Kategori: Sidrap

  • SMPN 3 Pancarijang Gelar IHT PGRI: Tingkatkan Kompetensi Guru dengan Pembelajaran Mendalam

    SMPN 3 Pancarijang Gelar IHT PGRI: Tingkatkan Kompetensi Guru dengan Pembelajaran Mendalam

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— UPT SMPN 3 Pancarijang (SMPN 1 Kulo) menggelar kegiatan In House Training (IHT) bersama PGRI Ranting pada Kamis, 4 September 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)” dengan menerapkan konsep 8 Dimensi Profil Lulusan, 3 Prinsip, 3 Pengalaman Belajar, dan 4 Kerangka Pembelajaran Mendalam (8-3-3-4).

    Hadir sebagai narasumber sekaligus pemateri, Pengawas Satuan Pendidikan Hamzah, S.Pd., M.Si. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPT SMPN 3 Pancarijang, Bapak Rivan Sutomo, S.Pd., M.Pd. Turut hadir pula Ketua Ranting PGRI SMPN 3 Pancarijang, Bapak Pahri Saade, S.Pd., bersama seluruh anggota PGRI yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan.

    Dalam sambutannya, Kepala UPT SMPN 3 Pancarijang menekankan pentingnya guru terus beradaptasi dengan perkembangan paradigma pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad 21. “Pembelajaran mendalam menuntut guru untuk menghadirkan proses belajar yang bukan hanya menekankan pada pengetahuan, tetapi juga keterampilan, karakter, dan pengalaman bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Ranting PGRI SMPN 3 Pancarijang dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan IHT ini merupakan tindak lanjut dari program PGRI Kabupaten Sidenreng Rappang dan PGRI Cabang Kulo. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM dan profesionalisme anggota PGRI, sehingga dapat memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan mampu mengimplementasikan strategi pembelajaran mendalam secara optimal, demi melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.(*)

  • Pembunuhan Sadis di Dua Pitue Sidrap: Perempuan Muda Tewas Bersimbah Darah Usai Terima Tamu “Open BO”

    Pembunuhan Sadis di Dua Pitue Sidrap: Perempuan Muda Tewas Bersimbah Darah Usai Terima Tamu “Open BO”

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Malam itu, langit di Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, tampak biasa-biasa saja, Jumat malam (05/09/2025).

    Tak ada tanda-tanda akan terjadi peristiwa berdarah yang kini mengguncang warga setempat.

    Seorang perempuan muda yang diketahui belakang bernama Mona Kelana Putri (34 tahun) ditemukan bersimbah darah di sebuah kamar sewaan, lukanya cukup tragis dan memilukan.

    Korban beralamat KTP di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar ini mengalami luka leher menganga akibat tersayat benda tajam.

    Hidupnya terenggut seketika, hanya dalam hitungan menit setelah menerima tamu yang memesan jasa “open BO” (booking online).

    Bagi sebagian orang, kisah ini hanyalah sekadar kasus kriminal tingkat tinggi. Namun di baliknya, tersimpan potret buram tentang luka sosial, kesenjangan ekonomi, dan nasib perempuan yang terhimpit kebutuhan hidup.

    Detik-detik Mencekam di Kamar Sewa

    Saksi kunci, lelaki bernama Adnan, awalnya bersama korban di dalam kamar. Sekitar pukul 23.00 WITA, pada Jumat malam (5/9/2025) korban memberitahunya bahwa ada tamu yang datang.

    “Ada tamuku kak,” kata korban singkat.

    Adnan pun memilih naik ke lantai dua, membiarkan korban melayani tamu barunya.

    Namun tak lama berselang, korban kembali keluar dan sempat berbisik lirih kepada saksi.

    “Tolong jagaka kesi… kayaknya ini tamuku kelihatan tidak beres,”ucap Adnan menirukan pembicaraan terakhir korban dengannya.

    Permintaan itu menjadi pesan terakhir yang diingat Adnan sebelum insiden berdarah itu terjadi. Sekitar tiga menit kemudian, terdengar suara gaduh dari kamar.

    Adnan langsung bergegas turun, menggedor-gedor pintu untuk membantu korban.

    Tiba-tiba, pintu terbuka. Seorang lelaki keluar tergesa-gesa, sambil menodongkan badik ke arah Adnan dan melarikan diri.

