x

Pasraman Kilat ROHIN SMAN 6 Sidrap, Bentuk Generasi Muda Hindu Berkarakter dan Berbhakti

waktu baca 3 menit
Senin, 2 Mar 2026 03:53 0 48 Jumadi

SIDRAP.KOMPAKNEWS.My.id— Dalam upaya membentuk generasi muda Hindu yang berkarakter, cerdas, terampil, dan berbhakti kepada Dewata Seuwae/Sang Hyang Widhi Wasa, berbagai langkah pembinaan terus dilakukan. Salah satu kegiatan yang digagas oleh Rohani Hindu (ROHIN) SMAN 6 Sidrap adalah Pasraman Kilat yang dilaksanakan pada 23 hingga 27 Februari 2026 di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala UPT SMAN 6 Sidenreng Rappang, H. Muhammad Arif, S.Pd., M.Si., beserta seluruh civitas akademika. Sebanyak 91 peserta mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Generasi Muda Hindu yang Berkarakter dan Berbhhakti Sesuai Ajaran Dharma.”

Pasraman Kilat tersebut secara resmi dibuka oleh Pembina ROHIN SMAN 6 Sidrap, Jufri P., S.Pd., Gr. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya wadah pembinaan intensif bagi generasi muda Hindu agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, terampil, dan memiliki landasan spiritual yang kuat dalam menghadapi kehidupan modern.

“Wadah seperti Rohani Hindu (ROHIN) sangat penting karena berperan langsung dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan, khususnya di lingkungan sekolah seperti pasraman kilat ini. Kegiatan pasraman tidak hanya disajikan secara teori semata, tetapi juga mengasah keterampilan dan pemahaman tentang tradisi agar terus berkembang dan dapat dilestarikan oleh generasi selanjutnya,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Ketua ROHIN SMAN 6 Sidrap periode 2025/2026, Holyfhia, menyampaikan bahwa pasraman kilat bukan sekadar pembelajaran teori, tetapi juga melatih disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya belajar teori, tetapi juga membentuk sikap dan karakter. Semoga pasraman kilat ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua. Ilmu yang diperoleh diharapkan menjadi pedoman dalam bertingkah laku serta membentuk budi pekerti yang luhur,” tuturnya.

Kegiatan Pasraman Kilat dikemas secara menarik, menyenangkan, aplikatif, dan edukatif. Berbagai rangkaian kegiatan seperti story telling, ice breaking, penyampaian materi keagamaan Hindu, hingga permainan sambung kata membuat peserta antusias dan bersemangat. Konsep ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami ajaran Hindu secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Inti dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta terkait keyakinan beragama towani melalui diskusi interaktif bersama tokoh umat, Wa Samang, S.H., M.Kn. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tentang Panca Sradha sebagai dasar keyakinan umat Hindu secara umum, serta sejarah dan perjuangan leluhur dalam mempertahankan serta melestarikan adat dan tradisi towani.

Selain itu, Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Sidrap, Ni Dhewi Ratih, S.Pd.H., membawakan materi tentang Catur Asrama, yakni empat tahapan kehidupan dalam ajaran Hindu: Brahmacari, Grhasta, Wanaprasta, dan Sanyasin. Materi ini memberikan pemahaman tentang pentingnya menjalani kehidupan sesuai tahapan usia dan perkembangan spiritual demi mencapai keseimbangan duniawi dan rohani.

Materi lainnya disampaikan oleh Petrus Kamase mengenai Moderasi Beragama. Ia mengajak peserta untuk memiliki cara pandang, sikap, dan perilaku yang tidak ekstrem, serta mampu merawat kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.

Melalui kegiatan Pasraman Kilat ini, diharapkan lahir generasi muda Hindu yang berkarakter kuat, berbhakti sesuai ajaran dharma, serta siap menjadi penerus dan pelestari budaya Hindu di masa depan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post

[sureforms id='2715']

x