Kategori: MAKASSAR

  • Surya Paloh Tegaskan Totalitas Dukungan Nasdem Kawal Pemerintahan Prabowo

    Surya Paloh Tegaskan Totalitas Dukungan Nasdem Kawal Pemerintahan Prabowo

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS.My.id– Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, kembali menegaskan sikap partainya dalam mendukung pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto yang bukan sekadar formalitas atau basa-basi politik.

    Hal ini disampaikan dalam pidatonya saat membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai NasDem di Hotel Claro, Makassar, Jumat (8/8/2025).

    “Dukungan kita kepada pemerintahan Presiden Prabowo bukan sekadar lip service. Secara totalitas, dengan ketulusan dan kesungguhan hati, kita ingin memberikan dukungan penuh,” ujar Surya Paloh di hadapan ribuan kader Partai NasDem yang memadati arena Rakernas.

    Rakernas yang mengusung tema “Kemandirian Berpikir untuk Kemajuan Bangsa” ini, menurut Paloh, menjadi momentum penting untuk menegaskan sikap politik NasDem dalam mendukung program-program strategis pemerintahan saat ini.

    Surya Paloh menekankan bahwa dukungan kepada pemerintah harus dilandasi oleh fakta objektif dan niat tulus untuk membangun bangsa. Ia juga menegaskan bahwa Partai NasDem tidak akan segan untuk mengapresiasi langkah-langkah pemerintah yang dinilai tepat, namun tetap akan bersuara kritis terhadap kebijakan yang dianggap kurang tepat.

    “Yang baik, jangan segan untuk kita katakan baik. Jalankan dan teruskan, Bapak Presiden.
    Yang kurang tepat, jangan pula ragu untuk menyampaikan agar kita perbaiki bersama,” ujarnya.

    Menurutnya, sikap seperti ini merupakan bentuk kemandirian berpikir, yaitu dukungan yang tidak membutakan akal sehat, namun tetap menjunjung objektivitas demi kepentingan rakyat.

    Rakernas Partai NasDem tahun ini menjadi panggung konsolidasi kekuatan internal dan pernyataan politik yang menegaskan posisi partai sebagai bagian dari koalisi pendukung pemerintah, namun tetap menjaga prinsip-prinsip demokrasi dan kontrol yang sehat.

  • Perkuat Program Pendidikan, Nurkanaah Hadiri Konferensi Kerja PGRI Sulsel

    Perkuat Program Pendidikan, Nurkanaah Hadiri Konferensi Kerja PGRI Sulsel

    MAKASSAR. KOMPAKNEWS. My. Id— Wakil Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidrap, Nurkanaah, menghadiri Konferensi Kerja Provinsi I PGRI Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Jumat (1/8/2025).

    Kehadiran Nurkanaah didampingi sejumlah pengurus PGRI Sidrap dalam kegiatan yang akan berlangsung hingga Ahad, 3 Agustus 2025. Forum tersebut menjadi konferensi kerja perdana PGRI Sulsel untuk masa bakti 2024–2029.

    Konferensi ini diikuti oleh pengurus besar PGRI, pengurus provinsi, serta delegasi dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Adapun agenda utama konferensi meliputi penyampaian program kerja, konsolidasi organisasi, dan penguatan peran PGRI dalam pembangunan pendidikan di daerah.

    Dalam pernyataannya, Nurkanaah menegaskan pentingnya forum tersebut sebagai ruang strategis dalam menyelaraskan visi serta memperkuat kolaborasi antarpengurus PGRI untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

    “Melalui forum ini, kita ingin menjalin sinergi antarpengurus PGRI dalam memperkuat program pendidikan,” ujar Nurkanaah.

    Ia juga menambahkan bahwa guru memegang peran sentral dalam menciptakan perubahan, sehingga penting bagi organisasi seperti PGRI untuk terus berinovasi dan solid dalam mendorong kualitas pendidikan yang lebih baik di Sulawesi Selatan.

    Konferensi ini diharapkan menghasilkan rumusan strategis dan program konkret yang akan menjadi pedoman kerja PGRI Sulsel lima tahun ke depan.(*)

  • Bebas Lewat Restoratif Justice, Pencuri Bebek 500 Ekor Ini Ternyata Tulang Punggung Keluarga

    Bebas Lewat Restoratif Justice, Pencuri Bebek 500 Ekor Ini Ternyata Tulang Punggung Keluarga

    MAKASSAR. KOMPAKNEWS. My. Id— Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Robert M. Tacoy, didampingi Aspidum Rizal Syah Nyaman, Kasi Kamnegtibun Awaluddin, dan Kasi Oharda Alham, resmi menyetujui penyelesaian perkara pencurian dengan pemberatan melalui mekanisme keadilan restoratif (Restoratif Justice/RJ), Kamis (31/7/2025).

