Kategori: Sidrap

  • Puncak Bila Sidrap Naik Kelas Bola Raksasa Siap Jadi Magnet Sulsel

    Puncak Bila Sidrap Naik Kelas Bola Raksasa Siap Jadi Magnet Sulsel

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Puncak Bila kembali bikin langkah berani. Di atas perbukitan yang selama ini jadi magnet swafoto, pengelola menyiapkan satu ikon baru: bola raksasa.
    Bukan sekadar ornamen.

    Ini landmark. Ini statement.

    Struktur monumental itu akan berdiri megah di pucuk bukit, menghadap hamparan alam Kabupaten Sidenreng Rappang. Jika rampung, siluetnya bakal langsung jadi penanda baru di bentang langit Sidrap.

    Targetnya jelas: menjadi landmark baru di Sulawesi Selatan sekaligus mempertegas identitas Puncak Bila sebagai destinasi alam-modern.

    Konsepnya tidak main-main. Modern, tetapi tetap menyatu dengan panorama pegunungan. Bukan bangunan yang merusak lanskap, melainkan memperkuat visual kawasan.

    Selain menjadi daya tarik utama, bola raksasa itu juga diarahkan sebagai pusat aktivitas wisata dan titik pandang premium. Melengkapi wahana sepeda raksasa yang lebih dulu jadi favorit pengunjung.

    Owner Puncak Bila, Ahmad Shalihin Halim, S.Th.I., M.Hum., menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari visi besar pengembangan kawasan wisata berkelanjutan.

    “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dan berkelas. Bola raksasa ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol komitmen kami untuk memajukan pariwisata Sidrap. Kami berharap ikon ini mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah,” ujarnya.

    Menurutnya, kehadiran ikon baru ini diharapkan memberi efek domino terhadap ekonomi masyarakat sekitar. Kunjungan meningkat. Peluang usaha terbuka. UMKM dan ekonomi kreatif tumbuh lebih agresif.

    Dari sisi teknis, proyek ini digarap serius. Kontraktor pelaksana, Mas Asep Adi Setiyoko dari Yogyakarta, memastikan seluruh proses pembangunan dirancang dengan perencanaan matang.

    “Dalam pengerjaan ini, kami sangat memperhatikan detail struktur agar konstruksi kokoh, aman, dan tetap estetis.
    Target kami bukan hanya menciptakan bangunan monumental, tetapi juga berkualitas untuk jangka panjang serta aman bagi pengunjung,” jelasnya.

    Artinya, ini bukan proyek asal jadi. Bukan sekadar mengejar viral. Tapi investasi jangka panjang.

    Dukungan pun datang dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Andi Mirna, S.H., M.A.P., S.H., M.A.P. Ia menyambut positif inovasi tersebut karena sejalan dengan arah pengembangan destinasi berbasis kearifan lokal dan peningkatan daya saing nasional.

    “Kami mengapresiasi inisiatif pengelola Puncak Bila yang terus berinovasi menghadirkan daya tarik baru. Kehadiran bola raksasa ini berpotensi menjadi ikon baru yang tidak hanya membanggakan Kabupaten Sidenreng Rappang, tetapi juga memperkaya ragam destinasi unggulan di Sulawesi Selatan. Pemerintah provinsi tentu mendukung pengembangan destinasi yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Optimisme serupa disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidenreng Rappang, H. Nasruddin Waris, S.Sos., M.Si.

    “Kami berharap keberadaannya mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar kawasan wisata,” ujarnya.

    Dengan hadirnya bola raksasa ini, Puncak Bila semakin memantapkan diri sebagai kawasan wisata unggulan yang inovatif dan berwawasan lingkungan.

    Terlebih, akhir tahun lalu kawasan ini sukses meraih penghargaan sebagai salah satu daya tarik wisata terbaik tingkat nasional.

    Puncak Bila tidak sekadar membangun.
    Ia sedang membentuk identitas.

