Kategori: Sidrap

  • Bupati Syaharuddin Alrif: Syaqirah Adalah Cerminan Talenta dan Kebersamaan ‘Saromase’ Warga Sidrap

    Bupati Syaharuddin Alrif: Syaqirah Adalah Cerminan Talenta dan Kebersamaan ‘Saromase’ Warga Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Euforia kebanggaan tengah menyelimuti Kabupaten SidenrengAa Rappang (Sidrap).

    Putri daerah berbakat, Syaqirah, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dengan lolos ke Top 8 ajang Dangdut Academy (DA) 7 Indosiar.

    Kabar membanggakan itu langsung disampaikan oleh IJ, koordinator Syaqirah Lovers, kepada Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, sesaat setelah pengumuman resmi dari Indosiar.

    Lolosnya Syaqirah ke babak delapan besar ini pun disambut penuh haru dan sukacita oleh seluruh masyarakat Sidrap yang sejak awal memberikan dukungan luar biasa, baik secara langsung di Studio 5 Indosiar Jakarta, maupun melalui gift virtual di aplikasi streaming resmi.

    Bupati Syaharuddin Alrif mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas prestasi Syaqirah. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya milik sang biduan muda, tetapi juga menjadi cerminan kekompakan dan kebersamaan masyarakat Sidrap dalam mendukung talenta lokal.

    “Lolosnya Syaqirah ke Top 8 DA7 adalah bukti nyata semangat gotong royong dan rasa cinta masyarakat Sidrap terhadap putra-putri terbaiknya. Kita semua patut bangga, karena Syaqirah telah membawa nama baik daerah hingga ke panggung nasional,” ujar Bupati.

    Syaharuddin Alrif menaruh harapan besar agar Syaqirah mampu melangkah lebih jauh hingga menjadi juara Dangdut Academy 7 Indosiar, sekaligus mengharumkan nama Sidrap yang selama ini dikenal sebagai Lumbung Beras Sulawesi Selatan.

    Tak hanya memberi dukungan moral, Bupati juga menunjukkan komitmen kuat untuk terus hadir mendampingi perjuangan Syaqirah di setiap momen penting kompetisi.

    Ia bahkan memberi kepercayaan khusus kepada Ilham Junaedy yang akrab disapa Kaka IJ sebagai koordinator umum Syaqirah Lovers untuk mengoordinasikan seluruh dukungan warga Sidrap, baik yang datang langsung ke Jakarta maupun yang memberikan dukungan virtual.

    Dalam arahannya, Bupati juga berpesan agar seluruh pendukung tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Sidrap yang berlandaskan budaya Sipakalebbi, Sipakataû, dan Saro Masse—saling menghargai, menghormati, dan peduli antar sesama.

    “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sidrap, baik yang di kampung halaman maupun di perantauan, yang telah berpartisipasi mengirim gift virtual dan hadir langsung memberikan semangat di Studio 5 Indosiar. Semoga dukungan kita menjadi energi positif bagi Syaqirah untuk terus tampil maksimal,” ucapnya.

    Dengan torehan prestasi ini, Syaqirah bukan hanya menjadi ikon kebanggaan Sidrap, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda daerah untuk terus berkarya dan berani bermimpi besar di level nasional. (*)

  • Penangkapan Curanmor di Bendoro Tunjukkan Kecepatan Resmob Polres Sidrap

    Penangkapan Curanmor di Bendoro Tunjukkan Kecepatan Resmob Polres Sidrap

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id– Unit Resmob Satreskrim Polres Sidrap kembali menunjukkan ketangkasannya dalam menuntaskan kasus kriminal, kali ini terkait tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang sempat menggemparkan warga Panca Rijang.

    Terungkapnya kasus ini menegaskan bahwa aparat kepolisian tak pernah lelah bekerja meski menghadapi kasus yang rumit dan penuh jebakan.

    Peristiwa bermula pada Minggu, 20 Juli 2025, saat korban, Eriec Nurmansyah (21), seorang petani warga Pasetangeng, Desa Damai, memarkir sepeda motor Kawasaki Ninja R 150 warna merah (Nopol DD 6791 QG) di bawah rumah panggungnya di Jalan Masjid Raya, Kelurahan Rappang, Kecamatan Panca Rijang.

    Lalu, sekira pukul 19.00 Wita, saat hendak pulang, korban mendapati motornya hilang. Kerugian yang dialami mencapai Rp 10 juta, memaksa korban melapor ke Polsek Panca Rijang.

    Kasus yang tampak sederhana ini ternyata menyimpan tantangan besar. Namun, Unit Resmob Satreskrim Polres Sidrap bergerak cepat.

