Penulis: Jumadi

  • 11 Ekor Sapi Qurban Polres Sidrap Siap Dibagikan Kepada Warga Berhak

    11 Ekor Sapi Qurban Polres Sidrap Siap Dibagikan Kepada Warga Berhak

    SIDRAP. KN—Kepolisian Resor (Polres) Sidrap menyiapkan total 11 ekor hewan qurban berupa sapi, yang akan disembelih pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Penyelenggaraan qurban ini direncanakan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026 di halaman Polsek Maritengngae Polres Sidrap.

      Fantry menegaskan komitmen institusinya untuk senantiasa berbagi dalam perayaan hari besar umat Islam, menurutnya perayaaan Idul Adha merupakan moment tepat untuk saling berbagi

      ““Alhamdulillah, ada 11 ekor sapi kami siapkan untuk tahun ini. Insya Allah akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan berhak menerima” ungkap Fantry saat dikonfirmasi Selasa (26/5/26) siang

      Lebih lanjut, Fantry menjelaskan bahwa, 11 ekor sapi qurban tersebut berasal dari sumbangsih Personel Polres Sidrap. Ia mengatakan ini merupakan bentuk keikhlasan personel dalam beramal dan wujud kepedulian institusi kepada masyarakat

      “Semoga ini tidak hanya sekadar memenuhi syariat agama, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, rasa kebersamaan dan persaudaraan antar warga di Kabupaten Sidrap” lanjutnya

      Dengan demikian, perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya akan diwarnai shalat Idul Adha berjamaah di Mapolres Sidrap, tetapi juga semangat berbagi dan kebersamaan yang diprakarsai oleh Kapolres Sidrap dengan berqurban

    1. Mahasiswa Polbangtan Gowa Olah Limbah Kohe Sapi Menjadi Briket Ramah Lingkungan di Tellulimpoe

      Mahasiswa Polbangtan Gowa Olah Limbah Kohe Sapi Menjadi Briket Ramah Lingkungan di Tellulimpoe

      SIDRAP.KN– Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa melaksanakan kegiatan pemanfaatan limbah kotoran hewan (kohe) sapi menjadi briket ramah lingkungan di Kelurahan Baula, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di rumah pengurus kelompok tani setempat dan mendapat pendampingan langsung dari Mantri Tani Kecamatan Tellulimpoe, Yanto Arbanu, SP, serta Penyuluh Pertanian Kelurahan Baula, Namira, S.Pt.

      Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dan peternak tentang pemanfaatan limbah ternak menjadi sumber energi alternatif yang bernilai ekonomis. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, briket dari limbah kohe sapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar rumah tangga pengganti kayu maupun gas elpiji.
      Dalam praktiknya, mahasiswa memperagakan secara langsung proses pembuatan briket mulai dari persiapan bahan baku hingga tahap pengeringan.

      Feses sapi yang digunakan terlebih dahulu dijemur selama 3–5 hari hingga kadar air berkurang dan teksturnya tidak lengket. Setelah kering, bahan tersebut dihaluskan menjadi serbuk lalu dicampur dengan bahan perekat berupa tepung tapioka serta tambahan serbuk gergaji atau sekam padi untuk meningkatkan kualitas pembakaran.

      Adonan kemudian dicetak menggunakan alat sederhana hingga berbentuk padat sebelum kembali dijemur selama beberapa hari sampai benar-benar kering. Briket yang dihasilkan mampu menyala cukup lama dengan daya tahan sekitar 1,5 hingga 2 jam untuk ukuran tertentu.

      Mantri Tani Kecamatan Tellulimpoe, Yanto Arbanu, SP, mengapresiasi inovasi mahasiswa Polbangtan Gowa tersebut karena dinilai mampu menjadi solusi pengelolaan limbah ternak yang selama ini kurang dimanfaatkan masyarakat.

      Sementara itu, Penyuluh Pertanian Kelurahan Baula, Namira, S.Pt, berharap kegiatan ini dapat mendorong kelompok tani dan peternak untuk mulai mengembangkan energi alternatif berbasis limbah organik yang murah dan mudah diproduksi secara mandiri.

