Kategori: Jakarta

  • SYAQIRAH Lolos Top 10 Besar DA7, Bupati Sidrap Bangga: Kebanggaan Masyarakat Sulsel

    SYAQIRAH Lolos Top 10 Besar DA7, Bupati Sidrap Bangga: Kebanggaan Masyarakat Sulsel

    Sidrap – Kabar gembira datang dari panggung Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar. Putri kebanggaan Sidenreng Rappang, Andi Syaqirah, berhasil menembus Top 10 Besar DA7 setelah tampil memukau di studio 5 Indosiar, Jakarta.4/10/2025.

    Ilham Junaedy selaku koordinator Syaqirah Lovers langsung melaporkan capaian membanggakan ini kepada Bupati Sidrap. Menanggapi kabar tersebut, Bupati menyampaikan rasa bangga yang mendalam.

    “Lolos 10 besar bukan capaian mudah. Syaqirah sudah mengalahkan 30 kontestan lain dari berbagai provinsi sejak tahap 40 besar. Ini adalah hasil perjuangan luar biasa dan kerja keras semua pihak,” ujar Bupati.

    Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada Ilham Junaedy (IJ) yang sejak awal ditugaskan mendampingi Andi Syaqirah selama mengikuti ajang DA7.

    “Saya tugaskan IJ mendampingi Syaqirah sampai selesai DA7. Perjuangan ini bukan hanya milik Syaqirah, tapi kebanggaan seluruh masyarakat Sidrap, bahkan Sulsel pada umumnya,” tegasnya.

    Pada penampilan perdananya, Andi Syaqirah sukses meraih Standing Ovation (SO3) dan 5 bintang dari dewan juri. Suasana semakin meriah ketika ia tampil bersama ibunda tercinta dan adik bungsunya, berkolaborasi dengan A. Kenzo Dandang, hingga mengguncang studio 5 Indosiar.

    Di malam kedua, Syaqirah kembali memukau penonton lewat lagu “Goyah” yang dibawakannya dengan sempurna. Penampilan tersebut mengantarkannya langsung ke Top 10 Besar DA7.

    Dukungan terhadap Syaqirah pun semakin membeludak. Tidak hanya datang dari Sidrap dan Sulawesi Selatan, melainkan juga dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak pendukung rela hadir langsung ke Jakarta demi menyaksikan penampilan idolanya.

    Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Andi Syaqirah adalah salah satu putri terbaik Sidrap yang mampu mengharumkan nama daerah di panggung Nasional. (*)

  • Dari Sidrap ke Jakarta: Syaqirah Angkat Budaya Bugis di Panggung Dangdut Academy”

    Dari Sidrap ke Jakarta: Syaqirah Angkat Budaya Bugis di Panggung Dangdut Academy”

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id– Perjalanan Andi Syaqirah dalam kontes Dangdut Academy (DA) 7 Indosiar kian bersinar.

    Dara asal Dua Pitue Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan itu berhasil menembus Top 13 besar, pada penampilan di studio Indosiar, Selasa (23/09/2025) kemarin.

    Sebuah pencapaian yang langsung disambut meriah oleh keluarga, pemerintah daerah, komunitas pecinta dangdut, hingga masyarakat luas se-Nusantara.

    Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan putri daerahnya tersebut.

    Iapun terus menitipkan pada Koordinator sekaligus motor penggerak Andi Syaqira Ilham Junaedy yang sejak awal masuk kontestan hingga saat ini terus membackup dan memotori dukungan masyarakat Indonesia sejauh ini.

    Menurutnya, keberhasilan Syaqirah adalah bukti nyata bahwa bakat dan potensi anak muda Sidrap mampu bersaing di panggung nasional.

    “Kami sangat bangga. Syaqirah bukan hanya membawa nama Sidrap, tetapi juga mengharumkan Sulawesi Selatan di level nasional. Dukungan penuh tentu akan terus kita berikan,” tegas Bupati.

    Dukungan Membeludak dari seluruh Penjuru Nusantara

    Atmosfer dukungan kepada Syaqirah semakin terasa setelah diumumkan dirinya lolos ke babak 13 besar.

    Ilham Junaedy, yang akrab disapa Kaka IJ, selaku Koordinator Umum Syaqira Lovers, menyebut antusiasme pendukung terus bertambah, bahkan meluas ke berbagai daerah di Indonesia.

    Fenomena unik terjadi di studio Indosiar, Jakarta. Komunitas MARGOYA Tanru Tedong yang dipimpin Wa Senni yang juga salah satu tokoh perempuan di Dua Pitue Sidrap hadir langsung dengan membawa rombongan komunitasnya 45 orang pendukung.

    Mereka tampil kompak mengenakan baju adat Bugis (Baju Bodo), hal itupun menjadi sorotan penonton sekaligus menambah nuansa budaya Sidrap di panggung nasional.

