Blog

  • Sekolah Harus Jadi Rumah Nyaman bagi Siswa, Pesan Wabup Sidrap di MKKS SMP

    Sekolah Harus Jadi Rumah Nyaman bagi Siswa, Pesan Wabup Sidrap di MKKS SMP

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menekankan pentingnya kenyamanan lingkungan belajar. Ia menekankan hal itu saat memimpin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Sidrap, Selasa (23/9/2025).

    “Sekolah harus menjadi rumah yang nyaman bagi siswa. Musyawarah ini jangan hanya menjadi seremonial, tetapi harus melahirkan program konkret yang membawa perubahan positif di sekolah masing-masing,” tegasnya.

    Ketua PGRI Kabupaten Sidrap itu menambahkan, MKKS berperan strategis dalam menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan pelaksanaan di sekolah.

    “Selain sebagai wadah koordinasi, forum ini mendorong inovasi di bidang metode pengajaran, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan manajemen sekolah,” terang Nurkanaah pada acara yang berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati tersebut.

    Nurkanaah mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik antara sekolah dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan pendidikan. Ia juga meminta para kepala sekolah untuk terus berinovasi dalam mewujudkan pendidikan unggul.

    “Permasalahan yang dihadapi sekolah harus dikomunikasikan dengan baik sehingga dapat dicarikan solusi terbaik. Para kepala sekolah juga harus berinovasi dalam mewujudkan pendidikan unggul,” ujarnya.

    Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, H. Sirajuddin, menegaskan MKKS harus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan.

    “MKKS harus menghasilkan gagasan nyata, menjadi lokomotif pembaruan, serta mendorong kemajuan mutu pendidikan di Kabupaten Sidrap,” ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan pesan Bupati Sidrap agar musyawarah tersebut melahirkan keputusan penting yang mampu meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing peserta didik di era kompetitif.

    Kegiatan bertema “Bersinergi Mewujudkan Pendidikan Unggul” ini turut dihadiri Kabid Ketenagaan Disdikbud, Syamsuddin, Dewan Pengawas Sekolah, Kepala SMP Rakyat Menengah Pertama, Budiman, para kepala SMP negeri dan swasta, serta Darma Wanita MKKS. Dalam kegiatan ini, turut diserahkan cenderamata kepada kepala sekolah yang memasuki masa purna bakti.

  • Bupati Sidrap Dampingi Gubernur Sulsel Konsultasi Pembangunan ke Mendagri

    Bupati Sidrap Dampingi Gubernur Sulsel Konsultasi Pembangunan ke Mendagri

    JAKARTA. KOMPAKNEWS. My. Id—Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan konsultasi pembangunan ke Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

    Konsultasi tersebut membahas agenda pembangunan Sulawesi Selatan serta program strategis yang dijalankan di Kabupaten Sidrap. Kehadiran Bupati Syaharuddin menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam menyelaraskan rencana pembangunan.

    Dalam pertemuan itu, Gubernur Andi Sudirman memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan di Sulsel. Ia berharap sinergi dengan pemerintah pusat agar target pembangunan dapat tercapai.

    Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menerima paparan tersebut dan menyatakan dukungan Kemendagri untuk memperkuat upaya pemerintah daerah. Ia juga mengingatkan agar program pembangunan berjalan sesuai aturan.

    Sementara Bupati Syaharuddin Alrif menyatakan apresiasi atas pertemuan tersebut. Menurutnya, kesempatan berdiskusi langsung dengan Mendagri menjadi momentum berharga untuk memperkuat sinergi pembangunan di Sidrap maupun Sulsel.

    Pada kesempatan itu Syaharuddin juga menyampaikan potensi dan sejumlah kebutuhan pembangunan di Kabupaten Sidrap.

    Pertemuan di Kantor Kemendagri ini menjadi ajang koordinasi langsung antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Melalui konsultasi tersebut, arah pembangunan diharapkan semakin jelas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

  • Haslindah Syaharuddin Ikuti Rakornas Posyandu untuk Dukung Indonesia Emas 2045

    Haslindah Syaharuddin Ikuti Rakornas Posyandu untuk Dukung Indonesia Emas 2045

    JAKARTA. KOMPAKNEWS. My. Id—Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sidenreng Rappang, Ny. Haslindah Syaharuddin, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2025 di Jakarta, Senin (22/9/2025).

