Kategori: Sidrap

  • Lewat Rehabilitasi, KBN Polres Sidrap Jadi Harapan Baru Bagi Pecandu untuk Pulih

    Lewat Rehabilitasi, KBN Polres Sidrap Jadi Harapan Baru Bagi Pecandu untuk Pulih

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Kampung Bebas Narkoba (KBN) binaan Sat Resnarkoba Polres Sidrap kembali memperlihatkan komitmennya dalam upaya memerangi penyalahgunaan Narkotika, khususnya terhadap para pecandu yang membutuhkan penanganan serius. Rabu (20/08/25).

    Melalui rehabilitasi, KBN Sat Resnarkoba Polres Sidrap memberikan pendampingan bagi pecandu agar bisa lepas dari jeratan Narkotika dan kembali menjalani kehidupan normal. Kegiatan ini melibatkan KBO Satresnarkoba IPDA As’ad Usaman, Kaurmintu Satresnarkoba AIPTU Hendra, Baurmin BRIPDA Akbar Idam, tenaga medis, konselor, serta tokoh masyarakat sebagai bagian dari sinergi pencegahan dan penanggulangan narkoba di Kabupaten Sidrap.

    Kasat Resnarkoba Polres Sidrap IPTU Didi Sutikno Mugiarno menegaskan bahwa penanganan kasus Narkotika tidak hanya fokus pada penindakan hukum, tetapi juga memberikan jalan keluar melalui rehabilitasi bagi pengguna yang benar-benar ingin sembuh.

    “Kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya melakukan penegakan hukum terhadap pengedar, namun juga memberi ruang penyelamatan bagi para pecandu,” ujarnya.

    Selain rehabilitasi, KBN juga rutin melakukan sosialisasi, edukasi bahaya Narkotika, serta membangun kesadaran bersama agar lingkungan masyarakat bebas dari peredaran gelap Narkotika.

    Program ini mendapat apresiasi dari warga sekitar karena mampu memberikan harapan baru bagi keluarga pecandu, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polres Sidrap serius dalam menciptakan Sidrap yang sehat dan terbebas dari Narkotika. (*)

  • Siswi UPT SMPN 1 Tellu Limpoe Raih Juara Pertama Nyanyi Solo Tingkat Kecamatan

    Siswi UPT SMPN 1 Tellu Limpoe Raih Juara Pertama Nyanyi Solo Tingkat Kecamatan

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id– UPT SMP Negeri 1 Tellu Limpoe kembali mengukir prestasi membanggakan dalam ajang lomba nyanyi solo tingkat SMP se-Kecamatan Tellu Limpoe. Kegiatan yang digelar di Lapangan Massepe ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

    Wulan, siswi berbakat dari sekolah tersebut, berhasil meraih juara pertama setelah tampil memukau di panggung kesenian. Suara lembutnya tidak hanya memikat para juri, tetapi juga menarik perhatian masyarakat, bahkan hingga di media sosial.

    Wulan sendiri merupakan alumni UPT SDN 4 Watang Sidenreng yang kini melanjutkan pendidikannya di SMPN 1 Tellu Limpoe. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia sudah menunjukkan bakat dan prestasi luar biasa di bidang tarik suara. Salah satu gurunya di SDN 4 Watang Sidenreng, Ilham, yang juga menjadi pembimbingnya, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

    “Selama sekolah di SDN 4 Watang Sidenreng, Wulan selalu aktif mengikuti lomba dan sering meraih juara, bahkan pernah mewakili Kecamatan Watang Sidenreng ke tingkat kabupaten dan berhasil meraih juara tiga. Saat itu, juara pertama diraih oleh A. Syaqirah dalam ajang FLS2N,” ujar Ilham.

    Kepala UPT SMPN 1 Tellu Limpoe, H. Ali Majid, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung siswinya hingga mampu meraih prestasi gemilang.

    “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua yang terlibat, baik guru pembimbing maupun orang tua. Semoga di masa mendatang penampilan anak-anak kita bisa lebih baik lagi,” ungkap H. Ali Majid.