    Dan bola raksasa itu, jika berdiri sempurna nanti, bisa jadi simbol paling tegas bahwa Sidrap siap bersaing di panggung wisata yang lebih besar. (*)

  • KJI Sulsel Resmi Dilantik di Sidrap, Edy Basri Diberi Target Bentuk 24 Pengurus Daerah

    KJI Sulsel Resmi Dilantik di Sidrap, Edy Basri Diberi Target Bentuk 24 Pengurus Daerah

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Pelantikan Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan, Sabtu (14/2/2026), di Aula Taman Wisata Puncak Bila, masuk dalam kategori itu.

    Jam menunjukkan sekitar pukul 14.00 WITA ketika Edy Basri resmi memegang kemudi KJI Sulsel. Bukan sekadar seremoni. Sejak menit pertama, ia langsung dihadapkan pada ekspektasi besar: membentuk kepengurusan di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

    Di barisan depan hadir Ketua Umum DPP KJI, Andarizal, dan Ketua KJI Nasional, Nurfandri. Kehadiran keduanya bukan formalitas belaka. Itu adalah legitimasi pusat sekaligus mandat terbuka agar KJI Sulsel tidak sekadar menjadi DPW administratif.

    “Sulsel harus jadi lokomotif,” pesan Andarizal dalam arahannya.
    Targetnya jelas: 24 kabupaten/kota. Artinya, ekspansi. Konsolidasi. Percepatan.

    Di tengah era disrupsi media, organisasi wartawan tak cukup hanya mengandalkan kartu anggota. Platform digital mengubah lanskap bisnis media. Kepercayaan publik fluktuatif. Kalau tidak adaptif, organisasi bisa kehilangan relevansi.

    Edy Basri tampaknya memahami itu. Pidatonya singkat. Garis besarnya tegas: konsolidasi cepat, rapat kerja usai Lebaran, dan penguatan struktur daerah. Gaspol, tapi tetap terukur.

    Yang menarik justru atmosfer di luar podium.

    Meski berhalangan hadir, Dandim 1420/Sidrap Letkol Andi Zulhakim mengirim pesan moral agar KJI bersinergi dengan TNI. Dukungan juga datang dari Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong dan Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda. Keduanya mengirim karangan bunga berukuran jumbo sebagai bentuk dukungan simbolik.

    Hadir pula unsur Kejari Sidrap, Ketua Kadin Sidrap Andi Muh Yusuf Ruby, Owner Puncak Bila Ahmad Shalihin Halim, serta pimpinan organisasi pers seperti PWI, JMSI, HIPSI, KWRI, SMSI, KNPI hingga tokoh LSM Andi Mari.

    Spektrumnya lengkap. Ekosistemnya terbentuk.

    Secara analitis, momentum ini tidak datang dalam ruang hampa. Sidrap sedang menunjukkan wajah kolaboratif. TNI-Polri terbuka. Dunia usaha hadir. Organisasi pers bersinergi. Jika dirawat, KJI Sulsel bisa menjadi “middle ground” — ruang temu berbagai kepentingan tanpa meninggalkan integritas jurnalistik.
    Namun tantangan tetap ada.

    Organisasi wartawan kerap terjebak rutinitas seremonial: rapat, foto, spanduk, selesai. Jika itu yang terjadi, energi Puncak Bila akan cepat menguap.
    Edy Basri dituntut memainkan positioning berbeda. Bukan hanya organisasi profesi, tetapi pusat literasi, ruang diskusi kebijakan, dan penguatan kapasitas jurnalis daerah.

    Dari Puncak Bila, Sabtu sore itu, satu pesan menguat: KJI Sulsel tidak ingin jadi pelengkap. Ia ingin relevan.
    Dan relevansi tidak lahir dari seremoni. Ia lahir dari kerja, konsistensi, dan keberanian mengambil peran.

