Kategori: Sidrap

  • Diduga Gegara Permainan Tembakan Jeli Berujung Tikaman Sajam, Remaja 17 Tahun Jadi Korban di Sidrap

    Diduga Gegara Permainan Tembakan Jeli Berujung Tikaman Sajam, Remaja 17 Tahun Jadi Korban di Sidrap

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Insiden penganiayaan terhadap seorang remaja terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Rabu malam, 11 Maret 2026.

    Peristiwa yang diduga dipicu permainan tembakan jeli tersebut berujung pada aksi penikaman menggunakan senjata tajam terhadap seorang remaja berusia 17 tahun.

    Kejadian bermula di Jalan Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Maritenggae, saat sejumlah remaja terlihat berkumpul dan bawa tembakan jeli.

    Situasi kemudian berubah tegang hingga terjadi aksi saling kejar di antara para remaja.

    Peristiwa itu bahkan sempat terekam kamera warga yang melintas di lokasi. Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa remaja berlarian sambil membawa senjata mainan jenis tembakan jeli.

    Kasat Reskrim Polres Sidrap, Welfrick K. Ambarita, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Ia menyebut korban merupakan seorang anak berusia sekitar 17 tahun.

    “Peristiwa yang dialami korban bukan terjadi di rumah jabatan. Korban juga mengaku tidak mengenali identitas pelaku,” ujarnya, Kamis malam, 12 Maret 2026.

    Dari keterangan korban, saat kejadian ia sedang berkumpul di rumah temannya. Tiba-tiba datang seorang pelaku menggunakan sepeda motor dan mencari salah seorang rekan korban.

    Namun orang yang dicari tidak berada di lokasi. Pelaku kemudian diduga langsung mengeluarkan senjata tajam dan menikam korban secara tiba-tiba.

    Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk dan sabetan benda tajam di bagian punggung. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

    Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan serta memburu pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.

    Kasat Reskrim menegaskan bahwa aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan untuk mengungkap identitas pelaku serta motif pasti di balik peristiwa tersebut.

    Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat memicu konflik dan kekerasan. (*)

  • Kepala BPS RI Kunjungi Sidrap, Disambut Bupati dan Tinjau Sentra Pangan

    Kepala BPS RI Kunjungi Sidrap, Disambut Bupati dan Tinjau Sentra Pangan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.

    Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda peninjauan berbagai sektor produksi pangan di daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional tersebut.

    Rombongan yang dikenal dengan sebutan RI 33 itu tiba melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 09.00 WITA sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sidrap.

    Setibanya di rumah jabatan Bupati Sidrap, rombongan disambut langsung oleh Bupati Syaharuddin Alrif bersama unsur Forkopimda dan jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

    Penyambutan berlangsung hangat dan penuh nuansa kearifan lokal. Ketua TP PKK Sidrap, Haslinda Syaharuddin, memberikan pengalungan bunga menggunakan sarung tenun khas Bugis sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara tersebut.

    Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa kunjungan Kepala BPS RI ke Sidrap menjadi momentum penting untuk memperlihatkan potensi besar daerahnya, khususnya pada sektor pertanian dan peternakan yang selama ini menjadi penopang ketahanan pangan nasional.

    Usai penerimaan di rumah jabatan, rombongan Kepala BPS RI melanjutkan agenda dengan mengunjungi kantor BPS Kabupaten Sidenreng Rappang untuk melihat langsung aktivitas statistik daerah serta berdialog dengan jajaran pegawai.

    Agenda kunjungan kemudian dilanjutkan ke industri peternakan modern PT Cahaya Mario di Kecamatan Kulo. Di lokasi tersebut rombongan meninjau kandang ayam petelur sistem close house sekaligus menyaksikan pelepasan pengiriman telur, daging ayam, serta DOC ke berbagai daerah sebagai bagian dari distribusi komoditas pangan.

    Tidak hanya sektor peternakan, rombongan juga dijadwalkan mengunjungi pabrik penggilingan beras modern PB Sehati di Kecamatan Baranti.

    Di lokasi ini dilakukan peninjauan proses produksi serta pelepasan pengiriman beras ke luar daerah yang menunjukkan peran penting Sidrap sebagai salah satu pusat produksi beras di Sulawesi Selatan.

    Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan panen padi serta launching program listrik masuk sawah di Kelurahan Duampanua. Program tersebut diharapkan dapat mendukung modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas para petani di wilayah tersebut.

    Sebagai penutup rangkaian kunjungan kerja, Kepala BPS RI dijadwalkan menghadiri acara buka puasa bersama sekitar 2.000 petani dan masyarakat di Desa Tonrong Rijang. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat yang berperan langsung dalam sektor pertanian.

    Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penguatan data statistik sektor pangan sekaligus mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Sidrap sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. (ibe)

  • Kunjungi Sidrap, Kepala BPS RI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel Capai 7,71 Persen

    Kunjungi Sidrap, Kepala BPS RI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel Capai 7,71 Persen

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis, 12 Maret 2026, menjadi momentum untuk melihat langsung aktivitas ekonomi riil yang mendorong pertumbuhan daerah tersebut.

    Dalam kunjungannya, Amalia menjelaskan bahwa Sidrap mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan, yakni mencapai 7,71 persen. Angka tersebut menunjukkan kinerja ekonomi daerah yang sangat baik dibandingkan kabupaten lainnya di provinsi tersebut.

    Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Sidrap terutama ditopang oleh sektor pertanian serta industri pengolahan hasil pertanian. Kedua sektor ini menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat dan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan ekonomi daerah.

    “Dari pertumbuhan 7,71 persen tersebut, yang menjadi pendorong utamanya adalah sektor pertanian dan industri pengolahan hasil pertanian. Ini menunjukkan kekuatan kompetensi daerah yang perlu terus didorong ke depan,” ujar Amalia.

    Ia menambahkan, capaian tersebut sudah sangat dekat dengan angka 8 persen, yang menjadi target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Menurutnya, hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat sektor-sektor produktif.

    Amalia menegaskan bahwa data yang dirilis oleh BPS merupakan hasil pencatatan berdasarkan fakta di lapangan. Karena itu, Sidrap dinilai sebagai salah satu daerah yang menarik untuk diamati secara langsung sebagai contoh pertumbuhan ekonomi yang kuat di tingkat daerah.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan bahwa peran BPS bukan menjalankan program pembangunan, melainkan menghasilkan data statistik yang berkualitas, bermakna, dan berdampak. Data tersebut kemudian dapat digunakan oleh pemerintah daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan.

    BPS Kabupaten Sidrap, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk dengan bupati, untuk memberikan berbagai insight berbasis data mengenai langkah-langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus pembangunan sosial.

    “BPS bertugas menghasilkan statistik yang bermakna, berdampak, dan berkualitas. Data tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam membangun daerah berbasis data dan fakta,” jelasnya.

    Ia berharap sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sehingga pembangunan di Sidrap maupun secara nasional dapat berjalan lebih terarah dan berbasis pada informasi yang akurat. (ibe)

  • Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap Pastikan Pengamanan Idul Fitri Aman

    Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap Pastikan Pengamanan Idul Fitri Aman

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul fitri 1447 H/2026 M, Polres Sidrap menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ops Ketupat 2026” di halaman Polres Sidrap, Kamis (12/3/26) pagi. Operasi yang dilaksanakan selama 13 hari terhitung mulai tanggal 13 s/d 25 Maret 2026 ini menjadi penanda dimulainya tahapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul fitri di seluruh Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Sidrap.

    Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong dihadiri oleh perwakilan Kodim 1420 Sidrap, Staf Ahli Bupati, Para Kepala OPD Pemkab Sidrap dan perwakilan Jasa Raharja Kabupaten Sidrap

    Dalam amanatnya, Kapolres Sidrap mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiap tahunnya sebagai bentuk kesiapan dan sinergi antarinstansi dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Lebaran. Ia juga menyampaikan berdasarkan survey dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2026 akan mencapai lebih dari 143 juta jiwa.