    Keberhasilan Wulan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi serta semangat berkompetisi dalam mengharumkan nama sekolah maupun daerahnya.(MD)

  • Upt SDN 4 Watang Sidenreng Raih Juara Pertama Lomba Nyanyi Solo HUT RI ke-80

    Upt SDN 4 Watang Sidenreng Raih Juara Pertama Lomba Nyanyi Solo HUT RI ke-80

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Prestasi membanggakan diraih UPT SDN 4 Watang Sidenreng pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. Dalam lomba nyanyi solo yang digelar di Desa Mojong, peserta dari UPT SDN 4 Watang Sidenreng yang bernama Idati berhasil keluar sebagai juara pertama dari 14 peserta perwakilan sekolah dasar se-Kecamatan Watang Sidenreng.

    Dengan kemenangan ini, UPT SDN 4 Watang Sidenreng akan mewakili Kecamatan Watang Sidenreng pada ajang serupa di tingkat kabupaten. Kepala UPT SDN 4 Watang Sidenreng, Safruddin Basa, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh guru, khususnya Coach Ilham yang telah membimbing serta melatih teknik bernyanyi peserta hingga meraih hasil maksimal.

    “Terima kasih kepada semua guru yang telah mendukung, dan terkhusus kepada Coach Pak Ilham yang dengan sabar melatih anak kita. Semoga ke depan bisa terus berprestasi hingga ke tingkat lebih tinggi,” ujarnya.

    Peserta Gerak jalan indah putra UPT SDN 4 Watang Sidenreng juga mendapat juara 3 tahun ini semoga tahun depan bisa kita lebih baik lagi

    Sementara itu, Coach Ilham mengaku pencapaian ini di luar dugaan. Ia menyampaikan bahwa awalnya tim hanya berfokus memberikan pengalaman tampil di atas panggung, tanpa menargetkan juara.

    “Ini pertama kalinya kami menurunkan peserta nyanyi solo. Sempat kami tidak yakin bisa juara karena niat awalnya hanya untuk belajar dan melatih keberanian tampil. Soal juara kami pikir belakangan. Alhamdulillah hasilnya luar biasa, semoga bisa membawa nama Kecamatan Watang Sidenreng lebih tinggi di tingkat kabupaten,” tuturnya.

    Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus mengembangkan bakat dan minat di bidang seni, sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Watang Sidenreng.(MD)

  • Malam Kesenian Tellu Limpoe: Dari Tarian, Goyangan Bupati, hingga Sorak Sorai Rakyat”

    Malam Kesenian Tellu Limpoe: Dari Tarian, Goyangan Bupati, hingga Sorak Sorai Rakyat”

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Lapangan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Selasa (19/8/2025) malam, berubah menjadi lautan manusia. Warga dari berbagai penjuru tumpah ruah menyaksikan penutupan malam kesenian dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Malam itu, udara bukan hanya dipenuhi gemerlap lampu panggung, tetapi juga keceriaan, tawa, dan semangat persatuan.

    Yang membuat suasana makin berbeda, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Hj. Nurkanaah dan jajaran pejabat daerah tidak sekadar hadir sebagai tamu kehormatan. Mereka ikut naik ke panggung, bergoyang, bahkan sempat “nyawer” penari yang menjemput dengan tarian tradisional di gerbang lapangan. Spontan, tepuk tangan dan sorakan warga membahana, menambah riuh malam kebersamaan itu.

    Camat Tellu Limpoe, Asbudi, dalam laporannya menegaskan bahwa perayaan ini merupakan buah sinergi pemerintah kecamatan dengan masyarakat. “Semua rangkaian acara merupakan wujud kebersamaan. Antusiasme warga luar biasa, ini bukti semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat,” ucapnya penuh bangga.

    Bupati Syaharuddin pun memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, kemeriahan HUT RI di Sidrap bukan sekadar hiburan, melainkan momentum mempererat ikatan sosial.

    “Saya bangga dengan semangat masyarakat Tellu Limpoe. Perayaan ini penuh makna kebersamaan. Pemerintah akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini karena menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus menjaga semangat nasionalisme,” tegasnya.