    Mandat sudah diberikan. Dukungan sudah datang. Panggung sudah tersedia.
    Kini publik menunggu: apakah KJI Sulsel benar-benar naik kelas, atau sekadar naik struktur. (*)

  • Babinsa Kanyuara Dampingi Murid UPT SDN 4 Watang Sidenreng Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

    Babinsa Kanyuara Dampingi Murid UPT SDN 4 Watang Sidenreng Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Babinsa Kelurahan Kanyuara turut mendampingi dan memantau para murid UPT SDN 4 Watang Sidenreng dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Jumat (13/2/2026).

    Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak sekolah dasar, sekaligus memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

    Babinsa Kelurahan Kanyuara, Irwan, menyampaikan pesan kepada para murid agar benar-benar memanfaatkan program dari Presiden ini dengan baik. Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis merupakan wujud perhatian pemerintah kepada anak-anak sekolah agar tumbuh sehat dan semangat belajar.

    “Program Presiden ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena ini bentuk perhatian kepada anak-anak sekolah.

    Biasanya murid membawa uang jajan di bawah Rp10 ribu ke sekolah, sekarang dengan adanya MBG anak-anak cukup membawa uang jajan Rp5 ribu saja,” ujar Irwan.

    Ia juga mengimbau kepada para murid agar membawa tempat nasi dari rumah. Hal tersebut bertujuan agar jika makanan tidak habis, dapat dibawa pulang sehingga tidak terbuang percuma.

    “Kami harap anak-anak juga membawa tempat nasi. Jika tidak bisa dihabiskan di sekolah, bisa dibawa pulang ke rumah,” tambahnya.
    Program Makan Bergizi Gratis ini disambut antusias oleh para murid dan guru.

    Diharapkan melalui program ini, kebutuhan gizi siswa dapat terpenuhi dengan baik sehingga mendukung proses belajar yang lebih optimal di lingkungan sekolah.

  • Tak di Makassar, KJI Sulsel Pilih Sidrap: Edy Basri Bawa Pelantikan Pulang ke “Kota Beras”

    Tak di Makassar, KJI Sulsel Pilih Sidrap: Edy Basri Bawa Pelantikan Pulang ke “Kota Beras”

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Secara logika organisasi, pelantikan pengurus tingkat provinsi idealnya digelar di Makassar. Ibu kota Sulawesi Selatan itu adalah episentrum pemerintahan, bisnis, dan tentu saja—media. Tapi Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulsel memilih jalan berbeda. Sabtu siang, 14 Februari 2026, pelantikan justru dipusatkan di Aula Taman Wisata Puncak Bila, Sidrap.

    Pilihan itu bukan tanpa alasan. Ada faktor history yang tak bisa dilepaskan.

    KJI Sulsel di bawah kepemimpinan Edy Basri—bersama Muh Tohir (Sekretaris) dan Ersan (Bendahara)—memang sengaja “pulang kampung”. Edy lahir dan besar di Kabupaten Sidenreng Rappang, daerah yang dikenal dengan julukan “Kota Beras”. Di sanalah jejak awal perjalanan jurnalistiknya tumbuh.

    “Alhamdulillah, Pak Ketum DPP dan Pak Ketua KJI Nasional sudah mendarat di Makassar malam ini. Besok siang keduanya langsung ke Puncak Bila dijemput oleh panitia pelantikan,” ujar Edy Basri, Kamis malam, 12 Februari 2026.

    Yang datang bukan nama sembarangan. Ketua Umum DPP KJI Andarizal akan melantik langsung kepengurusan KJI Sulsel, didampingi Ketua KJI Nasional Nurfandri. Keduanya juga didaulat sebagai pembicara utama dalam sesi talkshow yang menjadi pembuka acara. Format ini memberi sinyal: KJI Sulsel ingin lebih dari sekadar seremoni—mereka ingin diskursus.

    Persiapan disebut sudah 90 persen. Artinya, panggung sudah hampir siap. Tinggal hitung jam.

