Kategori: Sidrap

  • Disdik Sidrap Klarifikasi: Anggaran Renovasi Plafon TK Pembina Maritengngae Bersumber dari APBD 2022, Bukan 2024

    Disdik Sidrap Klarifikasi: Anggaran Renovasi Plafon TK Pembina Maritengngae Bersumber dari APBD 2022, Bukan 2024

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Dinas Pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang (Disdik Sidrap) memberikan klarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya mengenai proyek renovasi plafon TK Negeri Pembina Maritengngae, Kecamatan Maritengngae, yang ambruk pada Selasa (26/8/2025).

    Kepala Bidang Unit Pelaksana Kegiatan Pembangunan (UPKP) Disdik Sidrap, Rahmat Hambali, menegaskan bahwa informasi mengenai tahun anggaran proyek tersebut yang sebelumnya diberitakan 2024 tidaklah benar.

    “Perlu kami luruskan, proyek renovasi plafon TK Negeri Pembina Maritengngae bukan dianggarkan pada APBD 2024, melainkan melalui APBD tahun 2022. Jadi anggarannya dialokasikan tiga tahun lalu,” jelas Rahmat, Rabu (27/8/2025).

    Meski demikian, Rahmat menegaskan pihaknya tetap bertanggung jawab atas kondisi bangunan tersebut. Pihaknya telah melakukan peninjauan langsung di lokasi plafon yang ambruk dan memastikan akan dilakukan perbaikan atau renovasi ulang dalam waktu dekat.

    “Kami sudah turun ke lapangan bersama tim, dan dalam waktu dekat akan ada perbaikan agar proses belajar mengajar anak-anak kembali aman,” tegasnya.

    Diketahui, plafon bagian depan TK Negeri Pembina Maritengngae ambruk pada Selasa siang (26/8/2025), menimbulkan kekhawatiran para orang tua murid.

    Mereka cemas keselamatan anak-anak terancam, apalagi mayoritas siswa TK masih berusia dini dan rentan terhadap insiden serupa.

    “Untung saja saat plafon runtuh tidak ada anak-anak di kelas. Kami berharap segera diperbaiki dengan material yang lebih kuat agar tidak terulang lagi,” ujar salah seorang orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya.

    Langkah Tindak Lanjut Disdik Sidrap

    Rahmat Hambali menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan sedang menelusuri pihak pelaksana proyek renovasi pada 2022.

    Hal ini dilakukan agar pihak kontraktor yang mengerjakan renovasi sebelumnya juga dapat membantu proses perbaikan.

    “Kami tidak ingin ada kejadian serupa. Semua akan dikawal agar kualitas perbaikan lebih terjamin,” ungkapnya.

    Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena menyangkut keselamatan siswa TK. Warga dan orang tua berharap agar perbaikan dilakukan sesegera mungkin serta menggunakan material yang lebih berkualitas agar insiden serupa tidak kembali terjadi. (*)

  • Kepala UPT SDN 13 Batu Apresiasi Peresmian Jalan Bhayangkara Penghubung Sidrap–Wajo

    Kepala UPT SDN 13 Batu Apresiasi Peresmian Jalan Bhayangkara Penghubung Sidrap–Wajo

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Kepala UPT SDN 13 Batu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Ummu Aimanah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap, khususnya Bupati Sidrap, atas dibukanya akses jalan baru yang menghubungkan wilayah Sidrap dengan Kabupaten Wajo.Sabtu, 23/8/2025.

    Menurutnya, peresmian Jalan Bhayangkara poros Sidrap–Wajo yang menghubungkan Desa Lombo dengan tiga desa lainnya, yaitu Desa Dengen-Dengen, Buntu Buangin, dan Belawae, memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan.

    “Dengan adanya akses jalan ini, hubungan antara sekolah kami dengan sekolah-sekolah di wilayah timur Kabupaten Sidrap, khususnya di tiga desa tersebut, menjadi lebih lancar. Kami para guru kini lebih mudah berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan demi mencerdaskan anak bangsa,” ujar Ummu Aimanah.