      Selain mengurangi limbah peternakan, abu sisa pembakaran briket juga masih dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik, sehingga memberi manfaat ganda bagi petani dan lingkungan sekitar.(*)

    2. Polres Sidrap Siap Jadi Tempat Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H

      Polres Sidrap Siap Jadi Tempat Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H

      SIDRAP.KN—, Kepala Kepolisian Resor Sidrap AKBP Fantry Taherong secara terbuka mengajak kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1447H/2026M bersama di halaman Mapolres Sidrap. Kegiatan ibadah yang diinisiasi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian dengan masyarakat sekitar.

        “Saya selaku Kapolres Sidrap mengajak kepada seluruh masyarakat muslim untuk menghadiri shalat Idul Adha secara bersamaan di halaman Polres Sidrap, silahkan ajak keluarga, tetangga maupun kerabat lainnya” ujar Fantry

        Dalam keterangannya, Kapolres Sidrap menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persaudaraan di tengah keberagaman. Ia berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat ukhuwah islamiah antara kepolisian dengan warga Sidrap

        “Kami berharap kegiatan ini semakin mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat sekitar serta mampu membangun kebersamaan dalam momen hari raya” lanjutnya

        Pelaksanaan shalat Idul Adha tahun ini akan diisi oleh Ustadz Jamaluddin sebagai imam dan ustadz Dr. Mursidin Albin sebagai khatib. Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal mengingat kapasitas tempat yang terbatas.

        Usai pelaksanaan shalat Idul Adha, Polres Sidrap bersama jajarannya juga akan melakukan penyembelihan hewan qurban untuk dibagikan kepada masyarakat

      1. Resahkan Pengendara, Aparat Diminta Turun Tangan Tertibkan Parkiran Truk Semen Toko Nabila

        Resahkan Pengendara, Aparat Diminta Turun Tangan Tertibkan Parkiran Truk Semen Toko Nabila

        SIDRAP. KN— Aktivitas bongkar muat semen di depan Toko Nabila, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, kembali menuai sorotan warga. Parkiran truk yang kerap memakan badan jalan dinilai mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

        Keluhan warga bukan tanpa alasan. Setiap kali proses bongkar muat berlangsung, kendaraan pengangkut semen disebut sering berhenti di pinggir jalan dalam waktu cukup lama hingga menyebabkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

        Selain menghambat arus kendaraan, aktivitas tersebut juga menimbulkan debu semen yang beterbangan dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

        “Sudah sering dikeluhkan warga karena aktivitas bongkar semen dilakukan di pinggir jalan. Kadang kendaraan sampai menghalangi pengguna jalan lain,” ungkap salah seorang warga, Sabtu, 23 Mei 2026.

        Warga mengaku persoalan ini telah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan serius. Bahkan, menurut informasi yang dihimpun, masalah tersebut beberapa kali dibahas dalam pertemuan di kantor kelurahan dan pihak terkait juga pernah dipanggil untuk mencari solusi.

        Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada langkah tegas yang mampu mengatasi persoalan parkiran dan aktivitas bongkar muat tersebut.

        Kondisi ini membuat warga berharap aparat penegak ketertiban serta pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan penertiban agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

        Masyarakat juga meminta adanya pengaturan khusus terkait lokasi parkir dan bongkar muat kendaraan agar tidak lagi menggunakan badan jalan yang dapat memicu kemacetan maupun potensi kecelakaan lalu lintas. (*)

      2. Bupati dan Wabup Sidrap Semarakkan Puncak Dies Natalis ke-74 FH Unhas

        Bupati dan Wabup Sidrap Semarakkan Puncak Dies Natalis ke-74 FH Unhas

        MAKASSAR.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menghadiri acara puncak Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kampus Unhas Tamalanrea, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sabtu (23/5/2026).

        Kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Hamzah Halim, Wali Kota Makassar sekaligus Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Hukum Unhas, Munafri Arifuddin, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kapolda Sulawesi Selatan, sejumlah kepala daerah, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, serta tokoh daerah lainnya.

        Tampak pula para sivitas akademika, dosen, mahasiswa, serta alumni lintas generasi memanfaatkan momentum Dies Natalis ini untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat jejaring alumni.

        Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Unhas tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Hukum yang Berdampak Menuju Indonesia Emas”.

        Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas kontribusi FH Unhas dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

        “Kami mengucapkan selamat Dies Natalis ke-74 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Di usia yang ke-74 ini, Fakultas Hukum Unhas telah memberikan dampak besar, tidak hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Syaharuddin.

        Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Hukum Unhas yang selama ini telah melahirkan banyak sarjana dan insan hukum yang berperan dalam kemajuan pendidikan, pemerintahan, dan pembangunan di Indonesia.

        “Terima kasih karena telah mencetak banyak sarjana untuk kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan dan Indonesia. Semoga Fakultas Hukum Unhas terus berkembang, melahirkan inovasi, serta mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berintegritas menuju Indonesia Emas,” tambahnya.

        Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Sidrap pada kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap pengembangan dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang hukum dan pembangunan sumber daya manusia.

      3. Camat dan Lurah Kawal Normalisasi Saluran Gendong di Tellu Limpoe

        Camat dan Lurah Kawal Normalisasi Saluran Gendong di Tellu Limpoe

        SIDRAP.KN– Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang terus melakukan penanganan banjir melalui kegiatan normalisasi saluran gendong pada ruas BB 18 hingga BB 19 yang mencakup tiga kelurahan, yakni Kelurahan Toddang Pulu, Baula, dan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe.Sabtu, 23/5/2026.

        Pengerjaan normalisasi dilakukan oleh PSDA Kabupaten Sidrap bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Provinsi Sulawesi Selatan sebagai upaya mengantisipasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut saat curah hujan tinggi.

        Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Lurah Baula, Junaidi. Ia menyampaikan terima kasih atas tindak lanjut cepat Bupati Sidrap dalam merespons banjir yang terjadi pekan lalu.

        “Kami sangat mengapresiasi tindak lanjut bapak bupati atas banjir yang terjadi minggu lalu. Kami pihak kelurahan bersama kecamatan siap mengawal proses pengerjaan normalisasi ini,” ujar Junaidi.

        Menurutnya, pendangkalan saluran gendong menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air ke permukiman warga ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Karena itu, normalisasi dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

        Ia juga menilai kehadiran camat dan para lurah yang terus mendampingi proses pengerjaan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan yang dihadapi masyarakat.

        “Mudah-mudahan setelah dikerjakan nanti tidak terjadi lagi kebanjiran di perumahan warga meskipun hujan deras,” tambahnya.

        Sementara itu, Camat Tellu Limpoe, Ridwan, turut turun langsung memantau dan mendampingi proses normalisasi saluran. Ia memastikan pengerjaan dilakukan secara maksimal agar titik-titik penyebab banjir benar-benar dapat tertangani.

        “Kepentingan masyarakat lebih utama, terutama kenyamanan dan keamanan warga saat musim hujan. Kami ingin memastikan saluran yang menyebabkan kebanjiran betul-betul diperbaiki,” tegasnya.

        Pemerintah berharap normalisasi saluran gendong tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengantisipasi banjir serta menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kecamatan Tellu Limpoe.(*)

      4. Pimpin Forum Kemitraan Faskes, Sekda Sidrap Tekankan Sinergi Berbasis Tupoksi

        Pimpin Forum Kemitraan Faskes, Sekda Sidrap Tekankan Sinergi Berbasis Tupoksi

        SIDRAP.KN—Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tahap I Tahun 2026, Jumat (22/5/2026).

        Acara yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kerja sama tahap pertama sekaligus memetakan kendala yang dihadapi faskes di lapangan.

        Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh yang memimpin kegiatan menjelaskan, sektor kesehatan merupakan program prioritas utama pemerintah daerah.

        “Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap kemitraan ini. Melalui kerja sama yang tepat antara BPJS Kesehatan dan faskes, kita harus mampu meminimalisasi hambatan demi menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik dan prima bagi masyarakat Sidrap,” ujar Andi Rahmat.

        Lebih lanjut, ia menegaskan tujuan utama dari evaluasi ini adalah komitmen bersama untuk mendongkrak mutu pelayanan publik. Peningkatan kualitas tersebut harus dijalankan secara sinergis, di mana setiap instansi dan lembaga bergerak berdasarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

        “Bagaimana kita meningkatkan mutu pelayanan dari kemitraan ini berdasarkan tugas dan fungsi kita masing-masing,” tambahnya.

        Sekda meminta BPJS Kesehatan menunjukkan kinerja nyata dalam mengawal kepesertaan, khususnya kelompok peserta mandiri. Ia juga berharap agar keaktifan peserta mandiri ini terus dipertahankan secara maksimal.