    “Pergerakan masyarakat diperkirakan meningkat tajam. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat dibutuhkan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas” ujar Fantry

    Fantry juga mengimbau kepada masyarakat untuk mudik lebih awal guna mencegah terjadinya lonjakan arus yang dapat berpotensi terjadinya kemacetan arus lalu lintas

    “Saya mengajak kepada masyarakat untuk mudik lebih awal sehingga tidak terjadi konsentrasi pemudik yang cukup tinggi yang tentunya dapat mengakibatkan terjadinya tingkat permasalahan baik di bidang lalu lintas maupun kriminalitas” tambahnya

    Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lipu-2026. Ia berharap pengabdian mereka menjadi bagian dari amal ibadah selama menjalankan tugas.

    “Selamat bertugas dan tetap semangat. Semoga setiap langkah pengabdian kita menjadi ladang pahala,” tutupnya.

  • Gerakan Pangan Murah Serentak Sulsel Digelar, Sidrap Hadirkan Bahan Pokok Terjangkau

    Gerakan Pangan Murah Serentak Sulsel Digelar, Sidrap Hadirkan Bahan Pokok Terjangkau

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, memimpin pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Jalan Ressang, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Rabu (11/3/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat Gubernur Sulawesi Selatan terkait pelaksanaan Gerakan Pangan Murah serentak di seluruh kabupaten/kota menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026.

    Program ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

    Turut hadir Asisten Ekbang Setda Sidrap Andi Patahangi, Kepala Dinas TPHPKP Ibrahim, Kabag Ekonomi Haris Alimin, Kasdim 1420 Sidrap, perwakilan Polres Sidrap, perwakilan TP PKK, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

    Dalam kesempatan itu, Nurkanaah menyampaikan Gerakan Pangan Murah merupakan langkah nyata pemerintah membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau menjelang Idulfitri.

    “Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang hari raya,” ujar Nurkanaah.

    Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidrap terus berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.

    “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli menjelang perayaan Idulfitri 2026,” terangnya.

    “Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak diharapkan mampu menjaga kestabilan distribusi serta harga pangan di Kabupaten Sidenreng Rappang,” tutupnya.

    Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok, Gerakan Pangan Murah di Sidrap juga menghadirkan sejumlah produk pelaku UMKM lokal seperti aneka kue kering, abon, dan berbagai olahan pangan lainnya.

    Produk tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kegiatan itu untuk berbelanja kebutuhan menjelang Idulfitri.

  • Investasi Bodong di Sidrap Rugikan Korban Hingga Miliaran, Penyidik Polres Diminta Bertindak

    Investasi Bodong di Sidrap Rugikan Korban Hingga Miliaran, Penyidik Polres Diminta Bertindak

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Kasus dugaan penggelapan dana investasi kembali mencuat di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Beberapa korban mendatangi Mapolres Sidrap melapor, Senin, 9 Maret 2026.

    Para korban mengaku rugi antara Rp30 hingga Rp290 juta dengan investasi yang disebut Arisanbsyk/Dapinbsyk yang dikelola oleh inisial F dari Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap.

    Seorang perempuan berinisial F alias S dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga menggelapkan dana investasi milik para korban.

    Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) yang diterbitkan oleh Polres Sidrap pada Maret 2026. Dua korban yang sudah melapor masing-masing bernama Marta T (34).

    Dia seorang ibu rumah tangga warga asal Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae. Kemudian korban kedua yang melapor Kasmia (20), seorang mahasiswa asal Kelurahan Ponrangae, Kecamatan Pitu Riawa.

    Dalam laporan yang diterima polisi, kedua korban mengaku awalnya diajak oleh terlapor untuk bekerja sama dalam bisnis investasi dengan janji keuntungan sebesar 30 persen.

    Tergiur dengan tawaran tersebut, para korban kemudian mentransfer sejumlah uang ke rekening milik terlapor.

    Korban pertama, Marta T, menyetorkan modal awal sebesar Rp35 juta ke rekening Bank Mandiri atas nama terlapor. Namun setelah berjalan sekitar tiga bulan, keuntungan yang dijanjikan tidak pernah diterima.

    Ketika Marta meminta pengembalian modalnya, uang tersebut tidak kunjung dikembalikan sehingga ia memutuskan melapor ke Polres Sidrap.