    Kapolres Sidrap AKBP Dr Fantry Taherong, melalui Kasat Reskrim, AKP Setiawan Sunarto, menerangkan, penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Resmob IPDA Junaidi Kadhafi, dengan kerja sama seluruh anggota tim dan informasi dari masyarakat.

    Melalui penyelidikan intensif dan bahan keterangan dari saksi RD, tim berhasil mengamankan motor curian, yang kini telah dicat hitam untuk menutupi identitas asli.

    “Kasus curanmor selalu menjadi prioritas karena meresahkan masyarakat. Meskipun kompleks, kami berhasil mengungkap dalam waktu singkat berkat kerja sama tim yang solid dan informasi dari masyarakat,” ujar AKP Setiawan Sunarto.

    Dari pengembangan penyelidikan, Resmob kemudian mengamankan sejumlah pihak yang terkait, yaitu FR, MR, dan SB.

    Hasil penyelidikan mengarah kepada terduga utama, AS alias SR (24), warga Lotang Salo Kelurahan Maccirowalie, Kecamatan Panca Rijang.

    Informasi mendalam akhirnya menuntun tim ke Bendoro, Desa Mojong, Kecamatan Wattang Sidenreng, Rabu, 22 Oktober 2025, pukul 23.00 Wita. Di lokasi tersebut, terduga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

    Dalam pemeriksaan, AS mengaku mengambil motor sekitar pukul 12.00 Wita dan kemudian menjualnya ke FR di sebuah bengkel di Desa Corowali seharga Rp 2,5 juta.

    Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Pancarijang untuk proses hukum lebih lanjut.

    Pengungkapan cepat ini menjadi bukti nyata bahwa Satreskrim Polres Sidrap, khususnya Unit Resmob, tidak hanya tanggap, tetapi juga profesional dalam menghadapi kasus kriminal yang kompleks, memastikan hak korban untuk mendapatkan keadilan tetap terjaga.(*)

  • Bos Tambang Emas dan Rombongan Bugis-Makassar Padati Studio Indosiar Dukung Andi Syaqira, Bupati Sidrap Sapa Langsung Lewat Video Call

    Bos Tambang Emas dan Rombongan Bugis-Makassar Padati Studio Indosiar Dukung Andi Syaqira, Bupati Sidrap Sapa Langsung Lewat Video Call

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Studio Indosiar Jakarta, Selasa malam (21/10/2025), saat Andi Syaqira, kontestan asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), tampil memukau di babak 7 besar Dangdut Academy 7 (DA7).

    Ribuan pendukung dari berbagai daerah di Indonesia hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada putri daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Sidrap itu.

    Salah satu yang menarik perhatian publik adalah kehadiran H. Suardi, Ketua Rombongan Antos Tim Kampas, yang memimpin sekitar 50 orang warga asal Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap.

    Mereka datang ke Jakarta secara mandiri untuk memberikan dukungan langsung kepada Syaqira di studio Indosiar.

    Selain itu, hadir pula gelombang dukungan luar biasa dari masyarakat Bugis-Makassar yang datang dari berbagai penjuru tanah air — mulai dari Kalimantan, Sumatera, Papua, hingga kawasan Jabodetabek dan Jawa. Mereka bersatu dalam semangat kebersamaan untuk mengharumkan nama daerah.

    Yang tak kalah mencuri perhatian, salah satu tokoh Bugis Sidrap dan pengusaha sukses tambang emas di Sulawesi Tengah, yakni H. Syahrussim Abd Mujib, yang akrab disapa H. Ayub, turut hadir langsung di studio. H. Ayub merupakan Direktur Utama PT Trio Kencana, dan dikenal sebagai sosok dermawan asal Simpo, Kecamatan Baranti, Sidrap.

    “Kami turun gunung malam ini bukan sekadar menonton, tapi menunjukkan bahwa Sidrap punya solidaritas yang kuat. Syaqira membawa semangat anak daerah yang berjuang sampai puncak,” ujar H. Ayub kepada sejumlah awak media di lokasi.

    Kehadiran para tokoh dan rombongan pendukung ini juga dilaporkan langsung oleh Koordinator Umum Syaqira Lovers, Ilham Djunaedi (IJ), kepada Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

    Dalam laporan tersebut, IJ menyampaikan bahwa ribuan pendukung Sidrap dan masyarakat Bugis-Makassar telah memenuhi area studio Indosiar malam ini.

    Mendengar laporan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif langsung melakukan video call dengan Ilham Djunaedi untuk menyapa para pendukung yang hadir di Jakarta.

    Dengan suara bergetar penuh haru, Bupati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas semangat masyarakat Sidrap yang hadir secara tertib dan penuh solidaritas.