    Tema yang diusung pun cukup “berisi”: Jurnalisme Kolaboratif untuk Sulsel yang Transparan dan Berkemajuan. Di tengah lanskap media yang kian kompetitif dan fragmentatif, diksi kolaboratif terasa seperti tawaran jalan tengah—mengurangi ego sektoral, memperkuat jejaring, dan membangun trust publik.

    Sebelumnya, DPP KJI memberikan mandat kepada Edy Basri untuk membentuk kepengurusan di Sulawesi Selatan. Mandat itu kini menjelma menjadi struktur resmi yang siap bekerja.

    Memilih Sidrap ketimbang Makassar adalah pesan simbolik. Bahwa pusat bukan selalu soal geografis. Bahwa energi perubahan bisa dimulai dari daerah. Dari “Kota Beras” itulah, KJI Sulsel ingin menanam benih kolaborasi—untuk kemudian tumbuh menjangkau seluruh penjuru provinsi.

    Sabtu nanti, Puncak Bila bukan hanya menjadi lokasi pelantikan. Ia bisa menjadi titik tolak—bahwa jurnalisme Sulsel sedang mencari format baru: lebih cair, lebih terbuka, dan tentu saja, lebih berkemajuan. (*)

  • PAPPRI Sidrap Berdendang, Puncak Bila Bakal Auto Pecah!

    PAPPRI Sidrap Berdendang, Puncak Bila Bakal Auto Pecah!

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Fix, perayaan HUT Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ke-682 tahun ini bakal naik level. Pengelola Taman Wisata Puncak Bila barengan sama PAPPRI Sidrap lagi nyiapin event musik yang vibes-nya nggak kaleng-kaleng, bertajuk “Konser Musik PAPPRI Sidrap Berdendang.”

    Catet baik-baik ya:
    📅 Minggu, 15 Februari 2026
    ⏰ 08.30 – 17.00 WITA
    📍 Taman Wisata Puncak Bila, Sidrap

    Dari pagi sampe sore, Puncak Bila bakal disulap jadi spot paling rame se-Sidrap. Deretan musisi dan penyanyi siap naik panggung dan bikin penonton auto ikut nyanyi. Line up-nya antara lain Alam Mahameru, Nursal Coy, Alif Falenzi, Nindi Purwanto, Ayu Tirta KDI, Riska Kamal, dan Dilla. Genre campur, suara mantap, pokoknya aman buat semua umur.

    Biar suasana makin panas, panggung juga bakal ditemenin tiga keyboardist sekaligus: Bang Fajar, Sul Magenta, dan Yasmin Khadarza. Musik non-stop, vibes naik terus, dan dijamin nggak ada cerita bengong.

    Nggak cuma soal hiburan, konser ini juga jadi ajang kumpulnya seluruh pengurus PAPPRI Sidrap. Jadi selain seru-seruan, event ini juga jadi bukti kalau musisi lokal Sidrap itu punya kelas dan solid.

    Ditambah lagi, lokasi konser ada di Puncak Bila yang udaranya adem dan view-nya cakep. Kombinasi alam + musik + momen ulang tahun daerah, fix jadi pengalaman yang susah dilupain.

    🎶 Intinya gini:

    Ajak temen nongkrong, keluarga, pasangan, atau satu geng sekalian.
    Dateng, nyanyi bareng, joget dikit, foto-foto, terus pulang bawa cerita.
    PAPPRI Sidrap Berdendang.

    Puncak Bila siap goyang.
    HUT Sidrap ke-682? Gaspol! (*)

  • Wakil Ketua DPRD Sidrap Hadiri Rapat Dengar Pendapat Terkait Dana Pengolahan Lahan

    Wakil Ketua DPRD Sidrap Hadiri Rapat Dengar Pendapat Terkait Dana Pengolahan Lahan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang menghadiri kegiatan rapat pendapat bersama Dinas Pertanian, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta para pengurus kelompok tani se-Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Sidrap, Senin, 2 Februari 2026.

