Kategori: Jakarta

  • Syaharuddin Alrif Raih Penghargaan DPP Apdesi atas Penguatan Ketahanan Pangan Desa

    Syaharuddin Alrif Raih Penghargaan DPP Apdesi atas Penguatan Ketahanan Pangan Desa

    SIDRAP.KN—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menerima penghargaan dari Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP Apdesi) atas kontribusinya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan desa.

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, dalam Pelantikan DPC Apdes se-Sulawesi Selatan di Gedung Manunggal, Makassar, Sabtu (4/7/2026).

    Bupati Sidrap diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Sidrap, Andi Surya Praja Hadiningrat menerima penghargaan.

    Sejumlah anggota Apdesi Sidrap juga hadir dan menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut.

    Andi Surya menjelaskan, penghargaan itu diberikan kepada Bupati Syaharuddin Alrif karena Kabupaten Sidrap mencatat penyaluran tertinggi program ketahanan pangan dalam dana desa.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan, Ketua Umum DPP APDESI Junaedi Mulyono, serta sejumlah anggota DPR RI.

  • D’Academy 8 Resmi Dimulai, INDOSIAR Hadirkan Kompetisi Dangdut Paling Spektakuler

    D’Academy 8 Resmi Dimulai, INDOSIAR Hadirkan Kompetisi Dangdut Paling Spektakuler

    Jakarta.KN—29 Juni 2026 – Program pencarian bakat dangdut terbesar di Indonesia, D’Academy 8, resmi dimulai.

    Setelah sukses besar melalui D’Academy 7 yang mencatatkan rekor audience share tertinggi dan menjadi program pencarian bakat nomor satu di Indonesia, INDOSIAR kembali menghadirkan musim terbaru dengan konsep yang lebih megah, inovatif, dan spektakuler.
    Keberhasilan D’Academy 7 melahirkan banyak bintang muda berbakat yang kini semakin dikenal di industri hiburan Tanah Air.

    Nama-nama seperti Tasya DA7, Valen DA7, April DA7, Arbil DA7, Mila DA7, Mutia DA7, Andi Syaqirah DA7, Robi DA7, Ferdi DA7, Yusuf DA7, dan para juara lainnya berhasil mencuri perhatian masyarakat, khususnya generasi muda. Tidak hanya sukses sebagai penyanyi dangdut, mereka juga berkembang menjadi host, brand ambassador, hingga pemain FTV.

    Rangkaian kompetisi D’Academy 8 telah diawali melalui babak Audition yang tayang pada 22–26 Juni 2026. Selanjutnya, babak Final Audition disiarkan secara langsung mulai 29 Juni hingga 10 Juli 2026 pukul 19.00 WIB. Para peserta terbaik yang lolos akan diperkenalkan kepada masyarakat melalui D’Academy 8 Welcome Concert yang tayang langsung pada 13 Juli 2026 pukul 19.00 WIB.

    Direktur EMTEK Media, Harsiwi Achmad, menyampaikan bahwa D’Academy 8 hadir dengan berbagai pembaruan demi memberikan pengalaman menonton yang lebih menarik sekaligus mempertahankan loyalitas pemirsa.

    “Kompetisi D’Academy 8 akan semakin fenomenal dengan berbagai terobosan baru. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung lahirnya bintang-bintang dangdut masa depan bersama INDOSIAR,” ujarnya.

    Musim terbaru ini menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari tata panggung dan tata cahaya yang lebih spektakuler, aransemen musik yang lebih megah, hingga penampilan peserta yang semakin glamor melalui sentuhan wardrobe, tata rambut, dan stylist profesional. Unsur budaya lokal juga tetap menjadi bagian penting dalam setiap pertunjukan.

    Deretan juri papan atas kembali dipercaya mengawal kompetisi, yakni Nassar, Soimah, Dewi Perssik, Lesti Kejora, dan Wika Salim. Sementara itu, juri berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama Cinta kembali hadir dengan karakter uniknya yang menjadi daya tarik tersendiri.

    Sebagai mentor, Fildan, Selfi Yamma, dan Melly Lee kembali bertugas sebagai D’Coach. Mereka juga didukung Tim Coach yang diperkuat para alumni terbaik seperti Tasya DA7, Valen DA7, April DA7, Arbil DA7, Mila DA7, Sridevi DA, Afan DA, Eby DA, dan Zahra DA7 untuk membimbing para peserta baru.

    Salah satu kejutan terbesar musim ini adalah hadirnya Andi Syaqirah DA7 sebagai host baru INDOSIAR. Ia akan mendampingi Ramzi, Gilang Dirga, Rina Nose, Rizky Billar, dan Jirayut dalam memandu kemeriahan panggung D’Academy 8.
    Proses audisi D’Academy 8 sendiri berlangsung sepanjang April hingga Mei 2026, baik secara online maupun offline.