    “Saya terharu melihat semangat ta’ semua malam ini. Ini bukti bahwa masyarakat Sidrap bersatu untuk mendukung anak daerahnya. Mari kita jaga nama baik Sidrap dan terus dukung Syaqira sampai ke puncak juara,” ucap Bupati Syaharuddin melalui sambungan video.

    Suasana di studio Indosiar pun semakin meriah. Sorak sorai “Syaqira Juara! Sidrap Bisa!” menggema setiap kali layar menampilkan sang bintang.

    Dukungan luar biasa dari para perantau dan masyarakat Bugis-Makassar ini menunjukkan bahwa kiprah Andi Syaqira bukan hanya milik Sidrap, tapi juga menjadi simbol kebanggaan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan di kancah nasional.

    Dengan dukungan besar dari masyarakat dan perhatian penuh dari pemerintah daerah, Andi Syaqira kini menjadi harapan besar untuk membawa nama Sidrap berkibar di puncak Dangdut Academy 7 Indosiar. (*)

  • Aksi Cepat Aparat Polres Sidrap Gagalkan Potensi Kericuhan Malam di Maritengngae

    Aksi Cepat Aparat Polres Sidrap Gagalkan Potensi Kericuhan Malam di Maritengngae

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Malam yang semula tenang di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, mendadak pecah oleh suara benturan keras, Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 22.00 WITA.

    Sebuah mobil Toyota Avanza putih menabrak pengendara sepeda motor yang melintas. Warga sontak keluar rumah, sebagian berteriak, sebagian lagi mencoba melerai.

    Korban diketahui bernama Arifin alias Burung (50), warga Jalan Landaung, Pangkajene. Sementara pelaku adalah Jumri (46), warga Desa Tallumae, Kecamatan Watang Sidenreng.
    Ketegangan sempat meningkat saat pelaku keluar dari mobil sambil menenteng senapan angin dan sebilah parang. Situasi hampir lepas kendali ketika warga mulai berkerumun, menyaksikan korban terkapar dengan luka robek di kaki kanan akibat benturan keras.

    Namun suasana panas itu tak berlangsung lama. Personel Unit Resmob Satreskrim Polres Sidrap bersama gabungan piket fungsi bergerak cepat ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga.

    Dalam waktu singkat, pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti, sementara korban segera dievakuasi ke RSUD Nene Mallomo untuk mendapatkan perawatan medis.

    Barang bukti yang diamankan polisi cukup signifikan: dua bilah parang dan satu senapan angin milik pelaku, serta parang dan balok berpaku milik korban.

    Kedua kendaraan yang terlibat, yakni mobil Avanza DP 1651 CQ dan sepeda motor Honda Beat DP 3566 PG, juga turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

    Kehadiran cepat aparat malam itu menjadi kunci meredam emosi warga agar tidak terjadi aksi balasan. Beberapa saksi mata menyebut, hanya selang beberapa menit setelah kejadian, sirene mobil polisi sudah terdengar mendekat.

    “Kalau polisi terlambat sedikit saja, bisa ramai. Tapi mereka datang cepat sekali, langsung amankan semuanya,” tutur seorang warga yang enggan disebut namanya.

    Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong melalui Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Setiawan Sunarto, membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa langkah cepat dilakukan untuk mencegah meluasnya ketegangan di lapangan.

    “Begitu menerima laporan, anggota langsung kami kerahkan ke TKP. Prioritas kami adalah mengamankan korban, mengendalikan situasi, dan mengamankan pelaku beserta barang bukti. Saat ini kasus sudah kami tangani dan proses hukum terus berjalan,” jelas AKP Setiawan.

    Ia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan memastikan kondisi sekitar lokasi tetap kondusif.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. Semua proses hukum akan kami jalankan sesuai ketentuan,” ujarnya.

    Menjelang tengah malam, situasi di sekitar lokasi berangsur tenang. Warga mulai kembali beraktivitas seperti biasa, sementara petugas tetap bersiaga untuk memastikan keamanan tetap terjaga.

    Dari kejadian ini, satu hal kembali terbukti: kecepatan respon dan koordinasi aparat Polres Sidrap di bawah kendali AKP Setiawan Sunarto berhasil mencegah amarah warga berubah menjadi kericuhan.

    Dalam situasi yang bisa saja berujung chaos, ketenangan dan profesionalitas menjadi energi paling penting — dan malam itu, Sidrap memilikinya.(*)

  • Kapolres Sidrap Dukung Penuh Pelaksanaan Kemah Santri Tahun 2025

    Kapolres Sidrap Dukung Penuh Pelaksanaan Kemah Santri Tahun 2025

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Lapangan Sepak Bola Lancirang, Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidrap menjadi saksi semangat ratusan santri dari berbagai penjuru Kabupaten Sidrap. Mereka berkumpul dalam Kemah Santri dan Pentas Seni Hari Santri Nasional (HASN) 2025 tingkat kabupaten, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

      Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengawal Indonesia Maju Menuju Peradaban Dunia” yang mencerminkan semangat santri dalam berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.