    Tidak hanya itu, Wa Senni juga secara simbolis memberikan saweran Rp5 juta tunai untuk mendukung perjuangan Syaqirah.

    Hal aksi serupa juga dilakukan Novi Putri yang juga owner dari Cece Collections yang mengenakan baju bodo khas Bugis, menambah semarak dukungan Syaqira di dalam studio Indosiar.

    Dukungan dari Kalangan Pelajar hingga Pemerintah Desa

    Tak hanya komunitas, dukungan lain juga datang dari dunia pendidikan. Grup tari SMPN 1 Dua Pitue Sidrap yang merupakan rekan sekolah Syaqirah, ikut tampil memberi semangat dengan dipandu guru mereka, A. Rukyah Rochul.

    Iapun menjadi sorotan utama tatkala ia tampil dengan budaya etnis Bugis tarian Paduppa. Tarian ini merupakan salah satu budaya adat Sulawesi Selatan jika menyambut tamu terhormat atau tamu kerajaan pada masa lalu.

    Kehadiran pejabat pemerintahan juga menegaskan besarnya dukungan resmi dari daerah.

    Sejumlah kepala desa hadir, di antaranya Kades Kalosi Abd Malik, Kades Lainungan Andi Haruna, Kades Bapangi Hj.Rusnah, serta Kades Sipodeceng.

    Mereka datang bersama Kadis PMD Sidrap dan jajarannya atas mandat langsung dari Bupati Sidrap.

    Syaqirah Jadi Simbol Kebanggaan Daerah

    Menurut Rudi Hartono, pemerhati pemuda Sidrap yang ikut mendampingi Kaka IJ, dukungan yang begitu masif menunjukkan bahwa Syaqirah bukan sekadar peserta ajang pencarian bakat. Ia kini menjadi simbol kebanggaan dan persatuan masyarakat Sidrap.

    “Di balik suara emasnya, Syaqirah mengikat persaudaraan dan solidaritas. Semua kalangan, dari pejabat, komunitas, pelajar, hingga perantau, bersatu untuk mendukungnya. Ini adalah energi luar biasa,” kata Rudi.

    Keberhasilan Andi Syaqirah menembus Top 13 DA7 Indosiar bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga representasi kuat dari identitas budaya Bugis-Makassar yang kini tampil di panggung nasional.

    Kehadiran pendukung dengan baju adat Bodo menegaskan bahwa musik dangdut dapat menjadi wadah diplomasi budaya, memperlihatkan kearifan lokal Sidrap kepada Indonesia.

    Fenomena ini sekaligus membuka ruang baru bagi generasi muda Sidrap. Syaqirah bukan hanya penyanyi pendatang baru di dunia dangdut, tetapi juga inspirasi anak daerah yang berani bermimpi besar.

    Dukungan massif yang datang menunjukkan modal sosial Sidrap begitu kuat: solidaritas masyarakat, keterlibatan pemerintah, hingga kontribusi komunitas diaspora Sidrap di Jakarta.

    Jika langkah ini terus dipertahankan, bukan tidak mungkin Syaqirah akan menjadi salah satu ikon musik dangdut tanah air yang lahir dari tanah Bugis. (*)

  • Bupati Sidrap Dampingi Gubernur Sulsel Konsultasi Pembangunan ke Mendagri

    Bupati Sidrap Dampingi Gubernur Sulsel Konsultasi Pembangunan ke Mendagri

    JAKARTA. KOMPAKNEWS. My. Id—Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan konsultasi pembangunan ke Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

    Konsultasi tersebut membahas agenda pembangunan Sulawesi Selatan serta program strategis yang dijalankan di Kabupaten Sidrap. Kehadiran Bupati Syaharuddin menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam menyelaraskan rencana pembangunan.

    Dalam pertemuan itu, Gubernur Andi Sudirman memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan di Sulsel. Ia berharap sinergi dengan pemerintah pusat agar target pembangunan dapat tercapai.

    Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menerima paparan tersebut dan menyatakan dukungan Kemendagri untuk memperkuat upaya pemerintah daerah. Ia juga mengingatkan agar program pembangunan berjalan sesuai aturan.

    Sementara Bupati Syaharuddin Alrif menyatakan apresiasi atas pertemuan tersebut. Menurutnya, kesempatan berdiskusi langsung dengan Mendagri menjadi momentum berharga untuk memperkuat sinergi pembangunan di Sidrap maupun Sulsel.

    Pada kesempatan itu Syaharuddin juga menyampaikan potensi dan sejumlah kebutuhan pembangunan di Kabupaten Sidrap.

    Pertemuan di Kantor Kemendagri ini menjadi ajang koordinasi langsung antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Melalui konsultasi tersebut, arah pembangunan diharapkan semakin jelas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

  • Haslindah Syaharuddin Ikuti Rakornas Posyandu untuk Dukung Indonesia Emas 2045

    Haslindah Syaharuddin Ikuti Rakornas Posyandu untuk Dukung Indonesia Emas 2045

    JAKARTA. KOMPAKNEWS. My. Id—Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sidenreng Rappang, Ny. Haslindah Syaharuddin, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2025 di Jakarta, Senin (22/9/2025).