    Sementara itu korban kedua, Kasmia, mengaku awalnya menyerahkan dana investasi sebesar Rp80 juta kepada terlapor.

    Setelah beberapa waktu, korban kembali menambah investasi hingga total dana yang disetor mencapai Rp96 juta. Namun keuntungan yang dijanjikan juga tidak pernah diberikan dan modal korban belum dikembalikan hingga saat laporan dibuat.

    Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengaku mengalami kerugian besar dan merasa keberatan sehingga melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

    Polres Sidrap menerima laporan tersebut dan akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.

    Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi dengan janji keuntungan tinggi dalam waktu singkat, karena berpotensi menjadi modus penipuan atau penggelapan dana.

    Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Welfrick K Ambarita menyampaikan bahwa laporan polisinya sudah diterima.

    “Kami sudah terima LPnya. Selanjutnya kami lakukan proses penyelidikan,” jelasnya. (*)

  • Bergantian Kepala Daerah-Legislator Hadiri Bukber HUT Rusdi Masse, Cermin Kuatnya Jejaring Politik di Sulsel

    Bergantian Kepala Daerah-Legislator Hadiri Bukber HUT Rusdi Masse, Cermin Kuatnya Jejaring Politik di Sulsel

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Buka puasa bersama dalam rangka HUT ke-53 Rusdi Masse Mappasessu di Lapangan RMS, Rappang, Selasa (3/3/2026), menjadi ajang silaturahmi besar para kepala daerah dan legislator Sulawesi Selatan. Menjadi cermin bagaimana kuatnya jejaring politik Rusdi Masse di Sulsel.

    Ribuan warga memadati lokasi acara. Rusdi Masse hadir didampingi sang istri, Fatmawati Rusdi, yang menjabat Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

    Sejumlah kepala daerah terlihat hadir memberikan ucapan selamat, di antaranya Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Sidrap Nur Kanaah, Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga, Wali Kota Parepare Tasming Hamid, Bupati Wajo Andi Rosman, Wakil Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid serta Wakil Bupati Enrekang Andi Liwang La Tinro.

    Selain kepala daerah, anggota DPRD dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan juga terpantau hadir. Legislator lintas partai tampak berbaur bersama masyarakat, menjadikan momentum ini sebagai ruang silaturahmi yang cair dan inklusif.

    Dalam sambutannya, Rusdi Masse (RMS) menyampaikan rasa syukur atas usia yang kini genap 53 tahun. Ia juga menyampaikan optimisme terhadap kemajuan Sidrap, Enrekang, dan Pinrang ke depan.

    “Usia 53 tahun adalah perjalanan panjang. Saya memilih berhenti menjadi anggota DPR karena sudah yakin tiga kabupaten ini—Sidrap, Enrekang, dan Pinrang—insyaallah akan terus membawa kemajuan. Doakan saya sehat-sehat dan sukses di tempat saya yang baru,” ujarnya.

    Rusdi Masse menyebut ketiga daerah tersebut sebagai basis dukungan terbesarnya. Ia pun menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Meski mengakui adanya tantangan, khususnya terkait penganggaran di Enrekang, ia tetap optimistis setiap persoalan dapat dihadapi bersama.

    “Tidak ada ujian yang diberikan jika kita tidak mampu menghadapinya,” tambahnya.

    Rusdi Masse diketahui merupakan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) selama dua periode sebelum melanjutkan pengabdian sebagai anggota DPR RI selama dua periode. Ia kemudian memilih mundur dari kursi parlemen dan bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Rekam jejak tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur sentral dalam dinamika politik Sulawesi Selatan, dengan jejaring yang kuat di tingkat daerah maupun nasional.

    Acara buka puasa ini turut dirangkaikan dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat. Usai kegiatan di Sidrap, Rusdi Masse dijadwalkan melanjutkan agenda silaturahmi Ramadan di sejumlah daerah lainnya di Sulawesi Selatan. (*)

  • Polres Sidrap Gelar Tes Urine, Fantry: Tidak Ada Toleransi !

    Polres Sidrap Gelar Tes Urine, Fantry: Tidak Ada Toleransi !

