x

Mahasiswa Polbangtan Gowa Ubah Limbah Batang Pisang Jadi Pupuk Organik Cair di Desa Teppo

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Mei 2026 13:18 0 173 Jumadi

SIDRAP.KN— Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar batang pisang di Desa Teppo, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di kelompok tani (Poktan) Mamminasae dengan pengurus kelompok, Abd. Basit, sebagai tuan rumah kegiatan.Senin, 11/5/2026.

Pelaksanaan kegiatan ini turut didampingi oleh Penyuluh Pertanian Desa Teppo, Bapak Mursalim, S.Pt, serta Mantri Tani Kecamatan Tellulimpoe, Yanto Arbanu, SP.Kehadiran para pendamping pertanian tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang bernilai guna bagi petani.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Polbangtan Gowa memberikan edukasi kepada para petani mengenai manfaat batang pisang yang selama ini sering dianggap limbah, padahal memiliki kandungan unsur hara yang tinggi dan dapat diolah menjadi pupuk organik cair.

Batang pisang diketahui mengandung unsur N, P, dan K, terutama kalium yang sangat baik untuk merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman. Selain itu, batang pisang juga memiliki hormon tumbuh alami seperti giberelin dan sitokinin yang membantu pertumbuhan tunas dan akar tanaman, serta mikroorganisme alami yang mampu mempercepat penguraian bahan organik di tanah.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperagakan secara langsung cara pembuatan POC batang pisang sederhana dengan menggunakan bahan-bahan seperti batang pisang segar, gula merah atau molase, air cucian beras atau air kelapa, serta EM4 sebagai aktivator fermentasi.

Proses pembuatannya dimulai dengan mencacah batang pisang hingga halus, kemudian mencampurkan seluruh bahan ke dalam ember atau jerigen untuk difermentasi selama 14 hingga 21 hari di tempat teduh. POC yang telah jadi ditandai dengan aroma asam segar seperti tape dan warna coklat tua.

Penyuluh Pertanian Desa Teppo, Mursalim, S.Pt, mengapresiasi semangat mahasiswa Polbangtan Gowa yang menghadirkan inovasi sederhana namun bermanfaat bagi petani.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mengajarkan petani memanfaatkan bahan yang ada di sekitar menjadi pupuk organik yang murah, ramah lingkungan, dan bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanaman,” ujarnya.

Sementara itu, Mantri Tani Kecamatan Tellulimpoe, Yanto Arbanu, SP, berharap inovasi pembuatan POC ini dapat terus dikembangkan oleh kelompok tani sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

POC batang pisang ini dinilai sangat cocok diaplikasikan pada tanaman cabai, tomat, terong, hingga tanaman buah karena kandungan kaliumnya yang tinggi mampu membantu meningkatkan kualitas buah agar lebih manis dan tahan simpan.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post

[sureforms id='2715']

x