Penulis: Jumadi

  • Sawah Baru Sidrap Cetak Prestasi, Hasil Panen 7,2 Ton per Hektare Dorong Lumbung Pangan Nasional

    Sawah Baru Sidrap Cetak Prestasi, Hasil Panen 7,2 Ton per Hektare Dorong Lumbung Pangan Nasional

    SIDRAP.KN— Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menunjukkan tajinya sebagai daerah unggulan pertanian. Panen perdana program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, mencatat hasil menggembirakan dengan produktivitas mencapai 7,2 ton per hektare.

    Keberhasilan ini disampaikan langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat memimpin kegiatan panen perdana yang dirangkaikan dengan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR), Selasa (14/4/2026).

    Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya menjadi simbol keberhasilan pengembangan sawah baru, tetapi juga bukti bahwa sektor pertanian di Sidrap terus berkembang pesat dan mampu menopang ketahanan pangan daerah.

    “Panen raya ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita terus berkembang. Namun, kita tidak boleh berhenti di sini. Integrasi dengan sektor peternakan harus terus didorong agar nilai tambah ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

    Ia menekankan bahwa sinergi antara pertanian dan peternakan menjadi kunci utama dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Selain itu, pengelolaan usaha yang profesional serta pemanfaatan teknologi tepat guna juga dinilai sangat penting untuk meningkatkan produktivitas.

    Program cetak sawah di Desa Mojong sendiri telah membuka sekitar 26 hektare lahan baru sejak 2025. Dari total tersebut, sekitar 18 hektare telah ditanami padi, dan sebagian di antaranya kini telah memasuki masa panen perdana dengan hasil yang memuaskan.

    Keberhasilan ini pun menjadikan Mojong sebagai lokasi percontohan pengembangan sawah baru di Sulawesi Selatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas program tersebut dengan mengoptimalkan lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif.

    Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam mencapai target produksi 4 juta ton beras secara nasional.

    Dengan capaian ini, Sidrap semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, sekaligus mempertegas keberhasilannya setelah sebelumnya meraih peringkat kedua nasional dalam penyerapan beras pada tahun 2025.

  • Petani Di Pemantingan Swadaya Perbaiki Irigasi, Harap Perhatian Pemerintah

    Petani Di Pemantingan Swadaya Perbaiki Irigasi, Harap Perhatian Pemerintah

    SIDRAP.KN— Puluhan petani di wilayah Pemantingan, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menunjukkan semangat gotong royong dengan melakukan perbaikan saluran irigasi secara swadaya. Mereka bahkan mendatangkan alat berat berupa excavator untuk melakukan pengerukan saluran yang selama puluhan tahun tidak pernah tersentuh perbaikan.

    Saluran irigasi tersebut merupakan satu-satunya sumber air yang mengairi persawahan masyarakat di Pemantingan. Kondisi yang rusak dan mengalami pendangkalan membuat aliran air tidak maksimal, sehingga berdampak pada produktivitas pertanian warga.

    Salah seorang petani bernama Baba yang mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian bersama para petani agar lahan pertanian tetap bisa digarap dengan baik.

    “Kami berinisiatif melakukan pengerukan secara swadaya supaya air bisa kembali mengalir ke sawah. Ini sudah lama sekali tidak diperbaiki,” ujarnya.

    Diketahui, panjang saluran irigasi tersebut mencapai kurang lebih 3 kilometer. Namun, hingga saat ini, pengerukan yang dilakukan petani baru mencapai sekitar 500 meter, mengingat keterbatasan biaya dan sarana.

    Para petani pun berharap adanya perhatian dan bantuan dari instansi terkait untuk melanjutkan perbaikan irigasi tersebut secara menyeluruh.

    “Kami berharap pemerintah bisa ikut membantu memperbaiki saluran ini. Kami juga bagian dari masyarakat Sidrap yang mendukung program swasembada pangan nasional,” tambahnya.

    Upaya swadaya yang dilakukan petani ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah, sekaligus harapan besar agar pemerintah dapat hadir memberikan solusi bagi kebutuhan dasar pertanian mereka.(MD)

  • Bupati Syaharuddin Alrif Dorong Integrasi Pertanian dan Peternakan untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

    Bupati Syaharuddin Alrif Dorong Integrasi Pertanian dan Peternakan untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menegaskan, integrasi antara sektor pertanian dan peternakan merupakan salah satu kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Hal tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan panen perdana Cetak Sawah Rakyat (CSR) sekaligus sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Selasa (14/4/2026).