    Kegiatan yang digelar Kementerian Dalam Negeri bersama Tim Pembina Posyandu Pusat itu diikuti seluruh ketua TP Posyandu provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

    Rakornas mengusung tema “Penguatan Peran Posyandu dalam Mendukung Indonesia Emas 2045”. Fokus pembahasan meliputi peran Posyandu dalam enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

    Enam bidang itu yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum Linmas).

    Dalam forum tersebut, peran Posyandu ditegaskan tidak hanya pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga penguatan edukasi masyarakat.

    Selanjutnya penyediaan infrastruktur dasar, akses perumahan layak, perlindungan sosial, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

    Salah satu isu utama yang disoroti adalah pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak. Melalui sinergi lintas sektor, Posyandu diharapkan menjadi pusat layanan terpadu yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

    “Sebagai Ketua TP Posyandu Kabupaten Sidenreng Rappang, saya merasa bahwa sinergi antar lembaga dan penguatan peran Posyandu ini sangat krusial untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” terang Haslindah.

    Melalui upaya bersama, sambungnya, kita bisa mengatasi tantangan kesehatan masyarakat, seperti stunting, dan mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

    Rakornas 2025 diharapkan memperkuat komitmen semua pihak dalam memaksimalkan kontribusi Posyandu bagi pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.

  • Direktur dan Pegawai RSUD Nene Mallomo Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Anwar

    Direktur dan Pegawai RSUD Nene Mallomo Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Anwar

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Suasana haru menyelimuti rumah duka almarhum Anwar, petugas keamanan (security) UPT RSUD Nene Mallomo, yang beralamat di Pucu’e, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, saat prosesi pelepasan jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir, Selasa,23 September2025

    Direktur UPT RSUD Nene Mallomo, drg. Hj. Sahriah Usman, Sp.KG, turut hadir langsung bersama jajaran manajemen dan pegawai rumah sakit untuk memberikan penghormatan terakhir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum yang selama ini dikenal berdedikasi menjaga keamanan di lingkungan rumah sakit.

    “Atas nama pribadi, manajemen, dan seluruh pegawai UPT RSUD Nene Mallomo, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Kami juga memohon maaf apabila selama bertugas almarhum memiliki kekhilafan, baik disengaja maupun tidak disengaja,” ungkap drg. Hj. Sahriah dengan suara bergetar.

    Sebelum prosesi pelepasan jenazah, Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan, Muh. Yahya, SKM., M.Kes., membacakan profil dan biodata singkat almarhum. Naskah biodata tersebut kemudian secara simbolis diserahkan kepada Direktur UPT RSUD Nene Mallomo sebagai wujud penghormatan terakhir dari pihak rumah sakit.

    Prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat, diiringi doa bersama agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kehadiran rekan sejawat, keluarga, dan kerabat semakin menambah suasana penuh haru di rumah duka.

    Bagi jajaran RSUD Nene Mallomo, kepergian Anwar meninggalkan duka yang mendalam. Sosoknya yang dikenal ramah, disiplin, dan berdedikasi akan selalu dikenang sebagai bagian keluarga besar rumah sakit.

  • Tim Cerdas Cermat Guru SIPAMAKASEMASE Wakili Sidrap ke Level Nusantara

    Tim Cerdas Cermat Guru SIPAMAKASEMASE Wakili Sidrap ke Level Nusantara

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang. Tim Cerdas Cermat Guru (CCG) SIPAMAKASEMASE yang dikoordinatori oleh Husain, S.Pd berhasil lolos dan terpilih sebagai salah satu dari 69 tim yang berhak melaju ke ajang Cerdas Cermat Guru Level Nusantara dalam rangkaian Temu Pendidik Nusantara XII.

    Pengumuman resmi tersebut disampaikan melalui email pada 22 September 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kompetensi guru Sidrap sekaligus kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, jejaring, serta kapasitas profesional dalam suasana pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

    Kepala UPT SDN 6 Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Firman, S.Pd, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini.
    “Kami mengucapkan selamat kepada Tim CCG SIPAMAKASEMASE yang akan mewakili Sidrap di Temu Pendidik Nusantara XII. Semoga bisa membawa nama baik Kabupaten Sidrap, khususnya Dinas Pendidikan,” ujarnya.

    Adapun tim SIPAMAKASEMASE terdiri dari Husain, S.Pd (koordinator), serta anggota Sudarni, S.Pd dan Sumardi D, S.Pd, yang semuanya merupakan pendidik di UPT SDN 6 Mojong.