      Turut hadir Ketua TP PKK Hj. Haslindah Syaharuddin, Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Muhammad Idris Usman, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Iqbal, para pimpinan pondok pesantren serta tokoh agama.

      Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan rasa bangga atas semangat para santri yang terus menjaga nilai keislaman dan kebangsaan.

      “Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum meneladani perjuangan para santri yang berperan penting dalam sejarah bangsa,” ujarnya.

      Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen memperkuat sektor keagamaan dan pendidikan Islam sebagai bagian dari pembangunan daerah.

      “Santri adalah andalan Sidrap. Misi saya sebagai kepala daerah adalah membawa Sidrap menjadi lumbung beras Indonesia, lumbung telur, lumbung penghafal Al-Qur’an, dan lumbung ulama Indonesia,” tegasnya.

      Di tempat yang sama, Kapolres Sidrap menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai mampu mempererat tali silaturahmi antara santri dan masyarakat, sekaligus memperkokoh semangat nasionalisme.

      “Melalui kegiatan ini kami berharap para santri dapat menjadi generasi muda yang berakhlak mulia dan berguna bagi agama, nusa, dan bangsa sekaligus mampu mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujarnya dengan penuh semangat

    1. Dari Sidrap untuk Nusantara: Kolaborasi Transmigrasi Satukan Langkah Menuju Kemajuan

      Dari Sidrap untuk Nusantara: Kolaborasi Transmigrasi Satukan Langkah Menuju Kemajuan

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Pemerintah Kabupaten Demak mempererat sinergi dalam mendukung program transmigrasi nasional.

      Kolaborasi dua daerah ini menandai langkah bersama menuju kemajuan dan pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di kawasan transmigrasi.

      Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Demak didampingi langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, meninjau lokasi transmigrasi di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Senin (20/10/2025).

      Sebelumnya, rombongan yang dipimpin Bupati Demak, Eisti’anah, lebih dahulu disambut secara resmi di Kantor Bupati Sidrap.

      Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara kedua pemerintah daerah terkait pembangunan, penempatan, dan pengembangan kawasan transmigrasi tahun 2025.

      Syaharuddin Alrif menegaskan, transmigrasi bukan sekadar program pemindahan penduduk, tetapi juga sarana memperkuat pemerataan pembangunan nasional melalui kerja sama antardaerah.

      “Kerja sama transmigrasi sangat penting untuk mendukung program pemerintah pusat. Untuk itu, kita harus membuka diri dan membuka hati, karena Indonesia ini milik kita bersama,” ujarnya.

      Syaharuddin juga menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendukung penuh pelaksanaan program transmigrasi.

      Ia menyoroti potensi ekonomi di Desa Lagading yang dinilai strategis untuk dikembangkan melalui sektor perkebunan.

      “Di Desa Lagading ini, yang ingin saya genjot adalah perkebunan kelapa genjah agar menjadi komoditas unggulan. Kebutuhan ekspor kelapa di Indonesia sangat tinggi, sehingga ini bisa menjadi peluang besar bagi masyarakat transmigrasi,” jelasnya.

      Lebih lanjut, ia menyampaikan pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan agar masyarakat transmigrasi dapat mandiri dan produktif.

      “Support pemerintah akan dimaksimalkan. Untuk itu, saya minta masyarakat transmigrasi bekerja maksimal agar hasil yang kita capai juga maksimal,” tutupnya.

      Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, serta pejabat dari Pemkab Demak dan Sidrap.

      Tampak pula Camat Pitu Riase beserta jajarannya, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Pitu Riase, transmigran Patriot, serta warga transmigrasi.

    2. Hangat dan Bersahaja, Bupati Syaharuddin Sapa Pengunjung Kalosi Fest 2025

      Hangat dan Bersahaja, Bupati Syaharuddin Sapa Pengunjung Kalosi Fest 2025

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Kebahagiaan tampak menyelimuti masyarakat Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue, saat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif hadir langsung membuka Kalosi Fest 2025, Senin (20/10/2025) malam.

      Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo itu menjadi momentum penuh rasa syukur bagi warga yang menantikan sosok pemimpin yang dekat dan benar-benar hadir di tengah rakyatnya.

      Meski jadwal pemerintahan cukup padat, Bupati Syaharuddin tetap meluangkan waktu menyapa warga dan mendukung kegiatan yang bertujuan membangkitkan ekonomi kerakyatan.

