Blog

  • Rayakan Idul Adha 1447H di Mapolres, Kapolres Sidrap Ajak Jamaah Memaknai Hakikat Berkurban

    Rayakan Idul Adha 1447H di Mapolres, Kapolres Sidrap Ajak Jamaah Memaknai Hakikat Berkurban

    SIDRAP.KN—Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong melaksanakan shalat Idul Adha 1447 H/2026 M bersama ratusan masyarakat di Apel Presisi Polres Sidrap Jalan Bau Massepe Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Rabu (27/5/2026) pagi. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Bhayangkari, para pejabat utama, personel dan ASN Polres Sidrap

      Dalam sambutannya, Kapolres Sidrap mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1447H kepada seluruh jamaah. Ia juga berterima kasih kepada warga sekitar yang menyempatkan hadir shalat berjamaah di Mapolres Sidrap. “Alhamdulillah atas rahmat dan petunjuknya pagi ini kita masih bisa berkumpul di tempat ini dalam kondisi yang sehat bersama keluarga untuk merayakan hari raya Idul Adha 1447H tahun ini” ujarnya

      Ia juga menyampaikan bahwa berkurban merupakan cara kita memaknai agar bisa berkorban dalam kehidupan sehari-hari

      “Hakikat berkurban bukan hanya sekedar menyembelih hewan kurban melainkan bagaimana kita memaknai sebagai seorang manusia untuk bisa berkorban dalam kehidupan sehari-hari” lanjutnya

      Pada kesempatan tersebut Fantry juga merefleksi perjuangan Nabi Ibrahim dalam berkurban semata-mata tunduk dan patuh atas perintah allah swt, menurutnya kepatuhan beliau wajib kita tiru sebagai makhluk allah swt

      “Seperti yang kita tahu bersama Nabi Ibrahim menunjukkan kepada kita bahwa beliau mengorbankan putra tercinta Ismail tentunya atas perintah Allah swt. Kepatuhan beliau dalam menjalankan agama patut kita tiru sebagai umat manusia” kata Fantry

      Di akhir sambutannya, alumni Akademi Kepolisian Tahun 2005 itu juga mengapresiasi peningkatan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap, tentunya ini menandakan bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam berbakti dan berkorban kepada masyarakatnya

      “Kabupaten Sidrap merupakan salah satu Kabupaten dari 24 Kabupaten yang berada pada urutan teratas dalam pertumbuhan dan peningkatan ekonomi mampu mencapai di atas 7%. Ini menandakan bahwa pemerintah kabupaten sudah memberikan yang terbaik bagi daerah” tutupnya

    1. Lurah Baula Dampingi Camat Tellu Limpoe Kawal Malam Takbiran Iduladha

      Lurah Baula Dampingi Camat Tellu Limpoe Kawal Malam Takbiran Iduladha

      SIDRAP.KN– Lurah Baula, Junaidi turut mendampingi Camat Tellu Limpoe dalam pelaksanaan malam takbiran yang digelar di wilayah Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang.

      Kegiatan malam takbiran berlangsung meriah dengan melibatkan peserta dari beberapa wilayah, di antaranya Desa Teteaji,Polewali, Teppo, Kelurahan Amparita,Arateng,Toddang Pulu,Pajalele dan Massepe, . Seluruh peserta mengikuti pawai takbiran dengan penuh semangat dalam menyambut Hari Raya Iduladha.

      Dalam keterangannya, Junaidi juga membawa peserta dari mesjid yang ada di kelurahan baula dan berharap kegiatan malam takbiran tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan suasana kebersamaan bagi masyarakat.

      “Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan baik karena peserta takbiran start dari Desa Teteaji, Amparita, Massepe, dan Teppo.

      Semoga kegiatan ini bisa lebih seru dan sesuai arahan bapak bupati untuk melaksanakan malam takbiran di wilayah masing-masing,” ujarnya.

      Sementara itu, Camat Tellu Limpoe, H. Ridwan Bactiar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimcam yang telah bersama-sama mendukung dan mengawal jalannya kegiatan malam takbiran.

      “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua Forkopimcam yang telah membersamai kita. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kegiatan ini berjalan dengan baik sampai selesai. Sesuai arahan bapak bupati, malam takbiran dilaksanakan di wilayah masing-masing dan malam ini lengkap semua Forkopimcam Tellu Limpoe hadir,” ungkap Ridwan.