    Guru dan siswa UPT SDN 13 Batu yang beralamat di Jalan Poros Compong Lombo, Kecamatan Pitu Riase, juga menyambut gembira peresmian jalan tersebut. Mereka menilai bahwa akses baru ini sangat membantu aktivitas pendidikan maupun kehidupan sehari-hari masyarakat.

    Peresmian jalan ini dilakukan langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Drs. Rudi Hartono, M.Si., didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Sidrap. Kehadiran jalan penghubung ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lintas desa dan kabupaten dalam bidang pendidikan maupun pembangunan daerah.(*)

  • Dalam Rangka Oprasi Sikat Lipu 2025, Polres Sidrap Gelar Latpra Ops

    Dalam Rangka Oprasi Sikat Lipu 2025, Polres Sidrap Gelar Latpra Ops

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id-Jajaran Polres Sidrap menggelar Lat Pra Ops Sikat Lipu 2025 bertempat di Ruangan Tatya Dharaka Rupatama Polres Sidrap, Selasa (26/08/2025) pagi.

    Lat Pra Ops dihadiri oleh pejabat utama Polres Sidrap, para Kapolsek jajaran, dan seluruh personel yang akan bertugas dalam Operasi Sikat Lipu 2025.

    Kapolres Sidrap diwakili Wakapolres Kompol Sulkarnain, S.K.M.,MA didampingi Kabag Ops Kompol Galigo, S.H memimpin jalannya Kegiatan menuturkan bahwa bahwa Operasi Sikat Lipu  2025 ini akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari tanggal 26 Agustus 2025.

    “Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, khususnya di wilayah hukum Polres Sidrap, sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitas dengan nyaman dan tentram” ujarnya.

    Adapun sasaran Operasi Sikat Lipu 2025, kata Wakapolres yaitu kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan(curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor),senjata api ilegal serta kejahatan lainnya.

    Melanjutkan pembekalan, Kabag Ops Polres Sidrap Kompol Galigo menjelaskan bahwa Operasi Sikat Lipu 2025 mengedepankan penegakkan hukum (gakkum) didukung kegiatan intelijen, kegiatan preventif, dan kegiatan bantuan operasi (Banops),” ungkapnya.

    Meneruskan Arahan Kapolres Kabagops Juga menekankan personil untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan SOP dan tetap berprilaku Humanis. (*)

  • Karnaval Brigade Pangan di Sidrap: Semarakkan HUT RI, Gelorakan IP300

    Karnaval Brigade Pangan di Sidrap: Semarakkan HUT RI, Gelorakan IP300

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Semarak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Sidrap semakin hidup dengan Karnaval Brigade Pangan yang menampilkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari 11 kecamatan, Senin (25/8/2025). Ini sekaligus momentum untuk menggelorakan program IP300 atau tiga kali tanam setahun.

    Peserta dilepas Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di Pelataran Monumen Ganggawa, selanjutnya melewati panggung kehormatan di Rumah Jabatan Bupati Sidrap. Di rujab, mereka telah disambut Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

    Hadir menyaksikan aksi para peserta, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kapolres AKBP Fantry Taherong, Dandim 1420 Letkol Inf Awaloeddin, Kepala BBPP Batangkaluku Dr. Jamaluddin Al Afgani, Sekda Andi Rahmat Saleh, Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Ketua Dharma Wanita Andi Rieskha Rahmat, perwakilan Kajari Sidrap, para asisten, kepala bagian Sekda, kepala OPD, serta camat se-Sidrap.

    Parade alsintan yang dimodifikasi dengan desain unik semakin semarak dengan pengemudi berpakaian ala petani dan ibu-ibu berbusana khas Bugis. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalan, menyambut rombongan dengan tepuk tangan dan sorak kegembiraan.