    Keikutsertaan tim ini di level nasional menjadi langkah penting dalam mendukung visi dan misi Bupati Sidrap untuk mewujudkan pendidikan yang lebih unggul. Diharapkan prestasi ini mampu menginspirasi guru-guru lainnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sidrap.

  • Presma UINAM Desak Menko Polkam Turun Tangan Tuntaskan Kasus Mandek TPPO Berkedok Magang di Jerman 2024 Lalu

    Presma UINAM Desak Menko Polkam Turun Tangan Tuntaskan Kasus Mandek TPPO Berkedok Magang di Jerman 2024 Lalu

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS.My.id—Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (Presma UINAM), Muh. Zulhamdi Suhafid, mendesak Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Menko Polkam Baru untuk segera turun tangan dalam menuntaskan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang berkedok program magang ke Jerman pada tahun 2024 lalu. Kasus ini dinilai mandek dan belum menunjukkan perkembangan signifikan meski telah menjadi perhatian publik. Sebab, ada 4 tersangka yang masih berkeliaran dan aktif bekerja di instansi tertentu.

    Menurut Zulhamdi, keterlibatan Menko Polkam baru sangat penting karena kasus TPPO lintas negara ini membutuhkan koordinasi intensif antara kepolisian, kementerian terkait, dan otoritas hukum internasional. Ia menilai mandeknya penanganan kasus tersebut menunjukkan lemahnya integrasi penegakan hukum serta tidak serius dalam menangkap 4 tersangka yang telah ditetapkan tahun 2024 lalu.

    “TPPO berkedok magang di jerman bukan sekadar kasus kriminal biasa, melainkan kejahatan transnasional yang mencoreng nama baik bangsa. Jika kasus ini terus dibiarkan tanpa kejelasan, maka kepercayaan publik terhadap negara akan semakin runtuh. Menko Polhukam tidak bisa hanya diam, harus turun tangan secara langsung,” tegas Zulhamdi dalam keterangannya, Sabtu, 19/09/2025).

    Presma UINAM menambahkan, banyak korban yang seharusnya mendapat perlindungan justru mengalami kerugian besar, baik secara material maupun psikologis. Ia menekankan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, termasuk mereka yang menjadi korban jaringan TPPO di luar negeri.

    “Kami mendesak agar pemerintah Indonesia tidak hanya membuat seminar pencegahan TPPO, tapi yang kami inginkan adalah penuntasan kasus yang sedang berjalan, 4 tersangka masih berkeliaran.,” lanjutnya.

    Selain itu, Zulhamdi juga menyoroti lambannya kinerja aparat penegak hukum dalam menangkap 4 tersangka yang masih berkeliaran. Menurutnya, kelambanan itu memberi kesan adanya pembiaran dan melemahkan komitmen negara dalam memberantas TPPO.

    “Kasus ini bukan hanya soal korban di masa lalu, tapi juga pencegahan di masa depan. Jika tidak ada tindakan tegas, praktik serupa akan terus berulang dengan modus berbeda. Kami mahasiswa UINAM siap mengawal isu ini hingga tuntas,” tutupnya.

    Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Alauddin Makassar (DEMA UINAM) menyatakan akan menggalang solidaritas bersama mahasiswa dan organisasi masyarakat sipil di tingkat regional maupun nasional untuk mendesak pemerintah segera menuntaskan kasus TPPO ini secara transparan dan akuntabel.

  • Diskusi Publik di Sidrap Menguatkan Literasi dan Etika Media

    Diskusi Publik di Sidrap Menguatkan Literasi dan Etika Media

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Gedung Perpustakaan Pangkajene, Kabupaten Sidrap, Sabtu siang (20/9), berubah menjadi ruang refleksi demokrasi yang hangat. Komunitas Literasi Anak Bangsa (KLAB) Sidrap kembali menggelar diskusi publik bertajuk “Narasi Media & Literasi Publik: Membaca Ulang Gelombang Protes Agustus Kelabu.” Kegiatan ini merupakan agenda rutin KLAB yang secara konsisten membahas isu-isu penting dan aktual di tanah air, menjadikannya wadah edukasi publik yang terus hidup.