    Agenda ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan swasembada pangan lokal melalui hasil panen yang mencapai 7,2 ton per hektare, tetapi juga menjadi momentum penguatan modal bagi para peternak melalui kolaborasi dengan Bank Sulselbar.

    “Panen raya ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian kita terus berkembang. Namun, kita tidak boleh berhenti di sini. Kita harus mendorong integrasi dengan sektor peternakan agar nilai tambah ekonomi masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

    Bupati Syaharuddin menegaskan pentingnya sinergi antara sektor pertanian dan peternakan sebagai pilar utama perekonomian masyarakat. Ia juga menekankan perlunya pengelolaan usaha secara profesional, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.

    “Saya berharap adanya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, lembaga perbankan, dan masyarakat,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kadis Peternakan dan Perikanan Sidrap Ahmad Dollah mendorong para peternak untuk memanfaatkan program KUR sebagai solusi dalam mengembangkan usaha. Ia menilai akses permodalan yang mudah akan membuka peluang bagi peternak untuk meningkatkan skala produksi dan daya saing.

    “Saya mengajak para peternak untuk tidak ragu memanfaatkan KUR dari Bank Sulselbar. Ini adalah peluang besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produksi telur dan daging serta memperkuat ekonomi keluarga,” terangnya.

    Dalam pemaparannya, pihak Bank Sulselbar menjelaskan kemudahan akses pembiayaan dengan bunga rendah yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha peternakan, mulai dari penambahan populasi ternak hingga peningkatan kualitas pakan dan sarana produksi.

    Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan dihadiri Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Plt. Kasatpol PP Andi Gustianti, Pimpinan Cabang Bulog, pihak Bank Sulselbar, para kades, serta kelompok tani dan peternak setempat.

    Melalui kegiatan panen raya dan sosialisasi KUR ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis mampu menciptakan ekosistem pertanian dan peternakan yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

    Pewarta: REZKY MUBARAK
    Editor: NURYADIN SUKRI

  • Polres Sidrap Amankan Dua Tersangka Kasus Pemerasan Disertai Pengancaman di SPBU Wala

    Polres Sidrap Amankan Dua Tersangka Kasus Pemerasan Disertai Pengancaman di SPBU Wala

    SIDRAP.KN—Satuan Reserse Kriminal Polres Sidrap berhasil mengungkap kasus tindak pidana pemerasan disertai pengancaman dengan menggunakan senjata tajam (sajam) yang terjadi di SPBU Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Selasa (14/4/26) dinihari

    Dari pengungkapan kasus tersebut Polisi mengamankan dua orang tersangka berikut sejumlah barang bukti termasuk senjata tajam berupa badik. Hal itu seperti disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Welfrick saat dikonfirmasi

    “Tersangka sudah kita amankan saudara TS (25) dan MI (44) yang keduanya adalah warga Kabupaten Sidrap, Sementara korban dalam perkara ini adalah (Z) dan (Y)” ungkap Welfrick

    Kasat Reskrim, menjelaskan bahwa peristiwa pemerasan tersebut terjadi pada 14 April 2026 di SPBU Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. Ia pun menambahkan bahwa pelaku kerap melakukan aksi yang sama di beberapa titik berbeda

    “Sebelumnya korban mampir di SPBU Wala dengan maksud mengisi bahan bakar dan beristirahat sejenak, namun tiba-tiba pelaku menghampiri korban dan meminta sejumlah uang. Awalnya, korban tidak bersedia memberikan uang miliknya, namun pelaku mengeluarkan sebilah badik dan mengancam korban. Karena merasa takut, korban akhirnya pasrah saat pelaku secara leluasa memeriksa dan mengambil paksa seluruh uang milik yang berada dalam kendaraan korban dan selanjutnya pergi meninggalkan lokasi” lanjutnya

    Welfrick menambahkan bahwa pihaknya berhasil mengamankan kedua pelaku usai bersembunyi di kediamannya di Jalan Poros Soppeng Kelurahan Rijang Pittu Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. “Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya dan mengakui bahwa uang hasil pemerasan tersebut digunakan untuk kepentingan foya-foya serta mengkonsumsi sabu” kata Kasat Reskrim