    Malam kesenian itu ditutup dengan penampilan sanggar seni lokal, musik tradisional, hingga tarian daerah. Anak-anak, remaja, orang tua, semua larut dalam keceriaan. Riuh tepuk tangan dan teriakan penonton seolah menjadi bukti nyata bahwa perayaan ini telah menjelma pesta rakyat—hangat, meriah, dan penuh warna.

    Perayaan di Massepe tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian acara HUT RI, tetapi juga mengirimkan pesan kuat: semangat gotong royong, kebersamaan, dan cinta tanah air tetap menjadi denyut nadi masyarakat Sidrap. (*)

  • “SL Keok di Tengah Malam: Sabu 8 Gram Gagal Selamatkan Langkahnya”

    “SL Keok di Tengah Malam: Sabu 8 Gram Gagal Selamatkan Langkahnya”

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id, — Perburuan panjang seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus narkotika di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) akhirnya menemui titik akhir.

    Jumat (08/08/2025) dini hari, Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, mendadak jadi panggung penangkapan dramatis.

    Seorang pria berinisial SL (38) yang selama ini lihai menghindar dari jeratan hukum, berhasil ditangkap oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sidrap.

    Tak hanya sekadar diamankan, polisi juga mengantongi barang bukti yang berbicara lebih keras dari seribu kata: sabu-sabu seberat 8,07 gram. 

    Awal Jejak: Warga Jadi Radar Pertama

    Semua bermula dari informasi masyarakat. Aktivitas mencurigakan SL ternyata tidak lolos dari mata tajam warga. Bagi polisi, laporan ini ibarat potongan puzzle penting yang membuka jalan menuju penyelidikan lebih dalam.

    Tim Lidik Satresnarkoba di bawah komando Kasat Resnarkoba IPTU Didi Sutikno Mugiarno, S.Tr.K dan Kanit Lidik IPDA Azriel Munandar, S.Tr.K bergerak cepat.

    Pengintaian dilakukan senyap, mengumpulkan data demi memastikan bahwa target yang diburu benar-benar sesuai.

    “Informasi sekecil apapun dari masyarakat itu sangat berharga. Tanpa dukungan mereka, rantai peredaran narkotika akan semakin sulit diputus,” ujar salah satu penyidik.

    Drama Dini Hari: Dari Intai ke Sergap

    Hidup SL barangkali terasa normal beberapa jam sebelum penangkapan. Namun, dunia gelap narkotika memang punya risiko: setiap detik bisa jadi detik terakhir kebebasan.
    Begitu semua data terkunci, tim Satresnarkoba langsung menggelar operasi. Dalam hitungan menit, SL tak punya ruang untuk kabur.

    Penggeledahan dilakukan, dan saat plastik kecil berisi kristal putih ditemukan, semua alasan runtuh.

    8,07 gram sabu mungkin terlihat kecil, tapi bagi aparat penegak hukum, barang haram itu bukan sekadar angka. Beratnya bisa menghancurkan banyak hidup, merusak generasi, dan memperpanjang rantai kriminalitas.

    Narkoba: Racun yang Tak Pernah Tidur

    Kasus SL hanya satu dari potret besar bagaimana narkotika menyusup ke pelosok-pelosok daerah. Sidrap, dengan masyarakat yang dikenal religius dan agraris, ternyata juga jadi incaran peredaran barang haram ini.
    Bagi para pengedar, keuntungan instan jauh lebih menggoda daripada masa depan yang pasti hancur.

    Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong melalui Kasat Narkoba menegaskan komitmen perang melawan narkoba. Ia tidak ingin Sidrap menjadi ladang subur bagi bandar dan kaki tangannya.
    “Bersama kita perangi narkoba demi generasi yang sehat dan bebas dari bahaya Narkotika,” tegasnya.

    Peran Publik Jadi Penentu

    Polisi sadar, menangkap satu orang bukan berarti perang selesai. Jaringan narkotika ibarat gurita dengan banyak tentakel. Putus satu, akan tumbuh lagi. Karena itu, partisipasi masyarakat bukan hanya diminta, tapi wajib.
    Setiap informasi, sekecil apapun, bisa jadi pintu untuk mengungkap jaringan yang lebih besar.