      Turut hadir, Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap Haslindah Syaharuddin, Anggota DPRD Sidrap Kartini Bekka, Ketua DPC NasDem Dua Pitue Andi Munawangsah, Kadis Pemuda dan Olahraga Patriadi, Kadis Perhubungan Andi Bahari Parawansa, Camat Dua Pitue Andi Sammang, serta Kepala Desa Kalosi Abdul Malik.

      Acara juga mendapat dukungan penuh dari PT Tiga Putra Entertainment selaku pengelola wahana pasar expo UMKM. Pimpinan perusahaan, Andi Yadin, mengaku haru dan bangga atas kehadiran langsung Bupati.

      “Selama puluhan tahun kami menggelar pasar expo, baru kali ini seorang bupati hadir dan membuka langsung kegiatan kami. Ini bukti nyata bahwa beliau pemimpin yang peduli rakyat,” ujarnya terharu.

      Kalosi Fest 2025 menjadi wadah kebangkitan pelaku UMKM dan ekonomi lokal di Dua Pitue. Warga menyambut antusias dan merasa bangga memiliki Bupati yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi juga turun langsung menyapa masyarakat di pelosok desa.

      “Beliau tidak pernah lelah, selalu menyalami rakyat tanpa batas. Rasanya seperti punya keluarga sendiri di kursi bupati,” ungkap seorang warga dengan mata berkaca-kaca.

      Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menegaskan komitmennya menjadikan kegiatan seperti Kalosi Fest sebagai penggerak ekonomi berbasis masyarakat.

      Ia menyinggung rencana besar Pemkab Sidrap memperkuat kawasan perbatasan dan pusat ekonomi rakyat.

      “Event seperti ini harus terus kita dukung karena menjadi denyut nadi ekonomi masyarakat,” ujarnya.

      Syaharuddin mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan desa yang dinilainya berjalan baik. Ia menekankan pentingnya pelayanan masyarakat dengan niat tulus dan kerja ikhlas.

      Selain itu, Bupati mengungkapkan keberhasilan Kabupaten Sidrap menekan angka kemiskinan hingga 4,4 persen, menjadikannya daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan.

      “Dalam tujuh bulan sejak dilantik, kita berhasil menekan kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ini bukti kerja nyata seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

      Di wilayah Dua Pitue, terdapat 600 hektare lahan sawah dengan potensi penghasilan mencapai Rp362 miliar. Secara keseluruhan, nilai ekonomi Dua Pitue tahun ini meningkat hingga Rp700 miliar, yang disebut Bupati sebagai hasil kerja keras petani dan masyarakat setempat.

      Bupati Syaharuddin berjanji memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah Pitu Riawa hingga Dua Pitue, termasuk perbaikan akses jalan dan pemberdayaan pasar tradisional di Tanru Tedong dan Pitu Riawa.

      “Pajak sewa los dan pelataran akan kita turunkan hingga 50 persen agar pedagang bergairah lagi, pasar hidup kembali, ekonomi rakyat pun tumbuh,” tegasnya.

      Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan dukungan moral untuk Andi Syaqira, putri asal Kalosi yang tengah berjuang di ajang Dangdut Academy 7 Indosiar.

      “Mari kita dukung bersama, karena ini menyangkut harga diri dan kebanggaan masyarakat Sidrap,” seru Bupati disambut tepuk tangan warga.

      Acara ditutup dengan yel-yel dukungan untuk Andi Syaqira, menandai semangat kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Kalosi atas kehadiran Bupati Syaharuddin yang hadir, bekerja, dan berjiwa rakyat.

    3. Budaya Berbagi di Puskesmas Empagae: Kecil Bersama, Bermakna Besar Lewat SEJATI

      Budaya Berbagi di Puskesmas Empagae: Kecil Bersama, Bermakna Besar Lewat SEJATI

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Pagi ini, seluruh pegawai Puskesmas Empagae mengikuti apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang, Dr. Ishak Kenre, SKM., M.Kes. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya bekerja dengan sepenuh hati dan tulus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

      Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan inovasi SEJATI (Sedekah Jumat Penuh Arti) — sebuah gerakan sosial yang digagas oleh KTU Puskesmas Empagae, Bidan Nur Hidayah Sultan, S.ST, dengan dukungan penuh dari Kepala Puskesmas Empagae, Sri Rahayu Sultan, S.KM., M.Kes., serta seluruh staf dan tenaga kesehatan.

      Program SEJATI merupakan kegiatan rutin setiap Jumat yang menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian antarpegawai. Melalui celengan kebaikan, setiap pegawai menyisihkan sebagian rezekinya secara sukarela. Dana yang terkumpul digunakan untuk berbagai kegiatan sosial, seperti berbagi makanan, memperbaiki fasilitas ruangan, memberikan doorprize bagi pegawai teladan, hingga membantu pasien rawat inap yang kurang mampu.