    Kepala BBPP Batangkaluku, Jamaluddin Al Afgani menyampaikan, karnaval brigade pangan ini menjadi bukti nyata pemerintah menjalankan amanah dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Ia menambahkan, kerja sama dengan Bupati Sidrap dan jajaran Pemda menjadikan Sidrap salah satu daerah inspiratif dalam pencapaian lumbung pangan nasional.

    “Tahun 2024 lalu terbentuk 21 brigade pangan, dan tahun ini ada 90 brigade pangan, terbesar di Sulawesi Selatan, bahkan di Indonesia,” ujarnya.

    Dijelaskannya, pada tahun sebelumnya setiap brigade pangan mendapat dukungan berupa alsintan dan sarana pertanian senilai Rp3,3 miliar dari Kementerian Pertanian. Jika kebijakan ini berlanjut, jumlah dana yang masuk ke Sidrap akan sangat besar, mengingat tahun ini terbentuk 90 brigade pangan.

    “Kita berharap semua ikhtiar Bupati dan jajaran Pemda dalam mengelola brigade pangan bisa dimanfaatkan secara optimal. Dengan begitu, Sidrap benar-benar bisa membuktikan layak mendapatkan dukungan tersebut,” tutur Jamaluddin.

    Ia tak lupa terima kasih kepada Bupati Sidrap dan seluruh jajarannya atas upayanya menjadikan Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan nasional. “Kontribusi daerah ini sangat nyata dalam mendukung pencapaian swasembada pangan Indonesia,” tandasnya.

    Sementara Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menegaskan, kegiatan Karnaval Brigade Pangan ini memicu semangat petani dalam mendukung program IP300 dengan target swasembada satu juta ton beras pada 2025.

    “Pemerintah daerah terus memberi dukungan melalui penyediaan alsintan, irigasi, pupuk, benih, pompanisasi, hingga listrik masuk sawah,” tuturnya.

    Syaharuddin juga mengutarakan, selain beras Sidrap juga menargetkan menjadi penghasil telur terbanyak di Sulawesi Selatan serta meningkatkan hasil perkebunan dan energi terbarukan.

    “Kita akan bekerja maksimal agar Sidrap bisa mencapai target swasembada terbesar di Indonesia,” tegas Bupati.

    Usai melewati Rumah Jabatan Bupati, arak-arakan peserta karnaval selanjutnya melanjutkan perjalanan dan finish di Lapangan Usman Isa Pangkajene.

  • Gerak Jalan HUT RI Tingkat Kabupaten Sidrap Disambut Meriah Warga

    Gerak Jalan HUT RI Tingkat Kabupaten Sidrap Disambut Meriah Warga

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Gerak jalan tingkat kabupaten dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia berlangsung meriah di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Senin (25/8/2025).

    Gerak jalan ini diikuti siswa-siswi dari jenjang SD, SMP, SMA, serta masyarakat yang telah menjuarai tingkat kecamatan masing-masing.

    Warga pun memadati rute gerak jalan yang start di Pelataran Monumen Ganggawa dan finis di Lapangan Usman Isa.

    Keramaian terlihat utamanya di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap, tempat panggung penghormatan yang dihadiri Bupati Syaharuddin Alrif bersama Forkopimda.

    Syaharuddin mengatakan, kegiatan itu menjadi dorongan motivasi atau sugesti buat anak-anak kita untuk terus berkarya dan mampu mengharumkan nama baik Sidenreng Rappang.

    “Peserta terbaik nantinya bisa mewakili ke tingkat provinsi bahkan nasional, agar anak-anak kita bisa bersaing bukan hanya di Sidrap saja,” ujarnya.

    Ia juga berharap dewan juri memberikan penilaian secara profesional, sementara panitia diminta mengumumkan juara umum.

    Adapun rute gerak jalan melalui Pelataran Monumen Ganggawa (Mogan) Jl. Jenderal Sudirman, Rujab Bupati Sidrap Jl. Lanto Daeng Pasewang, Jl. Andi Makkasau, Jl. Nene Malomo, Jl. Andi Pettarani, Jl. Badak, Jl. Singa, Jl. Lengkobale, Jl. Ganggawa, dan finis di Lapangan Usman Isa.