    Kedua pelaku beserta barang bukti berupa sajam, kendaraan bermotor serta uang hasil pemerasan yang dilakukan oleh pelaku kini diamankan di Mapolres Sidrap guna penyidikan lebih lanjut

    Di tempat berbeda, Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong mengapresiasi atas keberhasilan personelnya dalam mengungkap kasus yang cukup meresahkan masyarakat tersebut, tak lupa Fantry juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sidrap untuk senantiasa berhati-hati dan tidak segan melaporkan jika melihat atau mengalami tindak pidana. “Segera laporkan jika ada warga masyarakat mengalami hal yang sama, kami memiliki call centre 110 gratis dan aktif selama 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat” tutur Kapolres

  • Gebrakan Hukum! Kejati Sulsel Sukses Gagalkan Gugatan Rp 565 Miliar dan Lindungi Aset Negara

    Gebrakan Hukum! Kejati Sulsel Sukses Gagalkan Gugatan Rp 565 Miliar dan Lindungi Aset Negara

    MAKASSAR.KN– Kinerja gemilang kembali ditunjukkan Jaksa Pengacara Negara (JPN) Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) dengan keberhasilan memenangkan dua perkara besar yang berdampak signifikan terhadap penyelamatan keuangan negara.

    Tak tanggung-tanggung, total nilai aset dan keuangan negara yang berhasil diamankan mencapai Rp 565.529.433.289. Angka fantastis ini berasal dari dua perkara gugatan perdata yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah daerah di wilayah Sulawesi Selatan.

    Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata profesionalisme dan kualitas litigasi JPN dalam menghadapi gugatan bernilai besar.

    Perkara pertama melibatkan PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Dalam gugatan yang diajukan CV Nusa Tehnik Cemerlang di Pengadilan Negeri Maros, perusahaan pelat merah tersebut dituntut membayar kerugian materiil dan immateriil dengan total nilai mencapai Rp 18,5 miliar.

    Namun dalam proses persidangan, JPN berhasil membuktikan bahwa gugatan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat karena tidak sesuai dengan kontrak dan addendum yang telah disepakati.

    Puncaknya, melalui putusan kasasi Mahkamah Agung Nomor 711 K/PDT/2026 tertanggal 2 Maret 2026, permohonan kasasi penggugat ditolak. Dengan putusan ini, negara berhasil menyelamatkan keuangan sebesar Rp 18.529.433.289.

    Sementara itu, perkara kedua memiliki nilai jauh lebih besar dan strategis. JPN mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam sengketa lahan Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang di Makassar.

    Dalam gugatan tersebut, penggugat mengklaim lahan seluas 109.800 meter persegi sebagai warisan keluarga dan menuntut ganti rugi hingga Rp 547 miliar. Padahal, lahan tersebut telah sah menjadi aset Pemprov Sulsel berdasarkan Sertipikat Hak Pakai sejak tahun 1994 hasil pengadaan tanah pemerintah.

    Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar akhirnya menerima eksepsi dari pihak tergugat dan menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima (Niet Ontvankelijk Verklaard). Putusan ini secara langsung menyelamatkan aset negara senilai Rp 547.000.000.000.

    Soetarmi menegaskan bahwa kemenangan di dua perkara ini menjadi bukti konkret komitmen Kejati Sulsel dalam menjaga dan melindungi aset negara dari klaim yang tidak berdasar.

    “Kami memastikan bahwa setiap aset negara dan daerah di Sulawesi Selatan terlindungi secara maksimal melalui pendampingan hukum yang profesional dan terukur,” tegasnya.

    Keberhasilan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak tinggal diam dalam menghadapi berbagai gugatan, terutama yang berpotensi merugikan keuangan daerah dan nasional.

    Dengan kinerja seperti ini, Kejati Sulsel semakin memperkuat posisinya sebagai garda terdepan dalam menjaga kepentingan hukum negara. (*)

  • Tak Terbendung! Aksi M 7 R Sapu Bersih Podium Drag Race Sidrap 2026

    Tak Terbendung! Aksi M 7 R Sapu Bersih Podium Drag Race Sidrap 2026

    SIDRAP.KN– Aksi panas tersaji di lintasan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 saat mobil berplat M 7 R milik Koordinator M7R X KIDC, Marham, tampil menggila dan sukses mencuri perhatian publik otomotif.

