Blog

  • Sapu, Parang, dan Karung Jadi Senjata Warga Pangkajene, Sidrap Siapkan Kampung Anti Narkoba

    Sapu, Parang, dan Karung Jadi Senjata Warga Pangkajene, Sidrap Siapkan Kampung Anti Narkoba

    Sidrap.KN— Suasana pagi di Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Jumat, 12 Juni 2026, tampak berbeda dari biasanya. Personel kepolisian, aparat kelurahan, hingga warga dari RT 01 hingga RT 03 serempak turun ke jalan dalam satu gerakan: kerja bakti massal untuk memperkuat status Kampung Bebas Narkoba (KBN) Mappadeceng.

    Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih lingkungan. Di balik sapu, parang, dan karung sampah yang dibawa warga, tersimpan target besar: menjadikan Mappadeceng sebagai kampung percontohan anti-narkoba di tingkat Polda Sulawesi Selatan.

    Kerja bakti ini digelar rutin setiap pekan ini, dengan titik kumpul di Jalan Poros dekat Pos Lantas KTL 1 Kelurahan Pangkajene. Sasaran kegiatan meliputi pembersihan sampah berserakan dan pemangkasan rumput liar yang mulai menutupi sejumlah titik lingkungan.

    Dasar kegiatan ini merujuk pada Surat Telegram Kapolda Sulsel terkait Lomba KBN dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara, serta Surat Perintah Kapolres Sidrap tentang pembenahan wilayah Mappadeceng sebagai kawasan Kampung Bebas Narkoba.

    Sejumlah unsur dilibatkan dalam kegiatan ini, mulai dari personel Satresnarkoba Polres Sidrap, aparat kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, Karang Taruna, hingga kelompok ibu PKK. Semua bergerak dalam satu pola yang sama: membenahi lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan sosial terhadap narkoba.

    Pihak panitia menegaskan bahwa KBN Mappadeceng bukan hanya program seremonial, tetapi gerakan bersama yang menuntut partisipasi aktif masyarakat. Kebersihan lingkungan disebut menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kawasan yang sehat, tertib, dan bebas dari pengaruh narkotika.

    “Ini bukan sekadar lomba, tapi komitmen bersama. Kampung ini milik kita, dan wajahnya harus mencerminkan semangat anti-narkoba,” demikian pesan yang disampaikan dalam imbauan kegiatan.

    Warga juga diminta membawa peralatan kerja seadanya seperti sapu, parang, arit, hingga karung untuk mempercepat proses pembersihan wilayah.

    Di tengah semangat gotong royong tersebut, Mappadeceng kini tidak hanya dipandang sebagai titik lokasi lomba, tetapi juga simbol kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang disebut BERSINAR: Bersih dari Narkoba.

    Jika gerakan ini konsisten, Mappadeceng bukan hanya bersih secara fisik, tetapi juga berpeluang menjadi model kampung yang kuat secara sosial dalam perang panjang melawan narkotika di Sidrap. (*)

  • Kunjungi Gubernur Sumbar, Andarizal Uraikan Rencana KJI Gelar UKW di Padang

    Kunjungi Gubernur Sumbar, Andarizal Uraikan Rencana KJI Gelar UKW di Padang

    PADANG.KN- Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI) melakukan kunjungan silaturahmi dengan Gubernur Sumatera Barat, Buya H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., M.M., di Istana Gubernur Sumatera Barat pada Jumat (12/6/2026).

    Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP-KJI Andarizal, Ketua Nasional KJI Irvand, serta Ketua Bidang Pra-UKW KJI Zulfadli. Kehadiran rombongan pengurus pusat KJI tersebut disambut hangat oleh Gubernur Mahyeldi.

    Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal, menyampaikan bahwa dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, DPP-KJI berencana menyelenggarakan “Uji Kompetensi Wartawan (UKW)” bagi para anggota KJI di Kota Padang. Agenda ini digagas sebagai upaya nyata dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas wartawan.

    Andarizal menegaskan bahwa UKW bukan sekadar agenda seremonial belaka, melainkan komitmen penuh organisasi untuk melahirkan insan pers yang kompeten dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional.

    “Kami berharap pelaksanaan UKW ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, kami juga berharap Bapak Gubernur berkenan hadir untuk membuka acara sekaligus menjadi “public speaker” guna memberikan motivasi kepada para peserta,” ujar Andarizal.

    Merespons rencana tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, memberikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, peningkatan kompetensi wartawan merupakan kebutuhan krusial di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini.