    Hadir menyaksikan aksi peserta Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Kepala BBPP Batangkaluku Dr. Jamaluddin Al Afgani, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Dandim 1420 Letkol Awaloeddin, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Kasubagbin Kejari Sidrap Wirayawan Batara Kencana, dan Sekda Andi Rahmat Saleh.

    Tampak pula Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Ketua Dharma Wanita Sidrap Andi Rieskha Rahmat, para asisten, kepala bagian Sekda, kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat.

  • Bupati Sidrap Pimpin Rapat Komisi Irigasi Bahas Persiapan MT III

    Bupati Sidrap Pimpin Rapat Komisi Irigasi Bahas Persiapan MT III

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Alrif memimpin langsung rapat Komisi Irigasi Kabupaten yang dilaksanakan di Baruga Rumah Jabatan Bupati, Selasa (26/8/2025).

    Rapat diikuti Tim Balai Besar Jeneberang, Ketua Komisi Irigasi Sidrap Herwin, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, para camat, kepala UPT, penjaga pintu air, serta undangan lainnya.

    Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin menyampaikan terima kasih kepada Balai Besar Jeneberang atas kontribusi dan bantuannya dalam memperjuangkan jalur irigasi di Kabupaten Sidrap.

    “Kami juga berharap kepada Balai Besar Jeneberang agar pekerjaan daerah irigasi di Kabupaten Sidrap bisa segera dituntaskan dan dibereskan,” harapnya.

    Ia menambahkan, bersama Balai Besar Jeneberang akan dipersiapkan terobosan pemanfaatan air Danau Sidenreng.

    “Semoga rapat ini bisa membereskan satu per satu urusan di Kabupaten Sidrap,” tegasnya.

    Kepala Dinas PSDA Sidrap, Andi Safari, dalam laporannya mengatakan keberadaan Komisi Irigasi sangat bermanfaat karena menjadi lembaga strategis yang berfungsi sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan perkumpulan petani pemakai air (P3A) pada tingkat jaringan irigasi.

    “Sesuai dengan program Bapak Bupati, Sidrap akan menerapkan IP300. Jadi kita akan evaluasi realisasi MT I dan MT II, serta melihat rencana MT III. Olehnya itu, rapat komisi ini dilaksanakan untuk menyiapkan alokasi penyediaan air di 11 kecamatan,” jelasnya.

    Sementara itu, Firdaus dari Balai Besar Jeneberang menyatakan dukungan terhadap rencana MT III. Ia juga mengingatkan perlunya perhatian terkait ketersediaan air.

    Acara ditutup dengan diskusi dan masukan dari para peserta rapat.

  • BPBD Sidrap Gerak Cepat Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Batulappa

    BPBD Sidrap Gerak Cepat Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Batulappa

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada korban kebakaran di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (26/8/2025) pagi.

    Bantuan diserahkan langsung kepada korban kebakaran yang terjadi Senin (25/8/2025) malam sekitar pukul 23.01 Wita. Tak lama setelah kejadian, Tim TRC BPBD Sidrap bersama aparat kelurahan turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, serta dokumentasi.

    Dilaporkan, musibah kebakaran yang diduga dipicu arus pendek listrik ini mengakibatkan satu unit rumah milik Darwal (56) mengalami kerusakan pada bagian kamar. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp42 juta.

    Adapun bantuan logistik yang disalurkan BPBD berupa tikar, kebutuhan keluarga, makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, serta paket bantuan darurat lainnya. Penyerahan disaksikan unsur pemerintah dan warga setempat.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang, H. Sudarmin, SE., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan, pemerintah daerah melalui BPBD senantiasa hadir dalam setiap kondisi darurat untuk memberikan pelayanan dan dukungan bagi masyarakat terdampak.