    Audisi terbuka digelar di delapan kota, termasuk Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang menjadi salah satu lokasi dengan antusiasme peserta yang sangat tinggi.
    Lebih dari 9.500 peserta mengikuti proses seleksi, namun hanya puluhan peserta terbaik yang berhasil melaju ke Jakarta untuk memperebutkan gelar juara D’Academy 8.

    Kompetisi akan berlangsung selama 95 episode, dengan sistem penilaian yang semakin ketat. Pemirsa juga dapat memberikan dukungan kepada peserta favorit melalui fitur Virtual Gift di aplikasi VIDIO yang akan mulai dibuka sejak Welcome Concert.

    D’Academy 8 diharapkan kembali melahirkan penyanyi dangdut berkualitas yang mampu mengharumkan nama Indonesia sekaligus meneruskan kesuksesan para alumni sebelumnya.

  • Daftar Kepala Daerah Pemenang Disway Top Regional Leader Awards 2026

    Daftar Kepala Daerah Pemenang Disway Top Regional Leader Awards 2026

    JAKARTA.KN—Untuk pertama kalinya, Disway National Network menggelar ajang apresiasi bergengsi dalam mengapresiasi kinerja kepala daerah di seluruh Indonesia.

    Ajang yang dibungkus dalam ’Disway Top Regional Leader Awards 2026’ ini juga dirangkai dengan program Leadership Forum dan Awarding Ceremony yang mengangkat tema ’Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional’.

    Dalam program yang akan dipandu langsung oleh Dahlan Iskan selaku Founder Disway Group bertujuan untuk mempertajam wawasan peserta yang merupakan kepala daerah dengan narasumber Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si.

    Program Leadership Forum dan Awarding Ceremony ini akan mengupas lebih mendalam potensi Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai motor penggerak ekonomi baru bagi daerah.

    Sedangkan apresiasi ’Disway Top Regional Leader Awards 2026’ akan diberikan kepada kepala daerah tingkat provinsi, kota, dan kabupaten yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi pengelolaan pemerintahan, kepemimpinan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah yang berdampak nyata bagi masyarakat.

    Dahlan Iskan selaku Founder Disway Group mengungkapkan jika saat ini kepala daerah menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam menjalankan pemerintahan.

    Karena itu, para pemimpin daerah yang mampu menunjukkan prestasi dan menghadirkan perubahan layak mendapatkan apresiasi nasional.

    “Disway Top Regional Leader Awards 2026 hadir sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras kepala daerah yang berhasil membawa perubahan positif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas,” jelas Dahlan Iskan.

    Para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan telah melewati penilaian yang dilakukan secara objektif dan terukur dengan melibatkan pengolahan data primer dan sekunder, survei publik, audit independen, hingga penilaian dewan pakar dan para pimpinan media jaringan Disway National Network yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

    Adapun indikator penilaian mencakup berbagai aspek strategis, antara lain:

    Kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan
    Inovasi layanan publik
    Penguatan ekonomi daerah
    Infrastruktur dan konektivitas
    Pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif
    Ketahanan pangan dan lingkungan hidup
    Reformasi birokrasi
    Komunikasi publik dan kepemimpinan daerah

    Ajang bergengsi Disway Top Regional Leader Awards 2026 akan digelar pada Kamis, 11 Juni 2026 yang berlokasi di JW Marriot Hotel Jakarta.

    Sebagai media nasional dengan jaringan media online, media cetak, dan televisi regional di berbagai wilayah Indonesia, Disway National Network berharap program ini dapat menjadi platform kolaborasi positif untuk mendorong peningkatan kualitas pemerintahan daerah serta memperkuat pembangunan nasional berbasis daerah.

    Tidak sampai di situ, ajang ini juga diharapkan akan semakin banyak melahirkan kepala daerah yang unggul secara kinerja, mampu menjadi role model kepemimpinan dengan menghadirkan inovasi serta pelayanan publik yang baik dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

    Adapun daftar kepala daerah pemenang Disway Top Regional Leader Awards 2026:

    A.CLUSTER PENGELOLAAN PEMERINTAHAN

    Pemerintah Provinsi :

    Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. kategori Pelopor Inovasi dan Kepemimpinan Daerah
    Pemerintah Kota :

    Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin kategori Pelopor Tata Kelola Pemerintahan Modern
    Wali Kota Serang Budi Rustandi kategori Pelopor Inovasi Pembiayaan Pembangunan Daerah

    B. SOSIAL, BUDAYA,LINGKUNGAN,KESEHATAN, PENDIDIKAN & GENERASI MUDA

    PEMERINTAH PROVINSI

    Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X kategori Penjaga Warisan Budaya dan Penguatan Karakter Generasi Muda
    Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. kategori Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal
    Gubernur Banten, Bapak Andra Soni, S.M., M.AP kategori Penggerak Pendidikan Inklusif dan Kesetaraan Akses Belajar