    “Pers memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah sebagai penyampai informasi yang objektif, edukatif, dan berimbang. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tentu mendukung kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas insan pers,” ungkap Mahyeldi.

    Gubernur berharap lewat pelaksanaan UKW ini, akan lahir jurnalis-jurnalis yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi.

    “Saya berharap UKW ini dapat melahirkan wartawan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjaga marwah jurnalistik di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks,” tambah Gubernur.

    UKW dinilai sebagai instrumen penting untuk memastikan wartawan memiliki standar kompetensi yang jelas dan terukur. DPP-KJI berkomitmen penuh untuk mendorong lahirnya jurnalis yang tidak hanya andal dalam mencari dan menyajikan informasi, tetapi juga patuh terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta memahami tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, KJI berharap dapat menciptakan momentum kebangkitan profesionalisme pers sekaligus memperkuat kepercayaan publik (public trust) terhadap media.

    Dengan adanya dukungan langsung dari orang nomor satu di Sumatera Barat ini, DPP-KJI optimistis pelaksanaan UKW di Kota Padang dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak signifikan bagi iklim jurnalistik di ranah Minang. Sinergi yang erat antara pemerintah dan insan pers ini diharapkan tidak hanya berhenti pada momentum HUT RI ke-81 saja, melainkan terus berlanjut demi mewujudkan keterbukaan informasi publik yang sehat, mendidik, dan berlandaskan pada fakta.

    Audiensi yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama. Pertemuan ini menjadi sinyal kuat terjalinnya kolaborasi yang solid antara organisasi pers dan pemerintah daerah demi mendukung pembangunan Sumatera Barat yang lebih maju, transparan, dan informatif. (KJI/Red)

  • Wajo Jadi Pelopor, Kji Sulsel Siapkan Pelantikan Perdana di Daerah

    Wajo Jadi Pelopor, Kji Sulsel Siapkan Pelantikan Perdana di Daerah

    WAJO. KN— Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Provinsi Sulawesi Selatan bersiap menorehkan sejarah baru dengan menggelar pelantikan Pengurus Daerah KJI Kabupaten Wajo Masa Bakti 2026–2029 pada 15 Juni 2026. Pelantikan ini menjadi yang pertama untuk tingkat kabupaten/kota di wilayah KJI Sulawesi Selatan.

    Momentum tersebut dipandang sebagai langkah awal konsolidasi organisasi jurnalis yang lebih terstruktur di daerah. KJI Sulsel menempatkan Wajo sebagai daerah percontohan dalam penguatan etika, profesionalisme, dan tata kelola organisasi pers di tingkat lokal.

    Ketua KJI Sulsel, Edy Basri, menegaskan bahwa pelantikan di Wajo dalam waktu dekat, bukan sekadar agenda administratif, melainkan titik awal pembentukan standar organisasi di daerah.

    Ia berharap KJI Wajo dapat menjadi contoh bagi pengurus di kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Selatan, baik dari sisi integritas kepengurusan maupun kualitas kerja-kerja jurnalistik yang dihasilkan.

    “Wajo kita jadikan role model awal. Setelah ini, sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan juga akan segera menyusul pelantikan,” demikian penegasan Ketua KJI Sulsel, Edy Basri, Kamis, 11 Juni 2026.

    KJI Sulsel juga memastikan bahwa dalam pelantikan tersebut akan digelar prosesi pengambilan sumpah dan janji pengurus yang menekankan nilai integritas, profesionalisme, dan kode etik jurnalistik. Prosesi itu akan dilaksanakan secara khidmat dengan pendekatan inklusif, di mana setiap pengurus mengikuti sumpah sesuai keyakinan masing-masing.

    Sumpah tersebut mencakup komitmen kesetiaan kepada organisasi, tanggung jawab dalam menjalankan amanah, kepatuhan pada kode etik jurnalistik, serta kewajiban mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

    Dengan pelantikan perdana ini, KJI Sulsel berharap terbentuknya fondasi kuat bagi pengembangan organisasi jurnalis yang lebih modern, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan publik di Sulawesi Selatan. (*)

  • Bupati Sidrap Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Sulsel Jadi Pionir Nasional

    Bupati Sidrap Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Sulsel Jadi Pionir Nasional

    SIDRAP.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri pencanangan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis karena Sulsel resmi menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mencanangkan sensus tersebut.

    Kehadiran Syaharuddin Alrif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung program strategis nasional tersebut. Turut mendampingi Bupati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sidrap, Herwin, serta Kepala BPS Kabupaten Sidrap, Andi Asmarani.

    Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala BPS Provinsi Sulsel Aryanto, serta para kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

    Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan pemilihan Sulsel sebagai lokasi pencanangan perdana memiliki makna penting sebagai titik awal persiapan nasional. Data yang dihasilkan nanti diharapkan menjadi acuan akurat dan komprehensif bagi penyusunan kebijakan pembangunan masa depan.

    “Ini adalah kali pertama kita mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di tingkat provinsi. Sulawesi Selatan adalah provinsi pertama,” ujar Amalia.

    Dalam kesempatan tersebut, Amalia memperkenalkan kampanye TIR guna meningkatkan partisipasi masyarakat, yaitu Terima petugas sensus, Isi data dengan benar, dan Rahasia data tetap terjaga.

    Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyambut baik kepercayaan tersebut. Ia berharap seluruh pemerintah daerah di Sulsel berkomitmen penuh mendukung pendataan agar berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas.

    “Data yang akurat akan menjadi fondasi penting dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, investasi, dan pemberdayaan masyarakat ke depan,” tutur Andi Sudirman.

    Pendataan lapangan sendiri dijadwalkan berlangsung secara “door-to-door” mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

    Partisipasi aktif dari pemerintah daerah di seluruh Sulsel diharapkan dapat menyukseskan Sensus Ekonomi 2026, sehingga Indonesia memiliki gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi sebagai pijakan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

  • Daftar Kepala Daerah Pemenang Disway Top Regional Leader Awards 2026

    Daftar Kepala Daerah Pemenang Disway Top Regional Leader Awards 2026

    JAKARTA.KN—Untuk pertama kalinya, Disway National Network menggelar ajang apresiasi bergengsi dalam mengapresiasi kinerja kepala daerah di seluruh Indonesia.

    Ajang yang dibungkus dalam ’Disway Top Regional Leader Awards 2026’ ini juga dirangkai dengan program Leadership Forum dan Awarding Ceremony yang mengangkat tema ’Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional’.

    Dalam program yang akan dipandu langsung oleh Dahlan Iskan selaku Founder Disway Group bertujuan untuk mempertajam wawasan peserta yang merupakan kepala daerah dengan narasumber Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si.

    Program Leadership Forum dan Awarding Ceremony ini akan mengupas lebih mendalam potensi Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai motor penggerak ekonomi baru bagi daerah.

    Sedangkan apresiasi ’Disway Top Regional Leader Awards 2026’ akan diberikan kepada kepala daerah tingkat provinsi, kota, dan kabupaten yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi pengelolaan pemerintahan, kepemimpinan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah yang berdampak nyata bagi masyarakat.

    Dahlan Iskan selaku Founder Disway Group mengungkapkan jika saat ini kepala daerah menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam menjalankan pemerintahan.

    Karena itu, para pemimpin daerah yang mampu menunjukkan prestasi dan menghadirkan perubahan layak mendapatkan apresiasi nasional.

    “Disway Top Regional Leader Awards 2026 hadir sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras kepala daerah yang berhasil membawa perubahan positif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas,” jelas Dahlan Iskan.

    Para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan telah melewati penilaian yang dilakukan secara objektif dan terukur dengan melibatkan pengolahan data primer dan sekunder, survei publik, audit independen, hingga penilaian dewan pakar dan para pimpinan media jaringan Disway National Network yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

    Adapun indikator penilaian mencakup berbagai aspek strategis, antara lain:

    Kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan
    Inovasi layanan publik
    Penguatan ekonomi daerah
    Infrastruktur dan konektivitas
    Pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif
    Ketahanan pangan dan lingkungan hidup
    Reformasi birokrasi
    Komunikasi publik dan kepemimpinan daerah

    Ajang bergengsi Disway Top Regional Leader Awards 2026 akan digelar pada Kamis, 11 Juni 2026 yang berlokasi di JW Marriot Hotel Jakarta.

    Sebagai media nasional dengan jaringan media online, media cetak, dan televisi regional di berbagai wilayah Indonesia, Disway National Network berharap program ini dapat menjadi platform kolaborasi positif untuk mendorong peningkatan kualitas pemerintahan daerah serta memperkuat pembangunan nasional berbasis daerah.

