yang belum lengkap dalam administrasi, itulah yang kita benahi bersama. Harapan kami, ke depan mutu pendidikan anak-anak di Sidrap semakin unggul sesuai dengan visi dan misi Bapak Bupati Sidrap,” ujar Muliaty.

    Beliau juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK) untuk berpartisipasi dalam Lomba Apresiasi Guru Inovatif yang diselenggarakan oleh PGRI Kabupaten Sidrap sebagai wadah menyalurkan ide dan kreativitas pendidik.

    Sementara itu, Kepala UPT SDN 4 Watang Sidenreng, Safruddin Basa, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta bimbingan yang diberikan pengawas.
    “Terima kasih kepada Ibu Pengawas yang telah hadir memberikan penilaian administrasi dan motivasi kepada guru-guru kami. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan dapat terus menjalin kerja sama serta kekompakan untuk kemajuan sekolah,” ungkapnya.

    Kegiatan supervisi berjalan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan menjadi momentum penting bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan pendidikan di UPT SDN 4 Watang Sidenreng.

  • Penyuluh Agama Hindu Sidrap Gelar Gerakan Menanam Pohon dan Peduli Lingkungan

    Penyuluh Agama Hindu Sidrap Gelar Gerakan Menanam Pohon dan Peduli Lingkungan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Gerakan Menanam Pohon dan Peduli Lingkungan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan hidup. Kegiatan ini menjadi wujud implementasi Ekoteologi Kementerian Agama RI serta dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya pembangunan berwawasan lingkungan.

    Aksi peduli lingkungan ini dilaksanakan di Bulu Lowa, Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, pada Jumat (10/10/2025). Kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi antara Penyelenggara Hindu Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, UPTD KPH Bila Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, TNI, Polisi Kehutanan (Polhut), serta Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) dan Komunitas Peduli Lingkungan dan Sesama (KPLS).

    Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap, Soefarto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud tanggung jawab bersama untuk menjaga keseimbangan alam demi keberlanjutan kehidupan.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari rekan-rekan TNI, Polhut, penyuluh, hingga masyarakat yang ikut berpartisipasi. Penanaman pohon ini bukan hanya menanam batang dan daun, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan bumi yang lebih hijau,” ujar Soefarto.

    Sementara itu,Pokjaluh Hindu Sidrap, Armanda, mengapresiasi kekompakan dan antusiasme seluruh peserta kegiatan yang turut menyukseskan gerakan ini.

    “Terima kasih atas kebersamaan semua pihak yang hadir. Semoga gerakan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mencintai alam,” tuturnya.

    Kegiatan diakhiri dengan penanaman berbagai jenis bibit pohon produktif dan pelindung di area sekitar Bulu Lowa. Melalui gerakan ini, para penyuluh agama Hindu Sidrap berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari dharma dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.(*)

  • Bupati Sidrap Tekankan Mental Juara Saat Lepas Tim Futsal ke Pra Porprov

    Bupati Sidrap Tekankan Mental Juara Saat Lepas Tim Futsal ke Pra Porprov

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menekankan pentingnya mental juara dan kekompakan tim saat melepas tim futsal Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Sidrap yang akan berlaga pada ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Sulawesi Selatan di Kota Makassar.

    Acara pelepasan berlangsung di Ruang Bupati Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (9/10/2025).

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Porapar Patriadi, Ketua Askab PSSI Abdul Rahman, Plt KONI Sahabuddin Pakaja, serta para ofisial dan pemain.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan dukungan penuh kepada tim futsal Sidrap. Ia menekankan pentingnya semangat juang, disiplin, dan sportivitas selama berlaga.

    “Saya berharap seluruh pemain tetap semangat, disiplin, dan menjaga sportivitas. Kalau kita berjuang sungguh-sungguh, Insya Allah bisa lolos ke Porprov tahun depan,” ujar Syaharuddin.

    Ia juga meminta perhatian KONI, Askab PSSI, dan Dinas Pemuda dan Olahraga agar terus mendukung tim. Menurutnya, perhatian dan pendampingan akan sangat membantu meningkatkan motivasi pemain.

