Kategori: Sidrap

  • Pemberian Makanan Tambahan di Rumah Gizi Lanrang, Wabup Tekankan Pentingnya Gizi Bebas Pengawet

    Pemberian Makanan Tambahan di Rumah Gizi Lanrang, Wabup Tekankan Pentingnya Gizi Bebas Pengawet

    SIDRAP.KN—Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), memimpin Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Rumah Gizi, Desa Timoreng Panua (Lanrang), Kecamatan Panca Rijang, Senin (11/5/2026).

    Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sidrap. Sasaran utama pemberian makanan tambahan ini meliputi anak balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.

    Dalam arahannya, Nurkanaah mengimbau para orang tua agar lebih selektif dan memperhatikan asupan gizi anak sesuai dengan usia serta kebutuhannya. Ia memberikan peringatan keras terkait makanan yang mengandung zat berbahaya.

    “Berikan anak kita makanan yang sesuai dengan usianya. Hindari makanan yang mengandung pengawet dan pewarna buatan,” tegas Nurkanaah.

    Ia selanjutnya menambahkan, penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergisitas dari berbagai pihak, mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, hingga seluruh lapisan masyarakat.

    Melalui keberadaan Rumah Gizi dan program PMT ini, Nurkanaah optimistis kasus stunting di Kabupaten Sidrap dapat ditekan secara signifikan.

    “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, tidak ada lagi muncul kasus stunting baru di Kabupaten Sidrap,” harapnya.

    Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Sidrap Syahrul Mubarak, Camat Panca Rijang Faradilla Bakri, Kepala Puskesmas Panca Rijang, jajaran TP PKK, serta jajaran aparat Kecamatan Panca Rijang.

    Acara ditutup dengan penyerahan bantuan makanan tambahan secara simbolis kepada para penerima manfaat, dilanjutkan dengan sesi edukasi mengenai pola makan sehat dan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan balita.

  • Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan

    Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan

    SIDRAP.KN—Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, mengikuti video konferensi (vicon) terkait penyusunan dokumen strategis pertahanan wilayah dalam rangka pembentukan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, Senin (11/5/2026).

    Kegiatan diikuti dari di Aula Makodim 1420/Sidrap. Turut hadir Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sidrap Muhammad Arsul, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sunandar Priyoatmojo.

    Video konferensi dipimpin Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Musa David M. Hasibuan. Agenda ini diikuti oleh pemerintah daerah dari Kabupaten Sidrap, Kota Parepare, serta unsur terkait lainnya di bawah naungan Kodam XIV/Hasanuddin.

    Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Pangdam XIV/Hasanuddin Nomor B/974/V/2026 tanggal 4 Mei 2026. Fokus utamanya adalah pengumpulan data melalui pemaparan dan pengisian kuesioner guna memperkuat sistem pertahanan daerah yang terintegrasi.

    Brigjen TNI Musa David M. Hasibuan menjelaskan, pembentukan Brigif TP dan Yonif TP dirancang untuk menyinergikan fungsi pertahanan negara dengan percepatan pembangunan ekonomi, khususnya penguatan ketahanan pangan di Sulawesi.

    “Satuan baru ini tidak hanya menjalankan fungsi tempur infanteri, tetapi juga didukung kompi khusus di bidang pertanian, peternakan, dan konstruksi,” jelas Brigjen TNI Musa David.

    Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan dukungan penuh atas rencana tersebut. Ia menegaskan, kehadiran satuan ini akan memberikan dampak positif bagi stabilitas dan pembangunan di Bumi Nene Mallomo.

    “Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama masyarakat menyambut baik rencana pembentukan Brigif dan Yonif TP ini. Kami siap memberikan dukungan penuh terhadap kehadiran satuan tersebut sebagai bagian dari penguatan pertahanan wilayah,” tegas Syaharuddin.

    Sebagai langkah konkret, Pemkab Sidrap telah menyiapkan lokasi “marshalling area” atau tempat penempatan sementara bagi personel Yonif TP. Lokasi yang disiapkan berada di eks Kantor Perhubungan atau Terminal Lawawoi, Kecamatan Watang Pulu.