    Wakil Ketua DPRD Sidrap, Muhammad Ridha Bakri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa rapat pendapat ini sangat bermanfaat sebagai forum untuk mendengar berbagai persepsi dan masukan dari kelompok tani terkait mekanisme penyaluran dana pengolahan lahan.

    “Kegiatan ini penting untuk menyamakan pemahaman antar kelompok tani. Kami berharap ada kesadaran bersama dari anggota kelompok tani untuk memahami kondisi yang ada, mengingat terdapat laporan dari petani bahwa besaran pembayaran yang diterima tiap kelompok berbeda-beda. Bahkan untuk lahan di bawah satu hektare, dana yang diterima tidak mencapai Rp900 ribu,” ungkapnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sidrap, Bahrul Appas, menegaskan agar pertemuan tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh peserta. Ia menyebutkan bahwa banyak petani mengeluhkan perbedaan dana pengolahan lahan yang diterima.

    “Kami berharap pengurus kelompok tani dapat menyampaikan secara terbuka semua keluhan dalam rapat ini. Kami di DPRD, khususnya Komisi II yang membidangi pertanian, wajib mendengar dan menindaklanjuti aspirasi para petani,” ujarnya.

    Dalam rapat tersebut, salah satu perwakilan pengurus kelompok tani turut memberikan penjelasan bahwa selama ini dana pengolahan lahan umumnya diberikan sebesar Rp900 ribu per hektare. Namun, terdapat tambahan dana transportasi yang bersumber dari kesepakatan anggota dan tidak dicantumkan secara rinci karena disesuaikan dengan keikhlasan masing-masing.

    Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa anggota DPRD Sidrap dari Komisi II, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sidrap beserta jajaran, para kepala BPP, serta perwakilan pengurus kelompok tani dari berbagai kecamatan.

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sidrap, Ibrahim, menegaskan bahwa anggaran pengolahan lahan, bor listrik, serta perpipaan disalurkan langsung ke rekening kelompok tani, bukan melalui kantor Dinas Pertanian.

    “Semua anggaran tersebut langsung masuk ke rekening kelompok tani sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

    Rapat pendapat ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk menciptakan transparansi dan keadilan dalam penyaluran dana pengolahan lahan bagi para petani di Kabupaten Sidrap.

  • Ribuan Pelari Ramaikan Rappang Run 2026, Magnet Olahraga dan Wisata Sidrap

    Ribuan Pelari Ramaikan Rappang Run 2026, Magnet Olahraga dan Wisata Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Ribuan peserta meramaikan Rappang Run 2026 di Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang, Ahad (1/2/2026).

    Titik start dan finis kegiatan ini berada di kawasan Monumen Bambu Runcing Rappang, yang sejak pagi dipadati pelari dan warga yang menyaksikan jalannya lomba.

    Suasana semakin hidup saat Bupati Sidenreng Rappang H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah dan Ketua TP PKK Sidrap Hj. Haslindah Syaharuddin, secara resmi melepas peserta dari garis start.

    Hadir pula Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse, Kasdim 1420 Sidrap, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kasat Intel Polres Sidrap, Kepala BNNK Sidrap, para pejabat daerah, kepala OPD lingkup Pemkab Sidrap, serta undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Syaharuddin mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rappang Run 2026.

    Ia mengajak para pelari menikmati jalur lari khas Rappang yang menyuguhkan hamparan sawah hijau serta jalur yang dipenuhi lukisan dan kreasi anak-anak sekolah Sidrap.

    “Selamat datang para peserta Rappang Run di Kabupaten Sidrap. Selamat menikmati jalur Rappang Run yang dikelilingi persawahan hijau serta jalur yang dipenuhi lukisan dan kreasi anak-anak sekolah Sidrap,” ucap Syaharuddin.

    Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana serta seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya Rappang Run 2026 dengan lancar dan antusiasme peserta yang tinggi.

    “Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidrap ke-682,” ujarnya.

    Lebih dari sekadar ajang olahraga, Rappang Run 2026 diharapkan menjadi ruang silaturahmi, sarana promosi potensi daerah, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat setempat melalui sektor sport tourism.

  • Kelompok Tani Pemantingan Pakkawarue II Bagikan Biaya Pengolahan Lahan kepada Petani

    Kelompok Tani Pemantingan Pakkawarue II Bagikan Biaya Pengolahan Lahan kepada Petani

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Kelompok Tani Pemantingan Pakkawarue II melaksanakan kegiatan pembagian biaya pengolahan lahan kepada para petani. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Pajalele, Lingkungan Pemantingan, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu, 31 Januari 2026.

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tellu Limpoe, St. Rawasih. Dalam arahannya, ia mengimbau para petani agar memanfaatkan bantuan biaya pengolahan lahan tersebut dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan produktivitas pertanian.

    “Kami merasa bersyukur atas perhatian pemerintah kepada para petani. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk menunjang pengolahan lahan dan meningkatkan hasil pertanian,” ujar St. Rawasih.

    Selain itu, ia juga mengajak para petani untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial sangat penting bagi petani yang memiliki risiko kerja cukup tinggi. Sebagai penyuluh pertanian sekaligus Kepala BPP, St. Rawasih menegaskan komitmennya untuk terus turun langsung meninjau perkembangan pertanian serta mendengar dan menindaklanjuti berbagai keluhan petani.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Pajalele, Wandi, yang meskipun baru beberapa hari dilantik, langsung menunjukkan kepeduliannya dengan hadir dan bertatap muka bersama masyarakat. Di hari libur sekalipun, ia tetap meluangkan waktu untuk mendengar kebutuhan, keluhan, maupun masukan dari para petani.

    “Apabila ada keluhan atau masukan, mari kita saling membantu demi kemajuan daerah kita,” ujar Wandi, memberikan dukungan penuh kepada para petani.

    Kegiatan ini juga dihadiri oleh Babinsa Kelurahan Pajalele, Anwar, yang senantiasa membersamai dan memberikan pendampingan kepada para petani sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara petani, pemerintah, dan unsur terkait terus terjalin demi kemajuan sektor pertanian di Kecamatan Tellu Limpoe, khususnya di Kelurahan Pajalele(madi)

  • Hari Libur Tak Jadi Halangan, Lurah Baula Perbaiki Saluran Air yang Terbengkalai Bertahun-tahun

    Hari Libur Tak Jadi Halangan, Lurah Baula Perbaiki Saluran Air yang Terbengkalai Bertahun-tahun

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Lurah Baula, Junaidi, SE., MM, menunjukkan komitmen nyata sejak awal masa jabatannya dengan turun langsung memimpin kerja bakti perbaikan saluran air yang telah bertahun-tahun tidak pernah diperbaiki. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Poros Pemantingan, Kelurahan Baula, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

    Meski dilaksanakan di hari libur, kerja bakti tetap berjalan dengan penuh semangat. Kegiatan ini melibatkan Kepala Lingkungan II Perinyameng, staf kelurahan, warga setempat, serta mahasiswa yang turut berpartisipasi membantu pembersihan dan perbaikan saluran air.

    Saluran tersebut merupakan jalur penghubung antara Kelurahan Baula dan Kelurahan Toddang Pulu. Selama ini, kondisi saluran dipenuhi rumput liar dan endapan tanah sehingga menyebabkan aliran air tersumbat. Akibatnya, saat hujan turun, air tidak mengalir melalui saluran sebagaimana mestinya, melainkan meluap ke jalan poros menuju Perinyameng, yang kerap mengganggu aktivitas warga.

