Kategori: Sidrap

  • Tak Sekadar Balapan, Kejurprov Drag Race Jadi Stimulus Ekonomi Masyarakat Sidrap

    Tak Sekadar Balapan, Kejurprov Drag Race Jadi Stimulus Ekonomi Masyarakat Sidrap

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, secara resmi menutup Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Cup II Tahun 2026 pada Ahad malam (12/4/2026).

    Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini ditegaskan sebagai motor penggerak ekonomi bagi masyarakat Bumi Nene Mallomo.

    Acara penutupan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Administrasi Umum yang juga Plt. Kadis Porapar Nasruddin Waris, Inspektur Kabupaten Mustari Kadir, Kadis Perhubungan Andi Bahari Parawansa, serta Kadis Dukcapil Sahabuddin.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menekankan bahwa dampak dari perhelatan otomotif ini melampaui aspek olahraga.

    Kehadiran ribuan peserta dan penonton dinilai memberikan dampak positif langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap.

    “Event ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap,” ujar Syaharuddin di sela-sela prosesi penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara.

    Bupati tak lupa menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam teknis pelaksanaan. Ia berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi agar penyelenggaraan di masa mendatang jauh lebih baik.

    “Kami akan terus melakukan pembenahan ke depan dan memohon maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan,” imbuhnya.

    Apresiasi juga diberikan kepada panitia pelaksana, pihak sponsor, serta masyarakat yang telah menjaga ketertiban.

    Syaharuddin berharap ajang seperti ini dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah penyaluran bakat pembalap sekaligus mendorong kemajuan otomotif di daerah.

    Kejuaraan ini tercatat diikuti oleh 1.139 peserta yang datang dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Sidenreng Rappang, yang membuktikan daya tarik luar biasa dari ajang Bupati Cup II ini.

  • Tim Medis UPT Puskesmas Amparita Siaga di Kejurprov Drag Race Bupati Cup 2026 Sidrap

    Tim Medis UPT Puskesmas Amparita Siaga di Kejurprov Drag Race Bupati Cup 2026 Sidrap

    SIDRAP.KN— UPT Puskesmas Amparita turut ambil bagian sebagai tim medis dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Cup 2026 yang digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kehadiran tim kesehatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan peserta dan penonton selama kegiatan berlangsung.

    Tim medis dari UPT Puskesmas Amparita telah bersiaga sejak hari Sabtu hingga Minggu di lokasi kegiatan. Ajang ini juga menjadi momen bersejarah karena merupakan pertama kalinya kejuaraan drag race digelar di Kabupaten Sidrap, yang menarik antusiasme besar dari masyarakat dan pecinta otomotif.

    Ketua Tim P3K UPT Puskesmas Amparita, Gayatri, AMK, menyampaikan bahwa keterlibatan tim medis dalam kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat baik antarinstansi.

    “Ini merupakan bentuk kerja sama yang sangat bagus. Kami bersama tim selalu hadir tepat waktu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan tidak ada korban hingga acara selesai,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Amparita, Sulastri, menegaskan komitmennya dalam mendukung setiap kegiatan pemerintah, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.
    “Kami selalu siap mendukung kegiatan pemerintah. Tim medis kami disiagakan untuk memastikan penanganan kesehatan pada setiap lomba yang dilaksanakan dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim medis yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
    “Terima kasih kepada teman-teman tenaga medis yang telah menunjukkan dedikasi dan tanggung jawabnya dalam mendukung kelancaran acara ini,” tutupnya.

  • RS Adinda Sidrap Full 100% SATUSEHAT, Pelayanan Makin Modern

    RS Adinda Sidrap Full 100% SATUSEHAT, Pelayanan Makin Modern

    SIDRAP.KN— Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus memperketat pembinaan dan pengawasan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan dalam penerapan Rekam Medis Elektronik (RME).

    Kebijakan ini mengacu pada Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 serta Surat Edaran Menteri Kesehatan terkait penyelenggaraan RME dan integrasi dengan platform SATUSEHAT.

    Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan, Azhar Jaya, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 1.306 rumah sakit yang belum sepenuhnya mengimplementasikan pengiriman data sesuai modul SATUSEHAT.