    Hampir empat jam forum berlangsung, dipandu oleh Sekretaris KLAB, Aryuni Juminarni, menghadirkan pertemuan pemikiran dari pegiat literasi, aparat, hingga kalangan media. Sejak awal, Aryuni menegaskan bahwa tujuan diskusi ini bukan sekadar mengulang peristiwa, melainkan menajamkan refleksi agar masyarakat semakin kritis, aparat lebih humanis, dan media lebih beretika. “Diskusi ini adalah ruang belajar bersama. Kita ingin memastikan ruang publik kita sehat, jernih, dan inklusif,” ujarnya.

    Tiga narasumber tampil memberi pandangan dengan sudut pandang berbeda. Arsyidsah, Devisi Humas KLAB, membuka dengan penekanan pada literasi publik sebagai benteng daya kritis. Menurutnya, tanpa kemampuan memilah informasi, masyarakat mudah hanyut dalam arus provokasi media sosial. “Literasi adalah benteng dari disinformasi. Agustus Kelabu mengingatkan kita, tanpa daya kritis, masyarakat bisa larut dalam amarah, sementara substansi persoalan terlupakan,” jelasnya.

    Sesi berikutnya diisi Kapolsek Mariengngae, IPTU Irwansyah Taufiq, S.H., yang menegaskan posisi kepolisian dalam mendampingi aspirasi warga. Ia menilai forum semacam ini positif sebagai ruang mencari solusi bersama. “Unjuk rasa adalah hak konstitusional. Tugas kami adalah mendampingi, bukan menekan. Polri berbenah agar pengamanan aksi lebih humanis,” tegasnya. Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks yang beredar di media sosial, karena dapat merusak sendi persatuan.

    Diskusi kian lengkap dengan paparan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sidrap, Edy Basri, S.H., dari unsur jurnalis. Pimpinan Redaksi Katasulsel.com ini mengingatkan bahwa media tidak boleh berhenti pada permukaan peristiwa, melainkan harus menyajikan berita dengan akurasi, keadilan, dan kemanusiaan. “Media adalah cermin demokrasi, tapi bisa juga menjadi pisau bermata dua jika etika diabaikan. Jurnalisme harus memberi ruang pada semua suara: massa aksi, aparat, maupun masyarakat sipil,” ungkapnya.

    Forum berlangsung cair, interaktif, dan disambut antusias audiens. Hadirin dari berbagai latar belakang larut dalam percakapan sehat, membuktikan bahwa ruang demokrasi lokal masih tumbuh subur di Sidrap.

    Moderator kemudian menutup dengan simpulan bersama: literasi publik adalah fondasi daya kritis, Polri menjamin ruang aspirasi dengan pendekatan humanis, sementara media menjaga kebenaran agar tetap utuh. “Tiga komponen ini saling melengkapi. Inilah semangat yang ingin kita rawat bersama,” kata Aryuni.

    Diskusi publik ini sekali lagi menegaskan satu pesan utama: menjaga ruang publik yang sehat bukanlah tugas satu pihak semata, melainkan kerja kolektif masyarakat, aparat, dan media. Dari Sidrap, optimisme itu terus hidup, menandai komitmen bersama menuju demokrasi yang lebih matang. (*)

  • BISI EXPO FARM Kolaborasi MSI AE Sukses Digelar di Tellu Limpoe, Sidrap

    BISI EXPO FARM Kolaborasi MSI AE Sukses Digelar di Tellu Limpoe, Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Kegiatan BISI Expo Farm (BEF) kolaborasi antara MSI AE dengan para petani sukses digelar pada Kamis, 18 September 2025 di lahan milik Bapak Pandi, Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

    Acara yang dihadiri 122 peserta ini terdiri dari 90 petani, Camat Tellu Limpoe, penyuluh pertanian lapangan (PPL), ketua kelompok tani, kios pertanian, serta jajaran internal tim MSI dan BISI.