      Menurut KTU Puskesmas Empagae, semangat SEJATI bukan sekadar sedekah materi, tetapi juga bentuk nyata dari kepedulian dan kebersamaan di lingkungan kerja. “Melalui SEJATI, kami ingin membangun budaya kerja yang penuh makna, ikhlas, dan saling mendukung,” ujarnya.

      Program ini memiliki empat makna utama:
      1️⃣ Makna Inovasi: Gerakan sosial untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian antarpegawai setiap Jumat.
      2️⃣ Tujuan: Menjadikan sedekah sebagai budaya kerja yang mempererat solidaritas dan menghadirkan suasana kerja yang harmonis.
      3️⃣ Pelaksanaan: Pengumpulan dana sukarela melalui celengan SEJATI yang dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan penghargaan bagi pegawai.
      4️⃣ Manfaat: Membangun kebersamaan, menumbuhkan keikhlasan, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya menyehatkan tetapi juga menginspirasi.

      Program SEJATI (Sedekah Jumat Penuh Arti) menjadi bukti nyata bahwa kebaikan kecil yang dilakukan bersama dapat membawa makna besar bagi sesama.

    4. Syaharuddin Alrif Hadiri Mappadendang Aka-Akae, Ungkap Lonjakan Hasil Panen Sidrap

      Syaharuddin Alrif Hadiri Mappadendang Aka-Akae, Ungkap Lonjakan Hasil Panen Sidrap

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri Pesta Panen dan Mappadendang di Dusun II Kampung Baru, Desa Aka-Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sabtu (18/10/2025).

      Turut hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap Haslindah Syaharuddin, serta Anggota DPRD Andi Sugiarno Bahri.

      Tampak pula Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Andi Safari Renata, Kepala Pelaksana BPBD Sudarmin, Plt Kadis Kominfo Mahluddin, Plt Kadis Pendidikan Sirajuddin, Camat Watang Sidenreng Arnol Baramuli, Kepala Desa Aka-Akae Amiruddin, serta Kepala Desa Talumae.

      Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif mengungkapkan, luas sawah di Kecamatan Watang Sidenreng mencapai kurang lebih 7.500 hektare, sementara di Desa Aka-Akae sekitar 1.027 hektare.

      “Rata-rata hasil panen di Aka-Akae mencapai 7,7 ton per hektare atau sekitar 7.200 kilogram. Upaya intensifikasi pertanian (IP 300) ini bisa menambah pendapatan, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Tapi dengan dua kali tanam saja, kita sudah bersyukur karena semuanya berjalan baik,” ujarnya.

      Ia menambahkan, selama tujuh bulan terakhir hasil panen di Kabupaten Sidrap meningkat signifikan.

      “Kalau tahun 2024 hasil panen kita hanya 440 ribu ton per tahun, sekarang di 2025 meningkat menjadi 660 ribu ton,” jelasnya.

      Syaharuddin juga menyampaikan, Sidrap mendapat bantuan sekitar Rp100 miliar untuk program listrik masuk sawah seluas 18.000 hektare.

      Di Desa Aka-Akae, sebanyak 524 hektare telah mendapat manfaat program tersebut.

      “Insya Allah untuk urusan air, Aka-Akae tidak lagi mengalami kendala. Tahun ini bantuannya Rp2,5 miliar untuk pengairan,” urai Syaharuddin.

      Ia menambahkan, telah terbentuk Brigade Pangan, terdiri atas dua kelompok anak muda dengan modal usaha sekitar Rp3 miliar per kelompok.

      “Selain itu ada bantuan benih dan pestisida untuk delapan kelompok tani serta sembilan kelompok penerima benih padi baru,” paparnya.

      Sementara itu, Kepala Desa Aka-Akae Amiruddin menyampaikan bahwa tradisi mappadendang telah berlangsung sejak lama sebagai bentuk pelestarian budaya masyarakat.

      “Padendang di Aka-Akae ini sudah berjalan sangat lama. Kami berupaya menjaga agar pelestarian budaya ini berkelanjutan. Dalam setiap pelaksanaannya, mappadendang selalu diiringi pementasan bela diri sebagai simbol kesiapan dan semangat bekerja,” ucapnya.

      Ia menambahkan, mappadendang merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mempertemukan tiga unsur penting masyarakat, yakni ulama, umara, dan warga.

      “Dengan hadirnya tiga elemen ini, kami sangat bersyukur. Baru kali ini kami mendapatkan umara yang selalu meluangkan waktu untuk hadir dan bersama masyarakat,” tutur Amiruddin.

      Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pestisida kepada sejumlah kelompok tani di Desa Aka-Akae.