    Modul tersebut mencakup pendaftaran pasien, diagnosis, obat, laboratorium, hingga radiologi. Padahal, sebagian besar rumah sakit tersebut telah memiliki akses internet yang memadai.

    Sebagai tindak lanjut, pemerintah memberikan sanksi administratif bagi rumah sakit yang belum memenuhi ketentuan.

    Sanksi tersebut berupa rekomendasi penurunan status akreditasi bagi rumah sakit yang telah terakreditasi, serta pembekuan izin operasional bagi rumah sakit yang belum terakreditasi dan telah beroperasi lebih dari dua tahun.

    Pemerintah juga memberi kesempatan perbaikan dalam waktu tiga bulan melalui pengajuan klarifikasi disertai bukti implementasi RME.

    Menanggapi kebijakan tersebut, RS Adinda Medical Centre Sidrap menunjukkan komitmennya dengan berhasil mencapai 100 persen pemanfaatan modul SATUSEHAT pada awal April 2026.

    Capaian ini menyusul RS Nene Mallomo yang lebih dulu mencapai target serupa pada 10 April 2026.

    Direktur RS Adinda Medical Centre, drg. Widyanti melalui Penanggung Jawab Unit SIMRS RS Adinda Medical Centre Sidrap, Arfan Fahri, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kedisiplinan sumber daya manusia dalam melakukan penginputan data pasien serta integrasi sistem informasi rumah sakit dengan platform SATUSEHAT.

    “Untuk mencapai 100 persen, SDM harus tertib dalam penginputan data pasien di sistem RME, serta sistem informasi harus benar-benar terintegrasi dengan SATUSEHAT,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

    Kementerian Kesehatan berharap seluruh rumah sakit di Indonesia segera terintegrasi dengan SATUSEHAT guna memastikan data pasien tersimpan secara lengkap dan terpusat.

    Melalui sistem ini, pasien juga dapat mengakses riwayat kesehatannya secara mandiri melalui aplikasi SATUSEHAT yang tersedia di perangkat Android dan iOS.

    Namun demikian, akses data tetap mengedepankan aspek keamanan. Data kesehatan hanya dapat dilihat oleh masing-masing pasien yang telah melakukan proses verifikasi identitas (KYC) di fasilitas kesehatan terkait.

    Dengan demikian, informasi yang muncul dalam aplikasi merupakan data milik pasien yang bersangkutan secara personal.

    Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dalam transformasi digital layanan kesehatan nasional, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan medis yang lebih transparan, terintegrasi, dan efisien di seluruh Indonesia. (*)

  • Bupati Syaharuddin Alrif Lepas 46 Anggota Kafilah MTQ Sidrap, Bidik Juara di Maros

    Bupati Syaharuddin Alrif Lepas 46 Anggota Kafilah MTQ Sidrap, Bidik Juara di Maros

    SIDRAP.KN—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi Qur’ani melalui keikutsertaan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

    Hal ini ditandai dengan pelepasan resmi Kafilah MTQ Kabupaten Sidrap oleh Bupati Syaharuddin Alrif yang didampingi Wakil Bupati Nurkanaah di halaman Kantor Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (11/4/2026).

    ​Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Kepala Kantor Kemenag Sidrap Fitriady, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Kabag Kesra Syamsuddin, perwakilan Baznas, serta para orang tua kafilah.

    ​Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif memberikan apresiasi dan motivasi kepada kontingen yang akan berjuang membawa nama daerah.

    “Hari ini kita bersiap menuju perjuangan dalam rangka membawa nama baik Kabupaten Sidenreng Rappang,” tuturnya.

    ​Syaharuddin memaparkan, prestasi keagamaan Sidrap terus mengalami peningkatan signifikan. Pada STQ Provinsi 2023 di Masamba, Luwu Utara, Sidrap berada di urutan ke-22. Namun, pada ajang STQ 2025 lalu, posisi Sidrap berhasil melesat ke urutan 5 besar.

    ​Ia pun meminta para peserta untuk memiliki mental juara dan optimisme yang kuat.

    “Menjadi seorang petarung itu tergantung dari mental dan pikiran kita. Mental juara itu berasal dari diri kita, dari pikiran kita sendiri,” tegasnya.