    Tidak sampai di situ, ajang ini juga diharapkan akan semakin banyak melahirkan kepala daerah yang unggul secara kinerja, mampu menjadi role model kepemimpinan dengan menghadirkan inovasi serta pelayanan publik yang baik dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

    Adapun daftar kepala daerah pemenang Disway Top Regional Leader Awards 2026:

    A.CLUSTER PENGELOLAAN PEMERINTAHAN

    Pemerintah Provinsi :

    Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M. kategori Pelopor Inovasi dan Kepemimpinan Daerah
    Pemerintah Kota :

    Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin kategori Pelopor Tata Kelola Pemerintahan Modern
    Wali Kota Serang Budi Rustandi kategori Pelopor Inovasi Pembiayaan Pembangunan Daerah

    B. SOSIAL, BUDAYA,LINGKUNGAN,KESEHATAN, PENDIDIKAN & GENERASI MUDA

    PEMERINTAH PROVINSI

    Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X kategori Penjaga Warisan Budaya dan Penguatan Karakter Generasi Muda
    Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. kategori Penggerak Ekonomi Umat dan Budaya Halal
    Gubernur Banten, Bapak Andra Soni, S.M., M.AP kategori Penggerak Pendidikan Inklusif dan Kesetaraan Akses Belajar

    PEMERINTAH KOTA

    Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.E., M.H. kategori Penggerak Toleransi dan Harmoni Sosial
    Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M. kategori Kecakapan Pengelolaan Kesehatan Publik
    Wali Kota Padang, Fadly Amran, B.B.A. kategori Penggerak Pelestarian Budaya dan Kehidupan Keagamaan

    PEMERINTAH KABUPATEN

    Bupati Tangerang, Drs. Mochamad Maesyal Rasyid, M.Si. kategori Peningkatan Mutu
    Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira Bastian kategori Penggerak Pembangunan Berkelanjutan dan Pelestarian Lingkungan

    C. KESEJAHTERAAN PUBLIK

    PEMERINTAH PROVINSI

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kategori Penguat Ketahanan Pangan Nasional
    Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Kepulauan
    Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kategori Pengakselerasi Infrastruktur dan Konektivitas Kawasan

    PEMERINTAH KOTA

    Wali Kota Magelang, H. Damar Prasetyono kategori Penguat Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan Warga
    Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota
    Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota
    Wali Kota Batam, Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si. kategori Pengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Industri
    Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, S.E., M.M. kategori Penggerak Ketahanan Pangan Daerah
    PEMERINTAH KABUPATEN

    Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, S.H. kategori Pengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Pariwisata
    Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, S.H., M.H. kategori Kecakapan Pengelolaan Pertumbuhan Ekonomi
    Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si. kategori Kecakapan Pengelolaan Ketahanan Pangan
    Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, S.T., M.H. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si. kategori Pengakselerasi Infrastruktur dan Konektivitas
    Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB. kategori Pengakselerasi Infrastruktur dan Konektivitas
    Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Banyumas, Drs. Sadewo Tri Lastiono, M.M. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, S.H. kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
    Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman, S.H. kategori Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian
    Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M. kategori Penggerak Ketahanan Pangan Daerah
    Bupati Pangkajene & Kepulauan, Dr. H. Muh. Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si. kategori Penggerak Ketahanan Pangan Daerah

    D. PELAYANAN PUBLIK

    PEMERINTAH PROVINSI

    Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, M.M. kategori Pemimpin Transformasi Kota Cerdas

    PEMERINTAH KOTA

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi kategori Pelopor Transformasi Kota Cerdas
    Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si. kategori Penggerak Transformasi Teknologi Daerah
    Wali Kota Tangerang, Drs. H. Sachrudin kategori Penggerak Transformasi Teknologi Daerah
    Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E. kategori Pelopor Kota Cerdas dan Layanan Digital

    PEMERINTAH KABUPATEN

    Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. kategori Pelopor Inovasi Pelayanan Publik Daerah
    Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM. kategori Pelopor Inovasi Pelayanan Publik Daerah

    E. PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI & SUMBER DAYA ALAM DAERAH

    PEMERINTAH PROVINSI

    Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M. kategori Penggerak Transformasi Pariwisata Berbasis Budaya
    Gubernur Jawa Tengah, Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. kategori Penguat Daya Saing Pertanian Daerah
    Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Inovasi Daerah

    PEMERINTAH KOTA

    Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.E., M.H. kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Keragaman Budaya
    Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim, M.A. kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Kota Pusaka
    Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, S.E. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif Perkotaan
    Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Wali Kota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo kategori Penguat Pariwisata Berbasis Budaya
    Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif Lokal
    Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, S.E. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Wali Kota Batu, Nurochman, S.H., M.H. kategori Pendorong Kemajuan Pariwisata

