Kategori: Sidrap

  • Antusias Warga Membludak Sambut Andi Syaqirah, Bupati Sidrap Sampaikan Apresiasi

    Antusias Warga Membludak Sambut Andi Syaqirah, Bupati Sidrap Sampaikan Apresiasi

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Suasana penjemputan Andi Syaqirah di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Daeng Lanto Pasewang, berlangsung meriah, Ahad malam (23/11/2025).

    Antusias warga membludak, memenuhi halaman rujab untuk menyambut kepulangan finalis DA7 itu sekaligus menyaksikan persembahan lagu.

    Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, sekaligus mewakili orang tua Andi Syaqirah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas sambutan luar biasa tersebut.

    “Dari bandara, total perjalanan hampir 18 jam. Terima kasih karena kita semua setia menunggu kehadiran anak kita,” ujarnya.

    Syaharuddin juga mengapresiasi kerja tim pendukung dan masyarakat luas membantu anak Syaqirah dalam kiprahnya di DA7 Indosiar.

    Ia menyatakan, capaian Syaqirah di ajang bergengsi telah melampaui ekspektasi.

    “Target saya sebenarnya Syaqirah hanya masuk 10 besar. Alhamdulillah Syaqirah malah masuk Top 7 DA7, artinya melebihi target,” terang Syaharuddin.

    Syaharuddin mengutarakan, Syaqirah masih anak belia yang duduk di kelas 2 SMP dan harus menghadapi tantangan serta tekanan besar selama kompetisi.

    Namun, berbekal pengalaman menyanyi yang dimiliki, ia mampu melalui semuanya sehingga menjadi catatan positif yang membawanya mencapai Top 7.

    “Syaqirah sudah masuk Top Ten, dan dia urutan Top Seven. Syaqirah sudah menjadi artis kebanggaan orang Sidrap,” tambahnya.

    Sementara itu, Andi Syaqirah turut menyampaikan apresiasi kepada para pendukung.

    “Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pendukung yang telah setia menunggu,” ujarnya.

    Penjemputan ini juga dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Takhyuddin Masse, para anggota DPRD, para pejabat Pemkab Sidrap, serta masyarakat yang memadati halaman rujab.

  • Bupati Sidrap: RMS Bantu Rumah Layak Huni Amir di Bilokka

    Bupati Sidrap: RMS Bantu Rumah Layak Huni Amir di Bilokka

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Haru dan kelegaan terpancar dari wajah Amir (50), warga Kelurahan Bilokka, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, saat rumah tidak layak huni yang selama ini ia tempati akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

    Pada Rabu, 19 November 2025, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif langsung mengunjungi kediaman Amir dan menyerahkan berbagai bentuk bantuan.

    Didampingi Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, serta perwakilan Dinas Sosial dan Baznas, Bupati Syaharuddin membawa bantuan kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, hingga alat pertanian.

    Lebih dari itu, Amir mendapatkan kabar paling membahagiakan ia akan dibangunkan rumah layak huni.

    “Untuk rumah dibantu langsung oleh bapak H. Rusdi Masse. Sekarang pekerjaannya sudah dimulai dan akan berdiri kurang lebih sepuluh hari ke depan,” ujar Syaharuddin.

    Pemerintah Kabupaten Sidrap, lanjutnya, telah membentuk tim khusus untuk menelusuri seluruh warga yang menempati rumah tidak layak huni di 11 kecamatan.

    Program ini menjadi bagian dari langkah strategis menurunkan angka kemiskinan di Sidrap.

    “Jika ada warga yang mengetahui rumah tidak layak huni, segera laporkan. Ini menjadi prioritas kami,” tegasnya.

    Amir, bersama istri dan dua anak perempuannya, selama bertahun-tahun hidup di bangunan berukuran 2 x 2 meter yang nyaris roboh.

    Dindingnya terbuat dari potongan bambu rapuh, atapnya hanya terpal, sementara tangga menuju pintu disusun dari kayu hutan seadanya.