    ​”Jika pikiran kita apatis, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Namun, keluar dari ruangan ini kita harus optimis dan bermental juara. Keluarkan semua kemampuan yang dimiliki dan tetap berserah diri kepada Allah,” lanjut Bupati.

    ​Lebih lanjut, Syaharuddin berharap generasi muda ini mampu mengangkat martabat daerah di tingkat yang lebih tinggi. Ia menilai wajah-wajah para peserta merupakan sosok yang terlatih dan terbiasa tampil di depan publik.

    ​Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sidrap Fitriady menjelaskan bahwa dalam rombongan kali ini, terdapat pula beberapa peserta dari Kabupaten Soppeng yang bergabung sebagai bagian dari kebersamaan yang tidak terpisahkan.

    Ia menegaskan bahwa kontingen ini adalah pemuda-pemudi pilihan yang akan mengharumkan nama Sidrap di bidang keagamaan.

    ​”Inilah kontingen MTQ Kabupaten Sidenreng Rappang, juara-juara pilihan yang akan mewakili daerah di ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Fitriady.

    ​Ia juga menitipkan pesan penting bagi para peserta. “Luruskan niat kita dalam mengikuti MTQ ini sejak meninggalkan kabupaten menuju Kabupaten Maros. Kedua, tentu doa dari orang tua. Itulah yang luar biasa karena doa orang tua langsung menembus langit,” pesannya.

    ​Fitriady juga memuji perkembangan Sidrap di bawah kepemimpinan Syaharuddin Alrif.

    “Jaga nama baik Sidenreng Rappang. Lewat Bapak Bupati, daerah yang sebelumnya mungkin kurang diperhitungkan, sekarang sudah menjadi salah satu yang terbaik di Sulawesi Selatan, bahkan bisa menembus kancah nasional,” tambahnya.

    ​Kabag Kesra Syamsuddin dalam laporannya merincikan total kontingen yang berangkat berjumlah 46 peserta, ditambah 11 pelatih dan 12 pendamping dari unsur Kementerian Agama dan Bagian Kesra.

    ​”Peserta telah siap dan lengkap. Insya Allah, kita akan diterima di Maros pada pukul 12.30 hingga 13.00 WITA siang ini. Mohon doanya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” tutup Syamsuddin.

  • Diserbu 7.000 Pengunjung, Event Akhir Pekan di Sidrap Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal

    Diserbu 7.000 Pengunjung, Event Akhir Pekan di Sidrap Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal

    SIDRAP.KN— Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan dipadati sekitar 7.000 warga yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati beragam event meriah yang digelar sepanjang akhir pekan di Bumi Nene Mallomo.

    Ribuan pengunjung tersebut hadir untuk menyaksikan sejumlah kegiatan menarik, mulai dari balap mobil, tembakan jely, balap motor hingga lomba domino yang sukses menyedot perhatian masyarakat.

    Suasana pun berlangsung semarak dengan antusiasme tinggi dari warga yang memadati lokasi acara.

    Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan bahwa gelaran event akhir pekan ini mampu menghadirkan sekitar 7.000 pengunjung ke daerah tersebut.

    Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal.

    “Tentunya dengan adanya event-event ini, maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat, membuat UMKM maju dan hotel penuh,” ujarnya, Sabtu, 11 April 2026.

    Kehadiran ribuan pengunjung turut memberikan berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sidrap. Para pedagang, pelaku kuliner, hingga sektor perhotelan merasakan lonjakan permintaan yang cukup signifikan selama berlangsungnya kegiatan.

    Momentum ini juga menandakan bahwa Sidrap semakin diminati oleh masyarakat Sulawesi Selatan sebagai destinasi hiburan dan wisata event.

    Dengan semakin seringnya kegiatan serupa digelar, diharapkan roda perekonomian daerah terus bergerak dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (ibe)

  • Persyaratan Audisi D’Academy 8: Ini Syarat Lengkap yang Wajib Dipenuhi Peserta

    Persyaratan Audisi D’Academy 8: Ini Syarat Lengkap yang Wajib Dipenuhi Peserta

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Ajang pencarian bakat dangdut terbesar tanah air kembali digelar. Indosiar melalui program D’Academy 8 resmi membuka audisi secara gratis, baik online maupun offline, sebagai upaya menjaring talenta-talenta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

    Ilham Junaidi koordinator kegiatan audisi DA8 untuk Sidrap menyampaikan bahwa kehadiran audisi ini menjadi kesempatan emas bagi generasi muda, khususnya di daerah, untuk menunjukkan kemampuan mereka di dunia tarik suara.