    Usai pelaksanaan vicon, Bupati bersama Dandim 1420/Sidrap meninjau langsung lokasi tersebut untuk memastikan kesiapannya sebelum proses pembangunan infrastruktur permanen dimulai.

  • 46 Santri Tahfidz 30 Juz Resmi Diwisuda, Bupati Syaharuddin Soroti Peran Orang Tua

    46 Santri Tahfidz 30 Juz Resmi Diwisuda, Bupati Syaharuddin Soroti Peran Orang Tua

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri prosesi Wisuda/Penamatan Santri Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz Angkatan XI Lembaga Darul Imam/Madinatul Imam, Ahad malam (10/5/2026)..

    Sebanyak 46 santri dan santriwati dinyatakan resmi lulus dalam penamatan yang dipusatkan di Masjid Agung Sidrap tersebut.

    Para peserta diketahui berasal dari berbagai wilayah, tidak hanya didominasi oleh putra-putri daerah Kabupaten Sidrap dan Sulawesi Selatan, namun juga mencakup santri dari luar daerah seperti Kalimantan Utara.

    Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif secara khusus menyoroti peran vital orang tua dalam keberhasilan para santri.

    Ia menekankan pencapaian menghafal 30 juz merupakan buah dari doa, pengorbanan, dan kerja keras orang tua yang mendampingi anak-anak mereka selama masa pendidikan.

    “Dengan dorongan orang tua, tetesan keringat orang tua, doa orang tua serta kerja keras orang tua, Insya Allah akan dibalas oleh Allah SWT di dunia dan akhirat kelak,” tutur Syaharuddin.

    Ia menambahkan, orang tua yang mendorong anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an akan mendapatkan keutamaan besar berupa kemuliaan di surga dan mahkota di sisi Allah SWT.

    Syaharuddin mengaku bangga atas capaian para santri yang kini menjadi investasi akhirat bagi keluarga masing-masing.

    Di hadapan ratusan keluarga santri dan masyarakat yang hadir, Syaharuddin juga memaparkan visi besar pembangunan Kabupaten Sidrap.

    Ia menegaskan bahwa pemerintahannya tidak hanya berfokus pada sektor fisik seperti pertanian dan peternakan, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia berbasis keagamaan.

    “Di masa pemerintahan kami ada empat visi besar, yakni menjadikan Sidrap sebagai lumbung beras Indonesia, lumbung telur Indonesia, lumbung energi terbarukan, dan lumbung penghafal Al-Qur’an Indonesia,” jelasnya.

    Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Fitriadi, dan Staf Ahli Bupati Bidang Pembinaan Masyarakat Bachtiar.

    Hadir pula Camat Maritengngae Firman, Imam Masjid Agung, jajaran pengurus masjid, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

  • Turnamen Pickleball Jadi Simbol Solidaritas Masyarakat Sidrap

    Turnamen Pickleball Jadi Simbol Solidaritas Masyarakat Sidrap

    SIDRAP.KN—Lebih dari sekadar ajang kompetisi, perhelatan “Sidrap Open Pickleball Tournament Cahaya Mario Cup 2026” resmi berakhir dengan meninggalkan kesan mendalam sebagai simbol solidaritas masyarakat.

    Partai final yang berlangsung di Lapangan Andi Cammi Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Ahad (10/5/2026), menjadi saksi bagaimana olahraga mampu mempererat tali persaudaraan antarwarga di Bumi Nene Mallomo.

    Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, hadir langsung menyaksikan partai puncak tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh jajaran panitia pelaksana, para atlet, serta masyarakat yang memadati lokasi pertandingan.

    Dalam arahannya, Nurkanaah menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat atas suksesnya penyelenggaraan acara ini.

    Ia menekankan bahwa selain meningkatkan kebugaran, esensi utama dari kegiatan ini adalah memupuk rasa kebersamaan.

    “Kegiatan olahraga seperti ini sangat positif karena tidak hanya meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga mempererat kebersamaan dan persaudaraan antarwarga,” ujar Nurkanaah di hadapan para peserta dan undangan.

    Ia juga berpesan kepada para atlet agar tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan.

    Dukungan serupa juga diberikan kepada para pecinta olahraga petanque yang saat itu tengah melakukan latihan di sekitar arena.