        Andi Rahmat mengimbau lembaga penjamin kesehatan, pemkab selaku pendukung, serta para petugas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) untuk kompak dalam menghadapi dinamika di lapangan.

        Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare Muhammad Ali memaparkan data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Sidrap. Per 1 Mei 2026, cakupan kepesertaan telah mencapai 98,60 persen. Dari total 338.220 penduduk Sidrap, sebanyak 333.472 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN.

        Kegiatan ini dihadiri Kepala Bappelitbangda Sidrap, Herwin, Kepala Dinas Sosial Sidrap, Wahidah Alwi, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, Ishak Kenre, serta Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sidrap, Sunandar Priyoatmojo.

        Turut hadir Direktur RSU Nene Mallomo, dr. Suwarta, Direktur RSU Arifin Nu’mang, dr. Lisdiana, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sidrap, dr. Syafruddin, serta sejumlah jajaran terkait lainnya.

        Melalui pertemuan ini, Pemkab Sidrap berharap sinergi jaminan kesehatan dan mutu pelayanan di seluruh faskes dapat berjalan lebih optimal, responsif, dan merata. Sekda menyampaikan harapan besar agar seluruh poin hasil diskusi yang telah dibahas bersama dapat menjadi bahan evaluasi yang mendalam bagi semua pihak yang terlibat.

      5. Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Bupati Sidrap Paparkan Keberhasilan Cetak Sawah Rakyat

        Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi, Bupati Sidrap Paparkan Keberhasilan Cetak Sawah Rakyat

        MAKASSAR.KN—Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang telah mulai berproduksi. Pemaparan tersebut disampaikan pada hari kedua Rapat Koordinasi Cetak Sawah Rakyat dan Mitigasi Kekeringan Wilayah Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Hotel Dalton, Kota Makassar, Jumat (22/5/2026).

        Acara dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Kapolres Sidrap Fantry Taherong, dan Dandim 1420/Sidrap Andi Zulhakim Asdar. Turut mendampingi, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Ibrahim, serta Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Andi Safari Renata.

        Dalam kesempatan itu, Syaharuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia beserta jajaran atas realisasi bantuan sektor pertanian di Kabupaten Sidrap.

        Bantuan tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, bahkan menempatkan Sidrap sebagai wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan pada 2025.

        “Bantuan tersebut telah dilaksanakan dan diterima masyarakat dengan baik sehingga sektor pertanian mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Sidrap tertinggi di Sulawesi Selatan pada tahun 2025,” ujar Syaharuddin.

        Bupati Syaharuddin Alrif melaporkan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Sidrap hingga akhir Mei 2026 telah mencapai 45.000 hektare, atau lebih dari 60 persen dari target yang ditetapkan.

        Sementara itu, untuk program Cetak Sawah Rakyat tahun 2025, lahan yang terealisasi adalah seluas 860 hektare. Saat ini, sebagian besar lahan tersebut telah ditanami. Pemerintah daerah menargetkan seluruh lokasi cetak sawah mencapai 100 persen penanaman pada musim tanam kedua tahun ini.

        Syaharuddin juga memaparkan hasil panen riil di lokasi cetak sawah tahun 2025, tepatnya di Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng. Berdasarkan hasil ubinan, produktivitas lahan di wilayah tersebut mencapai 7,3 ton gabah per hektare. Angka ini menghasilkan estimasi pendapatan petani sebesar Rp57 juta per musim tanam.

        “Hal ini membuktikan bahwa program cetak sawah mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani,” katanya.

        Guna mendukung lahan sawah tadah hujan, Pemkab Sidrap menjalankan program optimasi lahan non-rawa. Program ini didukung oleh infrastruktur modern, seperti pompanisasi, pembangunan irigasi air tanah, serta program listrik masuk sawah dari PLN. Integrasi ini dinilai efektif dan efisien dalam menjaga ketersediaan air.

        Selain memberikan kemandirian bagi petani dalam pengelolaan air, penggunaan listrik untuk sektor pertanian ini juga berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

        Di sela kegiatan, Syaharuddin memberikan masukan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang. Ia meminta agar koordinasi pengerjaan saluran irigasi Bendung Sadang ditingkatkan, khususnya terkait jadwal penutupan air. Hal ini penting agar tidak mengganggu pelaksanaan Indeks Pertanaman (IP) Padi 300 di Kabupaten Sidrap.