    Ia menegaskan bahwa Sidrap atau Sidenreng Rappang menjadi salah satu kota yang masuk dalam rangkaian audisi offline, tepatnya pada Sabtu, 25 April 2026.

    Berdasarkan informasi yang tercantum, audisi offline akan digelar di beberapa kota besar, di antaranya Musi Banyuasin, Sumatra Selatan pada Sabtu, 18 April 2026, Medan, Sumatra Utara pada Minggu, 19 April 2026, Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 25 April 2026, serta Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026.

    Pihak penyelenggara juga menyebutkan bahwa audisi akan terus berlanjut di kota-kota lain berikutnya.

    Selain audisi langsung, peserta juga dapat mengikuti audisi secara online dengan mendaftar melalui situs KapanLagi.com atau memindai kode QR yang telah disediakan.

    Periode pendaftaran dan audisi berlangsung mulai 10 April hingga 10 Mei 2026.

    Adapun persyaratan yang harus dipenuhi peserta antara lain pria atau wanita berusia minimal 14 tahun dan maksimal 23 tahun, memiliki kemampuan menyanyi lagu dangdut atau melayu serta pengalaman tampil di panggung hiburan.

    Peserta juga diwajibkan mengisi formulir pendaftaran secara langsung serta membawa kartu identitas asli seperti KTP, SIM, kartu pelajar, atau kartu keluarga saat audisi berlangsung.

    Selain itu, peserta diminta menyerahkan fotokopi KTP dan dua lembar foto berwarna terbaru ukuran 3R, masing-masing close up dan full body.

    Bagi peserta yang lolos, mereka harus bersedia menjalani masa karantina di Jakarta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari Indosiar.

    Ilham Junaidi berharap ajang ini mampu melahirkan bintang-bintang dangdut baru dari daerah yang siap bersaing di tingkat nasional.

    Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta mematuhi aturan dan tata tertib yang telah ditetapkan oleh penyelenggara demi kelancaran proses audisi.

    Dengan dibukanya audisi D’Academy 8 ini, peluang untuk meraih mimpi menjadi penyanyi dangdut profesional semakin terbuka lebar, khususnya bagi generasi muda di Sidrap dan sekitarnya. (ibe)

  • Ilham Junaedy Dipercaya Jadi LO Audisi D’Academy 8, Sidrap Resmi Jadi Pusat Audisi

    Ilham Junaedy Dipercaya Jadi LO Audisi D’Academy 8, Sidrap Resmi Jadi Pusat Audisi

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Sosok Ilham Junaedy kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan daerah. Kali ini, ia dipercaya sebagai Liaison Officer (LO) dalam pelaksanaan audisi D’Academy 8 yang ditayangkan oleh Indosiar, sekaligus menjadikan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sebagai salah satu pusat audisi di Sulawesi Selatan.

    Kepercayaan tersebut menjadi bukti nyata dedikasi Ilham Junaedy yang selama ini aktif memperjuangkan berbagai program demi kemajuan daerah, khususnya dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan berprestasi.

    Pelaksanaan audisi ini tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang terus mendorong kemajuan daerah melalui sektor seni dan budaya. Kehadiran ajang bergengsi ini menjadi momentum penting bagi talenta muda Sidrap untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung nasional.

    Dengan hadirnya audisi D’Academy 8 di Bumi Nene Mallomo, diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul di bidang musik dangdut yang siap bersaing secara nasional. Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi dalam menyambut kesempatan langka ini.

    Selain itu, semangat “Saromase” yang menjadi simbol kebersamaan masyarakat Sidrap turut menjadi kekuatan dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan generasi muda diyakini mampu membawa nama Sidrap semakin dikenal luas.