    Saat masuk ke kamar, Adnan mendapati korban sudah bersimbah darah. Sayatan dalam di leher membuat napasnya terengah-engah.

    “Saya langsung pegang lehernya, coba hentikan darahnya… tapi terlalu banyak keluar,” tutur Adnan dengan suara bergetar saat ditemui polisi.

    Sadar nyawa korban makin kritis, Adnan keluar meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Dua Pitue.

    Perburuan Pelaku: Polisi Bergerak Cepat

    Kapolsek Dua Pitue IPTU Amiruddin membenarkan peristiwa ini. Menurutnya, kasus ini langsung diambil alih oleh Satreskrim Polres Sidrap dibantu Unit Resmob untuk mengejar pelaku.

    “Kami sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dan saat ini tim masih bekerja keras. Ini kasus pembunuhan sadis. Pelaku harus segera ditangkap,” tegas Amiruddin.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Setiawan Suratno menyatakan pihaknya tak akan memberikan ruang bagi pelaku untuk melarikan diri:

    “Kami bentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini. Tak ada toleransi. Pelaku akan kami kejar sampai dapat,” tegasnya. (*)

  • Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Teken SK 337 Tenaga Sukarela Dinas Kesehatan

    Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Teken SK 337 Tenaga Sukarela Dinas Kesehatan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menandatangani SK tenaga sukarela database Dinas Kesehatan dan puskesmas se-Kabupaten Sidrap, Kamis (4/9/2025).

    Kegiatan di Kantor Dinas Kesehatan itu dihadiri Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, Plh. Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, Plt. Kepala BKPSDM Andi Bustanil, para kepala puskesmas, serta jajaran Dinas Kesehatan.

    Syaharuddin menyampaikan, dirinya sengaja mengundang seluruh tenaga sukarela agar bisa bertatap muka langsung.

    “Agar semua bisa meningkatkan semangat dan etos kerjanya. Kami juga ingin merapikan kembali data-datanya,” jelasnya.

    Bupati juga menekankan agar tidak ada lagi keluhan dari masyarakat.

    “Maksimalkan pelayanan yang baik untuk masyarakat, jangan ada lagi manipulatif, niatkan dengan lurus pekerjaan kita,” tutupnya.

    Plh. Kadis Kesehatan Ishak Kenre melaporkan jumlah tenaga sukarela yang menerima SK sebanyak 337 orang.

    Ia juga mengajak mereka bekerja profesional dan disiplin karena tugas tersebut merupakan tanggung jawab sekaligus ladang kebaikan.

  • Bupati Sidrap Buka Muscab IDI 2025, Harap Dokter Layani Masyarakat dengan Penuh Cinta

    Bupati Sidrap Buka Muscab IDI 2025, Harap Dokter Layani Masyarakat dengan Penuh Cinta

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sidrap 2025 di Aula Puskesmas Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Rabu (3/9/2025). Dalam kesempatan itu, ia mengajak para dokter memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh cinta.

    Acara dihadiri Ketua IDI Wilayah Sulsel, dr. Siswanto Wahad, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB, Syahrul Mubarak, Plh Kadis Kesehatan Sidrap, Ishak Kenre, Direktur RS Nene Mallomo, drg. Sahriah Usman, dan Plt Direktur RS Arifin Nu’mang, dr. Eddy Arsyad.

    Hadir pula Ketua IDI Sidrap, dr. Syafaruddin, Sekretaris IDI Wilayah Sulsel, dr. Nur Ashari, serta pengurus IDI Sidrap.

    Bupati Syaharuddin menegaskan peran dokter sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Ia pun berharap pelayanan kesehatan semakin baik sehingga masyarakat Sidrap terlayani secara maksimal.

    “Layanilah masyarakat dengan penuh cinta. Itu yang saya harapkan,” tegasnya.

    Syaharuddin memaparkan, sejak awal kepemimpinannya dirinya telah menempatkan kesehatan dan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan.

    “Pada 2024 pelayanan BPJS Sidrap masih berada di peringkat ke-24 dari 24 kabupaten/kota di Sulsel. Sejak Februari 2025, saya minta Dinas Kesehatan menambah dukungan anggaran BPJS. Alhamdulillah kini sudah dialokasikan Rp47 miliar dan posisi kita naik ke urutan tujuh,” jelasnya.