    Hasil VTE: Petani Pilih BISI 235 Macho

    Dalam voting test evaluation (VTE), jagung BISI 235 Macho menjadi pilihan utama petani dengan 19 suara, disusul Primadona (17 suara) dan Maskot (8 suara).
    Adapun alasan petani memilih BISI 235 Macho adalah:

    Tongkol besar dan seragam

    Tahan bulai dan busuk batang

    Biji terisi penuh sampai ke ujung

    Jumlah baris banyak (18–22 baris)

    Warna biji orange mengkilat

    Data Ubinan dan Hasil Konversi

    Ubinan seluas 9 m² menunjukkan hasil panen sebagai berikut:

    BISI 234 Maskot: 11,5 kg (KA 23%)

    BISI 235 Macho: 12,9 kg (KA 25 %)

    BISI 236 Primadona: 14 kg (KA 27%)

    KOMPETITOR : 6 kg (KA 30 %)

    Setelah konversi ke kadar air 14%, hasil produktivitas adalah:

    BISI 234 Maskot: 8.553 kg/ha

    BISI 235 Macho: 11.546 kg/ha

    BISI 236 Primadona: 12.340 kg/ha

    KOMPETITOR : 8.224 kg/ha

    Dengan rendemen terbaik berada di kisaran 76–83%.

    Dampak Kegiatan: Penjualan Benih dan Pestisida

    Acara ini juga menghasilkan transaksi penjualan langsung oleh retailer dengan total ±600 kg benih terjual. Produk yang laku di antaranya BISI 234, BISI 235, dan BISI 236, serta berbagai pestisida seperti Optimus, PAG Prime, Minekto Extra, Crumblecarb, hingga Pyroxa. Selain itu, sejumlah petani juga melakukan pre-order benih sebanyak 30 dos.

    Rangkaian Acara BEF

    Rangkaian kegiatan meliputi:

    Edukasi proforma tongkol jagung dengan pembagian kelompok kecil

    Plot edukasi pestisida MSI Cap Kapal Terbang

    Crop tour di lahan BISI 234 Maskot, BISI 235 Macho, dan BISI 236 Primadona

    Diskusi dan testimoni langsung bersama petani

    Penutupan dengan penjualan produk berhadiah

    Potensi Pasar

    Potensi lahan di Desa Pajalele mencapai ±400 ha dari total 2115 ha di Kecamatan Tellu Limpoe Kab,Sidrap Prov, SulSel

    Dengan antusiasme petani, tim DC optimis mampu meningkatkan pangsa pasar BISI hingga 60% untuk benih jagung, serta 50% untuk pestisida selektif jagung, khususnya PAG Prime.(*)

  • Konser Gemilang Andi Syaqira di DA7: Bupati Sidrap dan Pendukung dari Berbagai Daerah Tumpah Ruah di Studio 5 Indosiar

    Konser Gemilang Andi Syaqira di DA7: Bupati Sidrap dan Pendukung dari Berbagai Daerah Tumpah Ruah di Studio 5 Indosiar

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Penampilan Andi Syaqira di panggung D’Academy 7 Indosiar benar-benar mencuri perhatian publik. Dukungan luar biasa pun datang dari berbagai penjuru tanah air, termasuk langsung dari Bupati Sidrap yang hadir memberikan semangat di Studio 5 Indosiar, Jakarta.

    Didampingi Koordinator Syaqira Lovers, Ilham Djunaedi, bersama Bupati Sidrap H.Syaharuddin Alrif yang akrab disapa SAR tampak begitu total memberikan dukungan.

    Ia bahkan membawa oleh-oleh khas Bugis berupa peca tello, biji nangka, pallu butung, dan es pisang ijo sebagai bentuk simbolis dukungan budaya untuk putri daerah yang sedang berjuang di ajang dangdut bergengsi ini.

    Tak hanya dari Sidrap, para pendukung Syaqira membeludak hadir dari berbagai daerah. Tampak pula hadir mendampingi Bupati yakni Kadis Pemuda Olahraga, dan Pariwisata Sidrap.

    Termasuk pengusaha asal Papua Barat, H. Arif, jauh-jauh datang bersama rombongan suku Papua hanya untuk memberikan dukungan moral. Kehadiran mereka menambah semarak suasana studio.

    Bentuk dukungan serupa juga ditunjukkan oleh Hj. Wahyuni Ilham Djunaedi, pengusaha asal Sidrap, yang secara langsung menyerahkan Uang tunai sebesar Rp5 juta. Bantuan uang ini semata-mata wujud dukungan moril pada Syaqira dalam perjuangannya di panggung DA7.

    Sementara itu, Owner Dapur Indo Logo Jakarta, Yuliana Mansur Marsuki, turut hadir dengan membawa kuliner khas Bugis.

    Hadir pula pengusaha Bugis di Jakarta, Alis Syarif (Owner OM Tani), serta pemerhati pemuda Sidrap, Rudi Hartono Majid.