    Ilham Junaedy berharap, melalui pelaksanaan audisi ini, Sidrap tidak hanya dikenal sebagai daerah agraris, tetapi juga sebagai daerah yang kaya akan potensi seni dan budaya yang mampu bersaing di tingkat nasional. (*)

  • Babinsa Jajaran Kodim 1420 Sidrap Pantau Penyaluran MBG di UPT SDN 4 Watang Sidenreng

    Babinsa Jajaran Kodim 1420 Sidrap Pantau Penyaluran MBG di UPT SDN 4 Watang Sidenreng

    SIDRAP.KN— Babinsa jajaran Kodim 1420/Sidrap melaksanakan pemantauan penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di UPT SDN 4 Watang Sidenreng, Jumat (10/4/2026).

    Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan dengan baik, tertib, dan tepat sasaran kepada para murid.

    Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Kodim 1420/Sidrap, Sandy, turut memantau langsung proses pembagian makanan kepada siswa. Ia memastikan seluruh murid menerima haknya secara merata serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan.

    Kehadiran Babinsa di lokasi juga memberikan rasa aman dan dukungan terhadap kelancaran program pemerintah tersebut. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan pembagian makanan bergizi yang disalurkan di lingkungan sekolah.

    Salah satu siswa,Parawali, mengaku sangat senang dengan adanya program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program tersebut sangat membantu karena semua anak sekolah dapat menikmati makanan bergizi secara gratis.

    “Senang sekali, karena kami bisa makan makanan bergizi di sekolah,” ungkapnya dengan penuh semangat.

    Sementara itu, Kepala UPT SDN 4 Watang Sidenreng, Sapruddin Basa, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Babinsa di sekolahnya. Ia menilai kehadiran Babinsa sangat membantu dalam memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangan Bapak Babinsa yang telah memantau langsung kegiatan ini. Semoga program MBG ini terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para siswa,” ujarnya.

  • Sidrap Sukseskan Percepatan Tanam di Lokasi Cetak Sawah Rakyat

    Sidrap Sukseskan Percepatan Tanam di Lokasi Cetak Sawah Rakyat

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti kegiatan Percepatan Tanam di Lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 10.000 hektar yang dilaksanakan secara serentak di 16 provinsi oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Kamis (9/4/2026).

    Kegiatan tersebut dipusatkan secara nasional di Kalimantan Selatan, sementara di Kabupaten Sidrap pelaksanaannya berlangsung di Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe.

    Pada kegiatan itu, Bupati Sidrap diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin. Turut hadir Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Sidrap, Ibrahim dan jajaran, serta Camat Tellu Limpoe H. Ridwan Bachtiar.

    Hadir pula Fungsional Penyuluh Pertanian Wilayah Binaan Provinsi Sulawesi Selatan dari Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian, Wellyana Sitanggang, dan Kepala BRMP Tanaman Padi Sukamandi, Dr. Amin Nur.

    Ada juga Wakil Direktur III Polbangtan Gowa Kementerian Pertanian, Dr. Kisman Awaluddin Arsyad, serta Ketua Kelompok Substansi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, Akmal Amir.

    Selain itu, tampak hadir unsur Forkopimcam Tellu Limpoe, di antaranya Kapolsek Tellu Limpoe Iptu Suharman Tahir, Danramil Tellu Limpoe, para penyuluh pertanian provinsi dan kabupaten, penyuluh swadaya, petani, pengurus kelompok tani dan gapoktan, serta petani milenial Brigade Pangan.

    Patahangi Nurdin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan percepatan tanam yang menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

    “Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang mendukung penuh dan siap menyukseskan program percepatan tanam ini,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Direktur III Polbangtan Gowa Kementerian Pertanian menyampaikan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang penguatan koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional di bidang pertanian, termasuk optimalisasi lahan dan percepatan tanam pada kawasan Cetak Sawah Rakyat.

    “Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya meningkatkan luas tanam dan produksi padi secara nasional. Lahan yang telah dicetak harus segera dimanfaatkan secara optimal agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani,” ucapnya.