        Pada kesempatan itu juga diserahkan usulan kegiatan infrastruktur pertanian untuk tahun anggaran 2026 yang ditujukan kepada Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Makassar. Usulan tersebut mencakup program irigasi perpompaan serta pembangunan sejumlah fasilitas konservasi air, seperti embung, dam parit, dan long storage.

      6. Diskominfo Sidrap Asistensi Penerbitan TTE bagi Jajaran Disnakkan

        Diskominfo Sidrap Asistensi Penerbitan TTE bagi Jajaran Disnakkan

        SIDRAP.KN—Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melakukan asistensi dan penerbitan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Kamis (21/5/2026).

        Kegiatan berlangsung di Kantor Disnakkan Sidrap. Langkah ini dilakukan guna mempercepat akselerasi digitalisasi administrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.

        Tim Diskominfo dipimpin Kepala Bidang Persandian, Amsir Muan, didampingi Analis Tata Kelola Keamanan Bidang Persandian Munawir. Tampak hadir, Kabid Perikanan Muhammad Irzul, Kasubag Umum dan Kepegawaian Awaluddin Hasan, serta Kasubag Perencanaan dan Keuangan Hairuddin.

        Amsir Muan menegaskan, implementasi TTE merupakan upaya strategis dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurutnya, penggunaan TTE akan memberikan jaminan keamanan, keaslian, dan efisiensi dalam setiap alur penandatanganan dokumen kedinasan.

        “TTE adalah instrumen krusial untuk memastikan integritas dokumen elektronik. Dengan sistem ini, proses persuratan tidak lagi terhambat kendala waktu atau lokasi,” jelas Amsir.

        Ditambahkannya, penerapan TTE akan mampu memangkas waktu proses birokrasi, sehingga pelayanan publik maupun tata kelola internal di Dinas Peternakan dan Perikanan menjadi lebih efektif dan transparan.

        Pewarta: TIM
        Editor: NURYADIN SUKRI

      7. Ketua ISMI Sidrap Ajak Pelaku UMKM Ambil Peluang Program Kerakyatan

        Ketua ISMI Sidrap Ajak Pelaku UMKM Ambil Peluang Program Kerakyatan

        SIDRAP.KN– Ketua Umum Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sidrap, AM Yusuf Ruby, mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih aktif mengambil bagian dalam berbagai program kerakyatan pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi perhatian nasional.

        Menurutnya, program tersebut membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di daerah.

        Karena itu, UMKM di Sidrap diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu tampil sebagai pelaku utama dalam rantai penyediaan kebutuhan program pemerintah.

        AM Yusuf Ruby menilai keterlibatan UMKM dalam program strategis nasional dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan.

        Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk, manajemen usaha, hingga kemampuan bersaing di era digital.

        “UMKM harus siap beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penggunaan teknologi dan inovasi menjadi kunci agar usaha lokal bisa naik kelas dan memiliki daya saing yang kuat,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

        Ia menambahkan, pelaku usaha di Sidrap memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mampu memanfaatkan peluang yang ada secara maksimal.

        Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

        Melalui dorongan tersebut, ISMI Sidrap berharap UMKM lokal dapat semakin berkembang, mandiri, dan menjadi kekuatan utama dalam mendukung program-program kerakyatan pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

      8. Pastikan Keamanan, Call Center 110 Polres Sidrap Siap Layani Puluhan Ribu Peserta Porseninjar

        Pastikan Keamanan, Call Center 110 Polres Sidrap Siap Layani Puluhan Ribu Peserta Porseninjar

        SIDRAP.KN- Kepala Kepolisian Resor Sidrap AKBP Fantry Taherong menerima kunjungan audince Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sidrap sekaligus Wakil Bupati Sidrap Ibu Nurkanaah di Mapolres Sidrap Jalan Bau Massepe No.1 Pangkajene Kabupaten Sidrap, Rabu (20/5/26) siang. Turut mendampingi Kapolres pada kegiatan tersebut yakni Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kapolsek Maritengngae Polres Sidrap

          Audience tersebut digelar dalam rangka koordinasi terkait pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI tahun 2026. Mengingat Sidrap akan menjadi tuan rumah ajang besar yang dihadiri puluhan ribu peserta se-Sulawesi Selatan.