    PEMERINTAH KABUPATEN

    Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Inovasi Daerah
    Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd. kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Konservasi
    Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. kategori Penguat Sektor Pertanian dan Pangan
    Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., MBA kategori Pendorong Pengembangan Pariwisata Daerah
    Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M. kategori Pengembang Pariwisata Berbasis Potensi Daerah
    Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail kategori Pendorong Kemajuan Pariwisata Daerah
    Bupati Pasuruan, H. M. Rusdi Sutejo kategori Pendorong Pengembangan Industri Daerah
    Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.IP., M.Si. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP. kategori Pendorong Pengembangan Industri Daerah
    Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, S.E., M.M. kategori Kecakapan Pengelolaan Sektor Partanian
    Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. kategori Penggerak Ekonomi Maritim dan Kawasan Pesisir
    Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, S.Ag kategori Pendorong Pengembangan Industri Daerah
    Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag. kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif

    Sumber: https://disway.id

  • Bupati Sidrap Paparkan Terobosan Stabilkan Harga Telur di Hadapan Menteri Pertanian

    Bupati Sidrap Paparkan Terobosan Stabilkan Harga Telur di Hadapan Menteri Pertanian

    JAKARTA.KN—Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memaparkan terobosan dalam menjaga stabilitas harga telur di wilayahnya di hadapan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

    Dalam forum yang dihadiri oleh sejumlah kepala daerah se-Indonesia tersebut, Syaharuddin menjelaskan mekanisme koordinasi rutin antara peternak dan pedagang yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap.

    “Kami melakukan rapat mingguan setiap Selasa malam dan Jumat malam untuk menyepakati harga telur bersama antara peternak dan pedagang. Setelah harga disepakati, hasilnya dipublikasikan melalui media sosial resmi pemerintah, peternak, dan videotron,” urai Syaharuddin.

    Menurutnya, stabilitas harga sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah sebagai jembatan bagi para pelaku usaha.

    “Langkah ini telah berjalan selama satu tahun empat bulan dan terbukti efektif menjadi patokan harga untuk wilayah Indonesia timur,” ujar Syaharuddin didampingi oleh Ketua Komisi II DPRD Sidrap, Bahrul Appas, serta Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah.

    Namun Syaharuddin mengungkap, satu bulan terakhir terjadi penurunan serapan telur yang memicu fluktuasi harga. Fenomena ini salah satunya dipengaruhi oleh tradisi masyarakat Bugis yang disebut “Uleng Cipi”, yakni masa minim hajatan selama musim haji.

    “Sebentar malam kami akan kembali menggelar rapat koordinasi. Insya Allah, harga telur akan segera membaik,” tuturnya.

    Selain stabilitas harga, Syaharuddin juga memaparkan program “One Day One Egg” di Kabupaten Sidrap. Program ini bertujuan meningkatkan konsumsi telur sekaligus memperbaiki gizi masyarakat.

    “Alhamdulillah berkat program ini dan upaya-upaya lintas sektor lainnya, Sidrap mencatatkan capaian signifikan, yakni angka kemiskinan dan stunting rendah, serta lonjakan pertumbuhan ekonomi dari 4,05 persen menjadi 7,71 persen,” terang Syaharuddin disambut aplaus Menteri Pertanian dan seluruh peserta forum.

    Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangannya menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan peternak telur di seluruh Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para peternak serta memaparkan sejumlah kebijakan strategis.

    Kebijakan tersebut di antaranya menetapkan HPP telur sebesar Rp26.500 per kilogram, SPHP Jagung dari Bulog, koordinasi langsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjaga serapan telur, serta mengimbau kepada para peternak dengan tembusan Satgas Pangan untuk memantau dan mengawal HPP agar tidak merugikan pihak peternak.

  • Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP RI

    Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP RI

    SIDRAP.KN—Demi memperkokoh posisi Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sebagai lumbung pangan nasional, Bupati Syaharuddin Alrif memboyong program prioritas sektor perikanan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Senin (8/6/2026).

    Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Sidrap didampingi oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Ahmad Dollah. Kehadiran mereka diterima Direktur Ikan Air Payau, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP, Fernando Jongguran Simanjuntak.

    Pertemuan strategis ini dilakukan sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam menyinkronkan kebijakan guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

    Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan, visi Kabupaten Sidrap ke depan tidak hanya bertumpu pada komoditas beras, tetapi juga fokus pada pemenuhan protein hewani, khususnya melalui sektor perikanan.

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap memaparkan sejumlah program prioritas yang diusulkan untuk dikolaborasikan bersama KKP RI, di antaranya pengembangan budi daya kolam dan program Mina Padi guna mengoptimalkan lahan produktif masyarakat.