    Nurkanaah menyempatkan diri mengecek langsung proses pelatihan tersebut guna memberikan semangat kepada para atlet dan pelatih petanque agar terus mengembangkan potensi lokal.

  • Pastikan Kualitas Pendidikan, Bupati Sidrap Sidak di SDN 20 Pangkajene

    Pastikan Kualitas Pendidikan, Bupati Sidrap Sidak di SDN 20 Pangkajene

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syahruddin Alrif, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di UPT SDN 20 Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (9/5/2026).

    Langkah ini diambil guna memastikan proses belajar mengajar di sekolah tersebut berjalan optimal.

    Setibanya di lokasi, Bupati langsung mengecek daftar kehadiran para guru dan staf pegawai. Ia menekankan, kedisiplinan tenaga pendidik merupakan kunci utama dalam mencetak “Generasi Emas” di Bumi Nene Mallomo.

    “Saya ingin memastikan para guru hadir tepat waktu dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita,” ujar Syahruddin di sela-sela kegiatannya.

    Selain mengecek kehadiran personel, Syahruddin juga meninjau area lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, perpustakaan, hingga fasilitas sanitasi.

    Ia menginstruksikan pihak sekolah untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan sehat.

    Di hadapan para murid, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini.

    Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagrin) Nur Fajrin Salman, Camat Maritengngae Andi Firman, Kapolsek Maritengngae, Kepala SDN 20 Pangkajene, serta jajaran tenaga pendidik setempat.

  • Turnamen Gel Blaster Sidrap: Ajang Kompetisi Sekaligus Peluang Pelaku UMKM

    Turnamen Gel Blaster Sidrap: Ajang Kompetisi Sekaligus Peluang Pelaku UMKM

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, membuka secara resmi Turnamen Gel Blaster Craton Matre & PB Gasma di Taman Usman Isa, Kecamatan Maritengngae, Jumat malam (8/5/2026).

    Perhelatan ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bidang Pembangunan Sudarmin, Kepala Bapperida Herwin, Kepala Dinas Biciptapera Abdul Rasyid, Kabag Ekonomi Haris Alimin, serta Camat Maritengngae Firman.

    Dalam sambutannya, Syaharuddin menekankan bahwa esensi dari turnamen ini melampaui sekadar kompetisi fisik.

    Menurutnya, konsentrasi massa yang tercipta dari peserta dan pengunjung memberikan dampak langsung pada perputaran uang di wilayah Pangkajene.

    “Melalui kegiatan ini, sektor ekonomi masyarakat dapat tumbuh, khususnya UMKM yang ada di sekitar lokasi kegiatan,” ujar Syaharuddin.

    Ia menambahkan, tujuan utama penyelenggaraan ini adalah untuk menghadirkan kegiatan positif yang mampu menarik minat masyarakat lokal maupun pendatang dari luar daerah untuk berkunjung ke Sidrap.

    Selain aspek ekonomi, Bupati juga menyoroti transformasi infrastruktur Taman Usman Isa.

    Kawasan yang dulunya dinilai kurang representatif kini telah ditata ulang dan dilengkapi dengan pencahayaan yang memadai agar dapat dimanfaatkan oleh publik secara produktif.

    “Dulu taman ini gelap, sekarang sudah terang. Harapan kami, semua kegiatan, baik olahraga, budaya, pendidikan, maupun seni, bisa dilaksanakan di tempat ini,” tuturnya.

    Kepada para peserta, Syaharuddin memberikan suntikan semangat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas.

    Ia menyebutkan bahwa total hadiah yang melimpah menjadi daya tarik tersendiri untuk meningkatkan antusiasme para atlet gel blaster.

    Senada dengan hal tersebut, Camat Maritengngae, Firman, menyampaikan apresiasinya atas pemilihan lokasi turnamen di wilayahnya.

    Ia mengonfirmasi bahwa aktivitas semacam ini sangat membantu meningkatkan pendapatan warga setempat.

    Pembukaan turnamen yang berlangsung meriah tersebut ditutup dengan aksi Bupati Sidrap yang turun langsung ke lapangan untuk mencoba permainan gel blaster bersama para peserta dari berbagai daerah.