    Ajang yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Sabtu hingga Minggu (11–12 April 2026) itu menjadi panggung unjuk gigi bagi tim Kinship In Driving. Sejak awal lomba, mobil M 7 R sudah menunjukkan taringnya dengan performa luar biasa yang sulit ditandingi para rival.

    Deru mesin yang bertenaga, akselerasi agresif, serta kestabilan di lintasan menjadikan mobil ini sebagai salah satu yang paling ditakuti. Tak heran, setiap kali meluncur dari garis start, sorak penonton langsung pecah menyaksikan kecepatannya melesat hingga garis finis.

    Didukung strategi matang dan kekompakan tim M7R X KIDC, performa mobil M 7 R terus konsisten sepanjang kompetisi. Hasilnya pun tak main-main podium juara berhasil diamankan, sekaligus mempertegas dominasi mereka di ajang bergengsi tersebut.

    Keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan biasa. Bagi tim Kinship In Driving, ini adalah bukti nyata dari kerja keras, latihan tanpa henti, serta solidaritas tinggi yang menjadi fondasi utama mereka.

    Marham mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil perjuangan bersama seluruh tim yang terus menjaga semangat dan kekompakan di setiap kesempatan.

    Menurutnya, kemenangan di lintasan bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang bagaimana membangun kepercayaan dan persaudaraan dalam tim.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada KIDC Bulukumba yang berhasil meraih juara umum bracket, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan performa terbaiknya di ajang ini.

    “Selamat untuk teman-teman semua yang berhasil meraih prestasi. Terima kasih sudah mengharumkan nama KIDC Indonesia dengan semangat one team one dream, Kinship In Driving. KIDC Indonesia juga berhasil menjadi juara umum bracket,” ungkapnya.

    Kejurprov Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 kembali membuktikan bahwa talenta otomotif daerah tidak bisa dipandang sebelah mata. Aksi gemilang mobil M 7 R menjadi inspirasi sekaligus bukti bahwa pembalap lokal mampu bersaing dan tampil sebagai juara.

    Dengan performa yang semakin matang, Kinship In Driving kini kian diperhitungkan di dunia drag race regional. Lintasan telah menjadi saksi ketika mesin meraung dan lampu start menyala, mereka bukan sekadar ikut balapan, tetapi datang untuk menang. (

  • Dominasi Kinship In Driving! Pembalap Putra Sidrap Kuasai Podium Kejurprov Bupati Sidrap Cup 2026

    Dominasi Kinship In Driving! Pembalap Putra Sidrap Kuasai Podium Kejurprov Bupati Sidrap Cup 2026

    SIDRAP.KN– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar Kinship In Driving Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui kolaborasi tim M7R X KIDC.

    Dalam ajang bergengsi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 yang digelar pada Sabtu-Minggu (11-12/04/2026), mereka tampil luar biasa dan sukses mendominasi jalannya perlombaan.

    Sejak awal kompetisi, Kinship In Driving telah menunjukkan kesiapan yang matang. Mengandalkan para pembalap terbaiknya, tim ini tampil penuh percaya diri dan konsisten dari garis start hingga finis.

    Strategi yang solid serta performa kendaraan yang optimal menjadi kunci keberhasilan mereka dalam menghadapi persaingan ketat. Hasilnya, tim ini mampu menguasai podium juara dan mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan besar di ajang tersebut.

    Keikutsertaan mereka bukan sekadar meramaikan event, melainkan membawa misi besar untuk meraih kemenangan. Upaya tersebut pun membuahkan hasil manis, dengan sejumlah pembalap berhasil menorehkan prestasi gemilang sekaligus mengharumkan nama Sidrap di kancah otomotif regional.

    Koordinator M7R X KIDC, Marham, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan intens, serta kekompakan seluruh anggota tim yang terus terjaga.

    Menurutnya, kemenangan ini tidak hanya soal menjadi yang tercepat di lintasan, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan yang menjadi fondasi utama Kinship In Driving.

    Mare, sapaan akrabnya, juga menyampaikan apresiasi kepada KIDC Bulukumba yang berhasil meraih juara umum bracket pada event tersebut. Ia turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil membawa pulang trofi.