    Ekspose perkara ini berlangsung di Kejati Sulsel dan diikuti secara virtual oleh Kajari Pinrang, Agung Bagus Kade Kusimantara bersama jajarannya. Kasus yang diajukan untuk RJ adalah milik tersangka Darman Dama alias Sammang Balo (41), peternak itik asal Kabupaten Sidrap, yang disangkakan mencuri 500 ekor bebek milik Hamzah bin H. Nanrang (47) di Kabupaten Pinrang.

    Peristiwa pencurian terjadi pada 13 Mei 2025, saat Darman menerima tawaran dari buron berinisial Puang Usu untuk membeli bebek. Tanpa menyadari bahwa bebek tersebut hasil curian, Darman bersama rekannya mengangkut ratusan ekor bebek dari kandang korban. Akibat kejadian ini, Hamzah mengalami kerugian sebesar Rp 17,5 juta.

    Namun, proses hukum akhirnya ditempuh dengan pendekatan keadilan restoratif. Darman diketahui bukan residivis, telah meminta maaf, berdamai dengan korban, dan sepenuhnya mengganti kerugian. Korban juga menyatakan tidak keberatan atas penghentian proses hukum.

    “Kita sudah melihat testimoni korban, tersangka, tokoh masyarakat dan penyidik. Telah memenuhi ketentuan Perja 15, korban sudah memaafkan tersangka. Atas nama pimpinan, kami menyetujui permohonan RJ yang diajukan,” tegas Robert Tacoy.

    Darman, yang sehari-hari hanya berpenghasilan sekitar Rp 110.000 sebagai peternak, diketahui merupakan tulang punggung keluarga dengan dua anak yang masih sekolah.

    Setelah menyetujui RJ, Wakajati meminta Kejari Pinrang segera menyelesaikan administrasi perkara dan membebaskan tersangka. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam proses hukum.

    “Saya berharap penyelesaian perkara zero transaksional untuk menjaga kepercayaan pimpinan dan publik,” tutup Robert. (*)

  • JPU Kejati Sulsel Turunkan Dua Ahli Ungkap Penyimpangan Sistematis di Proyek Jalan Rp55 Miliar

    JPU Kejati Sulsel Turunkan Dua Ahli Ungkap Penyimpangan Sistematis di Proyek Jalan Rp55 Miliar

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS.My.id– Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Sabbang-Tallang di Luwu Utara kembali menyita perhatian publik.

    Pada Selasa (29/7/2025), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel menghadirkan dua ahli penting di ruang sidang Pengadilan Tipikor Makassar untuk membongkar skema korupsi dan menguatkan unsur kerugian negara dalam proyek senilai Rp55,6 miliar itu.

    Kehadiran dua ahli Fahrurrazi dari LKPP dan Syakran Rudy dari Kementerian Keuangan—disebut JPU sebagai langkah krusial dalam mengungkap pola penyimpangan pada proyek sepanjang 18 kilometer yang bersumber dari APBD Sulsel Tahun 2020.

    Keduanya memberikan keterangan bernas yang membuka tabir kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp7,45 miliar.

    Fahrurrazi menyoroti penyimpangan sistematis sejak tahap perencanaan, termasuk lemahnya identifikasi kebutuhan, penetapan jenis pekerjaan yang tidak tepat, dan metode pengadaan yang menyimpang dari Perpres 16/2018.

    “Ini membuka ruang korupsi sejak awal. Perencanaan yang cacat memberi efek domino pada pelaksanaan,” tegasnya.

    Sementara itu, Syakran Rudy membeberkan bahwa kerugian negara dalam proyek ini timbul karena tidak dilakukannya pengujian sahih atas dokumen penagihan.

    Hal ini menyebabkan pembayaran tanpa dasar hukum yang kuat dan manfaat proyek yang tak sepenuhnya dirasakan masyarakat.

    “Dana publik justru mengalir ke kantong pribadi atau kelompok tertentu. Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi pidana,” jelas Syakran.