    Syaharuddin juga merinci jumlah tenaga kesehatan di Sidrap sebanyak 1.530 orang, terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, perawat, dan bidan. Dari jumlah itu, dokter sebanyak 137 orang, baik ASN, PPPK, maupun non-ASN.

    Dengan jumlah penduduk 330 ribu jiwa, lanjutnya, rasio dokter masih belum ideal, yakni satu dokter melayani sekitar 2.400 orang. “Idealnya satu dokter menangani 500–700 orang. Karena itu, sumber daya yang ada harus dimaksimalkan,” terangnya.

    Syaharuddin mendorong para dokter muda segera melanjutkan pendidikan spesialis. “Rekomendasi apa pun akan saya tandatangani. Saya sudah sepakat dengan Rektor dan Wakil Rektor Unhas serta pimpinan universitas lainnya, agar anak-anak Sidrap bisa sekolah dan kembali mengabdi di Sidrap,” ungkapnya.

    Selain itu, ia telah berkomunikasi dengan Unismuh, Unibos, UMI, dan UIN untuk mendukung distribusi dokter ke Sidrap.

    Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Sulsel, Siswanto Wahad menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Sidrap. Menurutnya, masalah kesehatan di daerah ini relatif terkendali karena diselesaikan bersama.

    Ia lalu menjelaskan, muscab merupakan forum tiga tahunan untuk memilih ketua baru sebagai bagian dari dinamika dan kaderisasi organisasi.

    “Siapapun yang terpilih nanti, harapan kami kepemimpinannya dapat selaras dengan visi-misi bupati dan wakil bupati, serta memberikan kontribusi besar untuk memajukan pelayanan kesehatan di Sidrap,” tandasnya.

  • Jaga Kerukunan, Pemkab Sidrap dan FKUB Perkuat Ruang Komunikasi Lintas Agama

    Jaga Kerukunan, Pemkab Sidrap dan FKUB Perkuat Ruang Komunikasi Lintas Agama

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menegaskan komitmen menjaga kerukunan melalui penguatan ruang komunikasi lintas agama.

    Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengurus FKUB bersama tokoh lintas agama bertema “Umatku Rukun Negeriku Damai” di Aula Kemenag Sidrap, Kelurahan Majelling, Kecamatan Maritengngae, Rabu (3/9/2025).

    Acara dihadiri Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Kakanwil Kemenag Sulsel H. Ali Yafid, Kasdim 1420 Sidrap Mayor Inf. Wahyudi, Kasi Humas Polres Sidrap Kompol Supiadi, serta Kepala Kemenag Sidrap, Muhammad Idris Usman.

    Wabup Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas pihak yang selama ini terjalin di Sidrap. Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama Forkopimda membuka ruang komunikasi yang luas bagi seluruh masyarakat dan tokoh agama.

    “Sejak enam bulan kepemimpinan kami, sinergi betul-betul terasa. Setiap ada kegiatan, Forkopimda selalu bersatu padu, termasuk Kemenag, untuk hadir bersama masyarakat. Itu wujud nyata betapa indahnya damai itu,” ujarnya.

    Ia berharap situasi kondusif itu terus terjaga, baik dalam kegiatan keagamaan, kepemudaan, maupun olahraga. “Pemerintah juga mengajak anak muda terlibat aktif agar menjadi generasi yang siap membawa Indonesia maju,” tuturnya.

    Nurkanaah menyinggung kegiatan yang sudah terlaksana, seperti Wahdah Islamiyah yang menghimpun 1.000 orang, serta menyambut pelaksanaan Kemah Tahfidz Muhammadiyah–‘Aisyiyah se-Sulsel di Sidrap pada 13 September 2025. Ia berharap dukungan semua pihak karena kegiatan itu melibatkan generasi muda.

    Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menekankan pentingnya dialog lintas agama dalam menjaga kerukunan. Ia menyebut indeks kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan berada pada angka 79,1, lebih tinggi dari rata-rata nasional 76,4.

    “Kerukunan harus dijaga dengan komunikasi dan dialog, bukan hanya saat terjadi masalah. Konsistensi itu penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.

    Ia menyebut Kemenag RI telah mengembangkan kurikulum cinta untuk menanamkan nilai toleransi, dengan pesan bahwa kehidupan umat manusia beragam, tetapi semua agama mengajarkan kebaikan.