    PEMERINTAH KOTA

    Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.E., M.H. kategori Penggerak Toleransi dan Harmoni Sosial
    Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M. kategori Kecakapan Pengelolaan Kesehatan Publik
    Wali Kota Padang, Fadly Amran, B.B.A. kategori Penggerak Pelestarian Budaya dan Kehidupan Keagamaan

    PEMERINTAH KABUPATEN

    Bupati Tangerang, Drs. Mochamad Maesyal Rasyid, M.Si. kategori Peningkatan Mutu
    Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira Bastian kategori Penggerak Pembangunan Berkelanjutan dan Pelestarian Lingkungan

    C. KESEJAHTERAAN PUBLIK

    PEMERINTAH PROVINSI

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kategori Penguat Ketahanan Pangan Nasional
    Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Kepulauan
    Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kategori Pengakselerasi Infrastruktur dan Konektivitas Kawasan

    PEMERINTAH KOTA

    Wali Kota Magelang, H. Damar Prasetyono kategori Penguat Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan Warga
    Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota
    Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota
    Wali Kota Batam, Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si. kategori Pengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Industri
    Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, S.E., M.M. kategori Penggerak Ketahanan Pangan Daerah
    PEMERINTAH KABUPATEN

    Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, S.H. kategori Pengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Pariwisata
    Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, S.H., M.H. kategori Kecakapan Pengelolaan Pertumbuhan Ekonomi
    Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. kategori Kecakapan Pengelolaan Ketahanan Pangan
    Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, S.T., M.H. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si. kategori Pengakselerasi Infrastruktur dan Konektivitas
    Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB. kategori Pengakselerasi Infrastruktur dan Konektivitas
    Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Banyumas, Drs. Sadewo Tri Lastiono, M.M. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, S.H. kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
    Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman, S.H. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M. kategori Penggerak Ketahanan Pangan Daerah
    Bupati Pangkajene & Kepulauan, Dr. H. Muh. Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si. kategori Penggerak Ketahanan Pangan Daerah

    D. PELAYANAN PUBLIK

    PEMERINTAH PROVINSI

    Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M. kategori Pemimpin Transformasi Kota Cerdas

    PEMERINTAH KOTA

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi kategori Pelopor Transformasi Kota Cerdas
    Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si. kategori Penggerak Transformasi Teknologi Daerah
    Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin kategori Penggerak Transformasi Teknologi Daerah
    Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E. kategori Pelopor Kota Cerdas dan Layanan Digital

    PEMERINTAH KABUPATEN

    Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. kategori Pelopor Inovasi Pelayanan Publik Daerah
    Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM. kategori Pelopor Inovasi Pelayanan Publik Daerah

    E. PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI & SUMBER DAYA ALAM DAERAH

    PEMERINTAH PROVINSI

    Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. kategori Penggerak Transformasi Pariwisata Berbasis Budaya
    Gubernur Jawa Tengah, Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. kategori Penguat Daya Saing Pertanian Daerah
    Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Inovasi Daerah

    PEMERINTAH KOTA

    Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.E., M.H. kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Keragaman Budaya
    Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim, M.A. kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Kota Pusaka
    Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, S.E. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif Perkotaan
    Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Wali Kota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo kategori Penguat Pariwisata Berbasis Budaya
    Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif Lokal
    Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, S.E. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Wali Kota Batu, Nurochman, S.H., M.H. kategori Pendorong Kemajuan Pariwisata

    PEMERINTAH KABUPATEN

    Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Inovasi Daerah
    Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd. kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Konservasi
    Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. kategori Penguat Sektor Pertanian dan Pangan
    Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., MBA kategori Pendorong Pengembangan Pariwisata Daerah
    Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M. kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Potensi Daerah
    Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail kategori Pendorong Kemajuan Pariwisata Daerah
    Bupati Pasuruan, H. M. Rusdi Sutejo kategori Pendorong Pengembangan Industri Daerah
    Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.IP., M.Si. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP. kategori Pendorong Pengembangan Industri Daerah
    Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M. kategori Kecakapan Pengelolaan Sektor Partanian
    Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. kategori Penggerak Ekonomi Maritim dan Kawasan Pesisir
    Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, S.Ag kategori Pendorong Pengembangan Industri Daerah
    Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

    Sumber: https://disway.id

  • Bupati Sidrap Paparkan Terobosan Stabilkan Harga Telur di Hadapan Menteri Pertanian

    Bupati Sidrap Paparkan Terobosan Stabilkan Harga Telur di Hadapan Menteri Pertanian

    JAKARTA.KN—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memaparkan terobosan dalam menjaga stabilitas harga telur di wilayahnya di hadapan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

    Dalam forum yang dihadiri oleh sejumlah kepala daerah se-Indonesia tersebut, Syaharuddin menjelaskan mekanisme koordinasi rutin antara peternak dan pedagang yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap.