    “Selamat untuk teman-teman semua yang berhasil meraih prestasi. Terima kasih sudah mengharumkan nama KIDC Indonesia dengan semangat one team one dream, Kinship In Driving. KIDC Indonesia juga berhasil menjadi juara umum bracket,” ujarnya.

    Semangat kebersamaan itulah yang menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap tantangan di arena balap.

    Ajang Kejurprov Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda daerah mampu bersaing dan berprestasi di level yang lebih tinggi. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang otomotif secara positif.

    Selamat untuk para pembalap Kinship In Driving, pahlawan kecepatan asal Sidrap. Teruslah melaju, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah di setiap lintasan! (ibe)

  • Tak Sekadar Balapan, Kejurprov Drag Race Jadi Stimulus Ekonomi Masyarakat Sidrap

    Tak Sekadar Balapan, Kejurprov Drag Race Jadi Stimulus Ekonomi Masyarakat Sidrap

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, secara resmi menutup Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Cup II Tahun 2026 pada Ahad malam (12/4/2026).

    Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini ditegaskan sebagai motor penggerak ekonomi bagi masyarakat Bumi Nene Mallomo.

    Acara penutupan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Administrasi Umum yang juga Plt. Kadis Porapar Nasruddin Waris, Inspektur Kabupaten Mustari Kadir, Kadis Perhubungan Andi Bahari Parawansa, serta Kadis Dukcapil Sahabuddin.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menekankan bahwa dampak dari perhelatan otomotif ini melampaui aspek olahraga.

    Kehadiran ribuan peserta dan penonton dinilai memberikan dampak positif langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap.

    “Event ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap,” ujar Syaharuddin di sela-sela prosesi penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara.

    Bupati tak lupa menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam teknis pelaksanaan. Ia berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi agar penyelenggaraan di masa mendatang jauh lebih baik.

    “Kami akan terus melakukan pembenahan ke depan dan memohon maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan,” imbuhnya.

    Apresiasi juga diberikan kepada panitia pelaksana, pihak sponsor, serta masyarakat yang telah menjaga ketertiban.

    Syaharuddin berharap ajang seperti ini dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah penyaluran bakat pembalap sekaligus mendorong kemajuan otomotif di daerah.

    Kejuaraan ini tercatat diikuti oleh 1.139 peserta yang datang dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Sidenreng Rappang, yang membuktikan daya tarik luar biasa dari ajang Bupati Cup II ini.

  • Tim Medis UPT Puskesmas Amparita Siaga di Kejurprov Drag Race Bupati Cup 2026 Sidrap

    Tim Medis UPT Puskesmas Amparita Siaga di Kejurprov Drag Race Bupati Cup 2026 Sidrap

    SIDRAP.KN— UPT Puskesmas Amparita turut ambil bagian sebagai tim medis dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Cup 2026 yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kehadiran tim kesehatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan peserta dan penonton selama kegiatan berlangsung.

    Tim medis dari UPT Puskesmas Amparita telah bersiaga sejak hari Sabtu hingga Minggu di lokasi kegiatan. Ajang ini juga menjadi momen bersejarah karena merupakan pertama kalinya kejuaraan drag race digelar di Kabupaten Sidrap, yang menarik antusiasme besar dari masyarakat dan pecinta otomotif.

    Ketua Tim P3K UPT Puskesmas Amparita, Gayatri, AMK, menyampaikan bahwa keterlibatan tim medis dalam kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat baik antarinstansi.

    “Ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat bagus. Kami bersama tim selalu hadir tepat waktu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan tidak ada korban hingga acara selesai,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Amparita, Sulastri, menegaskan komitmennya dalam mendukung setiap kegiatan pemerintah, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.
    “Kami selalu siap mendukung kegiatan pemerintah. Tim medis kami disiagakan untuk memastikan penanganan kesehatan pada setiap lomba yang dilaksanakan dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim medis yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
    “Terima kasih kepada teman-teman tenaga medis yang telah menunjukkan dedikasi dan tanggung jawabnya dalam mendukung kelancaran acara ini,” tutupnya.

