Kategori: Sidrap

  • Barisan Gerak Jalan Indah Puskesmas Amparita Raih Juara Pertama Tingkat Kecamatan Tellu Limpoe

    Barisan Gerak Jalan Indah Puskesmas Amparita Raih Juara Pertama Tingkat Kecamatan Tellu Limpoe

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Puskesmas Amparita berhasil meraih juara pertama dalam ajang Gerak Jalan Indah tingkat Kecamatan Tellu Limpoe yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

    Kepala Puskesmas Amparita, Sri Rahayu Sultan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kerja keras seluruh peserta yang telah berjuang hingga meraih prestasi membanggakan tersebut.

    “Terima kasih kepada seluruh peserta gerak jalan yang sudah berjuang dengan penuh semangat. Hasil ini adalah bukti kerja sama kita semua,” ujarnya.

    Dalam barisan gerak jalan tersebut, tampil pula dr. Supriadi yang berada di barisan depan membawa bendera Merah Putih. Sri Rahayu Sultan memberikan penghargaan khusus kepadanya atas dedikasi dan semangat juang yang ditunjukkan.

    “Kami sangat berterima kasih kepada dr. Supriadi yang memimpin barisan dengan penuh semangat. Bendera Merah Putih yang dikibarkan di depan menjadi simbol perjuangan, yang menambah semangat para peserta,” tambah Sri Rahayu Sultan.

    Semangat juang yang diperlihatkan dr. Supriadi turut menjadi pendorong bagi peserta lainnya untuk tampil maksimal. Alhasil, kekompakan dan kedisiplinan barisan Puskesmas Amparita berhasil memikat perhatian dewan juri dan keluar sebagai juara pertama.

    Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan jiwa nasionalisme yang ditunjukkan Puskesmas Amparita mampu mengharumkan nama instansi di tingkat kecamatan.(MD)

  • UPT SDN 7 Lancirang Tampil Kreatif di Karnaval HUT RI ke-80 dengan Tema Haji Mabrur

    UPT SDN 7 Lancirang Tampil Kreatif di Karnaval HUT RI ke-80 dengan Tema Haji Mabrur


    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id—
    Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, UPT SD Negeri 7 Lancirang turut ambil bagian dalam karnaval yang berlangsung meriah. Kegiatan tersebut menempuh rute dari Lapangan Makkoring hingga berakhir di Lapangan Lasiwala, Kecamatan Pitu Riawa.Selasa, 19/8/2025.

    Kepala UPT SDN 7 Lancirang Muh. Nasir, S. Pd, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh siswa-siswi yang dengan penuh semangat dan kreativitas menampilkan barisan karnaval. Tahun ini, sekolah mengusung tema “Haji Indonesia Tiba dengan Haji yang Mabrur”, sebagai wujud rasa syukur sekaligus doa agar jamaah haji Indonesia senantiasa diberi kelancaran, keselamatan, serta kembali dengan predikat haji mabrur.

    Dalam barisan karnaval, tampak para siswa mengenakan busana ihram, pakaian muslim dan muslimah, serta atribut yang menggambarkan suasana perjalanan haji. Penampilan tersebut menarik perhatian masyarakat sekaligus memberikan nuansa religius dalam rangkaian karnaval.

    Partisipasi UPT SDN 7 Lancirang kali ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan perayaan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa agar lebih mengenal makna ibadah haji. Selain itu, kegiatan ini turut menanamkan nilai religius, kebersamaan, serta rasa cinta tanah air sejak usia dini.

    Dengan semangat kebangsaan yang menggelora dan doa yang tulus, UPT SDN 7 Lancirang berharap peringatan HUT RI ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat iman, persatuan, serta meneguhkan cinta kepada Indonesia tercinta.(MD)


  • Iring-Iringan Karnaval SD Negeri 6 Mojong Jadi Buah Bibir dengan Tema “Mappenre Botting”

    Iring-Iringan Karnaval SD Negeri 6 Mojong Jadi Buah Bibir dengan Tema “Mappenre Botting”

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id– Iring-iringan peserta karnaval dari UPT SD Negeri 6 Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, sukses mencuri perhatian masyarakat dalam ajang karnaval tingkat kecamatan yang digelar di Desa Mojong.Senin, 18/8/2025.