    5. Bahas Musim Tanam Okmar, Bupati Syaharuddin Pimpin Tudang Sipulung di Kanie

      Bahas Musim Tanam Okmar, Bupati Syaharuddin Pimpin Tudang Sipulung di Kanie

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Musyawarah Tudang Sipulung di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, menjadi momentum bagi para petani bersama unsur pemerintah membahas persiapan masa tanam Oktober–Maret (Okmar) 2025/2026.

      Kegiatan yang digelar di Gapoktan Kamase, Sabtu (18/10/2025), dipimpin langsung Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif.

      Dalam kesempatan itu, Bupati Syaharuddin didampingi Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kadis TPHPKP Ibrahim, Kadis Perhubungan Andi Bahari Parawansa, dan Camat Maritengngae Andi Surya Praja Hadiningrat.

      Hadir pula Anggota DPRD Andi Sugiarno Bahri, para Kabid Dinas TPHPKP, penyuluh, kelompok tani, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

      Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin menegaskan pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani dan produktivitas sektor pertanian.

      “Kami menyadari betapa pentingnya peran petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah. Pertanian adalah sumber penghasilan warga Sidrap,” ujarnya.

      Khusus di Desa Kanie, kata dia, terdapat sekitar 1.300 hektare lahan persawahan yang menjadi penghasil utama padi. Karena itu, pemerintah fokus pada peningkatan produksi pertanian.

      Bupati menambahkan, hampir semua jenis bantuan telah tersalurkan di Kanie, mulai benih, bor tanam, pupuk, hingga fasilitas sarana produksi pertanian.

      Ia juga menyampaikan bahwa pada musim tanam kali ini Desa Kanie memperoleh program optimalisasi lahan nonrawa seluas 1.050 hektare.

      “Alhamdulillah, Desa Kanie dapat 1.050 hektare oplah nonrawa. Sudah mulai berjalan delapan kelompok tani, masing-masing mengelola sekitar tiga bor (sumur bor),” tutur Syaharuddin.

      Syaharuddin Alrif menambahkan, total anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan lahan tersebut mencapai sekitar Rp5,5 miliar, termasuk biaya survei, investigasi, dan desain teknis.

      “Saya minta kita semua kompak. Mari gotong royong, maseppe, mabalao, dan sebagainya. Jika ini terlaksana, Insya Allah hasil panen akan bertambah,” ujarnya.

      Ia juga berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga keimanan, rajin ke masjid, dan memperbanyak ibadah agar pertanian Sidrap terus meningkat.

      “Saya minta setiap rumah di Kanie punya seratus ekor itik. Itu bukan bantuan, tapi dorongan agar kita mandiri untuk menambah pendapatan. Ini peluang karena program Presiden kita MBG,” katanya.

      Di akhir kegiatan, Syaharuddin berharap semangat gotong royong terus dijaga dan Desa Kanie menjadi wilayah yang bersih, bersinar, dan religius.

      Kegiatan ditutup dengan penyerahan pestisida kepada kelompok tani serta diskusi bersama para peserta Tudang Sipulung.

    6. Gerak Cepat Unit Resmob Polres Sidrap, Pelaku Penganiayaan Bersajam Ditangkap di Pinrang

      Gerak Cepat Unit Resmob Polres Sidrap, Pelaku Penganiayaan Bersajam Ditangkap di Pinrang

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Satreskrim Polres Sidrap Ungkap Cepat Kasus Penganiayaan di Baranti, Pelaku Diamankan Kurang dari Empat Jam

      Sigap di Lapangan, Resmob Polres Sidrap Tangkap Pelaku Penganiayaan Sadis Hanya Beberapa Jam Usai Kejadian

      Respons Cepat dan Terukur, Satreskrim Polres Sidrap Berhasil Amankan Pelaku Penganiayaan Akibat Sengketa Ternak Itik

      Sidrap, katasulsel.com – Aksi cepat dan profesional kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sidrap.

      Tim gabungan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sidrap, di bawah komando Kasat Reskrim Polres Sidrap, berhasil mengamankan pelaku penganiayaan berat menggunakan senjata tajam di Kecamatan Baranti, Jumat (17/10/2025).

      Pelaku diketahui bernama Sahar alias Lago (45), warga Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti.

      Ia diamankan beberapa jam setelah melakukan aksi kekerasan terhadap Lasennang (56), warga setempat yang kini menjalani perawatan intensif di RS Adinda Rappang akibat luka serius di beberapa bagian tubuhnya.

      Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Setiawan Sunarto., S.Tr.K., S.I.K, menyampaikan, keberhasilan penangkapan pelaku oleh tim yang dipimpin Kanit Resmob IPDA Junaidi Kadhafi, SH., MH., bersama personel Polsek Baranti yang dipimpin Kapolsek Baranti AKP Zakriah Lessa, SH., merupakan hasil kerja cepat dan koordinasi lintas satuan yang solid di jajaran Polres Sidrap.

