Kategori: Sidrap

  • Persiapan Audisi DA8 Rampung, Atribut Promosi Terpasang di Titik Strategis

    Persiapan Audisi DA8 Rampung, Atribut Promosi Terpasang di Titik Strategis

    SIDRAP.KN— Persiapan pelaksanaan audisi Dangdut Academy 8 (DA8) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus dimatangkan. Sejak Selasa (21/4/2026), pemasangan berbagai alat peraga promosi seperti umbul-umbul, baliho, dan banner mulai dilakukan dan ditargetkan rampung secara serentak pada Rabu (22/4/2026).

    Pemasangan atribut promosi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Umum, dengan memastikan seluruh perlengkapan terpasang di sejumlah titik strategis. Dari pantauan di lapangan, umbul-umbul serta materi video promosi telah terpasang di sepanjang jalan poros hingga akses masuk ke beberapa kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

    Koordinasi intensif antara Kabag Umum dan Ilham Junaidi selaku Liaison Officer (LO) Audisi DA8 memastikan seluruh proses pemasangan atribut promosi selesai tepat waktu. Tidak hanya itu, kesiapan akomodasi, termasuk hotel untuk rombongan kru dan artis dari Indosiar, juga telah dipastikan siap digunakan.

    Rencananya, rombongan kru Indosiar akan tiba di Makassar pada Kamis pagi (23/4/2026) dan selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Sidrap. Selama kegiatan berlangsung, rombongan akan didampingi langsung oleh Ilham Junaidi.

    Sementara itu, kondisi jalur di sekitar kawasan perkantoran SKPD dilaporkan dalam keadaan aman dan lancar, sehingga mendukung mobilisasi serta kelancaran aktivitas selama pelaksanaan audisi.

    Dengan rampungnya berbagai persiapan tersebut, pelaksanaan audisi DA8 di Sidrap diharapkan dapat berlangsung sukses, tertib, dan meriah. (*)

  • Saluran Irigasi Dipenuhi Sampah, Petani Tanrutedong Minta Penanganan Serius

    Saluran Irigasi Dipenuhi Sampah, Petani Tanrutedong Minta Penanganan Serius

    SIDRAP.KN—Warga dan petani di Kelurahan Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue, mengeluhkan tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga yang menumpuk di saluran irigasi dan area persawahan, Rabu, 22/4/2026.Berita Lokal

    Kondisi tersebut dinilai telah berlangsung lama dan hingga kini belum mendapat solusi dari pemerintah setempat.

    Salah seorang petani, Udin, mengatakan persoalan sampah ini sudah terjadi bertahun-tahun. Warga dan petani terpaksa melakukan gotong royong secara untuk membersihkan sampah yang menyumbat aliran air.

    “Masalah sampah ini sudah lama sekali, tapi sampai sekarang belum ada solusi dari pemerintah. Kami banyak selalu gotong royong membersihkan, tapi tidak lama kemudian sampah menumpuk lagi,” ujarnya.

    Menurut Udin, salah satu penyebab utama menumpuknya sampah adalah adanya pipa besar yang melintang di saluran irigasi. Pipa tersebut membuat sampah plastik dan limbah rumah tangga mudah tersangkut sehingga aliran air menjadi terhambat.

    Akibatnya, debit air meningkat, sampah semakin banyak menumpuk dan berpotensi meluap ke area persawahan. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada tanaman serta mengganggu produktivitas petani.

    Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk mencari solusi permanen, termasuk penanganan pipa yang melintang di saluran irigasi serta pengangkutan sampah secara rutin. Selain itu, masyarakat juga berharap adanya perhatian serius agar persoalan yang telah berlangsung lama ini tidak terus berulang.

    Warga dan petani berharap langkah cepat dapat diambil sehingga saluran irigasi kembali lancar dan aktivitas pertanian di Kelurahan Tanrutedong dapat berjalan normal tanpa gangguan tumpukan sampah.(*)

  • Tiga Inovasi Unggulan Puskesmas Empagae Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

    Tiga Inovasi Unggulan Puskesmas Empagae Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

    SIDRAP. KN— Puskesmas Empagae kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui tiga inovasi unggulan yang kini menjadi representasi upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya.