    Game Over untuk SL, Tapi Pertarungan Belum Usai

    Kini, SL harus berhadapan dengan proses hukum. Barang bukti sudah diamankan, dan penyidik tengah mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain di balik aksinya.
    Namun, di balik keberhasilan ini, satu pesan menggaung: narkoba bukan sekadar urusan polisi, tapi masalah bersama.

    Sidrap harus waspada. Karena selagi ada permintaan, selalu ada yang berani jadi pemasok. Dan hanya dengan solidaritas, kewaspadaan, serta kesadaran kolektif, daerah ini bisa benar-benar bebas dari racun bernama narkotika. (*)

  • Bupati Sidrap Terima Audiensi PT Semen Tonasa, Bahas Kerja Sama Pengelolaan Sampah

    Bupati Sidrap Terima Audiensi PT Semen Tonasa, Bahas Kerja Sama Pengelolaan Sampah

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan silaturahmi jajaran direksi dan manajemen PT Semen Tonasa di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Selasa (19/8/2025).

    Pertemuan berlangsung santai dalam suasana kekeluargaan, dibalut semangat kolaborasi dan dialog terbuka mengenai peluang kerja sama ke depan.

    MSW RDF Expert Semen Indonesia Group, Itasadono, mengatakan pihaknya ingin mengeksplorasi kemungkinan pemanfaatan sampah di Sidrap sebagai bahan bakar alternatif untuk pabrik Semen Tonasa.

    “Jadi acara kita pagi ini adalah mencoba mengeksplor apakah kami dari Semen Indonesia Group bisa membantu menyelesaikan masalah pengelolaan sampah di Sidrap. Hasil pembicaraan tadi dengan Pak Bupati, beliau setuju karena kita memang akan memberikan solusi terbaik untuk pengelolaan sampah di Sidrap,” ungkapnya.

    Ditambahkannya, Semen Indonesia akan memanfaatkan sampah dari Sidrap sebagai bahan bakar alternatif di Pabrik Tonasa.

    “Hasilnya tadi, kita akan segera melakukan MoU dan mengeksplor teknologi apa yang dibutuhkan untuk Sidrap,” ujarnya.

    Sementara itu, Bupati Sidrap melalui Asisten Administrasi Umum Setda Sidrap, Nasruddin Waris, menyampaikan rencana kerja sama ini menjadi solusi jangka panjang penanganan sampah di daerah.

    “Ceritanya, sampah ini akan diubah menjadi uang. Meskipun ke depan butuh pengadaan mesin processing yang nilainya kurang lebih enam sampai tujuh miliar, efek jangka panjangnya cukup bermanfaat bagi masyarakat Sidrap,” tutur Nasruddin.

    Ia mengutarakan, kapasitas TPA saat ini terbatas, sementara timbunan sampah mencapai sekitar 120 ton per hari.

    “Nantinya kerja sama dengan PT Semen Tonasa ini akan memproses sampah dan pihak Tonasa membeli sampah tersebut untuk dijadikan bahan bakar alternatif. Ini akan ditindaklanjuti dengan MoU,” tandasnya.

    Hadir dalam pertemuan, Kadis Lingkungan Hidup Muhammad Yusuf, Kadis Biciptapera Abdul Rasyid, Plt Kepala Bapperida Herwin, Kabag Kerja Sama Andi Besse, serta perwakilan instansi terkait. Dari pihak Tonasa, hadir GM of Energy SIG Iswahyudi, Waste Management Expert Dyah Sitoresmi, dan Direktur Utama PT PKM Tonasa Andi Udin Fahruddin.

  • Polres Sidrap Peringati HUT RI 80 Dengan Lomba Menarik

    Polres Sidrap Peringati HUT RI 80 Dengan Lomba Menarik

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id- Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 80 tahun 2025 Polres Sidrap menggelar berbagai lomba kebersamaan yang berlangsung di Lapangan Apel Presisi Polres Sidrap, Jalan Bau Massepe No.1 Pangkajene Sidrap, Senin (18/8/25) pagi

    Kegiatan cukup meriah dihadiri oleh Kapolres Fantry Taherong bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sidrap Ny. Dian Fantry beserta pengurus dan anggota bhayangkari jajaran Polres Sidrap. Kegiatan berlangsung seru dan diselimuti dengan nuansa kekeluargaan, yang membuat acara lebih meriah adalah adanya beberapa jenis lomba yang diikuti oleh setiap anggota maupun bhayangkari seperti lomba gendong istri, tarik tambang, tuang air, lomba bakiak, pasang sarung dan lari karung