    Selain itu, pihaknya turut mengusulkan pengelolaan danau melalui kegiatan restocking atau penaburan benih ikan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan, penerapan sistem budi daya bioflok tematik yang efisien lahan, serta pemanfaatan embung sebagai sumber air utama untuk mendukung pengembangan budi daya ikan air tawar di Kabupaten Sidrap.

    Tidak hanya fokus pada aspek teknis, Bupati Sidrap juga menyampaikan harapannya agar KKP RI dapat memberikan dukungan melalui alokasi program kegiatan yang lebih luas.

    “Termasuk pemeliharaan dan pengembangan fasilitas Balai Benih Ikan (BBI) melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN,” ujar Syaharuddin.

    Direktur Ikan Air Payau, Fernando Jongguran Simanjuntak, menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap agar sinergi ini dapat menjadi model pengembangan perikanan yang berkelanjutan di daerah.

    Pihaknya optimistis, melalui kolaborasi yang intensif, potensi perikanan di Sidrap dapat meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • Taman Wisata Puncak Bila Jadi Destinasi Favorit Liburan Anak Sekolah di Sidrap

    Taman Wisata Puncak Bila Jadi Destinasi Favorit Liburan Anak Sekolah di Sidrap

    SIDRAP.KN– Usai pelaksanaan ujian akhir semester, khususnya bagi siswa kelas VI sekolah dasar, banyak anak memanfaatkan masa liburan dengan berwisata bersama teman-teman, guru, maupun keluarga.

    Salah satu destinasi yang paling diminati adalah Taman Wisata Puncak Bila Sidrap yang berada di Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Tempat wisata ini dikenal sebagai salah satu tujuan rekreasi keluarga yang mudah dijangkau dan menawarkan beragam wahana menarik bagi anak-anak.

    Memasuki musim liburan sekolah, jumlah pengunjung di kawasan wisata tersebut terlihat meningkat.

    Anak-anak tampak menikmati berbagai fasilitas permainan dan wahana yang tersedia sambil menghabiskan waktu bersama keluarga maupun rombongan sekolah.

    Owner Taman Wisata Puncak Bila, Ahmad Shalihin Halim, mengatakan bahwa banyak wahana yang menjadi favorit anak-anak saat berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

    “Anak-anak sangat senang bermain sepeda air atau bebek air, melihat sepeda raksasa, kursi raksasa,flying fox, Watterboom, Waterplay, balon air, rottel ball, tempat pemancingan serta berbagai wahana permainan lainnya yang tersedia di kawasan wisata ini,” ujarnya.

    Selain menawarkan beragam permainan, Puncak Bila juga menghadirkan suasana liburan yang semakin meriah dengan adanya hiburan musik langsung setiap akhir pekan maupun pada momen tertentu.

    Kehadiran live music membuat pengunjung, khususnya anak-anak dan keluarga, semakin betah menikmati waktu liburan mereka.

    “Yang lebih seru, selalu ada live musik sehingga anak-anak bisa lebih senang bermain, mandi-mandi di kolam renang, dan menikmati suasana liburan bersama keluarga,” tambah Ahmad Shalihin Halim.

    Destinasi wisata yang berlokasi di Desa Bila Riase ini memang dikenal memiliki berbagai fasilitas rekreasi keluarga, mulai dari kolam renang, sepeda air, area bermain, spot foto unik hingga berbagai wahana wisata lainnya yang memadukan panorama alam dengan hiburan modern.

    Dengan suasana yang sejuk, pemandangan alam yang indah, serta banyaknya pilihan wahana permainan, Taman Wisata Puncak Bila terus menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Sidrap dan daerah sekitar untuk menghabiskan masa liburan sekolah bersama keluarga.(*)

  • Tampil Live di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Menuju Masyarakat Sejahtera

    Tampil Live di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Menuju Masyarakat Sejahtera

    JAKARTA.KN—Bupati Kabupaten Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menjadi narasumber program talkshow langsung (live) “Zona Inspirasi” di Kompas TV pada Senin, (8/6/2026). Dalam acara berdurasi 30 menit tersebut, Bupati Syaharuddin memaparkan visi dan strategi pemerintah daerah dalam tema “Sidrap Bergerak: Dari Ketahanan Pangan Menuju Kesejahteraan Masyarakat”.

    Perbincangan yang dipandu oleh host Egiet Hapsari dari Studio Kompas TV ini membahas segmen ketahanan pangan dan penguatan pertanian, segmen kesehatan, stunting, dan kesejahteraan masyarakat, serta segmen investasi, energi, dan capaian pembangunan.