    Kegiatan yang digelar Kementerian Dalam Negeri bersama Tim Pembina Posyandu Pusat itu diikuti seluruh ketua TP Posyandu provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

    Rakornas mengusung tema “Penguatan Peran Posyandu dalam Mendukung Indonesia Emas 2045”. Fokus pembahasan meliputi peran Posyandu dalam enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

    Enam bidang itu yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum Linmas).

    Dalam forum tersebut, peran Posyandu ditegaskan tidak hanya pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga penguatan edukasi masyarakat.

    Selanjutnya penyediaan infrastruktur dasar, akses perumahan layak, perlindungan sosial, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

    Salah satu isu utama yang disoroti adalah pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak. Melalui sinergi lintas sektor, Posyandu diharapkan menjadi pusat layanan terpadu yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

    “Sebagai Ketua TP Posyandu Kabupaten Sidenreng Rappang, saya merasa bahwa sinergi antar lembaga dan penguatan peran Posyandu ini sangat krusial untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” terang Haslindah.

    Melalui upaya bersama, sambungnya, kita bisa mengatasi tantangan kesehatan masyarakat, seperti stunting, dan mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.

    Rakornas 2025 diharapkan memperkuat komitmen semua pihak dalam memaksimalkan kontribusi Posyandu bagi pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.

  • Konser Gemilang Andi Syaqira di DA7: Bupati Sidrap dan Pendukung dari Berbagai Daerah Tumpah Ruah di Studio 5 Indosiar

    Konser Gemilang Andi Syaqira di DA7: Bupati Sidrap dan Pendukung dari Berbagai Daerah Tumpah Ruah di Studio 5 Indosiar

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Penampilan Andi Syaqira di panggung D’Academy 7 Indosiar benar-benar mencuri perhatian publik. Dukungan luar biasa pun datang dari berbagai penjuru tanah air, termasuk langsung dari Bupati Sidrap yang hadir memberikan semangat di Studio 5 Indosiar, Jakarta.

    Didampingi Koordinator Syaqira Lovers, Ilham Djunaedi, bersama Bupati Sidrap H.Syaharuddin Alrif yang akrab disapa SAR tampak begitu total memberikan dukungan.

    Ia bahkan membawa oleh-oleh khas Bugis berupa peca tello, biji nangka, pallu butung, dan es pisang ijo sebagai bentuk simbolis dukungan budaya untuk putri daerah yang sedang berjuang di ajang dangdut bergengsi ini.

    Tak hanya dari Sidrap, para pendukung Syaqira membeludak hadir dari berbagai daerah. Tampak pula hadir mendampingi Bupati yakni Kadis Pemuda Olahraga, dan Pariwisata Sidrap.

    Termasuk pengusaha asal Papua Barat, H. Arif, jauh-jauh datang bersama rombongan suku Papua hanya untuk memberikan dukungan moral. Kehadiran mereka menambah semarak suasana studio.

    Bentuk dukungan serupa juga ditunjukkan oleh Hj. Wahyuni Ilham Djunaedi, pengusaha asal Sidrap, yang secara langsung menyerahkan Uang tunai sebesar Rp5 juta. Bantuan uang ini semata-mata wujud dukungan moril pada Syaqira dalam perjuangannya di panggung DA7.

    Sementara itu, Owner Dapur Indo Logo Jakarta, Yuliana Mansur Marsuki, turut hadir dengan membawa kuliner khas Bugis.

    Hadir pula pengusaha Bugis di Jakarta, Alis Syarif (Owner OM Tani), serta pemerhati pemuda Sidrap, Rudi Hartono Majid.

    Dukungan seniman Bugis juga terlihat dengan hadirnya Hj. Cicha Alwi dan Alfa Chino, seniman Sidrap yang kini juga berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di Jawa Barat.

    Tak ketinggalan, Sujib, Koordinator Syaqira Lovers Jabodetabek, bersama rombongan pengusaha muda asal Jakarta, ikut memberikan dukungan penuh.

    Kehadiran berbagai tokoh, pengusaha, hingga seniman ini membuktikan bahwa Andi Syaqira telah menjadi kebanggaan masyarakat Sidrap, bahkan Sulawesi Selatan secara umum.

    Semangat kebersamaan itu menjadi energi tambahan bagi Syaqira untuk terus melangkah hingga meraih juara di ajang D’Academy 7. (*)

  • Syaqira Sidrap Siap Rebut Panggung DA7, Masyarakat Diminta Dukung Total!”

    Syaqira Sidrap Siap Rebut Panggung DA7, Masyarakat Diminta Dukung Total!”

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Perjalanan panjang D’Academy 7 (DA7) Indosiar kini semakin memanas.