    Syaharuddin selanjutnya mengingatkan para pemain untuk memiliki mental juara dan menjaga kekompakan tim.

    “Futsal adalah permainan tim, bukan individu. Skill pribadi penting, tapi jangan ke depankan ego. Kalau kompak dan saling berbagi peran, peluang mencetak gol akan lebih besar,” ucapnya.

    Selain itu, ia menegaskan pentingnya kedisiplinan mengikuti arahan pelatih dan ofisial. “Jangan merasa hebat sendiri. Rajin dan disiplin itu kunci. Kalau semua patuh pada strategi pelatih, Insya Allah hasilnya maksimal,” tambahnya.

    Bupati Syaharuddin juga memotivasi para pemain muda Sidrap untuk memiliki mimpi besar, tidak hanya menjadi pemain lokal, tetapi juga tampil di level provinsi, nasional, hingga PON.

    “Jadikan Pra Porprov ini sebagai batu loncatan. Bangun prestasi dan personal branding. Kalau sudah berprestasi, otomatis daerah dan pelatih akan memberi perhatian,” tandasnya.

    Ajang Pra Porprov Sulsel tahun ini akan menjadi penentu bagi tim futsal kabupaten/kota untuk lolos ke Porprov yang rencananya digelar di Kabupaten Wajo dan Bone pada 2026.

  • Bupati Sidrap Lantik dr. Suwarta sebagai Direktur RSUD Nene Mallomo

    Bupati Sidrap Lantik dr. Suwarta sebagai Direktur RSUD Nene Mallomo

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, melantik dr. Suwarta Yuddin Pande sebagai Direktur UPT RSUD Nene Mallomo, Selasa (7/10/2025).

    Pelantikan berlangsung di halaman RSUD Nene Mallomo, Jalan Wolter Monginsidi, Rijang Pitu, Kecamatan Maritengngae.

    Selain direktur, Bupati juga melantik Salahuddin, SKM., M.Kes., sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Nene Mallomo.

    Satu pejabat lainnya yakni drg. Parmita, diplot sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Penunjang Medis RSUD Nene Mallomo.

    Bupati Syaharuddin menegaskan, rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal wajar dalam dinamika birokrasi dan bertujuan untuk penyegaran organisasi.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari penyegaran yang umum dilakukan pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” ujarnya.

    Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

    “Saya berharap manajemen RSUD Nene Mallomo semakin kompak dalam melayani masyarakat Sidrap. Tingkatkan pelayanan sebaik-baiknya, dan hal-hal yang belum terlaksana agar segera ditindaklanjuti,” pesannya.

    Ia menambahkan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan tenaga kesehatan, dengan tetap menjunjung rasa keadilan bagi seluruh masyarakat Sidrap.

    Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Sekda Andi Rahmat Saleh, serta para pejabat Pemkab Sidrap lainnya.

  • Bupati Syaharuddin Alrif Duduk Bersama Gapoktan Talumae Bahas Musim Tanam Okmar

    Bupati Syaharuddin Alrif Duduk Bersama Gapoktan Talumae Bahas Musim Tanam Okmar

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai Musyawarah Tudang Sipulung yang digelar Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Talumae, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Selasa (7/10/2025).

    Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, hadir langsung dan duduk bersama petani, penyuluh, serta unsur pemerintah dan TNI-Polri membahas persiapan musim tanam Oktober–Maret (Okmar) 2025/2026.

    Dalam kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pengelolaan tanam itu, Bupati Syaharuddin didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Andi Safari Renata, Camat Maritengngae, Andi Surya Praja Hadiningrata, serta pejabat terkait.

    Bupati Syaharuddin mengapresiasi semangat para petani dan menekankan pentingnya kerja sama lintas unsur dalam meningkatkan hasil pertanian.

    “Kita harus kompak, untuk itu mari bergotong royong, masepe (membersihkan saluran irigasi), mabalao (pemberantasan hama tikus), dan sebagainya. Jika ini terlaksana, Insya Allah hasil panen di Lautang Benteng akan meningkat,” ujarnya.

    Ia menargetkan produksi padi di wilayah tersebut dapat naik hingga 10 ton per hektare. “Kami sudah menyiapkan racun hama, pupuk sudah lancar, dan harga gabah stabil,” jelasnya.