    Perkara ini menyeret sembilan terdakwa, termasuk mantan pejabat tinggi pengadaan dan sejumlah pelaksana proyek dari PT Aiwondeni Permai.

    Dengan semakin terangnya peran dan modus para pihak, JPU Kejati Sulsel optimis dakwaan akan terbukti secara meyakinkan di pengadilan.

    Sidang ini menjadi babak penting dalam upaya memberantas korupsi sektor infrastruktur, di mana kerugian negara kerap bersembunyi di balik dokumen kontrak dan laporan pelaksanaan proyek. (*)

  • Tingkatkan Mutu Kinerja, Kapolres Hadiri Wasrik Irwasum Polri 2025

    Tingkatkan Mutu Kinerja, Kapolres Hadiri Wasrik Irwasum Polri 2025

    SIDRAP. KOMPAKNEWS.My.id- Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Sidrap, mengikuti kegiatan audit kinerja tahap II Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Kegiatan ini digelar di Aula Polrestabes Makassar, Kamis (24/7/25) pagi.

    Audit kinerja Itwasum Polri kali ini difokuskan pada aspek pelaksanaan dan pengendalian di lingkungan Polda Sulsel dan Polres jajaran.

    Kapolres Sidrap menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh kegiatan audit dengan menyediakan data dan informasi yang akurat serta transparan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran, termasuk para Kabag, Kasat, Kasi, serta anggota yang terlibat dalam kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) tersebut.

    “Terima kasih atas kerja sama dan dedikasi seluruh personel, sehingga kegiatan Wasrik hari ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Kapolres.

    Hasil audit ini diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan Polres Sidrap kepada masyarakat. Kapolres juga mengatakan audit kinerja dilakukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta aparat pemerintah yang bersih

    “Kegiatan ini dilakukan guna mewujudkan good governance (tata kelola pemerintahan yang baik) serta clean government (aparat pemerintah yang bersih),” ucapnya,

    Audit Kinerja ini diharapkan dapat membantu mempercepat pencapaian tujuan organisasi di bidang manajemen SDM, logistik dan keuangan serta manajemen operasional di lingkup Polres Sidrap.

    “Sehingga mutu dan kinerja dapat lebih optimal dengan menerapkan manajemen yang bersih dan tata kelola yang baik dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Audit ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung visi Polri Presisi sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya.” Tutup Fantry

  • Peserta Selter Masuki Tahapan Penulisan Makalah, Wawancara, dan Rekam Jejak

    Peserta Selter Masuki Tahapan Penulisan Makalah, Wawancara, dan Rekam Jejak

    SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id—Sebanyak 13 peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II/b Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang memasuki tahapan penulisan makalah, wawancara, dan penilaian rekam jejak.

    Kegiatan berlangsung di Politeknik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Makassar pada 25–26 Juli 2025.

    Ketua Politeknik STIA LAN Makassar, Dr. Sulaeman Fattah, M.Si, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil melanjutkan ke tahapan ini. Ia berharap seluruh peserta tetap fokus mengikuti proses dengan baik.

    “Kami bersama tim seleksi memastikan pelaksanaan seleksi berjalan objektif untuk menghasilkan pejabat yang berkualitas, menjaga nama baik institusi, dan mendukung kinerja pemerintahan,” ujarnya saat pembukaan acara, Jumat (25/7/2025).

    Hadir di kesempatan itu, Ketua DPRD Sidrap, H. Takyuddin Masse, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Andi Anis, Kepala Dinas Kominfo, H. Bachtiar, Inspektur Kabupaten, Mustari Kadir, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Andi Bustanil.

    Turut hadir Kepala Bagian Organisasi, Erni, Kepala Bagian Hukum, Andi Kaimal serta sejumlah pejabat lainnya.

    Ketua DPRD Sidrap, Takyuddin, berharap seleksi ini dapat berjalan dengan lancar, transparan, dan objektif.

    “Harapan kita pejabat yang terpilih benar-benar mampu bekerja profesional untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, para peserta sebelumnya telah menjalani tahapan CAT dan psikotes di Assessment Center UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan pertengahan Juli lalu.

    Adapun jabatan yang akan diisi melalui selter ini yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP), Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

  • Mafia KUR Terungkap, Kerugian Negara Capai Rp6,5 Miliar di Makassar

    Mafia KUR Terungkap, Kerugian Negara Capai Rp6,5 Miliar di Makassar

    MAKASSAR. KOMPAKNEWS.My.id– Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan taringnya dalam pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran kredit di salah satu Bank BUMN di Kota Makassar.