    Kepala UPT SD Negeri 6 Mojong, Firman, S.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas kreativitas murid-murid yang mampu menghadirkan penampilan unik sekaligus menghibur. “Murid-murid kami menjadi buah bibir dalam karnaval kali ini. Mereka tampil dengan tema Mappenre Botting yang dikemas sangat menarik sehingga ramai diperbincangkan masyarakat, bahkan di media sosial,” ungkapnya.

    Dalam penampilan tersebut, murid-murid memeragakan prosesi pernikahan adat Bugis dengan penuh penghayatan. Di hadapan panggung penghormatan, mereka memperagakan prosesi ijab kabul layaknya orang dewasa yang sedang menikah. Penonton dibuat terkesima ketika prosesi tersebut disertai penyebutan mahar berupa “2 hektar kebun (Dare) yang dibancakan,” sehingga menambah kesan meriah sekaligus jenaka.

    Antusiasme siswa semakin terlihat dengan penampilan mereka dalam balutan busana adat bajo tokko, lengkap layaknya pengantin Bugis. Mereka tampil anggun dan penuh percaya diri, seolah sedang mengiringi pasangan pengantin sungguhan.

    Kehadiran SD Negeri 6 Mojong dalam karnaval ini tak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap melestarikan tradisi pernikahan adat Bugis.(*)

  • KKN-PMM UMS Rappang Berdayakan Poktan dan Pokdakan Desa Kulo Lewat Biokonversi dan Diversifikasi Produk Maggot BSF

    KKN-PMM UMS Rappang Berdayakan Poktan dan Pokdakan Desa Kulo Lewat Biokonversi dan Diversifikasi Produk Maggot BSF

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menunjukkan kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat desa. Melalui Program Kuliah Kerja Nyata – Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN-PMM), mahasiswa UMS Rappang menghadirkan inovasi untuk mengatasi persoalan sampah organik sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Kulo, Kecamatan Watang Sidenreng.

    Program ini dibimbing oleh Muhammad Bibin, S.Pi., M.Si., Rifni Nikmat Syarifuddin, S.P., M.Si., dan Dian Nirmasari, S.E., M.M., dengan mengusung konsep biokonversi menggunakan Maggot Black Soldier Fly (BSF) serta diversifikasi produk turunan bernilai ekonomi tinggi.

    Mahasiswa KKN-PMM tidak hanya memberikan teori budidaya maggot BSF, tetapi juga melaksanakan demplot (demonstrasi plot) dan pendampingan teknis. Hasilnya, anggota Poktan Sipakaenre kini mampu mengolah limbah organik rumah tangga menjadi media tumbuh maggot yang efisien. Proses biokonversi ini terbukti mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan maggot berkualitas.

    Di sisi lain, Pokdakan Anugrah diarahkan untuk memanfaatkan maggot segar sebagai pakan ikan alternatif yang kaya protein dan ramah lingkungan. Lebih jauh, mahasiswa juga melatih kelompok masyarakat dalam diversifikasi produk, mulai dari tepung maggot kering, pelet maggot, hingga pupuk organik (kasgot). Produk-produk ini membuka peluang pasar baru sekaligus menambah sumber pendapatan masyarakat.

    “Dulu limbah hanya jadi masalah di desa kami, sekarang bisa dimanfaatkan menjadi media hidup maggot, bahkan residunya jadi pupuk organik,” ungkap perwakilan Poktan Sipakaenre.
    Hal senada disampaikan Pokdakan Anugrah yang menilai program ini mampu menekan biaya pakan sekaligus menambah keterampilan anggota kelompok.

    Dampak Ekonomi, Ekologi, dan Sosial

    Program KKN-PMM UMS Rappang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Kulo:

    Ekonomi: penghematan biaya operasional dan munculnya sumber pendapatan baru dari maggot maupun produk turunannya.

    Ekologi: berkurangnya volume sampah organik melalui biokonversi berkelanjutan.