    Salah satu kontestan berbakat asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Andi Syaqira, kembali mencuri perhatian publik setelah berhasil lolos dari tahap demi tahap penjurian dan kini siap tampil dalam babak Top 22 Grup 4 yang akan berlangsung dua malam berturut-turut, pada 1 dan 2 September 2025 di Studio Indosiar, Jakarta.

    Dukungan penuh dari tanah kelahirannya terus mengalir deras. Para pendukung setia yang menamakan diri SYAQIRA Lovers mulai berdatangan dari berbagai daerah, khususnya dari Sidrap dan kota-kota sekitarnya.

    Tujuannya hanya satu, totalitas menghantar untuk meraih juara puncak dengan sengaja datang dari daerah untuk memberikan semangat langsung kepada Syaqira di studio.

    Tak hanya datang membawa doa, mereka juga menyiapkan oleh-oleh makanan khas Bugis sebagai bentuk apresiasi dan kebanggaan atas perjuangan sang idola.

    Ajakan Sang Bupati dan Pesan Kebudayaan Bugis

    Koordinator Umum Syaqira Lovers H. Ilham Junaedy—akrab disapa Kaka (IJ)—telah melaporkan perkembangan dukungan ini langsung kepada Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

    Dalam pesannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Sidrap, Sulawesi Selatan, bahkan Indonesia untuk memberikan dukungan penuh kepada Syaqira.

    Namun, ajakan ini dibingkai dengan pesan moral yang sangat penting, yakni menjaga SIPAKALEBBI, SIPAKARIO RIO, dan SIPORENNU—tiga nilai luhur masyarakat Bugis yang mengajarkan untuk saling menghargai, menghormati, dan bersikap rendah hati.

    “Mari kita dukung Syaqira dengan cara-cara yang elegan, penuh sportivitas, dan tetap menjunjung tinggi budaya Bugis yang ramah serta santun. Kemenangan Syaqira adalah kemenangan kita bersama,” ujar Bupati Syaharuddin melalui pernyataannya.

    Syaqira, Simbol Generasi Muda Berprestasi

    Perjalanan Syaqira di panggung DA7 Indosiar bukan sekadar kompetisi tarik suara, melainkan juga wajah baru Sidrap di kancah nasional.

    Gadis berbakat ini berhasil membawa budaya dan karakter masyarakat Bugis ke level yang lebih luas.

    Melalui suara emas dan kepribadiannya yang rendah hati, Syaqira menjadi inspirasi bagi generasi muda, bahwa impian besar bisa diraih jika dibarengi kerja keras, bakat, dan dukungan yang solid.

    Seruan Nasional: Dukung Syaqira Menuju Puncak Final

    Dukungan untuk Syaqira tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Sidrap, tetapi juga peluang bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengangkat talenta daerah ke panggung nasional.

    Dalam setiap penampilannya, Syaqira selalu menampilkan kualitas vokal yang matang, penghayatan mendalam, dan karakter suara yang khas.

    Oleh karena itu, mari bersatu memberikan dukungan nyata. Cara paling efektif adalah dengan mengirimkan SMS dukungan dan vote resmi melalui aplikasi yang telah disediakan Indosiar.

    Dukungan publik akan menjadi penentu langkah Syaqira menuju babak final dan puncak kemenangan DA7.

    Harapan Bersama

    Dengan semangat kebersamaan dan nilai budaya Bugis yang luhur, kehadiran Syaqira di DA7 diharapkan bukan hanya menjadi ajang pembuktian bakat, tetapi juga menjadi simbol pemersatu masyarakat Sidrap dan Indonesia.

    Saatnya menunjukkan bahwa dukungan masyarakat bisa menjadi energi besar yang membawa talenta lokal bersinar di panggung nasional.

    “Kita berharap masyarakat Sidrap dan seluruh pecinta musik dangdut di Indonesia bersatu hati memberikan dukungan penuh.

    Kemenangan Syaqira adalah bukti bahwa bakat dari daerah pun mampu bersaing di level nasional bahkan internasional,” tambah Kaka IJ. (*)

  • Nama dan Logo IWO Dicatut Jadi Merek, Perkumpulan Wartawan Online Resmi Digugat

    Nama dan Logo IWO Dicatut Jadi Merek, Perkumpulan Wartawan Online Resmi Digugat

    JAKARTA. KOMPAKNEWS.My.id- Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Teuku Yudhistira resmi mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan terkait kepemilikan atau Hak Cipta atas nama Ikatan Wartawan Online dan logo IWO dengan tergugat Perkumpulan Wartawan Online.

    Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara; 5/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2025/PN Niaga Mdn.

    “Sesuai agenda, sidang perdana gugatan perdata ini akan digelar pada Rabu, 20 Agustus 2025 pekan depan. Hari ini baru kami terima jadwalnya,” ungkap Arfan, SH, selaku kuasa hukum penggugat, Rabu (13/8/2025).