    Ia menambahkan, tanam serempak pada lahan sawah baru diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman, sehingga produksi padi dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

    “Tentunya melalui tanam serempak ini, lahan sawah baru dapat dimanfaatkan secara maksimal sekaligus meningkatkan indeks pertanaman sehingga produksi padi terus meningkat. Untuk itu diperlukan kerja sama dan komitmen yang kuat agar lahan CSR yang telah dicetak dan terkonstruksi di Kabupaten Sidrap bisa segera tertanam,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, ia berharap lahan cetak sawah yang telah tersedia di Kabupaten Sidrap dapat dikelola dengan baik, produktif, dan berkelanjutan, sehingga menjadi sumber produksi pangan baru bagi daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama petani, memperkuat pendampingan pertanian, serta mendukung target swasembada pangan nasional.

    Dengan keterlibatan aktif seluruh unsur, diharapkan program percepatan tanam di Kabupaten Sidrap dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi pertanian serta kesejahteraan petani.

  • Akselerasi PLTB Sidrap II, Bupati Syaharuddin Temui Manajemen PT Barito Wind Energy di Jakarta

    Akselerasi PLTB Sidrap II, Bupati Syaharuddin Temui Manajemen PT Barito Wind Energy di Jakarta

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif melakukan kunjungan strategis dengan menemui jajaran manajemen PT Barito Wind Energy di Hotel Kimaya, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2026).

    Pertemuan bertujuan untuk melakukan akselerasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap Ekspansi atau Sidrap II sekaligus mematangkan sejumlah poin kesepakatan penting antara pemerintah daerah dan PT Barito Wind Energy.

    Dalam pertemuan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Andi Rahmat Saleh, sejumlah kepala OPD, dan pejabat terkait. Hadir pula Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Andi Zulhakim.

    Rombongan diterima jajaran manajemen perusahaan yakni Laksmi Prasvita (Head of Public Social Investment and Communication), Teuku Nofizal (Head of Finance), Pribadhi Satriawan (Head of Sidrap Department), dan Zerry Antro (Head of Government & Stakeholder Management).

    Bupati Syaharuddin Alrif memberikan perhatian khusus pada penuntasan komitmen lama, terutama terkait pembangunan kawasan wisata (tourism area) PLTB yang saat ini progresnya telah mencapai 80 persen.

    Ia menegaskan agar penyelesaian proyek ini tidak menggunakan dana CSR agar tidak membebani anggaran pemberdayaan masyarakat lainnya.

    “Kami minta tolong tourism area dituntaskan supaya bisa dimanfaatkan betul, karena tamu-tamu ini banyak datang,” ujar Bupati Syaharuddin Alrif.

    Lebih lanjut, Bupati menekankan kawasan tersebut merupakan wajah dari investasi di Kabupaten Sidrap. “Intinya kasih rapi lah, supaya menjadi branding untuk PLTB,” tambahnya.

    Bupati Syaharuddin selanjutnya mengutarakan perihal bagi hasil atau bonus produksi PLTB. Diketahui, sebelumnya jajaran Pemkab Sidrap telah melakukan audiensi dengan Komisi XII DPR RI membahas hal ini.

    “Mengenai bonus produksi, menunggu regulasi dari DPR RI dan Kementerian ESDM. Begitu aturannya ada, kita jalankan sesuai kesepakatan tersebut,” lontar Bupati Syaharuddin.

    Terkait rencana ekspansi PLTB Sidrap II, Bupati memberikan syarat tegas mengenai keterlibatan masyarakat dan pengusaha lokal dalam proses pembangunan ke depan.

    “Pesan saya, mohon nanti pelibatan teman-teman lokal dan penggunaan material lokal. Supaya dampak ekonomi yang ada di sana dengan hadirnya PT Barito bisa berdampak ke masyarakat lokal,” tegas Syaharuddin Alrif.

    Syaharuddin juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh (full support) guna mempercepat proses administrasi, termasuk pengurusan Amdal di tingkat provinsi.

    “Jika penandatanganan kesepakatan sudah dilakukan, itu menjadi pegangan kami. Kami akan mendukung penuh prosesnya,” terang Bupati Syaharuddin.

    Ia bahkan menawarkan fasilitas perkantoran di lingkungan Kantor Bupati bagi tim PT Barito Wind Energy guna memudahkan koordinasi teknis dan kemudahan akses birokrasi.

    “Silakan kalau mau berkantor di sana untuk mempercepat prosesnya,” tandas Bupati.