    Sosial: terjalinnya sinergi antara Poktan dan Pokdakan serta peningkatan kapasitas anggota kelompok dalam mengelola usaha berbasis bioteknologi sederhana.

    Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra turut memberikan apresiasi.

    “Program ini selaras dengan visi Sidrap dalam pengelolaan sampah berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi desa. Potensi besar untuk direplikasi di desa lain sebagai model pemberdayaan yang holistik,” tegasnya.

    Kegiatan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025. Selain itu, mahasiswa juga menyusun rencana keberlanjutan berupa tata kelola kelompok, strategi pemasaran, hingga kerja sama dengan Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan setempat.

    Program KKN-PMM UMS Rappang menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai agen perubahan, tetapi juga penggerak ekonomi sirkular berbasis potensi lokal. Melalui biokonversi dan diversifikasi maggot BSF, Desa Kulo kini semakin siap menuju desa mandiri, berdaya saing, dan ramah lingkungan. (*)

  • UMS Rappang Gelar PKM Digitalisasi Bumdes di Desa Bulo: Perkuat Manajemen, Regulasi, dan Akses Pasar

    UMS Rappang Gelar PKM Digitalisasi Bumdes di Desa Bulo: Perkuat Manajemen, Regulasi, dan Akses Pasar

    Sidenreng Rappang, 13 Agustus 2025 – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan desa melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Hibah BIMA 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Digitalisasi Bumdes untuk Penguatan Manajemen Usaha, Kepatuhan Regulasi, dan Perluasan Akses Pasar” dan dilaksanakan pada Rabu (13/8) di Desa Bulo.

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Hariyanti Hamid, S.P., S.Sos., M.Si selaku Ketua Tim Pengabdian, dengan melibatkan sejumlah dosen serta mahasiswa dari Program Studi Administrasi Publik dan Hukum Bisnis. Kehadiran akademisi dan mahasiswa lintas disiplin ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian masyarakat dapat menjadi laboratorium kolaboratif antara kampus, pemerintah desa, dan pelaku usaha lokal.

    Acara juga dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bulo, Andi Rifai M, yang menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, digitalisasi merupakan kebutuhan mendesak agar Bumdes dan UMKM di desa tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dalam menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif.

    Dalam sesi inti, hadir dua narasumber utama yang memberikan materi strategis. Syahrir L, S.Pd., M.Pd memaparkan pentingnya aspek legalitas melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal sebagai fondasi kepatuhan regulasi yang akan meningkatkan kredibilitas usaha desa dan UMKM. Sementara itu, Sundari, S.A.P., M.A.P membahas pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai instrumen digital pembayaran modern yang dapat memperluas akses pasar sekaligus mendukung transparansi keuangan Bumdes.

    Ketua tim pengabdian, Hariyanti Hamid, menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi UMS Rappang sebagai kampus Digital Entrepreneurship University. “Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan agar desa mampu mengelola usaha dengan manajemen yang akuntabel, taat regulasi, serta memiliki jangkauan pasar yang lebih luas,” ujarnya.

    Kehadiran dosen dan mahasiswa di lapangan tidak hanya memberikan transfer pengetahuan, tetapi juga memperkuat sinergi kampus dengan desa sebagai mitra strategis. Kepala Desa Bulo, Andi Rifai M, menambahkan bahwa kegiatan ini memberi semangat baru bagi perangkat desa dan pelaku usaha lokal untuk lebih siap menghadapi era digital.

    Dengan dukungan hibah BIMA 2025, kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian berkelanjutan yang mampu memperkuat kapasitas Bumdes, mendorong kepatuhan regulasi, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM desa

  • Kapolres Sidrap dan Bupati Sidrap Resmi Lepas Puluhan Offroader IOF Menuju Event Bhayangkara Merdeka Polda Sulsel

    Kapolres Sidrap dan Bupati Sidrap Resmi Lepas Puluhan Offroader IOF Menuju Event Bhayangkara Merdeka Polda Sulsel

      SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Dalam rangka mendukung kegiatan Bhayangkara Merdeka yang diselenggarakan Polda Sulsel, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H bersama Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, S.I.P., M.M secara resmi melepas keberangkatan puluhan mobil Offroader dari Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab Sidrap, Kamis (21/8/2025).