    “Kami melakukan rapat mingguan setiap Selasa malam dan Jumat malam untuk menyepakati harga telur bersama antara peternak dan pedagang. Setelah harga disepakati, hasilnya dipublikasikan melalui media sosial resmi pemerintah, peternak, dan videotron,” urai Syaharuddin.

    Menurutnya, stabilitas harga sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah sebagai jembatan bagi para pelaku usaha.

    “Langkah ini telah berjalan selama satu tahun empat bulan dan terbukti efektif menjadi patokan harga untuk wilayah Indonesia timur,” ujar Syaharuddin didampingi oleh Ketua Komisi II DPRD Sidrap, Bahrul Appas, serta Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah.

    Namun Syaharuddin mengungkap, satu bulan terakhir terjadi penurunan serapan telur yang memicu fluktuasi harga. Fenomena ini salah satunya dipengaruhi oleh tradisi masyarakat Bugis yang disebut “Uleng Cipi”, yakni masa minim hajatan selama musim haji.

    “Sebentar malam kami akan kembali menggelar rapat koordinasi. Insya Allah, harga telur akan segera membaik,” tuturnya.

    Selain stabilitas harga, Syaharuddin juga memaparkan program “One Day One Egg” di Kabupaten Sidrap. Program ini bertujuan meningkatkan konsumsi telur sekaligus memperbaiki gizi masyarakat.

    “Alhamdulillah berkat program ini dan upaya-upaya lintas sektor lainnya, Sidrap mencatatkan capaian signifikan, yakni angka kemiskinan dan stunting rendah, serta lonjakan pertumbuhan ekonomi dari 4,05 persen menjadi 7,71 persen,” terang Syaharuddin disambut aplaus Menteri Pertanian dan seluruh peserta forum.

    Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangannya menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan peternak telur di seluruh Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para peternak serta memaparkan sejumlah kebijakan strategis.

    Kebijakan tersebut di antaranya menetapkan HPP telur sebesar Rp26.500 per kilogram, SPHP Jagung dari Bulog, koordinasi langsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjaga serapan telur, serta mengimbau kepada para peternak dengan tembusan Satgas Pangan untuk memantau dan mengawal HPP agar tidak merugikan pihak peternak.

  • Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP RI

    Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP RI

    SIDRAP.KN—Demi memperkokoh posisi Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sebagai lumbung pangan nasional, Bupati Syaharuddin Alrif memboyong program prioritas sektor perikanan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Senin (8/6/2026).

    Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Sidrap didampingi oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Ahmad Dollah. Kehadiran mereka diterima Direktur Ikan Air Payau, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP, Fernando Jongguran Simanjuntak.

    Pertemuan strategis ini dilakukan sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam menyinkronkan kebijakan guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

    Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan, visi Kabupaten Sidrap ke depan tidak hanya bertumpu pada komoditas beras, tetapi juga fokus pada pemenuhan protein hewani, khususnya melalui sektor perikanan.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap memaparkan sejumlah program prioritas yang diusulkan untuk dikolaborasikan bersama KKP RI, di antaranya pengembangan budi daya kolam dan program Mina Padi guna mengoptimalkan lahan produktif masyarakat.

    Selain itu, pihaknya turut mengusulkan pengelolaan danau melalui kegiatan restocking atau penaburan benih ikan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan, penerapan sistem budi daya bioflok tematik yang efisien lahan, serta pemanfaatan embung sebagai sumber air utama untuk mendukung pengembangan budi daya ikan air tawar di Kabupaten Sidrap.

    Tidak hanya fokus pada aspek teknis, Bupati Sidrap juga menyampaikan harapannya agar KKP RI dapat memberikan dukungan melalui alokasi program kegiatan yang lebih luas.

    “Termasuk pemeliharaan dan pengembangan fasilitas Balai Benih Ikan (BBI) melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN,” ujar Syaharuddin.

    Direktur Ikan Air Payau, Fernando Jongguran Simanjuntak, menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap agar sinergi ini dapat menjadi model pengembangan perikanan yang berkelanjutan di daerah.

    Pihaknya optimistis, melalui kolaborasi yang intensif, potensi perikanan di Sidrap dapat meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • Tampil Live di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Menuju Masyarakat Sejahtera

    Tampil Live di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Menuju Masyarakat Sejahtera

    JAKARTA.KN—Bupati Kabupaten Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menjadi narasumber program talkshow langsung (live) “Zona Inspirasi” di Kompas TV pada Senin, (8/6/2026). Dalam acara berdurasi 30 menit tersebut, Bupati Syaharuddin memaparkan visi dan strategi pemerintah daerah dalam tema “Sidrap Bergerak: Dari Ketahanan Pangan Menuju Kesejahteraan Masyarakat”.

    Perbincangan yang dipandu oleh host Egiet Hapsari dari Studio Kompas TV ini membahas segmen ketahanan pangan dan penguatan pertanian, segmen kesehatan, stunting, dan kesejahteraan masyarakat, serta segmen investasi, energi, dan capaian pembangunan.