  • Bunda PAUD Sidrap Apresiasi PIAUD Expo II sebagai Wadah Kreativitas Anak

    Bunda PAUD Sidrap Apresiasi PIAUD Expo II sebagai Wadah Kreativitas Anak

    SIDRAP.KN—Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Sidrap, Hj. Haslindah Syaharuddin, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya PIAUD Expo II.

    Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan kegiatan yang diinisiasi oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam (IAI) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sidrap, Sabtu (9/5/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus DDI IAI Sidrap ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menggali potensi dan kreativitas anak sejak usia dini.

    Haslindah menekankan, anak-anak merupakan aset berharga yang membutuhkan ruang ekspresi serta stimulasi yang tepat untuk tumbuh kembang mereka.

    “Kegiatan ini sangat positif untuk mengasah bakat dan keberanian anak sejak dini. Anak-anak PAUD adalah aset kita. Tugas kita adalah membersamai tumbuh kembang mereka dengan cinta dan stimulasi yang tepat,” ujar Haslindah yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap.

    Kehadiran Bunda PAUD menjadi motivasi tambahan bagi puluhan peserta yang berasal dari lembaga PAUD dan TK se-Kabupaten Sidrap.

    Ia pun menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para peserta guna memberikan dorongan moral agar mereka berani tampil di atas panggung dengan rasa gembira.

    Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, Wabup turut mengapresiasi peran semua pihak, termasuk Bunda PAUD, dalam mencetak pendidik dan generasi yang berlandaskan nilai Islam serta karakter yang kuat.

    PIAUD Expo II menyuguhkan berbagai kategori lomba edukatif, seperti menyanyi solo, tari kreasi, peragaan busana muslim anak, dan lomba lainnya.

    Melalui ajang ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan orang tua dapat terus terjalin demi mewujudkan generasi emas Sidrap yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia.

    Turut hadir dalam pembukaan tersebut, perwakilan Rektor IAI DDI Sidrap, Drs. H. Abd. Kadir, M.Ag., Ketua Prodi PIAUD, Dr. Mujahidin, S.Pd.I., M.Pd.I., jajaran dosen, tamu undangan, serta para orang tua peserta lomba.

  • Wujudkan Petani Modern, Bupati Sidrap Tekankan Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi

    Wujudkan Petani Modern, Bupati Sidrap Tekankan Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi

    SIDRAP.KN—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menegaskan kunci utama mewujudkan petani modern adalah melalui sinergi antara penerapan teknologi perlindungan tanaman dan mekanisasi.

    Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peluncuran herbisida Pirazo produksi PT Excel Meg Indo di Kelurahan Majjeling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (9/5/2026).

    Di hadapan ratusan petani dan penyuluh, Bupati Syaharuddin memaparkan bahwa kemajuan sektor pertanian lahir dari kolaborasi empat unsur: pengalaman petani, ilmu penyuluh, dukungan pemerintah, serta inovasi teknologi dari produsen.

    “Hari ini kita mempraktikkan sekaligus meluncurkan produk Pirazo. Jika ada teknologi baru seperti ini, maka petani harus mendengarkan dan mempraktikkannya,” ujar Syaharuddin.

    Bupati menjelaskan, penggunaan herbisida Pirazo sebagai solusi pratumbuh dan purnatumbuh akan menciptakan efisiensi tenaga serta waktu.

    Dengan terkendalinya gulma, nutrisi pupuk dan pertumbuhan benih dipastikan tidak akan terganggu.

    Selain teknologi herbisida, Bupati mendorong peralihan metode tanam dari tradisional ke mekanisasi menggunakan rice transplanter.

    Dengan kombinasi herbisida Pirazo dan mesin tanam, ia optimistis produktivitas lahan di Sidrap mampu mencapai target 10 ton ke atas per hektare.

    Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan respons positif terhadap harga gabah saat ini yang mencapai Rp7.300 per kilogram, yang dinilai sangat membantu kesejahteraan petani.

    Perwakilan PT Excel Meg Indo, Ode Khalik, menjelaskan Pirazo hadir sebagai solusi atas kendala rumput yang sering dihadapi petani, baik pada metode tabela maupun tanam pindah.

    Produk ini dirancang untuk mengendalikan gulma berdaun lebar, teki, hingga golongan rumput endemik yang saat ini menjadi tantangan di Sulawesi Selatan.