      Acara yang diikuti sebanyak 30 unit mobil peserta di halaman Mapolres Sidrap tersebut turut dihadiri oleh Pejabat Utama ( PJU) Polres Sidrap serta beberapa pejabat Perangkat Daerah

      Kegiatan diawali dengan pemasangan stiker secara simbolis oleh Kapolres Sidrap dan Bupati Sidrap pada kendaraan peserta, sebagai tanda dimulainya perjalanan menuju event Off-road Bhayangkara Merdeka yang diadakan di Kabupaten Gowa dan Jeneponto

      Dalam sambutannya, AKBP Dr. Fantry menyampaikan apresiasi atas partisipasi para offroader Sidrap yang akan membawakan nama Sidrap pada event Bhayangkara Merdeka

      “Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, semangat kebersamaan, dan tentu promosi positif bagi Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

      Beliau juga berpesan kepada para peserta dalam mengikuti event senantiasa mengutamakan keselamatan, kesehatan serta kekompakan

      Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menambahkan bahwa keikutsertaan IOF Sidrap dalam event ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam membangun citra positif daerah

      “Kedepannya kita akan memprogramkan event di Sidrap yang berskala Nasional” Ucap Bupati yang dikenal dengan Yel-Yel Alako (Ungkapan Bugis Yang Mengartikan Keleluasaan Memberi)

      penghujung acara, Ucapan Basmalah mengiringi keberangkatan para peserta yang akan menempuh perjalanan menuju Gowa dan Jeneponto untuk mengikuti rangkaian kegiatan Bhayangkara Merdeka Offroad(**)

    1. Pelayanan Kesehatan Harus Hadirkan Kepuasan Masyarakat

      Pelayanan Kesehatan Harus Hadirkan Kepuasan Masyarakat

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menegaskan pelayanan kesehatan harus mampu menghadirkan kepuasan masyarakat.

      Demikian disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Kesehatan Sidrap di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (21/8/2025).

      Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Iqbal, Asisten Administrasi Umum, Nasruddin Waris, Kabag Pemerintahan, Fandy Anshary, Sekretaris Dinas Kesehatan, Jufri Lande, para direktur rumah sakit, serta kepala puskesmas se-Sidrap.

      Dalam arahannya, Wabup Nurkanaah menekankan pentingnya peningkatan pelayanan masyarakat.

      “Pagi tadi saya juga bertemu jajaran Dinas Pendidikan, sama halnya dengan kesehatan, pelayanan masyarakat harus dijaga agar tidak menimbulkan gejolak atau ketidakpuasan,” ujarnya.

      Ia menambahkan, Sidrap menjadi salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah kedua di Sulsel sehingga baru-baru ini mendapat penghargaan.

      “Ini hasil kinerja kita semester satu tahun 2025. Kunci utamanya adalah keterbukaan dan komunikasi antara pimpinan dengan staf,” jelasnya.

      Nurkanaah juga mengingatkan tentang evaluasi kinerja kepala daerah yang akan dilakukan pemerintah pusat.

      “Semester pertama akan dievaluasi di Jakarta. Karena itu, program kerja yang sudah direncanakan agar segera direalisasikan, sekaligus menjadi bagian dari penilaian capaian kinerja,” tegasnya.

      Ia berpesan agar seluruh jajaran menjaga disiplin kerja.

      “Jangan hanya datang ceklok lalu pulang. Mari kita layani masyarakat dengan baik sehingga mereka merasa puas. Kita berharap Sidrap semakin baik ke depan,” pungkasnya.

      Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Iqbal, mengingatkan pentingnya kerja sistematis di lingkungan OPD.

      “Visi daerah kita memiliki tujuh misi dan 14 program unggulan. Untuk mencapainya, setiap OPD sebagai bagian dari sistem pemerintahan harus berfungsi optimal. Bidang-bidang di dinas juga harus saling melengkapi karena tidak semua kegiatan bisa dihadiri langsung oleh kadis,” jelasnya.