    Setiap malam Amir dihantui rasa cemas khawatir hewan liar masuk dan mengancam keselamatan keluarganya.

    “Takut tinggal di bangunan bekas kandang ayam, tapi mau bagaimana lagi,” ucap Amir lirih.

    Kini, rasa takut itu perlahan tergantikan oleh harapan baru. Ia tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.

    “Terima kasih banyak Pak Bupati Sidrap dan Bapak RMS atas bantuannya,” ujar Amir penuh haru.

    Selain rumah baru, dua anak Amir juga dijanjikan akan difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang tinggi agar kelak memperoleh pekerjaan yang layak. Sebuah harapan besar bagi keluarga kecil ini untuk menata masa depan yang lebih baik. (*)

  • Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.

    Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Guru IPA UPT SMP Negeri 2 Pangsid, Nur Ainun Istiqamah, meraih Juara III pada ajang Anugerah Guru Prima (AGP) Tingkat Nasional 2025 kategori guru SMP/MTs.

    AGP digelar Pengurus Besar PGRI, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025. Penilaian finalis dilaksanakan secara daring dan diikuti perwakilan dari seluruh provinsi.

    Wakil Bupati Sidrap sekaligus Ketua PGRI Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

    “Alhamdulillah PGRI Sidrap tampil lagi di event nasional dalam kegiatan Anugerah Guru Prima. Menduduki posisi tiga, suatu pencapaian yang luar biasa dari PGRI tahun ini,” ujarnya Senin (16/11/2025).

    Keberhasilan Nur Ainun Istiqamah menambah daftar prestasi guru Sidrap di tingkat nasional.

    Dengan capaian ini, PGRI Sidrap menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan mutu pendidik serta partisipasi aktif pada ajang nasional.

    “Harapan kita prestasi tersebut dapat memotivasi guru-guru lain untuk terus meningkatkan kompetensi dan inovasi pembelajaran,” tutup Nurkanaah.

    Seleksi nasional AGP dilaksanakan secara daring setelah melalui seleksi tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Puncak penganugerahan dijadwalkan pada 29 November 2025 di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta.

  • Digelar Selama 14 Hari, ini Sasaran Operasi Zebra 2025

    Digelar Selama 14 Hari, ini Sasaran Operasi Zebra 2025

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Kepolisian Resor Sidrap melaksanakan gelar pasukan operasi zebra tahun 2025. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong dihadiri oleh Dandim 1420 Sidrap, Kadis Perhubungan, Kasatpol PP & damkar serta pejabat utama Polres Sidrap

    Operasi dengan tema terwujudnya kamseltibcar yang aman, nyaman dan selamat menjelang pelaksanaan operasi lilin 2025 tersebut bakal digelar selama 14 hari terhitung mulai tanggal 17 s/d 30 November 2025 dengan sasaran pelanggaran lalu lintas di jalan raya

    Dalam amanatnya, Kapolres Sidrap mengatakan bahwa permasalahan dibidang lalu lintas dewasa ini sangat kompleks dan berkembang dengan sangat cepat dan dinamis.

    “Ini merupakan konsekuensi dari meningkatnya jumlah populasi penduduk yang linier dengan pertambahan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi dan sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya” ujar Kapolres

    Fantry juga menyampaikan bahwa agenda ini merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya dalam rangka cipta kondisi di bidang lalu lintas menyambut perayaan natal dan tahun baru

    “Operasi zebra merupakan operasi cipta kondisi Kamseltibcarlantas dalam rangka menjelang pelaksanaan operasi lilin 2025 serta mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi terwujudnya situasi kemseltibcar lantas yang aman, nyaman dan selamat” lanjutnya

    Diakhir amanatnya, Kapolres mengingatkan langkah preemtif dan preventif dalam penegakkan hukum lalu lintas dengan menggunakan ETLE Mobile dan statis maupun tilang konvensional serta teguran simpatik dan humanis