    Syaharuddin menambahkan, setiap memasuki masa tanam perlu dilakukan musyawarah sebagai wadah menyatukan pandangan antara pemerintah, penyuluh, dan petani dalam menentukan langkah terbaik di lapangan.

    “Kalau sudah panen, jadwalkan lagi kegiatan seperti ini. Ingatkan saya, setiap mau turun sawah harus rapat dulu,” pesannya.

    Kegiatan tersebut diakhiri dengan penyerahan pestisida kepada kelompok tani dan dilanjutkan dengan diskusi bersama.

  • Pesta Panen di Bila Riawa, Bupati Syaharuddin Ajak Warga Bersyukur

    Pesta Panen di Bila Riawa, Bupati Syaharuddin Ajak Warga Bersyukur

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Pesta panen di Desa Bila Riawa, Kecamatan Dua Pitue, Senin (6/10/2025), menjadi ajang masyarakat mengekspresikan rasa syukur atas hasil pertanian sekaligus mempererat silaturahmi.

    Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang hadir dalam kegiatan itu, mengingatkan pentingnya mensyukuri nikmat dengan memperkuat ibadah dan kepedulian sosial.

    “Peningkatan hasil panen ini adalah berkah untuk semua. Tahun ini hasilnya meningkat dan harga juga cukup tinggi. Karena itu, masyarakat Sidrap, khususnya di Desa Bila Riawa, patut bersyukur,” ujarnya.

    Ia menambahkan, rasa syukur dapat diwujudkan dengan memperkuat ibadah dan kepedulian sosial.

    “Cara mensyukurinya yaitu dengan taat beribadah, rajin ke masjid, berjamaah, dan berzakat. Saya juga tekankan agar masyarakat Bila Riawa selalu menjaga silaturahmi,” tutupnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Bila Riawa menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Bupati Sidrap.

    Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan dan partisipasi masyarakat setempat.

    Pesta panen turut dimeriahkan berbagai kegiatan tradisional seperti mattojang dan mappadendang, serta dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pestisida untuk petani dan bibit cabai kepada masyarakat yang hadir.

    Acara tersebut mengusung tema “Menjaga Tradisi, Memupuk Persaudaraan Masyarakat Desa Bila.”

    Kegiatan turut dihadiri Camat Dua Pitue, Andi Sammang, Kabid Sarana dan Prasarana DTPHPKP Suriyanto, Kabid Tanaman Pangan DTPHPKP Arif Gunawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

  • Kapolsek AKP Suwandi Pimpin Patroli Blue Light, Warga Panca Lautang Tidur Nyenyak

    Kapolsek AKP Suwandi Pimpin Patroli Blue Light, Warga Panca Lautang Tidur Nyenyak

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id- Sabtu malam 4 Oktober 2025 sekitar pukul 20.30 WITA, Personel Polsek Panca Lautang bersama anggota Koramil 1420-01 Panca Lautang melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light di wilayah hukum Polsek Panca Lautang.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Panca Lautang AKP Suwandi, S.Sos.

    Patroli tersebut menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya tindak kejahatan dan gangguan Kamtibmas, termasuk kawasan pertokoan, objek vital, fasilitas umum, serta lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dan anak muda.

    “Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan edukasi kepada warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Suwandi.

    Selain itu, kata dia patroli ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, SH, SIK, MH.

    Selama pelaksanaan patroli hingga berakhir pada pukul 22.00 WITA, situasi wilayah hukum Polsek Panca Lautang dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

    Kegiatan Patroli Blue Light Polsek Panca Lautang sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. (ibe)

  • Wartawan ‘Lintas’ Rusak Citra Pers di Sidrap, Cari Uang Lewat Ancaman Barter Berita

    Wartawan ‘Lintas’ Rusak Citra Pers di Sidrap, Cari Uang Lewat Ancaman Barter Berita

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Keberadaan oknum-oknum wartawan bodrex atau jurnalis ‘abal-abal’ ditengah kemajuan teknologi informatika modern semakin menjamur dan tak terkendali. 