    Ketiga inovasi tersebut masing-masing menyasar persoalan kesehatan prioritas, mulai dari stunting, kesehatan mata anak, hingga pemantauan kehamilan.

    Inovasi pertama bertajuk MACENNING (Mari Cegah Stunting) yang digagas oleh Kepala Puskesmas Empagae, Sri Rahayu Sultan, SKM., M.Kes.

    Program ini berfokus pada penanganan stunting melalui pemetaan balita secara terstruktur dan berkelanjutan. Melalui MACENNING, data balita stunting dikumpulkan secara detail untuk memastikan intervensi yang tepat sasaran, sekaligus memperkuat upaya pencegahan sejak dini.

    Selanjutnya, inovasi Edu-Vision yang diinisiasi oleh Wawan Setiawan, S.Kep., Ns, hadir sebagai solusi dalam meningkatkan kesadaran serta deteksi dini gangguan penglihatan pada anak sekolah. Program ini tidak hanya melakukan pemeriksaan visus, tetapi juga mengedukasi siswa tentang kebiasaan baik dalam menjaga kesehatan mata, seperti penggunaan gadget yang bijak dan pentingnya pencahayaan saat belajar.

    Sementara itu, inovasi ketiga adalah SAR-WIROSAKTI (Sistem Wajib Registrasi & Observasi Kehamilan Terintegrasi) yang dikembangkan oleh Bidan Nur Hidayah, S.ST. Inovasi ini menjadi terobosan dalam meningkatkan cakupan kunjungan ibu hamil (K1 hingga K6) melalui sistem berbasis barcode.

    SAR-WIROSAKTI juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dokter praktik, klinik swasta, dan apotek, sehingga seluruh ibu hamil dapat terpantau sejak awal kehamilan hingga persalinan tanpa ada yang terlewat.

    Ketiga inovasi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Empagae.

    Selain itu, inovasi-inovasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan tingkat pertama terus berbenah dan berinovasi demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.(*)

  • Permudah UMKM, Inovasi ‘MALOMO’ Wujudkan Izin Pangan Cepat dan Gratis

    Permudah UMKM, Inovasi ‘MALOMO’ Wujudkan Izin Pangan Cepat dan Gratis

    SIDRAP.KN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidenreng Rappang kembali mengambil terobosan strategis dalam transformasi pelayanan publik. Melalui inovasi bertajuk “MALOMO”, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini mudah memperoleh izin edar Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-PIRT).

    Bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), inovasi ini dirancang untuk menjawab tantangan lambatnya proses administrasi yang selama ini dikeluhkan oleh pelaku usaha industri rumah tangga pangan.

    Dalam bahasa Bugis, “Malomo” berarti “mudah”. Nama ini bukan sekadar singkatan, melainkan manifestasi dari enam pilar utama pelayanan:
    • Melayani percepatan izin.
    • Amanah dan praktis dalam prosesnya.
    • Langsung jadi (cepat).
    • Olahan pangan industri rumah tangga sebagai fokus utama.
    • Mudah persyaratannya.
    • Ongkosnya gratis (tanpa pungutan biaya).

    Perwakilan Tim Inovator Dinkes Sidrap, Yayu Permatasari, menjelaskan dengan adanya program “MALOMO”, hambatan prosedural yang dulunya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dengan lebih singkat dan transparan.

    “Kami ingin memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Dengan izin edar yang legal dan mudah didapatkan, produk olahan pangan khas Sidrap kini memiliki daya saing lebih tinggi untuk menembus pasar modern maupun pasar luar daerah,” ujar Yayu, Selasa (21/4/2026).

    Sementara itu, kerja sama strategis Dinkes Sidrap dengan Bapperida merupakan langkah krusial untuk memastikan inovasi ini memiliki dasar riset yang kuat dan keberlanjutan jangka panjang. Sinergi itu membawa perubahan signifikan pada sektor pelayanan publik.

    Jika sebelumnya waktu pengurusan memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu dengan prosedur yang rumit dan berbelit serta adanya potensi biaya tambahan, kini setelah adanya MALOMO, pelayanan berubah menjadi langsung jadi dan praktis.