    Lurah Baula, Juneydi, SE., MM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah kelurahan terhadap persoalan lingkungan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    “Meskipun hari libur, kami tetap melaksanakan kerja bakti sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap ke depan warga semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, sesuai dengan imbauan Bapak Bupati agar kita semua menjaga kebersihan dan lingkungan masing-masing,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa pihak kelurahan akan selalu terbuka dan siap merespons setiap keluhan yang disampaikan oleh masyarakat.
    “Kami akan selalu merespon apabila ada masyarakat yang menyampaikan keluhan. Mari kita saling mengingatkan demi kampung kita agar lebih baik ke depannya,” tambahnya.

    Meski belum genap satu bulan dilantik sebagai Lurah Baula, Juneydi mengaku aktif berkeliling memantau kondisi lingkungan, baik Lingkungan I maupun Lingkungan II, guna memastikan permasalahan di lapangan dapat segera ditangani.

    Kegiatan kerja bakti ini pun mendapat apresiasi dari warga yang berharap upaya perbaikan infrastruktur dan kepedulian lingkungan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.(Madi)

  • Jalan Depan SKPD Sidrap Jadi Jalur Jogging Favorit

    Jalan Depan SKPD Sidrap Jadi Jalur Jogging Favorit

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Ruas Jalan Harapan Baru di depan Kompleks SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kini menjadi jalur jogging favorit warga.

    Kondisi jalan beton yang nyaman dan kawasan yang terbuka membuat lokasi ini ramai dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, terutama pada sore hari.

    Aktivitas warga tersebut dipantau langsung oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif saat menyusuri jalan itu, Senin sore (26/1/2026). Ia berjalan kaki dari arah timur menuju ke arah barat hingga kawasan depan Kompleks SKPD.

    Bupati didampingi Asisten Administrasi Umum yang juga Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Porapar) Sidrap, Nasruddin Waris, serta sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

    Di sepanjang perjalanan, Bupati Syaharuddin Alrif tampak santai dan penuh keakraban. Ia beberapa kali berhenti menyapa warga yang sedang berolahraga, berbincang ringan, hingga melayani permintaan foto bersama.

    Suasana semakin hangat ketika Bupati mencoba bermain sepatu roda inline skating. Aksi spontan tersebut disambut antusias oleh warga yang ikut tersenyum dan memberi semangat.

    Bupati Syaharuddin Alrif mengajak masyarakat memanfaatkan jalan yang baru diperbaiki tersebut sebagai ruang olahraga dan rekreasi.

    “Ayo yang mau berolahraga silakan datang ke depan SKPD, sekaligus menikmati pemandangan,” ujarnya.

    Kehadiran Bupati di tengah aktivitas masyarakat ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas publik sekaligus ajakan kepada warga untuk memanfaatkan ruang terbuka sebagai sarana olahraga dan interaksi sosial.

    Sementara itu, sikap humanis H. Syaharuddin Alrif kembali terlihat dalam kegiatan tersebut. Ia berbaur tanpa jarak dengan warga, menjadikan kepemimpinan terasa lebih dekat dan membumi.

  • Pimpin Apel Gabungan ASN, Bupati Sidrap Serukan Motto “Tanam, Panen, Hilirisasi”

    Pimpin Apel Gabungan ASN, Bupati Sidrap Serukan Motto “Tanam, Panen, Hilirisasi”

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (26/1/2026).

    Dalam apel tersebut, Bupati Syaharuddin didampingi Wakil Bupati Nurkanaah menyerukan dan memimpin yel-yel “Tanam, Panen, Hilirisasi” yang diikuti serentak oleh ribuan ASN sebagai simbol semangat membangun ekonomi daerah berbasis pertanian dan industri pengolahan.

    Yel-yel itu menegaskan komitmen Pemkab Sidrap untuk mendorong produktivitas dari hulu ke hilir, mulai dari proses tanam, panen, hingga pengolahan hasil agar memberi nilai tambah bagi masyarakat.