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Kepolisian Resor Sidrap menggelar pemeriksaan urine secara menyeluruh terhadap personelnya pada Selasa (3/3/26) pagi di Mako Polres Sidrap. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini dipantau langsung oleh Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong, dengan pengawasan ketat Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam).

    Proses pengambilan sampel urine diawali oleh Kapolres Sidrap dan dilakukan oleh tim Sidokkes Polres Sidrap guna memastikan pelaksanaan berjalan transparan serta sesuai prosedur. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu bentuk pengawasan internal yang ketat di Polres Sidrap

    Fantry sapaan Kapolres Sidrap, menegaskan bahwa penegakan hukum terkait narkoba harus dimulai dari dalam tubuh institusi Polri sendiri. Menurutnya, tes urine ini adalah bentuk nyata transparansi dan keteladanan pimpinan sebelum melakukan penindakan ke masyarakat luas.

    “Kegiatan ini merupakan bukti transparansi hukum dan komitmen kami di Polres Sidrap Sebelum kami membersihkan penyakit masyarakat, khususnya peredaran narkoba, kami harus memastikan bahwa sapu yang kami gunakan itu bersih. Pimpinan dan anggota penegak hukum harus memberikan contoh yang baik,” ucap Fantry

    Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga integritas personel, ia menegaskan pengawasan internal sangat penting dilakukan secara berkala dan mendadak agar hasilnya objektif, Selain itu langkah tersebut menjadi bentuk tanggung jawab Polri dalam menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

    “Hari ini kita lakukan pemeriksaan urine kepada sejumlah personel secara dadakan. Ada total 165 personel yang menjalani tes urine, dan Alhamdulillah secara keseluruhan hasilnya negatif sebagai pengguna narkoba,” terang Kapolres.

    Tak lupa, Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh anggotanya agar tidak main-main dengan narkoba, baik perwira maupun bintara, yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba akan ia tindak tegas

    “Tentunya tidak ada toleransi bagi anggota yang terbukti terlibat baik sebagai pengguna, pelindung, apalagi pengedar sanksi berat telah menanti, mulai dari proses pidana hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Tidak ada ruang bagi Narkoba di Polres Sidrap. Komitmen ini adalah harga mati demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri” tutup Kapolres

  • HUT ke-53, RMS Gelar Buka Puasa Akbar dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land

    HUT ke-53, RMS Gelar Buka Puasa Akbar dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Suasana religius mewarnai peringatan hari ulang tahun ke-53 Rusdi Masse yang akrab disapa RMS. Di momen penuh berkah Bulan Ramadan 1447 H/2026 M, ia menggelar buka puasa bersama sekaligus membagikan paket sembako kepada masyarakat di RMS Land, Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa, 3 Maret 2026.

    Kegiatan tersebut menjadi rangkaian perayaan ulang tahun mantan Bupati Sidrap dua periode itu. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Sidrap memadati lokasi acara sejak sore hari untuk mengikuti buka puasa bersama.

    Tak hanya masyarakat, sejumlah pejabat provinsi dan daerah turut hadir. Tampak Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Ketua DPRD, Kapolres, serta anggota DPRD Sidrap ikut meramaikan kegiatan tersebut.

    Acara yang digelar suami Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi itu berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Selain buka puasa bersama, RMS juga membagikan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

    Dalam sambutannya, RMS menyampaikan rasa syukur atas usia yang ke-53 serta kebersamaan yang terus terjalin dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

    Kegiatan tersebut pun disambut antusias warga. Mereka mengaku bersyukur dapat berbuka puasa bersama sekaligus menerima bantuan sembako yang sangat membantu kebutuhan rumah tangga di bulan Ramadan.

    Momentum HUT ke-53 RMS tahun ini tak sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ajang berbagi dan mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat dalam suasana yang religius dan penuh kebersamaan. (*)

  • Tiga Pria Misterius Geruduk Rumah Warga di Wettee Sidrap Tengah Malam, Pemilik Dibuat Ketakutan

    Tiga Pria Misterius Geruduk Rumah Warga di Wettee Sidrap Tengah Malam, Pemilik Dibuat Ketakutan

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id– Warga Kelurahan Wettee, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Kabupaten Sidenreng Rappang, digegerkan dengan peristiwa mengejutkan yang dialami seorang perempuan pada Senin dini hari, 2 Maret, sekitar pukul 00.30 WITA.