    Selain itu, prosedur yang dulunya memiliki aksesibilitas terbatas kini menjadi lebih terbuka dan didampingi, dengan jaminan gratis 100 persen. Melalui inovasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap membuktikan bahwa birokrasi tidak selamanya harus kaku.

  • Semangat Kartini Hidup dalam Sosok Mangiri Timpa, “Srikandi Fogging” dari Sidrap

    Semangat Kartini Hidup dalam Sosok Mangiri Timpa, “Srikandi Fogging” dari Sidrap

    SIDRAP.SG— Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia mengenang jasa Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan.

    Semangat perjuangan Kartini yang memperjuangkan kesetaraan dan kesempatan bagi perempuan kini terus hidup dalam berbagai sosok inspiratif di tanah air, termasuk di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

    Salah satu figur perempuan yang mencerminkan nilai-nilai emansipasi tersebut adalah Mangiri Timpa, S.Kep., Ns. Ia merupakan seorang ibu dari dua anak yang dikenal tangguh dan berdedikasi tinggi dalam pekerjaannya di bidang kesehatan. Di wilayah kerjanya, Mangiri mampu melampaui batas dan membuktikan bahwa perempuan juga bisa berperan aktif di berbagai lini, termasuk dalam tugas-tugas lapangan yang menantang.

    Di lingkungan tempatnya bekerja, Mangiri bahkan mendapat julukan “Srikandi Fogging” dari Plt. Kepala Dinas, Ishak Kenre. Julukan ini disematkan karena keahliannya dalam mengoperasikan fogging sebagai salah satu upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD). Meski pekerjaan tersebut identik dengan tenaga laki-laki, Mangiri menunjukkan kemampuan dan keberanian yang luar biasa.

    Prestasinya tidak berhenti di situ. Pada tahun 2025, Mangiri berhasil meraih penghargaan sebagai Pengelola DBD Terbaik dari 14 puskesmas se-Kabupaten Sidrap. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

    Yang membuat kisahnya semakin inspiratif adalah semangat belajarnya yang tak pernah padam. Mangiri merupakan perempuan pertama dalam keluarganya yang berhasil meraih gelar sarjana. Baginya, menjadi perempuan berarti terus bertumbuh, belajar, dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

    Semangat Kartini yang terus menyala dalam diri Mangiri diharapkan dapat menginspirasi perempuan lainnya, khususnya di Sidrap, untuk terus berkarya dan berkontribusi.

    Harapannya, Sidrap akan terus melahirkan perempuan-perempuan cerdas, kuat, dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat luas.

  • Pengecer Pupuk di Pajalele Imbau Petani Segera Tebus Pupuk Subsidi untuk MT2

    Pengecer Pupuk di Pajalele Imbau Petani Segera Tebus Pupuk Subsidi untuk MT2

    SIDRAP.KN— Pengecer pupuk di Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, mengimbau para petani kebun dan sawah agar segera menebus pupuk bersubsidi di kios resmi.

    Imbauan ini disampaikan menyusul ketersediaan stok pupuk yang kini telah tersedia dan siap disalurkan kepada petani.
    Pemilik UD Reskysyah Tani, Sitti Aisyah, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat beberapa petani yang belum menebus pupuknya.

    “Kami berharap para petani segera menebus pupuknya di kios, karena stok sudah tersedia. Jangan sampai terlambat, apalagi saat ini sudah memasuki musim tanam,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa untuk menebus pupuk bersubsidi, petani harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), membawa KTP asli, serta telah terdaftar dalam aplikasi iPubers.

    Menurutnya, langkah pemerintah dalam menjamin ketersediaan pupuk bagi petani patut diapresiasi. Upaya tersebut dinilai berhasil mengatasi kelangkaan pupuk yang sebelumnya kerap dikeluhkan.

    “Sekarang pupuk sudah tidak kosong lagi di kios atau pengecer. Ini bukti bahwa pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan petani,” tambahnya.