      Sekretaris Dinas Kesehatan, Jufri, menambahkan rapat ini dihadiri seluruh pejabat struktural lingkup Dinkes, mulai dari sekretaris, kepala bidang, pejabat eselon IV, direktur rumah sakit, 14 kepala UPT puskesmas, hingga kepala UPT laboratorium kesehatan daerah.

      “Kami berharap pertemuan ini menghasilkan arahan yang memperkuat pelayanan dan pembangunan kesehatan di Sidrap. Terima kasih atas dedikasi dan dukungan semua pihak,” ujarnya.

    2. ISSI Sidrap Matangkan Persiapan Cross Country di Dua Pitue

      ISSI Sidrap Matangkan Persiapan Cross Country di Dua Pitue

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, yang juga Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sidrap, memimpin rapat pemantapan kegiatan Sepeda Cross Country Dua Pitue, Kamis (21/8/2025).

      Rapat di ruang kerja Wabup Sidrap tersebut, membahas kesiapan pelaksanaan ajang sepeda lintas alam yang akan digelar 24 Agustus 2025.

      Kegiatan dipusatkan di Kecamatan Dua Pitue dan dirangkaikan dengan agenda fun bike.

      Hadir mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sidrap, Patriadi. Sekretaris ISSI Sidrap, Sunandar, serta sejumlah pengurus ISSI lainnya juga tampak mengikuti rapat tersebut.

      Dalam arahannya, Nurkanaah menekankan pentingnya persiapan yang matang agar kegiatan berjalan lancar dan mampu memberi kesan positif bagi peserta maupun masyarakat.

      Ia menyebut, event ini juga menjadi ajang promosi olahraga sekaligus pariwisata daerah.

      “Kegiatan cross country dan fun bike di Desa Kalosi akan dilaksanakan pada 24 Agustus 2025. Start di Tanrutedong dan finish di Kalosi, dengan target peserta kurang lebih 1.500 orang ke atas,” jelasnya.

      Lebih lanjut, ia berharap panitia dapat berkoordinasi secara intensif, terutama terkait jalur lintasan, keamanan, dan fasilitas pendukung lainnya.

      “Semua harus diperhatikan, sehingga peserta merasa nyaman dan kegiatan berlangsung sukses,” tambahnya.

      Rapat pemantapan ini juga menjadi momentum konsolidasi bagi ISSI Sidrap untuk mendorong minat masyarakat pada olahraga bersepeda.

      Selain itu, kegiatan cross country diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarpecinta sepeda dan menjadi agenda rutin di Kabupaten Sidrap.

    3. Syaharuddin Targetkan Kesejahteraan Petani Lewat Modernisasi Pertanian

      Syaharuddin Targetkan Kesejahteraan Petani Lewat Modernisasi Pertanian

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui modernisasi sektor pertanian.

      Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan demonstration plot (demplot) mesin panen padi combine harvester yang digelar PT Artapadi Multi Sarana Cabang Sidrap di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (21/8/2025).

      Turut hadir Manager PT Artapadi Multi Sarana Cabang Sidrap, Barfin, Kabid Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Sidrap, H. Muhammad Zainal, dan Camat Watang Pulu, H. Hidayatullah Abbas.

      Tampak pula Lurah Batulappa, Lurah Arawa, unsur Forkopimcam, PPK, PPL se-Kecamatan Watang Pulu, ketua kelompok tani, petani, serta undangan lainnya.

      “Terima kasih kepada PT Artapadi Multi Sarana yang telah hadir di Sidrap dan membantu petani dalam memfasilitasi penyediaan alat mesin pertanian. Tahun ini hingga lima tahun ke depan, saya berkomitmen meningkatkan penghasilan masyarakat melalui sektor pertanian. Jika sebelumnya petani hanya menanam dua kali setahun, kini dengan sistem IP 300 dapat menanam hingga tiga kali setahun,” ungkapnya.

      Ia juga menuturkan sedang mengupayakan kerja sama dengan PT Semen Indonesia terkait pemanfaatan sampah dan jerami sebagai bahan bakar alternatif.

      “Semoga langkah ini berhasil, agar petani kita semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

      Sementara itu, Direktur PT Artapadi Multi Sarana Cabang Sidrap, Nasruddin Anas, menyebut kehadiran perusahaan ini di Sidrap merupakan langkah strategis mendukung modernisasi pertanian.