    Dalam segmen ketahanan pangan, Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa Sidrap sejak dulu memposisikan diri sebagai lumbung beras utama di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur. Untuk meningkatkan hal tersebut, imbuhnya dilakukan transformasi pertanian.

    “Menangkap arahan Presiden dan Menteri Pertanian soal swasembada pangan, kami langsung melakukan transformasi untuk meningkatkan produktivitas entah itu padi, jagung, dan semua sektor pangan,” jelas Syaharuddin.

    Ia merinci, transformasi tersebut meliputi peningkatan etos kerja, peningkatan produktivitas, modernisasi alat dan mesin pertanian, manajemen sumber daya air, dukungan pupuk, penerapan ilmu dan teknologi, percepatan panen, serta hilirisasi dan perluasan pasar.

    Syaharuddin juga menguraikan penerapan program listrik masuk sawah untuk mengatasi sekitar 18.000 hektare lahan sawah tadah hujan yang sebelumnya hanya bisa panen satu kali setahun. Program ini memberi efisiensi biaya operasional dan ketersediaan air sepanjang waktu sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Listrik Masuk Sawah juga mendorong indeks pertanaman menjadi IP300 (tiga kali tanam setahun) sehingga produktivitas makin bertambah,” tutur Syaharuddin.

    Ditambahkannya, Sidrap menjalin kerja sama antar-daerah dengan wilayah seperti Sulawesi, Kalimantan, Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara untuk menyuplai kebutuhan beras dan telur.

    Pada segmen selanjutnya, Bupati Syaharuddin Alrif menyatakan Pemkab Sidrap terus berinovasi menurunkan angka stunting melalui konsolidasi lintas sektor.

    “Kami meluncurkan berbagai program inovatif, salah satunya adalah Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Bebas Stunting) yang melibatkan dukungan dari para dermawan untuk menyediakan kebutuhan gizi bagi penerima manfaat,” terang Syaharuddin.

    Selain itu, mengingat potensi daerah sebagai produsen telur dan daging ayam yang tinggi, pemerintah menginisiasi program makan sebutir telur sehari untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat.

    Dalam upaya memutus rantai kemiskinan secara sistemik, pemerintah juga mengoptimalkan penggunaan zakat produktif yang dialihkan dari bantuan bahan pokok menjadi modal usaha kepada keluarga penerima manfaat.

    “Sinergi ini turut diperkuat dengan jaminan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan guna memastikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat, kesehatan, serta peningkatan kualitas generasi mendatang di Kabupaten Sidrap,” tuturnya.

    Sementara di segmen terakhir Syaharuddin Alrif mengungkap Kabupaten Sidrap terus memperkuat sektor investasi dengan fokus utama pada pemanfaatan potensi “kebun angin” untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

    Sejak tahun 2017, kata Syaharuddin, di Sidrap telah beroperasi PLTB sebesar 75 megawatt yang mampu memenuhi kebutuhan listrik bagi sekitar 42.000 rumah, serta merencanakan penambahan kapasitas melalui proyek PLTB baru dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

    Di segmen ini Syaharuddin juga mengutarakan prestasi Kabupaten Sidrap atas keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting dan meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.

    “Penghargaan ini, ditambah prestasi sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulsel, menjadi motivasi bagi kami untuk berbuat lebih baik ke depan,” pungkasnya.

  • Tiga Peserta Asal Sidrap Lolos ke Audisi DA8 Jakarta, Bupati Beri Restu dan Dukungan Penuh

    Tiga Peserta Asal Sidrap Lolos ke Audisi DA8 Jakarta, Bupati Beri Restu dan Dukungan Penuh

    SIDRAP.KN– Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
    Tiga peserta asal Sidrap berhasil mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Audisi Dangdut Academy 8 (DA8) tahap taping bersama juri artis di Jakarta yang akan ditayangkan oleh Indosiar.

    Ketiga peserta tersebut adalah Nirwana, Melani, dan Puspitasari. Dari tiga peserta yang dipanggil ke Jakarta, dua di antaranya mendapat kesempatan menghadap langsung kepada Bupati Sidrap untuk meminta restu dan wejangan sebelum keberangkatan mereka ke ibu kota.

    Dalam kesempatan tersebut, kedua peserta didampingi oleh Ilham Junaedy selaku Liaison Officer (LO) Audisi DA8 Sidrap. Mereka diterima langsung oleh Bupati Sidrap di Rumah Jabatan Bupati yang saat itu tengah menerima kunjungan masyarakat dalam suasana halal bihalal Hari Raya Iduladha.

    Bupati Sidrap memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada para peserta yang akan mengikuti audisi tahap berikutnya di Jakarta. Ia berpesan agar para peserta tetap rendah hati, menjaga semangat, serta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mengharumkan nama Kabupaten Sidrap di ajang dangdut bergengsi tingkat nasional.