    Head of Finance PT Barito Wind Energy Teuku Nofizal menjelaskan, proyek Sidrap II diproyeksikan memiliki kapasitas daya sebesar 75 Megawatt (MW).

    Saat ini, perusahaan tengah menyelesaikan tahap akuisisi lahan dan studi teknis sembari menunggu pengumuman tender resmi dari PT PLN.

    “Salah satu persyaratan utama dalam proposal nantinya adalah dokumen Amdal. Kami menargetkan tahun ini ada pengumuman tender sehingga rencana pengembangan kapasitas 75 MW ini dapat segera diajukan,” papar Teuku Nofizal.

    ​Head of Public Social Investment and Communication PT Barito Wind Energy Laksmi Prasvita menyampaikan komitmen perusahaan untuk menjadikan Sidrap sebagai pelopor sekaligus area dengan PLTB terbesar dan terdepan di Indonesia.

    Pengembangan Sidrap II diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang signifikan.

    ​”Semoga langkah menuju Sidrap II ini dilancarkan dan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat seperti yang kita cita-citakan bersama,” tutup Laksmi.

    Pewarta: WAHIDIN
    Editor: NURYADIN SUKRI

  • Lurah Pajalele dan Baula Pantau Kesiapan Penanaman Perdana CSR di Tellu limpoe

    Lurah Pajalele dan Baula Pantau Kesiapan Penanaman Perdana CSR di Tellu limpoe

    SIDRAP.KN— Menjelang pelaksanaan penanaman perdana program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Lurah Pajalele Wahab Abdi Nur bersama Lurah Baula Junaidi turun langsung melakukan pemantauan kesiapan di lokasi kegiatan, Rabu (8/4/2026).

    Kegiatan pemantauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, mengingat penanaman perdana tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Bupati Sidrap pada esok hari.

    Wahab Abdi Nur menyampaikan bahwa kesiapan lokasi, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terus dimatangkan agar kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.

    “Kami bersama seluruh pihak terkait terus berupaya memastikan semua persiapan sudah maksimal, baik dari segi lokasi penanaman maupun teknis pelaksanaan,” ujarnya.

    Sementara itu, Lurah Baula, Junaidi, turut menegaskan pentingnya sinergi antar pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

    “Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, kita harus menyukseskannya bersama,” ungkapnya.

    Penanaman perdana CSR ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan penghijauan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kelurahan Pajalele dan sekitarnya.

    Dengan kesiapan yang terus dimantapkan, kegiatan yang akan dihadiri orang nomor satu di Kabupaten Sidrap itu diharapkan berlangsung lancar dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat setempat.(*)

  • Kelangkaan BBM Kian Parah, Harga Eceran Pertalite Tembus Rp25 Ribu per Botol

    Kelangkaan BBM Kian Parah, Harga Eceran Pertalite Tembus Rp25 Ribu per Botol

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi belakangan ini memberikan dampak besar bagi masyarakat luas yang terjadi di kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap, Rabu, 8/4/2026.

    Aktivitas warga terganggu, mulai dari kebutuhan transportasi sehari-hari hingga sektor ekonomi kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM.
    Di tengah kondisi tersebut, muncul fenomena yang semakin meresahkan.

    Meskipun harga resmi Pertalite di SPBU tidak mengalami kenaikan, para pengecer di pinggir jalan justru menjual BBM dengan harga yang jauh lebih tinggi. Saat ini, harga Pertalite eceran bahkan mencapai sekitar Rp25.000 per botol.

    Kondisi ini tentu memberatkan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada BBM untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup. Banyak warga mengeluhkan bahwa mereka terpaksa membeli dengan harga mahal karena sulitnya mendapatkan BBM di SPBU.

    “Terpaksa beli di pengecer karena di SPBU sering kosong. Tapi harganya sangat mahal, ini sangat menyulitkan,” ujar salah seorang warga.

    Kelangkaan ini juga berpotensi memicu dampak lanjutan seperti kenaikan harga barang dan jasa, mengingat distribusi sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar.
    Masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mengatasi persoalan ini.

    Diperlukan langkah cepat dan tegas, baik dalam menjamin pasokan BBM tetap tersedia maupun menertibkan oknum pengecer yang menaikkan harga secara tidak wajar.(*)