  • RS Adinda Sidrap Full 100% SATUSEHAT, Pelayanan Makin Modern

    RS Adinda Sidrap Full 100% SATUSEHAT, Pelayanan Makin Modern

    SIDRAP.KN— Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus memperketat pembinaan dan pengawasan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan dalam penerapan Rekam Medis Elektronik (RME).

    Kebijakan ini mengacu pada Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 serta Surat Edaran Menteri Kesehatan terkait penyelenggaraan RME dan integrasi dengan platform SATUSEHAT.

    Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan, Azhar Jaya, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 1.306 rumah sakit yang belum sepenuhnya mengimplementasikan pengiriman data sesuai modul SATUSEHAT.

    Modul tersebut mencakup pendaftaran pasien, diagnosis, obat, laboratorium, hingga radiologi. Padahal, sebagian besar rumah sakit tersebut telah memiliki akses internet yang memadai.

    Sebagai tindak lanjut, pemerintah memberikan sanksi administratif bagi rumah sakit yang belum memenuhi ketentuan.

    Sanksi tersebut berupa rekomendasi penurunan status akreditasi bagi rumah sakit yang telah terakreditasi, serta pembekuan izin operasional bagi rumah sakit yang belum terakreditasi dan telah beroperasi lebih dari dua tahun.

    Pemerintah juga memberi kesempatan perbaikan dalam waktu tiga bulan melalui pengajuan klarifikasi disertai bukti implementasi RME.

    Menanggapi kebijakan tersebut, RS Adinda Medical Centre Sidrap menunjukkan komitmennya dengan berhasil mencapai 100 persen pemanfaatan modul SATUSEHAT pada awal April 2026.

    Capaian ini menyusul RS Nene Mallomo yang lebih dulu mencapai target serupa pada 10 April 2026.

    Direktur RS Adinda Medical Centre, drg. Widyanti melalui Penanggung Jawab Unit SIMRS RS Adinda Medical Centre Sidrap, Arfan Fahri, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kedisiplinan sumber daya manusia dalam melakukan penginputan data pasien serta integrasi sistem informasi rumah sakit dengan platform SATUSEHAT.

    “Untuk mencapai 100 persen, SDM harus tertib dalam penginputan data pasien di sistem RME, serta sistem informasi harus benar-benar terintegrasi dengan SATUSEHAT,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

    Kementerian Kesehatan berharap seluruh rumah sakit di Indonesia segera terintegrasi dengan SATUSEHAT guna memastikan data pasien tersimpan secara lengkap dan terpusat.

    Melalui sistem ini, pasien juga dapat mengakses riwayat kesehatannya secara mandiri melalui aplikasi SATUSEHAT yang tersedia di perangkat Android dan iOS.

    Namun demikian, akses data tetap mengedepankan aspek keamanan. Data kesehatan hanya dapat dilihat oleh masing-masing pasien yang telah melakukan proses verifikasi identitas (KYC) di fasilitas kesehatan terkait.

    Dengan demikian, informasi yang muncul dalam aplikasi merupakan data milik pasien yang bersangkutan secara personal.

    Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dalam transformasi digital layanan kesehatan nasional, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan medis yang lebih transparan, terintegrasi, dan efisien di seluruh Indonesia. (*)

  • Bupati Syaharuddin Alrif Lepas 46 Anggota Kafilah MTQ Sidrap, Bidik Juara di Maros

    Bupati Syaharuddin Alrif Lepas 46 Anggota Kafilah MTQ Sidrap, Bidik Juara di Maros

    SIDRAP.KN—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi Qur’ani melalui keikutsertaan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

    Hal ini ditandai dengan pelepasan resmi Kafilah MTQ Kabupaten Sidrap oleh Bupati Syaharuddin Alrif yang didampingi Wakil Bupati Nurkanaah di halaman Kantor Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (11/4/2026).

    ​Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Kepala Kantor Kemenag Sidrap Fitriady, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Kabag Kesra Syamsuddin, perwakilan Baznas, serta para orang tua kafilah.

    ​Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif memberikan apresiasi dan motivasi kepada kontingen yang akan berjuang membawa nama daerah.

    “Hari ini kita bersiap menuju perjuangan dalam rangka membawa nama baik Kabupaten Sidenreng Rappang,” tuturnya.