      Ia juga menyampaikan penghargaan khusus kepada jajaran kepolisian yang telah membantu pengamanan selama kegiatan berlangsung.

      “Tak hentinya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Kapolsek Tellu Limpoe yang telah mengawal kegiatan ini,” tambahnya.

      Kegiatan malam takbiran tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari raya.(*)

    2. Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Serap Aspirasi Petani dalam Rakor Pertanian

      Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Serap Aspirasi Petani dalam Rakor Pertanian

      SIDRAP.KN-Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memimpin rapat koordinasi (rakor) pertanian yang digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Selasa (26/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah dialog strategis antara pemerintah daerah dan masyarakat tani untuk membedah berbagai persoalan sektor pertanian di lapangan.

      Dalam forum tersebut, para petani menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di area persawahan. Persoalan ketersediaan air irigasi menjadi keluhan utama yang mendominasi pembahasan. Selain itu, para petani turut mengusulkan program cetak sawah baru, optimalisasi lahan (opla) nonrawa, normalisasi saluran air, serta perbaikan infrastruktur pendukung guna menjaga produktivitas pangan di wilayah tersebut.

      Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk hadir memberikan solusi bagi petani, yang merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Menurutnya, seluruh masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi dan prioritas dalam penyusunan program kerja pemerintah ke depan.

      “Pertanian adalah kekuatan utama Sidrap. Karena itu, setiap persoalan yang dihadapi petani harus kita dengarkan dan carikan solusi bersama,” ujar Syaharuddin di sela-sela rapat.

      Lebih lanjut, ia menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait, camat, hingga kepala desa untuk memperkuat koordinasi. Langkah ini diambil agar penanganan berbagai kendala di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

      Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (Dinas Pertanian) Kabupaten Sidrap, Ibrahim, menambahkan bahwa rakor ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk menyerap aspirasi secara langsung sekaligus menyinkronkan program pertanian di setiap wilayah.

      Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Andi Safari Renata, jajaran camat, serta para kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidrap.

      Diskusi yang berlangsung aktif dan antusias ini diharapkan menjadi titik awal bagi realisasi berbagai usulan petani. Masyarakat tani Sidrap berharap pemerintah segera merealisasikan program pengairan dan pengembangan lahan agar produksi pertanian meningkat serta kesejahteraan para petani dapat terwujud.

    3. 11 Ekor Sapi Qurban Polres Sidrap Siap Dibagikan Kepada Warga Berhak

      11 Ekor Sapi Qurban Polres Sidrap Siap Dibagikan Kepada Warga Berhak

      SIDRAP. KN—Kepolisian Resor (Polres) Sidrap menyiapkan total 11 ekor hewan qurban berupa sapi, yang akan disembelih pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Penyelenggaraan qurban ini direncanakan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026 di halaman Polsek Maritengngae Polres Sidrap.

        Fantry menegaskan komitmen institusinya untuk senantiasa berbagi dalam perayaan hari besar umat Islam, menurutnya perayaaan Idul Adha merupakan moment tepat untuk saling berbagi

        ““Alhamdulillah, ada 11 ekor sapi kami siapkan untuk tahun ini. Insya Allah akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan berhak menerima” ungkap Fantry saat dikonfirmasi Selasa (26/5/26) siang

        Lebih lanjut, Fantry menjelaskan bahwa, 11 ekor sapi qurban tersebut berasal dari sumbangsih Personel Polres Sidrap. Ia mengatakan ini merupakan bentuk keikhlasan personel dalam beramal dan wujud kepedulian institusi kepada masyarakat

        “Semoga ini tidak hanya sekadar memenuhi syariat agama, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, rasa kebersamaan dan persaudaraan antar warga di Kabupaten Sidrap” lanjutnya

        Dengan demikian, perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya akan diwarnai shalat Idul Adha berjamaah di Mapolres Sidrap, tetapi juga semangat berbagi dan kebersamaan yang diprakarsai oleh Kapolres Sidrap dengan berqurban

      1. Mahasiswa Polbangtan Gowa Olah Limbah Kohe Sapi Menjadi Briket Ramah Lingkungan di Tellulimpoe

        Mahasiswa Polbangtan Gowa Olah Limbah Kohe Sapi Menjadi Briket Ramah Lingkungan di Tellulimpoe

        SIDRAP.KN– Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa melaksanakan kegiatan pemanfaatan limbah kotoran hewan (kohe) sapi menjadi briket ramah lingkungan di Kelurahan Baula, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di rumah pengurus kelompok tani setempat dan mendapat pendampingan langsung dari Mantri Tani Kecamatan Tellulimpoe, Yanto Arbanu, SP, serta Penyuluh Pertanian Kelurahan Baula, Namira, S.Pt.

        Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dan peternak tentang pemanfaatan limbah ternak menjadi sumber energi alternatif yang bernilai ekonomis. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, briket dari limbah kohe sapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar rumah tangga pengganti kayu maupun gas elpiji.
        Dalam praktiknya, mahasiswa memperagakan secara langsung proses pembuatan briket mulai dari persiapan bahan baku hingga tahap pengeringan.

        Feses sapi yang digunakan terlebih dahulu dijemur selama 3–5 hari hingga kadar air berkurang dan teksturnya tidak lengket. Setelah kering, bahan tersebut dihaluskan menjadi serbuk lalu dicampur dengan bahan perekat berupa tepung tapioka serta tambahan serbuk gergaji atau sekam padi untuk meningkatkan kualitas pembakaran.

        Adonan kemudian dicetak menggunakan alat sederhana hingga berbentuk padat sebelum kembali dijemur selama beberapa hari sampai benar-benar kering. Briket yang dihasilkan mampu menyala cukup lama dengan daya tahan sekitar 1,5 hingga 2 jam untuk ukuran tertentu.

        Mantri Tani Kecamatan Tellulimpoe, Yanto Arbanu, SP, mengapresiasi inovasi mahasiswa Polbangtan Gowa tersebut karena dinilai mampu menjadi solusi pengelolaan limbah ternak yang selama ini kurang dimanfaatkan masyarakat.

        Sementara itu, Penyuluh Pertanian Kelurahan Baula, Namira, S.Pt, berharap kegiatan ini dapat mendorong kelompok tani dan peternak untuk mulai mengembangkan energi alternatif berbasis limbah organik yang murah dan mudah diproduksi secara mandiri.

        Selain mengurangi limbah peternakan, abu sisa pembakaran briket juga masih dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik, sehingga memberi manfaat ganda bagi petani dan lingkungan sekitar.(*)

      2. Polres Sidrap Siap Jadi Tempat Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H

        Polres Sidrap Siap Jadi Tempat Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H

        SIDRAP.KN—, Kepala Kepolisian Resor Sidrap AKBP Fantry Taherong secara terbuka mengajak kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1447H/2026M bersama di halaman Mapolres Sidrap. Kegiatan ibadah yang diinisiasi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian dengan masyarakat sekitar.

          “Saya selaku Kapolres Sidrap mengajak kepada seluruh masyarakat muslim untuk menghadiri shalat Idul Adha secara bersamaan di halaman Polres Sidrap, silahkan ajak keluarga, tetangga maupun kerabat lainnya” ujar Fantry

          Dalam keterangannya, Kapolres Sidrap menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persaudaraan di tengah keberagaman. Ia berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat ukhuwah islamiah antara kepolisian dengan warga Sidrap

          “Kami berharap kegiatan ini semakin mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat sekitar serta mampu membangun kebersamaan dalam momen hari raya” lanjutnya

          Pelaksanaan shalat Idul Adha tahun ini akan diisi oleh Ustadz Jamaluddin sebagai imam dan ustadz Dr. Mursidin Albin sebagai khatib. Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal mengingat kapasitas tempat yang terbatas.

          Usai pelaksanaan shalat Idul Adha, Polres Sidrap bersama jajarannya juga akan melakukan penyembelihan hewan qurban untuk dibagikan kepada masyarakat

        1. Resahkan Pengendara, Aparat Diminta Turun Tangan Tertibkan Parkiran Truk Semen Toko Nabila

          Resahkan Pengendara, Aparat Diminta Turun Tangan Tertibkan Parkiran Truk Semen Toko Nabila

          SIDRAP. KN— Aktivitas bongkar muat semen di depan Toko Nabila, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, kembali menuai sorotan warga. Parkiran truk yang kerap memakan badan jalan dinilai mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

          Keluhan warga bukan tanpa alasan. Setiap kali proses bongkar muat berlangsung, kendaraan pengangkut semen disebut sering berhenti di pinggir jalan dalam waktu cukup lama hingga menyebabkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

          Selain menghambat arus kendaraan, aktivitas tersebut juga menimbulkan debu semen yang beterbangan dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

          “Sudah sering dikeluhkan warga karena aktivitas bongkar semen dilakukan di pinggir jalan. Kadang kendaraan sampai menghalangi pengguna jalan lain,” ungkap salah seorang warga, Sabtu, 23 Mei 2026.