    Kamis malam, 24 Juli 2025, empat orang tersangka baru resmi ditetapkan dan langsung ditahan oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel.

    Empat tersangka yang dimaksud berinisial NR, F, II, dan R. Mereka ditetapkan usai diperiksa sebagai saksi dan kemudian dilakukan gelar perkara yang menghasilkan kesimpulan bahwa telah ditemukan dua alat bukti yang cukup.

    Penetapan ini menambah panjang daftar tersangka setelah sebelumnya sudah ada tiga nama ATP, pegawai bank BUMN, serta dua calo kredit, AH dan ER.

    Surat penetapan tersangka terhadap NR, F, II, dan R masing-masing dikeluarkan dengan nomor 68 hingga 71/P.4/Fd.2/07/2025. Usai pemeriksaan kesehatan yang menyatakan mereka layak ditahan, keempatnya langsung dijebloskan ke Rutan Makassar untuk masa tahanan selama 20 hari sejak 24 Juli hingga 12 Agustus 2025.

    Kasipenkum Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan bahwa modus dalam perkara ini melibatkan rekayasa ratusan berkas permohonan Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh oknum pegawai bank, ATP, bersama calo AH dan ER. NR, F, II, dan R bertugas mengumpulkan calon nasabah fiktif atau semi-fiktif atas perintah AH dan ER, sebelum dokumen kredit diserahkan kepada ATP untuk diproses hingga pencairan.

    Yang lebih mencengangkan, begitu dana cair, para tersangka tidak hanya berhenti di situ. Mereka langsung memotong sebagian dana sebagai fee, yang kemudian dibagi-bagikan ke seluruh jaringan pelaku, termasuk pegawai bank yang menyalahgunakan wewenangnya.

    “Akibat kejahatan kolektif ini, negara dirugikan sebesar Rp6,56 miliar,” ungkap Soetarmi.

    Tim penyidik Kejati Sulsel kini terus mendalami kemungkinan adanya tersangka lain dalam skandal ini dan meminta para saksi yang dipanggil agar kooperatif, serta tidak mencoba menghalangi proses hukum.

    Para tersangka akan dijerat dengan pasal berat dalam Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, baik Pasal 2 maupun Pasal 3, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

    Kejati Sulsel menegaskan komitmennya untuk membongkar seluruh jaringan korupsi dalam perkara ini dan memastikan proses hukum berjalan tanpa pandang bulu. (*)

  • Carter Pesawat & Hotel Bersertifikat: JRW dan Annur Jadi Kiblat Umrah Indonesia Timur

    Carter Pesawat & Hotel Bersertifikat: JRW dan Annur Jadi Kiblat Umrah Indonesia Timur

    MAKASSAR. KOMPAKNEWS. My. Id– Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Bunyamin, memberikan apresiasi tinggi terhadap kekompakan dan profesionalisme tim PT Annur Maarif dan PT Jenewa Rabani Wisata (JRW) dalam menyelenggarakan ibadah umrah dengan skala jamaah yang besar dan sistem yang tertata. Hal ini disampaikannya saat memberikan arahan pada acara Pelepasan dan Manasik Akbar Umrah yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Minggu (20/07).

    Dalam sambutannya di hadapan ratusan calon jamaah umrah, Dr. Bunyamin menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah umrah dalam jumlah besar tidak bisa dicapai tanpa kerja tim yang kuat dan berpengalaman. Ia mencontohkan bagaimana tim dari PT Annur Maarif, sebagai induk penyelenggara, mampu menangani logistik dan koordinasi grup besar secara efisien bahkan tanpa perlu arahan langsung di lapangan.

    “Kekompakan dan pengalaman adalah kunci utama. Saya menyaksikan sendiri bagaimana tim Annur bisa bekerja otomatis—tanpa perlu banyak dikomando—dan tetap profesional. Ini bukan hal mudah, apalagi jika membawa ratusan jamaah dalam satu waktu,” ujar Dr. Bunyamin.

    Acara ini dihadiri pula oleh Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, S.Ag, M.A, yang secara resmi melepas keberangkatan 433 jamaah umrah yang akan diberangkatkan melalui penerbangan carter khusus maskapai Lion Air seri terbaru menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

    Dalam kesempatan tersebut, H. Ikbal menyampaikan pujian kepada Dr. Bunyamin selaku pendiri PT Annur Maarif atas terobosannya dalam industri perjalanan ibadah. Ia menyebut Annur dan JRW sebagai ikon penyelenggaraan umrah di kawasan Indonesia timur.