    Dijelaskan Arfan, langkah hukum ini harus ditempuh mengingat penggunaan logo dan nama IWO suda semakin liar dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan dirinya Perkumpulan Wartawan Online.

    “Apalagi sesuai data yang kami himpun, hal yang paling memberatkan adalah nama dan logo IWO Didaftarkan sebagai merek ke Kemenkum oleh pihak tergugat yakni Perkumpulan Wartawan Online yang beralamat di Jalan Percetakan Negara VII Nomor 5, Jakarta Pusat,” sebutnya.

    Arfan juga menegaskan bahwasanya nama Ikatan Wartawan Online beserta logonya adalah milik kliennya sesuai dengan Surat Pencatatan Ciptaan yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia sesuai dengan Pasal 72 Undang-Undang No 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta yang ditandatangani Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Anggoro Dasananto.

    “Hak cipta yang dimiliki klien kami terdaftar dengan nomor pencatatan 00052188 setelah sebelumnya klien kami mengajukan permohonan dengan nomor EC002023119233 tertanggal 27 November 2023. Jadi Hak Cipta ini berlaku seumur hidup,” paparnya.

    Arfan juga menyesalkan ada pihak yang menjadikan IWO yang notabene bukanlah organisasi non profit, tapi didaftarkan sebagai merek dengas kelas menyediakan barang dan jasa, seperti apa yang tercantum di lama resmi Kementerian Hukum.

    “Kok IWO dijadikan merek dagang penyedia sejumlah produk. Ini fatal. Kan AHU yang dirilis IWO merupakan bagian dari Organisasi Kemasyarakatan. Karena itu, gugatan ini cara kami untuk meluruskan fakta dan ke depan tidak ada lagi pihak lain yang menyelewengkan nama organisasi yang sudah berdiri sejak 2012 ini,” pungkasnya

  • Bawa Semangat Sipakatau-Sipakalebbi, Warga Sidrap Tumpah Ruah di Jakarta Dukung Syaqira DA7

    Bawa Semangat Sipakatau-Sipakalebbi, Warga Sidrap Tumpah Ruah di Jakarta Dukung Syaqira DA7

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Atmosfer kompetisi Dangdut Academy 7 (DA7) kian memanas. Salah satu peserta yang tengah menjadi sorotan, Syaqira, penyanyi muda asal Sidrap, Sulawesi Selatan, kembali mendapat dukungan istimewa.

    Kali ini, rombongan pendukung setia dari kampung halamannya berangkat langsung ke Jakarta demi memberikan semangat di babak Top 25 Group 4.

    Di antara rombongan yang hadir, tampak sosok Pak Conding, pengusaha ternama sekaligus owner Palekku Yusma Indah asal Padalloang, Sidrap.

    Ia tak datang sendirian, melainkan bersama tim dan sahabatnya, pengusaha muda asal Salomallori, Sidrap, Supar to.

    Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk dukungan nyata yang ditunjukkan dengan menyaksikan langsung penampilan Syaqira di Studio 5 Indosiar, Jakarta.

    Koordinator tim pendukung Syaqira, Ilham Junaedy yang akrab disapa Kaka IJ, mengungkapkan bahwa perjalanan rombongan ini murni bertujuan memberikan semangat dari dekat.

    Bahkan, IJ langsung melaporkan kedatangan mereka kepada Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

    Respons sang bupati pun positif. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pendukung yang telah menempuh perjalanan jauh demi mendukung talenta daerah.

    “Saya sangat mengapresiasi semangat warga Sidrap yang bersatu memberikan dukungan untuk Syaqira. Namun, saya juga mengingatkan agar kita selalu menjunjung tinggi nilai sipakatau dan sipakalebbi. Kita hadir tidak hanya sebagai penonton, tapi sebagai duta daerah yang harus menjaga nama baik Sidrap,” pesan Bupati yang disampaikan Kaka IJ.

    Tak hanya dari kalangan pengusaha dan tokoh masyarakat, dukungan juga datang dari komunitas kreatif.

    Rombongan BUJE (Bugis Jepang), yang dikenal sebagai konten kreator aktif di media sosial, turut hadir di Jakarta.

    Kehadiran mereka diharapkan memperluas jangkauan dukungan melalui siaran dan konten kreatif yang dapat menambah popularitas Syaqira di mata publik nasional.

    Puncak kebahagiaan bagi Syaqira adalah kehadiran keluarganya. Ayahnya, A Jenal, bersama rombongan keluarga besar, tiba di Jakarta pada Minggu, 10 Agustus.

    Momen ini menjadi penopang moral yang luar biasa bagi sang penyanyi muda.

    Kehadiran keluarga bukan hanya memperkuat mental bertanding, tetapi juga menjadi pengingat akan akar budaya dan dukungan tanpa syarat dari kampung halaman.