    “Ada 8 jenis pelanggaran yang dijadikan sasaran prioritas pada operasi zebra pallawa 2025 yakni pengemudi atau pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara serta tidak menggunakan sabuk pengaman, pengemudi atau pengendara ranmor yang masih di bawah umur, pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, pengendara yang tidak menggunakan helm SNI maupun knalpot brong, pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh alkohol, pengemudi pengendara yang melawan arus, kendaraan yang over loading (odol) dan pengemudi dan pengendara yang melebihi batas kecepatan serta balapan liar” tutupnya

  • Bupati Sidrap Bekali 70 Calon Transmigran Sebelum Pelatihan di Yogyakarta

    Bupati Sidrap Bekali 70 Calon Transmigran Sebelum Pelatihan di Yogyakarta

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Alrif melepas 70 peserta Pelatihan Calon Transmigrasi Penduduk Setempat Kabupaten Sidrap Tahun 2025 di Baruga Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Ahad (16/11/2025).

    Pada kesempatan itu, Bupati sekaligus memberikan pembekalan sebelum para peserta diberangkatkan ke Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta.

    Mereka merupakan calon transmigran yang disiapkan untuk memperkuat pengembangan kawasan transmigrasi, khususnya di Kecamatan Pitu Riase.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Syahrul Mubarak, Kepala Bidang Transmigrasi Astiar Patiroi, Kepala UPT Transmigrasi Lagading Ruslan, serta Kepala Desa Lagading Abdullah.

    Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin menegaskan transmigrasi sebagai program strategis yang memberi dampak besar bagi pemerataan pembangunan daerah.

    “Transmigrasi ini sangat besar manfaatnya karena mampu mengubah wilayah yang sebelumnya hutan belantara menjadi perkampungan baru dan pusat pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kecamatan Pitu Riase,” ujarnya.

    Ia mengajak peserta memanfaatkan pelatihan secara optimal agar siap mengembangkan usaha ketika ditempatkan di lokasi transmigrasi.

    “Belajarlah dengan baik. Pemerintah telah memfasilitasi program ini demi kemajuan masyarakat. Ini kesempatan berharga untuk menambah pengalaman, membangun keterampilan, dan mempersiapkan diri agar nantinya sukses mengembangkan usaha di lokasi transmigrasi,” jelasnya.

    Bupati menutup arahannya dengan harapan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

    “Saya berharap apa yang dipelajari di sana dapat menjadi referensi dan praktik nyata dalam mengembangkan daerah kita ke depan,” tutupnya.

  • Digelar Selama 14 Hari, ini Sasaran Operasi Zebra 2025

    Digelar Selama 14 Hari, ini Sasaran Operasi Zebra 2025

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Kepolisian Resor Sidrap melaksanakan gelar pasukan operasi zebra tahun 2025. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong dihadiri oleh Dandim 1420 Sidrap, Kadis Perhubungan, Kasatpol PP & damkar serta pejabat utama Polres Sidrap

    Operasi dengan tema terwujudnya kamseltibcar yang aman, nyaman dan selamat menjelang pelaksanaan operasi lilin 2025 tersebut bakal digelar selama 14 hari terhitung mulai tanggal 17 s/d 30 November 2025 dengan sasaran pelanggaran lalu lintas di jalan raya

    Dalam amanatnya, Kapolres Sidrap mengatakan bahwa permasalahan dibidang lalu lintas dewasa ini sangat kompleks dan berkembang dengan sangat cepat dan dinamis.