    “Kesempatan ini sangat baik untuk mengangkat nama daerah. Tetap rendah hati, terus berjuang, dan tunjukkan kemampuan terbaik. Semoga bisa mengikuti jejak para artis DA dan LIDA sebelumnya yang telah membanggakan daerah,” pesan Bupati.

    Bupati juga mencontohkan keberhasilan A. Syaqirah DA7 asal Kalosi Alau, Sidrap, yang mampu membawa nama daerahnya dikenal luas melalui ajang Dangdut Academy.

    Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap, para pengusaha, serta masyarakat Bugis-Makassar siap memberikan dukungan apabila nantinya peserta asal Sidrap berhasil lolos hingga babak Top 40 DA8.

    Pada kesempatan itu, Bupati kembali mempercayakan Ilham Junaedy untuk mendampingi para kontestan asal Sidrap yang nantinya berhasil menembus babak Top 40 hingga akhir kompetisi.

    “Semoga Sidrap kembali mencatatkan prestasi di ajang DA8. Minimal bisa menembus Top 10, bahkan harapan kita bisa mencapai Grand Final,” ujar Bupati.

    Sementara itu, Ilham Junaedy menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati Sidrap untuk kembali mendampingi peserta asal Sidrap dalam ajang pencarian bakat dangdut terbesar di Indonesia tersebut.

    “Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Semoga peserta asal Sidrap dapat memberikan hasil terbaik dan kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” kata Ilham.

    Keberhasilan tiga peserta asal Sidrap mendapatkan panggilan ke Jakarta menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sidrap dan diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat serta berani berkompetisi di tingkat nasional.(*)

  • Proses Seleksi D’Academy 8 Berlanjut ke Babak Taping Juri Artis, LO DA8 Sidrap: Proses Sudah Berjalan Lancar

    Proses Seleksi D’Academy 8 Berlanjut ke Babak Taping Juri Artis, LO DA8 Sidrap: Proses Sudah Berjalan Lancar

    JAKARTA.KN– Ajang pencarian bakat dangdut terbesar, D’Academy 8 (DA 8) yang diselenggarakan Indosiar, resmi memasuki babak penentuan. Setelah serangkaian audisi offline yang digelar di berbagai daerah, panitia mengumumkan bahwa para peserta terpilih telah dipanggil dan tiba di Jakarta untuk mengikuti tahap Taping Juri Artis. Kabar ini menandai semakin serunya persaingan untuk mencari talenta dangdut terbaik tanah air.

    Ilham Junaedy, ex LO (Liaison Officer) DA8 Sidrap, memberikan penjelasan resmi mengenai perkembangan seleksi di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses, mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan audisi tatap muka di Sidrap, sudah berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai panduan yang ditetapkan oleh manajemen pusat.

    “Sebagai LO, kami hanya bertugas sebagai pelaksana di lapangan, mulai dari menerima pendaftaran hingga melaksanakan tahapan audisi sesuai prosedur. Penentuan siapa yang berhak maju ke tahap selanjutnya dan dipanggil ke Jakarta adalah kewenangan mutlak dari manajemen Indosiar sendiri. Alhamdulillah, seluruh proses dari awal sampai pelaksanaan peserta sudah berjalan lancar dan tertib sesuai aturan yang berlaku,” ujar Ilham Junaedy selaku ex LO DA8 Sidrap.

    Melalui pengumuman resmi bertajuk Breaking News, Indosiar menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah terpilih dan hadir di ibu kota. Mereka adalah para talenta yang berhasil mengalahkan ratusan peserta lain dan kini berkesempatan tampil di hadapan juri-juri artis ternama untuk membuktikan kualitas suara dan pembawaan lagu mereka.

    Bagi peserta di Sidrap maupun daerah lain yang belum mendapatkan panggilan lanjutan, panitia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme dan keberanian tampil. Mereka diharapkan tidak berkecil hati, tetap berlatih mengasah kemampuan vokal, dan kembali mencoba peruntungan di musim D’Academy berikutnya.

    Pesan paling tegas disampaikan terkait keamanan: Indosiar tidak memungut biaya sepeser pun. Mulai dari pendaftaran, audisi, karantina, hingga tampil langsung di televisi, semuanya gratis.

    Pihak panitia dan LO di daerah mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan Indosiar atau panitia DA8, yang meminta sejumlah uang dengan janji meloloskan peserta.

    D’Academy 8 kembali hadir membawa semangat “Dangdut Berkelas dan Berkualitas”. Kini, perwakilan terbaik termasuk yang berasal dari Sidrap sedang berjuang di Jakarta. Kita doakan dan dukung agar mereka mampu menampilkan yang terbaik dan membawa nama daerah harum di kancah nasional.

    Nantikan perjalanan seru para talenta pilihan ini hanya di Indosiar!