    I Masse (50), yang tinggal seorang diri di rumahnya, mengaku kaget sekaligus ketakutan saat tiga pria tak dikenal tiba-tiba naik ke atas rumah panggung miliknya tanpa permisi. Ketiga pria tersebut disebut mengenakan pakaian preman, bahkan memakai celana pendek.

    “Yah, tiga orang masuk ke rumah berpakaian biasa dengan celana pendek. Mereka suruh saya bangun. Tidak tahu apa yang mereka cari. Semua kamar dibukanya,” tutur I Masse dengan nada masih trauma.

    Menurutnya, ketiga pria itu langsung membuka pintu dan masuk ke dalam rumah sebelum membangunkannya dari tidur. Tanpa menjelaskan maksud dan tujuan, mereka memeriksa seluruh ruangan, termasuk kamar-kamar yang ada di dalam rumah.

    Tak hanya itu, mereka juga sempat menanyakan keberadaan suami I Masse.

    “Dia juga cari suami saya. Saya bilang tidak adai. Saya tanya kamu dari mana, dia bilang dari Pangkajene,” ungkapnya.

    Setelah beberapa saat melakukan pemeriksaan, dua pria turun dari rumah. Namun satu orang lainnya tetap berada di atas untuk kembali mengecek setiap sudut ruangan sebelum akhirnya ikut meninggalkan lokasi.

    Yang membuat I Masse merasa kesal sekaligus curiga, ketiga pria tersebut tidak menunjukkan identitas maupun surat tugas resmi. Mereka hanya mengaku berasal dari Pangkajene dan datang menggunakan mobil berwarna hitam.

    “Apakah dia petugas atau bukan? Karena tidak menunjukkan juga surat tugas dan hanya mengaku dari Pangkajene,” ujarnya.

    Peristiwa ini pun menimbulkan tanda tanya di kalangan warga sekitar. Hingga kini belum diketahui pasti siapa ketiga pria tersebut dan apa tujuan mereka mendatangi rumah warga di tengah malam tanpa pemberitahuan resmi.

    Warga berharap ada klarifikasi dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan menimbulkan keresahan di masyarakat. (ibe)

  • Pasraman Kilat ROHIN SMAN 6 Sidrap, Bentuk Generasi Muda Hindu Berkarakter dan Berbhakti

    Pasraman Kilat ROHIN SMAN 6 Sidrap, Bentuk Generasi Muda Hindu Berkarakter dan Berbhakti

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Dalam upaya membentuk generasi muda Hindu yang berkarakter, cerdas, terampil, dan berbhakti kepada Dewata Seuwae/Sang Hyang Widhi Wasa, berbagai langkah pembinaan terus dilakukan. Salah satu kegiatan yang digagas oleh Rohani Hindu (ROHIN) SMAN 6 Sidrap adalah Pasraman Kilat yang dilaksanakan pada 23 hingga 27 Februari 2026 di lingkungan sekolah.

    Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala UPT SMAN 6 Sidenreng Rappang, H. Muhammad Arif, S.Pd., M.Si., beserta seluruh civitas akademika. Sebanyak 91 peserta mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Generasi Muda Hindu yang Berkarakter dan Berbhhakti Sesuai Ajaran Dharma.”

    Pasraman Kilat tersebut secara resmi dibuka oleh Pembina ROHIN SMAN 6 Sidrap, Jufri P., S.Pd., Gr. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya wadah pembinaan intensif bagi generasi muda Hindu agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, terampil, dan memiliki landasan spiritual yang kuat dalam menghadapi kehidupan modern.

    “Wadah seperti Rohani Hindu (ROHIN) sangat penting karena berperan langsung dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan, khususnya di lingkungan sekolah seperti pasraman kilat ini. Kegiatan pasraman tidak hanya disajikan secara teori semata, tetapi juga mengasah keterampilan dan pemahaman tentang tradisi agar terus berkembang dan dapat dilestarikan oleh generasi selanjutnya,” ujarnya.
    Sejalan dengan itu, Ketua ROHIN SMAN 6 Sidrap periode 2025/2026, Holyfhia, menyampaikan bahwa pasraman kilat bukan sekadar pembelajaran teori, tetapi juga melatih disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab.