    “Ini merupakan konsekuensi dari meningkatnya jumlah populasi penduduk yang linier dengan pertambahan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi dan sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya” ujar Kapolres

    Fantry juga menyampaikan bahwa agenda ini merupakan kegiatan rutin tiap tahunnya dalam rangka cipta kondisi di bidang lalu lintas menyambut perayaan natal dan tahun baru

    “Operasi zebra merupakan operasi cipta kondisi Kamseltibcarlantas dalam rangka menjelang pelaksanaan operasi lilin 2025 serta mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi terwujudnya situasi kemseltibcar lantas yang aman, nyaman dan selamat” lanjutnya

    Diakhir amanatnya, Kapolres mengingatkan langkah preemtif dan preventif dalam penegakkan hukum lalu lintas dengan menggunakan ETLE Mobile dan statis maupun tilang konvensional serta teguran simpatik dan humanis

    “Ada 8 jenis pelanggaran yang dijadikan sasaran prioritas pada operasi zebra pallawa 2025 yakni pengemudi atau pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara serta tidak menggunakan sabuk pengaman, pengemudi atau pengendara ranmor yang masih di bawah umur, pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, pengendara yang tidak menggunakan helm SNI maupun knalpot brong, pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh alkohol, pengemudi pengendara yang melawan arus, kendaraan yang over loading (odol) dan pengemudi dan pengendara yang melebihi batas kecepatan serta balapan liar” tutupnya

  • Bupati Sidrap Beri Penghargaan, Puskesmas Amparita Masuk Tiga Besar Lomba Kebersihan 2025

    Bupati Sidrap Beri Penghargaan, Puskesmas Amparita Masuk Tiga Besar Lomba Kebersihan 2025

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— UPT Puskesmas Amparita meraih Juara 3 Lomba Kebersihan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.

    Kepala UPT Puskesmas Amparita Sulastri Saad ,S.K.M.,M.K.M menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa prestasi ini tidak lepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh warga Puskesmas Amparita yang telah berupaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.

    “Saya sangat bangga dan bersyukur atas kerja sama semua warga Puskesmas Amparita. Terima kasih kepada Bapak Bupati Sidrap yang telah memberikan penghargaan ini. Meskipun kita baru meraih Juara 3, semoga ke depannya kita bisa menjadi Juara 1,” ujarnya penuh semangat.

    Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., pada acara puncak HKN yang mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” di Sidenreng Rappang, 9 November 2025.

    Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Puskesmas Amparita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan bagi masyarakat.(MD)

  • Tanawali Asis Ukir Prestasi di Dunia Mendongeng, Juara 1 Tingkat Provinsi Sulsel,

    Tanawali Asis Ukir Prestasi di Dunia Mendongeng, Juara 1 Tingkat Provinsi Sulsel,

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri terbaik Kabupaten Sidenreng Rappang, Tanawali Asis, yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Mendongeng Kelas Awal SD pada ajang Festival Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi Sulawesi Selatan 2025.

    Dalam penampilannya, Tanawali membawakan dongeng berjudul “Ayam Gagak dari Timur”, sebuah karya kreatif yang mengangkat asal-usul hewan endemik asli Kabupaten Sidenreng Rappang melalui pendekatan fabel yang edukatif dan sarat nilai moral.Tanawali berasal dari UPT SDN 1 Amparita kecamatan Tellu limpoe.

    Kisah tersebut dikemas dengan penuh ekspresi dan penghayatan di bawah bimbingan serta konsep dari dua pendidik hebat, Asman L., S.Pd., Gr., M.Pd. dan Asis T., S.Ag., Gr., M.Pd., yang turut berperan besar dalam menyiapkan penampilan Tanawali hingga tampil memukau di tingkat provinsi.

    Atas prestasi gemilangnya, Tanawali Asis terpilih menjadi delegasi Sulawesi Selatan untuk melangkah ke tahap berikutnya dan bersaing dengan 38 provinsi lainnya di ajang nasional. Ia kini tengah menantikan hasil seleksi menuju babak semifinal atau delapan besar nasional, yang akan menentukan siapa yang akan diundang ke tingkat nasional KSBN.

    “Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang agar Ananda Tanawali Asis dapat lolos ke babak semifinal dan meraih hasil terbaik, membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” ujar tim pembimbingnya penuh harap.

    Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Sidrap memiliki potensi besar dalam melestarikan budaya melalui seni bercerita dan mendongeng, sekaligus mengangkat kekayaan lokal ke panggung nasional.(*)

  • Battle of Crosser Season 2 Siap Digelar di Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Dukung Penuh Ajang GTX-MX Championship 2025

    Battle of Crosser Season 2 Siap Digelar di Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Dukung Penuh Ajang GTX-MX Championship 2025

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Ajang balap motor tanah bergengsi bertajuk Battle of Crosser Season 2 siap digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada 6–7 Desember 2025 mendatang. Event ini akan berlangsung di Sirkuit Bukit Angkasa, Bilokka, Sidrap.

    Kegiatan spektakuler ini merupakan bagian dari GTX-MX Championship 2025 yang digagas oleh IMI Sidrap, di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan.
    Ketua IMI Sulsel H. Rusdi Masse bersama Ketua IMI Sidrap Wasianto menjadi motor penggerak utama dalam menyukseskan ajang otomotif terbesar di Sulawesi Selatan tersebut.

    Menariknya, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang melalui Bupati H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M. memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event ini.
    Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi wadah pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda di bidang otomotif, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal.

    “Event seperti ini sangat kami dukung karena menjadi ajang menyalurkan bakat anak muda, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Sidrap harus menjadi tuan rumah yang baik dan berprestasi di bidang otomotif,” ungkap Bupati Syaharuddin Alrif melalui panitia penyelenggara.

    Battle of Crosser Season 2 juga akan menghadirkan bintang tamu nasional M. Athar Al Ghifari, crosser muda asal Jawa Barat yang dikenal dengan julukan “Bocah Ajaib.” Kehadirannya diprediksi bakal menjadi magnet utama bagi para pecinta motocross dari berbagai daerah.

    Panitia menyiapkan hadiah spektakuler bagi para juara umum, di antaranya:

    1 unit Honda Revo Fit untuk Juara Umum Open

    1 unit Honda Revo Fit untuk Juara Umum Usia <20

    1 unit Honda Revo Fit untuk Juara Umum Ju-Lokal Sulawesi

    1 unit sepeda listrik untuk Juara Umum Taksi

    Selain hadiah utama, para pemenang juga akan mendapatkan trophy dan uang tunai.

    Event ini turut disponsori oleh berbagai pihak, seperti Dunlop, Mega Karya, Aquviva, Pop Ice, Berkah Utama, Gas Track ID, dan Ellae Racing, serta didukung komunitas RMS Cikeas 77, SRM Indonesia, dan RMS Community.

    Untuk informasi dan pendaftaran, peserta dapat menghubungi panitia melalui kontak resmi:

    Yasmin: 0823-1047-7720

    Ansar: 0812-5511-0757

    Dengan mengusung semangat “Gas Poll!”, Battle of Crosser Season 2 diharapkan menjadi ajang pembinaan, silaturahmi, dan promosi olahraga otomotif yang membawa nama baik Kabupaten Sidrap di kancah nasional.(ersan)

  • KNPI Sidrap Hadiri Bimtek P4GN, Dukung Langkah Konkret BNN dalam Cegah Penyalahgunaan Narkoba

    KNPI Sidrap Hadiri Bimtek P4GN, Dukung Langkah Konkret BNN dalam Cegah Penyalahgunaan Narkoba

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id— Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sidrap menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidrap. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 5–6 November 2025, bertempat di Kantor BNN Kabupaten Sidrap.

    Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BNNK Sidrap, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sidrap, peserta dari KNPI Sidrap, Karang Taruna, serta civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Sidrap. Kehadiran lintas elemen masyarakat tersebut menunjukkan keseriusan berbagai pihak dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi mencegah penyalahgunaan narkoba di daerah.