    Fenomena dukungan yang datang berbondong-bondong ini menunjukkan bahwa DA7 bukan sekadar ajang pencarian bakat, tetapi juga wadah mempererat ikatan emosional antara daerah dan warganya.

    Masyarakat Kabupaten Sidrap, dengan semangat gotong royong dan rasa bangga terhadap putra-putri daerah, berhasil mengirimkan pesan bahwa bakat lokal layak bersaing di panggung nasional.

    Kini, harapan seluruh pendukung tertuju pada penampilan Syaqira di babak Top 25.

    Dengan dukungan penuh yang melintasi jarak ribuan kilometer, Syaqira diharapkan dapat tampil maksimal dan terus melangkah menuju babak selanjutnya. (*)

  • Wanuakku Sidenreng Rappang Menggema, Syaqira Ukir Sejarah di Panggung DA7

    Wanuakku Sidenreng Rappang Menggema, Syaqira Ukir Sejarah di Panggung DA7

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Tepuk tangan panjang, sorak sorai, dan isak haru pecah di Studio 5 Indosiar, Kamis malam (24/7/2025).

    Andi Syaqira, kontestan asal Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, sukses membuat panggung Dangdut Academy 7 (DA7) menjadi ajang perayaan budaya Bugis lewat penampilannya yang menggetarkan jiwa.

    Membawakan lagu berbahasa Bugis berjudul “Wanuakku Sidenreng Rappang”, Syaqira tampil penuh penghayatan dan membuat seluruh penonton studio langsung berdiri dan standing Applaus.

    Lagu yang dipopulerkan oleh Andi Tenri Ukke dan diciptakan oleh Mira Jasmin ini diaransemen ulang secara apik oleh Suniansyah, dan benar-benar menjadi senjata pamungkas sang biduan muda tersebut.

    “Alhamdulillah, lagu Wanuakku Sidenreng Rappang menggema di studio DA7 Indosiar. Ini bukan cuma kemenangan Syaqira, tapi kemenangan budaya Bugis!” ujar Ilham Junaedy, Koordinator Syaqira Lovers, dengan suara bergetar menahan haru.

    Syaqira bukan hanya menyanyi. Ia menembus batas musik, menggetarkan akar budaya, dan membuat juri terpukau.

    Penonton studio, termasuk para pendukung setia dari luar Jakarta, tak henti meneriakkan namanya. Bahkan beberapa tampak menangis bangga. Situasi studio? Luar biasa meriah!

    “Syaqira tampil dengan sempurna. Aura bintang makin terpancar. Kami semua bangga!” tambah IJ, sapaan akrab Ilham.

    Tak butuh waktu lama setelah tampil, Ilham langsung menghubungi Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, untuk melaporkan momen bersejarah ini.

    Reaksi sang Bupati? Haru dan bangga.
    “Saya merasa sangat terharu dan bangga. Syaqira telah menjadi duta budaya Bugis di panggung nasional.

    Lagu daerah kita kini dikenal seantero negeri, dan itu dibawakan dengan begitu membanggakan oleh putri terbaik Sidrap.”

    Ucapan terima kasih pun mengalir dari Syaqira Lovers kepada seluruh masyarakat Sidrap, jajaran Forkopimda, dan warga Bugis-Makassar yang telah memberi dukungan luar biasa.

    Andi Syaqira kini menjadi peserta pertama yang berhasil melenggang ke Top 30 DA7 dengan lagu daerah, dan ia melakukannya dengan identitas Bugis yang melekat erat di nadinya.

    Panggung DA7 malam itu bukan sekadar kompetisi — itu adalah panggung sejarah. Panggung kebangkitan budaya. Dan malam itu, Syaqira berdiri bukan hanya sebagai penyanyi, tapi sebagai simbol kebanggaan To Sidenreng Rappang. (*)

  • Syaqira Menggoyang Indosiar! Sidrap Bergerak, Jakarta Bergetar

    Syaqira Menggoyang Indosiar! Sidrap Bergerak, Jakarta Bergetar

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id— Atmosfer Jakarta dipastikan bakal memanas besok malam, Rabu 24 Juli 2025 pukul 19.00 WIB! Pasalnya, dara manis asal Sidenreng Rappang, Syaqira, akan kembali menggebrak panggung D’Academy 7 dalam babak 30 besar yang disiarkan langsung dari Studio Indosiar. Dan bukan sekadar tampil biasa, Syaqira menjadi grup pertama yang akan membuka persaingan panas TO 30 besar. Sorotan pun kini tertuju padanya!

    Yang bikin suasana makin heboh, bukan cuma warga Jakarta yang bersiap menyambut sang bintang muda. Ratusan pendukung fanatik dari berbagai penjuru, termasuk dari luar Jakarta bahkan luar provinsi, kabarnya sudah berdatangan langsung ke ibu kota demi menyaksikan dan memberikan dukungan moril secara langsung di studio. Mereka datang sebagai bagian dari “Syaqira Lovers”, komunitas solid yang dikomandoi oleh Ilham Junaedy, sang Koordinator Nasional pendukung Syaqira.