    Kapolres Sidrap mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin keluarga besar Polres Sidrap bersama bhayangkari dalam menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar tiap tahunnya

    “Tidak hanya menjadi rutinitas kami, melainkan lebih kepada sebagai ajang mempererat silaturahmi dan kekeluargaan serta kekompakan bagi bhayangkari dan personil Polres Sidrap khususnya pada HUT Kemerdekaan RI” Kata Kapolres

    Di tempat yang sama Ketua PC. Bhayangkari Sidrap Ny. Dian Fantry menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk menjaga kesehatan tubuh dan mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan semangat kebersamaan di antara anggota bhayangkari dan suami

    “Hari ini kami melaksanakan olahraga bersama dalam rangka semarak kemerdekaan RI yang ke 80 tahun 2025, acara kami hari ini diikuti seluruh ibu-ibu bhayangkari dari ranting yang ada di seluruh jajaran Polres Sidrap, olahraga bersama ini merupakan kolaborasi antara personil Polres Sidrap dan bhayangkari,” ujar Dian

    Acara olahraga bersama dalam rangka semarak HUT RI ke 80 ini diakhiri dengan pembagian hadiah Doorprize, pembagian hadiah lomba kepada peserta yang beruntung

  • UPT SDN 1 Mojong Angkat Tema “Hidup Bersama Alam” dalam Karnaval HUT RI ke-80

    UPT SDN 1 Mojong Angkat Tema “Hidup Bersama Alam” dalam Karnaval HUT RI ke-80

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– UPT SDN 1 Mojong turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan menggelar karnaval bertema “Hidup Bersama Alam”. Kegiatan ini berlangsung meriah di Dusun Lasilotton, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Senin (18/8/2025).

    Tema tersebut dipilih dengan tujuan untuk mengenalkan kekayaan alam Indonesia, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini pada siswa sekolah dasar. Selain itu, karnaval juga menjadi ajang bagi para siswa untuk melatih kreativitas, memperkuat kerja sama, sekaligus menghadirkan hiburan yang sarat nilai edukatif bagi masyarakat sekitar.

    Kepala UPT SDN 1 Mojong, Ilham R., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru serta orang tua murid yang telah mendukung penuh kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik.

    “Alhamdulillah, berkat kerja sama dan dukungan semua pihak, kegiatan karnaval ini berjalan lancar. Semoga tahun depan kita semua diberi umur panjang dan kembali bisa tampil memeriahkan HUT RI dengan lebih meriah lagi,” ungkapnya.

    Kehadiran barisan siswa UPT SDN 1 Mojong dengan kreativitas kostum bertema alam berhasil menarik perhatian masyarakat yang memadati jalur karnaval. Suasana penuh semangat dan kebersamaan menjadi wujud nyata dari nilai-nilai kemerdekaan yang ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.(*)

  • Peserta Karnaval SDN 4 Watang Sidenreng Tampilkan Kostum Unik dari Sabut Kelapa

    Peserta Karnaval SDN 4 Watang Sidenreng Tampilkan Kostum Unik dari Sabut Kelapa

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Peserta karnaval dari UPT SDN 4 Watang Sidenreng memberikan keunikan tersendiri dalam peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar di Desa Mojong, Dusun Lasilottong, Senin (18/8/2025). Salah seorang murid tampil berbeda dengan mengenakan kostum yang terbuat dari sabut kelapa yang dirangkai menjadi baju, sehingga menarik perhatian masyarakat dan peserta lainnya.

    Kepala UPT SDN 4 Watang Sidenreng, Safruddin Basa, mengapresiasi kreativitas siswa, guru, serta dukungan penuh dari orang tua murid. “Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak, baik guru maupun orang tua, sehingga sekolah kami dapat ikut serta memeriahkan karnaval ini. Kehadiran anak-anak menjadi bukti semangat kebersamaan untuk membawa nama baik sekolah,” ujarnya.