    Ketua KNPI Sidrap, Aswagino Ambo Asse, S.AP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengembangan kapasitas dan pembinaan masyarakat melalui bimbingan teknis yang bertujuan memperkuat peran serta berbagai kalangan dalam program P4GN. “Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membangun kesadaran bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Pencegahan harus menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Aswagino menekankan bahwa kolaborasi antara BNN dan organisasi kepemudaan seperti KNPI perlu terus ditingkatkan agar program P4GN tidak berhenti pada tataran wacana. Ia menilai, generasi muda merupakan kelompok yang paling rentan sekaligus paling potensial untuk menjadi agen perubahan dalam gerakan anti-narkoba di Sidrap.

    Sementara itu, Imran, S.E, selaku perwakilan KNPI yang turut hadir, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “KNPI sangat menyambut baik kegiatan BNN Sidrap. Harapannya, kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan di tingkat kabupaten, tetapi juga menjangkau kecamatan bahkan desa,” ungkapnya.

    Imran menambahkan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui ruang-ruang diskusi, tetapi harus diikuti dengan langkah nyata dan berkelanjutan, seperti sosialisasi langsung kepada kalangan muda. “Pendidikan bahaya narkoba harus terus dilakukan agar generasi muda Sidrap tumbuh sebagai generasi bersih, sehat, dan produktif,” tutupnya.

  • Pertanian Sidrap Menanjak di Tangan Syaharuddin Alrif

    Pertanian Sidrap Menanjak di Tangan Syaharuddin Alrif

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mencatat lonjakan signifikan dalam produksi padi pada tahun 2025.

    Berdasarkan data Dinas Pertanian Sidrap, produksi gabah kering giling (GKG) tahun ini mencapai 556.362 ton, naik dari 447.856 ton pada 2024, atau meningkat sekitar 108.506 ton dalam satu tahun terakhir.

    Kenaikan ini menempatkan Sidrap di posisi ketiga tertinggi di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Bone (naik 168.530 ton) dan Wajo (161.691 ton). Sementara Kabupaten Pinrang berada di posisi keempat dengan kenaikan 25.981 ton.

    Jika dikonversi ke bentuk beras, Sidrap menghasilkan sekitar 319.261 ton beras pada 2025, meningkat dari 256.996 ton pada tahun sebelumnya.

    “Ini adalah wajah baru pertanian Sidrap. Pertanian adalah sektor utama, dan tidak ada alasan bagi pemerintah untuk tidak memajukannya,” kata Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, di Pangkajene, Kamis (6/11/2025).

    Lonjakan produksi ini disebut sebagai hasil dari serangkaian kebijakan intensifikasi pertanian yang dijalankan selama dua tahun terakhir, termasuk penerapan program IP 300 — sistem tanam tiga kali setahun di lahan produktif.

    Program ini diluncurkan sebagai upaya mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang mencapai 52.227 hektar di seluruh wilayah Sidrap. Melalui IP 300, petani tidak hanya menanam dua kali dalam setahun seperti sebelumnya, tetapi mampu menambah satu siklus tanam baru dengan manajemen irigasi dan penggunaan varietas unggul.

    “Sidrap ini lumbung padi Sulawesi. Kita punya tanah yang subur dan petani yang tangguh. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka mendapat dukungan maksimal, mulai dari benih, pupuk, hingga teknologi,” ujar Syaharuddin.

    Data produksi padi Sidrap selama enam tahun terakhir menunjukkan dinamika yang cukup tajam. Pada 2019, produksi tercatat sebesar 515.011 ton GKG, namun anjlok menjadi 443.800 ton pada 2020 akibat pandemi Covid-19 dan gangguan cuaca ekstrem.

    Setelah itu, tren mulai membaik. Tahun 2021 produksi naik menjadi 480.001 ton, lalu mencapai 535.316 ton pada 2022. Meski sempat menurun di 2023 dan 2024, tahun 2025 menjadi titik balik dengan capaian tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

    Kepala Dinas Pertanian Sidrap, Ir. Andi Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa peningkatan produksi tahun ini tidak lepas dari optimalisasi irigasi dan peningkatan akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

    “Bupati memberi perhatian besar pada sistem irigasi teknis dan non-teknis. Kita juga dorong kelompok tani agar lebih mandiri dalam pengelolaan air dan pemupukan,” kata Faisal.