    Dalam segmen ketahanan pangan, Bupati Syaharuddin menegaskan bahwa Sidrap sejak dulu memposisikan diri sebagai lumbung beras utama di Sulawesi Selatan dan Indonesia Timur. Untuk meningkatkan hal tersebut, imbuhnya dilakukan transformasi pertanian.

    “Menangkap arahan Presiden dan Menteri Pertanian soal swasembada pangan, kami langsung melakukan transformasi untuk meningkatkan produktivitas entah itu padi, jagung, dan semua sektor pangan,” jelas Syaharuddin.

    Ia merinci, transformasi tersebut meliputi peningkatan etos kerja, peningkatan produktivitas, modernisasi alat dan mesin pertanian, manajemen sumber daya air, dukungan pupuk, penerapan ilmu dan teknologi, percepatan panen, serta hilirisasi dan perluasan pasar.

    Syaharuddin juga menguraikan penerapan program listrik masuk sawah untuk mengatasi sekitar 18.000 hektare lahan sawah tadah hujan yang sebelumnya hanya bisa panen satu kali setahun. Program ini memberi efisiensi biaya operasional dan ketersediaan air sepanjang waktu sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Listrik Masuk Sawah juga mendorong indeks pertanaman menjadi IP300 (tiga kali tanam setahun) sehingga produktivitas makin bertambah,” tutur Syaharuddin.

    Ditambahkannya, Sidrap menjalin kerja sama antar-daerah dengan wilayah seperti Sulawesi, Kalimantan, Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara untuk menyuplai kebutuhan beras dan telur.

    Pada segmen selanjutnya, Bupati Syaharuddin Alrif menyatakan Pemkab Sidrap terus berinovasi menurunkan angka stunting melalui konsolidasi lintas sektor.

    “Kami meluncurkan berbagai program inovatif, salah satunya adalah Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Bebas Stunting) yang melibatkan dukungan dari para dermawan untuk menyediakan kebutuhan gizi bagi penerima manfaat,” terang Syaharuddin.

    Selain itu, mengingat potensi daerah sebagai produsen telur dan daging ayam yang tinggi, pemerintah menginisiasi program makan sebutir telur sehari untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat.

    Dalam upaya memutus rantai kemiskinan secara sistemik, pemerintah juga mengoptimalkan penggunaan zakat produktif yang dialihkan dari bantuan bahan pokok menjadi modal usaha kepada keluarga penerima manfaat.

    “Sinergi ini turut diperkuat dengan jaminan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan guna memastikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat, kesehatan, serta peningkatan kualitas generasi mendatang di Kabupaten Sidrap,” tuturnya.

    Sementara di segmen terakhir Syaharuddin Alrif mengungkap Kabupaten Sidrap terus memperkuat sektor investasi dengan fokus utama pada pemanfaatan potensi “kebun angin” untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

    Sejak tahun 2017, kata Syaharuddin, di Sidrap telah beroperasi PLTB sebesar 75 megawatt yang mampu memenuhi kebutuhan listrik bagi sekitar 42.000 rumah, serta merencanakan penambahan kapasitas melalui proyek PLTB baru dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

    Di segmen ini Syaharuddin juga mengutarakan prestasi Kabupaten Sidrap atas keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting dan meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.

    “Penghargaan ini, ditambah prestasi sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulsel, menjadi motivasi bagi kami untuk berbuat lebih baik ke depan,” pungkasnya.

  • Polisi Peduli, Sat. Narkoba Polres Sidrap Serahkan Bantuan Kepada Warga

    Polisi Peduli, Sat. Narkoba Polres Sidrap Serahkan Bantuan Kepada Warga

      SIDRAP. KN—Dalam upaya meringankan beban ekonomi warga serta mempererat hubungan dengan masyarakat, Satuan Narkoba Polres Sidrap melaksanakan aksi sosial dengan menyerahkan bantuan sembako berupa beras dan telur kepada warga yang kurang mampu di Kelurahan Wala Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Senin (8/6/26) siang.

      Penyaluran sembako tersebut dilakukan secara door to door dengan menyasar langsung rumah-rumah warga yang membutuhkan. Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong mengatakan Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

      “Ini salah satu bukti wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat, juga sudah merupakan program unggulan kami “Polres Sidrap Berbagi” yang digelar secara kontinyu, guna terus menjalin kedekatan dengan masyarakat serta memberikan manfaat secara langsung kepada warga yang membutuhkan” ujarnya.