      “Setelah kami menerima laporan dan hasil olah tempat kejadian perkara, tim Resmob langsung bergerak melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku teridentifikasi dan diketahui melarikan diri ke wilayah Polsek Tiroang, Polres Pinrang. Tak lama kemudian, pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti sebilah parang,” jelas Kasat Reskrim.

      Barang bukti tersebut kini diamankan di Unit Reskrim Polsek Baranti sebagai alat utama yang digunakan dalam aksi penganiayaan.

      Dari hasil penyelidikan, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 07.00 WITA di areal persawahan Dusun Dimpo, Desa Passeno, Kecamatan Baranti. Pelaku bersama anaknya, Pian, datang menggunakan sepeda motor, lalu langsung menyerang korban dengan parang secara membabi buta.

      Korban mengalami luka robek di leher belakang, lutut kanan, serta di betis dan kaki kiri-kanan. Warga yang melihat kejadian langsung mengevakuasi korban, sementara pelaku kabur meninggalkan lokasi.

      Hasil pemeriksaan awal menunjukkan, penganiayaan tersebut dipicu oleh hal sepele. Pelaku disebut tersinggung karena korban menolak permintaan pelaku yang ingin mengambil ternak itiknya yang bercampur dengan milik korban.

      “Pelaku tersulut emosi akibat perkataan korban yang dianggap menyinggung harga dirinya. Dari situlah pelaku mendatangi korban dan melakukan penyerangan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sidrap.

      Pada bagian lain, Kapolres Sidrap, AKBP. Dr. Fantry Taherong., S.H., S.I.K., M.H, menegaskan bahwa penanganan cepat kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Sidrap dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum setempat.

      “Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan tindak pidana, sekecil apapun, akan kami respon secara profesional dan presisi,” tegasnya.

      Pelaku Sahar alias Lago kini telah diamankan di Mapolres Sidrap untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pengembangan guna mengejar anak pelaku, Pian, yang diduga turut serta dalam aksi penganiayaan tersebut.

      Kapolres mengimbau masyarakat agar menghindari penyelesaian masalah dengan cara kekerasan. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk pelanggaran hukum akan ditindak tegas sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.(*)

    7. Gerak Cepat Polisi Sidrap Ungkap Anirat, Ayah Diserang di Sawah, Diduga karena Dendam Sepele: Pelaku Serahkan Diri

      Gerak Cepat Polisi Sidrap Ungkap Anirat, Ayah Diserang di Sawah, Diduga karena Dendam Sepele: Pelaku Serahkan Diri

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Jajaran Satuan Reskrim Polres Sidrap dibackup personil Polsek Baranti bergerak cepat (Gercep) berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat (Anirat) dalam waktu sangat singkat.

      Hanya butuh waktu tiga kurang lebih kasus ini terungkap dengan mengamankan terduga pelaku setelah diselidiki secepatnya.

      Seperti yang terjadi Warga Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), digegerkan oleh peristiwa penganiayaan berdarah yang terjadi di area persawahan Dusun Simpo, Jumat (17/10/2025) pagi.

      Kasus penganiayaan berat yang menjadikan Korban bernama Lasennang (56), warga Desa Sipodeceng, harus mengalami luka serius di bagian leher, lutut, serta kedua kaki setelah diserang menggunakan parang oleh dua orang pelaku, yakni Lago (45) dan anaknya Fian (20).

      Menurut laporan yang diterima Polsek Baranti, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita.

      Pelaku Lago bersama anaknya mendatangi korban menggunakan sepeda motor dan langsung menyerangnya secara membabi buta.

      Serangan itu menyebabkan korban mengalami sejumlah luka robek cukup parah dan harus dilarikan ke RS Adinda Rappang untuk mendapatkan perawatan intensif.

      Dari hasil penyelidikan awal, dugaan motif penganiayaan dipicu oleh persoalan sepele.

      Pelaku menuduh korban merusak kayu penahan jaring itik miliknya, sehingga emosi tak terkendali dan berujung aksi kekerasan brutal di tengah sawah.

      Kapolsek Baranti AKP Zakaria membenarkan kejadian tersebut. “Pelaku utama atas nama Lago telah menyerahkan diri di Polsek Tiroang sekitar pukul 11.00 Wita. Sementara anaknya, Fian, masih dalam pencarian oleh tim gabungan Resmob dan personel Polsek Baranti,” jelasnya.

      Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian. Barang bukti dan keterangan sejumlah saksi, termasuk seorang warga bernama Atta (60), telah diamankan untuk memperkuat proses penyidikan. (*)