    Tak tanggung-tanggung, Ilham Junaedy sendiri telah melapor langsung kepada Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, terkait kesiapan massa pendukung yang akan hadir ke studio Indosiar. Respon sang bupati? Sangat antusias sekaligus bijak. Dalam pesannya, H. Syahar—sapaan akrabnya—mengapresiasi semangat luar biasa dari para pendukung Syaqira dan memberi pesan moril agar seluruh pendukung menjaga ketertiban, kekompakan, dan nama baik daerah saat mendukung langsung di lokasi.

    “Saya titip kepada Ilham Junaedy agar betul-betul mengkordinir massa pendukung dengan baik. Ini bukan hanya tentang Syaqira, tapi juga membawa nama baik Bugis, Sidrap, dan Sulawesi Selatan,” pesan Bupati Syahar melalui sambungan telepon.

    Lebih lanjut, Ilham Junaedy juga menghimbau masyarakat Bugis yang berdomisili di Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan sekitarnya untuk turun langsung memberi dukungan. Ia menyebut momentum ini bukan sekadar ajang kompetisi menyanyi, tapi panggung kebanggaan daerah.

    “Insyaallah, mari kita doakan bersama agar ananda Syaqira bisa tampil memukau, meraih simpati para juri, dan mengambil hati seluruh penonton di Nusantara. Kita harus solid, support penuh, dan tetap tertib,” ujarnya penuh semangat.

    Ajakan ini pun langsung viral di berbagai grup WhatsApp komunitas Bugis dan diaspora Sulawesi Selatan di Jabodetabek. Beberapa komunitas pemuda Bugis bahkan dikabarkan sudah menyewa kendaraan khusus untuk nonton bareng dan membawa atribut dukungan seperti spanduk, bendera, hingga alat musik tradisional.

    Dari Sidrap ke Studio Indosiar, Jalan Panjang Syaqira Belum Berakhir!

    Syaqira sendiri bukanlah nama asing di kalangan pecinta dangdut. Suaranya yang khas, gaya panggung yang enerjik, dan wajah yang memesona membuatnya dijuluki sebagai “Bintang Muda dari Bumi Nene Mallomo”. Lolos ke babak 30 besar dari ribuan peserta merupakan pencapaian yang luar biasa dan jadi inspirasi banyak anak muda di tanah kelahirannya.

    “Ini bukan hanya perjalanan karier, tapi juga perjuangan membawa nama kampung halaman ke panggung nasional. Syaqira adalah simbol mimpi anak daerah yang ingin bersinar,” kata salah satu penggemar fanatik dari Makassar yang juga akan hadir besok malam.

    Kini, semua mata tertuju pada panggung Indosiar. Akankah Syaqira kembali mencuri hati juri seperti di babak sebelumnya? Akankah dia berhasil mengunci posisi ke babak selanjutnya?

    Jawabannya ada pada esok malam!
    Ayo, ramaikan Studio Indosiar! Bawa semangat Bugis! Bawa cinta untuk Syaqira!. (*)

  • Ketum Firdaus dan Sekjen Makali Kumar Pimpin SMSI Pusat Temui Kabaintelkam Polri: Bahas Media Siber yang Profesional dan Berkesinambungan

    Ketum Firdaus dan Sekjen Makali Kumar Pimpin SMSI Pusat Temui Kabaintelkam Polri: Bahas Media Siber yang Profesional dan Berkesinambungan

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id- Suasana penuh kehangatan dan canda tawa mewarnai audensi antara jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dengan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Pol Drs Syahardiantono MSi, di Mabes Polri, Jakarta, rabu (23/7/2025) pukul 14.00.

    Dipimpin langsung oleh Ketua Umum SMSI, Firdaus, dan Sekretaris Jenderal, Makali Kumar, S.H., pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa. Ada misi penting dibawa rombongan SMSI kali ini: memperkuat sinergi dan kolaborasi antara insan pers siber dengan institusi kepolisian demi membangun media siber yang profesional dan berkesinambungan.

    Dalam kesempatan itu, Ketum Firdaus menjelaskan secara singkat berdirinya SMSI tahun 2017 yang selanjutnya menjadi konstituen Dewan Pers. SMSI kini beranggotakan sekitar 2700 Perusahaan media siber yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

    “Kunjungan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga mengundang secara langsung Komjen Syahardiantono untuk hadir di Konvensi Nasional SMSI pada 25-27 Juli nanti di Hotel Jayakarta – Jakarta,” ujar Firdaus dengan antusias membuka dialog.

    Tak hanya itu, dalam konvensi nasional mendatang, SMSI akan meluncurkan dua program strategis, yakni Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) SMSI dan Pers Club Indonesia (PCI).

    Keduanya menjadi wujud nyata SMSI dalam memperkuat peran advokasi, edukasi, serta pengembangan jurnalisme yang berbasis etika dan profesionalitas.