    Dukungan seniman Bugis juga terlihat dengan hadirnya Hj. Cicha Alwi dan Alfa Chino, seniman Sidrap yang kini juga berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di Jawa Barat.

    Tak ketinggalan, Sujib, Koordinator Syaqira Lovers Jabodetabek, bersama rombongan pengusaha muda asal Jakarta, ikut memberikan dukungan penuh.

    Kehadiran berbagai tokoh, pengusaha, hingga seniman ini membuktikan bahwa Andi Syaqira telah menjadi kebanggaan masyarakat Sidrap, bahkan Sulawesi Selatan secara umum.

    Semangat kebersamaan itu menjadi energi tambahan bagi Syaqira untuk terus melangkah hingga meraih juara di ajang D’Academy 7. (*)

  • Sindikat Narkoba Antarprovinsi Terbongkar di Parepare, Polisi Sita 44 Kg Sabu

    Sindikat Narkoba Antarprovinsi Terbongkar di Parepare, Polisi Sita 44 Kg Sabu

    Parepare. Kompaknews. My. Id– Kepolisian Resor (Polres) Parepare kembali mencatat prestasi besar dalam perang melawan narkoba. Aparat Satuan Narkoba berhasil menggagalkan penyelundupan 44 kilogram sabu yang dikemas rapi dalam bungkus teh asal Tiongkok. Penangkapan ini bukan hanya menyingkap modus penyelundupan baru, tetapi juga menguatkan dugaan adanya jaringan peredaran narkoba lintas provinsi yang menjadikan Parepare sebagai pintu masuk.

    Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, menjelaskan bahwa tersangka berinisial AA membawa barang haram itu dari Samarinda, Kalimantan Timur, menggunakan kapal KM Aditya dan berlabuh di Pelabuhan Nusantara Parepare. Polisi yang sudah lebih dahulu mendapat informasi intelijen melakukan pengintaian ketat sebelum akhirnya meringkus pelaku pada Jumat (5/9/2025).

    “Barang bukti sabu seberat 44 kilogram itu dikemas dalam 44 bungkus teh merek Guangying Wan. Tersangka mengaku hanya sebagai kurir yang dijanjikan upah Rp88 juta untuk sekali pengantaran,” kata Indra saat konferensi pers, Kamis (18/9).

    Parepare Jadi Target Jaringan Narkoba

    Kasus ini membuka fakta mengejutkan bahwa jaringan narkoba internasional mulai menyasar Parepare sebagai jalur transit. Posisi strategis kota ini dengan pelabuhan yang ramai aktivitas membuat sindikat mencoba memanfaatkan celah distribusi. Jika barang tersebut lolos, potensi kerugian sosial dan rusaknya generasi muda akan sangat besar.

    44 kilogram sabu yang diamankan setara dengan jutaan dosis siap edar. Nilai ekonominya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah di pasaran gelap. “Bayangkan, berapa banyak nyawa dan masa depan anak bangsa yang bisa hancur jika barang ini beredar bebas,” ujar seorang pejabat kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

    Hukuman Berat Menanti

    Tersangka AA kini mendekam di tahanan Polres Parepare dan dijerat Pasal 114 serta Pasal 112 Undang-Undang Narkotika. Ancaman hukumannya tidak main-main: mulai dari pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati. Aparat juga tengah memburu pemilik barang yang hingga kini identitasnya masih misterius.

    Kasus ini menjadi peringatan keras bagi aparat dan masyarakat. Modus penyelundupan narkoba semakin canggih, melibatkan jalur laut yang dianggap lebih aman oleh sindikat. Di sisi lain, keberhasilan aparat membongkar penyelundupan ini patut diapresiasi sebagai bukti keseriusan Polri menutup ruang gerak bandar narkoba di Sulawesi Selatan.

    Ancaman Serius bagi Generasi Muda

    Pemerhati sosial di Parepare menilai kasus ini harus menjadi momentum memperkuat kampanye anti-narkoba di masyarakat. “Kita tidak bisa hanya bergantung pada aparat. Keluarga, sekolah, dan lingkungan punya peran penting membentengi anak-anak muda dari jeratan narkoba,” tegas seorang aktivis pemuda.