          Warga mengaku persoalan ini telah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan serius. Bahkan, menurut informasi yang dihimpun, masalah tersebut beberapa kali dibahas dalam pertemuan di kantor kelurahan dan pihak terkait juga pernah dipanggil untuk mencari solusi.

          Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada langkah tegas yang mampu mengatasi persoalan parkiran dan aktivitas bongkar muat tersebut.

          Kondisi ini membuat warga berharap aparat penegak ketertiban serta pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan penertiban agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

          Masyarakat juga meminta adanya pengaturan khusus terkait lokasi parkir dan bongkar muat kendaraan agar tidak lagi menggunakan badan jalan yang dapat memicu kemacetan maupun potensi kecelakaan lalu lintas. (*)

        2. Bupati dan Wabup Sidrap Semarakkan Puncak Dies Natalis ke-74 FH Unhas

          Bupati dan Wabup Sidrap Semarakkan Puncak Dies Natalis ke-74 FH Unhas

          MAKASSAR.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menghadiri acara puncak Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kampus Unhas Tamalanrea, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sabtu (23/5/2026).

          Kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Hamzah Halim, Wali Kota Makassar sekaligus Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Hukum Unhas, Munafri Arifuddin, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kapolda Sulawesi Selatan, sejumlah kepala daerah, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, serta tokoh daerah lainnya.

          Tampak pula para sivitas akademika, dosen, mahasiswa, serta alumni lintas generasi memanfaatkan momentum Dies Natalis ini untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat jejaring alumni.

          Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Unhas tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Hukum yang Berdampak Menuju Indonesia Emas”.

          Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas kontribusi FH Unhas dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

          “Kami mengucapkan selamat Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Di usia yang ke-74 ini, Fakultas Hukum Unhas telah memberikan dampak besar, tidak hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Syaharuddin.

          Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Hukum Unhas yang selama ini telah melahirkan banyak sarjana dan insan hukum yang berperan dalam kemajuan pendidikan, pemerintahan, dan pembangunan di Indonesia.

          “Terima kasih karena telah mencetak banyak sarjana untuk kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan dan Indonesia. Semoga Fakultas Hukum Unhas terus berkembang, melahirkan inovasi, serta mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berintegritas menuju Indonesia Emas,” tambahnya.

          Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Sidrap pada kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap pengembangan dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang hukum dan pembangunan sumber daya manusia.

        3. Camat dan Lurah Kawal Normalisasi Saluran Gendong di Tellu Limpoe

          Camat dan Lurah Kawal Normalisasi Saluran Gendong di Tellu Limpoe

          SIDRAP.KN– Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang terus melakukan penanganan banjir melalui kegiatan normalisasi saluran gendong pada ruas BB 18 hingga BB 19 yang mencakup tiga kelurahan, yakni Kelurahan Toddang Pulu, Baula, dan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe.Sabtu, 23/5/2026.

          Pengerjaan normalisasi dilakukan oleh PSDA Kabupaten Sidrap bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Provinsi Sulawesi Selatan sebagai upaya mengantisipasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut saat curah hujan tinggi.

          Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Lurah Baula, Junaidi. Ia menyampaikan terima kasih atas tindak lanjut cepat Bupati Sidrap dalam merespons banjir yang terjadi pekan lalu.

          “Kami sangat mengapresiasi tindak lanjut bapak bupati atas banjir yang terjadi minggu lalu. Kami pihak kelurahan bersama kecamatan siap mengawal proses pengerjaan normalisasi ini,” ujar Junaidi.

          Menurutnya, pendangkalan saluran gendong menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air ke permukiman warga ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Karena itu, normalisasi dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

          Ia juga menilai kehadiran camat dan para lurah yang terus mendampingi proses pengerjaan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan yang dihadapi masyarakat.