    Ditambahkan Firdaus, untuk mewujudkan media siber yang profesional dan berkesinambungan, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk media itu sendiri, pemerintah, dan masyarakat. Media siber harus menjaga independensi, akurasi, dan integritas dalam pemberitaan. Pemerintah perlu mendukung iklim yang kondusif bagi media, sementara masyarakat berperan aktif dalam mengonsumsi informasi yang berkualitas dan memberikan umpan balik.

    “Media harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas,,” jelasnya.

    Dengan upaya bersama dari berbagai pihak, diharapkan media massa di Indonesia dapat menjadi pilar demokrasi yang profesional dan berkesinambungan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

    Momen menarik terjadi ketika Ipeh, salah satu wartawati senior SMSI, mengenang kisah masa lalu saat masih sering “tour jurnalistik” bareng Komjen Syahardiantono saat beliau masih berpangkat perwira menengah.

    “Pak Syahardiantono ini orangnya lurus dan gak neko-neko. Dulu sering bareng kita keliling ke Polda-Polda. Banyak cerita lucu dan inspiratif,” ucap Ipeh disambut tawa hangat hadirin.

    Komjen Pol Drs Syahardiantono MSi, yang menerima kunjungan pengurus SMSI Pusat, didampingi jajarannya, antara lain Irjen Pol Drs H Merdisyam MSi (Waka Kabagintelkam Polri) dan Brigjen Pol Wawan Muliawan SH SIK MH (Dirkamsus Baintelkam) Kabag Intelkam Polri merespon positif rencana besar SMSI.

    “Kami apresiasi langkah SMSI. InsyaAllah, kami hadir di konvensi nanti. Polri siap mendukung penguatan pers yang independen, profesional, dan menjadi mitra strategis keamanan nasional,” tegas Syahardiantono.

    Rombongan elite SMSI Pusat yang hadir dalam audensi, antara lain, Firdaus (Ketua Umum), Makali Kumar, S.H. (Sekretaris Jenderal), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum Bidang Teknologi Digital dan Usaha Media), Iwan Jamaluddin (Bendahara Umum),
    Prof. Dr. Taufiqurochman, A. Ks, S.Sos, M.Si (Dewan Penasehat), Penerus Bonar SH (Sekjen Forum Pemred SMSI), Rian Ali Akbar, SH (Ketua Umum LKBH SMSI) dan Masripah (Ketua Bid. Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga).

    Ditutup dengan Foto Bersama

    Setelah diskusi serius dan nostalgia penuh canda, acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama. Keakraban dan kebersamaan menjadi penanda bahwa sinergi antara pers dan institusi keamanan bisa berjalan harmonis demi kepentingan publik dan NKRI. (*)

  • Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Jabat Waketum APKASI, Kepala Desa Sidrap Tunjukkan Dukungan Penuh di Jakarta

    Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Jabat Waketum APKASI, Kepala Desa Sidrap Tunjukkan Dukungan Penuh di Jakarta

    JAKARTA.KOMPAKNEWS.My.id– Momen membanggakan datang dari Ibukota saat Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) masa bakti 2025–2030.

    Acara pengukuhan yang berlangsung di Hotel Sahid Jakarta, Kamis (17/7/2025), dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

    Syaharuddin didapuk sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan, posisi strategis yang mencerminkan kiprah dan dedikasinya dalam memperjuangkan sektor pertanian dan ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

    Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Ketua TP PKK Sidrap, Haslindah Syaharuddin.

    “Ini adalah amanah besar yang akan saya emban dengan sepenuh hati. Sidrap akan terus bersuara dan hadir dalam kebijakan nasional, khususnya di sektor pangan,” ujar Syaharuddin dalam pidatonya usai pelantikan.

    Menariknya, prosesi pelantikan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah kepala desa dari Kabupaten Sidrap yang datang langsung ke Jakarta untuk memberikan dukungan moral.

    Kehadiran mereka menjadi bukti kekompakan dan kebanggaan masyarakat desa atas kiprah pemimpinnya di kancah nasional. Suasana penuh keakraban dan semangat gotong royong pun terasa hangat sepanjang acara.

    “Selamat dan sukses kepada Bapak Bupati Syaharuddin Alrif. Kami para kepala desa hadir langsung untuk memberikan semangat. Bapak adalah andalan kami di Sidrap dan inspirasi bagi seluruh Indonesia,” ujar Andi Apris Kades Kalosi Alau dalam postingannya di Medsos, Kamis malam, 17 Juli 2025.

    Momen ini menjadi catatan sejarah penting bagi masyarakat Sidrap, yang kembali menunjukkan eksistensinya di panggung nasional.

    Dengan posisi barunya di APKASI, Bupati Syaharuddin diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar-daerah dan menyuarakan kepentingan kabupaten secara lebih luas, khususnya dalam menjaga kedaulatan pangan Indonesia. (*)