      Selain menyalurkan bantuan, polisi juga menyempatkan diri berkomunikasi dengan warga sembari mendengarkan aspirasi, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

      Warga yang menerima bantuan terlihat antusias dan menyampaikan rasa syukur mereka. Salah seorang penerima bantuan menyampaikan rasa syukur, terima kasih dengan penuh haru.

      “Terima kasih bapak-bapak Polisi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, semoga perhatian bapak bernilai ibadah” kata nenek sumi (60) salah satu warga penerima bantuan.

    1. Diduga Keburu Dikosongkan, Gudang Rokok Ilegal di Sidrap Tak Sisakan Barang Bukti

      Diduga Keburu Dikosongkan, Gudang Rokok Ilegal di Sidrap Tak Sisakan Barang Bukti

      SIDRAP.KN– Upaya pengungkapan dugaan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus dilakukan aparat kepolisian. Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Sidrap mendatangi sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penampungan rokok ilegal, Sabtu (6/6/2026).

      Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Tipiter Satreskrim Polres Sidrap, IPDA Muhammad Abel Mirzan. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penyisiran di sejumlah ruangan yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan rokok.

      Namun, hasil pemeriksaan tidak menemukan rokok yang dimaksud. Polisi hanya mendapati sisa-sisa dos bekas yang diduga sebelumnya digunakan sebagai tempat penyimpanan rokok.

      Petugas kemudian melakukan pengecekan menyeluruh pada beberapa bagian bangunan untuk memastikan tidak ada barang bukti yang masih tersimpan di dalam gudang tersebut.

      Menurut keterangan warga sekitar, aktivitas di lokasi sudah tidak terlihat dalam dua hari terakhir. Sebelum itu, warga mengaku sempat melihat mobil boks mengangkut sejumlah dos dari dalam rumah yang diduga digunakan sebagai gudang penampungan.

      “Terakhir kemarin dulu ada aktivitas. Kalau tidak salah dua hari lalu. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang kami lihat,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

      Kanit Tipiter Polres Sidrap, IPDA Muhammad Abel Mirzan, menduga pihak yang menggunakan gudang tersebut telah mengetahui adanya informasi terkait pemeriksaan polisi sehingga lokasi lebih dulu dikosongkan.

      “Kemungkinan sudah tercium sama pemilik sehingga kontrakan gudang penampungan rokoknya itu dikosongkan. Hanya menyisakan dos-dos bekas rokok,” ungkapnya.

      Meski belum menemukan barang bukti berupa rokok, pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan penyelidikan dan menindaklanjuti setiap informasi yang diterima dari masyarakat terkait dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah Sidrap.

      IPDA Abel menegaskan bahwa pihaknya akan bergerak lebih cepat dan intensif dalam merespons laporan masyarakat agar praktik peredaran barang ilegal dapat ditekan.

      “Kedepan kami akan lebih intens dan bergerak cepat apabila ada laporan masuk terkait gudang-gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan rokok ilegal,” tegasnya.

      Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Sidrap dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara sekaligus menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. (*)

    2. Polisi Sidrap Hadirkan Senyum di Hari Jumat

      Polisi Sidrap Hadirkan Senyum di Hari Jumat

      Sidrap.KN—Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Satuan Reskrim Polres Sidrap melaksanakan kegiatan sambang sekaligus menyalurkan bantuan sembako berupa beras dan telur kepada warga kurang mampu di wilayah Kelurahan Majjelling Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Jumat (5/6/26) siang

        Aksi humanis tersebut dilaksanakan dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga yang membutuhkan bantuan. Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong mengatakan kegiatan ini sebagai wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat.

        “Salah satu program unggulan kami adalah “Jumat Berkah” yang digelar secara kontinyu, bagian dari upaya Polres Sidrap untuk terus menjalin kedekatan dengan masyarakat serta memberikan manfaat secara langsung kepada warga yang membutuhkan” ujarnya

        Selain menyalurkan bantuan sembako, polisi juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga, mendengarkan berbagai aspirasi, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan kerukunan di lingkungan masing-masing.

        Di tempat berbeda, ibu Asniar (55) janda dua orang anak yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan sangat berterima kasih atas kepedulian Polres Sidrap, ia berharap kegiatan tersebut terus berlanjut guna meringankan beban ekonomi warga

        “Alhamdulillah, terima kasih bapak Polisi semoga ini berkah dan menjadi ladang pahala bagi bapak” ujar Asniar