    ​Syaharuddin memaparkan, prestasi keagamaan Sidrap terus mengalami peningkatan signifikan. Pada STQ Provinsi 2023 di Masamba, Luwu Utara, Sidrap berada di urutan ke-22. Namun, pada ajang STQ 2025 lalu, posisi Sidrap berhasil melesat ke urutan 5 besar.

    ​Ia pun meminta para peserta untuk memiliki mental juara dan optimisme yang kuat.

    “Menjadi seorang petarung itu tergantung dari mental dan pikiran kita. Mental juara itu berasal dari diri kita, dari pikiran kita sendiri,” tegasnya.

    ​”Jika pikiran kita apatis, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Namun, keluar dari ruangan ini kita harus optimis dan bermental juara. Keluarkan semua kemampuan yang dimiliki dan tetap berserah diri kepada Allah,” lanjut Bupati.

    ​Lebih lanjut, Syaharuddin berharap generasi muda ini mampu mengangkat martabat daerah di tingkat yang lebih tinggi. Ia menilai wajah-wajah para peserta merupakan sosok yang terlatih dan terbiasa tampil di depan publik.

    ​Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sidrap Fitriady menjelaskan bahwa dalam rombongan kali ini, terdapat pula beberapa peserta dari Kabupaten Soppeng yang bergabung sebagai bagian dari kebersamaan yang tidak terpisahkan.

    Ia menegaskan bahwa kontingen ini adalah pemuda-pemudi pilihan yang akan mengharumkan nama Sidrap di bidang keagamaan.

    ​”Inilah kontingen MTQ Kabupaten Sidenreng Rappang, juara-juara pilihan yang akan mewakili daerah di ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Fitriady.

    ​Ia juga menitipkan pesan penting bagi para peserta. “Luruskan niat kita dalam mengikuti MTQ ini sejak meninggalkan kabupaten menuju Kabupaten Maros. Kedua, tentu doa dari orang tua. Itulah yang luar biasa karena doa orang tua langsung menembus langit,” pesannya.

    ​Fitriady juga memuji perkembangan Sidrap di bawah kepemimpinan Syaharuddin Alrif.

    “Jaga nama baik Sidenreng Rappang. Lewat Bapak Bupati, daerah yang sebelumnya mungkin kurang diperhitungkan, sekarang sudah menjadi salah satu yang terbaik di Sulawesi Selatan, bahkan bisa menembus kancah nasional,” tambahnya.

    ​Kabag Kesra Syamsuddin dalam laporannya merincikan total kontingen yang berangkat berjumlah 46 peserta, ditambah 11 pelatih dan 12 pendamping dari unsur Kementerian Agama dan Bagian Kesra.

    ​”Peserta telah siap dan lengkap. Insya Allah, kita akan diterima di Maros pada pukul 12.30 hingga 13.00 WITA siang ini. Mohon doanya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” tutup Syamsuddin.

  • Diserbu 7.000 Pengunjung, Event Akhir Pekan di Sidrap Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal

    Diserbu 7.000 Pengunjung, Event Akhir Pekan di Sidrap Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal

    SIDRAP.KN— Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan dipadati sekitar 7.000 warga yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati beragam event meriah yang digelar sepanjang akhir pekan di Bumi Nene Mallomo.

    Ribuan pengunjung tersebut hadir untuk menyaksikan sejumlah kegiatan menarik, mulai dari balap mobil, tembakan jely, balap motor hingga lomba domino yang sukses menyedot perhatian masyarakat.

    Suasana pun berlangsung semarak dengan antusiasme tinggi dari warga yang memadati lokasi acara.

    Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan bahwa gelaran event akhir pekan ini mampu menghadirkan sekitar 7.000 pengunjung ke daerah tersebut.

    Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal.

    “Tentunya dengan adanya event-event ini, maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat, membuat UMKM maju dan hotel penuh,” ujarnya, Sabtu, 11 April 2026.

    Kehadiran ribuan pengunjung turut memberikan berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sidrap. Para pedagang, pelaku kuliner, hingga sektor perhotelan merasakan lonjakan permintaan yang cukup signifikan selama berlangsungnya kegiatan.

    Momentum ini juga menandakan bahwa Sidrap semakin diminati oleh masyarakat Sulawesi Selatan sebagai destinasi hiburan dan wisata event.

    Dengan semakin seringnya kegiatan serupa digelar, diharapkan roda perekonomian daerah terus bergerak dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (ibe)