          “Mudah-mudahan setelah dikerjakan nanti tidak terjadi lagi kebanjiran di perumahan warga meskipun hujan deras,” tambahnya.

          Sementara itu, Camat Tellu Limpoe, Ridwan, turut turun langsung memantau dan mendampingi proses normalisasi saluran. Ia memastikan pengerjaan dilakukan secara maksimal agar titik-titik penyebab banjir benar-benar dapat tertangani.

          “Kepentingan masyarakat lebih utama, terutama kenyamanan dan keamanan warga saat musim hujan. Kami ingin memastikan saluran yang menyebabkan kebanjiran betul-betul diperbaiki,” tegasnya.

          Pemerintah berharap normalisasi saluran gendong tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengantisipasi banjir serta menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kecamatan Tellu Limpoe.(*)

        4. Pimpin Forum Kemitraan Faskes, Sekda Sidrap Tekankan Sinergi Berbasis Tupoksi

          Pimpin Forum Kemitraan Faskes, Sekda Sidrap Tekankan Sinergi Berbasis Tupoksi

          SIDRAP.KN—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tahap I Tahun 2026, Jumat (22/5/2026).

          Acara yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kerja sama tahap pertama sekaligus memetakan kendala yang dihadapi faskes di lapangan.

          Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh yang memimpin kegiatan menjelaskan, sektor kesehatan merupakan program prioritas utama pemerintah daerah.

          “Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap kemitraan ini. Melalui kerja sama yang tepat antara BPJS Kesehatan dan faskes, kita harus mampu meminimalisasi hambatan demi menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik dan prima bagi masyarakat Sidrap,” ujar Andi Rahmat.

          Lebih lanjut, ia menegaskan tujuan utama dari evaluasi ini adalah komitmen bersama untuk mendongkrak mutu pelayanan publik. Peningkatan kualitas tersebut harus dijalankan secara sinergis, di mana setiap instansi dan lembaga bergerak berdasarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

          “Bagaimana kita meningkatkan mutu pelayanan dari kemitraan ini berdasarkan tugas dan fungsi kita masing-masing,” tambahnya.

          Sekda meminta BPJS Kesehatan menunjukkan kinerja nyata dalam mengawal kepesertaan, khususnya kelompok peserta mandiri. Ia juga berharap agar keaktifan peserta mandiri ini terus dipertahankan secara maksimal.

          Andi Rahmat mengimbau lembaga penjamin kesehatan, pemkab selaku pendukung, serta para petugas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) untuk kompak dalam menghadapi dinamika di lapangan.

          Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare Muhammad Ali memaparkan data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Sidrap. Per 1 Mei 2026, cakupan kepesertaan telah mencapai 98,60 persen. Dari total 338.220 penduduk Sidrap, sebanyak 333.472 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN.

          Kegiatan ini dihadiri Kepala Bappelitbangda Sidrap, Herwin, Kepala Dinas Sosial Sidrap, Wahidah Alwi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, Ishak Kenre, serta Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sidrap, Sunandar Priyoatmojo.

          Turut hadir Direktur RSU Nene Mallomo, dr. Suwarta, Direktur RSU Arifin Nu’mang, dr. Lisdiana, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sidrap, dr. Syafruddin, serta sejumlah jajaran terkait lainnya.

          Melalui pertemuan ini, Pemkab Sidrap berharap sinergi jaminan kesehatan dan mutu pelayanan di seluruh faskes dapat berjalan lebih optimal, responsif, dan merata. Sekda menyampaikan harapan besar agar seluruh poin hasil diskusi yang telah dibahas bersama dapat menjadi bahan evaluasi yang mendalam bagi semua pihak yang terlibat.

        5. Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Bupati Sidrap Paparkan Keberhasilan Cetak Sawah Rakyat

          Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Bupati Sidrap Paparkan Keberhasilan Cetak Sawah Rakyat

          MAKASSAR.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang telah mulai berproduksi. Pemaparan tersebut disampaikan pada hari kedua Rapat Koordinasi Cetak Sawah Rakyat dan Mitigasi Kekeringan Wilayah Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Hotel Dalton, Kota Makassar, Jumat (22/5/2026).

          Acara dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Kapolres Sidrap Fantry Taherong, dan Dandim 1420/Sidrap Andi Zulhakim Asdar. Turut mendampingi, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Ibrahim, serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Andi Safari Renata.