    “Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya belajar teori, tetapi juga membentuk sikap dan karakter. Semoga pasraman kilat ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua. Ilmu yang diperoleh diharapkan menjadi pedoman dalam bertingkah laku serta membentuk budi pekerti yang luhur,” tuturnya.

    Kegiatan Pasraman Kilat dikemas secara menarik, menyenangkan, aplikatif, dan edukatif. Berbagai rangkaian kegiatan seperti story telling, ice breaking, penyampaian materi keagamaan Hindu, hingga permainan sambung kata membuat peserta antusias dan bersemangat. Konsep ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami ajaran Hindu secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Inti dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta terkait keyakinan beragama towani melalui diskusi interaktif bersama tokoh umat, Wa Samang, S.H., M.Kn. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tentang Panca Sradha sebagai dasar keyakinan umat Hindu secara umum, serta sejarah dan perjuangan leluhur dalam mempertahankan serta melestarikan adat dan tradisi towani.

    Selain itu, Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Sidrap, Ni Dhewi Ratih, S.Pd.H., membawakan materi tentang Catur Asrama, yakni empat tahapan kehidupan dalam ajaran Hindu: Brahmacari, Grhasta, Wanaprasta, dan Sanyasin. Materi ini memberikan pemahaman tentang pentingnya menjalani kehidupan sesuai tahapan usia dan perkembangan spiritual demi mencapai keseimbangan duniawi dan rohani.

    Materi lainnya disampaikan oleh Petrus Kamase mengenai Moderasi Beragama. Ia mengajak peserta untuk memiliki cara pandang, sikap, dan perilaku yang tidak ekstrem, serta mampu merawat kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.

    Melalui kegiatan Pasraman Kilat ini, diharapkan lahir generasi muda Hindu yang berkarakter kuat, berbhakti sesuai ajaran dharma, serta siap menjadi penerus dan pelestari budaya Hindu di masa depan.

  • Ilham Junaedy: AMPI Harus Hadir Bantu Pemerintah Bangun Daerah

    Ilham Junaedy: AMPI Harus Hadir Bantu Pemerintah Bangun Daerah

    SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. id— Ketua DPD I Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulawesi Selatan, Andi Nurhaldin Halid, bersama rombongan melakukan silaturahmi dengan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Saharuddin Alrif, menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) AMPI Sidrap.

    Dalam kunjungan tersebut, Andi Nurhaldin Halid didampingi mantan Ketua AMPI Sidrap, Ilham Junaedy. Selain bersilaturahmi, rombongan juga secara resmi mengundang Bupati Sidrap untuk menghadiri Musda dan pelantikan pengurus baru AMPI Sidrap.

    Musda AMPI Sidrap dijadwalkan berlangsung pada 2 Maret 2026 di Hotel Grand Sidny, Pangkajene. Agenda tersebut menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepengurusan AMPI di Kabupaten Sidrap.

    Bupati Sidrap, H. Saharuddin Alrif, menyambut baik rencana pelaksanaan Musda AMPI tersebut. Ia mengapresiasi langkah AMPI dalam memperkuat peran kepemudaan di daerah dan menyatakan kesiapannya untuk hadir. Bahkan, Bupati telah menyiapkan waktu khusus guna menghadiri kegiatan tersebut.

    Sementara itu, Ilham Junaedy selaku senior AMPI Sidrap menegaskan bahwa AMPI harus mampu menciptakan kader-kader yang dapat turut serta membantu pemerintah dalam menjalankan pembangunan daerah.

    “AMPI memiliki banyak kader yang siap bersinergi demi kepentingan daerah. Tanggung jawab pembangunan bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk AMPI,” ujarnya.

    Ia berharap melalui Musda ini, AMPI Sidrap semakin solid dan mampu melahirkan kepengurusan yang visioner serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.