  • Menteri Bappenas Terkejut, Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Melonjak Jadi Tertinggi di Sulsel

    Menteri Bappenas Terkejut, Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Melonjak Jadi Tertinggi di Sulsel

    JAKARTA. KN— Audiensi Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama Menteri PPN/Kepala BAPPENAS RI, Prof. Rachmat Pambudy, pada Rabu (13/5/2026) berlangsung di luar kebiasaan. Pertemuan yang digelar di Jakarta itu berubah menjadi forum pembuktian capaian pembangunan Kabupaten Sidrap yang disebut-sebut mengalami lonjakan luar biasa dalam waktu singkat.

    Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memaparkan langsung berbagai capaian strategis daerah didampingi Sekretaris Daerah, Kepala BAPPERIDA, dan Tim Ahli Bupati. Presentasi tersebut bahkan membuat Menteri PPN/Kepala Bappenas harus menghubungi langsung Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, guna mengonfirmasi data pertumbuhan ekonomi Sidrap yang dinilai sangat mencengangkan.

    Bagaimana tidak, Sidrap yang pada 2024 berada di posisi ke-21 pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan, kini melesat menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dengan angka realisasi mencapai 7,71 persen hanya dalam kurun waktu satu tahun.

    Capaian itu disebut sebagai hasil kerja nyata di bawah kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif yang dikenal energik, merakyat, dan fokus pada penguatan sektor pertanian sebagai fondasi utama ekonomi daerah.

    Dalam sambungan telepon tersebut, Kepala BPS RI membenarkan bahwa Kabupaten Sidrap saat ini tengah mengalami pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Menurutnya, sektor pertanian menjadi faktor penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang memberikan dampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat.

    “Kabupaten Sidrap memang sedang tumbuh secara inklusif. Pertanian menjadi driven factor utama economic growth yang mendapat perhatian serius dari Bupati Sidrap sehingga memberikan efek berantai yang luar biasa,” ungkap Amalia Adininggar Widyasanti.

    Dampak pertumbuhan itu terlihat dari angka kemiskinan yang berhasil ditekan hingga berada di level 4,91 persen. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidrap kini mencapai angka 75,49 dengan status tinggi.

    Tak hanya itu, kesejahteraan masyarakat juga disebut mengalami peningkatan signifikan. Kepala BPS RI mengaku telah melihat langsung kondisi tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Sidrap beberapa waktu lalu.

    Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Sidrap justru mampu bertahan dan tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian. Nilai produksi padi yang sebelumnya berkisar Rp2 triliun kini melonjak drastis hingga mencapai Rp4,6 triliun.

    Selain sektor beras, produksi telur Sidrap yang mencapai 5 juta butir per hari juga menjadi perhatian khusus Menteri PPN/Kepala Bappenas. Produksi tersebut dinilai sangat strategis dalam mendukung program nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Melihat capaian tersebut, tidak berlebihan jika dua kementerian di tingkat nasional mulai menaruh perhatian besar kepada Kabupaten Sidrap. Daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo itu kini diproyeksikan menjadi daerah percontohan nasional sebagai lumbung beras Indonesia, lumbung telur Indonesia, sekaligus kawasan pengembangan energi terbarukan nasional.

  • Program IP300 Jadi Andalan, Bupati Sidrap Minta Dukungan Pusat untuk Sektor Pertanian

    Program IP300 Jadi Andalan, Bupati Sidrap Minta Dukungan Pusat untuk Sektor Pertanian

    JAKARTA.KN— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memanfaatkan momentum audiensi bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, untuk memaparkan secara langsung program strategis IP300 yang digagas Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

    Pertemuan yang berlangsung selama sekitar satu jam itu digelar di Kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dalam audiensi tersebut, Bupati Sidrap didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Bapperida, dan Kabag Umum.

    Di hadapan Menteri Bappenas, Syaharuddin Alrif menjelaskan kesiapan Sidrap menjadi kawasan sentra pangan nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai lumbung beras Indonesia melalui program Intensitas Pertanaman 300 (IP300).

    Program IP300 sendiri merupakan upaya peningkatan produktivitas pertanian dengan pola tanam tiga kali dalam setahun guna memaksimalkan potensi lahan pertanian yang dimiliki Kabupaten Sidrap.

    “Satu jam bersama Menteri Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, kami memaparkan program IP300 dan bagaimana Sidrap terus didorong menjadi lumbung beras Indonesia serta kawasan sentra pangan nasional,” ujar Syaharuddin Alrif.

    Menurutnya, sektor pertanian menjadi tulang punggung utama perekonomian masyarakat Sidrap. Karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk memperkuat infrastruktur pertanian, sistem irigasi, modernisasi alat pertanian, hingga peningkatan kesejahteraan petani.

    Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga meminta doa dan dukungan agar berbagai program pembangunan di Sidrap dapat berjalan lancar demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

    “Doakan semoga lancar supaya Sidrap semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” ucapnya.