          Dalam kesempatan itu, Syaharuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia beserta jajaran atas realisasi bantuan sektor pertanian di Kabupaten Sidrap.

          Bantuan tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, bahkan menempatkan Sidrap sebagai wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada 2025.

          “Bantuan tersebut telah dilaksanakan dan diterima masyarakat dengan baik sehingga sektor pertanian mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Sidrap tertinggi di Sulawesi Selatan pada tahun 2025,” ujar Syaharuddin.

          Bupati Syaharuddin Alrif melaporkan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Sidrap hingga akhir Mei 2026 telah mencapai 45.000 hektare, atau lebih dari 60 persen dari target yang ditetapkan.

          Sementara itu, untuk program Cetak Sawah Rakyat tahun 2025, lahan yang terealisasi adalah seluas 860 hektare. Saat ini, sebagian besar lahan tersebut telah ditanami. Pemerintah daerah menargetkan seluruh lokasi cetak sawah mencapai 100 persen penanaman pada musim tanam kedua tahun ini.

          Syaharuddin juga memaparkan hasil panen riil di lokasi cetak sawah tahun 2025, tepatnya di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng. Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas lahan di wilayah tersebut mencapai 7,3 ton gabah per hektare. Angka ini menghasilkan estimasi pendapatan petani sebesar Rp57 juta per musim tanam.

          “Hal ini membuktikan bahwa program cetak sawah mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani,” katanya.

          Guna mendukung lahan sawah tadah hujan, Pemkab Sidrap menjalankan program optimasi lahan non-rawa. Program ini didukung oleh infrastruktur modern, seperti pompanisasi, pembangunan irigasi air tanah, serta program listrik masuk sawah dari PLN. Integrasi ini dinilai efektif dan efisien dalam menjaga ketersediaan air.

          Selain memberikan kemandirian bagi petani dalam pengelolaan air, penggunaan listrik untuk sektor pertanian ini juga berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

          Di sela kegiatan, Syaharuddin memberikan masukan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang. Ia meminta agar koordinasi pengerjaan saluran irigasi Bendung Sadang ditingkatkan, khususnya terkait jadwal penutupan air. Hal ini penting agar tidak mengganggu pelaksanaan Indeks Pertanaman (IP) Padi 300 di Kabupaten Sidrap.

          Pada kesempatan itu juga diserahkan usulan kegiatan infrastruktur pertanian untuk tahun anggaran 2026 yang ditujukan kepada Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Makassar. Usulan tersebut mencakup program irigasi perpompaan serta pembangunan sejumlah fasilitas konservasi air, seperti embung, dam parit, dan long storage.

        6. Diskominfo Sidrap Asistensi Penerbitan TTE bagi Jajaran Disnakkan

          Diskominfo Sidrap Asistensi Penerbitan TTE bagi Jajaran Disnakkan

          SIDRAP.KN—Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melakukan asistensi dan penerbitan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Kamis (21/5/2026).

          Kegiatan berlangsung di Kantor Disnakkan Sidrap. Langkah ini dilakukan guna mempercepat akselerasi digitalisasi administrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

          Tim Diskominfo dipimpin Kepala Bidang Persandian, Amsir Muan, didampingi Analis Tata Kelola Keamanan Bidang Persandian Munawir. Tampak hadir, Kabid Perikanan Muhammad Irzul, Kasubag Umum dan Kepegawaian Awaluddin Hasan, serta Kasubag Perencanaan dan Keuangan Hairuddin.

          Amsir Muan menegaskan, implementasi TTE merupakan upaya strategis dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurutnya, penggunaan TTE akan memberikan jaminan keamanan, keaslian, dan efisiensi dalam setiap alur penandatanganan dokumen kedinasan.

          “TTE adalah instrumen krusial untuk memastikan integritas dokumen elektronik. Dengan sistem ini, proses persuratan tidak lagi terhambat kendala waktu atau lokasi,” jelas Amsir.

          Ditambahkannya, penerapan TTE akan mampu memangkas waktu proses birokrasi, sehingga pelayanan publik maupun tata kelola internal di Dinas Peternakan dan Perikanan menjadi lebih efektif dan transparan.

          Pewarta: TIM
          Editor: NURYADIN SUKRI