          “Terima kasih atas kunjungan Ibu Wakil Bupati Sidrap bersama rombongan. Tentu ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah dalam menerima tamu dan saudara-saudara kita dari berbagai daerah” ujar Kapolres

          Fantry, sapaan Kapolres Sidrap menyatakan sepenuhnya mendukung kegiatan tersebut dan berjanji akan memberikan pengamanan maupun pelayanan terbaik kepada tamu yang akan tiba di Kabupaten Sidrap. Tak lupa ia juga mengimbau kepada para audience dan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian online 110

          “Kegiatan berskala besar ini juga menjadi pertaruhan nama baik daerah dalam penyelenggaraan event tingkat provinsi. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan nantinya dapat berjalan lancar, aman, dan tertib. Terkait kesiapan pengamanan, kami dari Polres Sidrap tentu siap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini. Bahkan tanpa diminta pun, pengamanan kegiatan sebesar ini sudah menjadi tanggung jawab kami” lanjutnya

          Alumnus Akademi Kepolisian tahun 2005 itu juga memastikan kesiapan pengamanan di berbagai titik, termasuk lokasi penginapan peserta yang tersebar di sejumlah kecamatan. “Informasi yang kami terima, tidak hanya Kecamatan Maritengngae yang dilibatkan, tetapi juga beberapa kecamatan penyangga seperti Panca Rijang. Karena itu, seluruh jajaran Polsek akan kami siagakan untuk meng-cover wilayah masing-masing” imbuh Fantry

          Di tempat yang sama, Ketua PGRI sekaligus Wakil Bupati Sidrap mengucapkan terima kasih atas sambutan Bapak Kapolres Sidrap bersama jajarannya. “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres dan jajarannya telah menerima kami pada siang hari ini. Tak lupa juga kami ucapkan terima kasih atas support dan dukungan Bapak Kapolres semoga kegiatan ini bisa berlangsung lancar dan sukses” tutur Wakil Bupati

        1. Inspektorat Sidrap Sosialisasikan Antikorupsi dan SPI Pendidikan 2026 di UPT SMP Negeri 1 Watang Pulu

          Inspektorat Sidrap Sosialisasikan Antikorupsi dan SPI Pendidikan 2026 di UPT SMP Negeri 1 Watang Pulu

          SIDRAP.KN— Inspektorat Kabupaten Sidenreng Rappang terus menggencarkan edukasi dan penyampaian pesan-pesan antikorupsi kepada para peserta didik maupun tenaga pendidik. Kegiatan tersebut kali ini dilaksanakan di UPT SMP Negeri 1 Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

          Dalam kegiatan tersebut, Inspektorat Sidrap juga mensosialisasikan Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan Tahun 2026 yang sementara berlangsung saat ini.

          Adapun sampling dalam pelaksanaan SPI Pendidikan tersebut melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua siswa.

          Penanggung jawab kegiatan, Kasriah Sanusi dan Amannang Saily Endeng, menyampaikan sejumlah poin penting terkait pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah. Mereka mengajak seluruh warga sekolah untuk menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan integritas sejak dini.

          Amannang Saily Endeng dalam penyampaiannya menegaskan pentingnya pemahaman tentang korupsi kepada generasi muda yang merupakan generasi pelanjut menuju generasi Indonesia emas.

          “Anak-anak harus paham, bahwa siapapun bisa melakukan korupsi, korupsi paling nyata yang bisa dilakukan anak sekolah tentunya adalah korupsi waktu, suka bolos, suka terlambat, itu contoh paling nyata,” tegas Amannang di hadapan para siswa-siswi.

          Agar kita bisa terhindarkan dari bahaya korupsi, maka setidaknya harus punya pegangan berupa ‘9 nilai nilai antikorupsi’ yang biasa disingkat dengan ‘jumat bersepeda kaka’
          Yaitu Jujur Mandiri Tanggungjawab Berani Sederhana Peduli Disiplin Adil dan Kerja Keras

          Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta didik dan guru.
          Di akhir kegiatan, seluruh siswa mengikuti ikrar antikorupsi sebagai bentuk komitmen bersama untuk menanamkan budaya jujur dan menolak segala bentuk praktik korupsi di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.(*)