    Dengan ketersediaan pupuk yang mencukupi, diharapkan para petani dapat segera memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjang produktivitas pertanian, khususnya pada musim tanam MT2 tahun ini.(*)

  • Diteror Penelpon Misterius, Owner Palekko 55 Sidrap Ngaku Diancam Oknum Mengaku Intel Korem

    Diteror Penelpon Misterius, Owner Palekko 55 Sidrap Ngaku Diancam Oknum Mengaku Intel Korem

    SIDRAP. KN— Seorang pria yang mengaku sebagai oknum intel dari Korem inisial IR diduga melakukan aksi teror melalui sambungan telepon terhadap pemilik usaha kuliner Palekko 55 di Tanru Tedong, Kabupaten Sidenreng Rappang.

    Peristiwa tersebut diungkap langsung oleh Hamka, owner Palekko 55 Tanru Tedong, saat ditemui di sebuah warung kopi di wilayah Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Senin, 20 April 2026.

    Menurut Hamka, kejadian bermula pada Minggu sore ketika dirinya menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal. Penelpon itu mengaku sebagai intel Korem dan berbicara dengan nada yang dianggap mengandung ancaman.

    “Kemarin sore ada yang telepon mengaku intel Korem. Nada bicaranya mengancam, bilang ‘tidak mu kenal ka? Saya anggotanya pak dewan. Tunggu mi besok-besok,’” ungkap Hamka.

    Ia menambahkan, penelpon misterius tersebut tidak hanya sekali menghubunginya, melainkan hingga dua kali dengan pola komunikasi serupa yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

    Hamka mengaku heran karena dirinya tidak pernah memiliki komunikasi atau persoalan sebelumnya dengan pihak yang menghubunginya tersebut.

    “Saya tidak tahu apa salah saya. Tiba-tiba saja ada telepon dengan nada ancaman seperti itu,” katanya.

    Merasa terintimidasi, Hamka menegaskan tidak akan tinggal diam. Ia berencana melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang, termasuk Propam, agar dapat ditindaklanjuti.

    Menurutnya, tindakan seperti ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi berulang dan meresahkan.

    “Kalau dibiarkan, bisa saja dia terus mengintimidasi. Ini harus diproses,” tegasnya.

    Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai identitas maupun motif penelpon misterius tersebut. (*)

  • Pengecer Pupuk di Pajalele Imbau Petani Segera Tebus Pupuk Subsidi untuk MT2

    Pengecer Pupuk di Pajalele Imbau Petani Segera Tebus Pupuk Subsidi untuk MT2

    SIDRAP.KN— Pengecer pupuk di Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, mengimbau para petani kebun dan sawah agar segera menebus pupuk bersubsidi di kios resmi.

    Imbauan ini disampaikan menyusul ketersediaan stok pupuk yang kini telah tersedia dan siap disalurkan kepada petani.
    Pemilik UD Reskysyah Tani, Sitti Aisyah, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat beberapa petani yang belum menebus pupuknya.

    “Kami berharap para petani segera menebus pupuknya di kios, karena stok sudah tersedia. Jangan sampai terlambat, apalagi saat ini sudah memasuki musim tanam,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa untuk menebus pupuk bersubsidi, petani harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), membawa KTP asli, serta telah terdaftar dalam aplikasi iPubers.

    Menurutnya, langkah pemerintah dalam menjamin ketersediaan pupuk bagi petani patut diapresiasi. Upaya tersebut dinilai berhasil mengatasi kelangkaan pupuk yang sebelumnya kerap dikeluhkan.

    “Sekarang pupuk sudah tidak kosong lagi di kios atau pengecer. Ini bukti bahwa pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan petani,” tambahnya.

    Dengan ketersediaan pupuk yang mencukupi, diharapkan para petani dapat segera memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjang produktivitas pertanian, khususnya pada musim tanam MT2 tahun ini.(*)

  • Didampingi LO Ilham Junaidi, Crew Indosiar Bergerak ke Sidrap untuk DA8

    Didampingi LO Ilham Junaidi, Crew Indosiar Bergerak ke Sidrap untuk DA8

    SIDRAP. KN— Rombongan crew Indosiar dijadwalkan tiba di Makassar pada tanggal 23 April 2026 dan langsung melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam rangka persiapan pelaksanaan Audisi Dangdut Academy 8 (DA8).

