x

Kadis DispemdesPPA Sidrap Paparkan Strategi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

waktu baca 2 menit
Selasa, 8 Jul 2025 13:10 0 40 Jumadi

SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id– Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DispemdesPPA) Kabupaten Sidenreng Rappang, H. Abbas Aras, SP., M.Ap, menjadi narasumber dalam kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, Selasa (8/6/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap dan dihadiri para penyuluh agama Hindu se-Kabupaten Sidrap.

Dalam pemaparannya, Abbas mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka pernikahan dini di Kabupaten Sidrap. “Kabupaten Sidrap saat ini menempati peringkat pertama pernikahan dini di Sulawesi Selatan. Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini karena diharapkan bisa menjadi upaya pencerahan yang nantinya disampaikan oleh para penyuluh kepada umat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak, terutama dalam penggunaan media sosial. “Banyak perkenalan yang berujung pernikahan dini dimulai dari media sosial seperti Facebook dan WhatsApp. Orang tua harus aktif mengontrol dan membimbing anak-anak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abbas mendorong masyarakat untuk menjadi pelapor bila mengetahui adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Jadilah pelopor dan pelapor. Jangan diam jika melihat kekerasan. Mari kita bersama-sama wujudkan lingkungan yang aman dan ramah anak,” tegasnya. Ia juga menyampaikan harapannya agar angka pernikahan dini di Sidrap dapat menurun tahun ini.

Sementara itu, Penyelenggara Hindu Kemenag Sidrap, Soefarto B, S.Ag, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Kadis DispemdesPPA. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak H. Abbas Aras yang telah memberikan pencerahan kepada para penyuluh kita. Semoga pesan-pesan ini bisa diteruskan kepada umat dan menjadi bahan edukasi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, penyuluh agama, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi perempuan dan anak di Kabupaten Sidrap.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post

[sureforms id='2715']

x