
SIDRAP. KOMPAKNEWS. My. Id— Warga Perinyameng mengeluhkan tindakan tidak bertanggung jawab oknum yang membuang bangkai ayam ras di sepanjang jalan sekitar kuburan Perinyameng.

Peristiwa tersebut sudah berlangsung selama dua hari terakhir dan menimbulkan bau menyengat yang sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar lokasi.
Masyarakat mengaku telah menemukan sedikitnya dua karung berisi bangkai ayam ras yang dibuang sembarangan. Bau busuk yang ditimbulkan membuat warga merasa resah dan tidak nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Kami sangat terganggu dengan bau bangkai ayam ini. Apalagi rumah kami dekat dengan kuburan, baunya sangat menyengat,” ungkap salah seorang warga.

Warga berharap pemerintah setempat dapat segera mengambil langkah cepat untuk menangani persoalan ini sebelum menimbulkan kemarahan masyarakat.
Mereka khawatir, apabila pelaku tertangkap langsung membuang bangkai ayam, hal tersebut dapat memicu konflik di tengah warga.
Selain itu, masyarakat juga mengimbau para peternak ayam ras agar tidak membuang bangkai ayam di sembarang tempat, terlebih di sekitar area kuburan Perinyameng.
Warga menegaskan bahwa di Kecamatan Tellu Limpoe sudah tersedia layanan pengangkutan sampah menggunakan mobil sampah, sehingga peternak seharusnya dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan mendaftarkan langganan sampah secara resmi.
“Ini bukan kali pertama terjadi.
Sudah sering ditemukan pembuangan bangkai ayam di sepanjang jalan kuburan Perinyameng,” tambah warga lainnya.
Masyarakat berharap pemerintah Kelurahan Baula maupun kecamatan dapat menertibkan peternak ayam ras serta memberikan sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali demi menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan bersama.(Madi)

Tidak ada komentar