    “Kami akan selalu mendampingi petani untuk memberikan informasi teknologi terkait penggunaan Pirazo agar pengendalian gulma lebih efektif dan hasil panen maksimal,” kata Ode Khalik.

    Kegiatan ini dirangkaikan dengan penanaman padi menggunakan Rice Transplanter oleh Bupati Sidrap didampingi para pejabat daerah.

    Turut hadir dalam acara tersebut, Kadis TPHPKP (Pertanian) Ibrahim, Kadisdagrin Fajrin Salman, Camat Maritengngae Firman, Kapolsek Maritengngae, Ketua KTNA Sidrap Abdul Samad, serta perwakilan tokoh masyarakat dan pelajar setempat.

  • Kades Talumae Terjun Langsung Bersihkan Lapangan Sambut Gerak Jalan Santai PGRI

    Kades Talumae Terjun Langsung Bersihkan Lapangan Sambut Gerak Jalan Santai PGRI

    SIDRAP.KN— Kepala Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Satry, terjun langsung memimpin kegiatan pembersihan Lapangan Sepak Bola Talumae, Sabtu (9/5/2026).

    Bahkan, ia terlihat menggendong sendiri mesin pemotong rumput sebagai bentuk semangat dan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan desa.

    Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan sebagai persiapan menyambut kegiatan Gerak Jalan Santai PGRI tingkat Kecamatan Watang Sidenreng yang direncanakan berlangsung pada 17 Mei 2026 mendatang di Desa Talumae.

    Dalam kegiatan itu, Pemerintah Desa Talumae berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Mojong serta para tenaga pendidik se-Kecamatan Watang Sidenreng untuk melakukan pembersihan di area lapangan dan sekitarnya agar nantinya nyaman digunakan saat pelaksanaan kegiatan.

    “Kegiatan ini kami lakukan bersama Kepala Desa Mojong dan tenaga pendidikan se-Kecamatan Watang Sidenreng untuk membersihkan lapangan yang nantinya akan digunakan pada kegiatan gerak jalan santai PGRI,” ujar Satry.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Wilayah (Koorwil) Kecamatan Watang Sidenreng bersama sejumlah tenaga pendidik dari berbagai sekolah dasar yang ikut ambil bagian dalam kerja bakti dan pembersihan lapangan.

    Satry juga menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan yang dilakukan bukan semata-mata karena rencana kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Sidrap dalam kegiatan tersebut, melainkan sudah menjadi bagian dari komitmen bersama menjaga kebersihan lingkungan.

    “Rencananya Bapak Bupati dan Wakil Bupati akan hadir langsung nantinya. Namun kami bersama jajaran memang setiap saat melaksanakan pembersihan, bukan karena mau datang Bapak Bupati baru kami lakukan ini,” tambahnya.

    Semangat gotong royong yang ditunjukkan pemerintah desa bersama tenaga pendidik diharapkan menjadi contoh positif dalam menjaga kebersihan dan mempererat kebersamaan antarinstansi di Kecamatan Watang Sidenreng.(MD)

  • UPTD Pasar Sentral Pangkajene Gelar Jumat Bersih Melalui Kerja Bakti Lingkungan Pasar

    UPTD Pasar Sentral Pangkajene Gelar Jumat Bersih Melalui Kerja Bakti Lingkungan Pasar

    SIDRAP.KN—Pangkajene — UPTD Pasar Sentral Pangkajene menggelar kegiatan Jumat Bersih dengan melaksanakan kerja bakti di area sekitar pasar, Jumat pagi (8/5/2026)

    Kegiatan tersebut melibatkan petugas pasar dan sejumlah pekerja yang bersama-sama membersihkan lingkungan demi menciptakan kawasan pasar yang bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

    Dalam kegiatan itu, para peserta terlihat membersihkan rumput liar, mengangkut sampah, menyapu area pasar, serta menata lingkungan di sekitar bangunan pasar. Kerja bakti dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan fasilitas umum.

    Kepala UPTD Pasar Sentral Pangkajene Asri menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih rutin dilaksanakan untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan bersama.