    Audiensi ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memperjuangkan berbagai program prioritas daerah agar mendapat perhatian pemerintah pusat, khususnya dalam sektor pangan yang kini menjadi fokus utama pembangunan nasional.

    Dengan potensi pertanian yang besar dan produktivitas yang terus meningkat, Sidrap optimistis mampu menjadi salah satu daerah penyangga pangan nasional yang berkontribusi besar terhadap kebutuhan beras Indonesia. (*)

  • Syaharuddin Alrif Sambangi Dirut Trans Entertainment, Ajak Ekspansi Investasi di Sidrap

    Syaharuddin Alrif Sambangi Dirut Trans Entertainment, Ajak Ekspansi Investasi di Sidrap

    SIDRAP.KN—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus bergerak aktif menjemput peluang investasi guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

    Terbaru, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, melakukan pertemuan strategis dengan Direktur Utama Trans Entertainment, Budi Kaliwono, di Menara Bank Mega, Jl. Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).

    Pertemuan tersebut difokuskan pada pemaparan potensi wilayah Kabupaten Sidrap yang dinilai representatif untuk pengembangan sektor hiburan dan rekreasi keluarga.

    Syaharuddin Alrif menegaskan, Kabupaten Sidrap memiliki letak geografis yang strategis di Sulawesi Selatan serta iklim investasi yang kondusif.

    “Kami berbincang dan meyakinkan pihak Trans Entertainment bahwa Sidrap sangat potensial bagi pengembangan bisnis mereka,” ujar Syaharuddin.

    Menurutnya, kehadiran investasi berskala nasional tentu akan memberikan efek berantai, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Sementara itu, Direktur Utama Trans Entertainment Budi Kaliwono, menyambut baik tawaran serta pemaparan komprehensif dari Bupati Sidrap.

    Pihaknya menyatakan akan melakukan kajian lebih mendalam terkait potensi pasar dan teknis ekspansi investasi di wilayah tersebut.

    Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terciptanya kerja sama konkret antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Trans Entertainment, yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat Bumi Nene Mallomo.

    Pewarta: WAHIDIN
    Editor: NURYADIN SUKRI

  • Kolaborasi dengan KJI: Biar Perusahaan Tangguh, Dipercaya Publik

    Kolaborasi dengan KJI: Biar Perusahaan Tangguh, Dipercaya Publik

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Di zaman informasi bergerak lebih cepat daripada kopi habis di kantor, reputasi perusahaan itu seperti kaca. Sekali retak, langsung terlihat. Hoaks, berita miring, atau opini ngawur bisa membuat citra yang dibangun bertahun-tahun hancur sekejap.

    Nah, di sinilah Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) masuk sebagai “tali pengaman”. Bukan sekadar kumpulan wartawan, mereka adalah mitra strategis yang bisa bikin perusahaan tampil tangguh, kredibel, dan tentu saja, dipercaya publik.

    “Kita bukan cuma menulis berita. Kita membangun kepercayaan,” kata salah satu perwakilan KJI. Nada bicaranya tegas, tapi hangat—seakan mengajak perusahaan untuk ikut turun tangan di medan informasi, bukan cuma diam menunggu isu meluas.

    Apa untungnya? Jaringan KJI luas, lintas platform, dari cetak, elektronik, sampai digital. Perusahaan bisa menyampaikan pesan langsung ke audiens yang relevan, tanpa takut distorsi. Setiap berita yang keluar? Dijamin akurat, berimbang, dan profesional. Tidak ada yang dilebih-lebihkan, tapi semua fakta dikemas dengan gaya yang menarik.

    Selain itu, KJI juga mengajari perusahaan cara bermain di dunia media. Melalui pelatihan dan workshop, perusahaan belajar berinteraksi dengan jurnalis, menyampaikan informasi dengan tepat, dan memanfaatkan momentum media untuk membangun citra positif.

    Contoh nyata? Sebuah perusahaan internet pernah berkolaborasi dengan KJI untuk program literasi digital di daerah terpencil. Jurnalis KJI meliput kegiatan itu dengan teliti, menyebarkan berita ke berbagai media. Hasilnya? Citra perusahaan sebagai entitas yang peduli masyarakat langsung melejit.

    Intinya, kalau perusahaan ingin tangguh di mata publik, tidak cukup hanya logo bagus atau slogan manis. Dibutuhkan strategi, kredibilitas, dan kerja sama yang tepat dengan mereka yang mengerti medan berita. KJI menawarkan itu.

    Kalau ingin mencoba, KJI membuka pintu lebar-lebar:
    📧 Email: kolaborasijurnalisindonesia@gmail.com

    📱 WhatsApp: 0811-6699-94

    Mari bicara fakta, membangun kepercayaan, dan menjadikan perusahaan Anda tak tergoyahkan di mata publik. (*)