    Keberadaan mereka terkesan mendadak berprofesi wartawan dengan bermodalkan kartu pers semakin meresahkan dengan ulah berkeliaran di kantor pemerintahan, BUMN, hingga perusahaan swasta.

    Bukan menyuarakan kepentingan publik, mereka justru mencari kesalahan lembaga atau individu lalu meminta “imbalan” dibalut bantuan dengan dalih agar berita tak jadi naik.

    Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sidrap, H Purmady Muin,S.H ikut mengecam aksi diduga pemerasan yang dilakukan oknum wartawan luar daerah yang terjadi di Sidrap.

    Menurutnya, oknum wartawan semacam itu, (datang dari luar Sidrap), merusak citra pers lokal seperti di Sidrap dan media secara keseluruhan.

    Ia menyoroti banyaknya jurnalis yang tidak paham etika dan aturan pers. Padahal, mendirikan lembaga pers harus berbadan hukum, menjalankan Undang-Undang Pers, dan tunduk pada Kode Etik Jurnalistik. Terlebih utama mereka mengantongi Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dari dewan Pers Indonesia.

    Wartawan wajib independen, menyajikan berita akurat, tidak berpihak, dan tidak memelintir fakta demi kepentingan pribadi.

    Purmady menegaskan bahwa wartawan sejati harus mampu menulis efektif, menyampaikan informasi faktual, melakukan riset, berkomunikasi baik, berpikir kritis, mengelola waktu, dan menguasai teknologi media digital. Tanpa itu semua, kualitas SDM wartawan patut dipertanyakan.

    Menurutnya, peran lembaga pers dan organisasi profesi sangat penting untuk menindak tegas pelanggaran kode etik. Masyarakat pun harus semakin cerdas membedakan mana jurnalis profesional dan mana yang sekadar mencari keuntungan lewat tekanan. (*)

  • Terima Audiensi PTPN, Bupati Sidrap Tegaskan Pemanfaatan HGU untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Terima Audiensi PTPN, Bupati Sidrap Tegaskan Pemanfaatan HGU untuk Kesejahteraan Masyarakat

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif menerima audiensi jajaran PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) di Baruga Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Rabu (2/10/2025).

    Pertemuan tersebut membahas pengamanan sekaligus upaya optimalisasi aset tanah Hak Guna Usaha (HGU) PTPN I yang berada di Kecamatan Watang Pulu, Panca Lautang, dan Tellu Limpoe.

    Lahan seluas 5.090 hektare itu direncanakan untuk pengembangan perkebunan produktif, antara lain kelapa, kakao, dan tebu.

    Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Regional 8 PTPN I Hamka, Asisten Sub Bagian Pertanahan dan Keamanan PTPN I Ade Kurniawan, serta Kepala Kantor Pertanahan Sidrap Muhammad Taufiq.

    Sejumlah pejabat Pemkab Sidrap juga hadir, di antaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah H. Muhammad Rohady Ramadhan, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Suharya Angriani, Kabag Tata Pemerintahan Fandy Anshary, serta Kabag Hukum Andi Kaimal.

    Tampak pula Kabid Perkebunan dan Hortikultura DTPHPKP Gazali Thayyib, Kabid Pembibitan dan Kesehatan Hewan Muhammad Haris Alimin, serta beberapa perwakilan OPD terkait.

    Bupati Syaharuddin menegaskan agar pemanfaatan lahan HGU benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sidrap.

    Menurutnya, optimalisasi aset tersebut harus sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    “Kami menyambut baik rencana PTPN I untuk mengoptimalkan aset HGU di Sidrap. Yang paling penting, lahan ini harus dikelola dengan baik sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan daerah,” tegas Bupati.

    Sementara itu, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Regional 8 PTPN I, Hamka, menjelaskan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan lahan tersebut.

    Ia menyebut potensi lahan HGU di Sidrap sangat besar untuk dikembangkan menjadi kawasan perkebunan modern.

    “Melalui kerja sama ini, kami berharap lahan HGU dapat memberi nilai tambah, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga masyarakat Sidrap,” kata Hamka.

    Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemkab Sidrap dan PTPN I.

    Ke depan, pembahasan lebih teknis akan dilakukan guna menyusun rencana detail pengembangan serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sidrap.