    “Harapan kita FKUB memberi pelajaran toleransi kepada generasi muda, menjaga tempat ibadah agar tetap aman, serta mendorong masyarakat merawat lingkungan,” tandasnya.

  • Peserta Didik UPT SDN 10 Benteng Raih 7 Prestasi di Lomba HUT RI ke-80 Kecamatan Baranti

    Peserta Didik UPT SDN 10 Benteng Raih 7 Prestasi di Lomba HUT RI ke-80 Kecamatan Baranti

    Sidrap,Kompaknews.my.id– Peserta didik UPT SD Negeri 10 Benteng berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Lomba Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tingkat Kecamatan Baranti, Tahun 2025.

    Dalam kompetisi yang berlangsung meriah tersebut, UPT SDN 10 Benteng sukses membawa pulang tujuh penghargaan pada berbagai cabang lomba. Capaian ini menjadi bukti nyata dari kerja keras peserta didik, dukungan penuh guru dan tenaga kependidikan, serta doa dan motivasi dari orang tua maupun tokoh masyarakat.

    Adapun prestasi yang berhasil diraih yaitu:

    Juara 1 Pidato Putra

    Juara 1 Stand Up Komedi

    Juara 2 Sepak Bola Mini

    Juara 2 Tadarrus Al-Qur’an

    Juara 3 Membaca Puisi

    Juara 3 Mendongeng

    Juara 3 Menulis Cerpen

    Kepala UPT SDN 10 Benteng, Zulkifli, menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat.

    > “Alhamdulillah, doa dan usaha bersama telah membuahkan hasil yang membanggakan. Setiap torehan prestasi adalah cahaya, dan setiap juara adalah inspirasi. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus berkembang,” ujarnya.

    Prestasi ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat juang dan rasa percaya diri siswa, sekaligus memperkuat tekad untuk menggapai masa depan yang lebih gemilang.(*)

  • Syaqira Asal Sidrap Lolos ke Top 17 D’Academy 7, Dukungan Membeludak hingga Ribuan Penonton Padati Studio Indosiar 

    Syaqira Asal Sidrap Lolos ke Top 17 D’Academy 7, Dukungan Membeludak hingga Ribuan Penonton Padati Studio Indosiar 

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Perjalanan Andi Syaqira, kontestan asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, di ajang D’Academy 7 Indosiar kembali mencetak sejarah.

    Penampilan gemilangnya selama dua malam berturut-turut berhasil memukau dewan juri dan penonton, hingga memastikan langkahnya lolos ke babak Top 17.

    Pada malam pertama, Syaqira sukses meraih Standing Ovation (SO3) dari tiga dewan juri sekaligus serta bintang lima penuh.

    Keberhasilan itu disempurnakan di penampilan malam kedua ketika namanya resmi diumumkan melaju ke tahap selanjutnya.

    “Terima kasih untuk semua dukungan dan doa. Ini bukan hanya perjuangan saya, tapi juga perjuangan Sidrap dan Sulawesi Selatan,” ujar Syaqira penuh haru di atas panggung.

    Dukungan Tak Terbendung, 1.400 Penonton Penuhi Studio

    Fenomena dukungan kepada Syaqira benar-benar luar biasa. Dari catatan panitia, sekitar ribuan pendukung hadir langsung di studio Indosiar, Jakarta, sejak dua malam terakhir.

    Gelombang dukungan itu datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

    Khususnya dari Sulawesi Selatan, rombongan terbesar datang dari Sidrap yang langsung terbang ke Jakarta dengan jumlah hampir 300 orang.

    Tak hanya itu, para perantau Bugis-Makassar yang bermukim di Jabodetabek juga tampak memadati area studio, membawa spanduk, poster, dan atribut Syaqira Lovers.

    Apresiasi Bupati Sidrap & Dukungan Dana Rp10 Juta

    Koordinator Syaqira Lovers DA7, Ilham Junaedy (IJ), melaporkan secara resmi kepada Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, terkait kondisi pendukung dan capaian Syaqira.

    Bupati pun memberikan apresiasi tinggi serta secara pribadi menugaskan IJ untuk mendampingi Syaqira hingga kontes selesai.