      “Acara ini menjadi momen penting bagi kami untuk memperkenalkan PT Artapadi Multi Sarana sebagai dealer resmi mesin pertanian Zoomlion. Setelah peresmian cabang kemarin, hari ini kami langsung menggelar demo unit perdana. Alsintan modern ini mampu meminimalisir penggunaan tenaga kerja, bahkan sekali jalan tanpa jeda bisa menampung lebih dari satu ton gabah,” jelasnya.

      Sebagai informasi, kantor PT Artapadi Multi Sarana Cabang Sidrap berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae.

    4. Rakor Bersama Dinas Pendidikan, Wabup Sidrap Minta Kualitas Terus Ditingkatkan

      Rakor Bersama Dinas Pendidikan, Wabup Sidrap Minta Kualitas Terus Ditingkatkan

      SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, memimpin rapat koordinasi dengan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap di Aula Dinas Pendidikan, Jalan Harapan Baru Blok C Nomor 22 Kompleks SKPD, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (21/8/2025).

      Rapat tersebut membahas strategi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidrap.

      Nurkanaah didampingi Asisten Administrasi Umum, Nasruddin Waris, Kabag Pemerintahan, Fandy Anshary, serta Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Sirajuddin.

      Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan, Irma Fitriani, Kabid Ketenagaan, Syamsuddin, Kabid Kebudayaan, Takwa, dan jajaran pegawai Dinas Pendidikan Sidrap.

      Dalam arahannya, Nurkanaah menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan.

      Ia menyebut, keberhasilan visi, misi, dan program prioritas pemerintah daerah salah satunya bergantung pada sektor pendidikan.

      “Hari ini kita bersama-sama bertemu untuk berbicara terkait pendidikan kita, dan ini sangat bergantung pada keberhasilan visi misi dan program prioritas kami. Salah satu program utama kami adalah pendidikan unggul,” ungkapnya.

      Nurkanaah juga menegaskan perlunya pemetaan tenaga pendidik di setiap sekolah. Menurutnya, pemerataan guru menjadi hal mendesak mengingat rekrutmen tenaga honorer kini semakin ketat.

      “Persiapkan data kebutuhan guru per sekolah secara jelas. Misalnya SD 1 Rappang jumlah guru 15 orang, kebutuhan 11 orang, berarti kelebihan 4 orang. Dengan data itu akan tergambar sekolah mana yang lebih, sekolah mana yang kurang. Itu dasar kita untuk pemerataan guru,” jelasnya.

      Selain tenaga pendidik, ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan sarana dan prasarana sekolah secara efisien.

      Nurkanaah berharap data kebutuhan sekolah dapat diperbarui agar pemerintah daerah lebih mudah mengusulkan bantuan ke pusat.

      “Selama ini kita sangat sedikit dapat bantuan karena data kita tidak masuk pendataan. Padahal penilaian semua kegiatan sekarang berbasis data. Saya minta operator sigap, kalau bukan tugasnya lapor ke kepala dinas supaya ada yang bertanggung jawab,” tegasnya.

      Ia juga mengingatkan agar realisasi program kerja Dinas Pendidikan dikawal secara ketat.

      “Kita ingin lihat sejauh mana pelaksanaan program di RK. Kalau tidak sesuai target, segera lakukan langkah percepatan karena kinerja kita akan diukur sampai semester pertama ini,” tambahnya.

      Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, Sirajuddin, mengaku bangga atas kehadiran Wakil Bupati dalam rapat tersebut.

      “Rapat dengan Ibu Wakil Bupati membuat kami merasa bangga dan berbahagia. Meski dengan rutinitas yang sibuk, beliau hadir karena memiliki hubungan emosional dengan kita, pernah bersama kurang lebih 15 tahun. Kehadiran beliau tentu memberi semangat baru bagi Dinas Pendidikan,” ujar Sirajuddin.