    Selain kostum unik dari sabut kelapa, rombongan peserta dari SDN 4 Watang Sidenreng juga menampilkan berbagai tema, mulai dari kesehatan, pertanian, kebudayaan, hingga kepolisian dan TNI. Variasi tersebut semakin menambah semarak suasana karnaval di tingkat kecamatan.

    Kegiatan karnaval ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung meriah, penuh kreativitas, dan menggambarkan semangat nasionalisme masyarakat setempat.(MD)

  • Tutup Pentas Seni Pitu Riase, Bupati Sidrap Paparkan Program Infrastruktur

    Tutup Pentas Seni Pitu Riase, Bupati Sidrap Paparkan Program Infrastruktur

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menutup pentas seni peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Pitu Riase di Lapangan Desa Lagading, Ahad (18/8/2025) malam.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Syaharuddin menyampaikan sejumlah program infrastruktur yang akan direalisasikan di wilayah Pitu Riase.

    Hadir mendampingi Bupati, Kadis Koperasi UMKM Nakertrans Muhammad Rohady Ramadhan, Kadis Pemdes PPA Abbas Aras, Plt Kadis Pendidikan Sirajuddin, Kabag Pemerintahan Fandy Anshary, Camat Pitu Riase Andi Mukti Ali, Kapolsek Pitu Riase AKP Zakaria, serta aparat TNI.

    Bupati Syaharuddin menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Pitu Riase dalam memeriahkan HUT RI ke-80.

    “Dari 11 desa dan kelurahan semuanya hadir tokoh masyarakat, dan sukses melaksanakan kegiatan HUT RI ke-80 ini,” ujarnya.

    Ia kemudian menyinggung soal pembangunan infrastruktur di Pitu Riase, termasuk akses jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

    Syaharuddin menyebutkan perjuangan masyarakat Belawae, Buntu Buangin, dan Dengeng-dengeng yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh jika hendak mengurus keperluan ke kantor kecamatan maupun ke Pangkajene.

    “Selama ini kalau warga Belawae, Buntu Buangin, Dengeng-dengeng mau urusannya ke kantor kecamatan harus menempuh jalur 117 kilometer. Kalau ke Pangkajene jaraknya sampai 140 kilometer. Tahun ini, berkat doa dan dukungan kita semua, jalur itu bisa dipangkas menjadi 47 kilometer,” terangnya.

    Bupati menargetkan peresmian jalan tersebut dapat dilakukan pada 23 Agustus 2025 bersama Kapolda Sulsel. Jalan baru itu akan diberi nama Jalan Bhayangkara.

    Selain itu, ia juga menyinggung perbaikan jembatan Lagading, jalan masuk kawasan transmigrasi, serta peningkatan infrastruktur lain yang ditarget rampung 2026–2027.

    “Jembatan Lagading sudah mulai dikerjakan, jalan masuk transmigrasi juga akan segera diaspal beton. Sarana air minum untuk transmigrasi Insya Allah kita bereskan dalam waktu singkat. Termasuk infrastruktur di Bola Bulu, Tana Toro, Lempangeng, dan Lombo akan kita tuntaskan dengan target 2026–2027,” jelasnya.

    Bupati menambahkan, sektor lain juga akan mendapat perhatian, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

    Ia menyebut waduk dan danau di Lagading sudah diisi ikan, harga gabah naik, serta program bantuan alat pertanian mulai masuk ke Pitu Riase.

    “Tahun ini kita juga dapat bantuan dari pusat berupa sekolah rakyat. Saya harap kerja sama dari semua tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mendukung program Sidrap Bersih, Sidrap Berkah, Sidrap Aman, Religius, Maju, dan Sejahtera,” ujarnya.

    Syaharuddin juga menyinggung soal penataan lingkungan, lampu jalan, hingga lomba kebersihan antardesa dan kelurahan. Ia berharap seluruh masyarakat ikut menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

    Sementara itu, Camat Pitu Riase Andi Mukti Ali menyampaikan rasa syukur atas suksesnya perayaan HUT RI tingkat kecamatan di Desa Lagading.

    “Alhamdulillah, perayaan ini berjalan aman dan lancar sejak pembukaan tanggal 7 Agustus lalu. Dukungan masyarakat luar biasa, bahkan hujan tidak menjadi penghalang,” ungkapnya.