    “Saya bangga dan apresiasi penuh pada seluruh masyarakat pendukung baik dari Sulawesi maupun dari luar perantau sudah menjaga kerukunan BUGIS – SIPAKALEBBI SIPURENNU mengantar dan mendukung SYAQIRA DA7,”ucap Bupati Syaharuddin Alrif memberikan pesan moril pada Kaka IJ.

    Tak hanya itu, bentuk dukungan juga datang dari Asosiasi Penggilingan Padi Kabupaten Sidrap, Wajo, dan Pinrang yang menitipkan uang saweran sebesar Rp10 juta sebagai bentuk kepedulian terhadap kontestan asal Sidrap.

    Dana tersebut diserahkan langsung oleh IJ kepada Syaqira di panggung dan disaksikan semua hadirin di studio.

    “Kami bangga dengan Syaqira. Dukungan penuh dari Sidrap akan terus mengalir sampai final,” ujar IJ.

    Momen Spesial: Duet Memukau Bersama Andi Kenzo

    Salah satu penampilan paling berkesan adalah ketika Syaqira berduet dengan Andi Kenzo. Suara harmonis keduanya berhasil menghipnotis dewan juri dan penonton.

    Bahkan, salah satu juri, Soimah, tampak spontan ikut berjoget di atas kursinya menikmati lagu yang dibawakan.

    Penampilan itu menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial, dengan tagar #SyaqiraDA7 dan #BanggaSidrap sempat masuk dalam jajaran trending topic.

    Langkah selanjutnya, dengan lolosnya ke Top 17, Syaqira kini semakin dekat menuju panggung final.

    Dukungan dari seluruh masyarakat Sidrap dan perantau Bugis-Makassar di seluruh Indonesia diharapkan semakin solid untuk terus menghantarkannya ke puncak.

    “Perjuangan ini belum selesai. Mari kita satukan doa dan dukungan, agar Syaqira bisa membawa pulang kebanggaan untuk Sidrap dan Sulawesi Selatan,” ajak IJ di hadapan para pendukung. (*)

  • Kapolres Sidrap Pimpin Pengamanan Humanis, Aksi Damai Berjalan Tertib

    Kapolres Sidrap Pimpin Pengamanan Humanis, Aksi Damai Berjalan Tertib

      Sidrap. Kompaknews. My. Id– Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong., S.H., S.I.K., M.H memimpin langsung personel Polres Sidrap dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar pada Senin (1/9/25). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib, dan damai.

      Aksi damai tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Ketua DPRD Sidrap Takhyuddin Masse beserta seluruh anggota, serta Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf. Awaloeddin bersama jajaran. Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong pun tampak hadir mendampingi, bersama segenap personel yang siaga di lapangan.

      Menariknya, suasana pengamanan jauh dari kesan kaku dan menegangkan. Kapolres Fantry justru menampilkan sikap humanis. Ia tidak berdiri kaku ataupun menunjukkan wajah tegas yang menakutkan, melainkan berbaur hangat, mendampingi Bupati, Ketua DPRD, serta jajaran Forkopimda lainnya. Sikap ramah ini membuat suasana aksi semakin kondusif, sekaligus menunjukkan wajah Polri yang mengedepankan pendekatan persuasif.

      “Pengamanan aksi ini adalah bagian dari tugas kami. Namun yang lebih penting, bagaimana masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dengan rasa aman, nyaman, dan tetap menjaga kondusifitas wilayah,” ungkap Kapolres Sidrap.

      Dengan pendekatan humanis ini, aksi unjuk rasa berjalan lancar, aman, dan penuh kekeluargaan. Sidrap kembali membuktikan bahwa penyampaian aspirasi bisa terlaksana dengan damai tanpa mengganggu stabilitas keamanan.

    1. Kejari Sidrap Tekankan Penegakan Hukum Humanis di Hari Bhakti Adhyaksa

      Kejari Sidrap Tekankan Penegakan Hukum Humanis di Hari Bhakti Adhyaksa

      Sidrap,Kompaknews.my.id– Peringatan Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia ke-80 yang jatuh pada 2 September 2025, berlangsung dalam suasana sederhana di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidenreng Rappang, Selasa, 2 September 2025.

      Mengusung tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Emas–Indonesia Maju”, peringatan tahun ini menjadi refleksi penting bagi institusi penegak hukum dalam memperkuat perannya, tidak hanya menegakkan keadilan, tetapi juga menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat luas.

      Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidrap, Sutikno, S.H., M.H., menegaskan bahwa kesederhanaan peringatan tahun ini merupakan bentuk kepedulian terhadap situasi yang tengah dihadapi, khususnya pascademonstrasi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

      “Hari ini kita hanya fokus pada dua kegiatan saja, yakni upacara dan aktivitas yang langsung menyentuh masyarakat. Tidak ada seremoni berlebih, sebab kami ingin tetap menunjukkan empati dan kepekaan terhadap kondisi sekitar,” ujarnya.

      Sebelumnya, Kasi Intelijen Kejari Sidrap, Muslimin Lagalung, S.H., menjelaskan bahwa sejatinya terdapat beberapa agenda yang telah dipersiapkan untuk memeriahkan Hari Bhakti Adhyaksa kali ini. Namun, seluruh rangkaian kegiatan itu urung dilaksanakan.

      “Keputusan ini diambil demi menjaga suasana kondusif. Atas nama pimpinan, kami menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran Pemerintah Kabupaten, Forkopimda, serta insan pers yang sebelumnya telah menerima undangan,” ungkapnya.

      Momentum Hari Jadi Kejaksaan ke-80 tahun ini, menurut Sutikno, menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk semakin mengedepankan penegakan hukum yang humanis.

      “Kami ingin hadir tidak hanya sebagai institusi yang mengejar tegaknya hukum, tetapi juga memastikan bahwa hukum benar-benar memberi manfaat, melindungi, dan menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat,” kata dia.

      Dalam usianya yang ke-80, Kejaksaan dituntut tidak sekadar menjadi penegak aturan, melainkan juga agen transformasi yang sejalan dengan visi besar Indonesia menuju era emas.

      Dari Sidrap, pesan sederhana itu digaungkan: penegakan hukum yang berkeadilan, berkemanfaatan, sekaligus berperikemanusiaan. (*)

    2. Kemeriahan Malam Kesenian HUT RI ke-80 di Timoreng Panua Ditutup Bupati Sidrap

      Kemeriahan Malam Kesenian HUT RI ke-80 di Timoreng Panua Ditutup Bupati Sidrap

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Kemeriahan malam kesenian dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Desa Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang, ditutup Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, Senin (1/9/2025) malam.

      Turut hadir Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse, para asisten, staf ahli Bupati, para kepala OPD, Camat Panca Rijang dan forkopimcam, Kepala Desa Timoreng Panua Hasanuddin, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

      Dalam sambutannya, Bupati Sidrap mengapresiasi dan berterima kasih atas sambutan masyarakat Desa Timoreng Panua yang semangat dan antusias menyambut kedatangannya dan rombongan.

      “Terima kasih atas inisiasi kegiatan yang luar biasa ini, terima kasih kepada masyarakat Timoreng Panua yang sudah menunggu dan menyambut kami dengan semangat dan antusias,” ucapnya.

      Bupati Sidrap juga menekankan kepada masyarakat Timoreng Panua untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan cara bergotong royong, memanfaatkan pekarangan rumah dengan tanaman yang produktif, mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid serta menambah penerangan di teras atau kolong rumah.

      Sementara itu, Kepala Desa Timoreng Panua menjelaskan kegiatan malam kesenian ini dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 dan sudah berlangsung sejak 23 Agustus lalu. Adapun malam kesenian ini diikuti oleh tingkat PAUD/TK, SD, SMP, serta masyarakat setempat.

      Acara ditutup dengan beberapa penampilan dan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba.

    3. Bupati Syaharuddin Hadir Bersama Ulama dan Santri dalam Doa Keselamatan Bangsa

      Bupati Syaharuddin Hadir Bersama Ulama dan Santri dalam Doa Keselamatan Bangsa

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, bersama ulama, santri, dan ratusan jemaah menghadiri istighotsah Yasinan dan doa keselamatan bangsa di Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqa Benteng, Kecamatan Baranti, Senin (1/9/2025) malam.

      Turut hadir Ketua DPRD Sidrap, H. Takyuddin Masse, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf. Awaloeddin, Kapolres Sidrap, Fantry Taherong, serta Kepala Kantor Kemenag Sidrap, H. Muhammad Idris Usman.

      Tampak pula para kepala OPD, pimpinan pondok pesantren, forkopimca Baranti, ulama, santri, tokoh masyarakat, dan ratusan jamaah.