    5. Cek Ruang Tahanan, Tim Dit Tahti Polda Sulsel Apresiasi Kinerja Sat Tahti Polres Sidrap

      Cek Ruang Tahanan, Tim Dit Tahti Polda Sulsel Apresiasi Kinerja Sat Tahti Polres Sidrap

        SIDRAP – Dit Tahti Polda Sulsel melaksanakan supervisi di ruang tahanan mako Polres Sidrap, Rabu (20/08/2025).

        Tim yang di pimpin oleh Kanit Pambarbuk Dit Tahti Polda Sulsel Ipda Ropi Okries, S.Sos beranggotakan staf Dit tahti Polda Sulsel diterima Kapolres Sidrap dengan diwakili oleh Wakapolres Kompol Sulkarnain, S.K.M.,MA

        Kegiatan tersebut bertujuan memeriksa manajemen operasional tahanan dan barang bukti yang telah di laksanakan oleh Polres jajaran Polda Sulsel serta mengecek langsung jumlah dan kondisi tahanan termasuk di Polres Sidrap.

        Sasarannya yaitu SOP, kelayakan ruang tahanan, administrasi, barang bukti, ruang tunggu/besuk hingga perlengkapan pendukung lainnya

        menghadapi supervisi, Kasat Tahti Polres Sidrap Iptu Lawaru, Sh menjelaskan
        Pihaknya telah memastikan para tahanan di perlakukan secara humanis dengan berpatokan pada HAM dan SOP yang ada

        Dari tim supervisi Dit Tahti Polda Sulsel setelah melakukan pemeriksaan dan pengecekan fisik baik administrasi, pelayanan maupun ruang tahanan Polres Sidrap dinilai cukup baik, bersih dan terawat. Demikian juga pengawasan dan penjagaan tahanan telah sesuai dengan SOP yang telah di tetapkan

        “Kami mengharap tatakelola Ruang Tahanan yang telah dimaksimalkan oleh Sat Tahti Polres Sidrap dapat dipertahankan
        dan bila perlu lebih ditingkatkan lagi” ujar Ipda Ropi

        Menutup kegiatan, Ketua Tim berterimakasih atas sambutan dari polres Sidrap dan berpesan kepada personil yang melaksanakan piket jaga agar tetap waspada dan tiap saat mengontrol tahanan demi menghindari hal yang tak di inginkan (**)

      1. Polres Sidrap Perketat Pengawasan Senpi, Personil Wajib Patuhi

        Polres Sidrap Perketat Pengawasan Senpi, Personil Wajib Patuhi

        SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Polres Sidrap melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) organik yang dipegang oleh personil

        Hal ini untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dan memastikan kelengkapan  surat-surat, kebersihan, dan kelayakan bagi personil pengguna senpi

        Kapolres Sidrap melalui Wakapolres Kompol Sulkarnain, S.K.M.,MA mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan secara menyeluruh terhadap personil pemegang senpi di jajaran polres Sidrap

        “Ini kami lakukan sebagai pengawasan dan pengendalian terhadap pengguna senjata api sekaligus memeriksa kondisinya,” kata Waka dilapangan Apel, Rabu (20/8/2025).

        Pihaknya ingin memastikan senpi organik tersebut dalam kondisi terawat dan siap pakai

        Sembari mengecek satu persatu, orang nomor dua dipolres sidrap itu juga memberikan arahan  kepada seluruh pemegang senpi untuk mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) sebelum memanfaatkannya.

        “Anggota kami wajib mematuhi Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian,” imbuhnya.

        Beliau menegaskan bahwa senjata yang tidak memenuhi standar administrasi akan digudangkan sementara waktu. Sedangkan bagi personel yang lalai merawat senjatanya akan diberikan sanksi untuk meningkatkan disiplin.

        “Pemeriksaan meliputi validasi dokumen kepemilikan senjata, pengecekan izin pemegang, pemeriksaan kebersihan, hingga uji kelayakan terhadap pengguna senpi,” lanjutnya

        Kegiatan ini menjadi prosedur rutin demi memastikan senjata api tetap aman, layak pakai, dan tidak terjadi kelalaian maupun penyalahgunaan senpi sehingga polres sidrap secara optimal dapat melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta penegakan hukum (**)