    Hal senada disampaikan Ketua Panitia, Kades Lagading Abdullah. Ia menyebut keberhasilan acara merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, termasuk dukungan aparat keamanan.

    “Atas nama panitia, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Lagading yang memberi ruang dan akomodasi, serta kepada Kapolsek Pitu Riase yang terus mendampingi jalannya kegiatan sehingga terlaksana dengan tertib dan nyaman,” tandasnya.

  • Warga Padati Jalan Saksikan Karnaval HUT RI di Panca Rijang

    Warga Padati Jalan Saksikan Karnaval HUT RI di Panca Rijang

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Warga memadati jalan utama Kecamatan Panca Rijang untuk menyaksikan karnaval tingkat SMA dan masyarakat untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (18/8/2025).

    Karnaval diikuti ratusan barisan peserta dari berbagai sekolah menengah atas serta perwakilan masyarakat umum. Meski diguyur hujan, para peserta maupun masyarakat tetap semangat dan antusias menyukseskan acara.

    Mereka menampilkan beragam kreativitas, mulai pakaian adat, busana tematik perjuangan, hingga atraksi budaya yang mencerminkan kekayaan tradisi daerah.

    Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, hadir sekaligus melepas secara resmi kegiatan yang berlangsung meriah tersebut.

    Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta dan dukungan masyarakat yang turut menyemarakkan acara.

    “Melalui kegiatan ini, kita bisa melihat bagaimana generasi muda dan masyarakat begitu kreatif menampilkan ide-ide bernilai seni, budaya, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air,” ujar Bupati.

    “Saya juga ingin HUT tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Olehnya itu, juara-juara lomba di tingkat kecamatan akan dilombakan lagi ke tingkat kabupaten,” jelasnya.

    Acara pembukaan ditandai dengan pawai peserta yang menempuh rute utama kota. Sepanjang jalan, ribuan warga tampak antusias menyaksikan penampilan spektakuler para peserta.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse, dan Ketua TP PKK Sidrap Hj. Haslindah Syaharuddin.

    Tampak pula sejumlah pejabat Pemkab Sidrap, Plt. Camat Panca Rijang, unsur Forkopimca Panca Rijang, tokoh masyarakat, serta keluarga peserta yang memberi dukungan langsung di lapangan.

  • Kapolres Sidrap Bersama Forkopimda Hadiri Pemberian Remisi Warga Binaan Lapas Sidrap

    Kapolres Sidrap Bersama Forkopimda Hadiri Pemberian Remisi Warga Binaan Lapas Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id- Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong bersama unsur Forkopimda menghadiri pemberian remisi kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB di Jalan pengayoman No.1 Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Minggu (17/8/25) Siang

    Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 kemerdekaan RI tahun 2025. Kapolres Sidrap mengatakan, remisi diberikan kepada warga binaan merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

    “Pemberian remisi kepada warga binaan lapas Kabupaten Sidrap merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan bagi WBP yang telah berkomitmen mengikuti program-program yang diselenggarakan oleh pelaksana pembinaan dengan baik dan terukur,” ujarnya.

    Fantry berharap kepada warga binaan yang mendapatkan remisi kiranya belajar dari pengalaman pahit ini cukup pertama dan terakhir, juga dapat memotivasi serta menjadi pengingat bagi narapidana untuk berkelakuan baik secara terus-menerus dalam rangka mempercepat proses reintegrasi yang bersangkutan.

    “Pemberian remisi kepada narapidana merupakan perintah dari Undang-undang sebagai rangsangan agar narapidana bersedia menjalani pembinaan untuk merubah perilaku sesuai dengan tujuan sistem pemasyarakatan” lanjut Kapolres Sidrap

    Ia juga menambahkan bahwa Polres Sidrap berkomitmen terus bersinergi dengan instansi terkait dalam menjaga keamanan, termasuk mendukung proses pembinaan di Rutan maupun Lapas

    “Kami berharap para penerima remisi menjadikan ini sebagai motivasi untuk terus berperilaku baik, tidak mengulangi kesalahan, dan dapat kembali menjadi warga yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa,” tutupnya