      Dalam suasana penuh khidmat, istighotsah dimulai dengan pembacaan Yasin yang dipimpin Ustaz Effendi Lamba, dilanjutkan doa untuk keselamatan bangsa, daerah, dan kesejahteraan masyarakat yang dipimpin Kakan Kemenag Sidrap.

      Bupati Syaharuddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur dapat hadir bersama ulama serta santri.

      Ia menekankan pentingnya kegiatan keagamaan seperti istighotsah Yasinan dan doa bersama sebagai sarana memohon perlindungan Allah dari musibah dan tantangan kehidupan.

      “Kebersamaan kita dalam berdoa ini adalah bentuk ikhtiar spiritual agar negara kita, khususnya Kabupaten Sidrap, senantiasa diberi keberkahan, keamanan, serta dijauhkan dari segala bencana. Semoga doa-doa kita dikabulkan Allah,” ujar Bupati.

      Ia juga mengajak para ulama, santri, dan undangan untuk turut mendoakan tanah air agar senantiasa aman dan kehidupan masyarakat kembali normal.

      Sementara itu, penanggung jawab pondok pesantren, Suardi, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan forkopimda atas kehadirannya.

      “Kami sangat berterima kasih. Ini menandakan pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan keagamaan di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

      Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara Bupati, para kiai, santri, dan masyarakat.

    4. Kapolres Sidrap Hadiri Istigasah Bersama Masyarakat

      Kapolres Sidrap Hadiri Istigasah Bersama Masyarakat

      SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id— Di tengah gelombang aksi demonstrasi yang terus bergulir di berbagai penjuru negeri, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) justru menyuguhkan wajah berbeda.

      Malam ini, Senin, 1 September 2025, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif berdiri di barisan paling depan, memimpin doa istigasah di Pondok Pesantren Benteng, Kecamatan Baranti.

      Di sampingnya, hadir pula Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, yang beberapa hari sebelumnya sukses mengawal demonstrasi mahasiswa agar berlangsung damai tanpa sedikit pun kekerasan.

      Keduanya seolah menjadi simbol bahwa kepemimpinan sipil dan aparat keamanan bisa berjalan beriringan: satu mengayomi dengan doa, satu menjaga dengan ketegasan yang humanis.

      Terekam kamera wartawan, mereka duduk bersila di serambi pesantren, melebur bersama masyarakat, tokoh agama, santri, dan jajaran pejabat daerah lainnya, seperti Wakil Bupati Hj. Nurkanaah, Sekda Andi Rahma Saleh, Ketua DPRD H. Takhyuddin Masse, dan Dandim 1420 Letkol Inf Awaloeddin serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.

      Bupati Syaharuddin menegaskan, istigasah ini bukan sekadar ritual, melainkan ikhtiar moral.
      “Sidrap ingin menunjukkan bahwa doa adalah kekuatan. Bahwa menjaga Indonesia bisa ditempuh dengan keteduhan, bukan kegaduhan,” ujarnya dengan suara mantap.

      Sementara itu, Kapolres Fantry Taherong membawa pesan yang sama.

      Setelah mengawal unjuk rasa mahasiswa selama dua hari berturut-turut (31 Agustus dan 1 September 2025) dengan pendekatan persuasif, ia menekankan bahwa keamanan tidak lahir dari senjata, melainkan dari kepercayaan.

      “Kami ingin aksi damai menjadi budaya. Polisi hadir bukan untuk menakuti, tetapi untuk mendampingi masyarakat menyampaikan aspirasinya,” katanya.

      Suasana istigasah makin terasa simbolis ketika para pemimpin dan masyarakat larut dalam doa, memohon keselamatan bangsa.

      Dari Sidrap, lahir sebuah teladan: bahwa aspirasi bisa disampaikan dengan damai, dan bahwa doa bisa menjadi pagar moral bagi republik.

      Sidrap, daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo ini, seolah menghidupkan kembali warisan nilai bijak sang tokoh adat: musyawarah, keadilan, dan keteguhan iman.

      Di tengah situasi tak menentu, Syaharuddin dan Fantry Taherong dan yang lainnya menghadirkan wajah kepemimpinan yang menyejukkan—mengedepankan doa dan kedamaian, bukan konflik dan kekerasan. (*)