    “BPBD Sidrap selalu siap memberikan penanganan darurat kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga korban, serta menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik untuk mencegah kebakaran,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sidrap, Suardi Hasnawi, S.Sos. menambahkan, selain bantuan logistik pihaknya juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah kelurahan, aparat kecamatan, dan relawan kebencanaan untuk memastikan penanganan pascakejadian berjalan maksimal.

    “Upaya yang kami lakukan bukan hanya memberikan bantuan, tapi juga memastikan kebutuhan mendesak korban segera terpenuhi dan ada pendampingan hingga situasi benar-benar pulih,” ujarnya.

    BPBD Sidrap juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, rutin memeriksa kondisi kabel listrik, serta menghindari penggunaan peralatan yang berpotensi menimbulkan korsleting. Hal ini penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

  • Bupati Sidrap Isi Lima Jabatan Strategis Eselon 2, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Publik

    Bupati Sidrap Isi Lima Jabatan Strategis Eselon 2, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Publik

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi melakukan pengisian lima jabatan strategis pada tingkat eselon II setelah sebelumnya terjadi kekosongan yang cukup lama. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan publik berjalan maksimal dan kualitas kinerja aparatur sipil negara (ASN) terus meningkat.

    Pengisian jabatan ini terdiri dari empat posisi definitif dan satu pelaksana tugas (Plt). Adapun nama-nama pejabat yang mendapat amanah tersebut, yakni:

    dr. Ishak Kenre, SKM, M.Kes sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan.
    Herwin Amir, S.IP, M.Si sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Teknologi Daerah (Bapperida).
    Andi Nirwan Ranggong, S.T, M.M sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
    Muhammad Fajrin Salman, SKM, M.Kes sebagai Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag).
    Dr. Mohammad Rohady Ramadhan, S.IP, M.Si sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

    Empat pejabat definitif tersebut sebelumnya mengikuti proses seleksi terbuka melalui lelang jabatan yang digelar Pemkab Sidrap beberapa waktu lalu. Sementara itu, penunjukan dr. Ishak Kenre sebagai Plt Kadis Kesehatan dilakukan karena pejabat sebelumnya, Mahmuddin, SKM, M.Kes, mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.

    Penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Sidrap, Andi Rahmat Saleh, S.IP, M.M, mewakili Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, dalam acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Sidrap, Selasa (26/8/2025).

    Dalam sambutannya, Sekda Sidrap menegaskan bahwa pengisian jabatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Harapan kami, pejabat yang dilantik dan diberikan amanah ini mampu bekerja maksimal, profesional, serta membawa inovasi dalam mewujudkan Sidrap yang lebih maju,” ujarnya.

    Dengan terisinya lima jabatan strategis ini, Pemkab Sidrap optimistis kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) akan semakin solid, sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai sesuai visi dan misi pemerintah kabupaten. (*)

  • Tega! Bayi Perempuan Ditemukan di WC Masjid, Hidupnya Diselamatkan Warga

    Tega! Bayi Perempuan Ditemukan di WC Masjid, Hidupnya Diselamatkan Warga

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Warga Kelurahan Empangae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, digegerkan oleh penemuan seorang bayi perempuan yang diduga dibuang orangtuanya di dalam WC Masjid Nurul Islam Empangae Lompo’e, Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.

    Peristiwa memilukan ini terungkap ketika seorang pria tak dikenal mendatangi Ibu Mariana, penjual es di dekat tempat wudhu masjid, dan memberitahukan adanya bayi di kamar mandi masjid. Mendengar kabar itu, Mariana segera memanggil rekannya, Ibu Sumarni, untuk memastikan kebenarannya.

    Setibanya di lokasi, Sumarni mendapati seorang bayi perempuan tergeletak di dalam WC masjid. Pria tak dikenal tersebut kemudian mengambil bayi itu dan menyerahkannya kepada Sumarni, yang langsung membawanya ke Puskesmas Empangae dengan menggunakan sepeda motor.

    Hingga kini, bayi malang itu masih dirawat intensif oleh tenaga medis di Puskesmas Empangae. Kondisinya dinyatakan stabil, namun pengawasan ketat tetap dilakukan oleh perawat dan bidan setempat untuk memastikan kesehatannya.