    “Melalui kegiatan ini diharapkan lingkungan pasar tetap bersih, sehat, dan nyaman sehingga aktivitas jual beli dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan gotong royong. Para peserta berharap budaya menjaga kebersihan dapat terus ditingkatkan demi menciptakan pasar yang tertib dan sehat bagi seluruh masyarakat.

  • IP 300 Sidrap, Ketika Sawah Tak Lagi Tidur, dan Anak Petani Mengubah Cara Berpikir Daerah

    IP 300 Sidrap, Ketika Sawah Tak Lagi Tidur, dan Anak Petani Mengubah Cara Berpikir Daerah

    SIDRAP.KN—Di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, sawah itu sekarang tidak sempat mengeluh. Ia dipaksa bekerja lebih keras. Bukan dengan paksaan yang kasar, tapi dengan konsep yang terdengar sederhana namun menantang: IP 300—tiga kali tanam dalam setahun.

    Di balik perubahan ritme itu, ada nama yang terus disebut. Dia adalah Syaharuddin Alrif. Bupati yang baru sekitar 1 tahun 3 bulan memimpin, tapi sudah cukup membuat banyak orang di sektor pertanian menoleh ke Sidrap.

    Tahun 2025, produksi Gabah Kering Panen (GKP) Sidrap tercatat 663.819 ton. Naik sekitar 129 ribu ton dari tahun sebelumnya. Dalam bentuk nilai, lonjakannya lebih “tidak sopan” lagi, dari sekitar Rp2,56 triliun menjadi Rp4,51 triliun.

    Kenaikan hampir Rp2 triliun dalam satu tahun itu bukan sekadar statistik di papan data. Itu uang yang bergerak di desa-desa. Itu ongkos sekolah yang lebih lancar. Itu motor yang dicicil tanpa terlalu banyak hitung mundur.

    Istilah teknisnya: intensifikasi. Bahasa lapangannya: panen jadi lebih sering.

    IP 300 itu bukan sulap. Tidak ada sawah baru yang tiba-tiba muncul. Tidak ada tanah ajaib. Yang diubah adalah waktu. Kalau dulu petani biasa dua kali tanam, sekarang dipaksa—dengan cara yang lebih halus—untuk tiga kali.

    Caranya? Harus disiplin: varietas padi genjah, irigasi harus stabil, tanam serentak, dan hama tidak boleh punya waktu berpesta. Dalam bahasa penyuluh: intensifikasi pertanian. Dalam bahasa petani: “tidak boleh lama nganggur.”

    Yang menarik dari Sidrap bukan hanya IP 300, tapi cara membungkusnya. Ada tiga kata yang mulai sering diulang oleh Syaharuddin Alrif, yakni “Tanam, Panen, Hilirisasi.” Sederhana, tapi tidak dangkal.

    Tanam: kejar produksi
    Panen: kejar volume dan frekuensi
    Hilirisasi: jangan berhenti di gabah

    Di titik ini, Sidrap mulai bicara seperti daerah yang tidak mau selamanya hanya jadi penghasil bahan mentah. Karena selama ini masalah klasik pertanian Indonesia selalu sama: panen banyak, tapi nilai tambah lari ke tempat lain.

    Ada cerita yang membuat narasi ini terasa lebih “manusiawi”. Syaharuddin dikenal bukan sebagai orang kota yang tiba-tiba jatuh cinta pada sawah. Ia tumbuh di lingkungan yang dekat lumpur, dekat irama musim tanam, dekat bau jerami.

    Jadi ketika ia bicara soal IP 300, itu bukan seperti membaca laporan. Lebih seperti mengingat sesuatu yang pernah ia lihat sendiri. Itu yang mungkin membuat kebijakan ini terasa lebih “menempel” di lapangan.

    Menariknya, Sidrap tidak berjalan sendirian dalam cerita ini. Beberapa daerah mulai melirik. Salah satunya Kabupaten Soppeng, yang disebut mulai mencoba meniru pendekatan intensifikasi serupa.

    Dalam dunia pertanian, ini penting. Karena tidak semua inovasi ditiru. Kalau ditiru, biasanya ada dua kemungkinan: berhasil, atau dianggap masuk akal. Dan IP 300 Sidrap mulai masuk kategori kedua.