    Kedatangan tim Indosiar tersebut didampingi oleh Liaison Officer (LO) DA8 Sidrap, Ilham Junaidi, yang turut memastikan seluruh kebutuhan rombongan selama berada di daerah berjalan dengan lancar.

    Ilham Junaidi menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Sidrap terkait jadwal kedatangan tim Indosiar. Pemerintah Kabupaten Sidrap pun memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut dengan menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari lokasi kegiatan hingga fasilitas pendukung lainnya.

    “Bapak Bupati Syaharuddin Alrif sangat responsif dan mendukung penuh kegiatan ini. Segala persiapan yang dibutuhkan oleh pihak Indosiar telah difasilitasi,” ungkap Ilham.

    Sementara itu, Kabag Umum bersama jajaran LO DA8 Sidrap telah bekerja intensif sejak beberapa hari terakhir. Hingga saat ini, progres persiapan kegiatan disebut telah mencapai sekitar 95 persen.

    Dalam waktu dekat, Kabag Umum juga akan menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    Undangan rapat tersebut telah disebarkan, termasuk kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), guna memastikan pelaksanaan audisi berjalan sukses dan tertib.

    Menambah semarak kegiatan, audisi DA8 di Sidrap juga akan menghadirkan artis nasional, di antaranya Selfi Yamma yang akan bertindak sebagai dewan juri, serta Syaqirah yang akan tampil sebagai bintang tamu untuk menghibur peserta dan penonton.
    Keduanya dijadwalkan tiba di Sidrap pada tanggal 24 April 2026.

    Dengan berbagai persiapan yang hampir rampung, diharapkan audisi DA8 Indosiar di Sidrap dapat berlangsung meriah serta menjadi ajang bagi talenta-talenta muda daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung nasional.

  • Prestasi Membanggakan, UPT SDN 4 Watang Sidenreng Raih Juara di Ajang FLS3N Tingkat Kecamatan

    Prestasi Membanggakan, UPT SDN 4 Watang Sidenreng Raih Juara di Ajang FLS3N Tingkat Kecamatan

    SIDRAP. KN— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid-murid UPT SDN 4 Watang Sidenreng dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

    Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 17–18 April 2026, di UPT SDN 2 Mojong, para siswa berhasil menunjukkan bakat dan kemampuan terbaiknya di berbagai cabang lomba.

    Adapun prestasi yang berhasil diraih antara lain:
    Juara 1 Kriya oleh Masseseang
    Juara 1 Gambar Bercerita Dandeng
    Juara 3 Nyanyi Solo Dati
    Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan penuh dari orang tua.

    Kepala UPT SDN 4 Watang Sidenreng, Sapruddin Basa, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah membimbing siswa serta kepada orang tua yang senantiasa memberikan dukungan.

    “Prestasi ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara guru, siswa, dan orang tua. Semoga anak-anak kita dapat terus berjuang dan meraih hasil terbaik di tingkat kabupaten nantinya,” ujarnya.

    Dengan capaian ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, serta mampu membawa nama baik sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.(*)

  • Kecelakaan Beruntun di Poros Parepare–Sidrap, Dua Nyawa Melayang, Satu Luka-Luka

    Kecelakaan Beruntun di Poros Parepare–Sidrap, Dua Nyawa Melayang, Satu Luka-Luka

    SIDRAP — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Poros Parepare–Sidrap, tepatnya di wilayah Datae, Kelurahan Lawowoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 13.30 WITA.

    Insiden yang melibatkan tiga kendaraan ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

    Peristiwa bermula saat sebuah truk Hino berwarna hijau dengan nomor polisi BG 8646 AH yang dikemudikan Syamsuddin Dg Tiro (58), bergerak dari arah barat ke timur.

    Saat melintasi jalan menurun, truk diduga mengalami rem blong sehingga kehilangan kendali.