    Kapolsek Maritengngae IPTU Irwan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengidentifikasi kondisi bayi tersebut.

    Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Setiawan Suratno, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas orangtua yang tega membuang darah dagingnya sendiri.

    “Kami sudah mengamankan sejumlah bukti dan akan mengumpulkan rekaman CCTV baik milik masjid maupun warga sekitar untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi ini,” tegas AKP Setiawan, Selasa malam.

    Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor ke pihak berwajib. Sementara itu, warga sekitar berharap bayi tersebut mendapatkan perawatan dan kasih sayang yang layak, terlepas dari masa lalunya yang tragis. (*)

  • Bupati Sidrap Kumpulkan Stakeholder Pertanian Bahas Swasembada Pangan

    Bupati Sidrap Kumpulkan Stakeholder Pertanian Bahas Swasembada Pangan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, memimpin rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional, Jumat malam (21/8/2025). Rakor ke-4 ini berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jl. Lanto Dg. Pasewang, Kecamatan Maritengngae.

    Hadir dalam rapat tersebut Peneliti Thematic Unhas Prof. Amir Yasmi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Siara Barang, dan Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, Anggota DPRD Sidrap Komisi II, serta Wakapinca Bulog Sidrap.

    Turut hadir para kepala OPD terkait, Ketua KTNA Sidrap, Ketua Perpadi beserta anggota, Kepala Depot Pertamina Parepare, BPP, PPL, pengelola Pertamina, serta undangan lainnya.

    Dalam rapat tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif menekankan sejumlah persoalan yang menjadi fokus pembahasan.

    “Pertama, terkait kendala panen raya karena beberapa daerah mengalami kurangnya hasil panen akibat penanaman benih galur serta penanaman di luar jadwal. Kedua, persiapan pelaksanaan IP 300. Ketiga, penyusunan matriks jadwal persiapan IP 300 yang dirumuskan para ahli sebagai pedoman musim tanam ke-3,” jelasnya.

    Ia menambahkan, matriks tersebut akan menjadi acuan teknis mulai dari pengolahan tanah, penanaman, pemupukan, penyemprotan, hingga panen. Selain itu, ia menginstruksikan dinas terkait untuk memastikan ketersediaan air irigasi dalam mendukung keberhasilan program IP 300.

    “Kita semua harus semangat, optimis, kompak, dan bersatu dalam mencapai target 1 juta ton gabah demi mendukung swasembada pangan nasional,” tegas Syaharuddin.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh pengurus Perpadi agar solid dalam menyerap gabah dan mengelola hasil panen petani, sehingga kesejahteraan petani dapat terjamin dan Perpadi tetap memperoleh keuntungan.

    Rapat menghasilkan sejumlah kesepakatan, antara lain penetapan harga gabah Rp6.800 per kilogram, setiap kelompok tani wajib menyediakan timbangan, potongan gabah ditetapkan sebesar 2 kg, serta seluruh anggota Perpadi menyamakan harga gabah.

    Kesepakatan harga tersebut akan diumumkan melalui media sosial Pemkab Sidrap serta ditayangkan di videotron yang ada di daerah.

  • Polda Sulsel Bekuk Dua Passobis asal Sidrap dan Wajo, Sindikat Penipuan Online Modus Jual HP Murah di TikTok

    Polda Sulsel Bekuk Dua Passobis asal Sidrap dan Wajo, Sindikat Penipuan Online Modus Jual HP Murah di TikTok

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS.My.id— Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berhasil meringkus dua orang passobis atau pelaku penipuan online asal Kabupaten Sidrap dan Wajo.

    Keduanya yakni La Tamming (37), warga Desa Loppong Kalosi Lau, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, dan Yamma (32), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Maniangpajo, Wajo.

    Kedua pelaku ditangkap pada Jumat (22/8/2025) dini hari, usai dilaporkan menipu seorang mahasiswa berinisial IS (27), warga Kabupaten Gowa, Sulsel. Modus yang digunakan adalah ilegal akses ITE dengan kedok jual beli handphone murah melalui media sosial TikTok.