    Tentu saja, IP 300 bukan tanpa risiko.

    Air harus cukup.
    Iklim harus bersahabat.
    Petani harus disiplin.
    Hama harus dikendalikan tanpa kompromi.

    Kalau satu saja goyah, sistem bisa ikut goyah.

    Karena itu, IP 300 bukan sekadar program, tapi sistem kerja yang menuntut konsistensi tinggi. Tidak bisa setengah hati. Itu pesan penting Syaharuddin Alrif.

    Dalam waktu singkat, Sidrap tidak hanya menaikkan produksi. Ia sedang mengubah cara berpikir.

    Dari “berapa kali panen” menjadi “berapa nilai yang dihasilkan.”
    Dari “tanam lalu tunggu” menjadi “tanam, panen, ulangi, tambah nilai.”

    Di tengah perubahan itu, suara petani di lapangan ikut memberi warna.

    Seorang petani di Tanete misalnya, sambil duduk di pinggir sawah yang baru dipanen, tersenyum dan berkata, “Dulu satu tahun dua kali panen saja sudah syukur. Apalagi sekarang ini, syukurnya tiada tara.”

    Petani lain menimpali dengan nada lebih antusias, “Yang paling terasa itu uangnya. Sekarang lebih sering masuk. Jadi kebutuhan rumah tangga lebih gampang diatur.”

    Ada juga yang lebih sederhana komentarnya, “Capek iya, tapi hasilnya juga beda.”

    Di beberapa kelompok tani, nada yang sama muncul berulang. Ada rasa senang karena sawah lebih produktif, meski diakui kerja lebih padat.

    Bahkan ada petani yang menyebut, “Sekarang sawah seperti tidak mau berhenti kasih rezeki.”

    Komentar-komentar itu mungkin tidak akademis, tidak masuk laporan resmi, tapi justru di situlah denyut perubahan terasa.

    Apakah ini akan jadi model nasional? Sangat mungkin.

    Tapi satu hal sudah cukup jelas: di Sidrap, sawah tidak lagi punya waktu untuk tidur terlalu lama.

  • Lurah Baula Pimpin Jumat Bersih, Saluran Irigasi Jadi Sasaran Utama

    Lurah Baula Pimpin Jumat Bersih, Saluran Irigasi Jadi Sasaran Utama

    SIDRAP.KN— Lurah Baula, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Junaidi, kembali memimpin kegiatan kerja bakti Jumat Bersih dengan melakukan pembersihan di sekitar saluran irigasi, Jumat (8/5/2026).

    Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

    Dalam kegiatan itu, Junaidi bersama staf Kelurahan Baula serta para penerima Program Keluarga Harapan (PKH) turun langsung melakukan pembersihan di sejumlah titik wilayah kelurahan. Lokasi kerja bakti juga dilakukan secara bergiliran agar seluruh wilayah Baula tetap terjaga kebersihannya.

    “Kami bersama staf kelurahan dan para penerima PKH terus melaksanakan kerja bakti setiap Jumat. Lokasi pembersihan selalu berpindah-pindah di wilayah Kelurahan Baula agar semua lingkungan bisa tersentuh kegiatan kebersihan,” ujar Junaidi.

    Ia mengatakan, pembersihan saluran irigasi sangat penting untuk mencegah penyumbatan dan menjaga kelancaran aliran air, terutama saat musim hujan.

    Selain itu, Junaidi juga mengimbau masyarakat agar semakin sadar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    “Kami berharap kepada masyarakat, khususnya warga Baula, agar membuang sampah pada tempatnya. Karena meskipun kami rutin membersihkan, masih ada sebagian warga yang belum sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

    Ia juga mengingatkan bahwa saat ini telah tersedia layanan mobil pengangkut sampah yang siap menjemput sampah warga.

    “Sekarang sudah ada mobil yang menjemput sampah. Silakan masyarakat mendaftar untuk berlangganan supaya sampahnya bisa diangkut secara rutin dan lingkungan tetap bersih,” tambahnya.

    Melalui kegiatan Jumat Bersih tersebut, Pemerintah Kelurahan Baula berharap tercipta lingkungan yang sehat, nyaman, dan bebas dari tumpukan sampah.