
SIDRAP — PT. Bisi International Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pertanian Indonesia dengan memperkenalkan benih jagung unggulan terbaru kepada para petani di Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan ini dikemas dalam acara Temu Lapang yang digelar di Kelurahan Pajalele, Lingkungan III Pemantingan, dengan melibatkan puluhan petani dari tiga kelompok tani untuk mengamati langsung hasil demplot jagung.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tellu Limpoe, ST. Rawasiah, ST., MP., menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT. Bisi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan kepada para petani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT. Bisi yang telah mendampingi petani menanam benih unggul seperti jagung Maskot, Macho, dan Primadona. Kehadiran para petani hari ini sangat bermakna, dan kami berharap kegiatan ini memberi dampak nyata terhadap peningkatan hasil panen di wilayah ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan petani untuk segera memanfaatkan pupuk bersubsidi yang masih tersedia di pengecer, serta membuka peluang bagi yang berminat mengembangkan tanaman kelapa genjah, yang dinilai tidak mengganggu budidaya jagung.
“Silakan mendaftar melalui penyuluh masing-masing jika tertarik mengembangkan kelapa genjah,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT. Bisi, di antaranya:

Bapak Surhartono SAL – Regional Head

Bapak Lasdar – Trainer
Bapak Tomo – PMD FC
Pak Iswan & Pak Irvan Sipie – Field Team
Pak Hasan & Afam – Surveyor
Tim Agronomis PT. Bisi
Pimpinan PT. Bisi dalam sambutannya menegaskan bahwa perusahaan hadir untuk mendukung petani meraih hasil optimal melalui benih berkualitas.
“Kami berharap benih yang kami perkenalkan dapat meningkatkan pendapatan petani. Jika ada kendala di lapangan, jangan ragu menghubungi tim kami untuk pendampingan lebih lanjut,” tuturnya.
Turut hadir pula, Yanton Arbanu, sebagai Agronomis, yang mendorong para petani agar aktif memanfaatkan program pertanian dari pemerintah.
“Jangan sia-siakan kesempatan emas dari program kelapa genjah dan jagung unggul. Pemerintah sangat peduli pada petani,” tegasnya.
Salah satu petani dari Renreng membagikan pengalamannya menanam benih Macho dari PT. Bisi.
“Saya tanam 6 kg benih Macho di lahan 40 are dan hasilnya 25 karung. Sebelumnya saya pakai benih lain 7 kg, hasilnya cuma 18 karung. Semoga Macho makin jaya,” ungkapnya penuh semangat.
Sementara itu, Pandi, pemilik lahan demplot, merasa bangga karena lahannya dipercaya sebagai lokasi uji coba.
“Semoga bisa jadi contoh dan motivasi bagi petani lain di Tellu Limpoe,” harapnya.
Temu Lapang ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan PT. Bisi International Tbk, dalam meningkatkan produktivitas serta inovasi pertanian demi kesejahteraan petani lokal. (MD)

[sureforms id='2715']




Tidak ada komentar