    Penangkapan AA dengan barang bukti puluhan kilogram sabu menjadi alarm keras: Indonesia bukan hanya pasar narkoba, tetapi juga jalur peredaran yang terus dibidik sindikat. Perang melawan narkoba belum selesai, dan kerja sama lintas sektor menjadi kunci menghadang ancaman ini. (*)

  • Sidrap Terapkan Penghapusan Denda Pajak Kendaraan, Pokok Dipotong 5 Persen

    Sidrap Terapkan Penghapusan Denda Pajak Kendaraan, Pokok Dipotong 5 Persen

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) meluncurkan kebijakan yang memberi keringanan bagi pemilik kendaraan bermotor dengan tunggakan pajak.

    Melalui kebijakan ini, seluruh denda keterlambatan dihapuskan, sedangkan pokok tunggakan dipotong sebesar 5 persen.

    Selain itu, kesempatan untuk melakukan balik nama kendaraan juga dipermudah tanpa tambahan beban denda.

    Kebijakan tersebut ditegaskan oleh Hasanuddin, Kepala Seksi Penetapan dan Penerimaan UPT Samsat Wilayah Sidrap, saat ditemui Kat TV/Katasulsel.com, di kantornya, Kamis (18/9/2025).

    Menurutnya, masyarakat jangan keliru memahami kebijakan ini sebagai “pemutihan pajak”. “Tidak ada istilah pemutihan.

    Sebab kalau istilah itu dipakai, bisa diartikan semua diputihkan, tidak ada yang dibayar. Padahal, yang berlaku adalah penghapusan denda dan pengurangan pokok sebesar 5 persen,” jelas Hasanuddin.

    Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi meringankan beban masyarakat sekaligus menertibkan administrasi kepemilikan kendaraan.

    “Kalau kendaraan masih atas nama orang lain, saat inilah waktunya balik nama. Status kepemilikan jadi jelas, administrasi rapi, dan mengurangi risiko masalah hukum di kemudian hari,” urainya.

    Hasanuddin juga mengingatkan bahwa kebijakan ini berlaku terbatas. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkannya.

    “Momentum ini jangan disia-siakan. Semua yang punya tunggakan bisa membayar lebih ringan tanpa terbebani denda,” pungkasnya.

    Kebijakan penghapusan denda dan pengurangan pokok pajak ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat basis penerimaan daerah, sekaligus memberi stimulus positif bagi ekonomi rumah tangga di Sulsel. (*)

  • IWO Sidrap Siap Jadi Mitra KP2KP dalam Sosialisasi Pajak untuk Pers

    IWO Sidrap Siap Jadi Mitra KP2KP dalam Sosialisasi Pajak untuk Pers

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sidrap, Edy Basri, menilai Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sidrap perlu lebih proaktif menggelar sosialisasi langsung kepada wartawan. Ia menekankan, insan pers yang sebagian besar mengelola media daring juga masuk dalam kategori subjek pajak, sehingga tidak boleh terlewat dari agenda edukasi fiskal.

    Saat ditemui di Sekretariat IWO Sidrap, Pangkajene, Kamis (18/9/2025), Edy menjelaskan bahwa wartawan bukan sekadar penyampai informasi publik, tetapi juga pelaku usaha di ranah digital. “Hampir semua wartawan kini mengelola media online, baik berbadan hukum maupun berbasis komunitas. Itu berarti ada potensi penerimaan negara yang melekat pada aktivitas tersebut. Karena itu, literasi pajak bagi wartawan harus ditingkatkan,” tegasnya.

    Ia menambahkan, kehadiran KP2KP di daerah seharusnya menjadi instrumen edukatif, bukan semata administratif. “Negara perlu hadir dengan pendekatan sosialisasi, bukan menunggu wajib pajak bermasalah. Insan pers tentu ingin taat, tapi pengetahuan teknis soal regulasi perpajakan digital masih minim,” jelas Edy.

    Pernyataan ini muncul seiring makin berkembangnya ekosistem media digital di Sidrap. Dengan pertumbuhan media berbasis daring, arus transaksi dan periklanan digital ikut meningkat. Konsekuensinya, aspek fiskal menjadi penting untuk menjaga transparansi dan kepatuhan hukum.

    Edy menegaskan bahwa bila wartawan diberikan pemahaman yang komprehensif, maka kepatuhan pajak dapat berjalan selaras dengan peningkatan kualitas jurnalisme. “Jangan sampai ada anggapan pers kebal pajak. Justru dengan patuh pajak, pers bisa lebih independen dan kredibel,” pungkasnya.(*)