    Kasat Lantas Polres Sidrap, AKP Abang Lamuddin melalui Kanit Lakalantas, Ipda Hariyulis menyampaikan dalam kondisi tersebut, truk kemudian menabrak sepeda motor Yamaha Mio M3 berwarna perak hijau dengan nomor polisi DP 3145 LT yang dikendarai Iqbal (26) yang berboncengan dengan Irfan (23).

    “Keduanya diketahui berasal dari Kota Parepare dan tengah melaju di jalur yang sama,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 18 April 2026.

    Benturan keras membuat kedua korban terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Insiden tersebut bahkan menyisakan pemandangan memilukan di jalan raya yang sempat mengundang perhatian warga sekitar.

    Tak berhenti di situ, truk yang masih melaju kemudian kembali menabrak mobil Toyota Avanza Veloz berwarna putih dengan nomor polisi DP 1435 AC yang juga berada di jalur yang sama.

    Akibatnya, salah satu penumpang mobil, Abdul Hakim, mengalami luka-luka, sementara kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

    Dari data yang dihimpun, truk mengalami kerusakan pada bagian bumper depan, ban depan kanan robek, bodi depan penyok, serta kaca depan retak.

    Sepeda motor korban mengalami lecet di beberapa bagian, sementara mobil Avanza mengalami penyok di bagian belakang dan depan, kaca belakang pecah, serta airbag keluar akibat benturan keras.

    Kecelakaan ini mengakibatkan dua korban jiwa serta kerugian material yang tidak sedikit. Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat.

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara, khususnya kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama saat melintasi jalur menurun yang rawan kecelakaan. (ibe)

  • Polres Sidrap Amankan Sepasang Kekasih Pelaku Pencurian Emas

    Polres Sidrap Amankan Sepasang Kekasih Pelaku Pencurian Emas

    SIDRAP. KN—Satuan Reserse Kriminal Polres Sidrap berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian bermotor dan pencurian emas yang terjadi di 2 (dua) tempat yakni di Wilayah Kecamatan Baranti dan Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap

    Dari pengungkapan kasus tersebut Polisi berhasil mengamankan sepasang kekasih berikut sejumlah barang bukti berupa HP, uang dan Kendaraan bermotor yang diduga hasil curian.

    “Tersangka sudah kita amankan yakni pria “RK” (28) dan seorang wanita “AM” (25) yang mana keduanya merupakan warga Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidrap, Sementara korban dalam perkara ini adalah “MW” dan “S”. Dari hasil interogasi barang-barang tersebut dibeli menggunakan uang hasil penjualan emas curian. ungkap Welfrick saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/26) pagi

    Kasat Reskrim, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan polisi tertanggal 10 April 2026 terkait pencurian kendaraan bermotor dan laporan polisi tertanggal 14 April 2026 terkait pencurian HP dan perhiasan emas seberat 65 gram (enam puluh lima) di wilayah Kelurahan Panreng Kecamatan Baranti dan Desa Kanie Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. Ia pun menambahkan bahwa pelaku merupakan residivis kasus pencurian di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sidrap

    “Pelaku menjual perhiasan emas hasil curian dan hasil keuntungan senilai Rp. 90.000.000 tersebut digunakan untuk kepentingan sehari-hari serta mengkonsumsi sabu-sabu. Kedua pelaku berhasil diamankan usai bersembunyi di wilayah Desa Botto Kecamatan Lalebata Kabupaten Soppeng, dari tangan pelaku berhasil kami amankan barang bukti berupa 1 unit HP Samsung Flip, 1 unit Hp Iphone 13, 1 unit Hp Infinix warna Silver, Uang sebesar Rp.20.350.000 dan 1 unit sepeda motor Honda CRF” ujar Kasat Reskrim

    Kedua pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Mapolres Sidrap guna penyidikan lebih lanjut

    Di tempat berbeda, Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong mengapresiasi atas keberhasilan personel dalam mengungkap kasus yang cukup meresahkan masyarakat tersebut, tak lupa Fantry juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sidrap untuk senantiasa berhati-hati dan tidak segan melaporkan jika melihat atau mengalami tindak pidana. “Segera laporkan jika ada warga masyarakat mengalami hal yang sama, kami memiliki call centre 110 gratis dan aktif selama 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat” tutur Kapolres