    Hadir dalam apel gabungan, para staf ahli bupati, asisten, kepala OPD, kepala bagian, camat, lurah, kepala puskesmas, serta jajaran ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

    Bupati Syaharuddin juga mengajak seluruh ASN meningkatkan etos kerja, disiplin, dan kualitas pelayanan publik. Ia mengapresiasi kinerja ASN yang menunjukkan tren positif.

    “Alhamdulillah, kinerja ASN kita sudah mulai meningkat. Ini patut kita syukuri dan terus kita tingkatkan,” ujarnya.

    Bupati kemudian meminta seluruh ASN menunjukkan kesiapan mereka untuk meningkatkan etos kerja. Serentak, para pegawai menyatakan kesiapannya, menegaskan komitmen mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Bupati Syaharuddin selanjutnya menyampaikan capaian positif daerah, di antaranya penurunan angka stunting yang menempatkan Sidrap pada peringkat kedua terendah di Sulawesi Selatan, serta tren penurunan angka kemiskinan.

    Selain itu, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sidrap tercatat tertinggi di antara 24 kabupaten/kota se‑Sulawesi Selatan, yakni sekitar 13 persen pada kuartal I, 9,5 persen pada kuartal II, dan 8,02 persen pada kuartal III. Tren ini menempatkan Sidrap secara konsisten di posisi teratas pertumbuhan ekonomi provinsi.

    “Kita masih menunggu pemutakhiran data kuartal keempat dari BPS. Namun capaian ini sangat luar biasa karena melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan sebesar 6 persen,” tegas Syaharuddin.

    Ia juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh OPD agar terus meningkatkan kinerja dan inovasi. “Saya berharap seluruh ASN terus meningkatkan etos kerja. Mari kita berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Sidrap,” pesannya.

    Selain itu, Syaharuddin mengajak ASN untuk memiliki semangat biopreneur, yakni mampu melihat peluang dan berinovasi dalam mendukung pembangunan daerah.

    Menutup arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran OPD atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan. “Atas nama masyarakat Sidrap, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD. Kita bekerja bersama, kita bangun Sidrap lebih baik,” tutupnya.

  • KNPI Pitu Riase Gelar Turnamen Sepak Bola U-12, Cetak Bibit Unggul Sejak Dini

    KNPI Pitu Riase Gelar Turnamen Sepak Bola U-12, Cetak Bibit Unggul Sejak Dini

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—KNPI Kecamatan Pitu Riase menggelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini (U-12) yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Januari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Arifin Nu’man Barukku, Kelurahan Batu, dan menjadi salah satu ajang pembinaan olahraga anak-anak yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

    Turnamen ini dihadiri oleh Ketua KNPI Kabupaten Sidrap, Azwagino Ambo Asse, beserta sejumlah pengurus DPD KNPI Sidrap. Turut hadir Lurah Batu, Jamaluddin, SE, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin angkatan 115, serta berbagai unsur masyarakat seperti tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan lapisan masyarakat Pitu Riase.

    Sebanyak 20 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Selama pertandingan, para pemain usia dini tidak hanya dituntut untuk menunjukkan kemampuan teknik bermain, tetapi juga diajarkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim sejak usia muda.

    Ketua KNPI Pitu Riase sekaligus Ketua Panitia, Bung Dedy Ramsyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan bakat sepak bola usia dini sekaligus menjadi wadah kegiatan positif, sehat, dan edukatif bagi anak-anak. Selain itu, turnamen ini juga diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar-SSB dan memperkuat peran KNPI di tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Pitu Riase.

    “Harapan kami, melalui turnamen ini akan lahir bibit-bibit unggul pemain sepak bola masa depan Kabupaten Sidrap. Kegiatan ini juga kami rancang agar bisa menjadi agenda tahunan KNPI Pitu Riase, sebagai bentuk komitmen kami dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga,” ujar Bung Dedy Ramsyah.