    Bupati Syaharuddin juga aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Dalam dua tahun terakhir, ia beberapa kali bertemu dengan Menteri Pertanian di Jakarta untuk memperjuangkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, serta program peremajaan lahan.

    Langkah ini, menurutnya, penting untuk memperkuat basis produksi sekaligus menjaga regenerasi petani muda di daerah.

    “Pertanian bukan hanya sektor lama yang kita rawat karena nostalgia, tapi sektor masa depan. Anak-anak muda Sidrap harus melihat bahwa bertani juga bisa modern, bisa menguntungkan,” ujar Syaharuddin.

    Ia menegaskan, pembangunan pertanian di Sidrap bukan semata soal hasil panen, melainkan tentang ketahanan pangan dan martabat daerah.

    “Selama ini kita dikenal sebagai lumbung padi Sulawesi. Maka lumbung itu harus tetap penuh, bahkan melimpah. Ini soal identitas Sidrap,” ucapnya.

    Dengan peningkatan signifikan tersebut, Sidrap kini menegaskan kembali posisinya sebagai salah satu sentra padi terbesar di Indonesia Timur.

    Dari total produksi gabah tahun ini, sebagian besar berasal dari kecamatan-kecamatan produktif seperti Watangpulu, Pitu Riawa, Baranti, dan Tellu Limpoe. Daerah-daerah ini menjadi fokus penerapan teknologi pertanian presisi serta pelatihan petani milenial.

    Pemerintah daerah juga tengah mengembangkan sistem pascapanen dan rantai pasok agar nilai jual beras Sidrap semakin kompetitif.

    “Petani tidak boleh berhenti di panen. Mereka harus sampai ke tahap nilai tambah, penggilingan, dan pemasaran. Kita ingin Sidrap punya brand beras sendiri,” kata Faisal menambahkan.

    Bagi warga Sidrap, keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri. Selain sebagai indikator keberhasilan pembangunan daerah, peningkatan produksi padi juga berdampak langsung terhadap perekonomian desa.

    Salah satu petani di Desa Mojong, Abdul Rahman, mengaku hasil panennya tahun ini meningkat hampir 30 persen dibanding tahun sebelumnya. Ia menyebut, bantuan irigasi dan pendampingan penyuluh sangat membantu petani mengatur pola tanam.

    “Dulu kita cuma tanam dua kali. Sekarang bisa tiga kali setahun. Air cukup, pupuk lancar, dan hasilnya bagus,” ujarnya.

    Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kini disebut-sebut sedang memasuki era kebangkitan pertanian baru, setelah beberapa tahun mengalami pasang surut produksi.

    “Sidrap tidak hanya tumbuh dari padi, tapi juga dari semangat petaninya,” ujar Syaharuddin menutup. (*)

  • Hidup Sehat Menjadi Gaya Hidup Masyarakat Sidrap

    Hidup Sehat Menjadi Gaya Hidup Masyarakat Sidrap

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id— Pagi itu, udara Pangkajene terasa jernih. Taman Usman Isa, yang biasanya teduh dan lengang, berubah menjadi lautan warna. Ribuan tenaga kesehatan berdatangan dari berbagai penjuru kabupaten. Ada yang mengenakan seragam putih, ada pula yang memakai kaus bertuliskan Hari Kesehatan Nasional 2025. Semuanya tersenyum.

    Belum ada pejabat utama pagi itu. Bupati H. Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Hj. Nurkanaah dijadwalkan hadir pada puncak acara, hari Minggu mendatang. Tapi tanpa mereka pun, semangat itu sudah menyala. Di panggung utama, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Ishak Kenre, berdiri memegang mikrofon, menyapa peserta dengan tenang. “Hari ini bukan sekadar perayaan,” katanya, “ini adalah gerakan bersama untuk hidup lebih bersih dan sehat.”