    Menurut Panit 1 Resmob Polda Sulsel, IPTU Dendi Eriyan, kasus ini berawal ketika korban melihat iklan penjualan HP dengan harga miring di TikTok. Korban yang tertarik kemudian diarahkan untuk berkomunikasi lewat WhatsApp.

    Dari sana, pelaku meminta korban mentransfer uang sebesar Rp5 juta.

    “Namun setelah uang ditransfer, barang yang dijanjikan tidak pernah dikirim. Korban merasa tertipu lalu melaporkan kasus ini,” ujar IPTU Dendi saat memberikan keterangan pers di Makassar, Minggu (24/8/2025).

    Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil meringkus La Tamming di rumahnya di Sidrap, sementara Yamma ditangkap di rumahnya di Wajo.

    Dari pemeriksaan awal, La Tamming berperan sebagai otak atau bos, sedangkan Yamma bertindak sebagai anggota yang membantu operasional penipuan.

    Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 7 unit HP Android, 2 tas, dan 1 dompet. Barang bukti tersebut langsung diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sulsel untuk proses hukum lebih lanjut.

    “Keduanya akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku dan dijerat dengan pasal terkait tindak pidana penipuan serta ilegal akses melalui ITE,” tegas Dendi. (*)

  • Sejarah Baru di Sidrap, Bulog Catat Penyerapan Beras Tertinggi di Sulsel

    Sejarah Baru di Sidrap, Bulog Catat Penyerapan Beras Tertinggi di Sulsel

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id— Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mencatatkan sejarah. Dalam momentum Panen Raya Musim Tanam II (April–September) yang dirangkaikan dengan Penyerahan Benih Program IP 300 Musim Tanam III (September–Desember).

    Sidrap resmi menorehkan capaian tertinggi serapan beras sepanjang 57 tahun Bulog berdiri, Jumat (22/8/2025) di Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae.

    Pemimpin Wilayah Bulog Sulselbar, Fahrurozi, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian bersejarah ini.

    Menurutnya, capaian Sidrap tak lepas dari sinergi pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat yang bahu-membahu mendukung petani.

    “Ini capaian tertinggi sepanjang sejarah, bahkan mendapat apresiasi langsung dari Dirut Bulog dan Kementerian. Sidrap memberikan contoh nyata bagaimana kerja sama bisa membuat petani tersenyum,” ujarnya.

    Fahrurozi menegaskan, musim tanam September–Desember mendatang diperkirakan menghasilkan 125 ribu ton beras atau sekitar 225 ribu ton gabah.

    Bulog, katanya, siap membeli dan menyerap hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani.

    Sementara itu, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa benih dan pupuk telah tersedia 100 persen untuk mendukung musim tanam berikutnya.

    “Untuk Harga gabah dibeli Rp6.500 hingga Rp6.800 per kilogram. Semua ditimbang dengan timbangan kelompok tani, bukan pedagang, sehingga transparan dan adil. Inilah yang membuat petani yakin dan tersenyum,” ucapnya.

    Tak hanya itu, ia turun langsung membantu pengelolaan lahan hingga 1.000 hektare dengan benih seragam.

    “Satu hektare bisa menghasilkan hingga 9 ton. Kita ingin memastikan produksi tinggi, harga terjaga, dan petani benar-benar sejahtera,” ucapnya.

    Selain itu, keberhasilan ini juga berkat dukungan TNI, khususnya Kodim Sidrap, yang dinobatkan sebagai salah satu Dandim terbaik di Indonesia.

    Peran Babinsa dalam mendampingi petani turut diapresiasi karena sejalan dengan visi misi Presiden untuk menyejahterakan petani.

    Dengan capaian bersejarah ini, Sidrap menegaskan posisinya sebagai lumbung beras Sulawesi Selatan sekaligus menjadi teladan nasional dalam menjaga kedaulatan pangan