    “Saya sudah beberapa kali melepas jamaah umrah dari PT Annur Maarif dan JRW, dan selalu dengan skala besar. Sistem carter pesawat ini adalah lompatan besar. Apalagi hotel yang digunakan telah tersertifikasi oleh Kementerian Haji Saudi. Ini membuktikan bahwa pelayanan yang diberikan memang telah memenuhi standar internasional,” jelasnya.

    Puncak acara ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada ketua rombongan sebagai simbol semangat kebangsaan dalam menjalankan ibadah ke tanah suci. Secara simbolis juga dilakukan pemasangan rompi kepada petugas umrah sebagai bentuk kesiapan operasional dan pelayanan jamaah selama di Arab Saudi.

    Sebagai penutup acara, Prof. Dr. Alidrus memimpin doa bersama untuk kelancaran dan keselamatan seluruh jamaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di tanah suci.

    433 jamaah umrah ini dijadwalkan terbang menuju Jeddah pada dini hari menggunakan Lion Air dengan tipe pesawat terbaru, yang dipersiapkan khusus demi kenyamanan perjalanan ibadah.

    Dengan dukungan yang semakin kuat dari kementerian dan kepercayaan masyarakat, PT Annur Maarif dan JRW semakin memantapkan posisinya sebagai penyelenggara ibadah umrah dan haji terpercaya dan profesional, khususnya di kawasan timur Indonesia.

  • Ketua DPRD Sulsel Apresiasi SMSI: Media Harus Jadi Mitra Pembangunan Daerah

    Ketua DPRD Sulsel Apresiasi SMSI: Media Harus Jadi Mitra Pembangunan Daerah

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS.My.id– Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, drg. H.j. A. Rachmatika Dewi , menerima audiensi dari jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulsel, di ruang kerjanya di Kantor DPRD Sulsel, Rabu (16/7/2025).

    Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait peran media siber di era digital, khususnya di Sulawesi Selatan, serta peluang sinergi antara lembaga legislatif dengan insan pers dalam mendukung transparansi informasi dan pembangunan daerah.

    Ketua DPRD Sulsel drg. Hj. A. Rachmatika Dewi menyambut baik kehadiran pengurus SMSI Sulsel yang dipimpin langsung oleh Ketua SMSI Sulsel Anwar Sanusi.

    Dalam pertemuan tersebut, drg. Hj. A. Rachmatika Dewi menegaskan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang berimbang dan membangun.

    “Kami mengapresiasi SMSI Sulsel sebagai organisasi yang menaungi perusahaan media online. Harapan kami, media bisa terus bersinergi dengan pemerintah dan DPRD untuk menyampaikan informasi yang benar, edukatif, dan mencerahkan masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua SMSI Sulsel, Anwar Sanusi, menyampaikan maksud dan tujuan audiensi adalah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan pengurus SMSI Sulsel periode terbaru. . Ia juga memaparkan program kerja SMSI Sulsel kedepan berfokus pada penguatan kapasitas media online, peningkatan profesionalitas jurnalis, serta komitmen mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang konstruktif.

    “SMSI Sulsel siap menjadi mitra strategis DPRD Sulsel dalam menyampaikan program-program pembangunan kepada masyarakat, sekaligus menjaga ruang publik tetap sehat dari informasi hoaks,” tutur Anwar.

    Audiensi berlangsung dalam suasana akrab dan dialogis, dimana kedua pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan kolaborasi yang positif demi mendorong kemajuan Sulawesi Selatan. (*)

  • Kapolda Sulsel Buka Rakernis Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel T.A 2025

    Kapolda Sulsel Buka Rakernis Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel T.A 2025

    Makassar.KOMPAKNEWS.My.id– Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Sabhara Jajaran Polda Sulsel Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut melibatkan dua fungsi utama yakni Direktorat Samapta (Ditsamapta) dan Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit), dan digelar di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (3/7/2025).

    Rakernis ini mengusung tema “Sinergisitas Korps Sabhara Baharkam Polri yang Presisi Guna Memantapkan Harkamtibmas dalam Rangka Mendukung Asta Cita”. Hadir dalam kegiatan ini Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Nasri, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M., serta para Pejabat Utama Polda Sulsel.

    Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya refleksi dan evaluasi terhadap kinerja yang telah dilakukan jajaran kepolisian selama ini. Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan tema peringatan Hari Bhayangkara ke-79, yakni “Polri untuk Masyarakat”.

    “Polri untuk masyarakat bukan hanya sekadar slogan. Kita perlu melihat kembali apa yang telah kita lakukan untuk masyarakat, dari situ kita bisa melakukan evaluasi dan menumbuhkan wawasan yang lebih baik,” tegas Irjen Pol Rusdi Hartono.

    Lebih lanjut, Kapolda Sulsel mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama mewujudkan institusi kepolisian yang unggul, tangguh, dan bersih. Ia menekankan bahwa menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukanlah tugas yang dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

    “Tugas ini hanya bisa terlaksana dengan baik apabila kita bersinergi dengan seluruh unsur pemerintah dan elemen masyarakat. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan tugas preventif, sinergi dengan instansi lain sangat penting untuk menghasilkan tindakan kepolisian yang berkualitas,” ujarnya.

    Mengakhiri sambutannya, Kapolda berharap seluruh peserta Rakernis dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam menjaga Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

  • Wakapolda Sulsel Pimpin Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2025 Panda Polda Sulsel

    Wakapolda Sulsel Pimpin Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2025 Panda Polda Sulsel

    MAKASSAR. KOMPAKNEWS.My.id- Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Selatan, Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., memimpin langsung Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Tingkat Panda (Panitia Daerah) Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2025 di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Kamis (03/07/2025).

    Sidang terbuka ini meliputi kelulusan akhir untuk tiga kategori, yaitu Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Polri T.A. 2025 Panda Polda Sulsel. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Irwasda Polda Sulsel, Kombes Pol. Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M., serta Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol. Aris Haryanto, S.I.K., M.Hum.

    Dalam sambutannya, Wakapolda Sulsel menekankan pentingnya proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas demi menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berkarakter. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung kelancaran proses seleksi dari awal hingga tahap akhir.

    “Selamat kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus. Ini merupakan langkah awal untuk menjadi Bhayangkara sejati. Gunakan kesempatan ini untuk terus belajar dan membentuk diri menjadi anggota Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas,” ujar Brigjen Pol. Nasri.

    Tak lupa, Wakapolda juga memberikan semangat kepada para peserta yang belum berhasil pada kesempatan kali ini. “Jangan berkecil hati. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mencoba kembali di kesempatan mendatang,” pesannya.

    Sidang terbuka kelulusan ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian seleksi penerimaan terpadu anggota Polri di lingkungan Panda Polda Sulsel, yang selama ini telah dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

  • Kapolda Sulsel Hadiri Peringatan HUT Ke-26 PP Polri Tahun 2025

    Kapolda Sulsel Hadiri Peringatan HUT Ke-26 PP Polri Tahun 2025

    MAKASSAR.KOMPAKNEWS.My.id—Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri yang digelar di Aula Soerbakah Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua, Senin (30/06/2025).

    Turut mendampingi Kapolda dalam kegiatan tersebut yakni Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol. Aris Haryanto, S.I.K., M.Hum., Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., Kabidpropam Polda Sulsel, Kombes Pol. Zulham Effendy, S.I.K., M.H., serta Ka SPN Polda Sulsel, Kombes Pol. Syamsu Ridwan, S.I.K.

    Mengusung tema “Perkokoh Semangat Pengabdian dan Jiwa Juang PP Polri dalam Mengoptimalkan Peran Organisasi Menuju Suksesnya Penyelenggaraan Munas VI Tahun 2026”, peringatan HUT kali ini menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas dan kontribusi nyata para purnawirawan dalam mendukung institusi Polri.

    Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan pengabdian para purnawirawan yang telah memberikan kontribusi besar selama bertugas di kepolisian dan tetap berperan aktif dalam mendukung tugas-tugas Polri meski telah purna tugas.

    “Para purnawirawan adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar Polri. Semangat dan jiwa juang yang terus dijaga oleh PP Polri menjadi teladan bagi generasi penerus Polri dalam menjalankan amanah serta menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Rusdi Hartono.

    Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara PP Polri dan institusi Polri dalam menyukseskan agenda-agenda strategis ke depan, termasuk penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) VI tahun 2026 yang menjadi perhatian utama organisasi.

    Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, diwarnai dengan rangkaian acara silaturahmi serta penyampaian pesan-pesan moral kebangsaan dan penguatan nilai-nilai luhur kepolisian kepada seluruh peserta yang hadir.