    Senam pagi menjadi pembuka. Musik mengalun ceria, dan barisan petugas medis bergoyang kompak. Di antara mereka, ada para direktur rumah sakit, para kepala puskesmas, hingga staf administrasi yang biasanya sibuk di balik meja. Semuanya turun ke lapangan.

    Di sisi taman, petugas Dinas Kesehatan menyiapkan meja panjang berisi sabun cair dan ember besar. Kegiatan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) berlangsung riuh. Anak-anak sekolah ikut mencoba, disoraki para perawat. “Kebiasaan kecil seperti ini bisa menyelamatkan banyak orang,” ujar Dr. Ishak yang berjalan dari satu barisan ke barisan lain, memastikan semua ikut.

    Suasana makin hidup ketika lomba olahraga tradisional dimulai. Ada bakiak raksasa, ada tarik tambang antar-puskesmas. Tawa meledak setiap kali peserta terjatuh atau salah langkah. “Sehat itu tidak harus serius,” kata seorang kepala puskesmas sambil terengah, “kadang harus diselingi tawa.”

    Hari berikutnya, suasana berubah lebih tenang. Tim juri mulai berkeliling melakukan penilaian lomba kebersihan fasilitas kesehatan. Dari RSUD Arifin Nu’mang hingga Poskesdes di pinggiran desa, semuanya didatangi. Dr. Ishak ikut mendampingi, bukan hanya menilai laporan, tapi melihat langsung detail kecil: tempat sampah, sabun di wastafel, dan keramahan petugas. “Kebersihan itu bukan formalitas, tapi sikap,” katanya.

    Di Puskesmas Baranti, seorang nenek yang sedang berobat berkata, “Sekarang kalau datang ke puskesmas, rasanya nyaman.” Kalimat sederhana itu membuat panitia lomba tersenyum.

    Sementara di tenda besar yang berdiri di taman, kader Posyandu sibuk menimbang balita. Beberapa anak menangis, beberapa tertawa. Tapi semua tampak gembira. Sidrap hari itu seperti sedang belajar tersenyum lebih sehat.

    Kegiatan berlanjut dengan bakti sosial serentak di seluruh fasilitas kesehatan. Pemeriksaan gratis, donor darah, edukasi kesehatan — semuanya digelar bersamaan. Di RSUD Arifin Nu’mang, antrean warga sudah mengular sejak pagi. Para dokter muda memeriksa tekanan darah sambil sesekali bercanda dengan pasien. “Yang paling berat bukan sakitnya, tapi menunggu giliran,” kata seorang warga sambil tertawa.

    Dr. Ishak berpindah dari satu tenda ke tenda lain, berbicara langsung dengan warga tanpa jarak. “Kesehatan itu hak, tapi juga tanggung jawab,” katanya lembut.

    Dan sore itu, taman kembali ramai. Lomba olahraga tradisional menjadi penutup sementara sebelum puncak acara. Tarik tambang, lari karung, hingga lomba bakiak membuat suasana seolah pesta rakyat. Para tenaga kesehatan tidak lagi tampak lelah. Mereka menari, tertawa, menikmati sore yang penuh peluh namun bahagia.

    Di antara keramaian itu, terdengar satu pesan yang diulang berkali-kali: Sehat itu bukan acara. Sehat itu gaya hidup.

    Sidrap hari itu tak sedang menggelar seremoni, melainkan sedang menanamkan kebiasaan baru. Dan Dr. Ishak Kenre menjadi wajah dari semangat itu — tenang, bersahaja, tapi bekerja tanpa henti.

    Hari Minggu nanti, Bupati H. Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Hj. Nurkanaah akan memimpin langsung puncak acara. Tapi untuk para tenaga kesehatan yang sudah turun ke lapangan sejak awal pekan, semangat HKN 2025 sudah lebih dulu menyala.

    Karena di Sidrap, kesehatan bukan hanya urusan dinas — ia adalah cara masyarakat mencintai hidupnya sendiri.