
SIDRAP.KN— Respons cepat ditunjukkan oleh PLN Unit Amparita atas laporan warga terkait ketidakstabilan tegangan listrik yang berdampak pada dinamo pompa air di area persawahan. Laporan tersebut disampaikan oleh petani di wilayah Pemantingan pada Jumat (1/5/2026).

Tak berselang lama setelah menerima pengaduan, petugas PLN Unit Amparita langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Edi, perwakilan dari PLN Unit Amparita, memimpin langsung pengecekan kondisi jaringan listrik yang dikeluhkan warga.
Menurut keterangan petani, tegangan listrik yang tidak stabil membuat pompa air tidak dapat berfungsi optimal, sehingga menghambat proses pengairan sawah. Padahal, para petani telah merencanakan kegiatan tanam benih langsung (tabela) yang akan dilaksanakan pada Senin mendatang.
Melihat urgensi tersebut, pihak PLN segera mengambil langkah penanganan agar suplai listrik kembali normal. Upaya cepat ini bertujuan agar para petani dapat melanjutkan aktivitas pengolahan lahan tanpa kendala.

Perwakilan masyarakat Timun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PLN Unit Amparita atas kesigapan dalam merespons keluhan warga.
“Kami masyarakat Timun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PLN Unit Amparita yang datang dengan cepat memperbaiki aliran listrik kami, sehingga kami bisa kembali melanjutkan penggarapan sawah,” ungkapnya.
Dengan perbaikan yang dilakukan, diharapkan aktivitas pertanian di wilayah tersebut dapat kembali berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.(MD)

Tidak ada komentar